Anda di halaman 1dari 5

1.

Kegiatan Pramuka
Analisis masalah
Salah satu ekstrakurikuler wajib yang ada di SMA Pahlawan yaitu Pramuka. Kegiatan
ini dilaksanakan setiap hari sabtu pada jam terakhir KBM dan wajib diikuti bagi siswa
kelas X dan XI. Kegiatan ini dibimbing oleh satu pembina pramuka , sehingga butuh
tambahan tenaga pembina. Selain itu, kegiatan pramuka yang berlangsung di SMA
Pahlawan masih bersifat Intern, dimana pramuka SMA Pahlawan belum sepenuhnya
aktif diluar sekolah. Keaktifan dalam berbagai kegiatan diluar sekolah tentunya perlu
diadakan demi menunjukkan eksistensi SMA Pahlawan dan juga untuk menjalin
hubungan yang baik dengan sekolah lain.
Rencana
Salah satu Ekstrakurikuler di SMA Pahlawan adalah Pramuka. Sekolah mewajibkan
bagi siswa kelas X dan XI untuk mengikuti Pramuka. Pramuka dilaksanakan
seminggu sekali setiap hari sabtu dengan menggunakan jam terakhir KBM yaitu pada
pukul 11.30-13.00 WIB. Mahasiswa KKMT berencana untuk ikut berperan serta
dalam membina pramuka di SMA Pahlawan dengan mengikuti acara diklat dan
latihan tiap minggunya. Selain itu mahasiswa juga membimbing pramuka SMA
Pahlawan untuk mengikuti kegiatan pramuka yang bersifat eksternal. Tujuannya agar
pramuka SMA Pahlawan semakin aktif tidak hanya dalam lingkup sekolah tetapi juga
di luar sekolah bersama dengan sekolah lain.
Realisasi
Kegiatan pramuka terlaksana setiap hari sabtu pukul 11.30 s.d. 13.00 WIB. Seperti
yang sudah direncanakan, kami secara bergantian membantu membina kegiatan
pramuka setiap hari sabtu. Melalui kegiatan ini dapat mendukung perkembangan
personal melalui potensi, dan pembentukan karakter sekaligus melatih kepemimpinan.
Kegiatan pramuka sebenarnya sudah rutin dilakukan di SMA Pahlawan, namun untuk
kegiatan pramuka diluar sekolah masih belum dilakukan. Kami menggagas pramuka
SMA Pahlawan untuk aktif mengikuti kegiatan pramuka diluar sekolah. Tujuannya
agar pramuka di SMA Pahlawan semakin aktif di tingkat kabupaten. Salah satu acara
pramuka yang sudah dilaksanakan adalah UT Boothcamp. UT Bothcamp merupakan
kegiatan perkemahan yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka untuk semua
sekolah di Kabupaten Jember. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Sabtu dan
Minggu, tanggal 31 Oktober s.d 1 September 2015. Kegiatan ini diikuti oleh total 20
siswa SMA Pahlawan dan 3 pendamping dari mahasiswa KK-MT Posdaya.

Gambar 8. Mahasiswa KKMT bersama anak-anak pramuka


Kendala dan Solusi
Dalam melaksanakan kegiatan pramuka dijumpai beberapa kendala diantaranya, ada
beberapa siswa yang tidak mengikuti kegiatan pramuka karena berbagai alasan.
Solusinya dengan memberikan sanksi kepada siswa yang tidak mengikuti kegiatan
pramuka tanpa izin yang jelas agar memberikan efek jera sehingga tidak
melakukannya lagi.
2. Bimbingan Belajar
Analisis masalah
Dalam pembelajaran di kelas, siswa cenderung kurang dapat memahami secara tuntas
materi terutama pada mata pelajaran fisika. Hal ini disebabkan dalam sebuah
pembelajaran terdapat tuntutan ketuntasan materi, namun tingkat kognitif siswa masih
rendah. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru pamong fisika, siswa cenderung
lemah dalam memahami materi fisika dan perlu banyak latihan soal dengan berbagai
variasi. Namun hal ini tentu memerlukan waktu dalam pelaksanaannya, sedangkan
terdapat tuntutan ketuntasan materi di akhir pembelajaran.
Rencana
Bimbingan Belajar (Bimbel) merupakan salah satu program yang direncanakan akan
dilaksanakan secara rutin 2 kali seminggu, yakni pada hari Selasa dan hari Kamis.
Adapun sasaran program Bimbel adalah kelas X-MIA dan XI-MIA. Bimbel ini
bertujuan untuk mengenalkan siswa tentang alat-alat praktikum fisika, memperdalam
materi pelajaran fisika sesaui dengan bab yang relevan, dan memberikan latihan soal
yang variatif.
Realisasi

Program kerja Bimbingan Belajar secara umum dapat terlaksana dengan lancar.
Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari selasa dan kamis sepulang sekolah yaitu pada
pukul 14.00-15.00 WIB. Sasaran kami adalah kelas X MIA dan XI MIA. Pada hari
selasa untuk kelas X MIA dan kamis untuk kelas XI MIA. Materi yang diberikan
adalah seputar pelajaran fisika, diantaranya pengenalan alat praktikum, pembahasan
materi yang belum dimpahami siswa dan latihan-latihan soal. Adapun pengisi bimbel
adalah dari mahasiswa KKMT secara bergantian.

Gambar 16. para siswa sedang melakukan pengukuran

Gambar 17. siswa-siswa sedang diperkenalkan alat-alat


praktikum oleh mahasiswa KKMT

Gambar 18. kegiatan bimbingan belajar di kelas


Kendala dan Solusi
Dalam melaksanakan kegiatan Bimbel dijumpai kendala yaitu, kurangnya minat siswa
dalam mengikuti bimbel. Solusinya dengan membuat suasana bimbel santai dan
menyenangkan.
3. Jalan sehat
Analisis masalah
Berdasarkan observasi yang telah kami lakukan, masih terdapat kesenjangan antara
siswa, guru dan staf TU. Kesenjangan tersebut secara tidak langsung akan
berpengaruh dalam kegiatan baik pembelajaran maupun interaksi sosial sehari-hari.
Rencana
Kami merencanakan kegiatan jalan sehat untuk menjalin dan mempererat
kebersamaan antara siswa, guru, staf TU dan mahasiswa KK-MT. Selain itu, kegiatan
ini juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh dan memberi hiburan yang segar
bagi masyarakat sekolah. Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan setelah UTS
di SMA Pahlawan.
Realisasi
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari sabtu, 26 September 2015 mulai pukul 08.00 s.d
10.00 WIB. Acara ini diikuti oleh semua warga sekolah termasuk didalamnya siswasiswi SMA Pahlawan, guru dan staf TU serta mahasiswa KK-MT. Adapun rutenya
yaitu dari SMA Pahlawan menyusuri Jl. Slamet Riyadi dan perumahan Baratan
kemudian kembali lagi ke SMA Pahlawan. Setelah usai acara jalan santai diadakan
juga lomba karaoke dan diakhiri makan bersama yang diadakan oleh pihak sekolah.

Gambar 23. Siswa SMA Pahlawan sedang jalan santai

Kendala dan Solusi


Kegiatan jalan sehat berjalan dengan lancar dan nyaris tidak terdapat kendala yang
berarti.