Anda di halaman 1dari 34

Peralatan Industri Proses

Menara Ayakan dan Menara Isian

Disusun Oleh :
Kelas : 2 KIA
Anggi Andini Putri
Rando Suhendra

061440420817
061440421758

Pembimbing : Ir. Jaksen M. Amin M.Si

JURUSAN TEKNIK KIMIA


PRODI SI TERAPAN TEKNOLOGI KIMIA INDUSTRI

POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA


2015

Peralatan Industri Proses 2 | 1

MENARA AYAKAN DAN MENARA ISIAN

1. MENARA AYAK ( SEIVE TRAY TOWER )


A. Pengertian Menara (Sieve Tray Tower)
Menara ayak (sieve tray tower) merupakan salah satu contoh peralatan yang
banyak digunakan dalam destilasi. Pola aliran pada setiap aliran yaitu aliran silang
(crossflow) dan bukan aliran lawan arah (countercurrent). Sistem menara ayak terdiri
dari sejumlah nampan berlubang di sebuah menara silinder vertikal. Liquid mengalir
horizontal di nampan sedangkan gas mengalir ke atas melalui nampan berlubang
dengan kecepatan tinggi, menciptakan efek buih di mana penyerapan gas berlangsung.
Ceairan tersebut kemudian mengalir melalui pipa downcomer ke nampan yang lebih
rendah. Jumlah nampan dapat bervariasi tergantung pada aplikasi dan efisiensi yang
diperlukan.
Pada menara ayak ini saringan yang digunakan merupakan saringan berbentuk
nampan yang terbuat dari pelat berlubang datar yang memungkinkan bagian uap
melalui cairan. ini adalah opsi saringan paling ekonomis ketika rendah penyiapan
tempat permukaan diperlukan untuk media pengayakan. Menara ayak memiliki
karakteristik anti-fouling dan pressure drop rendah dari katup atau gelembung nampan
tutup. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini.

Peralatan Industri Proses 2 | 2

Prinsip kerja - efisiensi tinggi dipandu sieve tray adalah : sebagai gambar 1
menunjukkan , banyak lubang saringan dan lubang dialiri beberapa gas, gas mengalir
melalui lubang saringan melintasi aliran cairan , dan naik secara vertikal di tempat
permukaan cair. Gas mengalir melalui lubang berjalan sepanjang nampan kolom datar.
Transfer momentum untuk cairan yang mengalir datar di nampan mendorong cairan
ke depan equably di nampan , mengatasi penurunan permukaan cairan dan campura.
Cairan kembali meningkatkan kapasitas proses dan efisiensi tray , memecahkan
masalah kolom. Selain itu , pada kebanyakan nampan tradisional , karena penurunan
permukaan cairan , selalu ada daerah aktif dalam aliran kepala , di daerah ini gas tidak
dapat mengalir melalui tempat tidur cair dan tidak bisa gelembung . Sebagai contoh,
pada katup nampan , beberapa baris dari katup di headstream bisa tidak terbuka , dan
nampan saringan , ada gelembung diproduksi dalam aliran kepala . Menurut
penelitian , daerah aktif sering dapat mencapai 1 /3 dari penampang kolom . Tinggi
efisiensi aliran - dipandu saringan nampan memiliki promotor gelembung menonjol
sebagai kecembungan , yang dapat berkembang ketika gelembung cairan masuk ke
nampan dan meningkatkan pernyataan kontak - gas cair.

Gambar 1.

Peralatan Industri Proses 2 | 3

Pada pengapliasiannya menara ini memiliki bentuk seperti silinder vertical yang
didalamnya terdiri beberapa piring dengan jumlah beberapa puluh piring didalam
silinder . menara ayak memiliki diameter menara berkisar antara 1 ft (0,3 m) sampai
lebih dari 30 ft (9 m).
Alat ini dirancang untuk membuat uap hasil yang mengalir naik mengalami kontak
dengan arus zat cair yang mengalir kebawah. saluran limpah ( downspout ) yang ada
pada alat ini mengambil tempat 10 sampai 15 persen dari luas penampang kolom
sehingga tinggal 70-80 persen saja luas kolom yang dapat digunakan untuk
penggelembungan atau pengontakan. pada kolom ukuran kecil, saluran limpah itu
mungkin berupa pipa yang dilaskan kepiring dan menjulur ke atas sehingga
membentuk tanggul bundar.
Pada kolom yang besar sekali, mungkin diperlukan lagi saluran limpah tambahan
di tengah tengah piring untuk mengurangi panjang lintasan aliran zat cair. Tanggul
(weir) berfungsi untuk mencegah masuknya gelembung uap kedalam saluran limpah
itu. Menara ini juga mepunyai sejumlah lubang-lubang yang mempunyai ukuran yang
sama. Biasanya diameter lubang dari 1/8 sampai inci.
Menara ini ideal untuk alkohol, dan penyerapan gas asam organik larut. Sebuah
perangkat menghubungi sangat efektif untuk aplikasi yang membutuhkan rasio gasto-liquid rendah, Verantis saringan menara nampan yang paling cocok untuk
penyerapan senyawa yang sangat larut tapi stabil. Mereka mencapai maksimum
mencemari penghapusan dengan penggunaan air minimal dan kurang rentan terhadap
penyumbatan dari menara dikemas. Verantis saringan menara baki menghapus
partikulat turun sampai 5 mikron dalam ukuran.
Cara kerja alat ini yaitu zat cair mengalir melintasi piring dan melewati tanggul
(weir) ke saluran limpah (downspout) menuju ke piring di bawahnya . Disini
dimisalkan zat cair yang digunakan adalah air dan umpannya adalah ammonia (NH 3) .
Feed ini dimasukan dari pertengahan menara sehingga akan bercampur dengan air
yang mana air akan mengikat ammonia. Uap mengalir ke atas dari piring ke piring
berikut dibawahnya melalui lubang-lubang piring. Uap ini mengisi sebagian besar
ruang yang terdapat antara kedua saluran limpah. Didekat tanggul saluran limpah atas
sediakan satu atau dua baris ruang tanpa lubang untuk memungkinkan zat cair
melepaskan semua gasnya sebelum turun melewati tanggul. Juga didekat tempat
Peralatan Industri Proses 2 | 4

masuk zat cair beberapa lubang ditiadakan, maksudnya agar tidak ada uap yang lewat
melalui saluran limpah.
Uap ini akan terpecah-pecah oleh lubang-lubang piring menjadi gelembunggelembung kecil dengan kontak yang rapat bergerak melalui kolam (genangan) zat
cair yang terdapat diaats piring itu. oleh karena aksi dari gelembung-gelembung uap
itu, maka zat cair menjadi suatu massa mendidih berbuih. Di atas buih (froth) itu, dan
dibawah piring diatasnya , terdapat kabut dari gelembung-gelembung pecah. Kabut ini
sebagian besar jatuh kembali kedalam zat cair, tetapi sebagian lagi terbawa ikut oleh
uap dan masuk ke piring berikut diatasnya.
Selanjutnya , ammonia yang diikat oleh air akan keluar melalui lubang keluar zat
cair yang terletak dibawah menara. Sedangkan gas CO 2 yang tidak bereaksi dibuang
melaui keluaran gas yang berada diatas menara.

B. Keunggulan Menggunakan Saringan Nampan (Sieve Tray)


1. Kapasitas proses besar
Untuk alasan berikut , kapasitas proses aliran tinggi - dipandu nampan saringan
efisiensi adalah 1,5 kali lebih besar nampan tradisional , dan bahkan jauh lebih besar.
Seperti :
a. Ini membatasi wilayah aktif dalam aliran kepala , dan daerah dari bagian cair telah
meningkat sebesar 1 /3.
b. Menghilangkan lulusan permukaan cairan , dan kecepatan dari gas - flow semakin
seragam . Di nampan tradisional , karena aliran kepala lebih tebal dari pada hilir ,
kecepatan dari gas - aliran tidak seragam pada penampang kolom , itu lebih cepat
dalam aliran down di mana cairan yang tipis , permukaan cair aliran dibuka
terlebih dahulu dan kolom mencapai kapasitas proses terbesarnya . Dan untuk
nampan saringan , karena kecepatan dari gas - aliran seragam pada penampang
kolom , ketika kecepatan rata-rata dari gas - aliran mencapai maksimum , kolom
mencapai kapasitas proses terbesarnya.
c. Gas mengalir melalui lubang-lubang saringan naik secara vertikal dan gas
mengalir melalui lubang dipandu berjalan datar , maka arah dari kecepatan sum
lirikan up . Dengan cara ini, contrail entrainment yang schlepped oleh gas - aliran
Peralatan Industri Proses 2 | 5

dipersingkat , entrainment yang menurun , dan kecepatan dari gas - aliran dan
kompatibilitas proses kolom meningkat .
d. Karena aliran - dipandu saringan nampan menikmati efisiensi tinggi , ketika
jumlah nampan dalam kolom adalah tetap , refluks yang dapat dikurangi ,
sehingga beban dan kapasitas proses dapat ditingkatkan .
2. Efisiensi tinggi
a. Karena daerah aktif dalam aliran kepala terbatas , daerah menggelegak di nampan
meningkat , kesempatan menghubungi gas dan cair lebih besar , dan efisiensi tray
yang lebih tinggi.
b. Campuran cairan kembali adalah faktor yang paling penting untuk efisiensi tray .
Tinggi aliran - dipandu nampan saringan efisiensi mengatasi campuran cairan
kembali , dan meningkatkan efisiensi tray .
c. Menghilangkan lulusan permukaan cairan , mengurangi tangisan dan schlepped
menjatuhkan kabut , dan meningkatkan efisiensi tray .
3. Tekanan rendah penurunan
Dibandingkan dengan baki gelembung dan katup nampan , saringan nampan
memiliki konstruksi sederhana dan bagian aliran gas besar, sehingga penurunan
tekanan operasi adalah yang terendah .

4. Kapasitas anti - jamming yang kuat


Karena gas disemprotkan dari lubang dipandu mendorong materi datar ke depan ,
the- aliran cairan di nampan dapat ditingkatkan , dan untuk bahan kental , lebih
banyak lubang dipandu bisa diperbaiki , terutama untuk distilasi lem sinting dan
monomer dan polimer .
5. Konstruksi sederhana dan biaya rendah
Karena aliran tinggi - dipandu nampan saringan efisiensi hanya memiliki lubang
saringan dan lubang dipandu , tanpa internal lain , sehingga konstruksinya sederhana
dan berat ringan , dan operator dapat dengan mudah membongkar nampan . Tinggi
efisiensi aliran - dipandu saringan nampan memiliki biaya rendah , seperti 40 ~ 50 %
sebagai nampan gelembung dan 60 ~ 70 % sebagai katup nampan .
Singkatnya , efisiensi tinggi aliran - dipandu saringan nampan cocok untuk
kapasitas besar dan proses ekspansi produk , di mana efisiensi pemisahan yang
Peralatan Industri Proses 2 | 6

tinggi , efek pemisahan halus dan penurunan tekanan rendah diperlukan . Ia memiliki
kuat anti - kotoran dan kemampuan anti-jam untuk bahan dengan partikel padat , juga
dapat menghancurkan gelembung di nampan , mengurangi entrainment , mencegah
banjir . Tinggi aliran - dipandu nampan saringan efisiensi berhasil dalam konstruksi
sederhana , murah dan mudah pembongkaran .

C. Peralatan Pada Sieve Tray


1. Kolom Rektifikasi
Dalam kolom retifikasi/destilasi harus terjadi perpindahan masa dan panas antara
uap yang naik dan cairanang mengalir turun. Pada umumnya kontak yang intensif
diantara kedua fase dapat dicapai dengan adanya perlengkapan-perlengkapan di dalam
kolom, yaitu berupa plat, benda pengisi (filling material) atau benda jejal (packing).
Pada kar di lakukan. Tetapi kergian tekanan pada plat lebih besar dari pada benda
pengisi. Hal kasi vakum, sehingga pada operasi vakum untuk penggunaan benda jejal
merupakan pilihan terbaik.
Yang dimaksud dengan beban dari sebuah kolom retifikasi ialah jumlah uap
(dalam 0) yang mengalir ke atas per satuan waaktu. Jika beban atau kecepatan uap
teralu kecil (misalnya pada plat ayak), maka lapisan-lapisan caian tidak dapat
terbentuk di dalam kolom, uap dan cairan tidak tercampur dengan baik dan
perpindahan masa dan panas yag diharapkan tak dapat tercapai. Dengan demikian
derajat pemisahan yang diinginkan tidak diperoleh. Sebaliknya, jika beban terlalu
tinggi akan terjadi banji (flooding). Dalam hal ini cairan di dalam kolom tidak dapat
mengalir kebawah lagi, melainkan akan terakumulasi dan bahkan ikut terbawa ke atas
oleh uap. Sehingga retifikasi arus segera di hentikan. Pada setiap (jenis,dimensi)
kolom terdapat suatu beban yang optimal. Pada keadaan ini uap dan cairan tercampur
dengan sangat baik, sehingga derajat pemisahan yang diperoleh juga optimal.

Peralatan Industri Proses 2 | 7

Pada kolom-kolom yang beroperasi pada tekanan normal sering kali akan sangat
menguntungkan bila beroperasi dekat batas atas beban, yaitu sedikit dibawah batas
banjir. Dengan cara ini kolom dapat dimanfaatkan secara optimal baik dalam
hubungannya dengan kemurnian produk maupun dengan unjuk kerjanya.
Oleh karena perbandingan pengayakan (enrichment) pada suatu kolom sangat
tergantung pada beban kolom yang bersangkutan, harus diusahakan agar beban selalu
optimal dan dipertahankan konstan hal ini penting sekali pada pergantian destilat
pada kolom yang sama(misalnya pada retifikasi suatu campuran baru atau pada
retifikasi fraksinasi suatu campuran multi komponen).
Macam-Macam Rektifikasi
1. Rektifikasi Destilasi Bertingkat
Rektifikasi adalah memisahkan suatu komponen yang mudah menguap dari
suatu campuran dengan cara penguapan dan kondensasi berulang-ulang dengan
perpindahan massa tetap panas melalui refluks yang terkendali dan di kondensasi
dan kondensat ditampung.
Pada rektifikasi uap naik sedapat mungkin dikontakkan dengan baik dengan
cairan mengalir kembali (refluk) dalam arah yang berlawanan. Pada saat kontak
terjadi perpindahan massa dana panas. Komponen yang mudah menguap yang
terdapat dalam uap akan mengembun dalam cairan yang mengalir balik
selanjutnya bersama cairan menuju kebawah.
Componen mudah menguap yang terdapat dalam cairan akan menguap dan
selanjutnya bersama uap naik keatas. Dengan cara ini konsentrasi komponen
mudah menguap dan yang terdapat didalam uap akan meningkatkan dari bawah ke
Peralatan Industri Proses 2 | 8

atas dan konsentrasi komponen sukar menguap yang terdapat dalam cairan yang
mengalir kebawah akan meningkatkan dari atas kebawah. Akibatnya akan
diperoleh pemisahan lebih banyak dari pada destilasi sederhana.
Dengan rektifikasi campuran cairan dapat dipisahkan menjadi komponenkomponen yang praktis murni. Dengan cara ini dibutuhkan peralatan yang
kompleks. Dan memerlukan panas yang lebih banyak (karena cairan yang di
uapkan di alirkan kembali sebagian kedalam alat penguap dalam bentuk refluks
sehingga cairan harus diuapkan berulang kali/recycle).
Untuk memulai proses rektifikasi kolom di isi dengan cairan campuran yang
akan dipisahkan dididihkan dalam alat penguap. Uap yang timbul di embunkan
secara sempurna dalam kondensor dan semua kondesat yang terbentuk di
kembalikan ke dalam kolom. Setelah menjadi kesetimbangan antara refluks, uap
yang naik dan muatan cairan(hole up pada setiuap cairan di antara benda
pengisi/didalam benda jajal/packing). Setelah itu barulah cairan yang diperoleh
(produk atas) dalam kondensoer mencapai kemurnian yang optimal, dan
pengambilan destilat sudah dapat di mulai, pengambilan destilasi dilakukan
sebelum kesetimbangan diperoleh, yaitu segera setelah dilakukan sebelum
kesetimbangan diperoleh, yaitu segera setelah derajat kemurnian yang diharapkan
tercapai (ditentukan dengan analisis/pengukur temperatur dalam kolom).
Perbandingan antara kuantitas kondensat yang di kembalikan kekolom
(kuantitas refluks) persatuan. Waktu disebut perbandingan refluk dan merupakan
besaran penting dalam rektifikasi. Untuk memperoleh pemisahan yang baik maka
di tetapkan perbandingan minimum.
Pada perbandingan refluks yang relatif kecil, yaitu banyak sedikit lebih
besar dari pada perbandingan refluks minimum, biaya pemanasan relatif murah.
Namun kolom-kolomnya memerlukan lebih banyak perlengkapan dan menjadi
lebih mahal.
Dengan perbndingan refluks yang relatif besar, biaya pemasaran jadi lebih
tinggi tetapi biaya instalasinya lebih murah, semakin kecil perbandingan refluks,
semakin besar jumlah tahap pemisahan teoretis yang diperlukan.jumlah tahap
teoretis ini disebut juga jumlah pelat teoretis.
Pelat teoretis yang di maksud disini bekuanlah pelat yang sesungguhnya
melainkan bagian rektifikasi . bagian ini terjadi suatu kesetimbangan yang

Peralatan Industri Proses 2 | 9

sempurna (dalam hubungannya dengan perpindahan massa dan panas) antara uap
yang naik dan cairan yang mengalir dibalik kebawah.
Yang dimaksud dengan pelat praktis adalah pelat kolom yang
sesungguhnya/tinggi unggul jejak yang sesuai.
Derajat pemisahan pada pelat praktis selalu lebih kecil dari pada pelat
teoretis. Ukuran derajat pemisahan dapat berupa perbandingan pengayaan
(enrichement retio) yaitu perbandingan antara derajat pemisahan yang
sesungguhnya dicapai dan yang di mungkinkan secara teoretis dari suatu pelat
(biasanya antara 0,7 dan 0,9).
Pada rektifikasi tersebut dilaksanakan pada dua proses yang berbeda :
1. Perbandingan refluks dipertahankan konstan.
Hal ini memang hanya memerlukan kerja pengoperasian atau pengendalian
yang lebih sedikit namun komposisi didalam labu dan kolom berubah. Dengan
demikian komposisi produk atas juga teru berubah, sehingga destilat sering harus
ditampung dalam fraksi yang berbeda-beda.
2. Komposisi destilat dipertahankan konstan
Tetapi karena fraksi zat yang lebih mudah menguap didalam labu dan
kolom menurun terus, komposisi destilat yang konstan hanya mungkin dicapai
bila perbandingan refluks dinaikan terus.
Jika perbandingan refluks tidak lagi ekonomis dan konsentrasi terlalu
tinggi sehingga merugikan rektifikasi harus dihentikan. Kemudian residu harus
dikeluarkan langsung dari alat penguap labu.

Tinggi dan diameter Menara sieve tray


Persamaan-persamaan yang digunakan dalam menentukan tinggi peralatn pada
sieve tray adalah :
Untuk menghitung tekanan total per piring , maka digunakan rumus :
ht =hd +h I

Peralatan Industri Proses 2 | 10

Dimana

ht

= Tekanan Total per piring , mm zat cair

hd

= Rugi gesek untuk piring kering, mm zat cair

hI

= Tinggi tekan ekivalen zat cair diatas piring, mm zat cair

Untuk menghitung

hI

ialah dengan menggunakan tinggi tanggul weir hw

( tinggi zat cair bening yang melimpah ) tanggul weir h0w yang didapatkan dari
perhitungan dan factor korelasi empirik .
h I = ( hw +h 0 w )
Tinggi di atas tanggul dihitung dengan suatu bentuk persamaan francis ,
dimana untuk tanggul segmen lurus adalah :
q
h0 w =43,4 L
Lw

( )

2
3

Dimana :

h0 w
qL

= Tinggi, mm
= Laju aliran zat cair being m3 /min

LW = panjang tanggul, m
jika

q L /

LW dalam gallon per menit inchi, koefisien dalam persamaan

tersebut adalah 0,48 dan

h0 w

dalam inchi.

Peralatan Industri Proses 2 | 11

2. MENARA ISIAN (PACKED COLUMN)


A. Pengertian Menara Isian

Isian (packed colomn) seperti yang terlihat pada gambar, banyak


digunakan dalam absorpsi gas. Cara kerja menara ini adalah zat cair yang
masuk, dalam hal ini dimisalkan disebut cairan lemah (weak liquor),
didistribusikan di atas isisan itu dengan distributor, sehingga pada operasi
yang ideal, membasahi permukaan isian itu secara seragam. Gas yang
mengandung zat terlarut, disebut gas gemuk (rich gas), masuk ke ruang
pendistribusi yang terdapat di bawah isian dan mengalir ke atas melalui celah
antara isian, berlawanan dengan aliran zat cair.
Isian itu memberikan permukaan yang luas untuk kontak antara zat
cair dan gas dan membantu terjadinya kontak yang akrab antara kedua fase.
Zat terlarut yang ada di dalam gas gemuk itu diserap oleh zat cair yang masuk
ke dalam menara, sedangkan gas encer atau gas kurus (lean gas) akan keluar

Peralatan Industri Proses 2 | 12

dari atas. Zat yang pekat akan dikeluarkan dari bagian bawah menara melalui
lubang keluaran zat cair.
B. Jenis-Jenis Menara Isian (Packed Column)

Gambar : Kolom destilasi dan kolom ekstraksi


Semua distilasi berusaha untuk memisahkan bahan didih lebih rendah
(A) dari bahan didih yang lebih tinggi (B). Packed column yang "dikemas"
dengan materi yang menciptakan area permukaan besar dalam kolom distilasi.
Uap naik melalui kolom, dikondensasikan oleh kondensor dan jatuh kembali
ke bawah kolom. Bahan ini disebut kondensat. Kondensat menurun mebasahi
packed column. Ascending uap naik melalui kemasan basah dan dipaksa ke
dalam kontak intim dengan kondensat. Ini kontak intim menyebabkan uap
menjadi diperkaya dalam bahan didih lebih rendah. Proses ini sering disebut
perbaikan.

Peralatan Industri Proses 2 | 13

Pada umumnya aplikasi dari packed column meliputi :


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Minyak Mentah dan Distilasi pecahan Petroleum


General Purpose Distilasi pecahan
Flavor dan Fragrance Distilasi pecahan
Minyak Atsiri Distilasi pecahan
Daur Ulang pelarut
Vacuum Distillation Fractionasi
Jika laju alir ditingkatkan, fraksi yang terbasahi akan meningkat pula

hingga sampai pada laju kritis zat cair, yang biasanya cukuptinggi, dimana
alat dapat bekerja lebih efektif karena seluruh permukaan dapat terbasahi.
C. Peralatan pada Menara Isian (Packed Column)
Kolom isian sering digunakan untuk destilasi, ekstrasi cair-cair dengan
zat cair, humidifikasi dan absorbs gas. Untuk destilasi dan humidifikasi,
fase gas merupakan fase kontinyu dan fase zat cair mengalir dalam arusarus kecil diantara isian. Untuk ekstraksi zat cair dengan zat cair di dalam
menara isian, laju perpindahan massanya relative lebih rendah, akibat dari
luas antara muka dan juga keturbulenan yang rendah karena terhambat
bahan isian. Bahan isian yang dipakai biasanya berukuran 1,5 m dengan
ketinggian 2 sampai 20 ft. Selain itu menara isian dapat juga digunakan
sebagai kolom fraksionasi baik untuk destilasi batch maupun destilasi
kontinyu. Bahan isian biasanya berukuran antara 1,5 sampai 2 in dengan
kapasitas yang hamper sama dengan sieve tray dengan HETP yang
berkisar anatara 1 sampai 2 ft. Kapasitas (kolom) yang digunakan juga
tidak bisa terlalu besar, dengan beda tekanan yang harus relative rendah.
Dengan kata lain, lata ini lebih menguntungkan bila operasinya pada
kondisi vakum.
a. HETP (Height of packing Equivalent to a Theoritical Plate)
Dalam industri kimia, proses pemisahan berperan penting. Salah satu
proses yang sering ditemui adalah proses distilasi yaitu proses pemisahan
suatu campuran berdasarkan beda titik didihnya. Untuk skala industri,
proses distilasi dilakukan di dalam menara distilasi. Pemilihan jenis
menara distilasi sangat tergantung dari efisiensi, kapasitas, dan kadar yang
ingin diperoleh. Secara umum ada dua macam menara distilasi yaitu
menara dengan bahan isian (packed tower) dan menara plate (plate tower).

Peralatan Industri Proses 2 | 14

Masing masing jenis menara tersebut memiliki kelebihan dan


kelemahan. Menara bahan isian memberikan pressure drop yang lebih
kecil, biaya lebih murah, dan dapat digunakan untuk bahan yang tidak
tahan suhu tinggi. Akan tetapi, pembersihannya sulit dilakukan.
Sebaliknya pada menara plate, pembersihan lebih mudah dilakukan dan
tidak terjadi by-passing dan channeling.
Salah satu cara perancangan menara bahan isian adalah dengan konsep
HETP (Height of packing Equivalent to a Theoritical Plate). HETP adalah
tinggi bahan isian yang akan memberikan perubahan komposisi yang sama
dengan perubahan komposisi yang diberikan oleh satu plate teoritis. Nilai
HETP dapat digunakan untuk menentukan efisiensi suatu menara bahan
isian dan untuk menentukan tinggi dan jenis bahan isian yang seharusnya
digunakan agar memberikan hasil yang maksimum. Metode ini dipilih
karena mudah dalam perhitungannya.
Distilasi merupakan suatu proses pemisahan komponen suatu larutan
berdasarkan distribusi substansi-substansinya pada fase gas dan cair
menggunakan perbedaan volatilitas dari komponen penyusunnya yang
cukup besar (Treybal,1981). Pada proses distilasi, fase uap kontak dengan
fase cair sehingga akan terjadi transfer massa dari uap ke cair dan
sebaliknya. Cairan dan uap mengandung komponen yang sama tetapi
dengan jumlah atau komposisi yang berbeda. Komponen yang lebih volatil
akan lebih banyak terdapat pada fase uap, sedangkan komponen yang
kurang volatil akan lebih banyak terdapat pada fase cair (Foust, 1980).
Uap mengalir ke atas dan cairan mengalir ke bawah. Uap dan cairan
kemudian dikontakkan dalam plate atau pada permukaan bahan isian.
Sebagian dari kondensat pada kondenser dikembalikan ke atas kolom
sehingga mengalir di atas feed point sedangkan sebagian dari cairan di
dasar menara diuapkan dengan reboiler dan dikembalikan sebagai uap.
Bagian di bawah feed point di mana komponen yang lebih volatil
berpindah dari cairan ke uap, disebut sesi stripping sedangkan di atas feed
point, konsentrasi komponen yang lebih volatil meningkat dan disebut sesi
enriching. Sering ditemui, menara distilasi dioperasikan dengan lebih dari
satu aliran umpan masuk (Coulson, 1983).
Cairan mengalir ke bawah pada permukaan bahan isian dalam bentuk
lapisan tipis. Hal ini menyebabkan terbentuknya luas permukaan cairan
Peralatan Industri Proses 2 | 15

yang lebih besar untuk kontak dengan gas yang mengalir dari bawah ke
atas (Brown, 1950).
Bila produk atas diinginkan berupa uap, hanya sebagian dari uap yang
diembunkan sebagai reflux. Oleh karena itu, digunakan kondenser parsial.
Dalam kondenser parsial, terjadi kesetimbangan fase antara cairan dan uap
sehingga dapat dianggap sebagai satu stage seimbang (Coulson,1983).
Stage dapat didefinisikan sebagai suatu unit di mana dua fase yang
berbeda dikontakkan sehingga terjadi pemisahan (transfer massa). Dalam
suatu stage ideal, dua fase tersebut dikontakkan dengan baik dan dalam
waktu cukup lama sehingga kedua fase tersebut meninggalkan stage dalam
kesetimbangan. Akan tetapi, dibutuhkan waktu lama untuk terjadinya
kesetimbangan sehingga pada kenyataannya, kedua fase keluar dari suatu
stage belum pada kesetimbangannya. Karena satu stage setimbang
menggambarkan terjadinya transfer massa maksimum yang mungkin
diperoleh untuk suatu kondisi operasi, maka dapat juga disebut sebagai
theoretical plate (plate teoritis) atau plate ideal (Foust, 1980).
Untuk keperluan pengontakan, digunakan dua jenis menara yaitu
menara bahan isian (Packed Tower) dan menara plate (Plate Tower).
Menara dengan bahan isian terdiri atas sebuah silinder vertikal yang
didalamnya terdapat bahan isian tertentu. Bahan isian merupakan media
untuk memperluas bidang kontak antara fase uap dan cair sehingga
transfer massa dan panas berjalan baik. Cairan mengalir melewati
permukaan bahan isian dalam bentuk lapisan film tipis sehingga luas
bidang kontak antara fase uap dan cair makin besar. Cairan masuk dari
bagian atas menara, sedangkan gas masuk dari bagian bawah menara
(Brown, 1950).

Jenis bahan isian yang baik harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
1. Harus memiliki luas permukaan per volume yang besar sehingga dapat
menyediakan luas kontak yang besar memungkinkan terjadinya kontak
yang baik antara zat cair dan gas,
2. Harus memiliki porositas yang besar sehingga pressure drop tidak tinggi,
Peralatan Industri Proses 2 | 16

3. Harus dapat memiliki wetting characteristic yang baik,


4. Tahan korosi,
5. Memiliki bulk density yang rendah,
6. Tidak mahal,
7. Harus tidak bereaksi (kimia) dengan fluida di dalam menara,
8. Harus kuat tetapi tidak terlalu berat,
9. Harus mengandung cukup banyak laluan untuk kedua arus tanpa terlalu
banyak zat cair yang terperangkap (holdup) atau menyebabkan penurunan
tekanan terlalu tinggi.
Untuk mengetahui tinggi bahan isian yang harus digunakan untuk
menghasilkan produk dengan komposisi sama dengan satu plate teoritis pada
menara bertingkat digunakan istilah HETP (Height of Packing Equivalent to a
Theoretical Plate).
Variabel-variabel yang mempengaruhi HETP antara lain :
1. Tipe dan ukuran bahan isian,
2. Kecepatan aliran masing masing fluida,
3. Konsentrasi fluida,
4. Diameter menara,
5. Sifat fisis bahan yang difraksinasi,
6. Perbandingan diameter menara dan diameter bahan isian,
7. Koefisien penyebaran atau distribusi cairan.
Larutan ideal memiliki kriteria sebagai berikut:

Peralatan Industri Proses 2 | 17

Gaya tarik-menarik antar zat terlarut sma dengan gaya tarik-menarik antara zat
terlarut dan zat pelarut serta antar zat pelarut,

Homogenitas untuk semua nilai fraksi mol, artinya ada pengenceran,


komponennya tidak mengalami perubahan sifat,

Tidak ada perubahan volume pencampuran, artinya volume total larutan


adalah penjumlahan volum komponennya,

Tidak ada perbedaan entalpi pencampuran, artinya tidak terjadi perubahan


panas ada saat pengenceran larutan,

Mengikuti hukum Raoult: Pi= Xi.Pio,

Sifat-sifat fisinya adalah sifat-sifat penyusunnya.


Larutan non-ideal adalah larutan yang daya tarik-menarik antara molekul

pelarut dan molekul zat terlarut tidak sama dengan daya tarik molekul zat
pelarutnya atau molekul zat terlarutnya.
Larutan non ideal terdiri dari 2 jenis, yaitu:
1. Larutan non ideal deviasi positif, yang memiliki kriteria:

beda entalpi pencampuran lebih besar dari nol,

beda volume pencampuran lebih besar dari nol,

tekanan uap murni lebih besar dari tekanan uap murni larutan ideal,

pada sistem, campuran akan memberikan titik didih campuran minimum.


2. Larutan non ideal deviasi negatif, yang memiliki kriteria:

beda entalpi pencampuran lebih kecil dari nol,

Peralatan Industri Proses 2 | 18


kecil

beda volume pencampuran lebih kecil dari nol tekanan uap murni larutan lebih
dari tekanan uap murni larutan ideal,

tekanan uap murni larutan lebih kecil dari tekanan uap murni larutan ideal,

pada sistem, campuran akan memberikan titik didih campuran maksimum.


D. Jenis-jenis Isian Menara pada Menara Isian (Packed Column)
a. Ceramic Random Packing
Ceramic Random Packing juga disebut sebagai ceramic column packing, ,
ceramic random dump packing, packed tower packings, in shape of saddles
dan rings.
Permukaan keramik ceramic packing dapat menghasilkan film yang sangat
tipis, yang dapat mempromosikan pencampuran cair dan uap dan
menghasilkan sedikit penurunan tekanan pada waktu yang sama. Ceramic
packing dapat diaplikasikan dalam suhu tinggi dan bahan kimia tahan korosi.
Ceramic Random tower packing (column ceramic packing) meliputi:
Ceramic Intaloks Saddle Ring, Ceramic Super Intaloks Saddle Ring, Super
Cascade Ring, Ceramic Cascade Ring,Ceramic Pall Ring, Ceramic Crosspartition Ring, Ceramic Y Form Ring, Ceramic Conjugate Ring, Ceramic
Raschig Ring,Ceramic Oval hole Chain, Ceramic Y Chain, Catalyst Bed
Support Media (inert ceramic ball) Column Packings and Packed Column
Design, Ceramic Saddles, Pall Ring,and ceramic column packings lainnya.
Aplikasi dari ceramic random packing :
Ceramic Random Packing sangat cocok untuk kondisi suhu tinggi dan
suhu yang lebih rendah dan dapat jauh lebih tahan terhadap segala macam
asam organik, asam anorganik dan solusi kecuali untuk asam fluorida dari
kemasan logam. Random Ceramic Packing atau pengepakan Kolom Ceramic
banyak digunakan dalam pengeringan menara, menyerap tower dan menara
pendingin di bidang kimia, petrokimia dll industri.
Acid resistant ceramic packings rings yang banyak digunakan dalam
kilang, teknik kimia, tanaman asam, pabrik gas, pabrik oksigen, pabrik baja
dan pabrik farmasi. Ceramic packing terutama digunakan sebagai lapisan-

Peralatan Industri Proses 2 | 19

lapisan dari bejana reaksi di menara cuci, menara pendingin, reklamasi


menara, menara desulfurisasi, pengeringan menara dan menyerap menara.
Mereka juga dapat digunakan sebagai lapisan batu bata di kolam anti korosi
dan saluran.

b. Plastic Random packing


Peralatan Industri Proses 2 | 20

Plastic random packing sangat efisien untuk meningkatkan kapasitas


tower dan efisiensi. Ada banyak keuntungan proses yang dapat diwujudkan
dengan menggunakan Plastic Random packing di berbagai aplikasi .
Plastic random packing meliputi: Plastic Pall Ring random column
packing , Plastic Cascade ring random packing, Plastic Conjugate ring random
packing , Plastic Rosette ring random packing, A Form Rosette, Plastic Frame
Ball, Polyhedral hollow ball, Plastic Revolve ball, Plastic Super Saddle ring
random packing, Edge ball, Plastic Mesh ball, Hollow floatation, Plastic Star
ring random packing, Flower Ball , Plastic Taper Ring, Structured wire mesh
corrugated, Plastic Heilex ring, Plastic Super mini ring column packing,
Plastic Saddle ring random column packing, Plastic Solid ball random column
packing, Bio packing, Plastic Corrugated random column Packing, Column
Packings and Packed Column Design, Ceramic Saddles, Pall Ring,
Aplikasi dari Plastic Random Packing dapat digunakan dalam
penyerapan , menggosok , layanan transfer pengupasan dan panas. Bahan
dasar plastic yang digunakan : PE , PP , RPP , PVC , CPVC , PVDF

Peralatan Industri Proses 2 | 21

c. Metal Random Packing


Metal tower packing merupakan penggabungan dari kinerja gaya
pelana dan cincin. Bentuknya yang unik dapat membantu memastikan
terjadinya penurunan tekanan. Geometri eksternal mencegah kemasan dari
saling atau melibatkan , memastikan keacakan dan luas permukaan yang
optimal dalam unggun , sementara jari internal lengkungan dan balingbaling mempromosikan antarmuka gas yang optimal / kontak cairan
Peralatan Industri Proses 2 | 22

dengan sedikit hambatan atau terus-up . Konsumsi energi berkurang ,


karena rasio refluks yang lebih rendah .
Struktur Kolom Packing terbentuk dari lembaran tipis vertikal
bergelombang pengukur keramik / logam / plastik dengan sudut lipatan
terbalik dalam lembaran yang berdekatan untuk membentuk struktur
sarang lebah yang sangat terbuka dengan saluran aliran miring dan luas
permukaan yang relatif tinggi. efektif digunakan untuk meningkatkan uap
cair -kontak dan karenanya berbagai perangkat tambahan permukaan yang
tersedia untuk mempromosikan cairan tersebar di permukaan kemasan .
Resistansi rendah ke aliran uap bersama-sama dengan efisiensi
penggunaan permukaan yang tersedia cenderung memberikan kemasan
terstruktur keuntungan kinerja yang signifikan selama kemasan acak dalam
uap tingkat tinggi / sistem tingkat rendah cair .
Metal Random Packing meliputi : metal intalox saddles, metal super
intalox saddles, Nutter ring, metal pall ring, metal Cascade mini rings,
metal conjugate rings, metal rectangle saddles, metal VSP (eight four
inner radian ring). Column Packings and Packed Column Design, Pall
Ring.
Aplikasi Metal Random Packing :
a. Penyerapan dan Stripping (di mana kapasitas tinggi dan berbagai tahap
yang diperlukan),
b. Menara distilasi (dari vakum dalam tekanan konstan),
c. Perpindahan panas (fractionators kilang dan olefin kolom memuaskan
tanaman)
d. Heat Transfer dan Massa Aplikasi, Gas Mixing, Ekstraksi.

Peralatan Industri Proses 2 | 23

Peralatan Industri Proses 2 | 24

Random Packing

(a) Raschig Rings,

(e) Intalox saddle,

(b) Lessing Rings,

(f) Tellerette,

(c) Partition Rings,

(g) Pall Ring.

(d) Berl Saddle,

Regular Packing

(a) Raschig Rings,

(c) Expanded Metal-Lath Packing,

Peralatan Industri Proses 2 | 25

(b) Double Spiral Rings,

(d) Wood Grids

Distribusi Liquid

for LARGE diameter of


tower

Peralatan Industri Proses 2 | 26

for SMALL diameter of


tower
Dry packing tidak efektif untuk transfer massa, sedangkan Spray Nozzles
banyak entrainment liquid dalam gas.

Tipe Packing (1)


Peralatan Industri Proses 2 | 27

Secara umum dibagi dalam tiga kelas:


Random atau dumped packing, packing yang diisikan secara acak ke dalam kolom,
Structured atau systematically randomed packing, packing yang tersusun dalam
kolom,
Grids.
Tipe Packing (2)
Tipe Random Packing (1)
Generasi pertama

Berl Saddles

1.Intalox saddle

Raschig ring (carbon)

2.Super intalox saddle

3. Pall ring

4. Hy Pack

E. Diameter Menara Isian


Diameter menara isian tergantung pada banyaknya gas atau zat cair
yang akan diolah, sifat-sifatnya dan rasio antara kedua arus itu. Tinggi dan
Peralatan Industri Proses 2 | 28

volume menara isian tergantung juga pada tingkat perubahan konsentrasi


dan pada laju perpindahan massa per satuan volume isian.
Menghitung Pressure Drop pada Menara Isian
Aliran di packed bed absorber berlawananan arah, cairan jatuh ke
bawah karena gravitasi, gas mengalir ke atas dengan sedikit pressure drop.

Laju alir massa

G y=

lb
hr m2

M yV
S

Hubungan Gx, Gy, dan P

Terjadinya Fenomena Flooding

Peralatan Industri Proses 2 | 29

Aliran gas ke atas gas yang memiliki gaya dorong terhadap cairan akan
memperlambat laju alir cairan. Semakin besar laju alir gas semakin besar gaya
dorong. Ketika gaya dorong mendekati gravitasi, maka cairan akan mengalir
lebih lambat, dan cairan mulai terakumulasi di tower.

Ket :

Liquid holdup adalah fraksi intersticial volume yang terisi cairan.


Interstical volume adalah ruang kosong antara packing
Loading adalah kenaikan holdup cairan karena naiknya laju alir gas
Flooding adalah aliran ke bawah cairan berhenti karena tingginya aliran ke
atas gas
Pengaruh Ukuran Packing

Peralatan Industri Proses 2 | 30

Fig. Air flowrate at which flooding occurs intalox saddles at different


water flowrates
Semakin besar ukuran packing, semakin toleran terhadap laju alir gas
yang lebih tinggi

Peralatan Industri Proses 2 | 31

Untuk berbagai jenis packing. Setiap packing memiliki nilai F p = faktor


packing
Gx, Gy :
x

lb
ft s
2

x, y

: cP
lb
: ft 3

gc

: 32,2

lb f ft
lbs2

Peralatan Industri Proses 2 | 32

Faktor

Packing

Menghitung Diameter Menara


Diketahui L,V
Hitung Dp, sehingga p/ZT 0,25-0,5 in H2O/ft packing
p/ZT = f(Gy,Gx)

Peralatan Industri Proses 2 | 33

DAFTAR PUSTAKA

http:/ /artikelteknikkimia.blogspot.com/2012/11/packed-tower.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Packed_bed
http://tentangteknikkimia.wordpress.com/2011/12/16/hetp-height-of-packing-equivalent-to-atheoritical-plate/.html
http://wijahadi.blogspot.com/2012/05/contoh-makalah-proses-pengolahan-minyak.html
http://www.columbia.edu/itc/seas/E3810-lab/pbd.html
http://www.ebcu.com/p-chemical-tower-packing-1117104.html
http://www.fractional-distillation.com/packed_column_distillation.html
http://www.separationprocesses.com/Absorption/GA_Chp04a.htm#TopPage
http://www.tower-packing.com/Tower_Structure.html

Peralatan Industri Proses 2 | 34