Anda di halaman 1dari 11

GASTROPARESIS

DIABETIKUM
dr. ARIEF BUDIMAN

Company LOGO

LOGO

PENDAHULUAN

Gastroparesis diabetik (GD) merupakan gangguan


klinis yang banyak mengenai penderita Diabetes
Mellitus
Kassander (1958) melaporkan pertama kali
mengenai kasus GD
Patogenesa dari gastroparesis diabetik belum
diketahui secara pasti
Gastroparesis diabetik biasanya berhubungan
dengan komplikasi DM lainnya yaitu retinopati,
neuropati dan nefropati diabetik
Penegakkan diagnosa gangguan ini cukup sulit
karena tidak adanya gejala klinis yang khas
kemajuan pada pemeriksaan penunjang untuk
mengukur masa pengosongan lambung membantu

LOGO

EPIDEMIOLOGI

Diderita
oleh 2865%
penderita
DM

insidens
kumuliatif
gastropares
is diabetik :
- DM tipe 1
= 4,8%
- DM tipe 2
= 1%

predomina
n
mengenai
wanita
(82%)
dengan
usia ratarata 34
tahun

Peningkat
akan
jumlah
pasien
rawat inap
atas
indikasi
gastropare
sis
diabetik
meningkat
15% dari
tahun
1995 ke
2004

LOGO

PATOGENESIS

FISIOLOGIS :

pengosongan lambung membutuhkan


koordinasi dari otot-otot yang mengontrol 4
bagian dari lambung, sistem saraf &
mediator kimia
4 Bagian Lambung :
Proksimal lambung reservoir makanan
Antrum Lambung grinder makanan
Pilorus lambung mengatur ukuran
partikel makan
Proksimal usus halus memberikan feed
back terhadap hormon dan peptida yang
dilepaskan selama proses pencernaan

LOGO

PATOGENESIS

FISIOLOGI :

Sistem saraf di lambung terdiri dari :


Sistem Saraf ekstrinsik, terbagi dua :

Sistem saraf simpatik


berjalan sepanjang pleksus celiac dan pembuluh
darah yang memperdarahi lambung
Sistem saraf parasimpatik
melingkupi dinding lambung dan bersinaps dengan
saraf enterik

Sistem saraf enterik cabang bebas dari


sistem saraf perifer, yaitu pleksus meissner
dan pleksus aurbach
Pada pleksus aurbach terdapat sel Cajal, fungsi
: berperan sebagai pacemaker dari lambung

LOGO

PATOGENESIS

Waktu Pengosongan Lambung


Faktor yang menentukan waktu
pengosongan lambung :
Bentuk makanan,

Cair : bila mengandung nutrisi, masa


pengosongan lambungnya berbanding
konstan dengan waktu, dengan laju
maksimal 200 kcal/jam
Padat : bertahan di lambung selama 3-4
jam, dihancurkan menjadi bentuk partikel
sebesar 2 mm.

besar partikel makanan,


kandungan kalori & lemak makanan

LOGO

PATOGENESIS
Peningkatan kadar gula
darah

Pasien DM

Menurunkan tonus
fundus
Menurunkan
kontraktilitas mid dan
distal lambung
Mengganggu aktivasi
kontraski usus halus

Menurunkan frekuensi
kontraksi antrum

Neuropati nervus vagus


Menurunnya jumlah
neuron inhibitorik
Menurunnya jumlah sel
pacemaker
Perubahan hormonal
(meningkatnya glukagon)

Pemanjangan masa
pengosongan
lambung

LOGO

DIAGNOSA
Gejala klinis gangguan
saluran cerna bagian
atas (+)
Pemanjangan masa
pengosongan lambung
Tidak adanya obstruksi
di lambung maupun usus
halus

LOGO

GEJALA KLINIS

ANAMNESIS
Mual
Muntah
Cepat Kenyang
Rasa Tidak Nyaman
Nyeri Perut
Riwayat menderita Diabetes Melitus
Pada kasus berat : Penurunan berat
badan, Dehidrasi

LOGO

GEJALA KLINIS

PEMERIKSAAN FISIK
Neuropati
Distensi Abdomen
Hipotensi ortostatik
Hipotensi Post prandial

Pemeriksaan fisik tidaklah spesifik


terhadap gastroparesis diabetik

LOGO

GASTROPARESIS CARDINAL
SYMPTOM INDEX (GCSI)

gejala klinis tidak dapat dijadikan


acuan tingkat keparahan dari
gastroparesis diabetik
Sistem kuesioner untuk menilai
secara kuantitatif gejala pada pasien
dengan gastroparesis
Hasil GCSI
:
DIGUNAKAN
UNTUK MENILAI
TINGKAT KEPARAHAN, EVALUASI
PENGOBATAN DAN KUALITAS
PELAYANAN KESEHATAN PADA
PENDERITA GASTROPARESIS