Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN KASUS

KATARAK SENILIS IMATUR


Pembimbing :
dr. Bagas Kumoro Sp. M
OLEH :
NILA MAHARDIKA TIARA NINDY
102011101034
SMF MATA RSUD DR.SOEBANDI JEMBER
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS JEMBER
2015

IDENTITAS PASIEN
Nama

: Ny.S
Jenis kelamin
: Perempuan
Umur : 65 tahun
Alamat : Tegal wangi 1/15
Umbulsari
Pekerjaaan : Ibu rumah tangga
Agama : Islam
Suku : Jawa
No.RM : 01.20.47
Tgl Pemeriksaan : 2 Desember 2015

ANAMNESIS
Keluhan

utama
Penglihatan kedua mata kabur

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien mengeluhkan penglihatannya mulai turun
perlahan sejak 1tahun yang lalu. Namun 2 bulan
belakangan ini mata pasien kabur, dan yang paling
berat adalah mata kanannya. Keluhan penglihatan
kabur cukup mengganggu aktivitas sehari-hari karena
mata kanan tidak bisa digunakan untuk membaca
atau melihat benda dengan jelas walaupun siang hari,
selain itu pasien juga mengeluh silau jika melihat
cahaya terang. Pasien mengaku melihat seperti
bayangan putih dan pasien mengaku dapat melihat
jelas objek jarak dekat namun kabur untuk melihat

Mata

kanan dan kiri pasien tidak


merah, tidak nyeri dan tidak bengkak,
pasien tidak mengeluhkan pusing
tidak mual maupun muntah. Pasien
tidak melihat benda melayang, tidak
melihat pelangi saat memandang
lampu, tidak melihat seperti di
terowongan, tidak ada bayangan
hitam bergerak saat melihat. Tidak
ada riwayat trauma mata baik trauma
fisik maupun kimia.

Riwayat

Keluhan
Riwayat
Riwayat
Riwayat
Riwayat

Penyakit Dahulu
sama sejak 1 tahun yang lalu
hipertensi (-)
diabetes melitus (-)
pemakaian kacamata (-)
trauma (-)

Riwayat Penyakit Keluarga


Tidak ada anggota keluarga yang mempunyai
keluhan yang sama dengan pasien

Riwayat

Pengobatan
obat tetes mata namun pasien
lupa namanya
Riwayat Alergi
disangkal

Pemeriksaan Fisik
Status

generalis
Keadaan umum : baik
Kesadaran
: compos mentis
Vital Sign :
Tekanan darah : 130/100 mmHg
Frekuensi nafas : 20x/m
Suhu axila : 36,5 C
Frekuensi Nadi :80x/m, reguler, kuat
angkat
Waktu pengisian kapiler :< 2 detik

Status Opthalmologi
OD

OS

VISUS

1/300

1/60

PALPEBRA

Tanda-tanda radang (-),


edema (-), ptosis (-),
enteropion (-),
eksteropion (-)

Tanda-tanda radang (-),


edema (-), ptosis (-),
enteropion (-),
eksteropion (-)

KONJUNGTIVA

Jernih, hiperemi (-)

Jernih, hiperemi (-)

SKLERA

Ikterik (-), hiperemi (-),


putih

Ikterik (-), hiperemi (-),


putih

KORNEA

Jernih

Jernih

BMD

Cukup dalam

Cukup dalam

Iris

Simetris, warna coklat,


sinekia (-)

simetris, warna coklat,


sinekia (-)

Pupil

Reguler , 3 mm,
isocor, refleks cahaya
(+)

Reguler , 3 mm,
isocor, refleks cahaya
(+)

Lensa

keruh

Agak keruh

RESUME
Pasien

perempuan, umur 65 tahun. Pasien datang


dengan keluhan penglihatannya mulai turun perlahan
sejak 1 tahun yang lalu. Namun 2 bulan belakangan
ini mata pasien bertambah kabur, dan yang paling
berat adalah mata kanannya. Selain itu pasien juga
mengeluh silau jika melihat cahaya terang. Pasien
mengaku melihat seperti bayangan putih pasien
mengaku dapat melihat jelas objek jarak dekat namun
kabur untuk melihat jarak jauh.

Dari

pemeriksaan fisik didapatkan TTV dalam batas


normal, VOD 1/300, VOS 1/60, Lensa OD OS keruh,
TOD 17,3 mmHg, TOS 16,5 mmHg

Pemeriksaan penunjang
GDS

121 mg/dl

Diagnosis
ODS

Katarak Senilis Imatur

Diagnosis
ODS

Kerja

Banding

refleks senil
ODS katarak komplikata
Glaukoma kronik
Senil makula degeneratif

FOTO PASIEN

Terapi

Pro OD ECCE + IOL

Prognosis
Dubia

ad bonam

PLANNING OF ACTION (POA)


POA
Slit

DIAGNOSIS

lamp ODS
Funduskopi ODS

POA TERAPI

Jika pada pemeriksaan slit lamp ditemukan kelainan


segmen anterior maka diterapi sesuai dengan
penyebab kelainan yang ditemukan, misal melihat
tebal kekeruhan lensa

Jika pada pemeriksaan funduscopi ditemukan


kelainan segmen posterior mata, misalnya degenerasi
makula senil maka dilanjutkan dengan pemeriksaan
tambahan lain sesuai dengan indikasi dan terapi
sesuai penyebab

Bila pada pemeriksaan tekanan darah dan


laboratorium (kadar gula darah) terdapat kelainan,
maka harus konsultasi kebagian penyakit dalam dan
janntung pembuluh darah sebelum dilakukan operasi

Pembedahan (ECCE) dengan IOL

POA EDUKASI
Menjelaskan
1.

2.
3.
4.

keada pasien dan keluarga pasien


Mata kanan dan kiri penglihatan kabur yang
disebabkan oleh adanya kekeruhan lensa yang disebut
katarak
Pengobatan katarak satu- satunya adalah dengan
operasi katarak
Pada saat operasi berlangsung akan ditanam lensa
(IOL)
Bila setelah operasi tajam penglihatan masih kabur
mungkin disebabkan karena adanya kelainan di
belakang lensa. Untuk menegakkan diagnosis perlu
dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, contohnya USG

5.

Bila ditemukan penyakit lain diperlukan


pengobatan lain maupun operasi yang memerlukan
biaya tambahan
6. Setelah operasi dilarang merunduk/membungkuk
dan mengangkat beban berat
7. rutin kontrol dan teratur dalam menggunakan
obat post operasi guna mempercepat proses
penyembuhan
8. operasi pada mata kiri dilakukan 2-3 bulan setelah
operasi mata kanan
9. setelah operasi diperlukan penggunaan kacamata
baca.

POA REHABILITASI
IOL

saat operasi
Penggunaan kacamata baca
pada mata kanan dan kiri post
operasi ECCE +IOL.
Memakai kacamata pelindung
sinar matahari untuk mata kanan
dan mata kiri.

TERIMAKASIH