Anda di halaman 1dari 11

Kumpulan Pantun Nasehat

Ramai orang membeli jamu


Di bawah pokok cuaca redup
Bersungguh-sungguh mencari ilmu
Ilmu dicari penyuluh hidup
jika pergi kepadang datar
jangan lupa pulang berlabuh
jika kita kepingin pintar
belajarlah sungguh-sungguh

matamu berbinar binar


bagaikan terang rembulan
kamu gak pinter pinter
pacaran aja kerjaannya
kamu itu sangat imut
kamu selalu dihatiku
kalau kamu kentut
aku selalu pergi darimu

jalan-jalan kesawojajar
disana banyak batu koral
sekolah tempat kita belajar
belajar ilmu serta moral
pergi jalan-jalan kepasar
pergi lagi ketempat gadai
mari kita rajin belajar
rajin belajar supaya pandai

jika ingin mendulang cadas


jangan lupa palu baja
jika murid tumbuh cerdas
guru pun ikut bahagia
Parang tajam tidak berhulu
Buat menetak si pokok Ru
Bila belajar tekun selalu
Jangan ingkar nasihat guru

Orang tua patut disegani


Boleh mendapat ajarnasihat
Ular yang bisa tidak begini
Bisa lagi lidah yang jahat

Ramai orang menggali perigi


Ambil buluh lalu diikat
Ilmu dicari tak akan rugi
Buat bekalan dunia akhirat

Apa guna berkain batik


Kalau tidak dengan sucinya?
Apa guna beristeri cantik
Kalau tidak dengan budinya
Pantai Mersing kuala Johor
Pantainya bersih sangat mashyur
Pohonkan doa kita bersyukur
Negara kita aman dan makmur

Hari malam gelap-gelita


Pasang lilin jalan ke taman
Sopan santun budaya kita
Jadi kebanggaan zaman berzaman
Berakit-rakit ke hulu
Berenang-renang ke tepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian

Buah cempedak diluar pagar


Ambil galah tolong jolokkan
Saya budak baru belajar
Kalau salah tolong tunjukkan
Pisang emas dibawa belayar
Masak sebiji di atas peti
Hutang emas boleh dibayar
Hutang budi dibawa mati

Dalam semak ada duri


Ayam kuning buat sarang
Orang tamak selalu rugi
Macam anjing dengan bayang
Baik-baik mengirai padi
Takut mercik ke muka orang
Biar pandai menjaga diri
Takut nanti diejek orang

Ke hulu membuat pagar


Jangan terpotong batang durian

Cari guru tempat belajar


Supaya jangan sesal kemudian
Mari kita tanam halia
Ambil sedikit buat juadah
Usia muda jangan disia
Nanti tua sesal tak sudah

Padi muda jangan dilurut


Kalau dilurut pecah batang
Hati muda jangan diturut
Kalau diturut salah datang
Cuaca gelap semakin redup
Masakan boleh kembali terang
Budi bahasa amalan hidup
Barulah kekal dihormati orang

Orang Daik memacu kuda


Kuda dipacu deras sekali
Buat baik berpada-pada
Buat jahat jangan sekali
Dayung perahu tuju haluan
Membawa rokok bersama rempah
Kalau ilmu tidak diamalkan
Ibarat pokok tidak berbuah

Kalau kita menebang jati


Biar serpih tumbangnya jangan
Kalau kita mencari ganti
Biar lebih kurang jangan
Pergi berburu sampai ke sempadan
Dapat Kancil badan berjalur
Biar carik baju di badan
Asalkan hati bersih dan jujur

Pulau Pandan jauh ke tengah


Gunung Daik bercabang tiga
Hancur badan dikandung tanah
Budi yang baik di kenang juga
Pinang muda dibelah dua
Anak burung mati diranggah
Dari muda sampai ke tua
Ajaran baik jangan diubah

bunga mawar bunga melati


ditanam di pinggir sunggai
rajin-rajinlah kita mengaji
kelak tuanya menjadi pak kyai
pak dani bawa adik
mau diasah dijati baru
jangan suka ganggu adik
nanti dimarahi ibu

anak doah makan lepet


makan lepet sambil melompat
kalau ingin cepat pintar
rajin-rajin lah untuk belajar
kalau ada sumur diladang
boleh kita numpang mandi
kalau ada umur yang panjang
boleh kita bejumpa lagi

puisi cinta harus berjajar


seperti bunga-bunga teratai
kalau kita rajin belajar
cita-cita pasti tercapai
jika kamu hendak melamar
jangan banyak tulis dihapus
jika siswa rajin belajar
sudah tentu pasti lulus

Kumpulan Pantun Pendidikan

Tanam padi di tengah sawah


Sawah subur selalu basah
Pagi hari pergi sekolah
Sore hari ke madrasah
jalan mulus tanpa putus,
jangan sampai kesasar.
jika ingin lulus,
makanya,belajar

Dari Seram ke Pulau Buru


Dalam kota beli papaya
Anak baik menghormati guru
Berbakti jua pada orangtua

Masuk toko membeli kain


Kain batik buatan Tasik
Jika engkau banyak bermain
Kepada ilmu tidak tertarik

Tanah tandus penuh batu


Tanah subur selalu gembur
Jika orang banyak berilmu
Sehat makmur sepanjang umur
Hujan angin bercampur badai
Hujam reda pergi ke pantai
Di sekolah jangan berkelahi
Kalau berkelahi tak jadi pandai

Anak bambu bernama rebung


Rebung dibeli di pasar pagi
Anak sekolah suka menabung
Semua keperluan bisa dibeli
Merah warna buah tomat
Membuat sayur terasa nikmat
Beta ingin mencari sahabat
Agar hidup punya manfaat

Air laut asin rasanya


Kelapa muda manis airnya
Jika ingin hidup bahagia
Sejak muda tekun bekerja
bawa motor,bannya kempes,
rodanya kemudian di putar.
jika ingin sukses,
makanya belajar dan ihtiaaaaar.

jalan-jalan ke kota BARU,


lalu balik ke kota BANJAR.
jika kamu ingin maju,
caranya,ea belajarrrrr.
Pohon jati kuat kayunya
Pohon nyiur tinggi batangnya

Murid rajin banyak ilmunya


Murid malas banyak bohongnya

Tinggi batang pohon jambu


Tumbuh di sisi pohon mangga
Engkau dan aku adalah satu
Bersahabat dalam suka duka
Pohon ceri subur tumbuhnya
Petik buahnya masukkan kantong
Saling memberi saling menerima
Saling bantu tolong menolong

Bulu cenderawasih berkilauan


Burung merak sering menari
Walau kawan anak perantauan
Sidah jadi saudara sendiri
Kain tenun dari Sumbawa
Kain batik dari Pekalongan
Jika ingin jadi mahasiswa
Sekolah Dasar jangan diabaikan

Di sana gunung di sini gunung


Di tengah-tengah gunung Rajabasa
Ke sana bingung ke situ bingung
Lebih baik ke sekolah saja
Tamasya ke kota Bogor
Jangan lupa ke Kebun Raya
Meski kau sudah tersohor
Jangan lupakan ayah bunda

Pergi ke Medan membeli ulos


Singgah di kedai membeli gulai
Jangan ajak aku membolos
Dorong aku jadi anak pandai
Tanam padi di tengah sawah
Sawah subur selalu basah
Pagi hari pergi sekolah
Sore hari ke madrasah

Kepada rumput pergi berburu


Pergi berburu bersama teman
Anak baik hormati guru
Itu namanya murid budiman
Ada jarum dan juga peniti
Jangan ditusuk pastilah sakit
Sesama teman jangan berkelahi
Tak ada guna badanpun sakit

Ada sisir monyet berkaca


Ada kuda mirip keledai
Rajin menulis rajin membaca
Itu pertanda anak yang pandai
Kepada rumput pergi berburu
Pergi berburu bersama teman
Anak baik hormati guru
Itu namanya murid budiman

Tanam padi di tengah sawah


Sawah subur selalu basah
Pagi hari pergi sekolah
Sore hari ke madrasah
Jika ke kota beli kain kaca
Beli pita dua seuntai
Rajin menulis rajin membaca
Itu pertanda anak yang pandai

Kau mandi aku pun mandi


Kau renang aku pun renang
Jika kawan mampu mandiri
Beta pasti merasa senang
Pohon jati kuat kayunya
Pohon nyiur tinggi batangnya
Murid rajin banyak ilmunya
Murid malas banyak bohongnya

Ada jarum dan juga peniti


Jangan ditusuk pastilah sakit

Sesama teman jangan berkelahi


Tak ada guna badanpun sakit
Ke kota Pekanbaru membeli ulos
Beli ulos penuh bergambar
Anak sekolah jangan membolos
Jika membolos tak jadi pintar

Ada sisir monyet berkaca


Ada kuda mirip keledai
Rajin menulis rajin membaca
Itu pertanda anak yang pandai
Buah duku dari Palembang
Pulau Bali mashur mangganya
Baca buku janganlah jarang
Sebab buku jendela dunia

Gajah perang melawan gajah


Seekor pelanduk mati di tengah
Jika kau tiada masuk sekolah
Ayah bunda pastilah resah
Tinta hitam untuk menulis
Pensil warna untuk melukis
Ilmu itu tak pernah habis
Turun temurun ke ahli waris

Pohon jati kuat kayunya


Pohon nyiur tinggi batangnya
Murid sejati banyak ilmunya
Bekal mengabdi nusa bangsa
A-B-c dan alif ba-ta
Satu dua tiga dan empat
Selalu cikgu ajar kita
Ditubi-tubi sampai dapat

...
Satu dua tiga empat
Lima enam tujuh delapan
Ditubi-tubi sampai dapat
Bila dapat maju ke depan

...
Lima enam tujuh delapan
Rajin belajar cepat maju
Bila dapat maju ke depan
Terima kasih banyak, Cikgu!

...
Betik masak lebat di pangkal
Penuh kapal bawa belayar
Baik budi panjang akal
Hormat guru tekun belajar

...
Manis rasanya buah delima
Masak sebiji di celah daun
Budi guru saya terima
Jadi kenangan bertahun-tahun

...
Pohon palma tegak berdiri
Ditanam mari tepi bangunan
Ilmu di dunia terus dicari
Jasa guru dilupa jangan

...
Waktu malam mencincang halia
Masak cencaru berserai wangi
Muris silam patuh setia
Hormat guru serta disayangi

...
Pergi memburu ke hutan lama
Dapat rusa di waktu pagi
Kalau ilmu ku dapat sama
Usaha guru ku sanjung tinggi

...
Pakai baju warna biru
Pergi ke sekolah pukul satu
Murid sentiasa hormatkan guru
Kerana guru pembekal ilmu

...
Orang haji dari Jeddah
Buah kurma berlambak-lambak
Pekerjaan guru bukanlah mudah
Bagai kerja menolak ombak

...
Australia negeri kangguru
Indonesia alamnya permai
Sungguh mulia jasamu guru
Mendidik kami menjadi pandai
Kotabaru penuh pesona
Martapura si kota intan
Guru-guru yang bijaksana
Patut ditiru jadikan teladan

...
Dari Bekasi ke pasar baru
Kita bertemu di rumah makan
Terimakasih untukmu guru
Budi jasamu tak terlupakan.

...
Bunga cengkeh, bunga matahari,
Harum wangi di ruang tamu;
Usahamu gigih setiap hari,
Mendidik kami tanpa jemu.

...
Laungan azan jauh kedengaran,
Hati tenang mengucap syukur;
Penuh sabar memberikan ajaran,
Kesalahan kami sentiasa ditegur.

...
Jarum emas di dalam peti,
Dibawa pergi sambil berlari;
Nasihat diberikan tidak berhenti,
Supaya kami membaki diri.

...
Wajahmu manis tersemat di hati,
Setiap masa bersuara tenang;
Wahai guru yang kami hormati.
Jasamu mulia tetap dikenang.

...
Sejambak bunga dari taman,
Untuk guru kuhadiahkan;
Pesananmu tetap jadi pedoman,
Mendorong aku mencapai kejayaan.