Anda di halaman 1dari 8

ISOTERM ADSORPSI

I.

TUJUAN
Menentukan nilai tetapan isoterm adsorpsi Freundlich untuk proses
adsorpsi asam asetat dan asam klorida pada arang

II.

TEORI DASAR
Persamaan isoterm adsorpsi Freundlich didasarkan atas
terbentuknya lapisan monolayer dari molekul-molekul adsorbat pada
permukaan adsorben. Namun pada adsorpsi Freundlich situs-situs aktif
pada permukaan adsorben bersifat heterogen. Persamaan isoterm
adsorpsi Freundlich dapat dituliskan sebagai berikut:
Log (x/m)= log k + n log C
x= jumlah adsorbat (gram)
m=jumlah adsorben (gram)
C=konsentrasi (molar)
k,n=tetapan
Sedangkan kurva isoterm adsorpsinya yaitu:

(Day, R.A dan Underwood, A.L, 2002)


III.

DATA PENGAMATAN
HCl
No.

1
2
3
4
5

Massa
karbon
(gram)

1,01

[ HCl ]

Volume NaOH (mL)

(M)
0,4811
0,2434
0,1208
0,0587
0,0309

I
48,5
23,0
27,6
24,25 (50 mL
HCl)
10,5 (50 mL

II
48,5
25,0
27,7
12,2 (25 mL
HCl)
5,3 (25 mL

V rata-rata
48,5
24,0
27,65

IV.

HCl)
2,5 (50 mL HCl)

0,0150

HCl)
1,3 (25 mL
HCl)

Asam asetat
No
.

Massa karbon
(gram)

[ CH 3 COOH ]

1
2
3
4
5
6

1,01
1,00
1,01
1,01
1,01
1,01

0,0145
0,0299
0,0567
0,1206
0,2331
0,4662

(M)

Volume NaOH (mL)


I
II
V rata-rata
2,7
8,4
21,6
26,0
22,5
44,7

1,4
4,3
25,8
22,4
45

21,6
25,9
22,45
44,85

PENGOLAHAN DATA
1. Konsentrasi Akhir

[HCl]

akhir

[ NaOH ] x V NaOH
V HCl

Pada tabung 1:
[HCl]

akhir

0,0907 M x 48,5 mL
10 mL

= 0,4399 M
Dengan cara yang sama, maka akan didapat konsentrasi HCl akhir
pada kelima tabung lainnya.

[ CH 3 COOH ] akhir=
Pada tabung 1:
[ CH 3 COOH ] akhir=

[ NaOH ] x V NaOH
V CH

COOH

0,0907 M x 2,7 mL
50 mL

= 0,00489 M
[ CH 3 COOH ] akhir=

0,0907 M x 1,4 mL
25 mL

= 0,00508 M
[ CH 3 COOH ] akhir rata-rata =

0,00489+ 0,00508
=0,00498 M
2

Dengan cara yang sama, maka akan didapat konsentrasi asam


asetat akhir pada kelima tabung lainnya.

2. Konsentrasi yang Teradsorpsi


Cadsorpsi= Cawal - Cakhir
HCl
[HCl]adsorpsi = [HCl]awal-[HCl]akhir
Pada tabung 1:
[HCl]adsorpsi = (0,4811-0,4399) M
= 0,0412 M
Dengan cara yang sama, maka akan didapat konsentrasi HCl yang
teradsorpsi pada kelima tabung lainnya.

CH 3 COOH
[ CH 3 COOH ] adaorpsi = [ CH 3 COOH ] awal-[ CH 3 COOH ] akhir
Pada tabung 1:

[ CH 3 COOH ] adaorpsi= (0,0145-0,00498) M


= 0,00952 M
Dengan cara yang sama, maka akan didapat konsentrasi asam
asetat yang teradsorpsi pada kelima tabung lainnya.
3. Massa yang Teradsorpsi (x)
x = Cadsorpsi x Mrasam x Vasam awal
HCl
Pada tabung 1:
xHCl = 0,0412 mol/L x 36,46 g/mol x 0,1 L
= 0,1502 g
Dengan cara yang sama, maka akan didapat massa HCl yang
teradsorpsi pada kelima tabung lainnya.

CH 3 COOH

Pada tabung 1:
x CH 3 COOH

= 0,00952 mol/L x 60,05 g/mol x 0,1 L

= 0,0572 g
Dengan cara yang sama, maka akan didapat massa

CH 3 COOH

yang teradsorpsi pada kelima tabung lainnya.


4. Table hasil perhitungan
HCl
m
(gra
m)
1,01

[HCl]a

[HCl]ak

[HCl]a

x/m

ds

x
(gram)

Log
(x/m)

wal

hir

0,481
1

0,439
9

0,041
2

0,150
2

0,148
7

0,8276

0,243
4

0,217
7

0,025
7

0,093
7

0,092
8

1,0525

Log
[HCl]ad
s

1,385
1
1,590

m
(gram)

0,120
8

0,100
3

0,020
5

0,074
7

0,073
9

1,1314

0,058
7

0,044
1

0,014
6

0,053
2

0,052
7

1,2782

0,030
9

0,019
1

0,011
8

0,043
0

0,042
6

1,3706

0,015
0

0,004
6

0,010
4

0,037
9

0,037
5

1,4259

CH 3 COOH

CH 3 COOH

CH 3 COOH

x
CH 3 COOH (gram)

1,01

] awal (M)
0,0145

] akhir (M)
0,00498

] ads (M)
0,00952

1,00

0,0299

0,0154

1,01

0,0567

1,01

0,1206

x/m

0,056
6

0,0145

0,08707
3

0,087
073

0,0392

0,0175

0,10508
8

0,104
04

0,0939

0,0267

0,2331

0,2036

0,0295

1,01

0,4662

0,4068

0,0594

5. Kurva dan nilai tetapan k,n


HCl

1,835
6
1,928
1
1,982
9

Log
(x/m)

Log [

CH 3 COOH
ads

0,05716
8

1,01

1,688
2

0,16033
4
0,17714
8
0,35669
7

0,158
74
0,175
39
0,353
16

1,247
2
1,060
1
0,982
7
0,799
3
0,755
9
0,452
0

-2.0214

1,838
6
-1,75696

-1,5735

-1,5302

-1,2262

Kurva Isoterm Adsorpsi Freundlich HCl


-2.1

-2

-1.9

-1.8

-1.7

-1.6

-1.5

-1.4

0
-1.3
-0.2
-0.4
-0.6

log (x/m)

-0.8
f(x) = 0.99x + 0.53
R = 1

-1
-1.2
-1.4
-1.6

log [HCl]ads

y = 0,989x + 0,5349
log k = 0,5349
k = 3,4269
n = 0,9890

CH 3 COOH

Kurva Isoterm Adsorpsi Freundlich Asam Asetat


-2.1

-2

-1.9

-1.8

-1.7

-1.6

-1.5

-1.4

-1.3

-1.2

0
-1.1

-0.2
-0.4

log (x/m)

f(x) = 1x + 0.77
R = 1

-0.6
-0.8
-1
-1.2
-1.4
log

y = 0,998x + 0,7716
log k = 0,7716
k = 5,9102
n = 0,9980

V.

VI.

PEMBAHASAN

KESIMPULAN
Nilai tetapan isoterm adsorpsi Freundlich untuk proses adsorpsi asam
klorida dan asam asetat pada arang adalah:
Nilai tetapan k untuk asam klorida dan asam asetat berturut-turut
adalah 3,4269 dan 5,9102
Nilai tetapan n untuk asam klorida dan asam asetat berturut-turut
adalah 0,9890 dan 0,9980

VII.

DAFTAR PUSTAKA
[1] Day, JR, dan Underwood, A.L. 2002. Analisis Kimia Kuantitatif. Jakarta:
Erlangga.
[2] Sheindorf, C.H. and Rebuhn, M (1981) : A Freundlich-Type
Multicomponent Isotherm, Journal of Colloid and Interface Science, Vol
79 No 1, page 136-142
[3] Bowman, B. T. 1981. Anomalies in the log Freundlich equation resulting
in deviations in adsorption K values of pesticides and other organic
compounds when the system of units is changed. J. Environ. Sci. Health
16:112-123.
VIII. LAMPIRAN
a. Jawaban Pertanyaan
1. Apakah proses adsorpsi ini merupakan adsorpsi fisik atau kimia?
Proses adsorpsi pada percobaan ini merupakan adsorpsi fisik karena
hanya terjadi pada permukaan arang sehingga hanya ada gaya Van
der waals tanpa adanya ikatan kimia.
2. Apakah perbedaan kedua jenis adsorpsi ini? Berikan contohnya
masing-masing!
Adsorpsi kimia
-

Adsorpsi fisik

Reaksi yang terjadi bersifat irreversible


Terjadi pada suhu tinggi
rendah
Waktu adsorpsi lambat sehingga
cepat sehingga
kesetimbangan lebih lama tercapai
cepat tercapai
Interaksi antarmolekul berupa ikatan kimia
berupa gaya Van

-Reaksi reversible
-terjadi pada suhu
-waktu adsorpsi
kesetimbangan
- interaksinya
der

Waals
Contoh: Ion exchange
oleh arang

Contoh: adsorpsi
aktif

3. Bagaimana pengaruh penggunaan arang yang dipanaskan atau tidak


dipanaskan sebagai adsorben?
Pengaktifan arang dengan menggunakan pemanasan dapat
menyebabkan pori-pori pada arang melebar sehingga dapat lebih
mudah mengadsorpsi.
4. Bagaimana isoterm adsorpsi Freundlich untuk adsorpsi gas pada
permukaan padat?
Isoterm adsorpsi Freundlich untuk adsorpsi gas pada permukaan
zat padat kurang baik atau memuaskan. Hal ini terjadi karena pada
adsorpsi Freundlich situs-situs aktif pada permukaan adsorben
bersifat heterogen. Gas merupakan campuran yang homogen
sehingga kurang cocok jika digunakan dalam isoterm adsorpsi
Freundlich.

5. Mengapa isoterm adsorpsi adsorpsi Freundlich untuk adsorpsi gas


pada permukaan zat padat kurang memuaskan dibandingkan dengan
isoterm adsorpsi Langmuir?
Karena pada adsorpsi Freundlich situs-situs aktif pada
permukaan adsorben bersifat heterogen, sedangkan adsorpsi pada
Langmuir bersifat homogen. Ketika mengadsorpsi gas yang
homogen, maka isoterm adsorpsi Freundlich kurang cocok.
b. Data pengamatan