Anda di halaman 1dari 9

1

BAB I
PENDAHULUAN
A.SEJARAH
Computer-aided design (CAD) atau computer-aided design and drafting (CADD), merupakan
satu bentuk otomatisasi yang membantu perancang untuk memperbaiki gambar, spesifikasi, dan
elemenelemen yang berhubungan dengan perancangan yang menggunakan efek grafik khusus dan
perhitungan program-program komputer. Teknologi yang digunakan untuk bermacam produk dalam
lingkungan dan arsitektur, elektronik, dan erodinamika (ilmu dinamika udara), teknik otomotif dan
desain produk. Walaupun sistem CAD biasanya tidak selalu menggambar otomatis, biasanya meliputi
pemodelan 3 dimensi dan model operasi simulasi komputer. Sistem CAD dijalankan melalui PC untuk
desain dan pemodelan 2D serta proses drafting, kemudian dijalankan dan diintegrasikan dengan
sistem CAM (Computer Aided Manufacture) yang disesuaikan dengan format mesin CNC (Computer
Numeric Control) yang akan digunakan.
Pada tahun 1970 sistem CAD mulai dikenal dan digunakan secara luas, namun
pengembangannya masih terbatas pada desain 2D.
Tahun 1980 teknologi solid drawing mulai dikenal dipakai dalam program aplikasi desain
CAD (RomulusTM, Uni-Solid Catia).Tahun 1982 Autodesk mengeluarkan aplikasi AutoCad 2D,
kemudian tahun 1988 diperkenalkan Pro Eng dengan fitur utama modelling methods dan parameter
linked.Awal tahun 1990 dunia mengenal B-rep Solid modeling kernels (aplikasi untuk manipulasi
model geometrid topologi objek 3D), aplikasi ini kemudian banyak dikembangkan oleh berbagai
perusahaan pembuat aplikasi CAD. Seiring dengan kemajuan jaman mulai bermunculan program
aplikasi desain salah satunya Solid Work tahun 1995, Solid Edge tahun 1996, IronCad tahun 1998.

B.PENGERTIAN
Computer-Aided Design (CAD) digunakan secara luas di perangkat yang berbasis komputer
yang membantu perancangan.Perangkat otoritas utama geometri dalam proses Siklus hidup
Manajemen Produksi yang meliputi perangkat lunak dan perangkat keras. Paket yang ada dari vektor
2 Dimensi berdasarkan gambaran sistem ke permukaan parametrik 3 Dimensi dan pemodelan
perancangan solid.
Computer Aided Manufacturing (CAM) adalah sebuah sistem yang secara otomatis mampu
menghasilkan produk/ benda kerja (finish product) melalui penggunaan perangkat permesinan yang
dikendalikan oleh komputer.
Computer Aided Design juga secara ekstensif digunakan dalam perancanganberbagai alat dan
perlengkapan yang digunakan di dalam komponen-komponen manufaktur. CAD digunakan untuk
menggambar dan merancang semua tipe bangunan, dari tipe rumah kecil sampai ke tipe bangunan
besar komersil dan industri seperti rumah sakit dan pabrik. CAD digunakan melalui proses teknik dari
perancangan konseptual dan layout, melalui rekayasa dan analisis komponen untuk mendefinisikan
metode manufaktur.Untuk aplikasi komputer digital dalam perancangan teknik dan produksi
Computeraided design (CAD) menunjuk ke pemakaian komputer dalam mengkonversikan satu ide
awal produk menjadi rancangan detail teknik. Evolusi perancangan biasanya meliputi pembuatan
model geometrik produk , yang bisa dimanipulasi, dianalisa, dan diperhalus. Dalam CAD, komputer

2
graphik mengganti sketsa dan gambar teknik tradisional yang digunakan untuk memvisualisasi produk
dan mengkomunikasikan rancangan informasi. Computer-Aided Manufacturing (CAM) menunjuk ke
pemakaian komputer yang mengkonversi rancangan teknik sampai produk akhir.

Gambar 1. Computer Aided Design

Gambar 2. Computer Aided Manufacturing

Proses produksi memerlukan pembuatan perencanaan proses dan penjadwalan produksi, yang
menjelaskan bagaimana suatu produkdibuat , sumberdaya apa yang diperlukan dan kapan serta
dimana sumberdaya ini akan dikirimkan. Proses produksi juga memerlukan pengendalian dan
koordinasi yang diperlukan untuk proses fisik, peralatan, material, dan tenaga kerja. Dengan CAM,
komputer membantu manajer, insinyur teknik/manufakturing, dan pekerja produksi dengan tugastugas produksi secara otomatisasi. Computer membantu untuk mengembangkan proses perencanaan,
order, dan jalur material, serta memonitor jadwal produksi. Juga membantu mengendalikan mesin,
industri robot,pengujian peralatan, dan sistem yang yang memindahkan dan menyimpan material di
dalam pabrik. Integrasi Computer Aided Manufacture (CAM) dengan sistem Computer-Aided Design
menghasillan proses manufaktur yang lebih cepat dan lebih efisien. Metodologi ini digunakan di area
manufaktur yang berbeda.

C.RUANG LINGKUP PEMAKAIAN CAD/CAM

Arsitektur, Teknik, dan Konstruksi


Mekanik

3
1.
2.
3.
4.
5.

Automotif
Penerbangan
Consumer Goods
Mesin-mesin
Bangunan Kapal
Electronika dan Listrik
Perencanaan Proses Manufaktur
Rancangan Rangkaian Digital
Aplikasi Perangkat Lunak

D. KEMAMPUAN
Kemampuan sistem Computer Aided Design
meliputi :

Pembuatan frame kabel geometri


Fitur Parametrik 3D berdasarkan pemodelan
Pemodelan permukaan dengan bentuk bebas
Perancangan perakitan otomatis. Yang mengumpulkan bagian-bagian
komponen
dan/atau perakitan lain.
Membuat gambar teknik dari model-model
yang solid.
Dan lain lain

E.Teknologi Perangkat Keras dan Sistem Operasi CAD/CAM


Saat ini banyak stasiun kerja komputer seperti window yang berbasis PC; beberapa sistem
CAD juga bisa dijalankan di sistem operasi UNIX atau LINUX. Untuk perancangan produksi yang
agak komplek , diperlukan mesin-mesin dengan kecepatan tinggi (dan mungkin memerlukan banyak)
CPU dengan sejumlah besar RAM lebih direkomendasikan. Interface manusia dan komputer melalui
satu mouse komputer tetapi bisa juga melalui satu pen dan digitizing tablet grafik. Manipulasi dari
gambar model pada layar bisa juga dilakukan dengan menggunakan spacemouse/spaceball. Beberapa
sistem juga mendukung stereoscopic glasses untuk gambar model 3D.
Ada 2 tipe perangkat lunak CAD (computer aided design). Perangkat lunak perancangan 2
Dimensi memungkinkan perancang untuk merancang bentuk dengan sangat dibatasi properti 3
Dimensi .
1. Menggambar model 2 Dimensi menggunakan perangkat lunak rancangan TechSoft 2D.
2. Setelah rancangan dilengkapi, maka gambar akan diproses. Mengubah gambar menjadi
lebih detail pada serangkaian koordinat X, Y, dan Z.
3. Perangkat lunak CAD/CAM memungkinkan perancangan untuk rancangan manufakturnya
pada satu komputer dari pada membuat yang sebenarnya. Pengujian rancangan menggunakan
perangkat lunak Simulasi( perangkat lunak CAD/CAM Design Tools).
4. Setelah semua pengujian dan perbaikan untuk rancangan dilakukan, terakhir dilakukan
manufaktur.

4
Dua prinsip utama obyek CAD (Computer Aided Design) adalah :
1. Menambah produktivitas hasil rancangan
2. Menghasilkan informasi, graphical numerical, dan tekstural yang diperlukan untuk
manufaktur
Tujuan pertama meliputi pemakaian komputer untuk mensimulasikan rancangan produk dan
dapat dianalisa dan diuji. Diagram diatas (gambar 1) menunjukkan CAE dan CAD menjadi
lebih tidak dapat dipisahkan sebagai tingkatan siklus produksi.Output dalam bentuk
grafis/gambar dengansecara langsung dari masukan yang disediakan seorang ahli/insinyur.
Simulasi komputer seringkali sebagai nilai tambah, atau penggantian yang tepat, konstruksi
model fisik untuk pengujian . Output dari proses CAD sering disesuaikan untuk interface
dengan sistem CAM.

F.INTERFACE ANTARA CAD DAN CAM


Hasil dari phase CAD adalah analisa dan pengujian produk oleh komputer diberikan dengan
model geometrik dalam rancangan Database. Model-model ini menyediakan input dimana
perencanaan manufakturing secara terinci dibuat.Dari gambar teknik, program APT dibuat dengan
pertama kali menggambar bagian secara geometrik dan kemudian alat digerakkan yang diperlukan
untuk memotong bagian-bagian. Program APT dikompile pada satu komputer, outputnya adalah
control tape/pita perekaman/disk. Alat perekaman pengendali kemudian disisipkan dalam peralatan
mesin elektronik numerical control untuk unit pengendali yang menghasilkan urutan instruksi dimana
peralatan dapat menghasilkan bagian-bagiannya .
Keuntungan CAD dibanding Manual
1. Kualitas gambar konstan, tidak terlalu tergantung pada skill penggambar
2. Relatif lebih akurat dan cepat pengerjaannya karena menggunakan komputer.
3. Dapat diedit, ditambah-kurang tanpa harus memulai dari awal.
4. Dapat menjadi data base yang menyimpan berbagai informasi penting yang
dibuat oleh drafter dan dapat diakses langsung oleh pengguna lain.
5. Dapat dibuat library untuk komponen-komponen standar atau komponen yang
digambar/ dipergunakan berulang-ulang dalam gambar (misalnya: baud, mur,
simbol-simbol,dll.)sehingga mempermudah dan mempercepat dalam proses
pembuatan gambar.
6. Lebih mudah dan praktis dalam dokumentasi, duplikasi, dan penyimpanannya.
7. Dapat dibuat dengan berbagai warna sehingga lebih menarik dan mudah
dipahami.

5
Gambar 3 :Contoh desain gambar menggunakan CAD

G.Manfaat Dan Keunggulan Cad/Cam


Manfaat dan keunggulan dari teknologi CAD/CAM yang dapat menciptakan keunggulan bersaing
adalah sebagai berikut :
Respon cepat
Perusahaan-perusahaan yang banyak kehilangan order karena keterlambatan pengiriman
dapat memanfaatkan teknologi CAD/CAM untuk mempercepat proses disain dan siklus manufaktur.
Biasanya keterlambatan bersumber pada pembuatan gambar yang lama, uji prototipe, proses
pemberitahuan
perubahan produk dan lain-lain, dalam hal ini kita dapat mengandalkan CAD/CAM
untuk mempercepatnya. Sebagai contoh, jika test prototipe/produk yang menjadi masalah kritis maka
CAD dapat mempercepatnya dengan membuat simulasi komputer.
Disain manufaktur yang lebih fleksibel dan besar.
Secara tradisional proses produksi dilakukan dengan 2 macam mesin yaitu
General Purpose Machine untuk produksi batch dan Dedicated Machineuntuk produksi masal.
Produksi batch memungkinkan fleksibilitas yang tinggi, tetapi mengakibatkan biaya produksi per unit
yang tinggi untuk operasi. Sedangkan produksi masal menyebabkan biaya produksi per unit lebih
murah tetapi menghilangkan fleksibilitas. Dengan CAD/CAM dan Flexible Manufacturing
perusahaan akan memperoleh keduanya yaitu fleksibilitas disain produk dan biaya produksi per unit
yang lebih murah seperti pada produksi masal. Dalam cara tradisional, memproduksi produk yang
rumit dan beragam akan meningkatkan biaya produksi per unit. Dengan komputer ditugaskan untuk
menangani kerumitan ini tidak menjadi masalah lagi, komputer akan melakukan pengelompokkan
suku cadang yang mirip/sama didalam database secara otomatis sehingga biayaproduksi per unit dapat
tetap ditekan serendah mungkin.
Meningkatkan mutu produk dan menurunkan biaya produksi per unit.
.
Mutu dan kehandalan produk akan ditingkatkan secara tajam dengan teknologi CAD/CAM,
apalagi dengan dikembangkannya Solid Modelling dan Parametric Design didalam CAD/CAM.
Hasil akhir dari proses produksi lebih rapi, lebih ergonomis meningkatkan kepercayaan terhadap
kekuatan struktur bangunan dan lain-lain. Dan juga membuat produk akhir menjadi lebih
ringan,kompak, hemat energi, kinerja yang tinggi dan mekanisme mesin yang lebih sederhana
sehingga dapat menurunkan biaya produksi per unit dalam jangka panjang.
Mengurangi kebutuhan untuk membuat prototipe fisik.
.
Perusahaan-perusahaan biasanya mendisain dan membuat suatu produk berulang kali agar
memperoleh pengalaman memproduksi agar dapat menghasilkan produk yang memuaskan.Seringkali
sampai puluhan kali dibuat prototipe fisik dalam proses pembuatan produk, juga kadang-kadang
pelanggan diperbolehkan untuk melakukan beberapa test produk. Produk seperti bangunan, jembatan,
satelit, pemacu jantung dan lain-lain harus dibuat secara benar dan sempurna pada waktu pertama
kali, produk lain seperti kapal terbang sangat mahal jika dibuat prototipe fisiknya. Tetapi tetap
kebutuhan terhadap prototipe tidak dapat dihilangkan, hanyalah prototipe yang dibutuhkan berkurang

6
jauh sebelum produksi penuh dilaksanakan, sehingga menghemat waktu dan biaya. Keempat
teknologi dasar dari CAD/CAM yang sudah dibahas diatas dapat menghilangkan dan mengurangi
kebutuhan untuk membuat prototipe tradisional. Basis Data dari kinerja yang lalu dan terbaik dapat
dimanfaatkan, juga pemanfaatan simulasi grafik, juga simulasi matematis untuk pembuatan bangunan
dan prototipe matematis dengan komputer akan mengurangi kebutuhan untuk membuat prototipe
fisik. Simulasi komputer dapat bekerja jauh lebih cepat dan murah dan mendekati ketepatan yang
tinggi seperti produk nyata, dan kadan-kadang simulasi komputer merupakan satu-satunya cara
sebelummemproduksi produk akhirnya. Keuntungan yang lain simulasi komputer adalah kadangkadang dapat memaksa para ahli untuk mencoba mengerti secara fisika apa yang terjadi dibalik
kinerja produk.
Efisiensi penggunaan ahli yang langka
.
Kelangkaan ahli untuk bidang-bidang tertentu kadang-kadang menghambat kemajuan
perusahaan. Setiap profesi seringkali sangat sulit dicari. Kadang-kadang terlintas dalam pikiran akan
dibuat suatu aplikasiseperti Expert System, tetapi mencari ahli dalam pembuatan program Expert
System sama sulitnya dengan mencari ahli yang dibutuhkan oleh perusahaan itu sendiri, dan biayanya
juga tidak murah. Juga mencari ahli yang mau ilmunya ditransfer kedalam Expert System juga sangat
sulit. Selain itu waktu yang dipergunakan sehari-harinya oleh para ahli paling hanya 2 jam untuk
pekerjaan engineering tersebut, sisanya dipakai untuk urusan meeting, menulis laporan, mencari
informasi, perjalanan, menjawab telpon, mempelajari ilmu baru dan lain-lain. Dalam kondisi
semacam ini, strategi yang harus diambil adalah dengan mengambil keterampilan-keterampilan
praktis para ahli tersebut untuk dimasukkan kedalam CAD/CAM agar dapat dikerjakan oleh para
juniornya. Jadi tidak perlu harus seniorterus menerus. Sebagai contoh, standar elemen disain sangat
mudah dibangun dan dimasukkan kedalamCAD/CAM. Jika para disainer seniornya membangun basis
datauntuk CAD/CAM, maka para disainer
Junior dapat menggantikan pekerjaan senior nya dengan hasil yang sama bagusnya. Tentunya untuk
yang paling rumit tetap harus senio nya yang turun tangan.

H.Aplikasi Teknologi CAD/CAM


Aplikasi dari teknologi CAD/CAM sangat luas, karena kemampuan komputer grafik ini
sangat dibutuhkan untuk berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi yang
memanfaatkan gambar sebagai alat untuk menyampaikan informasi kepada orang lain. Dibawah ini
akan diberikan beberapa contoh aplikasi CAD/CAM :
Industri penerbangan dan CAD/CAM
.
Teknologi CAD/CAM memberikan andil yang sangat besar dalam industri pesawat terbang.
Dari disain pesawat terbang, simulasi pesawat terbang untuk melatih para pilot, alat navigasi udara
dan radar, mengurangi pekerjaan kru pesawat, mempercepat produksi pesawat terbang danlain-lain
semua mempergunakan teknologi CAD/CAM ini.
Industri otomotif
. Dalam industri otomatif CAD/CAM banyak sekali memegang peranan. Hampir setiap komponen
mobil didisain dengan CAD/CAM. Yang terakhir adalah aplikasi Navigasi Komputer untuk mobil,
dimana alat tersebut dapatmemberikan informasi peta jalan disuatu kota dan dapat memberikan rute

7
paling efisien untuk menuju suatu tempat. Dan juga dapat memberikan informasi jalan-jalan yang
sedang macet.
Analisa dinamis dan simulasi komputer untuk sistim mekanik
.
Dalam aplikasi ini kita dapat melihat unjuk kerja suatu kendaraan atau sistim mekanik di layar
komputer sebelum prototipe yang mahal harganya dibuat.
Disain CAD/CAM untuk elektronika
.
Terutama dalam pembuatan chip IC (Integrated Circuit) CAD/CAM memegang peranan yang
sangat penting. Secara teknik manual disain IC hanya dapat dilakukan untuk chipyang mengandung
20-30 transistor, tetapi dengan bantuan CAD/CAM maka dapat di disain chip yang mengandung
sampai jutaan transistor.
Disain CAD/CAM untuk alat olahraga
.
Disain raket tenis dapat menggunakan teknologi ini. Dengan menggunakan analisa elemen
hingga dapat diperlihatkan apa yang terjadi kepada raket dan pemain tenis pada waktu bola tenis
memukul senar dari raket tenis. Dalam disain kapal boat dapat diperlihatkan aerodinamisnya, faktor
pengaruh cuaca terhadap kapal boat, benturan ombak, mobilitas dan tingkat keamanannya.
Disain CAD/CAM untuk konstruksi bangunan
.
Dengan CAD/CAM kita dapat merancang konstruksi bangunan. Misalkan mendisain suatu
jembatan, dapat diberikan suatu beban di layar komputer dan komputer akan memperlihatkan akibat
dari beban tersebut, seperti lendutan, gaya, momen, penurunan fundasi dan lain-lain. Dapat juga
diperlihatkan sampai beban berapa konstruksi tersebut akan runtuh. Kita juga dapat memberikan
beban horizontal seperti akibat dari gempa bumi dengan kekuatan berapa skala richter.
Disain CAD/CAM untuk pembuatan Mold
.
Aplikasi CAD/CAM dalam mendisain Mold. Sebuah pabrik sepatu dan sebuah pabrik velg
racing membutuhkan Mold untuk memproduksi produk-produk tersebut. Sebelum menggunakan
CAD/CAM Mold tersebut dibuat secara manual dengan mempergunakan mesin bubut dan milling
biasa. Presisi yang tinggi dari Mold dibutuhkan sekali untuk produk velg racing, tetapi untuk sepatu
toleransi nya agak longgar. Dengan CAD/CAM akan dihasilkan Mold dengan presisi yang sangat
tinggi.

BAB II
KESIMPULAN DAN SARAN
A.Kesimpulan
Kesimpulan yang didapat pada makalah ini adalah , bahwa penggunaan cad/cam
memudahkan pengerjaan dalam bidang design dan mudah dalam penerapaanya , karena penggunaan
cad/cam memakan waktu yang tidak terlalu lama berbeda dengan pengerjaan manual dan juga
menghemat biaya pengerjaan dalam bidang design itu sendiri.

B.Saran
Saran yang dapat saya berikan adalah , kita sebagai generasi teknik muda harus dapat
menguasai cad/cam karena penggunaan yang sangat mudah dan memakan waktu sedikit dalam
pengerjaya selain itu software dan hardware pada pengoprasian cad/cam harus ditingkatkan lagi agar
lebih mudah dan memaximalan lagi kelebihan dari cad/cam itu sendiri.

DAFTAR PUSTAKA

Marba,Ardin.Makalah CAD/CAM.20 April 2016.


http://ardhinmarba.blogspot.co.id/2014/01/makalh-cad-dan-cam.html.

Oki. Pengertian dan Definisi dan Perbedaan CAD CAM dan CAE.20 April
2016.http://www.lintas3d.com/2014/09/arti-dan-definisi-serta-perbedaan-cad-CADCAM-dan-CAE.html.

Wikipedia. CAD/CAM. 20 April


2016.https://en.wikipedia.org/wiki/CAD/CAM_dentistry