Anda di halaman 1dari 10

HIV

adalah suatu virus yang dapat menyebabkan


penyakit AIDS. Virus ini menyerang manusia
dan menyerang sistem kekebalan (imunitas)
tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam
melawan infeksi. Dengan kata lain, kehadiran
virus ini dalam tubuh akan menyebabkan
defisiensi (kekurangan) sistem imun.

HIV ditemukan di :

Sel limfosit T
Sel limfosit B
Sel makrofag
Monosit
Berbagai cairan tubuh

HIV menyerang limfosit T helper yang


Memiliki reseptor CD 4. Dipermukaan.

Fungsi limfosit T helper :


Menghasilkan zat kimia perangsang
pertumbuhan, pembentukan sel-sel lain
dalam sistem imun
Pembentukan antibodi

HIV ditularkan melalui :


Darah
Sperma
Air susu Ibu

Perjalanan Penyakit HIV/AIDS


Infeksi virus
(2-3 minggu)

Sindrom retro viral akut


(2-3 minggu)
CD4 turun, RNA HIV plasma naik
Gejala menghilang + serokonversi

Infeksi kronis HIV asimtomatis


(rata-rata 8 tahun)

Infeksi HIV/AIDS simtomatik


(rata-rata 1,3 tahun)
CD4 < 200/mm3

infeksi oportunistik
Kanker
Kematian
Komplikasi neurologi

Window period (periode jendela)


Antibodi HIV : negatif
Virus banyak dalam darah pasien
Menular melalui darah donor, pertukaran
jarum suntik, hubungan seksual.

Kelainan kulit terkait HIV/AIDS


1. Infeksi virus :

Herpes Zoster
Veruca Vulgaris
Condyloma acuminata
Oral Hairy
Virus Epstein bar)

(Leukoplokia e.c.

Kelainan kulit terkait HIV/AIDS


2. Infeksi bakteri :

Folikulitis
Furunkulosis
Impetigo
TBC kulit

3. Infeksi jamur :

Kandidiasis
Dermatofitosis
Histoplasmosis
Peniciliosis
Kriptokokosis

Kelainan kulit terkait HIV/AIDS


4. Infeksi parasit : Scabies
5. Dermatitis non spesifik :

Sindrom Stevens Johnson


Psoriosis
Xerosis
Erupsi papular pruritik

6. Kanker :
Sarkoma kaposi
Limfoma non Hodgkin