Anda di halaman 1dari 2

Nama

: Muhammad Gilang Fathurrahman

Nim

: 1508046010

Jurusan

: Matematika
DESKRIPSI DIRI

Nama saya adalah Muhammad Gilang Fathurrahman. Biasa dipanggil gilang. Saya
dilahirkan di Tegal tujuh belas tahun silam yakni pada tanggal 12 september 1998. Saya
merupakan anak pertama dari tiga bersaudara yang menuntut saya untuk bersikap dewasa
kepada kedua adik saya. Terutama adik perempuan saya yang menginjak umur lima belas
tahun yang duduk di bangku kelas IX dan adik laki-laki saya yang berumur tiga tahun.
Alasan ini yang membuat saya harus bersikap dewasa agar menjadi contoh dan bisa
menjadi lebih baik dari saya.
Saya dibesarkan bersama kedua orang tua dan kedua adik saya di rumah sederhana
dan keadaan ekonomi yang cukup. Sejak kecil saya di didik oleh orang tua untuk menjadi
pribadi yang merasa cukup. Hal itu terasa tidak ada keistimewaan pada masa kecil saya
yang berbeda dengan yang lain tetapi saya tetap bersyukur yang menjadikan saya
menerima apa adanya dalam hidup ini. Saya bercita-cita menjadi guru karena bagi saya
mengajarkan sesuatu kepada orang lain adalah hal yang palingmulia.
Selama hampir tujuh belas tahun ini, saya telah mengenyam pendidikan mulai dari
MI Islamiyah selama enam tahun kemudian melanjutkan di SMP NU Hasyim Asyari
selama tiga tahun selanjutnya di SMA NU Hasyim Asyari selama tiga tahun pula dan saat
ini sedang melanjutkan study di Universitas Islam Negeri Walisongo jurusan Matematika.
Matematika adalah bagian dari hidup saya. Banyak orang yang menganggap
matematika adalah hal yang sulit. Tetapi menurut saya yang mengatakan sulit hanya orang
yang tidak mau berusaha. Saya menganggap matematika sebagai tantangan yang harus
diselesaikan seperti tantangan hidup ini. Saya sangat menyukai matematika sejak kelas IV
MI. Sejak itu saya mulai belajar berhitung dan mengerjakan soal-soal walaupun guru tidak
memberikan tugas. Dengan dukungan guru yang mengajari saya dengan ikhlas, saya
memilih matematika sebagai sesuatu yang harus saya kuasai.
Selama menempuh pendidikan sampai saat ini banyak yang saya pelajari mulai dari
masa pelajar hingga mahasiswa. Saat yang menggelakan ketika lulus SMA yang ketika itu
orang tua menyuruh saya untuk bekerja dulu selama beberapa tahun karena masalah
ekonomi. Akan tetapi, saya tidak berfikir untuk hal itu dan tetap bersikeras untuk
melanjutkan pendidikan yang pada akhirnya diterima di UIN Walisongo. Kemudian saya
berfikir jalan yang saya jalani ini salah atau tidak, walaupun orang tua juga mendukung
tetapi apa yang telah saya lakukan karena keegoisan sehingga tidak memikirkan keadaan.
Tapi saya optimis dengan jalan yang saya jalani.

Saya mempunyai kepribadian yang tertutup atau bisa dikatakan antisosial. Menurut
saya, hal itu disebabkan oleh orangtua yang terlalu membatasi tindakan maupun pergaulan
saya. Memang hal itu memang benar namun di sisi lain saya menjadi orang yang
individualis dan tidak merasa percaya diri dengan apa yang saya lakukan. Namun sekarang
saya sedikit demi sedikit berusaha untuk merubah hal tersebut karena jika hal tersebut
tetap tertanam di dalam jiwa ini, mungkin sulit untuk mengubah hal tersebut.
Kemudian saya juga tipe orang yang serius dan terkadang cuek di mata orang lain.
Tetapi sebenarnya saya adalah orang yang ingin berteman dengan siapapun dan senang
bercanda tawa. Terkadang saya juga orang yang amat tenang, tapi seketika pula saya dapat
menjadi orang yang tergesa-gesa dalam melakukan sesuatu. Dalam melakukan suatu hal
saya menggunakan prinsip anti deadline. Apa yang dapat saya lakukan saat ini lakukan,
selama saya masih ada sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyelesaikannya.
Dalam hal kegemaran, saya suka bermain game untuk meluangkan waktu atau
sekedar untuk menghibur diri. Terkadang juga bermain sepak bola bersama teman teman.
Saya juga fans sejati dari Arsenal. Setiap Arsenal bertanding di televisi, saya tidak pernah
melewatkan ini.
Saya juga mempunyai Motto hidup yakni sesuatu akan menjadi kebanggaan jika
sesuatu itu dikerjakan dan bukan hanya dipikirkan. Sebuah cita-cita akan menjadi
kesuksesan jika kita awali dengan berusaha untuk mencapainya, bukan hanya menjadi
impian.