Anda di halaman 1dari 15

V Remaja adalah mereka yang berada pada

usia 12-18 tahun.(Hurlock.1981)


V Masa remaja berlangsung melalui 3 tahap :
1. Masa remaja awal (10-14 tahun) ditandai
dengan peningkatan cepat pertumbuhan dan
pematangan fisik.
2. Masa remaja menengah (15-16 tahun) ditandai
dengan hampir lengkapnya pertumbuhan
pubertas,timbulnya keterampilan
berfikir,peningkatan pengenalan terhadap
dtgnya masa dewasa,dab keinginan untuk
memapankan jarak emosional dan psikologis
dengan orangtua.
3. Masa remaja akhir (17-20 tahun) ditandai
dengan persiapan utk peran sebagai orang
dewasa dan termasuk klarifikasi tujuan
pekerjaan.
V =danya perubahan biologis dan psikologis yg sangat
pesat pada masa remaja.
V Orangtua dan pendidik kurang siap untuk
memberikan informasi yang benar dan tepat waktu
karena ketidaktahuannya.
V Perbaikan gizi yang kurang
V Membaiknya sarana komunikasi dan transportasi
akibat kemajuan teknologi sehingga sulit melakukan
seleksi terhadap informasi dari luar.
V Pembangunan kearah industrialisasi disertai
pertambahan penduduk yang menyebabkan
peningkatan urbanisasi,berkurangnya SD= dan
terjadi perubahan tata nilai.
V Kurangnya pemanfaatan penggunaan sarana untuk
menyalurkan gejolak remaja.Misalnya : stadion
olahraga.
V Karena ingin tahu,utk meningkatkan rasa
percaya diri,solidaritas,adaptasi dgn
lingkungan,maupun utk kompensasi.
V Pengaruh sosial dan interpersonal.
V Pengaruh budaya dan tata krama.
V Cinta dan hubungan heteroseksual.
V Permasalahan seksual.
V Hubungan remaja dan orangtua.
V Permasalahan moral,nilai,dan agama.
V =    zat penekan susunan syaraf pusat
meskipun dalam jumlah kecil mungkin mempunyai
efek stimulasi ringan.
V =dapun yang disebut Khamar dalam
islam,bukanlah sebatas minuman beralkohol
saja,tetapi juga setiap zat yang dapat
memabukan,baik berbentuk zat cair maupun zat
padat,seperti dikutip dari sabda Rasullullah SWT
dalam hadis berikut :
´ð   

  

  
 
 
       
  !"
V ï    
jejala intoksikasi alkohol yang paling umum
adalah mabuk/teler.Efek jangka pendek alkohol
dapat menyebabkan hilangnya produktifitas kerja
(ex:teler kecelakaan akibat ngebut).
ʌ ï   
Dapat menyebabkan kerusakan jantung,tekanan
darah tinggi,stroke,kerusakan hati,kanker saluran
pencernaan,impotensi dan berkurangnya
kesuburan,kesulitan tidur,kerusakan otak dengan
perubahan kepribadian dan suasana
perasaan,sulit mengingat dan berkonsentrasi.
V Menurut agama Islam narkoba pada dasarnya
diharamkan sebab narkoba mempunyai
mudharat yg jauh lebih besar jika
dibandingkan dengan manfaatnya.
V g   
   :
1.=spek medis.Timbulnya berbagai gangguan
penyakit yang bersifat kompleks,seperti
:Hepatitis C dan E,tertular HIV/=IDS,rusaknya
susunan syaraf pusat,Jantung,jinjal,paru-
paru,dan rusaknya organ lain yang
menggangu kesehatan2 mental emosi tak
terkendali,perasaan curiga,merasa tidak
aman,ketakutan,hilang ingatan,masa bodoh.
2.=spek Sosial :
- Terhadap kehidupan pribadi : mudah
marah,pemurung,bahkan tidak segan2
menyiksa diri utk menahan rasa nyeri
dan malas.
- Terhadap keluarga mau mencuri,tidak
menjaga sopan santun,serta melawan
ortu.
- Terhadap masyarakat terjadinya sex
bebas,menganggu ketertiban umum
dan perbuatan kriminal lainnya.
V ï
     : akibat
pengaruh menkonsumsi narkoba,pengaruh
menkonsumsi berbagai tontonan dgn
adegan syur,faktor lingkungan,baik itu
lingkungan keluarga maupun lingkungan
pergaulan.
V = ï      :
terjangkitnya berbagai penyakit seperti
HIV/=IDS bila sering berganti
pasangan,banyaknya remaja yg masih dini
melakukan aborsi,meningkatnya angka
kematian,masa depan suram.
V 
 ï .Penanggulangan
penyalahgunaan narkoba melalui
keluarga dan masyarakat strategi yg
dibutuhkan dalam hal ini ialah dilakukan
secara stimulan dan holistik.
V 
   .Meliputi Treatment dan
Rehabilitatif.
V Penyalahgunaan narkoba serta
pergaulan bebas pada usia remaja
memang sangatlah rentan karena rasa
ingin tahu yang besar kemudian
memacu remaja tersebut berbuat
prilaku tidak terpuji maka diperlukan
bimbingan dan pengarahan dari ortu
agar remaja tidak salah dalam bergaul.
V Ortu hendaknya memberikan teladan
dalam menekankan bimbingan serta
pelaksanaan latihan kemoralan.Dengan
memiliki latihan kemoralan yang
kuat,remaja akan lebih mudah
menentukan sikap dalam bergaul.

V Mereka akan mempunyai pedoman yang


jelas tentang perbuatan yang boleh
dilakukan dan perbuatan yang tidah boleh
dikerjakan.Dengan demikian,mereka akan
menghindari perbuatan yang tidak boleh
dilakukan dan melaksanakan perbuatan yg
harus dilakukan.