Anda di halaman 1dari 18

+

Perubahan,
Pengembangan dan
Inovasi Organisasi
INDUKSI April 2016

Perubahan Organisasi
Merupakan

modifikasi substantif pada


beberapa bagian organisasi.

Perubahan

itu dapat melibatkan hampir


semua aspek dari organisasi, seperti
jadwal pekerjaan, dasar untuk
departementalisasi, rentang
manajemen, mesin-mesin, rancangan
organisasi, dan sebagainya.

Dorongan untuk Berubah


1.

Dorongan Eksternal

2.

Dorongan Internal

Dorongan Eksternal

Berasal

dari lingkungan umum organisasi.

Adanya

aturan baru dalam produksi dan


persaingan, politik, hukum baru, keputusan
pengadilan, dan sebagainya akan
mempengaruhi organisasi.

Berbagai

dimensi seperti teknologi, ekonomi


dan sosiokultural juga mempengaruhi
organisasi untuk melakukan perubahan.

Dorongan Internal

Berasal dari dalam organisasi itu sendiri.

Adanya revisi strategi organisasi oleh manajemen puncak,


akan menghasilkan perubahan organisasi.

Dorongan internal lainnya mungkin direfleksikan oleh


dorongan eksternal. Misalnya, sikap pekerja terhadap
pekerjaannya akan bergeser, seiring bergesernya nilai
sosiokultural. Akibatnya mereka menuntut suatu perubahan
dalam jam kerja, atau perubahan kondisi kerja.

Dua Jenis Perubahan


Organisasi
1. Perubahan Terencana
perubahan yang dirancang dan
diimplementasikan secara berurutan
dan tepat waktu sebagai antisipasi dari
peristiwa di masa mendatang.
2. Perubahan Reaktif
suatu respon bertahap terhadap
peristiwa ketika muncul.

+
Langkah-langkah
komprehensif dalam proses
perubahan
1.
Mengenali kebutuhan akan perubahan
2.

Menetapkan tujuan perubahan

3.

Mendiagnosis apa yang menyebabkan perlunya


dilakukan perubahan

4.

Memilih teknik perubahan yang sesuai untuk mencapai


tujuan

5.

Merencanakan implementasi untuk perubahan

6.

Mengimplementasikan perencanaan perubahan

7.

Mengevaluasi perubahan dan tindak lanjut

+
Penolakan terhadap
Perubahan
Sebuah

manajemen perubahan yang


efektif harus mampu memahami
penolakan yang sering kali mengikuti
perubahan.

Ada

beberapa hal yang menjadi alasan


terjadinya penolakan terhadap
perubahan organisasi, yaitu:
1. Ketidakpastian
2. Kepentingan pribadi yang terancam
3. Perbedaan persepsi
4. Rasa kehilangan

Mengatasi Penolakan
terhadap Perubahan
Untuk

mengatasi penolakan terhadap


perubahan yang terjadi dalam
organisasi, setidaknya ada beberapa
teknik yang bisa diterapkan, yaitu:
1.

Partisipasi

2.

Pendidikan dan komunikasi

3.

Fasilitasi

4.

Analisis bidang kekuatan

Bidang-bidang
Perubahan Organisasi

1.

Struktur dan rancangan organisasi.


rancangan pekerjaan, departementalisasi, hubungan
pelaporan, distribusi otoritas, mekanisme koordinasi,
struktur lini-staf, rancangan keseluruhan, budaya,
manajemen sumber daya manusia

2.

Teknologi dan Operasi.


meliputi teknologi informasi, peralatan, proses pekerjaan,
urutan pekerjaan, sistem pengendalian

3.

Orang.
Dalam hal ini yang dipengaruhi adalah kemampuan dan
keterampilan, kinerja, persepsi, ekspektasi, sikap dan nilai.

Pengembangan
Organisasi
Pengembangan organisasi adalah
Suatu usaha terencana yang berskala
organisasi, dikelola dari puncak, dan
dimaksudkan untuk meningkatkan
efektivitas dan kesehatan organisasi
melalui intervensi yang terencana
dalam proses organisasi yang
menggunakan pengetahuan perilaku

+
Teknik Pengembangan
Organisasi

Aktivitas Diagnostik

Membangun Tim

Timbal Balik Survey

Pendidikan

Aktivitas Antar Kelompok

Penyelesaian Melalui Pihak Ketiga

Aktivitas Teknostruktural

Konsultasi Proses

Perencanaan Hidup dan Karier

Bimbingan dan konseling

Perencanaan dan Penetapan Tujuan

Inovasi Organisasional
Inovasi adalah Usaha yang
terkelola dari suatu organisasi
untuk mengembangkan produk
atau jasa baru, atau kegunaan
baru dari produk dan jasa yang
ada

Proses Inovasi
Proses inovasi organisasi terdiri dari:
Pengembangan inovasi
Aplikasi Inovasi
Peluncuran Aplikasi
Pertumbuhan Aplikasi
Kematangan Inovasi
Penurunan Inovasi

Bentuk Inovasi
Setiap

ide kreatif yang dikembangkan


oleh suatu organisasi memiliki suatu
tantangan yang berbeda bagi proses
inovasi. Inovasi dapat bersifat:
1. Inovasi Radikal vs Inovasi bertahap
2. Inovasi Teknikal vs Inovasi
Manajerial
3. Inovasi Produk vs Inovasi Proses

Kegagalan Berinovasi
Ada

beberapa hal yang menjadi alasan


suatu organisasi mungkin gagal dalam
berinovasi, yaitu:
1. Kurangnya sumber daya
2. Kegagalan untuk mengenali
kesempatan
3. Penolakan akan perubahan

Mendorong Inovasi dalam


Organisasi

Tiga

cara spesifik untuk mendorong


inovasi dalam organisasi yaitu:
1. Sistem penghargaan
2. Budaya Organisasi
3. Intrapreneurship dalam organisasi
yang lebih besar.

MATUR NUWUN

Anda mungkin juga menyukai