Anda di halaman 1dari 2

KIT PENDUKUNG Daftar Pelarut

APT OKTOBER 2012-2013


Berusaha dan Berdoa, pasti bisa!!!
DAFTAR PELARUT
1.

Air (HOPE Ed. 4


Konstanta dielektrik
Kelarutan
:
Inkompatibilitas
:
Pemakaian
:

hal 802, HOPE Ed 6 hal 766)


: 78,54
Bercampur dengan hampir semua pelarut organik
obat yang terhidrolisis, logam alkali, garam anhidrous
aman pada semua konsentrasi

2. Alkohol/Etanol 96% (HOPE Ed. 5 hal 18, HOPE Ed 6 hal 17)


Titik didih
: 78,15 C
Inkompatibilitas
Pemakaian :
untuk
produk yang

: alumunium, material oksidasi, alkali, garam organik


10% v/v untuk produk yang dipakai untuk usia 12 tahun keatas, 5%
produk yang dipakai untuk usia 6-12 tahun, 0.5 % untuk
dipakai untuk usia dibawah 6 tahun. (Remington

Pharmaceutical Science hal. 746 ttg Konsentrasi alkohol yang terdapat dalam
sediaan OTC oral berdasarkan FDA)
3. Benzyl benzoate ( HOPE ed.5 hal 72, HOPE ED 6 hal 66)
Benzyl benzoate digunakan sebagai solubilizing agent dan pelrut nonaqueous pada
injeksi intramuscular pada konsentrasi 0,01 46% v/v dan pelarut dan plasticizer
untuk selulosa dan nitroselulosa.
Pemerian
: cairan minyak jernih tidak berawarna dengan sedikit wangi
aromatik,
punya sensasi membakar lidah pada suhu dibawah 17 oC
berbentuk
kristaltidak berwarna dan jernih.
Koefisien partisi
: oktanol/air log Kow = 3,97
Inkompatibilitas
: alkali, agen-agen pengoksidasi.
4. Corn oil (HOPE ed.5 hal 204, HOPE Ed 6 hal 199)
Corn oil biasa digunakan sebagai pelarut dalam injeksi intramuskular atau untuk
pembawa topikal.
Pemerian
: cairan minyak jernih berwarna kuning.
Kelarutan
: bercampur dengan benzena, kloroform, diklorometan, eter,
heksan, dan petroleum eter, praktis tidak larut dalam air dan etanol 95%.
Inkompatibilitas
: titanium oksida dan zink oksida.
5. Cottonseed oil (HOPE ed.5 206 , HOPE Ed 6 hal 202)
Digunakan sebagaii palarut dalam injeksi intramuskular juga sebagai sumber lemak
dalam nutrisi parenteral.
Pemerian
: cairan minyak berwarna kuning pucat atau agak keemasan dan
jernih.
Kelarutan
: sukar larut dalam etanol 95%
6. Gliserin (HOPE Ed. 5 hal 301, HOPE 6th Ed hal 283)
Pemerian
: gliserin tidak berwarna, tidak berbau, viskos, cairan higroskopis,
rasanya
manis, lebih manis 0.6 kali sukrosa
Inkompatibilitas
: kromium trioksida, potassium klorat, potassium permanganat,
zinc
oksida, bismuth nitrat, fenol, salisilat, tanin.

KIT PENDUKUNG Daftar Pelarut


APT OKTOBER 2012-2013
Berusaha dan Berdoa, pasti bisa!!!
Pemakaian
untuk
7.

untuk pelarut tidak disebutkan berapa konsentrasinya, tapi


pemakaian oral 1.0 1.5 g/kg berat badan

Propilen glikol (HOPE Ed. 5 hal 624, HOPE 6th Ed hal 592)
Pemerian
: tidak berwarna, viskos
Inkompatibilitas
: reagen oksidasi seperti potassium permanganat
Pemakaian
: 10% - 25 % (oral)

8. Polietilenglikol (HOPE Ed. 5 hal 545, HOPE Ed 6 hal 517)


Inkompatibilitas
: fenol, tanic acid, antibiotik, asam salisilat, paraben,wadah
plastik