Anda di halaman 1dari 10

Laboratorium Geofisika 2016

BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang
Penentuan suatu daerah pada saat eksplorasi layak atau tidaknya tidak bisa
hanya menggunakan data-data geologi saja, tetapi juga didukung oleh data-data
geofisika. Geofisika sendiri merupakan bagian dari ilmu bumi dengan
menggunakan prinsip fisika. Geofisika digunakan untuk mengetahui kondisi
bawah permukaan bumi yang melibatkan pengukuran permukaan dari parameter
fisika yang dimilki oleh batuan yang ada di bawah permukaan bumi. Salah
satunya menggunakan metode seismik.
Metode seismik adalah salah satu metode dalam ilmu geofisika yang
berguna untuk mendeteksi struktur bawah permukaan. Metode ini termasuk ke
dalam metode aktif geofisika, dan metode ini dibagi menjadi 2, yaitu metode
Seismik Refraksi dan Seismik Refleksi. Prinsip dari metode seismic sendiri adalah
dengan menciptakan gelombang mekanis di permukaan, yaitu dengan cara
ledakan (eksposion), vibroseis, aigun, watergun, hammer, weigh drop, dll.
Metode

seismik

mencakup

beberapa

metode-metode

pengolahan,

diantaranya Metode Plus-Minus. Metode Plus-Minus memiliki keunggulan


dibanding metode T-X dimana metode ini dapat digunakan untuk mengetahui
keadaan di bawah permukaan bumi baik lapisan yang tebal maupun lapisan yang
tipis serta dapat mengetahui kecepatan (V2) pada masing-masing offset.
I.2 Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan dari praktikum ini agar praktikan mampu memahami
serta mengetahui cara mengolah data seismic dengan menggunakan metode PlusMinus. Dan dari data yang diperoleh praktikan dapat mengetahui nilai kecepatan
pada tiap-tiap lapisan, kedalaman lapisan dengan menggunakan Metdoe PlusMinus.

Nama : Dwiky Putra N. J.


Nim : 111.140.102
Seismik Refraksi

Laboratorium Geofisika 2016

BAB II
DASAR TEORI
II.1 Seismik Refraksi
Seismik refraksi merupakan salah satu metode seismik aktif yang bekerja
berdasarkan gelombang seismik yang dibiaskan atau direfraksikan mengikuti
lapisan-lapisan bumi di bawah permukaan.Metode ini hanya memanfaatkan
gelombang lansung dan gelombang primer (P) refraksi yang menjalar pada bidang
batas lapisan batuan seperti pada gambar II.1

Gambar II.1. Proses Penjalaran gelombang lansung dan gelombang refraksi

Metode seismik refraksi melakukan pengukuran waktu tempuh gelombang


P (pada setiap titik sepanjang bidang batas lapisan) yang dihasilkan dari sumber
energi implusif.
Karena material bumi yang bersifat elastik,

apabila ada sumber

gelombang; seperti berasal dari palu, dinamit, air gun, dan lain-lain yang
dihasilkan dari sumber gelombang, maka gelombang akan menjalar ke segala
arah.Pada bidang batas antar lapisan, gelombang sebagian akan dipantulkan dan
sebagian lagi akan dibiaskan. Gelombang yang dihasilkan tersebut akan diterima
oleh serangkaian detektor (geophone). Kemudian gelombang yang diterima oleh
detector tersebut akan dicatat dan direkam oleh suatu alat dipermukaan.

Nama : Dwiky Putra N. J.


Nim : 111.140.102
Seismik Refraksi

Laboratorium Geofisika 2016

Data yang didapat di lapangan antara lain waktu tempuh gelombang


sampai ke geophone dan jarak antar geophone. Dari kedua data tersebut dapat
diolah guna mendapatkan kedalaman lapisan di bawah permukaan, sehingga
diperoleh litologi batuan berdasarkan informasi kecepatan
Dalam sejarahnya metode seismik refraksi pernah digunakan untuk
mencari prospek minyak bumi dan menggambarkan struktur geothermaldi bawah
permukaan bumi.Hal ini dijelaskan oleh banyak tulisan-tulisan ilmiah atau karya
ilmiah.
Saat ini metode ini telah semakin berkembang dan banyak digunakan oleh
para ahli geofisika untuk:
1

Menilai kekuatan batuan dan studi pondasi bangunan (eksplorasi

2
3
4
5

dangkal)
Investigasi awal pembangunan jalan raya dan pipa-pipa minyak
Estimasi bahan galian
Penentuan sifat dinamik-elastik pada endapan permukaan
Mengetahui kemiringan bidang gelincir lapisan tanah (Investigasi

Bencana Longsor-Eksplorasi Lingkungan)


6 Mengetahui kedalaman batuan
7 Studi struktur kerak bumi dan tektonik
8 Menghitung koreksi statik
9 Eksplorasi air tanah
10 Aplikasi Microseismik

BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

Nama : Dwiky Putra N. J.


Nim : 111.140.102
Seismik Refraksi

Laboratorium Geofisika 2016

III.1 Tabel Pengolahan Data


III.1.1 Metode Plus-Minus
Tabel III.1 Pengolahan Data Metode Plus-Minus
Offset
(m)
0
2
5
10
15
20
25
30
35
40
45
50
55
60
65
70
75
80
85
90
95
98

ic
8.3
03

cos ic
0.9895
18

T+

V2 ratarata
1801.797
899

T-

Nama : Dwiky Putra N. J.


Nim : 111.140.102
Seismik Refraksi

Time (ms)
Forwar Rever
d
se
0
81.4
9.1
78.2
17.3
75.1
26.8
72.7
28.2
70.3
31.5
68.3
34.8
65.2
38.5
62.4
41.9
56.9
46.8
53.8
51.9
51.2
55.2
49.4
57
47.2
59.3
44.2
63.1
40.9
64.7
39.2
66.6
36.9
70.2
35.4
74.2
33.6
77.9
22.7
80.2
11.9
84.3
0

X
10

V2
(m/s)

v1
forward
373.13
433

H (m)

v1
revers
e
386.90
48

v1 ratarata
380.0195
451

Kedalaman
(m)

t AB
(ms)
82.85

Laboratorium Geofisika 2016

16.65

3.8

15.65

5.3

16.95

6.4

17.15

6.5

18.05

8.9

15.95

17.75

7.7

20.25

5.1

21.75

21.35

5.3

20.65

7.1

21.15

3.3

21.05

4.2

20.65

5.1

22.75

5.8

24.95

14.6

Nama : Dwiky Putra N. J.


Nim : 111.140.102
Seismik Refraksi

2631.5
79
1886.7
92
1562.5
1538.4
62
1123.5
96
1250
1298.7
01
1960.7
84
2500
1886.7
92
1408.4
51
3030.3
03
2380.9
52
1960.7
84
1724.1
38
684.93
15

3.1971
74
3.0051
52
3.2547
81
3.2931
86
3.4660
06
3.0627
59
3.4083
99
3.8884
55
4.1764
89
4.0996
8
3.9652
64
4.0612
76
4.0420
73
3.9652
64
4.3685
12
4.7909
61

-3.19717449
-3.005151998
-3.254781238
-3.293185736
-3.466005979
-3.062758746
-3.408399231
-3.888455461
-4.176489199
-4.099680202
-3.965264458
-4.061275704
-4.042073455
-3.965264458
-4.368511691
-4.790961173

Laboratorium Geofisika 2016

III.2 Hasil Pengolahan Data


III.2.1 Metode Plus-Minus
III.2.1.1 Analisa Kedalaman

Analisa Kedalaman

T+

III.2.1.2 Analisa Kecepatan Metode Plus-Minus

Nama : Dwiky Putra N. J.


Nim : 111.140.102
Seismik Refraksi

Laboratorium Geofisika 2016

Analisa Kecepatan V2

T-

III.3 Pembahasan
III.3.1 Metode Plus-Minus
Dari data lapangan yang telah diolah menggunakan
Program Microsoft Excell diperoleh kenampakan-kenampakan
batas lapisan yang memiliki keteblan yang berbeda-beda.
Didapatkan waktu penjalaran gelombang dari source A ke source
B (TAB) sebesar 82,85 ms, nilai v1 (kecepatan lapisan pertama
rata-rata) sebesar 380,019545 m/s yang didapatkan dari ratarata nilai v1Forward sebesar 373,1343284 m/s dan v1 Reverse
sebesar

386,9047619

m/s,

serta

V2

rata-rata

sebesar

1801,797899 m/s. Nilai ic sebesar 8,303 dan nilai cos.ic sebesar


0,98953.

Nama : Dwiky Putra N. J.


Nim : 111.140.102
Seismik Refraksi

Laboratorium Geofisika 2016

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

IV. 1 Kesimpulan
Dapat disimpulkan dari data lapangan yang telah diolah
diperoleh kenampakan-kenampakan batas lapisan yang memiliki
keteblan yang berbeda-beda. Didapatkan waktu penjalaran
gelombang dari source A ke source B (T AB) sebesar 82,85 ms,
nilai v1 rata-rata sebesar 380,0195451 m/s yang didapatkan dari
rata-rata nilai v1 Forward sebesar 373,1343284 m/s dan v1
Reverse sebesar 386,9047619 m/s, serta V2 rata-rata sebesar
1801,797899 m/s. Nilai ic sebesar 8,303 dan nilai cos.ic sebesar
0,98953.

Nama : Dwiky Putra N. J.


Nim : 111.140.102
Seismik Refraksi

Laboratorium Geofisika 2016

IV.2 Saran

Dalam mengolah data menggunakan metode-metode geofisika diperlukan


ketelitian serta keseriusan dalam proses pembelajaran dan pengerjaan tugastugasnya.

Nama : Dwiky Putra N. J.


Nim : 111.140.102
Seismik Refraksi

Laboratorium Geofisika 2016

Screenshot pengerjaan data pada Ms. Excel

Nama : Dwiky Putra N. J.


Nim : 111.140.102
Seismik Refraksi