Anda di halaman 1dari 30

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1

Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM


Untuk kalangan sendiri

KUMPULAN SOAL SOAL AUDITING I


Oleh : Ferry Suhardjo, SE, MM
BAHAN

UNTUK UTS
I.

PENGANTAR AUDIT ASSURANCE DAN LAPORAN


KEUANGAN

SOAL I
Pada bidang pekerjaan Akuntan Publik di kenal istilah jasa assurance, jasa atestasi, jasa
audit dan Peer Review. Pada pelaksanaannya jasa-jasa audit yang biasanya diberikan oleh
seorang akuntan publik adalah audit atas laporan keuangan, audit ketaatan dan audit
operasional.
PERTANYAAN:
1. Jelaskan bagaimana hubungan antara audit business process, internal control dan
ruang lingkup pemeriksaan?
2. Jelaskan tujuan dilakukan peer review yang ditetapkan oleh Ikatan akuntan
Indonesia (IAI) kepada Kantor Akuntan Publik (KAP) dan manfaat apa yang
didapat oleh KAP sebagai penyedia jasa audit tersebut?
3. Jelaskanlah hubungan antara jasa assurance, jasa atestasi dan jasa audit!

Hal 1 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
4. Berikan masing masing 2 contoh dari setiap jenis jasa professional yang
biasanya digunakan oleh kantor akuntan publik di atas!

SOAL II
Audit atas Laporan Keuangan, Ketaatan dan Operasional adalah jasa-jasa audit yang
dapat diberikan oleh suatu kantor akuntan publik. Selain jasa audit tersebut masih
terdapat beberapa jenis jasa lagi yang biasanya di berikan oleh kantor akuntan publik jasa
tersebut misalnya, antara lain adalah : (a) konsultasi perpajakan, (b) penyusunan
pembukuan dan (c) konsultasi mengenai manajemen perusahaan.
Pertanyaan :
a. Apakah perbedaan antara audit laporan keuangan, compliance audit, dan
operational audit?
b. Jelaskan Jasa - Jasa yang dapat dilakukan oleh Akuntan Publik!
c. Jelaskan Mengapa audit diperlukan oleh suatu perusahaan!

SOAL III
a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan standar pelaporan dalam PABU!
b. Kategorikan masing masing kasus di bawah ini ke dalam jenis audit yang
sesuai, apakah termasuk financial audit, compliance audit, operational audit /
forensic audit dan jelaskan siapakah yang akan melaksanakan, apakah eksternal
audit, internal audit, government audit / forensic auditor?
i.

Penugasan pada Bank Sehat untuk mengevaluasi efektivitas dan


efisiensi SDM.

ii.

Investigasi pada Dana Pensiun Sejahtera mengenai kemungkinan fraud


/ kecurangan dalam pengelolaan dana pensiun milik pihak ke-3.

iii.

Penugasan pada Bank Rugi untuk mengevaluasi pelaksanaan KMK


mengenai Batas Maksimum Pemberian Kredit

Hal 2 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

iv.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
Penugasan pada PT Gunung Perak mengenai perselisihan antara
pemegang saham dan pengelola mengenai masalah pembagian dividen
kepada pemegang saham.

v.

Penugasan pada PT Cakrawala Andalas Sentosa atas pemeriksaaan


laporan keuangan untuk tahun 2010 untuk menyakini kewajaran
penyajiannya.

SOAL IV
Kantor Akuntan Publik (KAP) Darren, Nathaniel dan Suhardjo (DNS) telah melakukan
penugasan jasa audit pada PT Bina Tunas Muda (PT BTM) selama tahun buku 2003
sampai dengan 2007.
Informasi Tambahan:
PT BTM adalah salah satu klien yang terbesar dari KAP DNS yang bergerak di bidang
manufaktur makanan serta berkantor pusat di Jakarta.
DIMINTA:
Menurut pendapatmu, apa yang harus dilakukan oleh KAP DNS apabila:
a.

PT BTM meminta KAP DNS untuk melakukan penugasan jasa audit kembali
untuk tahun buku 2008?

b.

PT BTM meminta KAP DNS untuk melakukan penugasan jasa accounting review
untuk tahun buku 2006 2008 ?

II. LINGKUNGAN

AUDIT

LAPORAN

KEUANGAN
SOAL V
Berikut ini adalah situasi yang saling berdiri sendiri. Tentukan opini audit yang akan
diberikan oleh auditor atas kondisi kondisi di bawah ini:
Hal 3 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
a. PT Dira menyiapkan laporan keuangan tetapi tidak memasukkan laporan
perubahan ekuitas. Management menjelaskan bahwa pemegang saham PT Dira
tidak menginginkan dimasukannya laporan tersebut.
b. PT Belanja Online menjual peralatan elektronik secara online. Bisnis memburuk
serta tingkat penjualan dan saldo kas mengalami penurunan dan ada keraguan dari
perusahaan dapat melanjutkan operasinya pada tahun depan.
c. Sekitar 20% PT Duta Kasih dan anak perusahaan di audit oleh KAP lain. Anda
sudah mereview dan yakin bahwa mereka sudah melakukan pekerjaan dengan
baik. Namun, KAP anda tidak ingin mempunyai tanggung jawab penuh atas
pekerjaan KAP lain tersebut.
d. Controller dari PT Samudera Nusantara tidak mengijinkan anda untuk melakukan
konfirmasi piutang usaha untuk 2 pelanggan utama yang mempunyai saldo
piutang material serta anda pun tidak dapat menyakini saldo piutang tersebut
melalui prosedur alternatif.
e. Klien anda, PT Aman Sentosa melakukan perubahan metode penyusutan untuk
mesin mesinnya dari metode garis lurus menjadi metode saldo menurun. Anda
dan klien sepakat bahwa metode penyusutan yang baru akan mengambarkan
estimasi umur mesin yang sebenarnya. Perubahan ini berdampak material tetapi
klien anda hanya ingin mengungkapkannya pada bagian rangkuman kebijakan
akuntansi dan dibuatkan catatan kaki.
f. Klien anda, PT Selalu Menang mempunyai perjanjian hutang yang membatasi
cash dividend yang dibayarkan dan klien diminta mempunyai Current Ratio
dalam besaran tertentu. Pembatasan atas cash dividend ini tidak disampaikan pada
laporan keuangan karena dikhawatirkan laporan keuangan akan menyesatkan
penggunanya.
g. PT Sabrina tidak memiliki pengendalian yang memadai atas transaksi pembelian
non rutin. Transaksi ini sifatnya tidak material.
h. Manajemen PT Spiderman tidak mempunyai program / pengendalian atas
antifraud dan merupakan kekurangan yang sifatnya material.
i. PT Missisisipi mempunyai komite audit yang tidak efektif.
Hal 4 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
j. Anda mengkomunikasikan kekurangan signikan kepada manajemen PT Happy
Year dan komite audit untuk periode 2 tahun terakhir tetapi sampai dengan akhir
tahun berjalan, kekurangan signifikan ini tetap belum dikoreksi.

III. MATERIALITAS DAN RESIKO AUDIT


SOAL VI
Kantor Akuntan Publik Suhardjo, Suhardjo dan Rekan (Auditor) akan mengaudit laporan
keuangan PT Global Sukses (Perusahaan) untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2010. Hasil usaha dan laba Perusahaan relatif stabil dibandingkan dengan
tahun-tahun sebelumnya dan tidak ada salah saji material (material misstatement) yang
ditemukan selama audit sebelumnya, sehingga Auditor akan menggunakan batas
Materiality yang tinggi.
Berikut adalah sebagian informasi dari Laporan Laba Rugi Perusahaan (dalam ribuan
Rupiah) :
Penjualan

Rp 1.550.000

Laba usaha

335.000

Beban pajak

62.000

Laba bersih

158.000

Berikut adalah beberapa temuan audit oleh KAP Suhardjo, Suhardjo dan Rekan :
a. Daftar Analisa Umur Piutang menunjukkan jumlah piutang usaha pada tanggal 31
Desember 2010 sebesar Rp 280.000. 10% dari jumlah tersebut telah jatuh tempo
lebih dari 90 hari. Periode kredit yang diberikan kepada pelanggan adalah 30 hari.
Kebijakan Perusahaan adalah membuat penyisihan piutang tak tertagih sebesar
5% dan 10% masing-masing untuk piutang yang telah lewat jatuh tempo 31 - 60
hari dan 61 - 90 hari.
b. Berdasarkan hasil perhitungan fisik persediaan pada tanggal 31 Desember 2010,
jumlah persediaan Perusahaan sebesar Rp 360.000. Pada saat penghitungan phisik
tersebut, di gudang terdapat barang konsinyasi yang juga ikut dihitung sebesar Rp
Hal 5 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
30.000. Saldo persediaan pada Neraca tanggal 31 Desember 2010 sebesar Rp
340.000.
c. Perusahaan membayar beban perbaikan mesin sebesar Rp 85.000 yang dicatat
sebagai Beban Perbaikan dan Pemeliharaan. Perbaikan mesin tersebut akan
memperpanjang masa manfaat mesin.
Diminta:
1. Tentukan Planning Materiality dan Tolerable Misstatement dalam rangka audit
atas laporan keuangan PT Global Sukses untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2010!.
2. Sehubungan dengan temuan audit di atas, tentukan apakah KAP Suhardjo,
Suhardjo dan Rekan harus mengajukan usulan jurnal penyesuaian (adjustment).
Jika ya, buatlah jurnal penyesuaiannya dan sebutkan alasan yang mendasari
usulan tersebut!.

SOAL VII
Anda ditugaskan untuk mengaudit laporan keuangan PT Kharismatik, distributor
peralatan elektronik untuk periode 31 Desember 2010. Penugasan ini merupakan tahun
kedua bagi anda. Berdasarkan prosedur analytical review, anda tidak menemukan
fluktuasi yang sangat signifikan untuk tahun 2010 dibandingkan tahun 2009. Untuk audit
tahun 2010, Anda menentukan Planning Materiality sebesar Rp 30.000.000 dihitung
berdasarkan Laba Sebelum Pajak.
Berikut adalah temuan yang anda peroleh:
a. Renovasi ruang direksi menghabiskan biaya sebesar Rp 5.000.000. Biaya ini
dicatat sebagai akun bangunan dalam kelompok Aktiva Tetap.
b. Toko salah satu pelanggan mengalami kebakaran sehingga piutang sebesar Rp
25.000.000 belum dapat ditagih. Piutang telah jatuh tempo selama 6 bulan dan
tidak ada penyisihan piutang tidak tertagih yang dicatat oleh PT Kharismatik.
c. Pembayaran biaya pemasangan iklan sebesar Rp 6.115.000 telah dicatat sebesar
Rp 6.151.000.
Hal 6 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri

Diminta:
1.

Sebutkan definisi dari materialitas dan 3 tahapan utama dalam menerapkan


materiality untuk suatu audit!.

2.

Hitung Tolerable Missatement untuk tahun 2010 atas PT Kharismatik!

3.

Sehubungan dengan temuan audit di atas, tentukan apakah anda harus


mengajukan usulan jurnal penyesuaian (adjustment). Jika ya, buatlah jurnal
penyesuaiannya dan sebutkan alasan yang mendasari usulan tersebut!.

SOAL VIII
Berikut ini adalah beberapa pernyataan yang terkait dengan materialitas:
a. Auditor tidak harus menetapkan tingkat materialitas atas laporan keuangan yang
diauditnya.
b. Tingkat materialitas hanya dipengaruhi oleh faktor faktor kuantitatif (yang dapat
dinyatakan dengan angka).
c. Standar Auditing (SPAP) hanya memberikan panduan langkah langkah auditor
dalam penentuan tingkat materialitas.
d. Total aktiva dan pendapatan sering digunakan auditor sebagai basis dalam penentuan
materialitas.

SOAL IX
Dalam melaksanakan pekerjaannya yaitu mengaudit laporan keuangan perusahaan,
seorang akuntan publik selalu menghadapi resiko penugasan dan resiko audit. Resiko
penugasan adalah resiko yang tidak dapat secara langsung dikontrol oleh akuntan publik,
dilain pihak resiko audit adalah resiko yang dapat secara langsung dikontrol oleh akuntan
publik. Terkait dengan resiko audit adalah inherent risk, control risk dan detection risk.
PERTANYAAN:
Hal 7 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
A. Apakah yang dimaksud dengan resiko penugasan, resiko audit, inherent risk, control
risk dan detection risk ? Berikan contoh untuk masing-masing resiko tersebut !
B. Terjadinya Detection risk merupakan fungsi dari adanya dua ketidakpastian atas
diterapkannya prosedur audit. Sebutkan dua ketidak pastian tersebut ! Berikan contoh
atas dua ketidakpastian tersebut !
C. Bila seorang akuntan publik telah menetapkan resiko audit sebesar 0.05 dan
berdasarkan hasil penilaian resiko yang mereka lakukan, mereka menaksir inherent
risk adalah sebesar 0.8 serta control risk sebesar 0.6, berapakah detection risk yang
harus ditetapkan oleh si akuntan publik?.

SOAL X
Salah satu aspek yang perlu ditaksir, dihitung dan dipertimbangkan saat seseorang
akuntan publik akan melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan adalah resiko audit.
Diminta:
a. Jelaskan mengenai audit risk model !
b. Jelaskan hubungan antara resiko resiko yang ada di dalam audit risk model
tersebut !
c. Jelaskan pula bagaimana auditor menggunakan model tersebut dalam proses
auditnya !

SOAL XI
Ketika merencanakan audit laporan keuangan, seorang akuntan harus memahami resiko
audit dan komponennya. Untuk ilustrasi dibawah ini, pilih salah satu komponen resiko
audit yang langsung berhubungan dan berikan penjelasan singkat mengapa komponen
resiko itu dipilih.
Komponen resiko audit, terdiri dari:
- Resiko perikatan / penugasan (ER)
Hal 8 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
- Resiko pengendalian (CR)
- Resiko deteksi (DR)
- Resiko bawaan (IR)
No

Ilustrasi

Klien gagal menemukan kecurangan karyawan secara tepat


waktu karena rekening bank tidak direkonsiliasi setiap bulan
Kas lebih rentan terhadap pencuriaan dibandingkan persediaan
batubara
Konfirmasi piutang oleh auditor gagal mendeteksi salah saji
material
Terjadi pengambilan uang tanpa persetujuan yang layak
Tidak terdapat pemisahan tugas yang cukup
Dihilangkannya prosedur substantive yang diperlukan
Piutang wesel rentan terhadap salah saji material dengan asumsi
tidak terdapat pengendalian internal yang relevan
Perkembangan teknologi membuat produk utama menjadi
ketinggalan zaman
Auditor mematuhi standar yang berlaku umum pada suatu
penugasan audit tetapi pemegang saham menuntut auditor
karena menerbitkan laporan keuangan yang menyesatkan
Perusahaan XYZ, klien, kekurangan modal kerja untuk
meneruskan kegiatan operasi.

2
3
4
5
6
7
8
9
10

IV.BAHAN
AUDIT

BUKTI

Komponen Resiko Audit &


Penjelasan Singkat

DAN

DOKUMENTASI

SOAL XII
Dalam prakteknya seorang auditor lebih sering mengandalkan bukti yang bersifat
mengarahkan atau persuasive evidence daripada bukti yang bersifat menyakinkan
atau convincing evidence dalam membentuk pendapat atas laporan keuangan
perusahaan yang mereka audit.
Pertanyaan:
a. Jelaskan kenapa pada prakteknya seorang auditor lebih sering mengandalkan
bukti yang bersifat mengarahkan atau persuasive evidence daripada bukti
yang bersifat menyakinkan atau convincing evidence dalam membentuk
pendapat atas laporan keuangan perusahaan yang mereka audit !
Hal 9 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
b. Berikan 4 (empat) contoh mengenai jumlah dan informasi yang seringkali di
konfirmasikan oleh auditor.

SOAL XIII
Dalam melakukan suatu audit, seorang auditor harus dapat mengumpulkan semua bukti
bukti yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk memberikan suatu opini
audit.
Diminta:
a. Jelaskan cara cara memperoleh bahan bukti audit tersebut !
b. Jelaskan dan klasifikasikan bukti bukti audit tersebut berdasarkan tingkat
keakuratan dan keandalannya !

SOAL XIV
Kamu selaku eksternal auditor dari KAP Verawaty Sofian & Suhardjo (VSS) diminta
untuk melakukan general audit pada PT Cape De (Cahaya Perdana Delima) untuk tahun
buku 2009.
PERSEDIAAN
Pemeriksaan fisik (Stock Opname) persediaan dilakukan pada tanggal 14 & 15 Februari
2010 yang dilakukan di 5 gudang di wilayah yang berbeda (5 gudang ini mewakili 80%
dari total persediaan yang dimiliki oleh perusahaan).
Total persediaan PT Cape De per 31/12/09 sebesar Rp 12.000.000.000 (Dua Belas Milyar
Rupiah) dan Total Laba Sebelum Pajak sebesar Rp 6.000.000.000 (Enam Milyar Rupiah).
Adapun dari hasil pemeriksaan atas persediaan ditemukan hal hal antara lain:
A1.Metode persediaan yang digunakan adalah metode LIFO. (perekonomian di
Indonesia sedang mengalami inflasi).
A2.Hasil stock opname dengan saldo pembukuan terdapat selisih kurang sebesar Rp
750.000.000.
A3.Barang yang mendekati masa expired sebesar Rp 500.000.000.
MODAL
Hal 10 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
Selama tahun 2009, adanya penambahan modal disetor sebesar Rp 10.000.000.000
sehingga total modal disetor per 31 Desember 2009 menjadi sebesar Rp 20.000.000.000.
Adapun dari hasil pemeriksaan atas modal ditemukan hal hal antara lain:
B1.Tidak adanya dana masuk di Rekening Koran Perusahaan karena tambahan modal
tersebut berupa tambahan nilai aktiva tetap tanah yang dibeli oleh perusahaan
tanggal 20 Juli 2009 sebesar Rp 10.000.000.000 tetapi sertifikat tanah belum atas
nama perusahaan sampai dengan tanggal 31 Desember 2009 karena masih dalam
proses pengurusan di BPN.
B2.Konfirmasi modal yang dikirimkan kepada Tn Jason Matthew Suhardjo belum
diterima oleh auditor padahal laporan auditor independent sudah akan diterbitkan.
PERTANYAAN:
1. Tindakan apa yang harus dilakukan oleh auditor atas temuan temuan yang
terjadi di atas?. (point A1 sampai B2). Jelaskan!
2. Apakah pemeriksaan fisik atas persediaan ini harus selalu dilakukan dalam setiap
penugasan audit?. (Pemeriksaan fisik adalah salah satu prosedur yang penting
dalam memeriksa akun persediaan). Jelaskan!
3. Mengapa prosedur mendapatkan bahan bukti, seperti: pemeriksaan fisik dan
konfirmasi adalah salah satu prosedur audit yang mahal biayanya dan lama waktu
pelaksanaannya?. Jelaskan!
INFORMASI TAMBAHAN:
PT Cape De adalah perusahaan yang berdiri sejak 23 April 1978 dengan modal dasar
sebesar Rp 20.000.000.000 dengan kepemilikan saham dimiliki oleh 2 pemegang saham,
yaitu:
Tn Jason Matthew Suhardjo sebesar

75 % (Direktur Utama)

Tn Darren Nathaniel Suhardjo sebesar

25% (Komisaris)

Perusahaan berpusat di Jakarta dan bergerak di bidang manufaktur farmasi. Perusahaan


memiliki gudang persediaan yang tersebar di 10 wilayah Indonesia.

Hal 11 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri

V.

PERENCANAAN DAN JENIS PENGUJIAN


AUDIT

SOAL XV
a. Sebutkan prosedur yang umum dilakukan untuk masing masing audit test
berikut ini:
Bentuk Audit Test
Risk Assesement Procedures
Test of Control
Substantive Procedures

Prosedur Yang Dilakukan

b. Berdasarkan tingkatan audit testing, audit test dimulai dengan Test of Control
dan Substantive Analytical Procedures karena akan lebih efektif dan efisien.
Jelaskan alasannya !

SOAL XVI
Pada saat menyiapkan rencana audit maka beberapa langkah-langkah yang perlu
dilakukan oleh auditor antara lain adalah : (a) akses kemungkinan diperlukannya tenaga
ahli pada saat melaksanakan audit, (b) akses kemungkinan dilakukannya tindakan ilegal
oleh klien, (c) identifikasi pihak-pihak yang memiliki hubungan istimewa dengan
perusahaan, (d) lakukan prosedur analitis (analytical procedures) awal dan (e)
pertimbangkan untuk memberikan jasa tambahan yang dapat memberikan nilai tambah
bagi klien.
Diminta:

Hal 12 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
1. Jelaskan apa yang dimaksudkan dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan
istimewa dengan klien dan berikan contohnya !
2. Jelaskan apa yang dimaksudkan dengan prosedur analitis dan berikan contoh serta
kegunaaan dilaksanakannya prosedur analitis (analytical procedures) tersebut !
3. Apakah terdapat perbedaan antara Substantive Analytical Procedures dengan
Analytical Procedures ? Jelaskan jawaban saudara !

VI. PENGENDALIAN

INTERNAL

DALAM

AUDIT LAPORAN KEUANGAN


SOAL XVII
Kamu selaku eksternal auditor dari PT Duta Pratama Kasih (PT DPK) diminta untuk
melakukan pengujian atas sistem pengendalian internal dari PT DPK.
SEBAGAI INFORMASI TAMBAHAN:
PT DPK adalah sebuah perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta. Perusahaan bergerak
di bidang developer apartemen dan berdiri sejak tahun 2003.
Adapun temuan temuan atas pengujian atas sistem pengendalian internal PT DPK dapat
dijelaskan sebagai berikut:
DEPARTEMEN KEUANGAN DAN AKUNTANSI
1. Perusahaan mempunyai beberapa jenis kas, seperti: kas kecil, kas pembelian, kas
proyek, kas dalam mata uang asing dengan menggunakan sistem dana
mengambang (fluctuating fund system).
2. Kasir yang juga merangkap sebagai bagian akuntansi tidak melakukan pencatatan
atas penerimaan dan pengeluaran uang pada buku kas tetapi langsung dicatat di
buku besar.

Hal 13 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
3. Manager keuangan tidak pernah melakukan prosedur cash opname atas dana
tunai yang dipegang oleh kasir. Beliau hanya melakukan pengecekan atas
dokumen dokumen pengeluaran uang yang telah terjadi setiap minggunya.
4. Adanya banyak kas bon yang memiliki jangka waktu lebih dari 1 bulan
disebabkan kesulitan dari bagian keuangan untuk melengkapi data data
pendukungnya dari departemen lain.
5. Semua pembayaran di atas Rp 500.000 menggunakan Cek / Bilyet Giro (BG)
tetapi tidak adanya approval limit sehingga semua pengeluaran harus
ditandatangani oleh direktur utama (selaku pemilik perusahaan).
DEPARTEMEN PEMBELIAN
6. Setiap Permintaan Barang (PB) yang dibuat oleh masing masing departemen
mencantumkan jenis, jumlah dan harga barang serta tidak dibuatkan dokumen
Purchase Order (PO).
7. Tidak adanya manager pembelian sehingga staf pembelian berada di bawah
tanggung jawab manager keuangan. Dalam hal ini, manager keuangan yang
melakukan negoisasi langsung terhadap harga barang kepada pemasok.
DEPARTEMEN PENJUALAN
8. Harga penjualan dan cara pembayaran dari pembeli tentukan oleh manager
penjualan tanpa perlu adanya persetujuan dari manager departemen lain.
9. Komisi / bonus untuk bagian penjualan dibagikan full / penuh pada saat
pembayaran pembeli sudah mencapai 30%.
10. Uang reserved (pesanan) untuk pembeli yang batal membeli apartemen
dikembalikan melalui marketing yang bersangkutan.
PERTANYAAN:

Hal 14 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
Menurut pendapatmu selaku eksternal auditor, apakah adanya kelemahan dalam
pengendalian internal pada PT DPK untuk masing masing point di atas (nomor 1 10)
dan tindakan / rekomendasi apa yang akan diambil atas kasus di atas!

SOAL XVIII
Anda adalah seorang auditor yang ditugaskan melakukan pemahaman pengendalian
intern (internal control) klien Anda, yaitu toko kue Enak. Berikut adalah informasi
tentang toko kue yang telah diperoleh.
1. Toko kue Enak dimilki oleh Pak Rudy, seorang mantan koki pada hotel terkenal.
Toko menjual berbagai kue sebanyak 50 jenis dengan harga antara Rp5.000 s.d.
Rp200.000 per buah;
2. Roti dan kue tersebut diletakkan pada rak-rak etalase kaca yang dijaga oleh dua orang
petugas. Beberapa kue tertentu yang mudah meleleh diletakkan pada rak khusus
berependingin udara,
3. Pembeli dapat langsung melihat kue pada etalase kaca dan menunjuk pada kue yang
dikehendaki dan kemudian kue tersebut diambilkan oleh petugas;
4. Setelah memperoleh kue yang dikehendaki, pembeli membayar di kasir dan
memperoleh struk pembayaran.
5. Terdapat 1 rak etalase kue tanpa pendingin dan 1 rak etalase kue berpendingin yang
dijaga oleh dua orang petugas tiap hari. Di samping itu terdapat 1 orang kasir, 1 orang
sekuriti, dan 2 orang petugas gudang. Mereka bekerja antara jam 7 hingga jam 14 dan
kemudian digantikan oleh kelompok shift kedua yang bekerja antara jam 14 hingga
jam 22. Toko bunga selama 7 hari seminggu.
6. Dalam gudang terdapat 3 rak kue dan 21 rak berpendingin untuk menyimpan kue
yang diterima dari pemasok. Tiap hari rata-rata 50 potong kue diterima dari pemasok
dan 20 s.d. 35 potong kue keluar dari gudang untuk diletakkan pada rak etalase.
Hal 15 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
Petugas gudang membuat catatan atas kue yang masuk dan kue yang keluar dari
gudang.
7. Kue dipasok oleh beberapa pembuat kue terdaftar yang telah diuji kualitasnya oleh
Pak Rudy. Tiap hari ada seorang petugas yang mengecek persediaan agar tidak terjadi
kekurangan stok persediaan.
8. Pembayaran dari pembeli dicatat dalam computer yang telah dilengkapi dengan
aplikasi penjualan yang mencatat data seluruh penjualan dan penerimaan kas.
Aplikasi tersebut juga menghasilkan struk pembayaran yang diberikan kepada
pembeli.
9. Tiap akhir shift, kasir menyerahkan uang hasil penjualan kepada James, putra Pak
Rudy, yang diserahi tugas sebagai bendaharawan sekaligus sebagai petugas akuntansi.
Setelah menerima pembayaran dari kasir, James kemudain menyetorkan uang hasil
penjualan ke rekening atas nama Pak Rudy dan mencatat hasil penjualan pada
aplikasi akuntansi yang telah digunakan selama 5 tahun. James membuat laporan
keuangan Toko tiap akhir bulan dan menyampaikannya kepada Pak Rudy.
10. Pak Rudy sangat mempercayai para pegawainya dan mereka umunya telah bekerja
pada Toko Enak lebih dari 5 tahun. Tiap akhir pekan, Pak Rudy berkunjung ke
Toko dan mengecek segala sesuatu yang dianggapnya belum bekerja dengan baik.
Beliau juga sering berbincang dengan para pembeli untuk mendengar keluhan mereka
dan tidak segan-segan melayani sendiri.
INSTRUKSI :
Berdasarkan informasi di atas, identifikasi (1) unsur-unsur pengendalian intern yang ada
(2) beserta penerapannya pada toko kue Enak, dan (3) masalah atau kesalahan yang
dapat dicegah dengan pengendalian tersebut
Petunjuk : buatlah jawaban anda dalam bentuk tabel berikut.
No.

Unsur Pengendalian Intern

Penerapan pada Toko


Enak

Masalah atau Kesalahan


yang Dapat Dicegah

Hal 16 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri

SOAL XIX
Pengendalian internal didesain dan dipengaruhi oleh board director perusahaan,
manajemen perusahaan dan segala pihak yang terkait. Pengendalian internal didesain
untuk memberikan jaminan kepastian mengenai pencapaian tujuan perusahaan dalam
kategori sebagai berikut : (1) keandalan laporan keuangan, (2) efektifitas dan efisiensi
operasi perusahaan dan (3) ketaatan perusahaan pada peraturan hukum serta aturan yang
telah ditetapkan.
Pertanyaan:
a. Sebutkan elemen-elemen dari pengendalian internal !
b. Menurut pendapat anda elemen pengendalian internal yang mana yang paling
penting dan menaungi seluruh elemen yang lain ? Jelaskan jawaban saudara !
c. Jelaskan keterbatasan dari pengendalian internal !

BAHAN

UNTUK UAS

VII.AUDIT PENGENDALIAN INTERNAL ATAS


PELAPORAN

KEUANGAN

DALAM

KAITANNYA DENGAN AUDIT LAPORAN


KEUANGAN
SOAL XX
Pada saat akan melihat apakah Internal Control Over Financial Reporting Efektif atau
tidak maka seorang Auditor perlu memastikan terlebih dahulu faktor-faktor apakah yang
Hal 17 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
menyebabkan Control Deficiency dan menentukan seberapa besar kerusakan yang
terjadi.
Pertanyaan:
a. Jelaskan apa yang dimaksudkan dengan Control Deficiency! Kapankah Control
Deficiency tersebut timbul?
b. Apakah perbedaan antara Material Weakness dengan Significant Deficiency?
Jawaban saudara harus dimulai dari pengertian Material Weakness dan
Significant Deficiency!

VIII. SAMPLING AUDIT


SOAL XXI
Pada saat akan melakukan sampling di perkiraan piutang dagang untuk audit atas laporan
keuangan PT ERA SUKSES Tahun 2009, Maghfira Syawfitri, SE., Ak., M.Si., CPA.,
BKP., CFA mengambil keputusan bahwa seluruh piutang dagang yang bersaldo sama
dengan dan diatas Rp. 250.000.000,- tidak akan diambil sampling tetapi akan diaudit
seluruhnya dan piutang dagang yang akan diambil sampling adalah piutang dagang yang
bersaldo dibawah 250.000.000,Pertanyaan:
a. Apakah keputusan yang diambil Maghfira Syawfitri, SE., Ak., M.Si., CPA., BKP.,
CFA dalam rangka menerapkan teknik sampling seperti diatas diperbolehkan oleh
Generally Accepted Auditing Standard? Berikan alasan yang tepat atas jawaban
saudara!
b. Apakah yang dimaksudkan dengan Sampling Risk? Dalam kaitannya dengan
sampling risk tersebut saudara juga harus menjelaskan Error Type I dan Error Type II!
c. Jelaskan Apa yang dimaksudkan dengan Monetery Unit Sampling (MUS)!
d. Jelaskan perbedaan Tolerable Misstatement dengan Upper Misstatement Limit!
e. Jelaskan faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan ukuran sampel
(sample size) dan bagaiman pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap ukuran sampel!
Hal 18 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri

SOAL XXII
Anda sedang ditugaskan melakukan audit atas laporan keuangan PT Usaha Sukses
(klien). Pada saat mengaudit akun piutang usaha, sebagai senior auditor incharge, saudara
diminta untuk melakukan sampling non statistik. Saldo piutang usaha yang tercantum di
neraca klien per tanggal 31 Desember 2010 adalah sebesar Rp 220.000.000. Saldo
piutang tersebut untuk 150 akun. Piutang usaha yang ada di neraca PT Usaha Sukses
dapat dikelompokkan sebagai berikut:
Jumlah dan Tingkatan Nilai Piutang Usaha

Nilai Piutang Usaha

10 akun > Rp 2.000.000

Rp 30.000.000

30 akun > Rp

200.000

Rp 120.000.000

110 akun < Rp

200.000

Rp 70.000.000

Dalam menghitung sample (sample size), saudara sudah menetapkan hal hal berikut ini:
a.

Tolerable missatatement (salah saji yang dapat diterima) sebesar Rp 6.000.000 dan
Expected missatatement (salah saji yang dapat diperkirakan) sebesar Rp 2.400.000.

b.

Assurance factor 1,2.

c.

Sampling dilakukan untuk piutang usaha dengan tingkatan nilai < Rp 2.000.000.

Setelah melakukan prosedur audit, saudara menemukan salah saji (missatatement)


sebagai berikut:
Tingkatan Nilai

Nilai Piutang Usaha Nilai Buku Sampel

Nilai Audit Sampel

> Rp 2.000.000

Rp 30.000.000

Rp 30.000.000

Rp 29.860.000

> Rp

200.000

Rp 120.000.000

Rp 36.400.000

Rp 35.790.000

< Rp

200.000

Rp 70.000.000

Rp 2.800.000

Rp 2.738.000

DIMINTA:
1. Hitung sample size (Jumlah Sample) untuk diuji.
2. Hitung projected missatatement (Proyeksi Salah Saji) dan buat kesimpulan untuk
hasil audit atas piutang usaha tersebut di atas.

Hal 19 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri

IX. AUDIT PROSES PENDAPATAN


SOAL XXIII
Jelaskan beberapa hal terkait dengan Revenue Process sebagai berikut :
a. Jelaskan nama akun dan dokumen transaksi yang berhubungan dengan
pemeriksaan atas revenue process ?
b. Jelaskan beberapa kondisi / hal yang menyebabkan salah saji (misstatements) atas
pengakuan pendapatan (recognition of revenue process) ?
c. Jelaskan beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya fraud atas
disbursement cash ?

SOAL XXIV
Dalam penugasan audit atas laporan keuangan PT Global Makmur (Perusahaan) untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009, anda diminta untuk mengaudit
akun piutang usaha. Periode kredit yang diperbolehkan untuk masing-masing pelanggan
adalah 60 hari. Prosedur audit yang anda lakukan, antara lain, konfirmasi dan analisa
kecukupan penyisihan piutang tak tertagih. Berikut adalah Daftar Umur Piutang Usaha
(Aged Accounts Receivable Trial Balance) yang anda peroleh dari bagian akunting :
PT Global Makmur
Daftar Umur Piutang Usaha
31 Desember 2009
(Dalam Ribuan Rupiah)
Pelanggan

Belum
Jatuh Tempo

>30 hari

Jatuh Tempo
>60 hari

>90 hari

Abadi Sanjaya

Saldo
Piutang
Usaha
15.600

4.200

11.400

Buana Putra
Citra Utama
Dian Jaya
Elok Baru
Jumlah

8.300
21.000
6.500
10.600
62.000

2.000
3.800
7.300
17.300

1.200
2.700
15.300

5.100
16.100
3.300
24.500

4.900
4.900

Berikut adalah temuan audit anda:


Hal 20 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
1. Menurut jawaban konfirmasi dari Abadi Sanjaya saldo hutang kepada Perusahaan
adalah Rp 12.600. Hal ini disebabkan adanya penerimaan barang pada tanggal 30
Desember 2009 yang baru diterima fakturnya pada tanggal 5 Januari 2010.
2. Menurut jawaban konfirmasi dari Elok Baru saldo hutang kepada Perusahaan
adalah Rp 10.500. Perusahaan salah mencatat saldo piutang kepada Elok Baru.
3. Tidak ada jawaban konfirmasi dari Citra Utama, walaupun telah dikirim
konfirmasi kedua.
4. Menurut jawaban konfirmasi dari Buana Putra saldo hutang kepada Perusahaan
adalah Rp 7.300, karena terdapat retur penjualan yang belum dicatat oleh
Perusahaan.
Diminta:
1. Untuk masing - masing temuan di atas, buatlah jurnal penyesuaian yang
diperlukan.
2. Sebutkan prosedur audit alternatif untuk konfirmasi yang tidak dijawab.
3. Penyisihan piutang tak tertagih menurut Perusahaan sebesar Rp 4.470 pada
tanggal 31 Desember 2009. Kemudian diketahui Citra Utama telah dinyatakan
pailit pada tanggal 20 Januari 2010. Apa yang harus anda lakukan atas informasi
tersebut?

SOAL XXV
Kamu sebagai auditor dari KAP Kurniawan, Santoso & Rekan ditugaskan untuk
mengaudit akun Penjualan dan Penerimaan Kas atas laporan keuangan PT Putri Ayu
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009. PT Putri Ayu menjual produk
- produk kosmetik berdasarkan pesanan melalui internet dan pameran di berbagai tempat.
Persyaratan penjualan adalah FOB shipping point dan barang akan dikirim kepada
konsumen apabila pembayaran telah diterima.
Beberapa kondisi proses Penjualan dan Penerimaan Kas di PT Putri Ayu yang kamu
temukan adalah sebagai berikut :

Hal 21 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
1. Bagian Penjualan bisa menghubungi konsumen yang belum membayar dan menerima
langsung pembayaran dari konsumen tersebut.
2. Bagian Pengiriman mendistribusikan Bukti Pengiriman Barang kepada Bagian
Akunting pada setiap akhir minggu.
3. Ditemukan pengiriman barang yang belum ada pembayaran dari konsumen, tetapi ada
persetujuan dari Direktur Keuangan.
4. Bagian Akunting mencatat penjualan bersasarkan Faktur Penjualan yang diterima dari
Bagian Penjualan, sedangkan Bukti Pengiriman Barang diterima pada setiap akhir
minggu.
Berdasarkan prosedur substantive test untuk akun Piutang Usaha, kamu juga menemukan
kondisi-kondisi berikut ini :
1. Dalam Daftar Umur Piutang, terdapat piutang dari beberapa konsumen dengan
jumlah Rp 38.500.000 yang telah jatuh tempo lebih dari 60 hari.

Tidak ada

persetujuan pemberian kredit dari Direktur Keuangan. Metode yang digunakan untuk
mencatat piutang tak tertagih adalah metode penyisihan.
2. Jawaban konfirmasi piutang dari konsumen yang bernama Rahmawati menunjukkan
saldo lebih kecil Rp 950.000 dari saldo sub ledger PT Putri Ayu. Jumlah tersebut
adalah untuk Faktur Penjualan yang baru diterima oleh Rahmawati pada tanggal 3
Januari 2010.
Diminta:
a. Sebutkan Test of Control yang harus dilakukan untuk menguji asersi Keterjadian
(Occurrence) dan Kelengkapan (Completeness) dalam audit atas Proses Penjualan.
b. Sehubungan dengan proses penjualan dan penerimaan kas di PT Putri Ayu tersebut,
berikan analisa terhadap masing-masing kondisi yang ditemukan pada butir 1 4 di
atas!.
c. Buat Ayat Jurnal Penyesuaian (Adjusting Journal Entry) yang diperlukan untuk
masing-masing temuan dalam substantive test untuk akun Piutang Usaha. Bila tidak
perlu AJE sebutkan alasannya!.

Hal 22 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri

SOAL XXVI
Kantor Akuntan Publik (KAP) Jason, Matthew, Darren, Nathaniel dan Suhardjo
(JMDNS) diminta unutk melakukan penugasan audit atas siklus pendapatan dan
penagihan pada PT Andalan Logam Hamparan (A Lo Ha) untuk tahun buku
2010.
PT ALoHa adalah PKP, merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang
produksi Logam Besi & Baja yang berdiri sejak tahun 1990. PT ALoHa berlokasi di kota
Palembang.
Adapun kesimpulan atas kondisi dari siklus pendapatan dan penagihan pada PT
ALoHa, antara lain:
1. Pada saat dilakukan prosedur Test Understatement Sales ditemukan adanya
beberapa penjualan yang dilakukan perusahaan tanpa adanya dokumen
pendukung yang lengkap, seperti: tidak dibuatkan faktur pajak sebesar Rp
600.000.000 sehingga tidak dilaporkan PPN nya oleh PT ALoHa.
2. Pada saat dilakukan prosedur Test Of Cut Off Sales ditemukan adanya
pendapatan tanggal 28 31 Desember 2010 yang telah terbit Surat Jalan nya yang
baru dicatat pada tahun 2011 sebesar Rp 900.000.000 (belum termasuk PPN 10%)
disebabkan barang masih dalam perjalanan ke gudang customer per 31/12/10.
3. Adanya saldo piutang usaha - impor (USD) yang masih outstanding per 31/12/10
sebesar USD 321.000 kepada customer Culley & Culley, Pte, Ltd, dimana di
neraca di catat sebesar Rp 2.889.000.000 (berdasarkan nilai transaksi per
15/12/10: Rp 9.000 / 1 USD).
4. Adanya konfirmasi piutang usaha yang dikirimkan oleh auditor atas customer
lokal atas nama PT Tolong Minggir Sedikit (PT To Ming Se) senilai Rp
2.750.000.000 (nilainya 10% dari total outstanding piutang usaha lokal per
31/12/00) tidak kembali kemudian piutang usaha tersebut belum dilunasi pada
saat dilakukan prosedur subsequent collection per 25/03/11, padahal piutang
usaha tersebut sudah jatuh tempo pada tanggal 20/01/11.
Hal 23 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
INFORMASI TAMBAHAN:
Kurs tengah BI per 31/12/10: Rp 8.991 / 1 USD.
Pencatatan pembukuan PT ALoHa menggunakan metode accrual.
Saldo laba sebelum pajak 2010: Rp 16.000.000.000.
PERTANYAAN:
I. Jelaskan hal hal apa yang akan harus dilakukan terhadap kasus - kasus di atas!
(ada 4 jawaban), misalnya apakah perlu dilakukan Adjustment, Management
Letter, dll?
II.

Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang istilah audit:


a. Test Understatement Sales
b. Test of Cut Off Sales
c. Konfirmasi serta apa pula perbedaan antara konfirmasi AR & AP!

III. Substantive test apa yang diharapkan dapat ditemukan dari Kertas Kerja
Pemeriksaan (KKP) yang dapat menjelaskan mengenai asersi manajemen tentang
Kelengkapan dan Keberadaan dalam kaitannya dengan pemeriksaan atas siklus
penjualan dan penagihan ini? Jelaskan?

SOAL XXVII
Kamu selaku akuntan dari KAP Jason, Darren & Suhardjo dan Rekan (KAP JDS) diminta
untuk melakukan pemeriksaan audit atas siklus pendapatan dan penerimaan dari PT
Lembar Bayangan (PT Le Bay) untuk tahun buku 2008, dimana ditemukan hal hal
antara lain:
a.

Setelah dilakukan prosedur pisah batas (cut off) atas siklus pendapatan
ditemukan adanya penjualan kredit berdasarkan invoice pada tanggal 26 31
Desember 2008 yang dicatat pada tahun buku 2009 sebesar Rp 500 Juta
(belum termasuk PPN 10%) dengan alasan bahwa barang belum diterima oleh
konsumen.

Hal 24 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
b. Akuntan mendapatkan balasan setuju / sesuai dari konfirmasi piutang usaha
yang dikirim kepada PT Selalu Jaya sebesar Rp 200 Juta atas penjualan kredit
dengan invoice per tanggal 15 Oktober 2008. Tetapi sampai dengan dilakukan
prosedur subsequent collection per 14 Februari 2009 piutang usaha ini belum
dilunasi oleh PT Selalu Jaya kepada PT Le Bay. (jangka waktu kredit 15 hari).
Metode yang digunakan untuk piutang tidak tertagih adalah metode
penghapusan langsung.
c. Adanya banyak penjualan yang dilakukan di bawah harga modal (jual rugi)
dengan alasan barang barang tersebut telah mendekati masa expired date
sebesar Rp 100 Juta (belum termasuk PPN 10%) serta tidak pula dibuatkan
faktur pajaknya karena penjualan banyak dilakukan kepada perusahaan
affiliasi.
INFORMASI TAMBAHAN DARI PT Le Bay TAHUN BUKU 2008:
PT Le Bay adalah perusahaan dagang furniture yang berdiri sejak 23 April 1978 di
Jakarta, adapun data data yang lainnya sebagai berikut:
Total Aktiva

: Rp

5 Milyar

Total Piutang Usaha : Rp

3 Milyar

Total Pendapatan

: Rp 10 Milyar

DIMINTA:
Jelaskan apa yang harus dilakukan oleh KAP JDS atas temuan temuan atas siklus
pendapatan dan penerimaan dari PT Le Bay per masing - masing kasus di atas? (Ada 3
jawaban), seperti: jurnal penyesuaian, dll.

SOAL XXVIII
Klien anda adalah PT Sentosa, sebuah perusahaan bergerak perdagangan barang barang
elektronik. Anda sedang mengaudit siklus penjualan dan penerimaan.
Anda diminta untuk memilih prosedur audit yang paling tepat dari daftar di bawah ini
untuk mencapai asersi manajemen dan tuliskan nomor yang ada pilih pada tabel yang ada
(1 prosedur audit dapat dipilih 1 kali, lebih dari 1 kali, ataupun tidak dipilih sama sekali).
Hal 25 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
Prosedur Audit:
1.

Review umur piutang dengan manager kredit.

2. Konfirmasi piutang.
3. Meninjau ulang retur penjualan setelah tanggal neraca untuk menentukan apakah
terdapat retur yang dapat dimasukkan dalam tahun berjalan.
4. Pemilihan sample untuk transaksi pendapatan dan penentuan bahwa transaksi tersebut
telah dimasukkan ke jurnal penjualan dan buku besar pembantu piutang.
5. Uji sample dokumen pengiriman untuk menentukan apakah masing masing
dokumen mempunyai nomor faktur penjualan.
6. Uji contoh pesanan pelanggan untuk melihat apakah masing masing dilengkapi
dengan otorisasi kredit.
7. Uji faktur salinan penjualan untuk kiriman penjualan konsiyansi dan pengiriman lain
dimana hak milik telah diserahkan.
8. Melaksanakan prosedur alternatif untuk konfirmasi yang tidak direspon.
9. Memeriksa secara sample faktur penjualan untuk diklasifikasikan atas akun
pendapatan.
10. Uji kewajaran penyisihan piutang tidak tertagih.
Asersi Manajemen
- Hak dan kewajiban
- Kelengkapan
- Penilaian dan alokasi
- Keberadaan
- Otorisasi dan Akurasi
- Cut off
- Klasifikasi

X.

Prosedur Audit

AUDIT PROSES PEMBELIAN

SOAL XXIX
Suatu pembelian kredit selalu berhubungan dengan hutang usaha. Salah satu

prosedur

audit untuk melakukan pemeriksaan terhadap akun hutang usaha adalah konfirmasi.
Hal 26 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
a.1. Jelaskan jenis konfirmasi apa yang perlu dilakukan untuk pemeriksaan
terhadap akun ini?
a.2. Jelaskan apakah adanya perbedaan dengan konfirmasi pada piutang usaha?
b. Bagaimana cara yang harus dilakukan oleh akuntan untuk melakukan
prosedur dan pengujian pengendalian untuk mencapai asersi otorisasi dan
kelengkapan pada proses transaksi pembelian? Jelaskan!

SOAL XXX
Kantor Akuntan Publik (KAP) Jason, Darren dan Rekan (JDR) diminta unutk
melakukan penugasan audit atas siklus pembelian pada PT Pancaran Kreasi
Indonesia (PKI) untuk tahun buku 2006 dan 2007.
PT PKI adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi sapi
potong yang berdiri sejak tahun 1990. Kantor pusat terdapat di kota Palembang
sedangkan pabriknya terletak di daerah Kuala Enok (lokasi di tengah laut, +/- 25 km dari
kota Kuala Tungkal, Jambi). Adapun bahan baku (sapi hidup) dibeli dari lokal maupun
diimpor dari Australia.
Adapun kesimpulan umum atas kondisi dari siklus pembelian PT PKI, antara lain:
1. Untuk pembelian lokal dan impor dilakukan oleh 1 orang. Selain itu, yang
bersangkutan juga melakukan penerimaan atas semua barang yang masuk dengan
membuat dokumen Bukti Penerimaan Barang (BPB).
2. Dokumen pembelian hanya menggunakan dokumen PB (Permintaan Barang)
tanpa adanya nomor urut, mencantumkan harga barang serta hanya ditandatangani
oleh manager pembelian (tanpa adanya dokumen PO (Purchase Order)).
3. Bagian akuntansi merangkap juga sebagai bagian keuangan melakukan pencatatan
persediaan masuk dan keluar di buku persediaan dan melakukan pemeriksaan
fisik atas persediaan setiap 3 bulan sekali.
4. Bahan baku yang dibeli 75 % dari impor dan penjualan 90% ke lokal. Sistem
persediaan menggunakan metode LIFO.
Hal 27 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
5. Terhadap bahan baku yang dibutuhkan untuk diproduksi dilakukan permintaan
pembelian barang tersebut oleh manager produksi dilakukan secara lisan (melalui
telepon) kepada manager pembelian.
DITANYA:
I. Berikan hasil analisa terhadap kondisi siklus pembelian di atas (point A1 sd point
A5) serta apakah perlu diberikan Management Letter (ML) oleh KAP JDR atas
kondisi di atas? Jelaskan!.
Serta apakah Management Letter (ML) itu? Dan apakah adanya perbedaan
dengan Client Representation Letter (CRL)?. Jelaskan!
II. Opini audit apa yang dapat diberikan oleh akuntan (KAP JDR) apabila:
a.Klien (PT KPI) tidak memberikan tanggapan sama sekali atas ML yang
diberikan oleh akuntan tersebut?.
b.Apabila konfirmasi yang dilakukan oleh akuntan atas hutang usaha (pembelian
kredit) hanya cukup mewakili 40 % dari total hutang usaha serta tidak adanya
prosedur audit alternatif yang lainnya?.
III.Substantive test apa yang diharapkan dapat ditemukan dari Kertas Kerja
Pemeriksaan (KKP) yang dapat menjelaskan mengenai asersi manajemen tentang
Kelengkapan dan Keberadaan dalam kaitannya dengan pemeriksaan atas siklus
pembelian ini? Jelaskan?
IV. Apabila dilakukan prosedur pisah batas (cut off) ditemukan hal hal sebagai
berikut:
a. Harga jual 1000 ekor sapi hidup tanggal 3 Januari 2008 lebih rendah @ Rp
800.000 / ekor daripada harga persediaan akhir 31 Desember 2007.
b.

Adanya selisih kurang atas pemeriksaan fisik per 31 Desember 2007


sebanyak 7000 kg daging @ Rp 60.000 dan tidak diketahui penyebabnya.

Apakah perlu dilakukan koreksi atas temuan temuan di atas dan bagaimana Ayat
Jurnal Penyesuaian (AJP) atas temuan temuan di atas?
(Total Persediaan PT PKI per 31/12/07 sebesar Rp 8 Milyar)
Hal 28 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri

SOAL XXXI
A.

Anda ditugaskan untuk menguji siklus pembelian dari Toko Kue Bread Walk
milik Bapak Donnie. Berikut adalah beberapa informasi yang dapat anda
peroleh.
a.

Persediaan kue diletakkan dalam beberapa lemari kaca dalam dapur Toko.

b.

Pencatatan atas barang masuk dan keluar tidak ada.

c.

Pemesanan kue kepada pemasok dapat dilakukan oleh semua


petugas toko.

d.

Kue dapat dipesan kepada seluruh pemasok di Jakarta.

e.

Pesanan kue yang datang langsung dimasukkan dalam lemari


tanpa adanya pemeriksaan lebih lanjut.

f.

Tagihan berupa faktur dari pemasok kemudian diserahkan


kepada pemilik toko untuk dimintakan pembayarannya.

g.

Pembayaran kepada pemasok melalui transfer bank yang


ditandatangani oleh pemilik toko. Slip transfer diserahkan kepada petugas
akuntansi untuk dibukukan.

Instruksi:
Berdasarkan informasi tersebut diatas, jelaskan:
1. Kelemahan dalam pengendalian intern Toko Kue Bread Walk
2. Kesalahan yang dapat timbul dari kelemahan tersebut.
Buatlah dalam format berikut ini:
No

Kelemahan Pengendalian Intern

Kesalahan Yang Dapat Timbul

B. Jelaskan apakah fungsi fungsi berikut perlu dipisahkan dalam siklus pembelian.
Kesalahan apakah yang dapat dicegah dengan pemisahan tugas tersebut?
Hal 29 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Kumpulan Soal - Soal Auditing 1


Oleh: Ferry Suhardjo, SE, MM
Untuk kalangan sendiri
a. Pengguna barang / jasa dan pembelian.
b. Pembelian dan penerima barang.
c. Penerima vendors invoice dan pencatat account payable.
d. Pembayaran dan pencatat account payable.

SOAL XXXII
Klien anda adalah PT Bermuda International, sebuah perusahaan bergerak sebagai
distributor alat alat kesehatan. Anda sedang mengaudit siklus pembelian dan
pembayaran.
Anda diminta untuk memilih prosedur audit yang paling tepat dari daftar di bawah ini
untuk mencapai asersi manajemen dan tuliskan nomor yang ada pilih pada tabel yang
ada (1 prosedur audit dapat dipilih 1 kali, lebih dari 1 kali, ataupun tidak dipilih sama
sekali).
Prosedur Audit:
1. Membandingkan jumlah yang terpilih sebagai sample dari daftar hutang dengan
faktur pembelian dan dokumen pendukun lainnya.
2. Menelaah draft laporan keuangan.
3. Menemukan hutang yang belum dicatat.
4. Pilih sample dari dokumen penerimaan barang untuk beberapa hari sebelum dan
sesudah akhir tahun.
5. Konfirmasi hutang.
6. Memperoleh daftar hutang dan mencocokkan jumlah total hutang ke laporan buku
besar.
Asersi Manajemen
- Valuation
- Completeness
- Cut off
- Accuracy
- Occurrence

Prosedur Audit

Hal 30 dari 30
Dilarang memperbanyak tanpa ijin dari penyusun. Hormatilah hak cipta seseorang maka kalian akan dihormati juga
oleh orang lain.

Anda mungkin juga menyukai