Anda di halaman 1dari 25

PANDUAN PRAKTIKUM

PEMASARAN HASIL PERIKANAN

Disusun oleh: Tim Asisten PHP

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN


UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2016

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala
rahmat

dan hidayah-Nya, sehingga

kami dapat menyelesaikan Buku

Panduan

Praktikum Pemasaran Hasil Perikanan. Dalam penyusunan buku panduan praktikum


ini, kami menyadari m asih adanya kekurangan. Oleh karena itu, segala kritik dan saran
kami terima dengan senang hati. Kami berharap laporan ini dapat bermanfaat dan
menambah pengetahuan bagi pembaca.

Malang, April 2016

Tim Asisten

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ........................................................................................................ i
DAFTAR ISI ..................................................................................................................... ii
I. PENDAHULUAN ......................................................................................................... 1
II. RISET PASAR ............................................................................................................ 3
2.1 Riset Pasar............................................................................................................. 3
2.2 Manfaat Riset Pasar ............................................................................................... 3
2.3 Metode yang digunakan ......................................................................................... 3
2.4. Tahapan Riset ...................................................................................................... 3
III. PERILAKU KONSUMEN ........................................................................................... 5
3.1 Pengertian Perilaku Konsumen ............................................................................. 5
3.2 Faktor Perilaku Konsumen .................................................................................... 5
IV. PERSEPSI KONSUMEN ........................................................................................... 6
4.1 Pengertian Persepsi Konsumen ............................................................................. 6
4.2 Fakktor yang Memepengaruhi .............................................................................. 6
V. ANALISIS FINANSIAL ............................................................................................... 8
5.1 Biaya Tetap............................................................................................................ 8
5.2 Biaya Tidak Tetap.................................................................................................. 8
5.3 Harga Pokok Produksi ........................................................................................... 8
5.4 Margin .................................................................................................................... 8
5.5 Keuntungan/Laba .................................................................................................. 9
5.6 Efisiensi Pemasaran ............................................................................................... 9
VI. MARKETING PLAN (PERENCANAAN PEMASARAN) ....................................... 10
6.1 Pengertian Marketing ...........................................................................................10
6.2 Format Marketing Plan ........................................................................................10
VII. KUISIONER ............................................................................................................. 12
7.1 Pengertian Kuisioner ............................................................................................12
7.2 Jenis-jenis pertanyaan dalam kuisioner : .............................................................12
7.3 Merancang Kuisoner ............................................................................................12
7.4 Format kuisioner ...................................................................................................12
Format Laporan Praktikum .......................................................................................... iii
Kuisioner ...................................................................................................................... iii
Contoh Format Cover 1 ............................................................................................... vii
Contoh Format Cover 2 .............................................................................................. viii
Contoh Format Lembar Pengesahan .......................................................................... ix

ii

I. PENDAHULUAN
Allah menundukkan lautan untukmu, supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya
dengan seidzin-Nya dan supaya kamu dapat mencari sebagian karunia-Nya, dan
mudah-mudahan kamu bersyukur". (surat

al-Jsyiyah ayat 12). Dari ayat tersebut

dapat kita petik bahwa agar manusia bisa menggali dan memanfaatkan laut sebagai
sumber rezeki. Akan tetapi kita tidak boleh lupa akan rasa syukur kita kepada Allah
SWT dan perwujudan rasa syukur tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan dan
mengelola sumberdaya perairan beserta isinya dengan sebaik mungkin dan tetap
menjaga kelestariannya.
Hasil perikanan dapat dikelompokkan ke dalam bahan mentah dan barang
konsumsi. Sebagai bahan mentah dapat dibeli oleh pabrik atau usaha pengolahan untuk
diolah menjadi barang jadi misalnya ikan kaleng, aneka olahan ikan, tepung ikan, dan
sebagainya. Sebagai barang konsumsi akan dibeli oleh konsumen akhir (household
consumer, restoran, dll). Produk perikanan dan kelautan termasuk perishable food atau
produk mudah rusak, maka akan sangat memerlukan strategi pemasaran yang
berbeda dengan produk barang maupun jasa pada umumnya.
Persepsi dan image masyarakat terhadap produk-produk perikanan berbeda-beda
atau beragam dibandingkan produk lain pada umumnya. Berdasarkan pengamatan dari
praktisi pemasaran produk perikanan dan kelautan, bahwa persepsi masyarakat
terhadap produk perikanan dan kelautan antara lain jika makan ikan alergi, ikan baunya
amis, ikan banyak duri, ikan mahal, ikan rumit memasaknya, ikan hanya bisa atau
paling enak digoreng. Karena image masyarakat terhadap produk perikanan masih
demikian kurang bagus, maka diperlukan strategi pemasaran yang dapat merubah
image tersebut, sehingga kendala pemasaran produk perikanan dan kelautan dapat
diatasi.
Kegiatan pemasaran adalah sangat penting dalam semua kegiatan yang
menghasilkan barang ataupun jasa. Pemasaran berasal dari kata pasar dimana
pengertian mengenai pasar merupakan tempat terjadinya transaksi jual beli dengan
pembeli dan penjual. Di dalam pasar terdapat pasar kongkrit dan pasar abstrak. Pasar
kongkrit adalah tempat dimana para pemintaan dan penawaran barang berkumpul dan
bertemu (misalkan pada pasar ikan), sedangkan pasar abstrak keseluruhan permintaan
dan penawaran yang berhubungan satu sama lain.
Menurut Kotler (2002), definisi pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial
yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan
inginkan dengan menciptakan, menawarkan, secara bebas mempertukarkan produk yang
bernilai dengan pihak lain.

Berdasarkan definisi tersebut, proses pemasaran dimulai dari menemukan apa


yang diinginkan konsumen. Semua ini tidak lepas dari konsep marketing yang paling
besar, yaitu berusaha memproduksi produk/jasa untuk memenuhi

selera

konsumen

(value based), baik yang bersifat tangible maupun intangible.


Menurut Hanafiah dan Saefudin (2006), pemasaran hasil perikanan mempunyai
ciri-ciri, diantaranya sebagai berikut :
a.

Sebagian besar dari hasil perikanan berupa bahan makanan yang dipasarkan
diserap oleh konsumen akhir secara relatif stabil sepanjang tahun.

b.

Pada umumnya pedagang pengumpul memberi kredit kepada produsen.

c.

Saluran pemasaran pada umumnya terdiri dari produsen (nelayan), pedagang


perantara sebagai pengumpul, pedagang eceran dan konsumen.

d.

Pergerakan hasil perikanan berupa bahan makanan dari produsen sampai konsumen
pada umumnya meliputi proses proses pengumpulan,

pengimbangan, dan

penyebaran, dimana proses pengumpulan merupakan proses yang terpenting.


e.

Kedudukan terpenting dalam pemasaran hasil perikanan terletak pada pedagang


pengumpul karena berhubungan dengan fungsinya sebagai pengumpul dari daerah
produksi yang terpencar-pencar, skala produksi kecil-kecil, dan produksinya
musiman.

II. RISET PASAR


2.1 Riset Pasar
Riset Pasar adalah penelitian apa yang dibutuhkan pasar atau masyarakat dan
juga mengetahui pesaing-pesaing bisnis yang ada.
2.2 Manfaat Riset Pasar
1. Mengetahui segmentasi pasar / siapa yang membutuhkan produk/service kita.
2. Dapat membuat produk/servis yang sesuai dengan pasar.
3. Dapat membuat produk/servis yang dapat bersaing.
4. Mengetahui besarnya permintaan.
5. Mengetahui keinginan konsumen.

2.3 Metode yang digunakan


1. Metode Studi Kasus: suatu

kajian yang mendalam, menyeluruh, atas obyek

tertentu (biasanya relatif kecil) selama kurun waktu tertentu.


2. Metode Survei: untuk memperoleh fakta tentang gejala-gejala atas permasalahan
yang timbul.
3. Metode Pengembangan: untuk memperoleh informasi tentang pengembangan
suatu obyek tertentu dalam kurun waktu tertentu ada 2 macam : Longitudinal
(kontinu) dan Cross-sectional (waktu tertentu).
4. Metode

Tindak

lanjut

(Follow-up

Study):

dilakukan

untuk

mengetahui

perkembangan suatu subyek setelah diberi perlakuan tertentu.


5. Metode Analisis Isi (Content Analysis): dilakukan untuk menganalisis isi suatu
dokumen.
6. Metode Kecenderungan: untuk melihat suatu kondisi tertentu yang akan datang
dengan menggunakan proyeksi atau ramalan (Forecasting).
7. Metode Korelasional (Correlational Study) :

menentukan

tingkat

hubungan

variabel-variabel yang berbeda dalam suatu populasi.


8. Metode Eksperimen: riset yang memerlukan suatu langkah khusus dalam
mempersiapkan data agar mengarah pada penelitian yang lebih obyektif
dengan tiga prinsip kerja yaitu; replikasi, randomisasi, dan kontrol lokal.
2.4. Tahapan Riset
Mendefinisikan
data

masalah (termasuk diskusi dg pembuat keputusan, analisis

sekunder,

mendefinisikan

masalah

dari

riset-riset

kualitatif)

Mengembangkan pendekatan ada masalah (memformulasikannya pada kerangka

kerja yang lebih obyektif, menyiapkan model-model analisis, pertanyaanpertanyaan dan hipotesis, serta faktor-faktor yang terlibat)
Mendesain formulasi riset, yaitu menganalisis data sekunder, melakukan riset
kualitatif, merancang riset dengan metode kuantitatif (survei, observasi, dan
eksperimen), mendefinisikan informasi-informasi yang

diperlukan, membuat

ukuran skala data, mendesain kuisioner, mendesaian

sampling dan ukuran

sample, da n merancang analisis data.


Mengumpulkan data.
Menyiapkan data dan analisisnya (editing, coding, penyimpanan,

verifikasi

data, serta pengolahan dan analisis data)


Menyiapkan laporan dan presentasi

III. PERILAKU KONSUMEN


3.1 Pengertian Perilaku Konsumen
Perilaku

konsumen

adalah

keputusan

yang

diambil

konsumen

dengan

menggunakan sumber-sumber yang tersedia yaitu waktu, uang, dan upaya untuk
ditukar menjadi dengan barang/jasa (Sumarwan, 2003). Perilaku konsumen meliputi
konsumen tentang apa yang yang dibeli konsumen, mengapa, dimana, kapan, dan
seberapa sering membeli.
3.2 Faktor Perilaku Konsumen
Menurut Simamora (2003), pengambilan keputusan oleh konsumen dipengaruhi
oleh faktorfaktor sebagai berikut :
a) Faktor Kebudayaan : meliputi kultur masyarakat, kelas sosial yang diukur dari
pendidikan, kekayaan, dan variabel lainnya yang memeperlihatkan preferensi produk
dan merek yang berbeda
b) Faktor Sosial : meliputi pengaruh kelompok, keluarga, peran, dan status sosial dari
konsumen
c) Faktor Pribadi : umur, jabatan, keadaan ekonomi, gaya hidup, dan konsep diri
pembeli yang bersangkutan.
d) Faktor Psikologis : motivasi (dalam hal mencari kepuasan), persepsi, proses
pemebelajaran, serta kepercayaan dan sikap.

IV. PERSEPSI KONSUMEN


4.1 Pengertian Persepsi Konsumen
Persepsi konsumen

adalah proses dimana seseorang mengorganisir

dan

mengartikan kesan dari panca indera dalam tujuan untuk memberi arti dalam lingkungan
mereka (Robbins, 1998). Persepsi konsumen ini sangat penting dipelajari karena
perilaku konsumen karena perilaku konsumen didasarkan oleh persepsi mereka tentang
apa itu kenyataan dan bukan kenyataan itu sendiri.
Menurut Shiffman dan Kanuk (1997), persepsi akan sesuatu berasal dari interaksi
antara dua jenis faktor :
1. Faktor stimulus, yaitu karakteristik secara fisik seperti ukuran, berat, warna atau
bentuk. Tampilan suatu produk baik kemasan maupun karakteristik akan mampu
menciptakan suatu

rangsangan pada

indra

manusia,

sehingga

mampu

menciptakan sesuatu persepsi mengenai produk yang dilihatnya.


2. Faktor individu, yang termasuk proses di dalamnya bukan hanya pada panca indra
akan tetapi juga pada proses pengalaman yang serupa dan dorongan utama serta
harapan dari individu itu sendiri.
4.2 Fakktor yang Memepengaruhi
Menurut Setiadi (2003), faktor yang mempengaruhi persepsi adalah penglihatan
dan sasaran yang diterima dan dimana situasi persepsi terjadi penglihatan. Tanggapan
yang timbul atas rangsangan akan dipengaruhi sifat-sifat individu yang melihatnya, sifat
yang dapat mempengaruhi persepsi yaitu :
1.

Sikap
Sikap yang dapat mempengaruhi positif atau negatifnya tanggapan yang akan

diberikan seseorang.
2.

Motivasi
Motif merupakan hal yang mendorong seseorang mendasari sikap tindakan yang

dilakukannya.
3.

Minat
Merupakan faktor lain yang membedakan penilaian seseorang terhadap suatu hal

atau objek tertentu, yang mendasari kesukaan ataupun ketidaksukaan terhadap objek
tersebut.
4.

Pengalaman masa lalu


Dapat mempengaruhi persepsi seseorang karena kita biasanya akan menarik

kesimpulan yang sama dengan apa yang pernah dilihat dan didengar.

5.

Harapan
Mempengaruhi persepsi seseorang

dalam membuat keputusan, kita akan

cenderung menolak gagasan, ajakan, atau tawaran yang tidak sesuai dengan apa
yang kita harapkan.
6.

Sasaran
Sasaran dapat mempengaruhi penglihatan yang akhirnhya akan mempengaruhi

persepsi.
7.

Situasi
Situasi atau keadaan disekita kita atau disekitar sasaran yang kita lihat akan turut

mempengaruhi persepsi. Sasaran atau benda yang sama yang kita lihat dalam situasi
yang berbeda akan menghasilkan persepsi yang berbeda pula.

V. ANALISIS FINANSIAL
5.1 Biaya Tetap
Biaya tetap merupakan jenis biaya yang bersifat statis (tidak berubah) dalam
ukuran tertentu. Biaya ini akan tetap kita keluarkan meskipun kita tidak melakukan
aktivitas apapun atau bahkan ketika kita melakukan aktivitas yang sangat banyak
sekalipun misalnya tanah, bangunan, mesin, dan lain-lain.
5.2 Biaya Tidak Tetap
Biaya tidak tetap merupakan jenis biaya yang bersifat dinamis dalam ukuran
tertentu mengikuti banyaknya jumlah unit yang diproduksi ataupun banyaknya aktivitas
yang dilakukan, misalnya BBM, listrik, air, dsb.

5.3 Harga Pokok Produksi


Untuk

memahami

komponen

dari

harga

pokok,

perhatikan

hubungan

komponen-komponen berikut :
Harga pokok penjualan

= Harga Pokok Produksi + Biaya penjualan

Harga Pokok Produksi

= Harga Pokok Persediaan + Biaya Produksi

Harga Pokok Persediaan : Bagian Persediaan Bahan Baku yang


digunakan dalam Proses Produksi.
Persediaan

= Pembelian bahan baku + biaya pembelian

Biaya penjualan

= Biaya-biaya yang diperlukan untuk menjual

Biaya Produksi

= Biaya tenaga kerja + Biaya overhead pabrik (jika ada).

5.4 Margin
Margin merupakan selisih anatar harga jual dan harga beli. Rumusnya yaitu:

Margin = harga jual harga beli

Selain margin, juga dihitung profit margin. Pengertian Profit Margin menurut
Bambang Riyanto (2001:37): "Profit margin yaitu perbandingan antara net operating
income dengan net sales." Pengertian Profit Margin menurut S.Munawir (2004: 89):
Profit margin ini mengukur tingkat keuntungan yang dapat dicapai oleh perusahaan
dihubungkan dengan penjualannya".

100%

5.5 Keuntungan/Laba
Suatu usaha yang menguntungkan akan memiliki nilai penerimaan lebih besar
daripada total pengeluaran.
Keuntungan = Penerimaan (Total Biaya Tetap + Total Biaya Variabel)
5.6 Efisiensi Pemasaran
Efisiensi pemasaran adalah maksimisasi dari ratio input dan output. Input berupa
biaya-biaya yang dikeluarkan oleh lembaga pemasaran yang terlibat dalam memasarkan
hasil perikanan (Soekartawi, 1985).
Efisiensi pemasaran merupakan suatu tolak ukur atas produktivitas proses
pemasaran dengan membandingkan sumberdaya yang digunakan terhadap keluaran
yang dihasilkan selama kegiatan pemasaran berlangsung. Untuk mengetahui efisiensi
pemasaran dapat dihitung dengan rumus berikut:

x 100 %

ME

: Coefficient of Marketing efficiency

TC

: Total cost incurred by marketing agents

TR

: Total Value of Product Sold

VI. MARKETING PLAN (PERENCANAAN PEMASARAN)


6.1 Pengertian Marketing
Plan Marketing merupakan sebuah dokumen tertulis yang menjelaskan bagaimana
tujuan strategis organisasi dapat dicapai melalui strategi dan taktik pemasaran tertentu.
Tujuan marketing plan untuk menyediakan petunjuk dan fokus atas merek, produk,
dan organisasi. Marketing plan memperlihatkan bagaimana perusahaan akan bertahan
dan mengelola hubungan pelanggan yang menguntungkan. Perencanaan pemasaran
suatu perusahaan dapat memberi manfaat bagi :
1. Usaha untuk mendorong cara berfikir jauh kedepan
2. Usaha mengkoordinasi kegiatan pemasaran secara lebih baik
3. Usaha mengawasi kegiatan pemasaran yang telah dilakukan yang didasarkan
atas prestasi kerja yang ditetapkan dalam rencana.
4. Perumusan tentang tujuan yang ingin dicapai dan kebijakan operasional yang
dapat dilakukan secara lebih mantap
5. Usaha untuk menggairahkan partisipasi dan mempertebal rasa tanggungjawab para
pelaksana.
6.2 Format Marketing Plan
Marketing Plan memuat hal-hal sebagai berikut :
1. Analisa situasi (S.W.O.T)
S : Strengh/ Kekuatan, W : Weakness/ Kelemahan, O : Opportunity/ Peluang T :
Threat/ Ancaman. Seorang pengusaha harus mengenali perusahaannya secara internal
dan secara eksternal. Keadaan ekstern yang perlu diperhatikan adalah keadaan makro
yang berhubungan dengan kepentingan perusahaan. Analisis makro ini meliputi keadaan
politik, ekonomi,sosial, budaya. Analisis intern dan ekstern tersebut dilengkapi lagi
dengan analisis S.W.O.T

2. Tujuan Pemasaran (Marketing Objectives)


Tujuan pemasaran perusahaan beraneka ragam sesuai dengan kepentingan
perusahaan masing- masing. Sebagai contoh dapat dikemukakan tujuan pemasaran
mempertahankan

posisi perusahaan

sebagai market

leader, atau memperluas

penguasaan market.

10

3. Strategi Inti (Core Strategy)


Merupakan alternatif strategi yang terpilih dalam decision making. Untuk
menghasilkan strategi inti ini dibutuhkan pemikiran mendalam didukung oleh data dan
fakta sehingga dapat dirumuskan secara tajam

4. Jadwal Pelaksanaan (Action Plan)


Action plan lebih banyak, sebab disini dielaborasi lebih rinci. Jika strategi inti
yang ingin dilaksanakan berupa pengembangan produk, maka harus dijabarkan model,
bahan, mutu,kemasan, dsb Action Plan harus dapat menjawab beberapa pertanyaan :
What, apa tugas yang harus dilakukan?
Who, siapa orang yang harus bertugas dan bertanggung jawab?
When, kapan pekerjaan harus dilaksanakan dan harus selesai?
Where, jika diperlukan dimana percobaan pasar akan dilakukan?
How, bagaimana cara melaksanakan tugas tersebut?

5.Anggaran Pemasaran (Marketing Budget)


Di dalam Marketing Budget dengan jelas harus dinyatakan besar biaya yang
diperlukan, jenis kegiatan pemasaran untuk berbagai teknikpromosi, melakukan riset
pemasaran, dsb.

6. Pengawasan (Control)
Untuk semua implementasi marketing plan harus dilakukan pengawasan.
Pengawasan dilakukan dengan membaca dan mempelajari laporan tertulis dari
pelaksana ataupun hasil observasi. Jika terjadi penyimpangan atau kendala dalam
pelaksanaan, maka harus segera diambil tindakan perbaikan

11

VII. KUISIONER

7.1 Pengertian Kuisioner


Kuisioner merupakan daftar pertanyaan yang akan digunakan oleh periset
untuk memperoleh data dari sumbernya secara langsung melalui proses komunikasi
atau mengajukan pertanyaan. Kuisioner berisi daftar pertanyaan yang harus diisi oleh
orang yang akan diukur (responden). Dengan

kuisioner

Kita

dapat

mengetahui

keadaan atau data pribadi seseorang, pengalaman atau pengetahuan dan lain-lain yang
dimilikinya.
7.2 Jenis-jenis pertanyaan dalam kuisioner :
1. Pertanyaan Terbuka
Pertanyaan-pertanyaan yang memberi pilihan-pilihan respons terbuka kepada
responden. Pada pertanyaan terbuka antisipasilah jenis respons yang muncul. Respon
yang diterima harus tetap bisa diterjemahkan dengan benar.

2. Pertanyaan Tertutup
Pertanyaan-pertanyaan yang membatasi atau menutup pilihan-pilihan respon yang
tersedia bagi responden.
7.3 Merancang Kuisoner
Dalam merancang kuisioner, yang perlu diperhatikan yaitu:
1. Menetapkan informasi yang ingin diketahui
2. Menentukan jenis kuisioner dan metode administrasinya
3. Menentukan isi masing-masing pertanyaan
4. Menentukan banyak respon atas setiap pertanyaan
5. Menentukan kata-kata yang digunakan untuk setiap pertanyaan
6. Menentukan urutan pertanyaan
7. Menentukan karakteristik fisik kuisioner
8. Menguji langkah-langkah tersebut dan dilakukan perubahan jika diperlukan

7.4 Format kuisioner


Dalam membuat kuisioner, format yang harus diperhatikan yaitu
Memberi ruang kosong secukupnya.
Menunjuk pada jarak kosong di sekeliling teks halaman.
Memberi ruang yang cukup untuk respons.
Meminta responden Bpk/Ibu memberi jawaban dengan lebih jelas.

12

Menggunakan tujuan-tujuan untuk membantu menentukan format.


Konsisten dengan gaya.
Pertanyaan-pertanyaan mengenai pentingnya bagi responden untuk terus, dan
pertanyaan harus berkaitan dengan subjek yang dianggap responden penting.

13

FORMAT LAPORAN PRAKTIKUM


BAB I. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Perumusan Masalah
1.3 Tujuan
1.4 Kegunaan Praktikum
BAB II. Tinjauan Pustaka
2.1

Pengertian dan Konsep Pemasaran

2.2

Permintaan dan Penawaran

2.3

Segmentasi Pasar

2.4

Perilaku Konsumen

2.5

Lembaga dan Saluran Pemasaran

2.6

Strategi dan Bauran Pemasaran

2.7

Fungsi dan Biaya Pemasaran

2.8

Margin Pemasaran

2.9

Keuntungan

2.10 Efisiensi Pemasaran


BAB III. Metode Pelaksanaan
3.1 Lokasi dan Obyek Pemasaran
3.2 Jenis dan Sumber Data
3.3 Teknik Pengumpulan Data
3.3.1 Observasi
3.3.2 Wawancara
3.3.3 Dokumentasi
3.4 Teknik Analisis Data
3.4.1 Analisis Deskriptif Kualitatif
3.4.2 Analisis Deskriptif Kuantitatif

BAB IV. Hasil dan Pembahasan


4.1 Analisa Deskriptif Kualitatif
4.1.1 Deskripsi Kegiatan
4.1.2 Permintaan dan Penawaran
4.1.3 Segmentasi Pasar
4.1.4 Perilaku Konsumen

iii

4.1.5 Lembaga dan Saluran Pemasaran


4.1.6 Strategi dan Bauran Pemasaran
4.2 Analisa Deskriptif Kuantitatif
4.2.1 Fungsi dan Biaya Pemasaran
4.2.2 Margin Pemasaran
4.2.3 Keuntungan
4.2.4 Efisiensi Pemasaran
BAB V. Penutup
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran

Daftar Pustaka
Lampiran

Ketentuan:
Ukuran A4
Margin 4,3,3,3
Font Arial 11
Spasi 1,5

iv

Nama
Pekerjaan
Pendidikan Terakhir
Alamat

:
:
:
:

1. Berapakah pendapatan Bpk/Ibu Per Bulan?


a. Dibawah Rp 2.000.000,b. Rp 2.000.000, Rp 3.000.000,c. Rp 3.000.000, Rp 5.000.000,d. Rp 5.000.000, Rp 10.000.000,e. Diatas Rp 10.000.000,2. Dengan pendapatan demikian, Bpk/Ibu lebih
memilih Produk Perikanan/Non Perikanan ?

3. Apakah Bpk/Ibu suka terhadap produk


perikanan ?
a. Sangat suka
b. Suka
c. Biasa-biasa saja
d. Tidak suka
4. Bpk/Ibu lebih suka produk perikanan yang
seperti apa?
a. Ikan segar
b. Ikan kering
c. Olahan ikan (sebutkan, ................)
d. Semua suka
5. Mengapa Bpk/Ibu memilih produk tersebut?
a. Harganya murah
b. Rasanya enak
c. Penampilan produk menarik
d. Coba-coba
e. Lain-lain, sebutkan, ................
6. Dimanakah Bpk/Ibu biasa membeli produk
perikanan ?
a. Pasar
b. Supermarket
c. Pedagang Keliling
d. Online
e. Lainnya, sebutkan, ................
7. Mengapa Bpk/Ibu tertarik membeli produk di
tempat tersebut?
a. Harga murah
b. Merk terkenal
c. Jenis produk lengkap
d. Lainnya, sebutkan, ................
8. Seberapa sering Bpk/Ibu membeli produk
perikanan dalam 1 minggu?
a. Setiap hari

Jenis Kelamin
Usia

:L/P
:
Tahun

b. 3 kali
c. 2 kali
d. 1 kali
e. Lainnya, sebutkan, ................
9. Ditujukan untuk siapakah produk yang Bpk/Ibu
beli?
a. Digunakan sendiri
b. Anak dan semua keluarga
c. Dijual/diolah lagi
d. Lainnya, sebutkan, ................
10. Pengalaman buruk apakah yang pernah
Bpk/Ibu rasakan selama membeli produk
perikanan ?
a. Produk rusak
b. Produk kadaluarsa
c. Harga mahal
d. Lainnya, sebutkan, ................
11. Bagaimana pendapat Bpk/Ibu tentang cara
pemasaran kami ?
a. Sangat Baik
b. Baik
c. Standart
d. Cukup Baik
e. Kurang Baik
12. Bagaimana menurut Bpk/Ibu harga produk
yang kami jual ?
a. Sangat Mahal
b. Mahal
c. Standart
d. Murah
e. Sangat Murah
13. Apakah Bpk/Ibu bersedia menjadi pelanggan
produk perikanan kami?
Jika iya, tuliskan:
Nama :
Alamat :
No. HP :
Waktu pengiriman : pagi/siang/sore.
14. Apa harapan Bpk/Ibu mengenai produk
perikanan?

UNTUK KELOMPOK
Bagaimana gaya hidup konsumen menurut kelompok anda ?
Responden 1:

Responden 2:

Responden 3:

Responden 4:

Responden 5:

Responden 6:

Responden 7:

Responden 8:

Responden 9:

Responden 10:

vi

Contoh Format Cover 1

LAPORAN PRAKTIKUM
PEMASARAN HASIL PERIKANAN

KELAS:

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2016

vii

Contoh Format Cover 2

LAPORAN PRAKTIKUM
PEMASARAN HASIL PERIKANAN

Nama Asisten

KELAS
KELOMPOK ...
1. NAMA NIM
2. NAMA NIM
3. NAMA NIM
4. NAMA NIM
5. NAMA NIM

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2016

viii

Contoh Format Lembar Pengesahan

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Pemasaran Hasil Perikanan disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan
Praktikum Pemasaran Hasil Perikanan dan lulus Mata Kuliah Pemasaran Hasil Perikanan.

Koordinator Asisten

Asisten Pendamping

RHOCHMAD WAHYU ILLAHI

(................................)

NIM. 125080401111041

NIM.

ix

KARTU KENDALI PRAKTIKUM


Identitas Mahasiswa / Praktikan:

Foto 3x4
Beralmamater

No.

Tanggal

Nama

NIM

Kelas

Kelompok :
Shitf

Asisten

Asistensi

Keterangan

TTD Asisten

Malang,

2016

Koordinator Asisten
Pemasaran Hasil Perikanan

RHOCHMAD WAHYU ILLAHI


NIM. 125080401111041

DAFTAR ASISTEN PEMASARAN HASIL PERIKANAN 2016


NO.

NAMA

NIM

NO.HP

1.

Rhochmad Wahyu Illahi

125080401111041

085853664988

2.

Muhammad Ali Fikri Ufik

135080401111111

085646761699

3.

Desi Melinda Sari K

135080400111016

085785194029

4.

Umaya Sari

135080400111060

085655944656

5.

Sayena Rohma Nurhayati

135080400111003

085790573753

6.

Qoriah

135080400111007

08987386554

7.

Ika Octalifvia

135080400111079

085733734905

8.

Fyna Aprilya Sitorus

135080400111089

089523465357

9.

Johan Armansyah

135080401111067

089630136789

10.

Kesuma Ningtyas

135080401111025

085251112765

11.

Fitria Sudarwati

135080401111057

081235840941

12.

Rania Fabiani

135080400111050

085755738414

13.

Sintya Rosyani

135080401111013

085746096746

14.

Ali Fahmi Syahputra

125080402111010

083834567113

15.

Ahmad Izzudin

125080400111057

087703312710

16.

M. Alwi Shahab

125080401111040

081703941372

xi