Anda di halaman 1dari 7

STATUS UJIAN ILMU PENYAKIT MATA

Penguji :
DR. Med. dr. Jannes Fritz Tan , SpM

Disusun oleh :
Tomi Eko Prasetyo
1061050199

KEPANITERAAN KLINIK ILMU PENYAKIT MATA


PERIODE 16 JUNI 19 JULI 2014
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA
JAKARTA 2014

STATUS ILMU PENYAKIT MATA


1

I.

Nama

: Tomi Eko Prasetyo

Nim

: 1061050199

Tanggal Ujian

: 16 Juli 2014

Penguji

: Dr. Med. dr. Jannes Fritz Tan, Sp.M

IDENTITAS PASIEN
Nama
Umur
Alamat
Pendidikan Terakhir
Pekerjaan
Agama
Status

II.

: Tn. S
: 53 tahun
: Komplek Polri Pondok Karya Blok J no. 12 Jakarta Selatan
: SMA
: Pegawai Lepas
: Islam
: Menikah

ANAMNESA
Keluhan utama

: Penglihatan mata kiri berkurang

Keluhan tambahan

: Mata kiri merah, nyeri dan bengkak, serta seperti ada


pelangi apabila melihat cahaya

Perjalanan penyakit

Pasien datang ke Poli Mata RSU UKI dengan keluhan penglihatan mata kiri
berkurang secara mendadak sejak 1 hari yang lalu. Keluhan muncul tiba tiba,
2

berlangsung terus menerus, dan dirasakan semakin lama semakin berat. Pasien
telah mengkonsumsi obat panadol tetapi keluhan tidak berkurang. Selain itu, pasien
juga melihat warna pelangi jika melihat lampu, merah dan bengkak pada mata kiri
disertai mual dan muntah apabila sakit pada mata kiri dan kepala muncul. Gatal pada
mata disangkal, kotoran mata berlebih disangkal, ada sesuatu yang mengganjal
seperti pasir disangkal, demam disangkal, pasien mengaku tidak pernah terjatuh atau
terbentur atau terluka matanya sebelum keluhan muncul, riwayat alergi disangkal
oleh pasien.
Riwayat Penyakit Dahulu

Pasien mengatakan pernah mengalami sakit kepala dan sakit pada matanya,
mengalami penurunan penglihatan serta melihat pelangi bila melihat lampu sekitar 1
bulan yang lalu tetapi setelah minum obat sakit kepala (panadol) dan tiduran keluhan
tersebut hilang. Riwayat diabetes mellitus disangkal, riwayat hipertensi disangkal,
riwayat trauma mata disangkal.
Riwayat Penyakit Keluarga

Tidak ada keluarga yang mengalami hal yang sama seperti pasien.
III.

STATUS GENERALIS
Keadaan umum
: Tampak sakit sedang
Kesadaran
: Kompos mentis
Penyakit atau gejala klinik yang berhubungan dengan keluhan : Tidak ada

IV. STATUS OFTALMOLOGI


A. Pemeriksaan Umum
Parameter
Keadaan sekitar mata

OD
Tenang

OS
Tenang
3

Keadaan mata umumnya


Kedudukan bola mata
Gerakan bola mata

Tenang
Simetris
Normal ke segala arah

Tampak sakit berat


Simetris
Normal ke segala arah

B. Pemeriksaan Sistemik
Parameter
Acies Visus

OD

OS

6/6

Sebelum koreksi
Koreksi
Lapangan Pandang
Supersilia

Tidak dapat dikoreksi


Normal sesuai pemeriksa
Menyempit
Pertumbuhan baik dan Pertumbuhan baik dan

Silia

merata
Pertumbuhan

1/300

baik

merata
dan Pertumbuhan

baik

dan

merata, madarosis negatif, merata, madarosis negatif,


Palpebra Superior

trikiasis negatif
Warna
sesuai
warna

Palpebra Inferior

Superior/Inferior
Konjungtiva Bulbi

benjolan warna

kulit,

dengan
benjolan

negatif, ptosis negatif


negatif, ptosis negatif
Warna
sesuai
dengan Warna
sesuai
dengan
warna

Konjungtiva

kulit,

trikiasis negatif
dengan Warna
sesuai

kulit,

negatif
Tarsalis Warna tidak

benjolan warna

kulit,

benjolan

negative
hiperemis, Warna hiperemis, folikel

folikel tidak membesar


Normal

tidak membesar
Injeksi
siliar,

Injeksi

konjungtiva

Kornea

Kejernihan
Ulkus
Sikatriks

Jernih

Keruh

Negatif

Negatif

Negatif

Negatif

Bilik Mata Depan

Dalam , hipopion negatif, Dangkal , hipopion negatif,

Iris
Pupil

hiferma negatif
hiferma negatif
Radier, warna coklat
Radier, warna coklat
Bulat,
reflex
cahaya Lonjong, ditengah, dilatasi,
langsung
cahaya

Lensa
Tekanan Intra Okuler

V.

positif,
tidak

positif
Jernih
19 mmHg

reflek reflex

cahaya

langsung

langsung negatif, reflek cahaya tidak


langsung negatif
Jernih
65 mmHg

RESUME
Pasien, Tn. S umur 53 tahun dengan keluhan penglihatan mata kiri berkurang secara
mendadak sejak 1 hari yang lalu. Keluhan muncul tiba tiba, berlangsung terus
menerus, dan dirasakan semakin lama semakin berat. Pasien telah mengkonsumsi
obat panadol tetapi keluhan tidak berkurang. Selain itu, pasien juga melihat warna
pelangi jika melihat lampu, merah dan bengkak pada mata kiri disertai mual dan
muntah apabila sakit pada mata kiri dan kepala muncul. Pasien mengatakan pernah
mengalami sakit kepala dan sakit pada matanya, mengalami penurunan penglihatan
serta melihat pelangi bila melihat lampu sekitar 1 bulan yang lalu tetapi setelah
minum obat sakit kepala (panadol) dan tiduran keluhan tersebut hilang. Di keluarga
tidak ada yang mengalami keluhan seperti ini.
PEMERIKSAAN SISTEMIK MATA KIRI

VI.

Asies Visus
Lapangan Pandang
Kornea
Konjungtiva Bulbi
Camera okuli anterior
Pupil

1/300, tidak dapat dikoreksi


Menyempit
Edema
Injeksi siliar, injeksi konjungtiva
Dangkal
Lonjong, ditengah, dilatasi, refleks cahaya

Tekanan intra okuler

negatif
65 mmHg

DIAGNOSA KLINIK
Glaukoma Akut OS

VII.

DIAGNOSA BANDING
Keratitis Akut OS
Iritis OS

VIII. PENGOBATAN / TINDAKAN


Medikamentosa:
- Pilokarpin 2% 1 tetes sampai 6 kali sehari
- Asetazolamid 2 x 250 mg
Pembedahan:
Iridektomi

IX.

PEMERIKSAAN ANJURAN
Oftalmoskopi
Perimetri
Gonioskopi

X.

PROGNOSA

OD
Ad Vitam
Ad Sanasionum
Ad Fungsionum

XI.

Bonam
Bonam
Bonam

OS
Bonam
Dubia ad malam
Dubia ad malam

KOMPLIKASI
Glaukoma Absolut OS