Anda di halaman 1dari 27

Laporan Kasus dan

Pembahasan
OSTEOARTHRITIS
Oleh : dr. Fadhlullah Latama

Anamnesis
Tn. A, umur 64tahun, cendana. Pasien
datang ke puskesmas dengan keluhan
nyeri pada lutut kanan. Nyeri sudah
dirasakan sejak lebih dari 1 tahun, nyeri
dirasakan memberat pada saat berjalan.
Lutut kanan dirasakan semakin nyeri
sejak 2minggu terakhir, disertai
pembengkakan pada daerah lutut. Pasien
mengaku tidak mengkonsumsi obat
apapun bila dirasakan nyeri.

Pemeriksaan Fisis
Kesadaran

: compos mentis
tekanan darah 110/80
nadi 80 kali per menit
pernafasan 20 kali permenit
Status Lokalis
Inspeksi : pembengkakan pada genue dekstra,
hiperemis (+)
Palpasi : teraba hangat pada genu dekstra,
nyeri tekan (+)
krepitasi (+)

Diagnose
Dalam penegakkan diagnosis pada pasien, tampak
jelas dari anamnesis dan pemeriksaan fisis bahwa
pasien menderita Osteoartritis Genue Dekstra.
Dapat pula dilakukan pemeriksaan foto roentgen
untuk menyingkirkan diferensial diagnosis yaitu
gout arthritis atau pseudogout. Temuan radiologis
dari osteoarthritis antara lain menyempitnya
celah antar sendi, terbentuknya osteofit,
terbentuknya kista, dan sklerosis subchondral

Terapi
Farmakoterapi

: OAINS, Paracetamol
Nonfarmakoterapi :
menghindari/mengurangi aktivitas yang
menyebabkan kerja berlebihan pada
sendi,dan meningkatkan kekuatan otot
penunjang kerja sendi lutut untuk
mengoptimalkan fungsinya sebagai faktor
protektif sendi. Menggunakan tongkat
sebagai usaha mengurangi beban pada
lutut

OSTEOARTHRITIS

Osteoarthritis
merupakan
gangguan pada
sendi yang ditandai
dengan perubahan
patologis pada
struktur sendi
tersebut yaitu
berupa degenerasi
tulang
rawan/kartilago
hialin

Nama lain
Radiology
: Arthrosis
deforman
Internal medicine : Arthrosis
Orthopaedic
: Degenerative
Osteoarthritis
Indonesia: encok and
perkapuran

Etiologi
Etiologi
penyakit
ini
belum
diketahui dengan pasti.
Ada beberapa faktor resiko yang
berhubungan dengan penyakit ini:

Usia lebih dari 40


Jenis kelamin. Wanita lebih sering
dibanding dengan laki-laki.
suku bangsa
Genetik
Kegemukan, penyakit metabolic
(gout) dan rhematoid arthritis
Cedera sendi (pekerjaan, aktivitas,
dan olah raga)

Predileksi Tempat

Bisa terjadi hampir


semua sendi.
Biasa terjadi pada
sendi berbeban
berat dan sering
digunakan:
lutut, pinggul,
punggung / tulang
belakang, tangan
dan kaki.

Manifestasi klinis
Kebanyakan pasien yang datang relatif
gemuk
Gejala utama adalah adanya nyeri sendi :
Sifatnya kronis, hilang timbul
terutama waktu mulai bergerak.
hilang waktu istirahat
Kesulitan naik dan turun tangga
Sulit berdiri setelah lama duduk atau
jongkok
Pembengkakan sendi :
Sendi terasa hangat pada perabaan

Manifestasi klinis
Terdapat hambatan pada pergerakan
sendi
Kaku pagi
Krepitasi
Pembesaran sendi
Perubahan gaya berjalan.
Lebih lanjut lagi nyeri bertambah,
krepitasi yang jelas, pembengkakkan
sendi dan perubahan bentuk sendi

Pemeriksaan Penunjang
Pada

pemeriksaan laboratorium
darah tepi, imunologi, dan cairan
sendi umumnya tidak ada kelainan
kecuali osteoarthritis yang disertai
peradangan (e.g : infeksi)

Radiologis

Gambaran radiografi sendi yang


menyokong diagnosis OA ialah:
Penyempitan celah sendi yang sering
asimetris (lebih berat pada bagian yang
menanggung beban)
Peningkatan densitas (sclerosis) tulang
subchondral.
Kista tulang
Osteofit pada pinggir sendi

Tujuan Penatalaksanaan
Osteoarthritis
Mengontrol

rasa nyeri
Meningkatkan fungsi sendi
Mempertahankan berat badan
normal
Mencapai gaya hidup yang sehat dan
meningkatkan kualitas hidup

Penatalaksanaa
n

Meringankan kerja
sendi
Bila gemuk BB
di

Olahraga
Senam

menggerakkan
semua sendi
Tidak
dipengaruhi
gravitasi bumi
Aerobik

Penatalaksanaa
n
Berjalan pakai
tongkat.
Penggunaan
brace atau splint

Penatalaksanaan
Medikamentosa
Nyeri
: NSAID, Paracetamol

Suplemen
: Glucosamine dan
chondroitin

Suntikan hyaluronate ke dalam


sendi

Penatalaksanaan
Fisioterapi

:
Thermoterapi
Program latihan
Dukungan psikososial
Operasi

Operasi
Operasi dipertimbangkan pada
pasien dengan kerusakan sendi yang
nyata, dengan nyeri yang menetap,
dan kelemahan fungsi.

Operasi
I. Arthroscopy
II. Osteotomy
III. Arthroplasty
IV. Arthrodesis

Terima Kasih