Anda di halaman 1dari 9

PENERIMAAN STAF MEDIS BARU

PROSEDUR
TETAP
Pengertian

Tujuan

Kebijakan

NO. DOKUMEN NO. REVISI


02.03.01.01
00
TANGGAL TERBIT

HALAMAN
1/1

Adalah proses penerimaan anggota staf medis baru, yang melibatkan


Direktur, Komite Medis, Sub Komite Kredensial yang berlaku
dilingkungan RS Proklamasi
Tujuan Umum: Menjaga mutu staf Medis
Tujuan Khusus: sebagai acuan dalam proses pelaksanaan penerimaan
staf medis baru di RS Proklamasi, agar didapat anggota staf medis baru
yang memiliki perilaku yang baik, profesional dan mentaati peraturan
yang berlaku di RS Proklamasi
SK Direktur No ../RSUP/SK-DIR/.../2011 tentang Arah kebijakan
Umum RS Proklamasi perspektif SDM , penerimaan staf medis
melibatkan Komite medis.

1. Calon Staf Medis mengajukan berkas lamaran kepada Direktur

2.
Prosedur

3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

yang berisi :
Surat permohonan untuk menjadi staf medis di RS
Proklamasi
Daftar riwayat hidup
FC Ijazah dokter umum/spesialis
FC Surat Tanda Registrasi (STR)
FC KTP
Pas foto 4X6 1 buah
Direktur RS Proklamasi mempertimbangkan permohonan tertulis
berdasarkan kebutuhan tenaga KSMF terkait dan rencana
pengembangan rumah sakit.
Direktur akan memutuskan apakah menolak permohonan calon
tersebut, atau menerima dan meneruskan dengan proses
kredensialing.
Dalam hal direktur memutuskan untuk menolak lamaran karena
belum ada kebutuhan, maka berkas lamaran dikirim ke Sub Bag
Tata Usaha, untuk segera dibuat surat balasan kepada ybs.
Dalam hal direktur memutuskan untuk menerima calon staf medis,
maka berkas akan di disposisi ke Ketua Komite Medis untuk
dilakukan proses kredensialing oleh Sub Komite Kredensial.
Apabila rekomendasi Komite Medis cq Sub Komite kredensial
adalah tidak layak diterima, maka berkas kembali dikirim ke Sub
Bag Tata Usaha untuk dibuat balasan.
Apabila rekomendasi Komite medis cq Sub Komite kredensial
adalah layak diterima, maka berkas calon staf medis dikirim ke
Sub Bag SDM untuk membuat MOU/Perjanjian Kerja Sama.
Setelah ada MOU/PKS maka calon dipersilakan mengurus SIP di
Dinas Kesehatan dengan diberi surat pengantar dari RS
Selanjutnya calon staf medis mengikuti program orientasi di
Komite Medis dan KSMF .

Unit Terkait

Sub Komite Kredensial


Komite Medis
Sub Bag Tata Usaha
Sub Bag SDM

RSUD KABUPATEN
KEDIRI

TATA LAKSANA PAJANAN


NO. DOKUMEN NO. REVISI
02.03.01.01

00

HALAMAN
1/1

TANGGAL TERBIT

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
Pengertian

Tata laksana pajanan adalah setiap tindakan yang harus dilakukan oleh
setiap karyawan RS , apabila terpajan dengan alat / bahan yang
infeksius

Tujuan

1. Memberikan

Kebijakan

perlindungan keselamatan kerja bagi semua


petugasRS
2. Mencegah transmisi penyakit melalui paparan sampah tajam di
rumah Sakit
Tercapainya pencegahan dan pengendalian infeksi di Rumah Sakit
melalui pengelolaan sampah yang baik.

1. Jangan panic
2. Bila tertusuk jarum, segera bilas dengan air mengalir, cuci
Prosedur

3.
4.
5.
6.
7.
Unit Terkait

dengan sabun antiseptic/ cairan antiseptic, sambil tekan bagian


yang terkena sampai keluar darah
Bila darah mengenahikulit yang utuk tanpa luka / tusukan , cuci
dengan sabun antiseptic dan air mengalir , atau garam dapur
Bila darah mengenahi mulut,ludahkan dan kumur kumur
dengan air beberapa kali .
Kalau terpercik pada mata , cucilah mata dengan air mengalir
( irigasi ) atau dengan larutan garam fisiologis
Jika darah memercik ke hidung , hembuskan keluar dan
bersihkan dengan air
Jadi , yang tertusuk TIDAK BOLEH DIHISAP DENGAN
MULUT

Seluruh unit pelayanan

RSUD KABUPATEN
KEDIRI

PROSEDUR
TETAP

PENDELEGASIAN VISITE DOKTER


KE DOKTER PENGGANTI DI INSTASI RAWAT INAP
NO. DOKUMEN NO. REVISI
HALAMAN
02.03.01.01
00
1/1
TANGGAL TERBIT
DITETAPKAN
Direktur RS Proklamasi

Pengertian

Dr. Hermawan Sp.P


Suatu tindakan mendelegasikan tugas

Tujuan

3. Memberikan

Kebijakan

perlindungan keselamatan kerja bagi semua


petugasRS
4. Mencegah transmisi penyakit melalui paparan sampah tajam di
rumah Sakit
Tercapainya pencegahan dan pengendalian infeksi di Rumah Sakit
melalui pengelolaan sampah yang baik

8. Jangan panic
9. Bila tertusuk jarum, segera bilas dengan air mengalir, cuci
Prosedur

Unit Terkait

dengan sabun antiseptic/ cairan antiseptic, sambil tekan bagian


yang terkena sampai keluar darah
10. Bila darah mengenahikulit yang utuk tanpa luka / tusukan , cuci
dengan sabun antiseptic dan air mengalir , atau garam dapur
11. Bila darah mengenahi mulut,ludahkan dan kumur kumur
dengan air beberapa kali .
12. Kalau terpercik pada mata , cucilah mata dengan air mengalir
( irigasi ) atau dengan larutan garam fisiologis
13. Jika darah memercik ke hidung , hembuskan keluar dan
bersihkan dengan air
14. Jadi , yang tertusuk TIDAK BOLEH DIHISAP DENGAN
MULUT
Seluruh unit pelayanan

RSUD KABUPATEN
KEDIRI

PROSEDUR
TETAP
Pengertian

Tujuan

Kebijakan

PENERIMAAN STAF MEDIS BARU


NO. DOKUMEN NO. REVISI
02.03.01.01
00
TANGGAL TERBIT

HALAMAN
1/1
DITETAPKAN
Direktur RS Proklamasi

Dr. Hermawan Sp.P


Adalah proses penerimaan anggota staf medis baru, yang melibatkan
Direktur, Komite Medis, Sub Komite Kredensial yang berlaku
dilingkungan RS Proklamasi
Tujuan Umum: Menjaga mutu staf Medis
Tujuan Khusus: sebagai acuan dalam proses pelaksanaan penerimaan
staf medis baru di RS Proklamasi, agar didapat anggota staf medis baru
yang memiliki perilaku yang baik, profesional dan mentaati peraturan
yang berlaku di RS Proklamasi
SK Direktur No ../RSUP/SK-DIR/.../2011 tentang Arah kebijakan
Umum RS Proklamasi perspektif SDM , penerimaan staf medis
melibatkan Komite medis.

10. Calon Staf Medis mengajukan berkas lamaran kepada Direktur

Prosedur

Unit Terkait

yang berisi :
Surat permohonan untuk menjadi staf medis di RS
Proklamasi
Daftar riwayat hidup
FC Ijazah dokter umum/spesialis
FC Surat Tanda Registrasi (STR)
FC KTP
Pas foto 4X6 1 buah
11. Direktur RS Proklamasi mempertimbangkan permohonan tertulis
berdasarkan kebutuhan tenaga KSMF terkait dan rencana
pengembangan rumah sakit.
12. Direktur akan memutuskan apakah menolak permohonan calon
tersebut, atau menerima dan meneruskan dengan proses
kredensialing.
13. Dalam hal direktur memutuskan untuk menolak lamaran karena
belum ada kebutuhan, maka berkas lamaran dikirim ke Sub Bag
Tata Usaha, untuk segera dibuat surat balasan kepada ybs.
14. Dalam hal direktur memutuskan untuk menerima calon staf medis,
maka berkas akan di disposisi ke Ketua Komite Medis untuk
dilakukan proses kredensialing oleh Sub Komite Kredensial.
15. Apabila rekomendasi Komite Medis cq Sub Komite kredensial
adalah tidak layak diterima, maka berkas kembali dikirim ke Sub
Bag Tata Usaha untuk dibuat balasan.
16. Apabila rekomendasi Komite medis cq Sub Komite kredensial
adalah layak diterima, maka berkas calon staf medis dikirim ke
Sub Bag SDM untuk membuat MOU/Perjanjian Kerja Sama.
17. Setelah ada MOU/PKS maka calon dipersilakan mengurus SIP di
Dinas Kesehatan dengan diberi surat pengantar dari RS
18. Selanjutnya calon staf medis mengikuti program orientasi di
Komite Medis dan KSMF .

Sub Komite Kredensial


Komite Medis
Sub Bag Tata Usaha
Sub Bag SDM

RSUD KABUPATEN
KEDIRI

PROSEDUR
TETAP
Pengertian

Tujuan

Kebijakan

PENERIMAAN STAF MEDIS BARU


NO. DOKUMEN NO. REVISI
02.03.01.01
00
TANGGAL TERBIT

HALAMAN
1/1
DITETAPKAN
Direktur RS Proklamasi

Dr. Hermawan Sp.P


Adalah proses penerimaan anggota staf medis baru, yang melibatkan
Direktur, Komite Medis, Sub Komite Kredensial yang berlaku
dilingkungan RS Proklamasi
Tujuan Umum: Menjaga mutu staf Medis
Tujuan Khusus: sebagai acuan dalam proses pelaksanaan penerimaan
staf medis baru di RS Proklamasi, agar didapat anggota staf medis baru
yang memiliki perilaku yang baik, profesional dan mentaati peraturan
yang berlaku di RS Proklamasi
SK Direktur No ../RSUP/SK-DIR/.../2011 tentang Arah kebijakan
Umum RS Proklamasi perspektif SDM , penerimaan staf medis
melibatkan Komite medis.

19. Calon Staf Medis mengajukan berkas lamaran kepada Direktur

Prosedur

Unit Terkait

yang berisi :
Surat permohonan untuk menjadi staf medis di RS
Proklamasi
Daftar riwayat hidup
FC Ijazah dokter umum/spesialis
FC Surat Tanda Registrasi (STR)
FC KTP
Pas foto 4X6 1 buah
20. Direktur RS Proklamasi mempertimbangkan permohonan tertulis
berdasarkan kebutuhan tenaga KSMF terkait dan rencana
pengembangan rumah sakit.
21. Direktur akan memutuskan apakah menolak permohonan calon
tersebut, atau menerima dan meneruskan dengan proses
kredensialing.
22. Dalam hal direktur memutuskan untuk menolak lamaran karena
belum ada kebutuhan, maka berkas lamaran dikirim ke Sub Bag
Tata Usaha, untuk segera dibuat surat balasan kepada ybs.
23. Dalam hal direktur memutuskan untuk menerima calon staf medis,
maka berkas akan di disposisi ke Ketua Komite Medis untuk
dilakukan proses kredensialing oleh Sub Komite Kredensial.
24. Apabila rekomendasi Komite Medis cq Sub Komite kredensial
adalah tidak layak diterima, maka berkas kembali dikirim ke Sub
Bag Tata Usaha untuk dibuat balasan.
25. Apabila rekomendasi Komite medis cq Sub Komite kredensial
adalah layak diterima, maka berkas calon staf medis dikirim ke
Sub Bag SDM untuk membuat MOU/Perjanjian Kerja Sama.
26. Setelah ada MOU/PKS maka calon dipersilakan mengurus SIP di
Dinas Kesehatan dengan diberi surat pengantar dari RS
27. Selanjutnya calon staf medis mengikuti program orientasi di
Komite Medis dan KSMF .

Sub Komite Kredensial


Komite Medis
Sub Bag Tata Usaha
Sub Bag SDM