Anda di halaman 1dari 2

Ciri Ciri Pencemaran Udara

Udara Menjadi Berwarna Untuk warna-nya tergantung dari jenis substansi yang
mencemarinya. Seperti contoh pencemaraan udara yang disebabkan oleh kebakaran hutan
maka udara akan berwarna kuning jika terlihat dari kejauhan, hal ini terjadi karena
kandungan gas CO, CO2 dan SO2 yang begitu tinggi. Untuk pencemaran udara dari asap
pabrik umumnya udara akan hitam karena kadar CO2, timbal dan unsur lain yang tinggi.
Udara Menjadi Berbau Kemurnian udara hakikatnya sama dengan kemurnian air jadi
ketika tercemar juga memiliki tanda yang sama yakni memiliki bau. Udara ketika tercemar
maka akan berbau, untuk baunya bermacam macam tergantung dari polutan apa yang
mencemari-nya.
Udara Memiliki Rasa Hal ini masih berkaitan dengan bau dimana ketika manusia
mencium bau udara yang tercemar maka secara otomatis juga akan dapat mengenali rasa
udara tersebut. Memang udara bukan materi padat seperti makanan yang dapat dirasakan,
namun dengan mencium-nya saja sama saja dengan merasakannya.
Memiliki Suhu Yang Tinggi Meskipun tidak setiap udara hangat itu tercemar namun
setidaknya tanda seperti ini sebagai pelengkap dari warna dan bau. Jadi ketika suhu udara
tinggi namun tidak berwarna dan tidak berbau ataupun berasa maka tidak dapat dikatakan
udara tersebut tercemar. Namun jika suatu udara berwarna, berbau dan berasa serta bersuhu
lebih tinggi, udara tersebut pastilah sudah tercemar.
Sesak Nafas Ketika Terhirup Salah satu tanda yang bisa dijadikan indikator pencemaran
udara yaitu dapat menyebabkan sesak nafas ketika dihirup. Hal ini disebabkan oleh
rendahnya kadar oksigen pada udara yang sudah tercemar polutan. Komposisi udara normal
haruslah mengandung Oksigen sekitar 21 persen dan Nitrogen 78 persen. Ketika kadar
oksigen turun hingga 10 persen sedangkan gas CO2 naik maka akan terjadi gejala sesak nafas
sebagai tanda tubuh kekurangan oksigen.
Ciri Ciri Pencemaran Air

Terjadinya Perubahan Suhu Air Karena sudah tercemar dan tidak murni lagi maka
kesegaran air akan hilang dan suhu air akan sedikit meningkat 3 hingga 5 derajat celcius.
Coba bandingkan air sungai di tengah kota dengan air sungai di hutan pedalaman, tentu saja
berbeda karena komposisi kimia-nya saja sudah berubah jauh.
Terjadi Perubahan PH Air Air murni atau Aquades hanya terdiri atas dua unsur yakni
Hidrogen dan Oksigen yang saling berikatan membentuk molekul H20 sehingga aquades
memiliki PH yang netral yakni 7, untuk mengetahui tingkat pencemaraan air harus
melakukan pengecekan tingkat keasaman atau PH yang mana semakin jauh dari angka 7
maka bukan merupakan ciri ciri air tanah yang baik justru semakin parah tingkat
pencemarannya.
Terdapat Endapan dan koloidal Biasanya sering dijumpai pada bahan buangan industri
yang mana sebelum mengendap di bagian dasar, akan melayang pada permukaan air sehingga
tidak hanya meracuni melainkan juga menghalangi sinar matahari sehingga proses
fotosintesis ganggang dan plankton terganggu.
Mengandung Mikroorganisme Berbahaya Bahan kimia bukan satu satunya penyebab
tercemarnya air, komponen biologis seperti mikroorganisme berbahaya juga tidak dapat
disepelekan karena sering menimbulkan penyakit. Contoh bakteri E Coli dapat menyebabkan
gangguan pencernaan akut pada manusia.
Perubahan Warna, Bau Dan Rasa Jenis jenis air yang sehat terjamin kemurnian-nya
sehingga akan berwarna bening, tidak berbau dan terasa netral atau tawar. Jika warna air
sudah berubah itu pertanda bahwa sudah terkontaminasi zat tertentu misalnya warna air
merah kecoklatan sudah tercemar unsur Fe dan Mn. Begitu juga dengan rasa dan bau dapat
dijadikan indikator tingkat pencemaran air.
Ciri ciri Pencemaran tanah
Kesuburan tanah yanghilang
pH kurang dari 6 (kondisi asam) atau pH lebih dari 8 (kondisi basa)
Baunya tidaksedap,cenderung berbau busuk
Tekstur tanah menjadi kering
Adanya kandungan logam berat dalam tanah
Adanya kandungan sampah organik dalam tanah