Anda di halaman 1dari 14

Isoterm Adsorpsi

Langmuir
Bhisma Wildan Khabibi (140331606703)
Reny Yulia Andini
(140331601144)
Rima Aryatin
(140331605181)
Rinanda Nosa Rohma Sari
(140331605572)
Riska Khoirun Nisa
(140331606554)

Adsorpsi
Adsorpsi adalah peristiwa pengumpulan molekul-molekul suatu zat
di permukaan zat lain akibat adanya ketidakjenuhan gaya-gaya
pada permukaan zat tersebut

Adsorpsi Fisik

Adsorpsi Kimia

Isoterm Adsorpsi
Isoterm adsorpsi adalah hubungan antara jumlah substansi yang
diserap oleh adsorben dengan tekanan pada kesetimbangan
pada suhu konstan

Isoterm Adsorpsi Freunlich

Isoterm Adsorpsi BET

Isoterm Adsorpsi Langmuir

Isoterm Adsorpsi Langmuir


Isoterm Langmuir dikemukakan oleh Irving Langmuir, seorang
ahli kimiawan yang memperoleh hadiah nobel pada tahun 1932
untuk investigasinya mengenai permukaan kimia (surface
chemistry)
Dia mengasumsikan bahwa zat padat memiliki permukaan yang
seragam, dimana molekul yang diadsorpsi tidak berinteraksi satu
sama lain, melainkan terlokalisasi pada bagian yang spesifik, dan
hanya permukaan monolayer yang dapat diadsorpsi

Isoterm Adsorpsi Langmuir

Teori adsorpsi dari Langmuir yang berdasarkan teori


kinetik gas, lebih membahas adsorpsi gas pada zat
padat dan dalam penggunaannya harus berasumsi
pada:
1.Partikel yang diadsorpsi terletak pada substrat yang
terlokalisir pada ketebalan tertentu dan homogen.
2. Setiap bagian hanya mungkin ditempati oleh 1
partikel adsorbat.

Isoterm Adsorpsi Langmuir

3. Gas yang teradsorpsi bersifat ideal, artinya tidak


ada interaksi diantara molekul- molekul adsorbat.
4. Tidak terjadi interaksi antara molekul substrat dan
partikel adsorbat, atau tidak terjadi pertukaran energi,
jika terjadi tumbukan maka tumbukannya elastis
sempurna.
5. Laju adsorpsi sama dengan laju desorpsi.

Persamaan

Pada kesetimbangan dinamis:


A (g) + M (surface) AM (surface)
Dengan konstanta laju ka untuk adsorpsi dan kd untuk desorpsi.
Laju perubahan dari cakupan luas permukaan dari adsorpsi
sebanding dengan tekanan parsial p dari A dan jumlah bagian yang
tak terpakai , dimana N adalah jumlah total bagian :
Laju adsorpsi. (1)
Dimana N adalah jumlah bagian yang diadsorpsi pada permukaan
padat paling sederhana.

Persamaan

Laju perubahan dari dari desorpsi sebanding dengan jumlah


spesies yang diadsorpsi, :
Laju desorpsi. (2)
Pada keadaan setimbang, tidak ada perubahan bersih (net change),
artinya jumlah kedua laju adalah nol, dan penyelesaian untuk
menghasilkan persamaan Langmuir :
Isoterm Langmuir(3)
Dimana:
dan

Persamaan

Sehingga persamaan (3) dapat pula disusun sebagai:

Grafik

Grafik berikut
menggambarkan hubungan
terhadap p berdasarkan
persamaan isoterm
Langmuir (3) untuk
beberapa nilai dari K

Penurunan Persamaan

Dalam menurunkan persamaan isoterm Langmuir, kita


mengasumsikan bahwa hanya gas yang dapat mengalami adsorbsi
kimia dan adsoprsi ini tidak mengalami disosiasi (nondisosiative).
Jika dua gas A dan B, mengalami adsorpsi nondisosiatif pada
permukaan yang sama, asumsi Langmuir digambarkan sebagai :

Dimana adalah fraksi dari bagian adsorpsi yang tertutup oleh molekul
A, dimana dan merupakan konstanta.

Penurunan Persamaan
Jika sebuah gas tunggal (single), diadsorpsi secara disosiative
berdasarkan A2(g) 2A(ads), dimana ads berkedudukan sebagai
adsorbat, isoterm Langmuir menjadi:

Cakupan luas permukaan sekarang lebih tergantung pada adsorpsi


non-disosiative dari pada tekanan.

Penurunan Persamaan
Bentuk isoterm Langmuir dengan dan tanpa disosiasi ditunjukkan
pada gambar berikut:

Isoterm Langmuir untuk adsorpsi disosiative, X 2(g)


2X(surface), untuk nilai K yang berbeda-beda

Isoterm Langmuir untuk adsorpsi nondisosiative untuk nilai K yang berbeda-beda

Semoga Bermanfaat