Anda di halaman 1dari 2

SOP

PEMBAGIAN ABATE
No.Dokumen
:
No. Revisi
:
Tanggal terbit
:
Halaman
: 1/1

PUSKESMAS
Abd.Latif,SKM,
M.Kes

BONTONOMPO II

NIP.19680502
199203 1 010

1.Pengertian

2.Tujuan
3. Kebijakan
4. Referensi

5. Alat dan
Bahan

6. Langkahlangkah

7. . Hal-hal yang
perlu
diperhatikan
8. unit terkait
9. Dokumentasi
terkait

Abate adalah nama dagang dari temefos, suatu


insektisida golongan organofosfat yang efektif
membunuh larva nyamuk atau insekta air lainnya. Di
dalam air, abate akan bertahan beberapa hari kemudian
mengalami degradasi. Dari segi kesehatan, abate
dianggap tidak beracun terhadap manusia kecuali dalam
dosis yang besar.
Sebagai pembunuh larva nyamuk demam berdarah
(Aedes Aegepty) penyebab DBD.
SK Puskesmas
1. Departemen Kesehatan RI. (1995). Menuju Desa Bebas
Demam Berdarah, Jakarta: Dirjen P2PL. Dep.kes.RI
2. Departemen Kesehatan RI. (1999). Petunjuk Teknis
Bulan Bakti Gerakan 3M Demam Berdarah Dengue (DBD),
Jakarta: Dirjen P2PL. Dep.kes. RI
3. Departemen Kesehatan RI. (1998). Menggerakkan
Masyarakat dalam 3M guna memberantas Demam
Berdarah Dengue (DBD), Jakarta: Dirjen P2PL. Dep.Kes.RI
1. Alat :
a. Bubuk Abate
b. Pulpen
c. Kertas
1. Melapor ke RT/RW setempat dan melampirkan jadwal
posyandu
2. Pemberitahuan kepada masyarakat melalui pengeras
suara di Mesjid
3. pemberian bubuk abate dan memberitahukan pada
masyarakat agar bubuk abate tersebut ditusuk-tusuk
jarum/pentul terlebih dahulu dan ditempatkan diwadah
penampungan air atau tempat-tempat yang sulit dikuras
di daerah yang sulit air.
1. Jadwal Posbindu

1. pengelola Surveylans
1. laporan Pembagian abate
2. Foto kegiatan

SOP

PEMBAGIAN ABATE
No.Dokumen
:
No. Revisi
:
Tanggal terbit
:
Halaman
: 1/1

PUSKESMAS
BONTONOMPO II

Abd.Latif,SKM,
M.Kes
NIP.19680502
199203 1 010