Anda di halaman 1dari 20

PANDUAN PENYELENGGARAAN

AJANG KOMPETISI SENI DAN


OLAHRAGA MADRASAH (AKSIOMA)
MTs KABUPATEN CILACAP

KEMENTERIAN AGAMA
KELOMPOK KERJA MADRASAH TSANAWIYAH
KABUPATEN CILACAP
TAHUN 2016

KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahiem
Pendidikan Nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar
menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak
mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan
bertanggungjawab.
Salah satu faktor kunci untuk mengembangkan potensi peserta didik baik pada bidang
pengetahuan, teknologi, olahraga, seni, bahasa, dan kecakapan, hidup lainnya, perlu ada
upaya maksimal baik melalui proses pembelajaran yang bermutu maupun latihan-latihan
yang kontinue dan komprehensif.
Kelompok kerja Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Cilacap menyelenggarakan Ajang
Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) Tahun 2016 Tingkat Kabupaten
Cilacap diharapkan sebagai ajang mengembangkan potensi peserta didik pada bidang-bidang
tersebut, dan sebagai salah satu instrumen untuk mengukur kompetensi siswa dan mutu
madrasah.
Pedoman ini diharapkan dapat dijadikan panduan semua pihak agar kegiatan ini dapat
dilaksanakan secara jujur, transparan dan sportif, sehingga tujuan dilaksanakan Kompetisi
Madrasah ini

sesuai

dengan

tema

kegiatan

yaitu Kita Wujudkan Sportifitas,

Intelektualitas, Prestasi dan Kreatifitas Siswa Melalui Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga
Madrasah.
Akhirnya kami haturkan terima kasih atas perhatian, bantuan dan partisipasi semua
pihak, mudah-mudahan Kompetisi Madrasah tahun ini dapat berjalan dengan baik.

Cilacap,

Januri 2016

Ketua K3M MTs


Kabupaten Cilacap

Drs.H.M. Wahyudin Prasetyo, M.Pd.I


NIP. 196706041993031004

A. LATAR BELAKANG
Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah akan melaksankan Kegiatan Ajang
Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA). Kelompok Kerja Madrasah
Tsanawiyah akan melakukan berbagai usaha untuk meningkatkan kualitas madrasah,
khususnya dalam pengembangan pengetahuan, keterampilan (skill) dan sikap mental
serta jasmani. Ajang Kompetensi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) tingkat
Kabupaten Cilacap tahun 2016 merupakan salah satu kegiatan yang memberikan
perhatian pada kekuatan jiwa, otot dan otak siswa madrasah dalam mengembangkan
kreatifitas dan prestasi serta mutu madrasah. Kompetisi ini juga merupakan salah satu
dari proses pembelajaran dan untuk berekspresi, bertindak sportif serta beraktualisasi
diri.
Salah

satu

prinsip

penyelenggaraan

pendidikan

adalah

pendidikan

diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan, tidak diskriminatif dengan


menjunjung tinggi hak asasi manusia nilai keagamaan, nilai kultural dan
kemajemukan bangsa.
Kompetisi atau lomba ini, akan memberikan kesempatan dan peluang yang
sama kepada semua siswa madrasah untuk berkompetisi pada berbagai bidang
terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Hal tersebut merupakan
bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan sesuai dengan
bakat, minat, dan kemampuan siswa, sebagaimana tertuang pada pasal 12 Undangundang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.
B. TUJUAN KEGIATAN
1.
2.
3.
4.

Mengembangkan potensi Sportivitas dan kreativitas siswa.


Menumbuhkan watak yang jujur, tekun, cermat dan berpandangan terbuka.
Membangun kultur ilmiah di lingkungan madrasah.
Membangun citra madrasah sebagai basis pengembangan rohani, jasmani, skill

dan intelektualitas.
5. Memberi kesempatan dan penghargaan bagi siswa berprestasi sesuai dengan
minat dan bakatnya untuk dapat beraktualisasi diri.
6. Menumbuh kembangkan kepercayaan diri siswa.
C. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kantor Kementrian Agama Kab. Cilacap.
Kegiatan AKSIOMA Tingkat MTs se Kabupaten Cilacap akan diselenggarakan di :

MTs Negeri Planjan


D. SASARAN
Sasaran kegiatan ini adalah siswa, siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs). Se Kabupaten
Cilacap
E. CABANG LOMBA DAN PESERTA
a). Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA)
1. Atletik terdiri dari : lari 100 m, 400 m, 1.500 m putra dan putri
2. Pertandingan Bulutangkis terdiri dari : Tunggal Putra, Tunggal Putri, Ganda Putra,
Ganda Putri dan Ganda Campuran.
3. Pertandingan Tennis Meja terdiri dari : Tunggal Putra, Tunggal Putri, Ganda Putra,
Ganda Putri dan Ganda Campuran.
4. Pertandingan Bolla Voly : beregu putra dan putri
5. Sepak Takraw : Beregu Putra
6. Bidang seni terdiri dari : Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Inggris, Pidato
Bahasa Arab, Pidato Bahasa Jawa, MTQ dan Tahfidzul Quran, Hadroh/Marawis,
Kali Grafi.
F. TEMA
Kita Wujudkan Sportifitas, Intelektualitas, Prestasi dan Kreatifitas Siswa Melalui
Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah.
G. PESERTA LOMBA
Peserta lomba adalah siswa/siswi Madrasah Tsanawiyah kelas 7,8 dan 9 di tahun
pelajaran 2015/2016 di buktikan dengan menunjukkan bukti diri yang sah kepada
panitia berupa :

Kartu Siswa atau raport Asli dan fotocopy;

Surat Tugas dari Kepala Madrasah yang bersangkutan;

H. KETENTUAN LOMBA
N
o

Peserta
Cabang

Kategori

Pa

Pi

Jumlah

Level
kompetisi

I. Bidang Olah Raga


1

Atletik 100 m

Peroranga

Kabupaten

Kabupaten

Kabupaten

Kabupaten

Kabupaten

Kabupaten

18

Kabupaten

12

Kabupaten
Kabupaten

n
2

Atletik 400 m

Peroranga
n

Atletik 1500 m

Peroranga
n

Bulutangkis

Peroranga
n

Tenis Meja

Peroranga
n

Sepak takraw

Tim

Bola voli

Tim

II. Bidang Seni


1

2
3

Pidato Bahasa

Peroranga

Indonesia

Pidato

Bahasa

Peroranga

Inggris

Pidato Bahasa arab

Peroranga
n

Pidato Bahasa Jawa

Peroranga
n

MTQ

Peroranga
n

Tahfizdul Quran

Peroranga
n

Hadroh

Tim

Kaligrafi

JUMLAH

41

36

77

Kabupaten
Kabupaten
Kabupaten
Kabupaten
Kabupaten
Kabupaten

1. Bidang Olahraga
a. Atletik (Lari 100 m) :
1.

Semua peraturan perlombaan menggunakan sistem/ peraturan PASI yang berlaku;


3.
Pemain/peserta sudah datang paling lambat 30 menit sebelum perlombaan dimulai;
4.
Official diharuskan mengisi daftar pemain/atlet;
5.
Official harus bersikap sopan dan mentaati semua peraturan perlombaan;
6.
Masing-masing Peserta/atlet wajib menggunakan kostum perlombaan yang rapi,
sopan;
7.
Nomor peserta diberikan oleh panitia kepada setiap peserta untuk dipasang dengan
jelas di dada masing-masing dan setelah selesai harap nomor peserta diserahkan
kembali kepada panitia;
8.
Tempat pemanasan :
Pemanasan untuk semua atlet di tempat yang sudah disediakan oleh panitia;
Tidak dibenarkan untuk melakukan pemanasan di lapangan perlombaan;
9.
Pemanggilan atlet
Pemanggilan pertama dilakukan 15 menit sebelum perlombaan dimulai
Pemanggilan kedua dilakukan 10 menit sebelum perlombaan dimulai
Pemanggilan ketiga dilakukan 5 menit sebelum perlombaan dimulai
d. Apabila pemanggilan selama 3 kali tidak diindahkan maka atlet tersebut dinyatakan gugur
Urutan per-hit ditentukan nomor urut undian
f. Lari 100 M untuk putra dan putri diambil dari 2 (dua) pelarai tercepat untuk dipertandingkan
kembali (final) dan diambil juara 1, 2, dan 3 dari waktu tercepat
Semua keputusan juri/wasit perlombaan tidak dapat diganggu gugat
10.
Protes
a.
Setiap protes harus disampaikan kepada hakim perlombaan paling lambat
sebelum perlombaan dimulai dengan tembusan kepada yang diprotes;
b.
Satu kali protes harus disertai uang protes sebesar Rp. 500. 000,00;
c.
Diterima atau tidaknya protes yang diajukan secara lisan maupun tertulis
ditentukan oleh hakim perlombaan/wasit melalui ketua perlombaan kepada regu
yang mengajukan;
d.
Keputusan hakim perlombaan tidak dapat diganggu gugat.
11.
Semua Peserta/atlet dianggap telah memahami semua isi peraturan;
12.
Ketentuan Lain
Hal-hal yang belum jelas dapat langsung ditanyakan kepada panitia.
2.

a.
b.
a.
b.
c.
e.

g.

Peserta adalah peserta didik Madrasah Tsanawiyah kelas 7, 8 atau kelas 9 Tahun
Pelajaran 2015/2016

b. Atletik (Lari 400 m) siswa MTs :


1.

Peserta adalah peserta didik Madrasah Tsanawiyah kelas 7, 8 atau kelas 9 Tahun
Pelajaran 2015/2016

Semua peraturan perlombaan menggunakan sistim/ peraturan PASI yang berlaku;


3.
Pemain/peserta sudah datang paling lambat 30 menit sebelum perlombaan dimulai;
4.
Official diharuskan mengisi daftar pemain/atlet;
5.
Official harus bersikap sopan dan mentaati semua peraturan perlombaan;
6.
Masing-masing Peserta/atlet wajib menggunakan kostum perlombaan yang rapi,
sopan;
7.
Nomor peserta diberikan oleh panitia kepada setiap peserta untuk dipasang dengan
jelas di dada masing-masing dan setelah selesai harap nomor peserta diserahkan
kembali kepada panitia;
8.
Tempat pemanasan :
a. Pemanasan untuk semua atlet di tempat yang sudah disediakan oleh panitia;
b. Tidak dibenarkan untuk melakukan pemanasan di lapangan perlombaan;
9.
Pemanggilan atlet
a. Pemanggilan pertama dilakukan 15 menit sebelum perlombaan dimulai
b. Pemanggilan kedua dilakukan 10 menit sebelum perlombaan dimulai
c. Pemanggilan ketiga dilakukan 5 menit sebelum perlombaan dimulai
d. Apabila pemanggilan selama 3 kali tidak diindahkan maka atlet tersebut dinyatakan gugur
e. Urutan per-hit ditentukan nomor urut undian
f. Lari 400 M untuk putra dan putri diambil dari 2 (dua) pelari tercepat untuk dipertandingkan
kembali (final) dan diambil juara 1, 2, dan 3 dari waktu tercepat
g. Semua keputusan juri/wasit perlombaan tidak dapat diganggu gugat
10.
Protes
a.
Setiap protes harus disampaikan kepada hakim perlombaan paling lambat
sebelum perlombaan dimulai dengan tembusan kepada yang diprotes;
b.
Satu kali protes harus disertai uang protes sebesar Rp. 500. 000,00;
c.
Diterima atau tidaknya protes yang diajukan secara lisan maupun tertulis
ditentukan oleh hakim perlombaan/wasit melalui ketua perlombaan kepada regu
yang mengajukan;
d.
Keputusan hakim perlombaan tidak dapat diganggu gugat.
11.
Semua Peserta/atlet dianggap telah memahami semua isi peraturan;
12.
Ketentuan Lain
Hal-hal yang belum jelas dapat langsung ditanyakan kepada panitia
2.

c. Atletik (Lari 1500 m) siswa MTs :


1.

Peserta adalah peserta didik Madrasah Tsanawiyah kelas 7, 8 atau kelas 9 Tahun

Pelajaran 2015/2016
2.

Semua peraturan perlombaan menggunakan sistim/ peraturan PASI yang berlaku;

3.

Pemain/peserta sudah datang paling lambat 30 menit sebelum perlombaan dimulai;

4.

Official diharuskan mengisi daftar pemain/atlet;

5.

Official harus bersikap sopan dan mentaati semua peraturan perlombaan;

6.

Masing-masing Peserta/atlet wajib menggunakan kostum perlombaan yang rapi,


sopan;

7.

Nomor peserta diberikan oleh panitia kepada setiap peserta untuk dipasang dengan
jelas di dada masing-masing dan setelah selesai harap nomor peserta diserahkan
kembali kepada panitia;

8.

Tempat pemanasan :
Pemanasan untuk semua atlet di tempat yang sudah disediakan oleh panitia;
Tidak dibenarkan untuk melakukan pemanasan di lapangan perlombaan;

a.
b.

9. Pemanggilan atlet
a. Pemanggilan pertama dilakukan 15 menit sebelum perlombaan dimulai
b. Pemanggilan kedua dilakukan 10 menit sebelum perlombaan dimulai
c. Pemanggilan ketiga dilakukan 5 menit sebelum perlombaan dimulai
d. Apabila pemanggilan selama 3 kali tidak diindahkan maka atlet tersebut dinyatakan gugur
e. Urutan per-hit ditentukan nomor urut undian
f. Lari 1500 M untuk putra dan putri diambil juara 1, 2, dan 3 dari waktu tercepat
g. Semua keputusan juri/wasit perlombaan tidak dapat diganggu gugat
a.
b.
c.

d.

10. Protes
Setiap protes harus disampaikan kepada hakim perlombaan paling lambat
sebelum perlombaan dimulai dengan tembusan kepada yang diprotes;
Satu kali protes harus disertai uang protes sebesar Rp. 500. 000,00;
Diterima atau tidaknya protes yang diajukan secara lisan maupun tertulis
ditentukan oleh hakim perlombaan/wasit melalui ketua perlombaan kepada regu
yang mengajukan;
Keputusan hakim perlombaan tidak dapat diganggu gugat.
11. Semua Peserta/atlet dianggap telah memahami semua isi peraturan;
12. Waktu dan Tempat Perlombaan :
13. Ketentuan Lain
Hal-hal yang belum jelas dapat langsung ditanyakan kepada panitia

d. Bola Volly
1. Peserta adalah peserta didik Madrasah Tsanawiyah kelas 7, 8 atau kelas 9 Tahun
Pelajaran 2015/2016

2. Semua peraturan perlombaan menggunakan sistim/ peraturan PBVSI yang berlaku;


3. Sistem pertandingan yang digunakan adalah sistem setengah kompetisi.
4. Team sudah datang paling lambat 30 menit sebelum perlombaan dimulai;
5. Official diharuskan mengisi daftar pemain/atlet;
6. Official harus bersikap sopan dan mentaati semua peraturan perlombaan;
7. Masing-masing Team wajib menggunakan kostum perlombaan yang rapi, sopan;
8. Team Bola Volli untuk putra dan putri diambil dari Juara 1, II dan juara III
9. Semua keputusan juri/wasit pertandingan tidak dapat diganggu gugat
a.
b.
c.

d.

10. Protes
Setiap protes harus disampaikan kepada hakim perlombaan paling lambat
sebelum perlombaan dimulai dengan tembusan kepada yang diprotes;
Satu kali protes harus disertai uang protes sebesar Rp. 500. 000,00;
Diterima atau tidaknya protes yang diajukan secara lisan maupun tertulis
ditentukan oleh hakim perlombaan/wasit melalui ketua perlombaan kepada
Team yang mengajukan;
Keputusan hakim perlombaan tidak dapat diganggu gugat.
11. Semua Peserta/atlet dianggap telah memahami semua isi peraturan;
12. Ketentuan Lain
Hal-hal yang belum jelas dapat langsung ditanyakan kepada panitia
e. Sepak Takraw

1.

Peserta adalah peserta didik Madrasah Tsanawiyah kelas 7, 8 atau kelas 9 Tahun
Pelajaran 2015/2016

2.

Semua peraturan perlombaan menggunakan sistim setengah Kompetisi

3.

Pemain/peserta sudah datang paling lambat 30 menit sebelum perlombaan dimulai;

4.

Official diharuskan mengisi daftar pemain/atlet;

5.

Official harus bersikap sopan dan mentaati semua peraturan perlombaan;

6.

Masing-masing Peserta/atlet wajib menggunakan kostum perlombaan yang rapi,


sopan;

7.

Nomor undi diberikan oleh panitia kepada setiap team/peserta untuk dipasang
dengan jelas di dada masing-masing dan setelah selesai harap nomor peserta
diserahkan kembali kepada panitia;

Pemanggilan atlet
Pemanggilan pertama dilakukan 15 menit sebelum perlombaan dimulai
Pemanggilan kedua dilakukan 10 menit sebelum perlombaan dimulai
Pemanggilan ketiga dilakukan 5 menit sebelum perlombaan dimulai
d. Apabila pemanggilan selama 3 kali tidak diindahkan maka atlet tersebut dinyatakan gugur
Semua keputusan juri/wasit perlombaan tidak dapat diganggu gugat
8.

a.
b.
c.
e.

Protes
a. Setiap protes harus disampaikan kepada hakim perlombaan paling lambat
sebelum perlombaan dimulai dengan tembusan kepada yang diprotes;
b. Satu kali protes harus disertai uang protes sebesar Rp. 500. 000,00;
c. Diterima atau tidaknya protes yang diajukan secara lisan maupun tertulis
ditentukan oleh hakim perlombaan/wasit melalui ketua perlombaan kepada regu
yang mengajukan;
d. Keputusan hakim perlombaan tidak dapat diganggu gugat.
e. Semua Peserta/atlet dianggap telah memahami semua isi peraturan;

9.

f. Sepak Takraw
1) Pemain Sepak Takraw
1.

Pemain adalah peserta didik madrasah tsanawiyah (MTs) kelas 7, 8 dan 9 Tahun
Pelajaran 2015/2016

2.

1 regu terdiri dari 4 orang pemain, 3 pemain inti (Tekong, Apit Kanan dan Apit
Kiri) dan 1 pemain cadangan.

3.

Pemain Tekong Bertugas sebagai penyepak awal untuk memulai permainan.

4.

Apit Kanan dan Kiri bertugas memberikan bola atau mengumpan bola kepada
Tekong ketika melakukan servis awal.

2) Kesalahan Dalam Permainan Sepak Takraw


a. Kesalahan Pihak Penyepak Bola :
1.

Apabila sebagai pelambung masih memainkan bola, melemparkan bola pada teman
sendiri, memantulkan, melempar dan menangkap lagi setelah wasit menyebut
posisi angka.

2.

Apabila mengangkat kaki, menginjak garis, menyentuh atau melewati garis bawah
net ketika melakukan lambung bola.

3.

Tekong melompat saat melakukan service, kaki tumpuan tidak berada dalam
lingkaran atau menginjak garis lingkaran servis.

4.

Tekong tidak menyepak bola yang dilambungkan kepadanya.

5.

Bola menyetuh salah seorang pemain sendiri sebelum bola melewati net.

6.

Bola jatuh diluar lapangan.

7.

Bola tidak melewati net.

b. Kesalahan Pihak Penerima Servis :

Berusaha mengalihkan perhatian lawan seperti : (isyarat tangan, menggertak,


bersuara
keras
atau
membuat
keributan).
c. Kesalahan Kedua Regu :
1.

Ada pemain yang mengambil bola dilapangan lawan.

2.

Menginjak dan melewati satu telapak kaki garis tengah.

3.

Ada pemain yang melewati lapangan lawan, walaupun diatas atau dibawah net
kecuali pada saat The Follow Trugh Ball

4.

Memainkan bola lebih dari tiga kali.

5.

Bola mengenai tangan.

6.

Menahan atau menjepit bola antara lengan dan badan atau antara dua kaki
dengan bola.

3) Sistem perhitungan angka


1.

Apabila penerima servis melakukan ksesalahan otomatis akan memperoleh


angka sekaligus melakukan sepak mula lagi bagi penyepak mula.

2.

Angka kemenangan setiap set maksimum 15 angka. Pada saat posisi angka 1414, maka regu yang mencapai poin 16 terlebih dahulu adalah pemenang set.

3.

Regu pemenang adalah regu yang memenangkan 2 set terlebih dahulu.

4.

Tiap regu berhak mengambil sepak awal sebanyak 3 kali berurutan.

5.

Sistem perhitungan angka menggunakan Rally Poin

4) Pergantian Pemain
1. Pemain yang telah digantikan oleh pemain cadangan dapat dimasukkan kembali.
2.

Pergantian pemain diperbolehkan setiap saat ketika bola mati melalui tim
menejer atau pelatih yang disetujui oleh petugas pertandingan atau wasit kedua.

3.

Pemain yang mendapat kartu merah tidak dapat dimaukkan kembali.

4.

Regu yang kurang dari 3 pemain maka dianggap kalah.

5) Posisi Pemain Pada Saat Servis


1. Sebelum permainan dimulai, kedua regu harus berada dilapangan masingmasing dalam posisi siap bermain.
2.

Dalam melakukan sepak mula, salah satu kaki tekong berada dalam garis
lingkaran service.

3.

Kedua apit kita melakukan servis harus berada pada seperempat lingkaran.

4. Lawan atau regu penerima servis bebas bergerak didalam lapangan sendiri.
6) Ketentuan Lain
Hal-hal yang belum jelas dapat langsung ditanyakan kepada panitia

g. Bulu Tangkis (Tim) siswa MTs


1.

Peserta adalah peserta didik Madrasah Tsanawiyah kelas 7, 8 atau kelas 9 Tahun Pelajaran
2015/2016

2.

Semua pertandingan menggunakan system setengah kompetisi dan peraturan PBSI yang
berlaku;
Peserta/Atlet diwajibkan sudah datang paling lambat 15 menit sebelum pertandingan dimulai;
Peserta/Atlet yang telah dipanggil selama 3 kali dalam waktu 5 menit tidak hadir dinyatakan

3.
4.

WO dan kemenangan untuk lawan;


5.

Peserta/Atlet diwajibkan menggunakan pakaian olahraga dan bersepatu;

6.

Sistim pertandingan menggunakan two winning set ( 2 set kemenangan);

7.

Perhitungan score Rally point;

8.

Official diharuskan mengisi daftar pemain;

9.

Peserta/Atlet adalah siswa/siswi Madrasah Tsanawiyah dan dibuktikan dengan buku rapot
asli;
Setiap KKM mengirimkan 1 tunggal pa dan 1 tunggal pi;1 ganda putra dan 1 ganda putri

10.

serta 1 ganda campuran


Official yang tidak hadir dalam technical meeting dianggap telah menyetujui semua

11.

keputusan;
Sebelum pertandingan dimulai diadakan cek administrasi peserta oleh official lawan dengan

12.

cara silang disaksikan oleh wasit;


13.

Wasit dapat membatalkan keputusan hakim garis;

14.

Setiap tim dianggap telah memahami peraturan tersebut diatas;.

15.

Bila terjadi gangguan panitia berhak menunda atau memindahkan pertandingan ke tempat
lain dengan meneruskan angka yang telah dicapai sebelumnya;

1.

Nilai/Sistem Pertandingan
Peserta/Atlet dianggap menang apabila memperoleh angka 21 kecuali kedua peserta/atlet
memperoleh angka 20 (deuce) maka pemenang adalah peserta/atlet yang pertama
kali memperoleh selisih 2 angka dari pemain lawan;

2.

Apabila telah mencapai angka 11 untuk tiap setnya, peserta/atlet berhak istirahat tidak lebih
dari 60 detik;

3.

Sebelum melanjutkan game kedua dan ketiga peserta/atlet berhak istirahat tidak lebih dari

120 detik, dan pelatih diperbolehkan memberikan instruksi kepada atletnya;


4.

Sistem pertandingan menggunakan sistim setengah kompetisi;

5.

Shuttle cock menggunakan standar PBSI dan disediakan oleh panitia;

6.

Time out diberikan sekali dalam 1 pertandingan;

7.

Penghentian permainan (untuk keperluan mengelap keringat atau minum) hanya


diperbolehkan pada saat pindah bola atau seijin dari wasit;
Memukul dengan tangan kiri (tangan kanan untuk yang kidal) dengan sengaja atau tidak

8.

sengaja dianggap sah (diperbolehkan);


Peserta/atlet yang mengalami cedera sewaktu bertanding tidak diberikan waktu khusus untuk

9.

perawatan pemulihan, apabila tidak dapat melanjutkan pertandingan dinyatakan


kalah. Apabila terjadi pendarahan pada atlet maka diberikan waktu untuk
menghentikan pendarahan tersebut pada babak normal;
Selain peserta/atlet yang sedang bertanding tidak ada yang diperkenankan masuk ke lapangan

10.

kecuali atas ijin wasit;

Protes
Setiap protes harus disampaikan kepada hakim pertandingan paling lambat sebelum

1.

pertandingan dimulai dengan tembusan kepada regu yang diprotes;


2.

Yang berhak melakukan protes hanya official;

3.

Protes hanya menyangkut teknis pertandingan oleh official yang bersangkutan pada saat
pertandingan;

4.

Protes yang menyangkut non-teknis tidak dilayani;

5.

Diterima atau tidaknya protes yang diajukan secara lisan maupun tertulis ditentukan oleh
hakim pertandingan melalui ketua pertandingan kepada regu yang mengajukan;

6.

Keputusan hakim pertandingan tidak dapat diganggu gugat;

7.

Ketentuan lain
Hal-hal yang belum jelas dapat langsung ditanyakan kepada panitia dan semua
keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat
h. Tenis Meja (Tim) siswa MTs
1.

Peserta adalah peserta didik Madrasah Tsanawiyah kelas 7, 8 atau kelas 9 Tahun Pelajaran
2015/2016

2.

Semua pertandingan menggunakan peraturan PTMSI yang berlaku;

3.

Peserta/atlet diwajibkan sudah datang paling lambat 15 menit sebelum pertandigan dimulai;

4.

Peserta/atlet yang telah dipanggil selama 3 kali tidak hadir dinyatakan WO dan kemenangan

untuk lawan dengan score 2-0


5.

Sistim pertandingan menggunakan Sistem setengah kompetisi denan three winning set ( 3 set
kemenangan) dengan game 11 poin 2 kali service-pindah;

6.

Peserta/atlet diwajibkan menggunakan pakaian olahraga dan bersepatu;

7.

Pakaian pemain harus kontras dengan warna bola (tidak boleh warna kuning atau warna
putih);

8.

Time out 1 kali dalam 1 set dan waktunya 1 menit;

9.

Official diharuskan mengisi daftar pemain;

10.

Official harus bersikap sopan dan mentaati semua peraturan pertandingan;

11.

Setiap KKM mengirimkan 1 tunggal pa dan 1 tunggal pi, ganda putra dan ganda putrid serta
ganda campuran.

12.

Official yang tidak hadir dalam technical meeting dianggap telah menyetujui semua
keputusan;

13.

Sebelum pertandingan dimulai diadakan cek administrasi peserta oleh official lawan dengan
cara silang disaksikan oleh wasit.

14.

Setiap tim dianggap telah memahami peraturan tersebut diatas.


Nilai/Sistem Pertandingan

1.

Pemain dianggap menang dalam 1 set apabila memperoleh angka 11 dan apabila
kedua pemain sama-sama memperoleh angka 10 (deuce), maka pemenang adalah
pemain yang pertama kali memperoleh selisih 2 angka dari pemain lawan;

2.

Sistim pertandingan pada babak final menggunakan sistim setengah kompetisi


dengan the best of five game (3 x kemenangan);

3.

Pindah bola terjadi setiap 2 kali service, kecuali dalam keadaan deuce hak servis
pemain 1 kali bergantian;

4.

Pada saat servis, bola berada dibelakang meja, diletakkan pada telapak tangan
terbuka dan bola dilambungkan sebelum dilakukan servis, dan tidak bersuara
(mengganggu konsentrasi lawan);

5.

Jika pada saat servis bola mengenai net dan jatuh ke daerah lawan maka servis
harus diulang;

6.

Jika saat servis bola sudah dilambungkan dan bed sudah diayun tetapi tidak
mengenai bola maka poin untuk lawan;

7.

Pada saat servis bola harus dalam keadaan kering;

8.

Bed yang dipergunakan dalam pertandingan adalah bed polos;

9.

Warna kedua karet bed harus berbeda gelap dan terang (hitam dan merah);

10.

Pergantian bed diperbolehkan sepanjang lawan memperbolehkan;

11.

Dalam permainan apabila bed mengenai meja maka dinyatakan poin untuk lawan
(ketentuan wasit);

12.

Penghentian permainan (untuk keperluan mengelap keringat atau minum) hanya


diperbolehkan pada saat pindah bola atau seijin dari wasit

13.

Memukul dengan tangan kiri dengan sengaja atau tidak sengaja dianggap sah
(diperbolehkan);

14.

Jika terjadi insiden yang menyebabkan pertandingan berhenti seperti mati lampu
atau yang lainnya, maka pertandingan diulang pada keadaan skor terakhir saat
berhenti.
Protes

1.

Setiap protes harus disampaikan kepada hakim pertandingan paling lambat sebelum
pertandingan dimulai dengan tembusan kepada regu yg diprotes;

2.

Protes dilakukan hanya oleh official;

3.

Satu kali protes harus disertai uang protes sebesar Rp. 500. 000,00;

4.

Diterima atau tidaknya protes yang diajukan secara lisan maupun tertulis ditentukan oleh
hakim pertandingan melalui ketua pertandingan kepada regu yang mengajukan;

5.

Keputusan hakim pertandingan tidak dapat diganggu gugat.


6. Hal-hal yang belum jelas dapat langsung ditanyakan kepada panitia dan semua
keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat
2.Cabang Seni
Petunjuk umum:
A
1
2
3
4
5
6
7
8
B
1
2
3
4

PETUNJUK TEKHNIS CABANG HADROH/ MARAWIS :


Hadroh/ Marawis
Tiap KKM mengirimkan peserta putra/ putri/ campuran
Berpakaian muslim/muslimah yang Islami
Jumlah peserta tiap grup terdiri dari 12 orang sudah termasuk vokalis
Durasi waktu kondisional
Dilarang menggunakan alat musik elektronik
Peserta tampil sesuai dengan undian, dan bagi yang terlambat hadir, maka tampil
undian terakhir
Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat
Lagu wajib Marawis : Annabiy Sholu Alaih
Lagu wajib Hadroh
: Maulaya Sholi
Lagu Pilihan
: Bebas 2 lagu
Kriteria Penilaian
Penguasaan syair dan lagu
Kreasi Musik
Performant
Kekompakan

PETUNJUK TEKHNIS CABANG TILAWAH / MTQ :


a
b
c
d

f
g
h

Berpakaian muslim/muslimah yang Islami


Tiap KKM mengirimkan 1 siswa dan 1 siswi untuk lomba di tingkat Kabupaten
Urut tampil dan Maqro ditentukan berdasarkan hasil undi yang akan dilaksanakan
pada saat pelaksanaan.
Maqro yang dibaca adalah :
a QS. Al Baqarah 1 sd 172.
b QS. Al Maidah ayat 36 sd 40
c QS. An Nisa ayat 26 sd 31
d QS. Ar Rohman
Peserta menampilkan 5 jenis lagu dengan urutan sebagai berikut :
a Bayati
b Shoba
c Hijaz
d Nahawand
e Rost / Sika
Alokasi waktu penampilan 7 sd 10 menit
Al Quran disediakan oleh masing-masing peserta.
Aspek Penilaian :
a Tajwid, Nilai maksimal 50 kemudian dikuragi dengan jumlah kesalahan, dan
minimal diberi nilai 10.
b Fashohah dan Penampilan/adab, Nilai maksimal 30 kemudian dikurangi
dengan jumlah kesalahan, dan minimal diberi nilai 10.
c Lagu, Suara dan Intonasi, Nilai maksimal 70 kemudian dikurangi dengan
jumlah kesalahan, nilai minimal 20.
Ketentuan waktu menggunakan isyarat lampu :
a Hijau = mulai
b Kuning = hampir habis
c Merah = waktu habis / selesai
Keputusan dan ketetapan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.
PETUNJUK TEKHNIS CABANG KALIGRAFI :

1
2
3
4

Tulisan ditetapkan panitia pada saat peserta mengambil no undian.


Tiap KKM mengirimkan 1 siswa dan 1 siswi untuk lomba di tingkat Kabupaten
Berpakaian muslim/muslimah yang Islami/ pakaian olahraga.
Tulisan antara lain:
a
b
c
5 Khot yang digunakan bisa menggunakan kaidah khot Naskhi, Tsulusi, Diwani,
Diwani Jali, Khufi, Riqah.
6 Peserta bisa menggunakan kaidah khot satu atau lebih.
7 Waktu lomba jam 08.00 sd 12.00 (4 Jam), dan tidak ada perpanjangan waktu bagi
yang terlambat
8 Undian diambil setelah peserta berada di lokasi perlombaan.
9 Peserta membawa media membuat kaligrafi sendiri-sendiri.
(kanvas ukuran 40cm x 60cm dlm keadaan bersih tidak boleh ada coretan
sedikitpun, dan cat/ pewarna )
10 Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat
11 Kriteria penilaian:
a Kebenaran kaidah tulisan/ khot
b Keindahan
c Kreativitas penggunaan kaidah khot
d Kreativitas penggunaan ormanent
e Kebersihan
PETUNJUK TEKHNIS CABANG TAHFIDZ :
1 Tiap KKM mengirimkan 1 siswa dan 1 siswi untuk lomba di tingkat Kabupaten
2 Berpakaian muslim/muslimah yang Islami

3
4

Peserta menghafal juz pertama saja


Setiap maqro terdiri dari 3 pertanyaan:
a Menghafal ayat
b Menyambung ayat
c Menyebutkan ayat
Bunyi bel
Bunyi 1x, tanda peringatan jika terjadi kesalahan
Bunyi 2x, tanda selesai pertanyaan
Bunyi 3x, tanda habis waktu pelaksanaan
Unsur penilaian:
a Tahfidz
b Tajwid
c Fashohah

PETUNJUK TEKHNIS CABANG PIDATO :


Tema untuk lomba tersebut adalah pentingnya pendidikan karakter di madrasah
Catatan: Ini adalah lomba pidato, bukan PILDACIL
Tiap KKM mengirimkan 1 siswa dan 1 siswi untuk lomba di tingkat Kabupaten
(Total 4 siswa dan 4 siswi: Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Jawa, Bahasa
Indonesia)
4 Berpakaian osis hari Senin dengan identitas lengkap
5 Waktu (durasi) penampilan maksimal 10 menit
6 Peserta menyerahkan 5 FC Teks pidato, beserta CD pada dewan yuri
7 Nomer urut tampil berdasarkan undian, bagi yang terlambat tampil terakhir.
8 Peserta lomba tidak di perkenankan membawa teks pidato
9 Aspek yang di nilai adalah ;
- Kesesuaian isi pidato dengan tema
- Penampilan (kspresi dan penghayatan)
- Kelancaran
- Kefasehan/ Artikulasi
10 Ketentuan waktu dengan menggunakan isarat lampu
a Hijau = Mulai
b Kuning
= hampir habis
c Merah
= waktu habis
11 Setiap peserta berbusana muslim/muslimah sopan
12 Tiap KKM mengirimkan 1 siswa dan 1 siswi untuk lomba di tingkat Kabupaten
KRITERIA PENILAIAN
1 Rentang nilai : 70 sampai 80
2 Juri dari KKM yang tampil tidak memberikan penilaian
3 juara di ambil 1 , 2, 3 Pa dan Pi
4 keputusan juri tidak bisa di ganggu gugat.
1
2
3

Waktu dan tempat


1
2
3
4

Hari,tanggal : Sabtu, 21 Mei 2016


Tempat
: MTsn Planjan
Jam
: 07.30 sd Selesai
Peserta
: Siswa/ Siswi MTs, kelas7/8/9 Tahun Pelajaran 2015/ 2016,
pemenang lomba
di tingkat KKM masing-masing

Cilacap,

Januri 2016

Ketua K3M MTs


Kabupaten Cilacap

Drs.H.M. Wahyudin Prasetyo, M.Pd.I


NIP. 196706041993031004