Anda di halaman 1dari 33

LAPORAN KASUS

ILMU KESEHATAN ANAK


Oleh:
Nurul Wahidah Adeatma
102011101074
Pembimbing:
dr. H. Ahmad Nuri, Sp.A
dr. B. Gebyar Tri Baskoro, Sp.A
dr. Ramzy Syamlan, Sp.A
dr. Saraswati Dewi, Sp.A
dr. Lukman Oktadianto, Sp.A

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JEMBER


SMF ILMU KESEHATAN ANAK
RSD. dr. SOEBANDI JEMBER
2015

IDENTITAS PASIEN
Nama
: an. RA.
Umur
: 3 tahun
Jenis kelamin
: Laki-laki
Alamat
: Rambipuji-Jember
Suku
: Jawa
Agama
: Islam
Tanggal MRS : 18 maret 2015
Tanggal pemeriksaan : 25 Maret 2015
No. RM
: 33261

IDENTITAS ORANG TUA


PASIEN
AYAH

Nama Ayah
Umur
Alamat
Suku
Agama
Pendidikan
Pekerjaan

: Tn. S
: 30 tahun
: Rambipuji-Jember
: Jawa
: Islam
: SMA
: Wiraswasta

IBU

Nama Ayah
Umur
Alamat
Suku
Agama
Pendidikan
Pekerjaan

: Ny. R
: 25 tahun
: Rambipuji-Jember
: Jawa
: Islam
: SMA
: Ibu rumah tangga.

ANAMNESIS
Heteroanamnesis dilakukan kepada orang tua pasien
4 hari setelah pasien MRS di Ruang Kanak-Kanak
RSD. dr. Soebandi Jember.

RIWAYAT PENYAKIT
I.

Keluhan Utama : Bengkak

II.

Riwayat Penyakit Sekarang


H1SMRS Ibu pasien mengatakan pasien tiba-tiba bengkak saat
bangun tidur, bengkak di mulai dari kelopak mata, kemudian pada
wajah, bengkaknya terjadi sepanjang hari dan perut pasien juga
membesar. Saat bengkak muncul pasien tidak mengalami sesak, tidak
sesak saat istirahat maupun aktifitas, tidak batuk, tidak pilek, BAB (+)
intensitas biasa, frekuensi normal, BAK (+) warna kuning keruh dan
berbuih, frekuensi normal, nyeri kencing tidak ada, tidak mual
maupun muntah. Pasien juga mengeluh nyeri perut. Nafsu makan
biasa 3x sehari. Sebelumnya pasien tidak mengalami nyeri
tenggorokan ataupun infeksi kulit. Menurut ibu, pasien tidak perna
berdebar-debar dan tidak perna keluar keringat dingin yang
berlebihan. Pasien tidak kuning, tidak pucat, Keluhan bengkak pada
saat ini bukan untuk pertama kalinya. Saat usia 3 tahun, pada bulan
Oktober 2014 sempat mengalami bengkak di seluruh tubuh dan
didiagnosa
mengalami
kelainan
ginjal.
Pasien
juga
perna
mengkonsumsi Obat prednison.

H1 MRS : Pada keesokan harinya, Ibu pasien mengatakan bahwa pasien


masih tetap bengkak, bengkaknya bertambah pada tangan dan kaki sehingga
terlihat semakin gemuk, dan pasien tidak mengalami sesak, tidak sesak saat
istirahat maupun aktifitas, tidak batuk, tidak pilek, BAB (+) intensitas biasa,
frekuensi normal, BAK (+) warna kuning keruh dan berbuih, frekuensi normal,
nyeri kencing tidak ada, nyeri perut (+). pasien juga di keluhkan sejak pagi jam
08.00 hari pasien mual dan muntah 3 kali, muntahnya berupa cairan dan sisasisa makanan, badan pasien lemas, dan pasien langsung di larikan ke rs
dr.Soebandi
H2MRS : pasien masih dikeluhkan hal yang sama bengkak (+), BAB(+),
BAK(+) warna kuning keruh dan berbuih, demam (-), batuk (-), pilek (-), sesak
(-), nyeri perut (+), mual dan muntah 1 kali berupa cairan dan sisa-sisa
makanan.
H3MRS : pasien masih dikeluhkan hal yang sama bengkak (+), BAB(+),
BAK(+) warna kuning keruh dan berbuih, demam (-), batuk (-), pilek (-), sesak
(-), nyeri perut (+), mual dan muntah (-)
H4MRS : ibu pasien menyatakan pasien bengkaknya sudah mulai berkurang,
BAB(+), BAK(+) warna kuning keruh dan berbuih, demam (-), batuk (-), pilek (-),
sesak (-), nyeri perut (+), mual (-), muntah (-).
.

Perjalanan Penyakit

17/03/2015
(H-1 SMRS)

18/03/2015 19/03/2015
(H-1 MRS) (H-2 MRS)

bengkaknya
bengkak saat
bertambah
bangun tidur,
pada tangan
bengkak di mulai
dan kaki,
dari kelopak mata,
demam (-)
kemudian pada
37C, sesak
wajah,
(-), (-) batuk,
bengkaknya
pilek(-), BAB
terjadi sepanjang
(+), BAK (+)
hari dan perut
warna kuning
pasien juga
keruh dan
membesar.
Sesak(-), batuk(-), berbuih, nyeri
perut (+).
pilek(-), demam
pasien
mual
(-), BAB (+)
dan muntah 3
intensitas biasa,
kali,
frekuensi normal,
muntahnya
BAK (+) warna
berupa cairan

3
bengkak
(+),
BAB(+),
BAK(+)
warna
kuning
keruh dan
berbuih,
demam (-),
batuk (-),
pilek (-),
sesak (-),
nyeri perut
(+), mual
dan
muntah 1
kali berupa

20/03/2015 21/03/2015
(H-4 MRS)
(H-3 MRS)

4
bengkak
(+),
BAB(+),
BAK(+)
warna
kuning
keruh dan
berbuih,
demam
(-), batuk
(-), pilek
(-), sesak
(-), nyeri
perut (+),
mual dan

5
bengkakn
ya sudah
mulai
berkurang,
BAB(+),
BAK(+)
warna
kuning
keruh dan
berbuih,
demam (-),
batuk (-),
pilek (-),
sesak (-),
nyeri perut
(+), mual
(-), muntah

III.
Riwayat Pemberian Obat :
. Prednison 3 x1
IV.

Riwayat Penyakit Dahulu :


Sindroma Nefrotik

V.

Riwayat Penyakit Keluarga :

Disangkal

VI.

Riwayat Lingkungan Sekitar Tempat Tinggal :


Tidak ada yang menderita batuk, pilek ataupun infeksi kulit

SILSILAH KELUARGA
62 th

30 th

73 th

59 th

35 th

30 th

45 th

6 th

65 th

40 th

25 th

3 th

: Laki-laki
: Perempuan
: Pasien

Kesan: Tidak ada penyakit yang diturunkan dan risiko penyakit yang ditularkan

RIWAYAT PRIBADI
I.

Riwayat Kehamilan : Pasien merupakan anak ketiga dari kehamilan ketiga. Saat ini, Ibu berusia 34
tahun dan pada saat hamil ibu berusia 23 tahun. Tidak ada riwayat keguguran sebelumnya (G2P2A0).
Usia kehamilan hingga 9 bulan. Ibu pasien rutin memeriksakan kehamilannya sebulan sekali ke bidan
dan posyandu sejak usia kehamilan 4 minggu. Selama kehamilan ibu pasien tidak pernah mengalami
tekanan darah tinggi, tidak kejang, tidak muntah berlebih, tidak demam, tidak pernah mengalami
pendarahan melalui jalan lahir, tidak minum jamu, tidak merokok dan tidak pernah minum-minuman
yang mengandung alkohol. Kuantitas dan kualitas makanan yang dikonsumsi baik, makan 3-4 kali
sehari, seporsi lengkap dengan nasi, lauk dan sayur.

II.

Riwayat Persalinan : Anak lahir dari ibu G2P2A0 secara spontan ditolong bidan, usia kehamilan
cukup bulan, lahir kepala dulu, air ketubannya jernih, bayi langsung menangis kuat, berat badan 3200
gram, panjang badan lahir 51 cm, tidak terdapat trauma saat kelahiran, tidak cacat dan perawatan tali
pusat dilakukan baik oleh bidan.

III.

Riwayat Pasca Persalinan : Tali pusat dirawat dengan baik oleh bidan. ASI ibu lancar dan bayi
diberikan asupan ASI setelah dilahirkan, tidak terjadi pendarahan pada tali pusat, dan bayi tidak
kuning, tidak demam, tidak kejang. Ibu rutin membawa pasien ke posyandu.
Kesan : Riwayat kehamilan baik, persalinan baik, dan pasca persalinan baik

10

RIWAYAT IMUNISASI
Imunisasi PPI : Di berikan di Posyandu
Hepatitis B 3x, usia : 0, 1, 6 bulan
Polio
4x, usia : 0, 2, 4,6 bulan
BCG
1x, usia : 2 bulan
DPT
3x, usia : 2, 4, 6 bulan
Campak 1x, usia : 9 bulan
Imunisasi non PPI :
HIB

: tidak dilakukan

PCV
Rotavirus

: tidak dilakukan
: tidak dilakukan

Varisela
MMR

: tidak dilakukan

HPV

: tidak dilakukan

Tifoid

: tidak dilakukan

: tidak dilakukan

Hepatitis A : tidak dilakukan

11
Kesan:
Imunisasi baik sesuai PPI ditambah dengan BIAS

RIWAYAT MAKAN MINUM


0 - 6 bulan : ASI.
Pasien minum ASI dengan baik, setiap 3 jam sekali
6 - 12 bulan : ASI + Bubur susu.
Pasien minum ASI setiap pasien ingin minum dan bubur susu diberikan 3x/hari
dan selalu habis (+ 8-10 sdm)
12 - 18 bulan : ASI + Bubur kasar
Pasien minum ASI setiap pasien ingin minum dan bubur kasar (nasi tim yang
dihaluskan dengan tambahan lauk dan sayur) diberikan 3x/hari dan selalu habis
(+ 8-10 sdm).
18 bln - Sekarang : Menu keluarga
Menu keluarga berupa nasi + lauk lengkap (tempe / telur / tahu / ayam / sayur)
diberikan 3x/hari dan selalu habis
Kesan : Kualitas dan kuantitas makanan baik

12

RIWAYAT TUMBUH KEMBANG


I.

Riwayat Pertumbuhan :
Menurut ibu pasien, berat badan anaknya naik-turun sekitar 1 minggu pertama
setelah kelahiran, namun masih dalam batas normal. Kemudian seiring dengan
bertambahnya usia, berat badan dan tinggi badan pasien meningkat sesuai dengan
berat badan dan tinggi badan anak seusianya. KMS tidak pernah melewati batas
garis merah.
Kesan : Riwayat pertumbuhan baik sesuai anak seusianya

II.

Riwayat Perkembangan :

Motorik Kasar

Motorik Halus

Mengangkat kepala

: 3 bulan

Mata mengikuti gerakan objek

: 3 bulan

Tengkurap/telentang sendiri

: 5 bulan

Meraih benda di depannya

: 4 bulan

Duduk tanpa dibantu

: 8 bulan

Menaruh benda di mulut

: 5 bulan

Berdiri tanpa dibantu

: 11 bulan

Merangkak meraih benda

: 6 bulan

Berjalan mengelilingi rumah

: 12 bulan

Menggambar garis

: 18 bulan

Naik turun tangga

: 2 tahun

Menunjuk mata dan hidung

: 20 bulan

Melompat dan memanjat

: 3 tahun

Menggambar orang sederhana

: 3 tahun

Berjalan sendiri mengunjungi tetangga

: 4 tahun

Menghitung jari

Berlari-lari, Menari, Bersepeda

: 5 th sekarang

: 4 tahun
13

Menulis halus

: 5 th - seka

Bahasa
Mengoceh spontan
Tertawa dan menjerit saat diajak bermain
Berkata-kata tanpa arti
Menirukan suara
Memahami perintah sederhana
Mengucapkan 5-10 kata
Memahami kata-kata
Berbicara dengan baik
Pandai berbicara dan bernyanyi

: 3 bulan
: 4 bulan
: 6 bulan
: 8 bulan
: 11 bulan
: 16 bulan
: 3 tahun
: 4 tahun
: 5 tahun sekarang

Sosial Kemandirian
Mengenal wajah ibunya
: 3 bulan
Mengenal wajah anggota keluarga
: 6 bulan
Berpartisipasi saat diajak bermain
: 11 bulan
Bermain dengan teman lainnya
: 2-3 tahun
Belajar berpakaian
: 3,5 tahun
Melaksanakan tugas sederhana
: 4 tahun
Melakukan aktivitas secara mandiri (mandi, makan, memakai baju, berangkat sekolah) : 6 tahun - sekarang

Kesan: Riwayat perkembangan baik sesuai anak seusianya

14

RIWAYAT SOSIAL,
EKONOMI dan
LINGKUNGAN

I.

Sosial Ekonomi
Ayah bekerja sebagai petani dan ibu sebagai seorang guru. Penghasilan sebulan Rp.
2.500.000 untuk menghidupi 2 orang anggota keluarga (2 orang anak).

II.

Lingkungan
Pasien tinggal bersama kedua orang tuanya, kakak perempuan dan laki-laki yang berusia
14 dan 11 tahun. Ukuran rumah 15m x 10m x 3m, terdiri dari 4 kamar tidur dengan ukuran
3m x 3m. Memiliki 10 buah jendela tanpa dipasang kelambu, dinding permanen dari
tembok, lantai semen, atap genteng, ventilasi dan pencahayaan baik, sumber air minum
dari sumur tetapi dimasak dulu sebelum diminum, memiliki kamar mandi/WC di rumah, bak
mandi dibersihkan/dikuras setiap 3 minggu sekali, memiliki dapur di dalam rumah dan
menggunakan bahan bakar kompor LPG. Di lingkungan sekitar rumah tidak ada yang
menderita batuk, pilek ataupun infeksi kulit. Rumah tidak dekat dengan sungai ataupun
peternakan.
15
Kesan: Riwayat sosial, ekonomi baik dan Riwayat lingkungan baik

ANAMNESIS SISTEM

Sistem Serebrospinal
Sistem Kardiovaskular
Sistem Respirasi
Sistem Gastrointestinal
tidak

Sistem Muskuloskeletal
Sistem Urogenital
tidak

: demam (+), kejang (-), kesadaran baik.


: tidak berdebar-debar
: batuk (-), pilek (-), sesak (-)
: BAB (+) normal 2x/hari, berwarna kuning kecoklatan,
konsistensi padat, tidak bercampur darah, tidak BAB hitam,
berlendir, mual (+), muntah (+), nyeri telan (-), nafsu makan
menurun, rasa tidak nyaman di perut (+).
: nyeri otot dan sendi (+)
: BAK (+) normal 3-4x/hari, volumenya 1 gelas aqua,
nyeri, berwarna kuning kuning keruh, berbuih, tidak berbau
menyengat.
: tidak kuning, wajah pasien tampak kemerahan seperti wajah

Sistem Integumentum
yang
terpapar sinar matahari terus-menerus.

16

PEMERIKSAAN FISIK
Pemeriksaan Umum
1.
Keadaan umum : Cukup
2.
Kesadaran :
Kualitatif : Kompos mentis
Kuantitatif : PCS 4-5-6
3.
Tanda-Tanda Vital :

Tekanan Darah : 100/70 mmHg

Frekuensi Nadi : 98 x/menit, reguler, kuat angkat

Frekuensi Pernapasan : 24 x/menit, reguler, tipe thorakal

Suhu
: 38 0C suhu aksila

Waktu pengisian kapiler : < 2 detik


4.
Status Gizi :

Umur
: 3 tahun

BB Sekarang
: 13 kg

TB
: 130 cm

BB Ideal CDC
: 14 kg

Status gizi
: Baik

17

5.
6.
7.
8.
9.
10.

Kulit
: Turgor kulit normal, tidak sianosis, tidak ikterik, piting oedem (-)
Kelenjar limfe : Tidak ada pembesaran kelenjar getah bening
Otot
: Tidak ditemukan atrofi otot dan tanda-tanda peradangan
Tulang : Tidak ada deformitas dan tanda-tanda peradangan
Sendi
: Tidak ada deformitas dan tanda-tanda peradangan
Ekstermitas : Akral hangat di empat ekstermitas oedem di empat ekstermitas
Kesan: Keadaan umum pasien cukup, kesadaran baik, tanda-tanda vital
dalam batas normal, status gizi baik, Oedem pada di keempat ekstermitas
dan kelopak mata

18

Pemeriksaan Khusus
Kepala
Bentuk : Normocephal
Rambut : Lurus warna hitam, tidak mudah dicabut
Muka
: Petekia (+)
Mata : Konjungtiva anemis -/-, sklera ikterik -/-,
tada edema palpebra, reflek cahaya +/+, mata tidak cowong,
perdarahan subkonjungtiva -/ Hidung : Sekret -/-, darah -/-, mukosa tidak hiperemis,
tidak ada pernafasan cuping hidung
Telinga : Sekret -/-, darah -/ Mulut: Sianosis (-), mukosa tidak edema, bibir tidak kering, lidah tidak kotor
Faring
: Tidak hiperemi
Tonsil
: Tidak hiperemi, tidak tampak pembesaran
Leher
: Bentuk simetris, pembesaran KGB (-), kaku kuduk (-),
pembesaran tiroid (-), deviasi trakea (-)
19

Thorax
Bentuk normal, simetris, tidak ada ketertinggalan gerak, tidak terdapat retraksi.
1. Jantung
Inspeksi : Iktus kordis tidak tampak
Palpasi : Iktus kordis tidak teraba
Perkusi : Redup
Batas kanan atas : ICS II garis parasternal kanan.
Batas kanan bawah : ICS IV garis parasternal kanan
Batas kiri atas : ICS II garis parasternal kiri
Batas kiri bawah : ICS IV garis midklavikula kiri.
: S1S2 tunggal reguler, tidak ada suara tambahan
Auskultasi
20

2.

Paru-Paru
Kanan

Depan

Belakang

Kiri

Insp : Simetris, Retraksi (-)

Insp : Simetris, Retraksi (-)

Perk : Fremitus raba (+), dBN

Perk : Fremitus raba (+), dBN

Palp : Sonor

Palp : Sonor

Ausk : Ves (+), Rho (-), Whe (-)

Ausk : Ves (+), Rho (-), Whe (-)

Insp : Simetris, Retraksi (-)

Insp : Simetris, Retraksi (-)

Perk : Fremitus raba (+), dBN

Perk : Fremitus raba (+), dBN

Palp : Sonor

Palp : Sonor

Ausk : Ves (+), Rho (-), Whe (-)

Ausk : Ves (+), Rho (-), Whe (-)

Tanda efusi pleura (-)

21

Abdomen

Inspeksi

Auskultasi

Perkusi

Palpasi
costa), tidak ada
dullness,
puddle sign)

Anggota gerak

Atas

Bawah
Anus dan Kelamin

Anus

Kelamin

: permukaan dinding perut datar


: bising usus positif normal (10x/menit)
: timpani
: soepel, turgor kulit cepat kembali, nyeri tekan (-), nyeri ketok
costovertebra (-), terdapat pembesaran hati (2 cm dibawah arc.
pembesaran lien, tidak ada tanda ascites (undulation, shifting

: akral hangat +/+, edema +/+, sianosis (-), atrofi (-)


: akral hangat +/+, edema +/+, sianosis (-), atrofi (-)

: dalam batas normal, tidak ada kelainan


: jenis kelamin laki-laki, dalam batas normal, tidak ada kelainan
fimosis (-), parafimosis (-), hipospadia (-), testis sudah turun.

22

Pemeriksaan Neurologis
Kesadaran :
Kualitatif : Kompos mentis
Kuantitatif : PCS 4-5-6
Tanda Rangsangan Meningeal : Kaku kuduk (-), Kernig (-), Brudzinski I (-), Brudzinski II (-), Lasegue
(-)
Nervus Kranialis :
N. III
: Isokor, 3/3 mm, Refleks cahaya +/+
N. VII : Diam/Gerak = Simetris dextra et sinistra
N. XII : Diam/Gerak = Simetris dextra et sinistra
Motorik :
Kekuatan Otot
:
Tonus Otot :
555

555

+N

+N

+ NAchilles
+ N +/+ N
Ref. Fisiologis
:555
Bisep555
+/+ N, Trisep +/+ N, Knee +/+ N,
Ref. Patologis
: Hoffman -/-, Tromner -/-, Babinski -/-, Chaddock -/-, Openheim -/-,
Schafer -/-, Gonda -/ Sensorik : dalam batas normal
Otonom
: BAK dan BAB dalam batas normal
Kolumna Vertebra
: dalam batas normal

23

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Pemeriksaan tanggal
18/03/2015
Jenis pemeriksaan

Hasil Pemeriksaan

Normal

Hematologi
Hemoglobin

16.0

11.5-13.5

Lekosit

13.2

5.5-15.5

Hematokrit

47.9

34-40

Trombosit

528

150-450

Faal Hati
Protein Total

4.8

6.6-8.7

Albumin

2.1

3.4-4.8

Globulin

2.7

2.3-3.5

Gula darah
Glukosa Sewaktu

65

<200

Lemak
Kolestemi Total

225

<220

Faal Ginjal
Kreatinin serum

0.5

0.6-1.3

BUN

14

06-20

Urea

29

26-43

Asam Urat

6.5

3.4-7

24

PEMERIKSAAN
PENUNJANG

Pemeriksaan tanggal
18/03/2015

Jenis
pemeriksaan

Hasil
Pemeriksaan

Normal

Warna
Ph
Bj
Protein
Glukosa
Urobilin
Bilirubin
Nitrit
Keton
Lekosit Makros
Blood Makros
Eritrosit
Lekosit
Epitel Squamous
Epitel Renal

kuning keruh
6.0
1.020
Positif 4 - 500 mg/dl
Positif 1 - 50 mg/dl
normal
negatif
negatif
negatif
negatif
negatif
0-2
0-2
5-10
negatif

kuning jernih
4.8-7.5
1.015-1.025
negatif
negatif
negatif
negatif
negatif
negatif
negatif
negatif
0-2
0-2
2-5
negatif

Kristal

negatif

Silinder
Bakteri

negatif
negatif

negatif

Yeast
Tricomonas

negatif
negatif

negatif

Lain-lain

negatif

Urin Lengkap

25

PEMERIKSAAN
PENUNJANG

Pemeriksaan tanggal
21/03/2015
Jenis
pemeriksaan

Hasil
Pemeriksaan

Normal

Warna
Ph
Bj
Protein
Glukosa
Urobilin
Bilirubin
Nitrit
Keton
Lekosit Makros
Blood Makros
Eritrosit
Lekosit
Epitel Squamous
Epitel Renal

kuning keruh
6.0
1.020
Positif 4 - 500 mg/dl
Positif 1 - 50 mg/dl
normal
negatif
negatif
negatif
negatif
negatif
0-2
0-2
5-10
negatif

kuning jernih
4.8-7.5
1.015-1.025
negatif
negatif
negatif
negatif
negatif
negatif
negatif
negatif
0-2
0-2
2-5
negatif

Kristal

negatif

Silinder

Granul 25-50

Bakteri

Hyalin 0-2
negatif

negatif

Yeast
Tricomonas

negatif
negatif

negatif

Urin Lengkap

26

Anamnesis
RPS
Oedem pada kelopak mata
(+)
Sebelumnya demam (+)
Oedemnya semakin menjalar
pada kempat ektermitas
Perut membesar (+)
Mual (+), muntah (+)
BAK (+) kuning keruh
berbuih, BAB (+), sesak (-),
nyeri perut (+)
RPO: Prednison 3x1
RPD : Sindroma Nefrotik
RPK : disangkal

27

Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum
Kesadaran
Tanda-tanda vital
Status gizi
Kepala/leher
Thorax
Abdomen
Anggota gerak
Anus dan kelamin

: Cukup
: Kompos mentis, PCS 4-5-6
: Tanda syok (-), febris(-)
: Baik
: Oedem pada palpebra, anemis (-), Ikterus (-)
: dalam batas normal, tanda efusi pleura (-)
: dalam batas normal, hepatomegali (-), spenomegali (-), tanda ascites (-)
: Akral hangat di keempat ekstremitas,
: dalam batas normal

Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan DL dan UL pada 18/04/2015 : Hipoalbumin, Hiperkolestorolemia
Pemeriksaan UL pada 21/04/2015 : Proteinuria

28

DIAGNOSIS KERJA
Sindroma Nefrotik Relaps jarang

29

TATALAKSANA

Cairan :
Kebutuhan Cairan = 1456 cc/hari
Minum 2-3 gelas/hari
Inf. RL 1000cc/24 jam (15 tpm)

Nutrisi :
Kebutuhan Kalori (RDA) : 1326 kkal/hari
Kebutuhan Protein (RDA) : 15,99 gr/hari
Diet rendah garam
Medika mentosa :
Prednison 2mg/kgBB 3x 1 hari selama 4 minggu
Terapi trasfusi albumin 20 % jika albumin <1 gr/dl.

30

RENCANA
Diagnosis :
Darah Lengkap, Urin Lengkap, Albumin
Monitoring :
Kesadaran, keadaan umum, tanda-tanda vital, tanda syok, respon terapi, efek samping,
komplikasi
DL dan Urin Lengkap
Edukasi :
Menjelaskan kepada orangtua pasien tentang penyakit yang diderita pasien: penyebab,
perjalanan penyakit, perawatan, prognosis, komplikasi, serta usaha pencegahan

31

PROGNOSIS
DUBIA

32

TERIMA KASIH