Anda di halaman 1dari 22

SISTEM PEMBERIAN OBAT

MELALUI LOTIO

ANGGOTA KELOMPOK 4:
1.
2.
3.
4.

Fauzi Akbar Nugrahadi


Trya Ulfah Dewi Asih
Wahyu Nur Feburrochman
Wahyu Mugi Lestari

LOTIO ??
Lotio atau obat gosok adalah sediaan cair berupa
suspense atau disperse, digunakan sebagai obat
luar. Dapat berbentuk suspense bahan padat dalam
bentuk halus dengan bahn pensuspensi yang cocok
atau tipe emulsi minyak dalam air (M/A) dengan
surfaktan yang cocok.

Contoh Lotio:
1. LOTIO KALAMIN
2. LOTIO PUTIH

LOTIO KALAMIN (Calamine Lotio )


Calamine Lotio adalah suatu lotion untuk topikal yang
menggabungkan seng oksida dan besi (III) oksida untuk
menghasilkan lotion yang digunakan untuk membantu
mengurangi iritasi terkait kontak dermatitis.

LOTIO PUTIH
Lotio putih dibuat dengan melarutkan secara terpisah
masing masing 4% zink sulfat dan sulfurated potash dalam
air murni, masing masing larutan disaring dan
ditambahkan larutan dari sulfurated potash ke dalam
larutan zink sulfat perlahan lahan dengan pengadukan
yang konstan.

KEGUNAAN LOTION
Antibiotik
Antiseptik
Anti jamur (anti fungi)
Kortikosteroid
Anti- jerawat
Smoothing (pelembut)
Pelembab atau agen pelindung (seperti calamine )
Pijat
Memperbaiki kulit (estetika)

JENIS LOTION
a) Larutan detergen dalam air
b) Emulsi tipe M/A atau O/W (tipe emulsi dimana tetes
minyak terdispersi merata kedalam fase air)

PROSES PEMBUATAN
LOTION
1. Fase air dan emulgator dihomogenkan.
2. Ditambahkan Fase minyak. Kedua fase masing-masing
dipanaskan hingga larut kemudian baru dicampur.
3. Setelah keduanya tercampur baru ditambahkan
pengawet (sebagai anti mikroorganisme) dan pewangi.
Pengawet dan pewangi ditambahkan setelah suhu
campur turun hingga 40 sd. 30.

Macam Fase Minyak:

Asam stearat
Gliseril mono stearat
Cetil alkohol
Petrolatum USP
Minyak mineral
Isopropil palmitat

Fase air :
Air bebas ion
Gelatin
Gliserin
Triethanolamine 99%

Bahan tambahan dalam pembuatan lotion:


Zat Aktif ( vitamin, ekstrak, whithening (pemutih), dsb)
Pengental
Pengawet
Pewangi
Pewarna

Bahan Pengental dalam Lotion:


Gum xanthan
Gum guar
Karbomer
PEG-6000 distearat
PEG-120 metil glukosa dioleat
Gelatin
Petroleum jelly

Tujuan ditambahkan bahan pengental:


Membuat kental campuran
Penstabil terhadap perubahan panas dan pH
Memperbaiki viskositas

KELEBIHAN BEBERAPA BAHAN DALAM PEMBUATAN


LOTION DIBANDINGKAN BAHAN LAIN

Gelatin selain sebagai bahan pengental juga berfungsi sebagai


pengemulsi, penstabiI, pengikat air dan pembentuk gel.
Selain itu pemakaian gelatin sebagai bahan pengental juga dapat
mengurangi resiko pennyakit kanker kulit yang ditimbulkan dari
penggunaan bahan pengental golongan akrilamid dalam jangka
waktu panjang
Glicerin untuk mencegah pengeringan berlebih (tetap lembab
untuk jangka waktu yang cukup).
Alkohol untuk meningkatkan pengeringan dan pendingin.

Bahan pengawet:
Penguraian oleh mikroorganisme
Perusakan oleh mikroorganisme

PENERAPAN LOTION
Kain yang bersih
Katun wol
Kawat kasa
Satu jari
Telapak tangan

Pemakaian Lotio:
1) Dioleskan tipis-tipis
2) Dapat untuk kulit yang luka ( jangan menggunakan

suspensi dan mixtura agitanda) maupun kulit yang tidak


luka (utuh)

KEUNTUNGAN SEDIAAN LOTION


Lebih mudah digunakan (penyebaran lotion lebih merata
daripada krim)
Lebih ekonomis (Lotion menyebar dalam lapisan tipis)
Umumnya dosis yang diberikan lebih rendah
Kerja sistemnya rendah


KERUGIAN SEDIAAN LOTION

Bahaya
alergi
umumnya
lebih besar

Penyimpanan
BSO Lotion
tidak tahan
lama

BSO kurang
praktis
dibawa
kemanamana

ANALISA DALAM PEMBUATAN


Stabilit
LOTION
as
emulsi

Total
mikrob
a

Total
mikrob
a

Viskosit
as

Nilai
pH