Anda di halaman 1dari 19

Belajar Bahasa Korea Untuk Pemula Pengenalan Hangeul

Belajar Bahasa Korea Untuk Pemula Pengenalan Hangeul Huruf Korea disebut Hangeul
. Bagi yang berminat belajar Bahasa Korea, disini saya akan coba memperkenalkan huruf
Hangeul. Tentunya ini adalah pembelajaran yang sangat mendasar. Sebelum bisa membaca dan
menulis huruf Korea, kita meski tahu hurufnya dulu. Disarankan bagi yang ingin belajar Bahasa
Korea untuk pemula agar mempelajari sampai benar-benar paham cara penulisan dan membaca
huruf Hangeul. Agar kedepannya dapat memahami seluruh kalimat tulisan Korea.

Huruf Korea atau Hangeul menurut sejarah diciptakan oleh Raja Sejong. Walaupun mempunyai
kemiripan dengan huruf Kanji (China), tapi sebetulnya tidak sama. Huruf Korea lebih mudah
dipelajari daripada huruf China (Kanji). Dan saya yakin untuk menguasai semua huruf Korea,
paling lama dua minggu sudah bisa menguasai. Semua huruf Korea terdiri dari 24 huruf. Terdiri
dari 10 huruf vokal dasar dan 14 huruf konsonan dasar. Yang selanjutnya dari vokal dasar dan
konsonan dasar lebih dikembangkan lagi menjadi vokal rangkap dan konsonan rangkap.
Khusus bagi peminat untuk bekerja di Korea Selatan, penguasaan cara menulis dan membaca
huruf Korea sangat dianjurkan. Karena proses untuk bisa bekerja di Korea, syarat utamanya
adalah lulus test EPS-Topik. Tentunya selain bisa baca dan tulis huruf Korea, penguasaan
kosakata Korea juga adalah sebuah keharusan. Semakin banyak kosakata yang dikuasai, maka
semakin besar juga peluang lulus test EPS-Topik.

Belajar Bahasa Korea Untuk Pemula Pengenalan Vokal Dasar


Kita mulai saja belajar Bahasa Korea pengenalan huruf Hangeulnya. Yang akan saya perkenalkan
lebih awal adalah huruf Korea Vokal Dasar. Seperti yang sudah saya terangkan diatas, bahwa
huruf Korea vokal Dasar terdiri dari 10 huruf. Berikut huruf-huruf Korea vokal dasar beserta
cara membacanya :
No

Huruf

Bunyi

ya

eo/o

yeo

yo

yu

eu/u

10

Belajar Bahasa Korea Untuk Pemula Pengenalan


Konsonan Dasar
Setelah Anda mengenal huruf Korea vokal dasar, selanjutnya mari kita lihat huruf Korea
konsonan dasar. Huruf Korea konsonan dasar ini terdiri dari 14 huruf. Berikut adalah huruf
Korea konsonan dasar beserta cara membacanya :
No

Huruf

Nama

Bunyi Awal

Bunyi Tengah

Bunyi Akhir

kiyeok

k/g

nieun

tigeut

t/d

rieul

r/l

r/l

mieum

pieup

p/b

siot

ieung

ng

chieut

ch

10

chieut

ch

ch

11

khieuk

kh

kh

12

thieut

th

th

13

phieup

ph

ph

14

hieut

Belajar Bahasa Korea Untuk Pemula Pengenalan


Vokal Rangkap
Selanjutnya dari vokal dasar dan konsonan dasar tersebut kemudian dikembangkan lagi menjadi
vokal rangkap dan konsonan rangkap. Jika Anda sudah menguasai huruf korea vokal dasar dan
konsonan dasar diatas, maka saya rasa sudah cukup. Sehingga ketika mempelajari huruf Korea
vokal dan konsonan rangkap tidak sulit lagi. Karena huruf Korea vokal dan konsonan rangkap
hanya perkembangan dari vokal dan konsonan dasar.
Berikut huruf Korea vokal rangkap yang terdiri dari 11 huruf gabungan dari vokal dasar :
No

Huruf

Bunyi

Proses

ae/e

yae/ye

ye

oe

wa

wae/we

wo

we

10

wi

11

eui/ui

Belajar Bahasa Korea Untuk Pemula Pengenalan


Konsonan Rangkap
Begitu juga dengan huruf Korea konsonan rangkap, seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa
huruf rangkap hanya terdiri dari perkembangan huruf dasar. Maka huruf Korea konsonan
rangkappun perkembangan dari huruf Korea konsonan dasar.
Berikut adalah huruf Korea konsonan rangkap yang terdiri dari 5 huruf :
No

Huruf

Bunyi Awal

Bunyi Tengah

Bunyi Akhir

kk

kk

tt

tt

pp

pp

ss

ss

cc

cc

Cara Penulisan Hangeul dan Cara Membacanya


Nah sekarang Anda sudah mengenal semua huruf Korea yang terdiri dari Vokal & Konsonan
Dasar serta Vokal & Konsonan Rangkap. Sekarang mari kita bahas cara penulisan dan cara
membacanya. Dengan kata lain kita akan coba praktekkan huruf Korea tersebut kedalam
rangkaian kata. Yang selanjutnya dari rangkaian kata tersebut bisa menjadi satu buah kalimat.
Adapun cara penulisan huruf Korea adalah persuku kata. Dengan demikian kosakata bahasa
Korea merupakan terdiri dari suku kata atau bahkan terdiri dari gabungan beberapa suku kata.
Selanjutnya dari suku kata bisa kita potong menjadi suku kata Konsonan dan Vokal (KV) atau
Konsonan, Vokal, Konsonan (KVK).
Jika penerapan huruf Korea vokal yang berdiri sendiri penulisannya, maka huruf masih
berfungsi. Artinya huruf tidak dihilangkan. Kecuali jika huruf vokal digabungkan dengan
huruf konsonan maka huruf dihilangkan.
Contoh :
dibaca uyu artinya susu
Selanjutnya didalam huruf Korea, terdapat 4 pola dasar penggabungan vokal dan konsonan yang
harus Anda pahami.

Pertama adalah jika Konsonan bergabung dengan Vokal vertikal, maka berpola susun
kesamping.
Contoh :
dibaca tarimi artinya setrika
Kedua jika Konsonan bergabung dengan Vokal horizontal maka berpola susun kebawah.
Contoh :
dibaca phodo artinya anggur
Ketiga jika Konsonan bergabung dengan Vokal vertikal dan ada Konsonan akhir (bachim), maka
ditulis seperti berikut :
Contoh :
dibaca sinbal artinya sepatu
Keempat jika Konsonan bergabung dengan Vokal horizontal maka berpola susun tindih seperti
contoh berikut :
Contoh :
dibaca kongjang artinya pabrik

Cara Membaca Huruf Korea (Hangeul) Dengan Benar

Tahukan Anda bahwa belajar membaca huruf Korea lebih mudah dibanding belajar menulis
huruf Korea. Alasannya karena huruf Korea banyak yang memiliki bunyi hampir sama. Sehingga
menyulitkan kita ketika ingin menulis huruf Korea dari apa yang kita dengar. Apalagi jika kita

belum mengenal dan paham bunyi pelafalan bachim. Saya yakin belajar membaca huruf Korea
jika kita serius dan rajin dalam menjalaninya, maka paling lama dalam waktu satu minggupun
kita sudah bisa membaca tulisan Korea dengan benar.
Baca Juga : Cara Cepat Belajar Bahasa Korea Secara Otodidak
Kenapa saya menyimpulkan bahwa belajar menulis huruf Korea lebih sulit dibanding cara
belajar membaca huruf Korea?
Ok saya akan berikan contoh kecilnya !
Jika kita mendengar kosakata cheoneun (saya) maka jika kita tidak tahu cara penulisannya
yang benar, mungkin kosakata tersebut akan kita tulis : , , , , , dan .
Apakah tulisan tersebut salah? Ya jelas salah besar! Hanya satu tulisan saja yang benar.
Mungkin jika kita melihat tulisan latin cheoneun, kita akan hanya menganggap seperti ini saja
dan . Karena jelas dalam kosakata cheoneun jika dipisah cheo-n-eu-n dan disitu
ditulis eo bukan o artinya bukan . Namun untuk huruf ch seperti yang sudah kita
tahu di dalam huruf Korea ada dua macam, dan . Dengan begitu walaupun kita melihat
tulisan latinnya, belum tentu 100% akan benar menulis huruf Koreanya. Apalagi jika kita
menulis huruf Korea yang bersumber dari yang kita dengar.
Pusing ya?
Maka dari itu saya mengambil kesimpulan bahwa cara belajar menulis huruf Korea yang benar
lebih sulit daripada belajar membaca huruf Korea. Satu-satunya solusi agar kita pintar menulis
huruf Korea yaitu dengan seringnya berlatih menulis huruf Korea dari buku pedoman atau dari
kamus.
Ok disini saya tidak akan membahas lebih jauh bagaimana cara menulis huruf Korea, namun
yang akan saya bahas pada kesempatan cemerlang ini adalah belajar cara membaca huruf
Korea dengan baik dan benar.
Namun sebelum dilanjutkan, alangkah baiknya jika Anda memahami dulu huruf-huruf Korea
(Hangeul) yang sudah saya tulis di artikel Belajar Bahasa Korea Untuk Pemula Pengenalan
Hangeul.

Diminum dulu kopinya gan! Baiklah mari kita mulai saja pembahasannya.

Berikut Belajar Cara Membaca Huruf Korea (Hangeul) Dengan


Baik dan Benar
Ketika kita membaca huruf Korea atau istilahnya huruf Hangeul () berbeda dengan cara
membaca huruf latin dan huruf romawi. Huruf korea memiliki bunyi awal, bunyi tengah, dan
bunyi akhir. Artinya bunyi huruf Korea selalu berubah-rubah, tergantung letak posisi dari huruf
tersebut.
Contohnya huruf kita bisa membacanya K dan juga boleh dibaca G. Huruf Korea yang
dibacanya tidak tetap (tergantung posisi) adalah hanyalah huruf konsonan. Sedangkan untuk
huruf vokal bunyinya tetap walaupun tempatnya berubah-rubah. Dan juga tidak semua huruf
konsonan berubah bunyi, contohnya huruf dan . Walaupun posisinya selalu berubahrubah, kedua huruf ini dibaca M dan N saja.
Bagaimana sampai disini sudah agak mengerti? Jika belum mengerti, silakan diulang lagi
penjelasannya! Namun jika sebaliknya, mari kita lanjutkan pembahasannya.
Wajib kita ketahui dan pahami juga bahwa dalam membaca huruf Korea terdapat cara
pengucapan bunyi huruf. Cara ini dibagi menjadi empat bagian, yaitu :

1. Bunyi Kuat dan Tajam

Bunyi kuat dan tajam artinya jika kita bertemu dengan huruf Korea (CC), (KK),
(TT), (PP), dan (SS) harus diucapkan dengan bunyi kuat serta tajam dari bunyi huruf
konsonan tunggalnya.
2. Bunyi Aspirasi

Bunyi aspirasi artinya artinya jika kita bertemu dengan huruf-huruf tertentu Korea
pengucapannya harus disertai dengan sebuah hembusan udara. Yang termasuk huruf bunyi
aspirasi adalah (CH), (KH), (TH), dan (PH).
3. Bunyi Samar

Bunyi samar adalah pengucapan huruf secara samar atau tidak jelas. Karena huruf-huruf Korea
yang termasuk huruf samar ini memiliki bunyi dua huruf. Yang termasuk huruf Korea yang
harus dibaca samar adalah (K/G), (T/D), (P/B), (R/L), dan (C/J).
4. Bachim

Aturan pelafalan bunyi bachim adalah bunyi huruf yang harus berubah bunyi pengucapannya
ketika huruf tersebut bertemu dengan huruf yang sudah ditentukan. Silakan penjelasan
lengkapnya bisa Anda pelajari pada artikel Belajar Bahasa Korea Aturan Pelafalan Bachim.
Sebelum dilanjut, diminum lagi kopinya gan! Bagaimana sudah bisa membedakan mana yang
yang harus dibaca dengan bunyi kuat dan tajam, bunyi aspirasi, bunyi samar, dan bachim?
Sekarang mari kita belajar cara membaca huruf Korea yang sudah disusun kedalam sebuah
kosakata dan kalimat. Contohnya saya mempunyai kosakata bahasa Korea seperti ini :
maka dibaca changgap artinya sarung tangan. Kosakata ini jika diuraikan huruf
hangeulnya adalah : . Masing-masing huruf jika dibaca satu-persatu adalah :
= huruf konsonan dasar, dibaca CH jika diawal, J jika ditengah, dan T jika diakhir;
= huruf vokal dasar, dibaca A;
= huruf konsonan dasar, hanya ditemukan diakhir dan dibaca NG;
= huruf konsonan dasar, dibaca K jika diawal, G jika ditengah, dan K jika diakhir;
= huruf vokal dasar, dibaca A;
= huruf konsonan dasar, dibaca P jika diawal, B jika ditengah, dan P jika diakhir;

Kosakata terdiri dari dua suku kata, yaitu dan . Suku kata pertama dibaca
CHANG bukan JANG dan bukan TANG. Lihat huruf pertamanya adalah dan dibaca
dengan bunyi huruf awal dari suku kata pertama, yaitu CH. Kemudian huruf keduanya adalah
ini adalah huruf vokal dibaca A. Peraturan huruf vokal, jika digabungkan dengan satu
suku kata yang terdapat huruf konsonan maka huruf bantu dihilangkan, yang ada hanya
huruf . Huruf ketiga dari suku kata adalah huruf konsonan yang dibaca NG.
Kemudian untuk suku kata kedua adalah . Suku kata kedua ini dibaca GAP bukan
KAP, bukan GAB, dan bukan KAB. Walaupun posisi huruf ada diawal, tapi ini
termasuk huruf tengah dari gabungan dengan suku kata pertama. Dengan begitu bunyi huruf
adalah bunyi huruf tengah yaitu berbunyi G. Huruf kedua masih sama seperti yang sudah
dijelaskan pada suku kata pertama, yaitu huruf dan berbunyi A. Huruf ketiga adalah huruf
dan ini adalah huruf konsonan serta posisinya ada diakhir. Dengan begitu bunyinya adalah
P bukan B.
Bagaimana sampai langkah ini apakah Anda sudah bisa membaca huruf Korea dalam bentuk
kosakata belum? Selanjutnya saya akan tambah lagi kosakatanya, dan silakan Anda baca dengan
benar! Berikut kosakatanya :

Ayo silakan Anda baca lima kosakata diatas dengan benar! Jika Anda Anda mampu membacanya
dengan lancar, selamat Anda sudah bisa membaca huruf Korea dengan benar. Namun jika
kesulitan, berarti Anda harus mengulang lagi pembahasan ini dari awal.
Ok mari kita samakan bagaimana cara membaca huruf Korea diatas. Mudah-mudahan sama
dengan saya.
= KYEONG-BI-SO artinya (pos satpam);
= KYEONG-CHAL-SO artinya (kantor polisi);
= HWA-JANG-SIL artinya (toilet);
= MOK-YOK-TANG artinya (kamar mandi);
= TAE-SA-GWAN artinya (kedutaan).
Untuk lebih memperlancar lagi, silakan Anda belajar membaca huruf Korea yang bersumber dari
buku panduan Bahasa Korea, koran Korea, dan sebagainya. Semakin sering Anda latihan
membaca huruf Korea, maka akan semakin terbiasa. Kalau mau dibawah ini saya berikan sebuah
kalimat yang ditulis dalam tulisan Korea (hangeul). Silakan Anda baca dan semoga sukses!

.
.
.
.
.
.
.
.
.

Mungkin hanya itu saja pembahasan Cara Membaca Huruf Korea (Hangeul) Dengan Benar.
Teruslah berlatih membaca huruf Korea dan jangan menyerah! Semoga tulisan ini ada
manfaatnya dan salam berbagi

Belajar Bahasa Korea Aturan Pelafalan


Bachim
Belajar Bahasa Korea Aturan Pelafalan Bachim Belajar Bahasa Korea kali ini mari kita
belajar Aturan Pelafalan Bachim. Bachim ditulis adalah perubahan bunyi pada huruf
konsonan akhir. Perubahan bunyi ini terjadi jika huruf tertentu mengikuti huruf yang sudah
ditentukan. Bachim bisa dikorelasikan dengan ilmu tajwid jika dalam mempelajari tulisan Arab.
Jika Anda sedang belajar bahasa Korea, maka belajar aturan pelafalan bachim sangat diperlukan.
Anda tidak cukup belajar membaca (reading) saja. Tapi belajar mendengarpun (listening) sangat
disarankan. Jika Anda tidak belajar aturan pelafalan Bachim, maka Anda akan tercengang jika
sudah ngobrol langsung dengan orang Korea. Mungkin Anda akan menganggap banyak sekali
kosakata yang belum dipelajari. Padahal kosakata tersebut Anda sudah hapal, namun yang Anda
dengar pelafalannya pasti akan berbeda.
Belajar Bahasa Korea aturan pelafalan bachim juga sangat diperlukan bagi Anda yang sedang
menjalani proses EPS-Topik. Dengan belajar Bahasa Korea aturan pelafalan bachim Anda akan
bisa menjawab soal ujian sesi mendengar (listening).

Tanpa Anda mempelajari aturan pelafalan bachim, mungkin jika menemukan kata pasti
Anda akan membaca NANRO. Jika memang demikian itu salah besar. Kenapa? Karena kata
tersebut seharusnya Anda baca NALLO. Ko bisa? Itulah namanya aturan pelafalan bachim.
Tentunya Anda bisa mengambil kesimpulan, jika kata tersebut muncul di soal ujian EPS-Topik
sesi Listening. Saya yakin Anda akan salah menjawab. Karena yang ada dalam pikiran Anda itu
adalah NANRO.
Lebih lengkapnya lagi tentang aturan pelafalan bachim Anda bisa simak uraian berikut ini :
1. Perubahan Bunyi Konsonan Akhir Diikuti Vokal
Belajar Bahasa Korea aturan pelafalan bachim yang pertama adalah perubahan bunyi yang
terjadi bila konsonan akhir diikuti vokal. Konsonan akhir tersebut dilafalkan sama
dengan bunyinya bila ada pada posisi tengah.

(MOKDA) menjadi (MOGOYO bukan MOKOYO)

(IPDA) menjadi (IBOYO bukan IPOYO)

(OT) menjadi (OSI bukan OTI)

2. Perubahan Bunyi Konsonan Akhir Rangkap Diikuti Vokal


Aturan pelafalan bachim selanjutnya jika konsonan akhir rangkap diikuti vokal maka kedua
huruf konsonan tersebut dibunyikan. Konsonan yang pertama dilafalkan sama dengan bunyi
akhir, sedangkan konsonan yang kedua bunyi tengah.

(ILDA) menjadi (ILGOYO bukan ILKOYO)

(OPDA) menjadi (OPSOYO bukan OPTOYO)

(ANDA) menjadi (ANJAYO bukan ANTAYO)

3. Perubahan Bunyi Konsonan Akhir , , , , , , , , , , Diikuti Huruf


dan
Bila konsonan akhir yang berbunyi p (, ) t (, , , , , , ) k (, ) diikuti oleh
m () n () maka bunyinya berubah masing-masing menjadi m () n () dan ng ().

Bunyi p (, ) diikuti oleh m () n () maka bunyinya menjadi m () dibaca


KAMNIDA bukan KAPNIDA

Bunyi t (, , , , , , ) diikuti oleh m () n () maka bunyinya berubah n


() dibaca NANMAL bukan NATMAL

Bunyi k (, ) diikuti oleh m () n () maka bunyinya menjadi ng () dibaca


JANGNYON bukan JAKNYON

4. Perubahan Bunyi Menyangkut Konsonan

Jika h () mengikuti konsonan (, , , ) berubah bunyi menjadi bunyi (, , ,


) dibaca PAEKHWAJOM

Jika h () diikuti oleh vokal, maka () tidak berbunyi dibaca MANI bukan
MANHI

Jika h () dihubungkan dengan (, , , ) tidak diucapkan dengan kuat dibaca


EUNAENG bukan EUNHAENG

5. Perubahan Bunyi , , , , Dari Konsonan Tunggal Menjadi Konsonan Rangkap


Jika (, , ) diikuti oleh () maka berbunyi () () maka berbunyi () () maka
berbunyi () () maka berbunyi () () maka berbunyi ()

dibaca HAKKYO bukan HAKGYO

dibaca SIKTANG bukan SIKDANG

dibaca MAEKCHU bukan MAEKJU

dibaca IPKUK bukan IPGUK

6. Perubahan Bunyi Menyangkut Konsonan

Jika () diikuti oleh () maka bunyinya menjadi ll dibaca PALLI bukan PARLI

Jika () diikuti oleh () maka bunyi () akan berubah menjadi ll dibaca NALLO
bukan NANRO

Jika () diikuti oleh () maka bunyi () akan berubah menjadi n dibaca SIMNI
bukan SIMRI

100 Kosakata Bahasa Korea Sehari-hari Untuk Pemula

100 Kosakata Bahasa Korea Sehari-hari Untuk Pemula Setelah paham (membaca dan
menulis) dengan huruf Korea (Hangeul), selanjutnya mari kita belajar kosakata Bahasa Korea
sehari-hari. Maksud Bahasa Korea sehari-hari disini adalah kosakata Bahasa Korea yang paling
sering digunakan. Saya telah merangkumnya kedalam 100 kosakata saja yang menurut saya
penting untuk dikuasai.
Sebelum menginjak ke materi 100 kosakata Bahasa Korea sehari-hari yang akan saya bahas kali
ini, perlu diketahui kalau Bahasa Korea itu terbagi dua bagian. Di Korea ada bahasa halus (
= dibaca nophimmal) dan bahasa akrab/kasar ( = dibaca panmal).
Biasanya bahasa halus ini digunakan kepada orang yang lebih tua atau jabatannya lebih tinggi.
Sedangkan bahasa akrab/kasar digunakan bagi orang-orang yang lebih muda, teman akrab dan
anak buahnya. Akan tetapi walaupun lebih muda atau jabatannya lebih rendah, belum tentu kita
harus menggunakan bahasa akrab/kasar. Ketika pertama kali bertemu atau orangnya tidak
dikenal, menggunakan bahasa halus adalah pilihan baik.

Contoh Bahasa Korea Bersifat Halus


? dibaca Annyeong haseyo artinya (Apa kabar?).
dibaca Annyeonghi kyeseyo artinya (Selamat tinggal).
dibaca Annyeonghi kaseyo artinya (Selamat jalan).
/ dibaca Komapseumnida/Kamsahamnida artinya (Terima kasih).
/ dibaca Choesonghamnida/Mianhamnida artinya (Maaf).
dibaca Ne artinya (Ya).
dibaca Aniyo artinya (Tidak/Bukan).

Contoh Bahasa Korea Bersifat Akrab/Kasar


dibaca Annyeong artinya (Apa kabar?).
dibaca Chal isseo artinya (Selamat tinggal).
dibaca Chal ga artinya (Selamat jalan).
dibaca Komawo artinya (Terima kasih).
dibaca Mianhae artinya (Maaf).

dibaca Eung artinya (Ya).


dibaca Ani artinya (Tidak/Bukan).
Selain bersifat halus dan bersifat akrab/kasar, ada juga Bahasa Korea Formal dan Informal.
Bahasa Korea Formal adalah bahasa yang digunakan untuk saat-saat yang bersifat formal
(penting atau resmi). Mungkin kalau di Indonesia, bahasa Formal itu bahasa Yang Telah
Disempurnakan (EYD). Contoh Bahasa Korea Formal seperti : dibaca
komapseumnida artinya terimakasih. Dan biasanya Bahasa Korea Formal ini selalu diakhiri
dengan kata /.
Adapun Bahasa Korea Informal adalah bahasa yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari,
bahasa akrab, tapi bukan bahasa kasar. Pokoknya Bahasa Korea Informal ini, kebalikan dari
bahasa Formal. Contoh Bahasa Korea Informal seperti : dibaca komawoyo artinya
terimakasih. Biasanya Bahasa Korea Informal selalu diakhir dengan kata dan .

Berikut 100 Kosakata Bahasa Korea Sehari-hari


Setelah memahami masing-masing jenis Bahasa Korea seperti yang diterangkan diatas, berikut
daftar 100 kosakata Bahasa Korea sehari-hari. Bahasa Korea sehari-hari ini sangat cocok untuk
pemula. Artinya yang baru mengenal Bahasa Korea.
1. ? dibaca Annyeong hasimnikka artinya (Apa kabar ?, Selamat
pagi, Selamat siang, Selamat sore, Selamat malam) Formal.
2. dibaca Annyeong haseyo artinya (Apa kabar ?, Selamat pagi,
Selamat siang, Selamat sore, Selamat malam) Informal.
3. dibaca Annyeonghi kasipsio artinya (Selamat jalan) Formal.
4. dibaca Annyeonghi kaseyo artinya (Selamat jalan) Informal.
5. dibaca Chalgayo artinya (Selamat jalan) Informal.
6. dibaca Annyeonghi kyesipsiyo artinya (Selamat tinggal)
Formal.
7. dibaca Annyeonghi kyeseyo artinya (Selamat tinggal) Informal.
8. dibaca Annyeonghi Chumusipsiyo artinya (Selamat tidur)
Formal.
9. dibaca Annyeonghi Chumuseyo artinya (Selamat tidur)
Informal.

10. chal chayo dibaca Chal chayo artinya (Selamat tidur) Informal.
11. ! dibaca Chukhahamnida artinya (Selamat !) Formal.
12. ! dibaca Chukhahaeyo artinya (Selamat !) Informal.
13. dibaca Saengil chukhahamnida artinya (Selamat ulang tahun)
Formal.
14. dibaca Saengil chukhahaeyo artinya (Selamat ulang tahun)
Informal.
15. dibaca Saehaebok manhi padeuseyo artinya (Selamat
tahun baru) Informal.
16. dibaca Chulgoun hyull poneseyo artinya (Selamat
berlibur) Informal.
17. dibaca Sillyehamnida artinya (Permisi) Formal.
18. dibaca Yeoboseyo artinya (Hallo/untuk telepon) Informal.
19./ dibaca Ye/Ne artinya (Ya) Informal.
20. dibaca Anio artinya (Tidak) Informal.
21., dibaca Ne, Isseumnida artinya (Ya, ada) Formal.
22., dibaca Ne, Issoyo artinya (Ya, ada) Informal.
23., dibaca Aniyo, opsemnida artinya (Tidak, tidak ada) Formal.
24., dibaca Aniyo, opsoyo artinya (Tidak, tidak ada) Informal.
25. dibaca Mullon imnida artinya (Tentu saja) Formal.
26. dibaca Kamsahamnida artinya (Terima kasih) Formal.
27. dibaca Komapseumnida artinya (Terima kasih) Formal.
28. dibaca Komawoyo artinya (Terima kasih) Informal.
29. dibaca Cheonmaneyo artinya (Sama-sama) Informal.
30. dibaca Mianhamnida artinya (Maaf) Formal.

31. dibaca Mianhaeyo artinya (Maaf) Informal.


32. dibaca Choesonghamnida artinya (Mohon maaf) Formal.
33. dibaca Choesonghaeyo artinya (Mohon maaf) Informal.
34. dibaca Kwenchanseumnida artinya (Tidak apa-apa) Formal.
35. dibaca Kwaenchanayo artinya (Tidak apa-apa) Informal.
36. dibaca Arasseumnida artinya (Sudah tahu) Formal.
37. dibaca Arassoyo artinya (Sudah tahu) Informal.
38. dibaca Arayo artinya (Tahu atau Mengerti) Informal.
39. dibaca Mollayo artinya (Tidak tahu atau Tidak mengerti) Informal.
40. dibaca Amugeotdo mollayo artinya (Sama sekali tidak tahu)
Informal.
41. dibaca Mannaseo
bertemu dengan Anda) Formal.

pangapseumnida

artinya

(Senang

42. dibaca Mannaseo pangawoyo artinya (Senang bertemu


dengan Anda) Informal.
43. ? dibaca Eoteoke chinaeseumnida ? artinya (Bagaimana
kabar Anda ?) Formal.
44. ? dibaca Eotteoke chinaeseyo ? artinya (Bagaimana kabar
Anda ?) Informal.
45. dibaca Chal chinaeseumnida artinya (Kabar baik) Formal.
46. dibaca Chal chinaeyo artinya (Kabar baik) Informal.
47. dibaca Anjoseumnida artinya (Tidak baik) Formal.
48. dibaca Anjoayo artinya (Tidak baik) Informal.
49. dibaca Eoseo osipsio artinya (Selamat datang, Silahkan masuk)
Informal.
50. dibaca Eoseo oseyo artinya (Selamat datang) Informal.

51. dibaca Teureo osipsio artinya (Silahkan masuk) Informal.


52. dibaca Teureo oseyo artinya (Silahkan masuk) Informal.
53. dibaca Tto manapsida artinya (Sampai bertemu lagi) Formal.
54. dibaca Tto mannayo artinya (Sampai bertemu lagi) Informal.
55. dibaca Haseyo artinya (Silahkan) Informal.
56. dibaca Andwaeyo artinya (Tidak boleh atau Jangan) Informal.
57. ! dibaca Hajima artinya (Jangan !) Informal.
58. dibaca Juseyo artinya (Meminta) Informal.
59. ? dibaca Pillyeojuseyo artinya (Boleh pinjam ?) Informal.
60. ! dibaca Keuraeyo ! artinya (Begitu !) Informal.
61. ! dibaca Wiheomhae artinya (Bahaya !) Informal.
62. ! dibaca Chotha artinya (Bagus !) Informal.
63. ! dibaca An chotha artinya (Tidak bagus) Informal.
64. ? dibaca Cheongmalimnikka artinya (Benarkah ?) Formal.
65. ? dibaca Keuroseumnikka artinya (Apa betul ?) Formal.
66. ? dibaca Keuraeseo artinya (Lantas ?) Informal.
67. . dibaca Keureonde artinya (Ngomong-ngomong ).
68. . dibaca Kedaga artinya (Lagipula ).
69. ! dibaca Eomeona artinya (Astaga !).
70. dibaca Amado artinya (Mungkin).
71. ! dibaca Keojitmal artinya (Bohong !).
72. ! dibaca Keojitmal hajimara artinya (Jangan bohong !).
73. dibaca Aigo artinya (Aduh).

74. dibaca Silmanghaesseoyo artinya (Saya kecewa) Informal.


75. dibaca Paegopheuda artinya (Perut saya lapar).
76. dibaca Siksa hasipsio artinya (Selamat makan) Informal.
77. dibaca Siksa haseyo artinya (Selamat makan) Informal.
78. dibaca Chal
meogeosseumnida
[digunakan setelah makan]) Formal.
79. dibaca Chal
setelah makan]) Formal.

meogeossoyo artinya

artinya

(Terimakasih

(Terimakasih

[digunakan

80. ! dibaca Saram sallyeo artinya (Tolong !).


81. dibaca Kibuni choayo artinya (Perasaan saya senang) Informal.
82. dibaca Kibuni napayo artinya (Perasaan saya tidak senang)
Informal.
83. dibaca Maeumi aphayo artinya (Sakit hati) Informal.
84. dibaca Cheoneun phigonheyo artinya (Saya letih) Informal.
85. dibaca Momi himdeureoyo artinya (Badan saya capek)
Informal.
86. dibaca Cheoneun momi anchoayo artinya (Badan saya
tidak enak) Informal.
87. dibaca Hyeong artinya (Kakak laki-laki bagi laki-laki).
88. dibaca Oppa artinya (Kakak laki-laki bagi perempuan).
89. dibaca Nuna artinya (Kakak perempuan bagi laki-laki).
90. dibaca Eonni artinya (Kakak perempuan bagi perempuan).
91. dibaca Imo artinya (Tante).
92. dibaca Sajangnim artinya (Pak/Bu Presiden Direktur).
93. dibaca Panjangnim artinya (Pak/Bu Mandor).

94. dibaca Taeumme sul han jan haja artinya (Kapan-kapan


kita minum bareng ya ).
95. dibaca Taeumme kachi bap mokja artinya (Kapankapan kita makan bareng ya ).
96. dibaca Yeollakhalke artinya (Akan Kabarin ya )
97. dibaca Sigan nal tae eonjedeunji nolleo oseyo
artinya (Kalau ada waktu, kapan saja main ke rumah saya).
98. dibaca Hantheok naeda artinya (Traktir).
99. ! dibaca Eolmana haetonghasimnikka artinya (Turut
berduka cita !).
100.

(Makanlah pelan-pelan).

dibaca Cheoncheoni

mani

deuseyo

artinya

Anda mungkin juga menyukai