Anda di halaman 1dari 24

# KELOMPOK I

## 2.5 THE PLANE

3.1 THE DEFINITION AND SOME
EXAMPLES

NAMA KELOMPOK:
1. PUJI RAHAYU RETNONINGSIH
2. IRMA SURYANI
3. MARIYATUL FITRIYAH

(121003157)

(121003116)
(121003127)

## 2.5 THE PLANE

Recall that the distance d(a,b) between point a=( a1, a2) and b= (b1,b2) in R2 is defined by
d(a,b)= (( a1 b1)2 + ( a2 b 2)2 )1/2
Mengingat jarak adalah d(a,b) antara titik a=( a1, a2) dan b= (b1,b2 ) di R2 yang
digambar seperti dibawah ini
d(a,b)= (( a1 b1)2 + ( a2 b 2)2 )1/2

## This distance function satisfies the following properties:

a. d(a,b) 0 and d(a,b) = 0 only when a=b
b. d(a,b) = d(b,a)
c. d(a,c) d(a,b)+ d(b,c)
For any points a =(a1 ,a2), b =(b1 ,b2), c =(c1 ,c2) in R2

## Fungsi jarak ini memenuhi sifat-sifat seperti berikut:

a. d(a,b) 0 dan d(a,b) = 0 jika hanya jika a=b
b. d(a,b) = d(b,a)
c. d(a,c) d(a,b)+ d(b,c)
Untuk titik a =(a1 ,a2), b =(b1 ,b2), c =(c1 ,c2) di R2

Definition : Let a =(a1 ,a2) R2 and let r be a positive number. The open ball B
(a,r) with center and radius is the set
B(a,r) = {x= (x1, x2) R2 , d (a,x) r}
Open sets and close sets are defined in complete analogy with R
Definisi :
Misal a =(a1 ,a2) R2 dan r adalah bilangan positif. Bola terbuka B (a,r)
dengan pusat dengan pusat A dan jari-jari di r adalah himpunan
B(a,r) = {x= (x1, x2) R2 , d (a,x) r}
Himpunan Terbuka dan tertutup adalah definisi dalam persamaan lengkap
dengan R

## Definition: A subset O of R2 is open set if it is the union of some family of ope

balls. A subset C of R2 is closed set provided that its complement R 2 \C is open

Definisi : A

## himpunan tertutup jika agar supaya komplement R2 \C adalah terbuka

3. METRIC SPACES
THE DEFINITION AND SOME EXAMPLES
Definition: Let X be a set and d: X X R+ a function from X X to the set R+ of non negative real
number satisflying the following properties. For all x, y, z in X
a. d(x,y) =0 if and only x=y
b. d(x,y) = d(y,x)
c. d(x,z) d(x,y) +d(y,z)
Then d is called a matric or distance funciton on X and d (x.y) is called the distance from x to y. The set X
with matric d is coled matric space and is denoted by (X,d)
3. Ruang Matrik
Definisi dan beberapa contoh
Definisi: Misal X adalah himpunan dan d: X X R+ adalah fungsi dari X X untuk himpunan R+
dari bilangan real bukan negatif sebagai berikut. Untuk setiap x, y, z di X
a. d(x,y) =0 jika hanya jika x=y
b. d(x,y) = d(y,x)
c. d(x,z) d(x,y) +d(y,z)
Maka d disebut matrik atau fungsi jarak di X dan d (x.y) dapat disebut jarak dari x ke y. Himpunan X
dengan matrik d dapat disebut matrik ruang dan melambangkan dengan (X,d)

## Teorema 3.1 : Pertidaksamaan Cauchy-Schwarz

Untuk setiap titik a = (a1,....,an) dan b = (b1,....,bn) di Rn
ab a b

## Bukti : Jika a atau b adalah asli, hasilnya adalah benar karena

bila kedua ruas dari pertidaksamaan dikurangi menjadi nol.
Maka kita bisa mengansumsikan bahwa a dan b memiliki
paling sedikit satu koordinat bukan nol dan sebab itu a dan
b keduanya merupakan bilangan positif.

## Teorema 3.2 : Pertidaksamaan Minkowski

Untuk setiap titik a = (a1,....,an) dan b =
(b1,....,b2) di Rn
a+b a + b

## Definisi : Misal (X,d) adalah ruang matrik dari A bukan himpunan

bagian kosong dari X. Jika {d(x,y): x,y A} memiliki batas atas,
maka A disebut himpunan batas dan lub {d(x,y): x,y A} disebut
diameter D(A) dari A untuk kesempurnaan. Kita artikan diameter
maka (x,d) disebut batas ruang matrik.

RUANG

## Definisi : misal (X, d) adalah matrik

ruang, a angota x dan r adalah
bilangan positif. Bola terbuka Bd(a, r)
dengan titik pusat a dan jari jari r
untuk bola tertutup yang sesuai Bd(a,
r) didefinisikan

## Definisi : himpunan bagian O dari

matrik ruang (X, d) adalah himpunan
terbuka terhadap matrik d asalkan O
gabungan dari bola terbuka. Anggota
himpunan terbuka dapat
didefinisikan sebagai topology untuk
X menghasilkan d. Himpunan bagian
C dari X adalah himpunan tertutup

## Teorema 3.3: Pernyataan ekuivalen untuk

himpunan bagian O dari matrik ruang (X, d).
b. Untuk x O, adalah bola terbuka B(x, x),
untuk beberapa jari jari positif x, yang
memuat O. Untuk O X, (a) dan (b) adalah
ekuivalen
c. Untuk x O, d(x, X\O)>0

## Teorema 3.4: himpunan bagian terbuka

dari matrik ruang (X, d) mempunyai
sifat sebagai berikut:
a. X dan himpunan terbuka
b. Gabungan berbagai anggota dari
c. Irisan dari anggota himpunan
terbuka

## Teorema 3.5: himpunan tertutup dari

matrik ruang (X, d) yang memiliki sifat
sebagai berikut :
a. x dan adalah himpunan tertutup
b. Irisan dari berbagai anggota
c. Gabugan dari berbagai anggota
himpunan tertutup yang terbatas

## Definisi : misal (X, d) adalah matrik

ruang dan A himpunan bagian dari X.
Titik x X adalah titik terbatas atau
titik akumulasi dari A, asalkan setiap
himpunan terbuka berisikan x yang
terdiri atas titik A yang berbeda dari
x. Himpunan titik A yang terbatas
disebut himpunan turunan.

## Teorema 3.6 : misal (X, d) adalah

matrik ruang dan A himpunan bagian
dari X. Titik xEX adalah titik terbatas
dari A jika dan hanya jika d(x, A\{x})
=0

## Teorema 3.7: himpunan bagian A dari

matrik ruang (X, d) adalah tertutup
jika dan hanya jika A memuat semua
titik terbatasnya.

## Definisi : misal (X, d) adalah matrik

ruang dan
urutan dari titik X. Lalu
konvergen
dengan titik x X atau batas urutan dari
x, jika diberi > 0 bilangan bulat positif
N sehingga n N, kemudian
konvergen yang berurutan
disebut urutan konvergen.

## Teorema 3.8: sebuah urutan di

matrik ruang tidak bisa bertemu
lebih dari satu batas

## Teorema 3.9 : misal (X, d) adalah

matrik ruang dan A adalah himpunan
bagian dari x.
(a). A titik x di X adalah titik batas jika
dan hanya jika urutan dari titik A
berbeda yang mana bertemu x.
(b). Himpunan A adalah tertutup jika
dan hanya jika setiap urutan
konvergen di titik A bertemu di titik
A.

## Akibat : misal x adalah titik batas

dari himpunan bagian A di matrik
ruang x. Setiap himpunan terbuka
yang mengandung x lebih banyak
anggota dari A.

TERIMAKASIH