Anda di halaman 1dari 34

KURIKULUM

SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU

(SDIT) AS SUNNAH
TAHUN AJARAN 2009/2010

Jl. Kalitanjung No. 52 B Karyamulya Kesambi Cirebon 45153


KOTA CIREBON - JAWA BARAT
Telp/ Fax : 0231-485543/483543
E-Mail : sdit_assunnah@yahoo.com
Web Site : http://www.20222100.siap-sekolah.com

HALAMAN PENGESAHAN

KURIKULUM SDIT AS SUNNAH


TAHUN AJARAN 2009/2010

Ketua Komite Sekolah,

Kepala Sekolah

ENDANG SUTRISNO, SH. M.Hum

SUPRIYATNA, S.Pd

NIP.

NIP. -

Menyetujui dan mengesahkan:


Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon,

DRS. H. DEDI WINDIAGIRI, MM, M.Pd


NIP. 19570212 197803 1 003

KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Alloh, Rob Semesta Alam yang telah dan senantiasa member kita
berbagai macam kenikmatan hidup ini, terutama kenikmatan Iman, Islam, kesehatan dan
kemerdekaan. Sholawat serta salam tidak lupa kita sampaikan kepada Nabi Kita
Muhammad salallohu 'alaihi wasalam beserta keluarganya, sahabatnya dan umatnya hingga
Akhir Zaman.
ProgramKurikulumSDITASSUNNAHinidisusunsebagaipelengkappelaksanaan
KurikulumStandarIsiyangditetapkanmelaluiUUNo.20Tahun2003danPPNo.19
Tahun2005.UndangUndangRepublikIndonesiaNomor20Tahun2003tentangSistem
PendidikanNasionaldanPeraturanPemerintahRepublikIndonesiaNomor19Tahun2005
tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan
pendidikan dengan mengacu pada Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, dan
panduanyangdisusunolehBadanStandarNasionalPendidikan(BSNP)sertaketentuan
lainyangmenyangkutkurikulumdalamUUNo.20/2003danPPNo.19/2005.Dokumen
ini disusun sebagai sebuah Program Kurikulum SDIT AS SUNNAH . Sebagai sebuah
ProgramKurikulumSDITASSUNNAH, modelKTSP,dokumenini berisi gambaran
umum mengenai pelaksanaan Standar Isi yang dapat dilaksanakan di sekolah. Apabila
memungkinkan, setiap sekolah bisa melakukan penyempurnaan terhadap isi dokumen
KTSPinisesuaidengankondisidanpotensisekolahmasingmasing.Akhirnya,mudah
mudahandokumen ProgramKurikulumSDITASSUNNAH inibermanfaatbagi proses
pembelajarandisekolah. Kritik dansarandari berbagai pihaksangat diharapkan demi
penyempurnaanProgramKurikulumSDITASSUNNAHinipadamasaselanjutnya.
Cirebon, Juli 2009
Penyusun

DAFTAR ISI
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
5
B. ACUAN KURIKULUM....... 5
C. LANDASAN KURIKULUM
. 7
D. TUJUAN PENGEMBANGAN KURIKULUM .. 8
E. PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM .. 8
F. PRINSIP PELAKSANAAN KURIKULUM .. 9

BAB

II

TUJUAN PENDIDIKAN
A. TUJUAN PENDIDIKAN DASAR 11
B. VISI SEKOLAH 11
C. MISI SEKOLAH ... 11
D. STRATEGI SEKOLAH . 12
E. STANDAR KOMPETESI LULUSAN . 12
F. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KELOMPOK
MATA PELAJARAN 13

BAB

III

STRUKTUR KURIKULUM
A. KELOMPOK MATA PELAJARAN 15
B. MATA PELAJARAN DAN ALOKASI WAKTU 15
C. PENANGTURAN BEBAN BELAJAR 19
D. KETUNTASAN BELAJAR .. 20
E. KENAIKAN KELAS DAN KELULUSAN . 20
F. PEND BERBASIS KEUNGGULAN DAN GLOBAL ... 21

BAB

IV

KALENDER PENDIDIKAN
A. MINGGU EFEKTIF .. 22
B. JAM EFEKTIF .. 23
C. KEGIATAN SEKOLAH ... 24

BAB

SILABUS
A. PENGERTIAN SILABUS . 27
B. PENGEMBANGAN SILABUS 27
C. LANGKAH-LANGKAH PENGAMBANGAN SILABUS 28

BAB

VI

PENUTUP ... 32
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Sebagai sekolah yang selalu meningkatkan profesionalisme dalam
penyelenggaraannya, SD IT AS SUNNAH mencoba mewujudkan
cita-cita bersama antara penyelenggara pendidikan (Pengurus
Yayasan dan Dinas Pendidikan Kota Cirebon), masyarakat sekitar
sekolah, dan pemenuhan kebutuhan lembaga pendidikan lanjutan
pasca TK Islam yang telah diselenggarakan yayasan selama 14
tahun terakhir ini. Potensi tersebut di atas (kebutuhan bersama)
merupakan faktor kekuatan yang patut diperhitungkan. Terlebih
lagi,

kesiapan

SDM

melaksanakan

pendidikan

merupakan

anugerah tersendiri yang patut disyukuri.


Adapun faktor persiapan penyelenggaraan SD IT AS SUNNAH dari
sisi

waktu,

dana,

dan

kesigapan

bertindak

penyelenggara

dirasakan masih kurang dan hal itu merupakan kelemahan yang


ada. Ditambah pula dengan status ekonomi masyarakat sekitar
sekolah yang kurang menguntungkan bagi program percepatan
kemajuan sekolah.
Kebutuhan

akan

sekolah

yang

berkualitas

(mengutamakan

kebenaran Islam baik di dalam policy maker, sistem pendidikan


dan

kurikulumnya

serta

pelaksanaan

pendidikan

dan

pembelajaran) dan keberadaan sekolah-sekolah Islam di sekitar


SD IT AS SUNNAH serta pembenahan masyarakat Islam secara
menyeluruh

menuju

berkehidupan

merupakan

tantangan

tersendiri

Islam
yang

yang

sebenarnya

mendorong

upaya

percepatan untuk mewujudkan SD IT AS SUNNAH.


Kendala terbesar yang nyata bagi SD IT AS SUNNAH yakni kualitas
Sumber Daya Manusia (SDM) yang perlu ditingkatkan; misalnya

taraf pendidikan minimal guru masih banyak yang belum sesuai


standar yaitu D2 atau S1 kependidikan, banyaknya guru-guru baru
yang perlu mendapat bimbingan, pengawasan, dan pembinaan,
begitu mudahnya guru keluar karena melihat peluang kerja di luar
yang

lebih

memenuhi

menjanjikan;
kebutuhan

sementara

pokoknya.

di

As

Paradigma

Sunnah
ini

belum

merupakan

fenomena umum di berbagai sekolah swasta bahwa mengajar


masih menjadi batu loncatan untuk menggapai karir lain.
Namun demikian, peluang untuk suksesnya SD IT AS SUNNAH
bahkan

untuk

kemajuannya

hingga

menjadi

sekolah

dasar

unggulan masih terbuka lebar. Bentuk sekolah seperti ini di


wilayah

Cirebon,

khususnya

di

kecamatan

Kesambi,

masih

tergolong sangat jarang, kalau tidak dikatakan belum ada yang


representatif. Semoga Alloh Taala mengaruniai taufiq, hidayah,
inayah, dan kesempatan yang memungkinkan bagi terwujudnya
SD Islam Terpadu/ unggulan di kecamatan Kesambi khususnya.
B. ACUAN KURIKULUM SD IT AS SUNNAH
Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) SD
IT AS SUNNAH Cirebon mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan
yang didampingi dengan Sistem Pendidikan Islam dan Kurikulumnya
dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Adapun standar nasional
pendidikan meliputi: Standar Isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga
kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan
penilaian pendidikan.
Standar isi dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan
salah

satu

acuan

pokok

bagi

SD

IT

AS

SUNNAH

di

dalam

mengembangkan kurikulum.
Selain dari pada itu, kurikulum yang bermuatan local banyak
mengacu

kepada

perpaduan

antara

kurikulum

Madrasah

Ibtida'iyah/Diniyah yang diramu dengan muatan kitab-kitab para


ulama salafus sholih.

C. LANDASAN KURIKULUM SDIT AS SUNNAH


1. UU RI no.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Ketentuan yang mengatur tentang KTSP di dalam UU tersebut
yakni Pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32
ayat (1), (2), (3); Pasal 35 ayat (2); Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4);
Pasal 37 ayat (1), (2), (3); Pasal 38 ayat (1), (2).
2. Peraturan Pemerintah RI no.19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan.
Ketentuan di dalam PP no.19 tahun 2005 tentang KTSP adalah
Pasal 1 ayat (5), (13), (14), (15); Pasal 5 ayat (1), (2); Pasal 6 ayat
(6); Pasal 7 ayat (1), (2), (3), (4), (5), (6), (7), (8); Pasal 8 ayat (1),
(2), (3); Pasal 10 ayat (1), (2), (3); Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4);
Pasal 13 ayat (1), (2), (3); Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5); Pasal
17 ayat (1), (2); Pasal 18 ayat (1), (2), (3); Pasal 20.
3. Standar Isi
Standar Isi (SI) meliputi lingkup materi dan tingkat kompetensi
untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis
pendidikan tertentu. Termasuk ke dalam SI adalah kerangka dasar
dan struktur kurikulum, Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi
Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dan setiap
jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. SI ditetapkan
dengan Kepmendiknas no.22 Tahun 2006.
4. Standar Kompetensi Lulusan
SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup
sikap,

pengetahuan,

dan

ketrampilan

sebagaimana

ditetapkan dengan Kepmendiknas no. 23 Tahun 2006.


5. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

yang

D. TUJUAN PENGEMBANGAN KURIKULUM SDIT AS SUNNAH


Pengembangan KTSP ditujukan bagi upaya menumbuhkembangkan
potensi, kreativitas, daya inovasi, dan manajemen, serta kemajuan
berkelanjutan sesuai keadaan, kecakapan, dan kesanggupan sekolah
dan adanya persaingan sehat di dalam pelayanan pendidikan yang
semakin berkualitas/ mutu pendidikan terjamin.
E. PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM SDIT AS SUNNAH
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut:
a. Berpusat

pada

potensi,

perkembangan,

kebutuhan,

dan

kepentingan peserta didik dan lingkungannya


Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik
memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya
agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Alloh
Taala, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan
menjadi warga negara yang baik serta bertanggung jawab. Untuk
mendukung

pencapaian

kompetensi

peserta

tujuan

didik

tersebut

disesuaikan

pengembangan
dengan

potensi,

perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta


tuntutan lingkungan.
b.

Beragam dan terpadu


Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman
karakteristik peserta didik, kondisi daerah, dan jenjang serta jenis
pendidikan, tanpa membedakan suku, budaya dan adat istiadat,
serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi
substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan
pengembangan
keterkaitan

diri

dan

secara

terpadu,

kesinambungan

serta

disusun

yang bermakna

dan

dalam
tepat

antarsubstansi.
c.

Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan,


teknologi, dan seni
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis, dan
oleh karena itu semangat dan isi kurikulum mendorong peserta

didik

untuk

mengikuti

dan

memanfaatkan

secara

tepat

perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.


d. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Pengembangan

kurikulum

dilakukan

dengan

melibatkan

pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi


pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya
kehidupan

kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh

karena itu, pengembangan keterampilan pribadi,


berpikir,

keterampilan

sosial,

keterampilan

keterampilan

akademik,

dan

keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.


e. Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi,
bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan
dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang
pendidikan.
f. Belajar sepanjang hayat
Kurikulum

diarahkan

kepada

proses

pengembangan,

pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung


sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara
unsur-unsur pendidikan formal, nonformal dan informal, dengan
memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu
berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.
g. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan
nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional
dan

kepentingan

daerah

harus

saling

mengisi

dan

memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam


kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

F. PRINSIP PELAKSANAAN KURIKULUM


Dalam pelaksanaan kurikulum di SDIT AS SUNNAH menggunakan
prinsip-prinsip sebagai berikut:
a. Pelaksanaan kurikulum didasarkan pada potensi, perkembangan
dan kondisi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang
berguna

bagi

mendapatkan

dirinya.

Dalam

pelayanan

hal

ini

pendidikan

peserta
yang

didik

harus

bermutu,

serta

memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara


bebas, dinamis dan menyenangkan.
b. Kurikulum dilaksanakan dengan menegakkan kelima pilar belajar,
yaitu: (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Alloh Taala,
(b) belajar untuk memahami dan menghayati, (c) belajar untuk
mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, (d) belajar
untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain, dan (e) belajar
untuk membangun dan menemukan jati diri, melalui proses
pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.
c. Pelaksanaan kurikulum memungkinkan peserta didik mendapat
pelayanan

yang

bersifat

perbaikan,

pengayaan,

dan/atau

percepatan sesuai dengan potensi, tahap perkembangan, dan


kondisi peserta didik dengan tetap memperhatikan keterpaduan
pengembangan pribadi peserta didik yang berdimensi ke-Tuhanan,
keindividuan, kesosialan, dan moral.
d. Kurikulum dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta didik
dan pendidik yang saling menerima dan menghargai, akrab,
terbuka, dan hangat, dengan prinsip tut wuri handayani, ing
madia mangun karsa, ing ngarsa sung tulada (di belakang
memberikan daya dan kekuatan, di tengah membangun semangat
dan prakarsa, di depan memberikan contoh dan teladan).
e. Kurikulum

dilaksanakan

dengan

menggunakan

pendekatan

multistrategi dan multimedia, sumber belajar dan teknologi yang


memadai, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber
belajar, dengan prinsip alam takambang jadi guru (semua yang
terjadi, tergelar dan berkembang di masyarakat dan lingkungan
sekitar serta lingkungan alam semesta dijadikan sumber belajar,
contoh dan teladan).

f. Kurikulum dilaksanakan dengan mendayagunakan kondisi alam,


sosial dan budaya serta kekayaan daerah untuk keberhasilan
pendidikan dengan muatan seluruh bahan kajian secara optimal.
g. Kurikulum

dilaksanakan

dengan

berdasarkan

prinsip-prinsip

pendidikan Islam sebagaiamna tertera di dalam Syarah Sistem


Pendidikan Islam SDIT AS SUNNAH.
h. Kurikulum yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata
pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri diselenggarakan
dalam keseimbangan, keterkaitan, dan kesinambungan yang
cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang pendidikan.

BAB II
TUJUAN PENDIDIKAN

A. Tujuan Pendidikan Dasar


Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan,
pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk
hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
B. VISI SDIT AS SUNNAH SAMPAI DENGAN TAHUN 2013

Menjadi model Sekolah Dasar Islam yang berkualitas


yang bersumber dari Al-Quran dan Sunnah
sesuai dengan pemahaman salafus sholih
yang menggabungkan iptek dan imtak,
berakhlak mulia, cerdas, terampil dan estetis,
terdepan dalam prestasi dan inovasi.
C. MISI
Menjadikan seluruh warga sekolah bertauhid, taat beribadah,
berakhlak mulia, kreatif, cerdas, sehat, disiplin dan berwawasan
Islam yang bersih dari syirik, bidah dan pemikiran sesat.
Mengoptimalkan pembelajaran Al-Quran dan Pendidikan Agama
Islam.
Meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai dengan
bidangnya.
Mengembangkan sekolah sebagai Pusat Dakwah Islamiyah.
Berusaha mengikuti perkembangan kemajuan teknologi.
Menumbuhkembangkan cinta bangsa dan tanah air serta estetika
Menghasilkan output/outcome yang berkualitas.

D. STRATEGI

1. Merancang dan mengembangkan kurikulum diniyah yang sesuai


dengan konsep dan pemahaman ulama salafussolih
2. Mengoptimalkan program unggulan (tahfidzul Quran).
3. Mengintegrasikan struktur kurikulum pengetahuan umum dan diniyah
yang seimbang.
4. Melengkapi sarana dan prasarana pendidikan yang diperlukan.
5. Menyelenggarakan kegiatan ekstra-kurikuler dan life skills.
6. Menerapkan peraturan dan tatatertib sekolah yang Islami.
7. Mengikuti dan atau mengadakan kegiatan perlombaan yang edukatif.
8. Mengadakan pembinaan, training, workshop, seminar, penataran, dan
penyetaraan pendidikan bagi guru.
9. Membina kerjasama yang harmonis antara sekolah, orangtua, dan
instansi terkait.
10. Menggali sumber-sumber dana yang potensial.

E. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SDIT AS-SUNNAH:


1. Mengenali Tuhannya (Allah SWT), Nabinya SAW, dan Agamanya
(Islam) dan dapat menjalankan perintah-Nya sesuai dengan tahap
perkembangan peserta didik.
2. Memenuhi Standar Kompetensi lulusan Sekolah Dasar (Lihat
lampiran SKL-SP : 17 butir).
3. Memiliki akhlak yang mulia (akhlaqul karimah)
4. Menunjukkan kecintaan terhadap agama, umat, bangsa, tanah air
dan lingkungannya (lihat SK KMP KK : 11 butir).
5. Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan social
secara logis, kritis, kreatif dan bertanggungjawab (lihat SK KMP
IPA/IPS)
6. Menunjukkan kemampuan untuk melakukan kegiatan kreativitas
seni dan budaya yang tidak bertentangan dengan norma Islam.
7. Hafal Al-Quran minimal dua juz dan doa-doa keseharian.

8. Mengerti dan bisa mengoperasikan komputer dengan program


MS-Word dan internet.
9. Membiasakan hidup sehat, bersih, bugar dan dapat
memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang bermanfaat.
10.

Memiliki kesiapan fisik dan mental untuk dapat melanjutkan

ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan prioritas sekolah


yang berbasis Islam dengan nilai memuaskan.

F. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN KELOMPOK MATA PELAJARAN


DINIYAH/MADRASAH IBTIDAIYAH SDIT AS SUNNAH
N
O

MATA PELAJARAN

Al-Quran/Hadits

Aqidah/Akhlaq

KUALIFIKASI

Mamapu membaca Al-Quran dengan


tartil.

Mampu menghafal Al-Quran Juz Amma


dan satu juz lainnya.

Mampu memahami kandungan surat


dalam Juz Amma dan surat-surat/ayat-ayat
pilihan.

Mampu menghafalkan dan memahami


hadits-hadits pilihan sesuai dengan tema
yang diajarkan.

Memahami dan meyakini Tauhid


Rububiyah, Uluhiyah, Asma dan Sifat
sesuai dengan perkembangan siswa.

Memahami dan menghayati kalimatkalimat Thoyibah.

Memahami dan meyakini Arkanul Iman.

Membiasakan diri beradab secara Islami


dalam bergaul.

Fiqih/Ibadah

Siroh/SKI

Mampu menghafal doa-doa keseharian

Mencintai dan meneladani akhlaq


Rasululloh, para nabi dan rasul lainnya
serta salafus sholih.

Memahami akhlaq tercela dan


membiasakan diri untuk menjauhinya
dalam kehidupan sehari-hari.

Memahami dan menghayati Arkanul


Islam.

Memahami dan menghayati syarat dan


rukun ibadah.

Mampu mempraktekan shalat fardu


dengan berjamaah di masjid bagi laki-laki.

Memapu membiasakan diri untuk


melaksanakan shalat sunnah rowatib

Mampu membiasakan diri untuk berdzikir


setelah shalat fardhu.

Mampu memahami dan melaksanakan


shalat Jumat.

Mampu memahami dan melaksanakan


shoum Ramadhan dan juga shoum sunnah
yang dicontohkan oleh Nabi.

Mampu membiasakan diri untuk berinfaq


dan sodaqoh.

Mampu memahami ketentuan makanan


dan minuman yang haram dan halal.

Mampu memahami dan menghayati


ketentuan dasar-dasar muamalah dan
menerapkannya dalam kehidupan seharihari.

Mampu mengenal, mengidentifikasi


sejarah masyarakat Arab sebelum
Rasulullah dilahirkan.

Mampu menghayati sejarah kerosulan


Nabi Muhammad SAW.

Mampu mnegenal dan meneladani Ahlul


Bait Rasulullah SAW.

Mampu menghayati dan meneladani


dakwah Rasulullah dan para sahabatnya.

Mampu memahami dan meneladani nilainilai sejarah Khulafaurrosyidin.

BAB III
STRUKTUR KURIKULUM

A. KELOMPOK MAPEL
Struktur kurikulum dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan dasar
yang dilaksanakan di SD IT AS SUNNAH, sesuai atau sejalan dengan
Standar Isi yaitu meliputi lima kelompok matapelajaran sebagai berikut:
(1)Kelompok matapelajaran Agama dan akhlak mulia.
(2)Kelompok matapelajaran kewarganegaraan dan kepribadian.
(3)Kelompok matapelajaran ilmupengetahuan dan teknologi.
(4)Kelompok matapelajaran estetika.
(5)Kelompok matapelajaran jasmani, olaharaga, dan kesehatan.
B. MAPEL DAN ALOKASI WAKTU
a. Mapel dan Alokasi Waktu.

STRUKTUR KURIKULUM DAN ALOKASI WAKTU


SDIT AS SUNNAH
N
O

PROGRA
M

MATA PELAJARAN
PAI/Al Islam
B. Indonesia
Matematika
PKN
Umum
(Diknas) IPS
Sains (IPA)
SBK
Penjaskes
B. Inggris
B. Sunda
Mulok
B. Cirebon
Tahsinul Qur'an
Tahfidzul Qur'an
Aqidah/Ahklaq
Qur'an/Hadits
Madrasa
Siroh/SKI
h Diniyah
Fiqh/Ibadah
B. Arab
Remedial/Pengayaa
Tambaha n/B.Sunda/B.Crb/Do
n
a-doa
Ekstra Kurikuler
JUMLAH

KELAS
III IV

II
2
7
6
2
3
5
2
2
2

2
7
6
2
3
5
2
2
2

JML
JAM
V

VI
5
5
2
3
4
2
2
2
1
1
10
5
2
1
1
2
2

4
34
32
12
18
26
12
12
12
1
1
60
40
8
7
7
12
12

3
3

18
18

61 61 56 56 56 56

346

5
5
2
3
4
2
2
2

5
5
2
3
4
2
2
2

5
5
2
3
4
2
2
2

10 10 10 10 10
10 10
5
5
5
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2

3
3

3
3

3
3

3
3

3
3

b. Tujuan Masing-masing Matapelajaran


1. Agama dan Akhlak Mulia
1. Menjalankan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap
perkembangan anak
2. Menunjukkan sikap jujur dan adil
3. Mengenal keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan
golongan sosial ekonomi di lingkungan sekitarnya
4. Berkomunikasi secara santun yang mencerminkan harkat dan
martabatnya sebagai makhluk Tuhan

5. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman,


dan memanfaatkan waktu luang sesuai dengan tuntunan
agamanya
6. Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap sesama
manusia dan lingkungan sebagai makhluk ciptaan Tuhan
2. Kewarganegaraan dan Kepribadian
1. Menunjukkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa,
negara, dan tanah air Indonesia
2. Mematuhi aturan-aturan
lingkungannya

sosial

yang

berlaku

dalam

3. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan


golongan sosial ekonomi di lingkungan sekitarnya
4. Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan
5. Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri
6. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari
potensinya
7. Berkomunikasi secara santun
8. Menunjukkan kegemaran membaca
9. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman,
dan memanfaatkan waktu luang
10. Bekerja sama dalam kelompok, tolong-menolong, dan
menjaga diri sendiri dalam lingkungan keluarga dan teman
sebaya
11. Menunjukkan kemampuan mengekspresikan diri melalui
kegiatan seni dan budaya lokal

3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi


1. Mengenal dan menggunakan berbagai informasi tentang
lingkungan sekitar secara logis, kritis, dan kreatif
2. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif
dengan bimbingan guru/pendidik
3. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi
4. Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana
dalam kehidupan sehari-hari
5. Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan sosial
di lingkungan sekitar
6. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca,
menulis, dan berhitung
7. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman,
dan memanfaatkan waktu luang
4.

Estetika
Menunjukkan kemampuan untuk melakukan kegiatan seni
dan budaya lokal

5. Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan


1.

Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman


dan memanfaatkan waktu luang
2. Mengenal berbagai informasi tentang potensi sumber daya
lokal untuk menunjang hidup bersih, sehat, bugar, aman dan
memanfaatkan waktu luang
6. Mulok
Sebagai sekolah Islam terpadu yang menerapkan fulldays
school, moving class dan pendekatan belajar PAKEM
(Pembelajaran Aktif Kreatif Menyenangkan), SD IT AS SUNNAH
menetapkan
mulok dengan jumlah waktu belajar yang
memadai, sebagai berikut:
1. Bahasa Inggis.
2. Bahasa Cirebon.
3. Bahasa Arab.
4. Madrasah Diniyah (Aqidah/Akhlaq; Fiqih; Al Quran/Hadits &
Siroh).
5. Tahsinul Quran (membaca Al Quran dengan baik dan
benar).
6. Tahfidzul Quran (Menghafal Al-Quran).

7. Pengembangan Diri
Penyaluran bakat, minat, dan kecakapan melalui kegiatan
ekstrakurikuler berikut:
1. Bahasa Inggris (As Sunnah Junior English Club- AJE)
2. KIA (Kelompok Ilmiah Anak)
3. Dokcil
4. Bahasa Arab
5. Olah Raga
6. Majalah Dinding
7. Sabtu Ceria
c. Pengaturan Beban Belajar
1. Sistem yang digunakan
SD IT As Sunnah menggunakan sistem paket sesuai Standar Isi.
2. Waktu Tatap Muka
a. Di dalam satu pekan terdapat 61 jam untuk kelas 1-2 jam,
sedangkan kelas 3-6 adalah 56 jam termasuk di dalamnya
mulok, program Madrasah diniyah dan tambahan ektsra
kurikuler

dan

pengayaan.

Karena

SD

IT

As

Sunnah

menggunakan fulldays, maka di luar waktu tatap muka


tersebut ada waktu waktu yang digunakan bukan KBM tetapi
sebagai program pembiasaan siswa yaitu: Makan siang, shalat
Dzuhur berjamaah, tidur siang, dan shalat Asar berjamaah.
b. Satu jam tatap muka 30 menit untuk kelas 1-2 dan 35 menit
untuk kelas 3-6 SD.
c. Jam pembelajaran dimulai pukul 07.00 s.d. 16.00 w.i.b.
3. Alokasi waktu kegiatan penugasan
a. Terstruktur/ mandiri
Waktu penugasan mandiri dan terstruktur maksimal 40 % dari
jumlah jam tatap muka dengan rincian sebagai berikut:
Mapel

Jml
Jam
Tatap muka

PAI

3
(105120)

Bahasa
Indonesia
Matematik

5
(165200
5
(165-

Jml
jam
penugasa
n mandiri
42

70
70

Keterangan

a
IPA
IPS

200)
4
(140160)
3
(105120)

56
42

PKn
SBK
PJOK
B.Inggris
B.Sunda
B.Cirebon

b. Pendidikan kecakapan hidup (lifeskill)


Pendidikan ini meliputi kecakapan personal, sosial, akademik,
rasional, dan vocasional diintegrasikan ke dalam semua
matapelajaran dan secara khusus diselenggarakan di dalam
ekstrakurikuler dan sistem halaqoh di SD IT As Sunnah.
c. Alokasi Praktek
Waktu untuk praktek sejumlah 2 jam praktek setara dengan
satu jam tatap muka.

d. Ketuntasan Belajar

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL (SKBM)


SDIT AS SUNNAH CIREBON
NO

PROGRAM

Umum (Diknas)

Mulok

Madrasah
Diniyah

MATA PELAJARAN
PAI/Al Islam
B. Indonesia
Matematika
PKN
IPS
Sains (IPA)
SBK
Penjaskes
B. Inggris
B. Sunda
B. Cirebon
Tahsinul Qur'an
Tahfidzul Qur'an
Aqidah/Ahklaq
Qur'an/Hadits
Siroh/SKI
Fiqh/Ibadah
B. Arab

Angka
75
65
60
70
70
70
75
75
70
70
75
70
75
75
75
75
75
60

SKBM
Huruf
Tujuh puluh lima
Enam puluh lima
Enam puluh
Tujuh puluh
Tujuh puluh
Tujuh puluh
Tujuh puluh lima
Tujuh puluh lima
Tujuh puluh
Tujuh puluh
Tujuh puluh lima
Tujuh puluh
Tujuh puluh lima
Tujuh puluh lima
Tujuh puluh lima
Tujuh puluh lima
Tujuh puluh lima
Enam puluh

e. Kenaikan kelas dan kelulusan


Syarat-syarat kenaikan kelas:
1. Sebanyak-banyaknya terdapat 3 matapelajaran yang kurang
tuntas.
2. Nilai pengembangan diri minimal baik.
3. Pendidikan Agama dan mulok Dieniyah minimal cukup
kompeten (C, A, dan P nya).
4. Kehadiran sekurang-kurangnya 75 %.
5. Portofolio baik
6. Lifeskill dan 5 K baik.

Sedangkan syarat-syarat kelulusan:


1. Seluruh matapelajaran nilai minimal (rata-rata C, A, P) cukup
kompeten dan jika salah satu aspek tersebut di bawah
cukup kompeten, maka harus diher dengan maksimal 2 kali
perbaikan.
2. Nilai pengembangan diri/ mulok/ 5 K/ life skill harus baik.
3. Tidak terdapat nilai kurang.
4. Nilai rata-rata untuk kelompok matapelajaran (C,A, P)nya:
Pendidikan Agama minimal 8,00
Kewarganegaraan minimal 7,50
Iptek minimal 7,00
Estetika minimal 7,50
Pend Jasmani, olahraga, kesehatan minimal 8,00
Mulok/ 5 K/ lifeskill minimal 7,50.
f. Pendidikan Berbasis keunggulan lokal dan global
Nilai unggul pendidikan di SD IT As Sunnah meliputi Tahsinul Quran,
Tahfidul Quran, Bahasa (Arab & Inggris), Dieniyah dan Komputer
beserta Internet.

BAB IV

KALENDER PENDIDIKAN
A. Minggu Efektif
Di dalam satu tahun terdapat minggu efektif sejumlah 34 dengan
rincian:
Bulan Juli

= 3 minggu/ pekan.

Agustus

= 3 minggu

September

= 2 minggu

Oktober

= 4 minggu

Nopember

= 4 minggu

Desember

= 2 minggu

Januari

= 4 minggu

Pebruari

= 4 minggu

Maret

= 5 minggu

April

= 4 minggu

Mei

= 4 minggu

Juni

= 3 minggu

B. Jam Efektif
No
1

Kegiatan
Minggu efektif belajar

Jedah tengah semester

3
4
5
6

Jeda antarsemester
Ulangan Harian
Pekan Kreativitas Siswa
Kegiatan khusus sekolah

Waktu
32 minggu

Keterangan
Dimanfaatkan
untuk KBM efektif
2 minggu
Ulangan Mid
Semester
2 minggu
Libur Semester
5 minggu
Ulangan
1 minggu
Lomba antar siswa
Max 3
Dimanfaatkan
minggu
untuk kegiatan
terprogram tanpa
mengurangi jam
efektif
pembelajaran
2 x sebulan Pengembangan diri

Ekstra kurikuler dan


Pengayaan
8
Rapat dan Pembinaan Prof
2 x sebulan Rapat, Workshop,
Guru
Sharing Program
C. Ulangan Harian, UTS, UAS, UKK, UASBN

NO
1

ULANGAN/UJIAN
Ulangan Harian

Ulangan Tengah Semester

TANGGAL
24-28 Agustus 2009
5-10 Oktober 2009
1-5 Februari 2009
19-23 April 2009
17 21 Mei 2009
19-23 Oktober 2009

3
4
5
6
7

Ulangan Akhir Semester (UAS)


Ulangan Kenaikan Kelas (UKK)
Ujian Praktek Kelas 6
UASBN Tulis
Ujian Sekolah

22 -27 Maret 2010


1-5 Desember 2009
7-12 Juni 2010
26-30 April 2010
13-15 Mei 2010
16-19 Mei 2010

D. Kegiatan Sekolah
No

Bulan

Juli

Kegiatan/Tanggal
-

Agustus

September

Oktober

Rapat Koordinasi = 11
Awal Semester I 2009/2010 = 13
Pertemuan KOMSEK dan
Sosialisasi BOS = 18
Libur nasional = 20
Ekstra kurikuler dan pengayaan=
25
Tes Kemampuan Dasar Utk Kls
4 = 27
Pembinaan Profesionalisme
guru=1, 15
Supervisi Adm kelas = 3-7
Ekstra kurikuler dan
pengayaan=8
Libur Nasional= 17
Libur awal Ramadhan = 20-22
KBM di Bulan Ramadhan = 2331
Libur, tidak ada kegiatan ekst
kurikuler=29
Lanjutan KBM di bulan
Ramadhan= 1-4
Pembinaan Profesionalisme
guru= 5
Libur Itikaf dan Iedul Fitri= 929
Hari pertama masuk sekolah =
30
Workshop KTSP=9-10
Hari pertama sekolah = 1

Penanggung
jawab
KS

KS

KS

KS

November

Desember

Januari

Februari

Maret

10

April

Ekstra kurikuler dan pengayaan=


3, 17, 31
Pembinaan Profesionalisme guru
= 10, 24
Mid semester= 19-23
Lesson study=26-31
Lanjutan lesson study = 2-13
Pembinaan profesionalisme guru
= 7, 21
Ekstra kurikuler dan pengayaan
= 14
Libur Iedul Adha = 26-28
Prakiraan ULUM= 30
Prakiraan ULUM= 1-5
Remedial dan class meeting = 711
Pembinaan Profesionalisme
guru= 12
Libur menjelang bagi rapot= 1417
Libur Nasional=18
Pembagian buku Laporan
Pendidikan=19
Libur semester I= 21-31
Lanjutan libur semester I= 1-2
Rapat Koordinasi =2
Hari pertama masuk Semester
II= 4
Ekstra kurikuler= 9, 16, 30
Libur nasinal = 14
Pembinaan professionalisme
guru=23
Ekstra kurikuler = 6, 20
Pembinaan profesionalisme
guru= 13
Lesson study= 15-26
Libur nasional= 27
Lanjutan Lesson Study= 1-5,
Ekstra kurikuler dan pengayaan=
6, 27
Pembinaan profesionalisme
guru= 13
Libur Nasional= 15
Mid Semester = 16-20
Pekan kreativitas siswa dan
lomba=22-26
Libur nasional =2

KS

KS

KS

KS

KS

KS

11

Mei

12

Juni

Pembinaan profesionalisme
guru= 3, 17
Ekstra kurikuler dan pengayaan=
10, 24
Pembinaan profesionalisme
guru= 1, 22
Prakiraan UASBN DAN US= 315
Libur nasional=13, 28
Lanjutan libur nasional= 29
Supervisi administrasi kelas=
24-28
Pembinaan profesionalisme
guru= 5, 19
Prakiraan UKK= 7-12
Remedial dan class meeting=1418
Libur menjelang pembagian
rapot= 21-25
Pembagian buku laporan
pendidikan= 26
Libur kenaikan kelas = 28-30

KS

KS

E. Hari-Hari Libur Sekolah


NO
1
2
3
4
5

NAMA HARI LIBUR


Libur Awal Ramadhan
Libur Nasional 17 Agustus
Libur Iedul Fitri
Libur Iedul Adha dan Tasyrik
Libur Semester I

TANGGAL
20-22 Agustus 2009
17 Agustus 2009
9-29 September 2009
26-28 November 2009
21 Des 09 2 Jan

6
7
8
9

Libur
Libur
Libur
Libur

2010
1 Januari 2010
27 Feb 2010
13, 28, 29 Mei 2010
28 Juni 10 Juli 2010

Tahun Baru 2010


Nasional
Nasional
Kenaikan kelas

BAB V
SILABUS
A. Pengertian Silabus
Silabus

adalah rencana

pembelajaran

untuk

suatu

dan/

atau

kelompok matapelajaran/ tema tertentu yang mencakup standar


kompetensi,

kompetensi

dasar,

materi

pokok/

kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian

pembelajaran,

kompetensi untuk

penilaian, penilaian , alokasi waktu, dan sumber belajar.


B. Prinsip Pengembangan

1. Ilmiah
Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam
silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara
keilmuan.
2. Relevan
Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran, dan urutan penyajian
materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik,
sosial emosional, dan spiritual peserta didik.
3. Sistematis
Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional
di dalam mencapai kompetensi.
4. Konsisten
Adanya

hubungan

kompetensi

dasar,

yang

konsisten

indikator,

(ajeg,

materi

taat

pokok/

asas)

antara

pembelajaran,

pengalaman belajar, sumber, dan sistem penilaian.


5. Memadai
Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajran, pengalaman belajar,
sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang
pencapaian kompetensi dasar.
6. Aktual dan Kontekstual
Cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber
belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu,
teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata dan peristiwa
yang terjadi.
7. Fleksibel
Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman
peserta didik, pendidik, dan dinamika perubahan yang terjadi di
sekolah dan tuntutan masyarakat.
8. Menyeluruh
Komponen

silabus

mencakup

(kognitif, afektif, psikomotor).


C. Pengembangan Silabus

keseluruhan

ranah

kompetensi

Disusun secara mandiri oleh guru yang dilaksanakan pada awal


pelajaran dengan rincian tugas sebagai berikut:
1. Guru kelas membuat silabus semua matapelajaran sesuai dengan
jumlah matapelajaran yang menjadi tanggung jawabnya.
2.

Guru

matapelajaran

membuat

silabus

sesuai

dengan

matapelajaran yang diampu untuk sejumlah kelas yang menajdi


tanggung jawabnya.
D. Langkah-langkah Pengembangan Silabus
1. Mengkaji Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar matapelajaran
sebagaimana

tercantum

di

dalam

standar

isi,

dengan

memperhatikan hal-hal berikut:


a. Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/ atau
tingkat kesulitan materi tidak harus selalu sesuai dengan urutan
yang terdapat di dalam standar isi.
b. Keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar
dalam matapelajaran.
c. Keterkaitan antara standar kompetensi dan kompetensi dasar
antar matapelajaran.
2. Mengidentifikasi materi pokok/ pembelajaran
Mengidentifikasi materi pokok/ pembelajaran yang menunjang
pencapaian kompetensi dasar dengan mempertimbangkan:
a. Potensi peserta didik
b. Relevansi dengan karakteristik daerah.
c. Tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan
spiritual peserta didik.
d. Kebermanfaatan bagi peserta didik.
e. Struktur keilmuan.
f. Aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran.
g.

Relevansi

dengan

lingkungan.
h. Alokasi waktu.

kebutuhan

peserta

didik

dan

tuntutan

3. Mengembangkan kegiatan pembelajaran


Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman
belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi
antarpeserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya dalam rangka mencapai kompetensi dasar.
Pengalaman

belajar

penggunaan

pendekatan

berpusat

pada

yang

peserta

dimaksud

dapat

pembelajaran
didik.

terwujud

yang

Pengalaman

melalui

bervariasi
belajar

dan

memuat

kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik.


Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan
pembelajaran adalah sebagai berikut:
a. Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan
kepada para pendidik khususnya guru agar dapat melaksanakan
proses pembelajaran secara profesional.
b. Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus
dilakukan oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai
kompetensi dasar.
c. Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan
hierarki konsep materi pembelajaran.
d. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal
mengandung dua unsur ciri yang mencerminkan pengelolaan
belajar siswa yaitu kegiatan siswa dan materi.
4. Merumuskan indikator pencapaian kompetensi
Indikator merupakan penanda bagi pencapaian kompetensi dasar
yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang
mencakup sikap, pengetahuan, dan ketrampilan.
Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik,
matapelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah, dan dirumuskan
dalam kata kerja operasional yang terukur dan/ atau dapat
diobservasi. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun
alat penilaian.
5. Penentuan jenis penilaian

Penialian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan


berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan
tes dan nontes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan
kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas,
proyek dan/ atau produk, penggunakan portofolio, dan penilaian
diri.
Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh,
menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil
belajar

peserta

didik

yang

dilakukan

secara

sistematis

dan

berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna


dalam pengambilan keputusan.
Hal-hal yang harus diperhatikan di dalam penilaian:
a. Penialain diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi.
b. Penilaian menggunakan acuan kriteria yaitu berdasarkan apa
yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses
pembelajaran,

bukan

untuk

menentukan

posisi

seseorang

terhadap kelompoknya.
c.

Sistem

yang

direncanakan

adalah

sistem

penilaian

yang

berkelanjutan. Berkelanjutan di dalam arti semua indikator


ditagih,

kemudian

hasilnya

dianalisis

untuk

menentukan

kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum, serta


untuk mengetahui kesulitan peserta didik.
d. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut.
Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya,
program

remedi

bagi

peserta

didik

yang

pencapaian

kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan dan program


pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria
ketuntasan.
e. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar
yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Misalnya, jika
pembelajaran

menggunakan

pendekatan

tugas

observasi

lapangan, maka evaluasi harus diberikan, baik pada proses


(ketrampilan proses), misalnya teknik wawancara maupun pada

produk/ hasil melakukan observasi lapangan yang berupa


informasi yang dibutuhkan.
6. Menentukan alokasi waktu
Penentuan alokasi waktu pada setiap komponen dasar didasarkan
pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu matapelajaran
perminggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar,
keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan
kompetensi dasar.
Alokasi waktu yang dicantumkan di dalam silabus merupakan
perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang
dibutuhkan oleh peseta didik yang beragam.
7. Sumber belajar adalah rujukan, obyek dan/ atau bahan yang
digunakan untuk kegiatan pembelajaran, yang berupa medaia
cetak dan elektronik, narasumber, dan lingkungan fisik, alam,
sosial, dan budaya.
Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan
kompetensi dasar serta materi pokok/ pembelajran, kegiatan
pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

BAB

VI

PENUTUP

Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai


tujuan, isi dan bahan pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai
pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai

tujuan. Sebagai pedoman guru untuk mencapai tujuan pendidikan di


SDIT As Sunnah, maka telah disusun KTSP yang isinya disesuaikan
dengan

kondisi

peserta

didik

dan

lingkungan/

daerah

Kesambi

khususnya dan umumnya Kota Cirebon, Jawa Barat tanpa mengurangi


bobot Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang telah ditetapkan
pemerintah.
Dengan adanya KTSP ini, diharapkan siswa-siswa SDIT As Sunnah benarbenar dapat berkembang secara optimal sesuai dengan kemampuan.
Kami menyadari di dalam menyusun KTSP ini masih belum sempurna
sesuai harapan, karena itu saran yang konstruktif senantiasa kami nanti/
tunggu teriring doa semoga saran-saran yang kami tunggu tersebut
mendapatkan balasan yang berlipat ganda dari Alloh Taala.

Cirebon, Juli 2009


Kepala Sekolah,

SUPRIYATNA, S.Pd
NIP. -