Anda di halaman 1dari 2

Diagnosa Banding Eksoftalmus (proptosis, protrusio bulbi)

1. Pseudotumor Orbita
Terdapatnya nyeri yang lebih hebat dan progresifitasnya cepat. Pseudotumor orbital lebih sering proptosis
dibandingkan retraksi palpebra, dan lebih sering hanya terdapat penebalan m.rectus lateralis. 2,9
2. Myositis Orbital
Ini merupakan penyakit inflamasi otot ekstraokular yang disertai dengan nyeri dan diplopia, yang
meneyebabkan restriksi pergerakan pada otot yang terkena. Biasanya penyakit ini tidak dikaitkan dengan
penyakit sistemik, namun keabnormalitas tiroid harus disingkirkan. Pada CT-Scan dan MRI didapatkan
penebalan otot ekstraokular disertai penebalan tendon yang tidak ditemukan pada Graves oftalmopati. 2,13

Selulitis Orbital

: infeksi yang serius dari jaringan mata dengan keluhan demam,

proptosis, pergerakan mata terbatas, kelopak mata merah dan berair.


2

Selulitis Preseptal

: inflamasi dan infeksi dari kelopak mata dan bagian kulit di sekitar

mata dengan gejala mata berair, mata merah, kotoran


injeksi konjungtiva dan demam. 22

Adult Ptosis

Anophthalmos

Apex Orbital Fracture

Carotid Cavernous Fistula

Cavernous Hemangioma

Congenital Ptosis

Dacryoadenitis

Duane Syndrome

Floor Orbital Fracture

mata, nyeri,

Globe Retraction

Horner Syndrome

Juvenile Glaucoma

Ophthalmologic Manifestations of Leukemias

Medial Wall Orbital Fracture

Orbital Cellulitis

Orbital Dermoid

Pediatric Mucormycosis

Sphenoid Wing Meningioma

Thyroid Ophthalmopathy

Zygomatic Orbital Fracture