Anda di halaman 1dari 2

Jl. Raden Gilap No.

8
Cirebon
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
PENGERTIAN

TUJUAN
KEBIJAKAN

PROSEDUR

PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI


(APD)
No. Dokumen
No. Revisi
Halaman
1/1
Ditetapkan oleh,
Direktur R.S Jantung Hasna Medika
Tanggal Terbit

dr. Nurdin
Pemakaian APD adalah pemakaian peralatan guna melindungi
diri dari penularan penyakit dan kecelakaan akibat kerja dengan
alat-alat sebagai berikut : topi kerja (helmet), kaca mata
pelindung (google), penutup hidung (masker), baju kerja (dress),
sepatu (boot), penutup telinga (ears mof) dan sabuk pengaman
(hardness).
Agar petugas terlindungi dari kecelakaan kerja dan bahaya
penularan penyakit.
1. Surat Keputusan Direktur RS. Jantung Hasna Medika
Bagian Pemeliharaan Sarana.
2. Surat Keputusan Direktur RS> Jantung Hasna Medika
Tentang Kebijakan Pemakaian Alat Pelindung Diri.
1. Ambil APD yang dibutuhkan oleh petugas, yaitu :
- Petugas Pengolahan Air Limbah : APD terdiri dari
baju kerja, sarung tangan karet (putih/orange), masker
dan sepatu boot.
- Petugas Listrik : APD terdiri dari baju kerja, sepatu
kerja, sarung tangan kerja dan melakukan kegiatan
memanjat.
- Petugas Kendaraan / Montir : APD terdiri dari sarung
tangan, seragam baju kerja, sepatu kerja dan google.
- Petugas Bangunan Kayu : APD terdiri daribaju kerja,
sarung tangan kerja, helmet, sepatu kerja/boot dan
google semua lihat situasi dan kondisi.
- Petugas Generator : APD terdiri dari baju kerja, sepatu
kerja, sarung tangan kerja/karet dan sepatu kerja/ boot.
- Petugas Elektromedik : APD terdiri dari baju kerja,
sarung tangan kerja dan sepatu kerja.
2. Gunakan APD tersebut sesuai kebutuhan dan jenis pekerjaan
diatas.
3. Ambil perlengkapan kerja lainnya sesuai jenis tugas yang
akan dikerjakan.
4. Setelah selesai melakukan pekerjaan, APD dilepaskan dan
dibersihkan dan disimpan di tempat penyimpanan yang telah

di tentukan

UNIT TERKAIT

Bagian Pemeliharaan Sarana