Anda di halaman 1dari 3

Tugas individu

DESKRIPSI ALAT DAN BAHAN POLE AND LINE

NAMA

: JUMRAWATI

NIM

: L 23109265

JURUSAN PERIKANAN
FAKULTAS ILMU KELAUTAN DAN PERIKANAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2011

1.Definisi Alat Tangkap


Pole / Rod and line atau disebut biasa juga dengan pancing gandar karena
pancing ini menggunakan gandar, walesan, joran atau tangkal ( rod or pole ). Jadi
semua pancing yang menggunakan gandar sebenarnya adalah pole and line, walaupun
terakhir salah kaprah karena sebutan pole and line hanya untuk penagkapan cakalang.
Pada pengoperasiannya ia dilengkapi dengan umpan, baik umpan benar ( true bait )
dalam bentuk mati atau hidup maupun umpan tipuan ( imitasi ).
Adapun deskripsi alat tangkap Pole and Line ini adalah sebagai berikut :
1.

Joran (galah) terbuat dari bambu (umumnya berwarna kuning) yang cukup tua
dan tingkat elastisitas yang baik. Panjang joran berkisar 2 - 2,5 meter dengan

2.

diameter bagian pangkal 3 - 4 cm dan bagian unjuk berkisar 1 -1,5 cm.


Tali Utarna (main line) terbuat dari bahan sintetis polyethilene dengan panjang
sekitar 1,5 - 2 meter disesuaikan dengan panjang jorannya, cara pemancingan,
tinggi haluan kapal dan jarak penyemprotan air. Diameter tali 0,5 cm dan nomor

3.

tali adalah no. 7.


Tali Sekunder terbuat dari bahan monopilament berupa tali berwarna putih

4.

sebagai pengganti kawa baja (wire leader) dengan panjang, berkisar 20 cm.
Mata Dancing (hook) yang tidak berkait batik. Mata pancing yang digunakan
bernomor 2,5 - 2,8 . pada bagian atas mata pancing terdapat timah berbentuk
Blinder dengan panjang sekitar 2 cm dan berdiameter 8 mm serta dilapisi nikel
agar tertihat lebih mengkilap.

Sisi luar sunder terdapat cincin untuk mengikat tali sekunder, dibagian mata pancing

dilapisi guntingan tali rapia berwarna berbentuk rumbai-rumbai yang berfungsi sebagai
umpan tiruan.
Pengoperasian atat tangkap Pole and Line bisa dilakukan dekat rumpon,
sementara pemancing sudah bersiap disudut kiri kanan pada haluan kapal (cara
mendekati ikan harus dari sisi kiri dan kanan bukan dari arah belakang, lihat gambar 1).

Gambar 1

Gambar 2

Pada saat jarak jangkau, umpan dilemparkan yang kemudian ikan dituntun ke
arah haluan kapal. Pelemparan umpan dilakukan secepat mungkin sehingga gerakan
ikan dapat mengikuti gerakkan umpan menuju haluan kapal. Jangan lupa juga mesin
penyemprot sudah difungsikan agar ikan tetap berada di dekat kapal. Waktu
pemancingan tidak pertu dilakukan pelepasan ikan dari mata pancing, karena saat joran
disentuhkan ikan akan jatuh ke atas kapal dan terLepas dengan sendirinya dari mata
pancing.
Berdasarkan pengalaman dan keahlian, pemancing dikelompokan ke dalam 3
(tiga) kelas pemancing. Pemancing kelas I sebagai pemancing berpengalaman
ditempatkan dihaluan kapal, pemancing kelas II di samping kapal dekat dengan haluan
sedangkan pemancing kelas III ke samping kapal agak jauh dari haluan. Untuk
memudahkan pemancingan maka pada kapal Pole and Line dikenaL adanva "flyinq
deck" atau tempat pemancingan.
Jenis-jenis ikan yang merupakan hasil tangkapan utama dari aLat tangkap Pole
and Line ini diantaranya ; Ikan Tuna, Wan Cakatang dan Ikan Tongkol.