Anda di halaman 1dari 4

Sebagai tugas 3 yaitu tugas terakhir dari perkuliahan kita, jawablah pertanyaan berikut ini :

1. Silahkan membuka web site dari Bursa Efek Indonesia (http://www.idx.co.id/ ) dan web site
dari Otoritas Jasa Keuangan (http://www.ojk.go.id/). Informasi apa saja yang anda dapatkan
dari website kedua Institusi tersebut?
Informasi yang saya dapatkan dari kedua web tersebut adalah segala yang berhubungan
dengan Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan seperti visi, misi, sejarah, dan
berbagai laporan baik yang sedang berjalan maupun yang telah lalu. Pada Bursa Efek
Indonesia ada juga tercantum Perusahaan tercatat, Anggota Bursa dan

partisipasi, Informasi pasar, Berita dan Pengumuman, Peraturan, Publikasi,


Produk & Layanan, dan pengunduhan data, lebih jelasnya dapatkita lihat
pada tampilan situs dibawah ini :

Pada Otoritas Jasa Keuangan, banyak informasi yang kita dapatkan seperti

Berita yang berhubungan dengan keuangan, baik yang sekarang maupun waktu lalu
Regulasi yang sedang atau akan dirancang juga termuat pada web OJK. Dimana

informasi ini dapat digunakan oelh siapapun yang ingin mengaksesnya


Ada beberapa menu tersedia seperti perbankan yaitu yang berkaitan dengan perbankan

mulai dari struktur organisasi hingga regulasi perbankan.


Pada menu Pasar Modal, kita bisa melihat berita kegiatan pasar modal yang sedang
belangsung di Indonesia. Lebih lengkapnya bisa kita lihat pada gambar tampilan OJK
dibawah ini :

2. Jelaskan peran masing-masing Institusi tersebut (BEI dan OJK)di dalam pasar modal
Indonesia!
Adapun peran Bursa Efek Indonesia dalam pasar modal Indonesia adalah :

Menyediakan sarana pedagang efek (fasilitator)


Membuat regulasi yang berkaitan dengan bursa
Mengupayakan liquiditas instrument

Mencegah praktek-praktek yang dilarang bursa (kolusi, pembentukan


harga yang tidak wajar, insider trading, dsb)
Menyebarluaskan informasi bursa (transparansi) Menciptakan
instrumen dan jasa baru

Adapun peran Otoritas Jasa Keuangan dalam pasar modal Indonesia adalah :
-

Melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan terhadap jasa

keuangan di pasar modal


Membuat peraturan yang berkaitan dengan kegiatan pengaturan dan

pengawasan pasar modal


Melakukan pengawasan, pemeriksaan, penyidikan, perlindungan
Konsumen, dan tindakan lain terhadap Lembaga Jasa Keuangan,
pelaku, dan/atau penunjang kegiatan jasa keuangan sebagaimana
dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di sektor jasa

keuangan
memberikan perintah tertulis kepada Lembaga Jasa Keuangan dan/atau
pihak tertentu

3. Bukalah kembali BMP Teori Portfolio dan Analisis Investasi saudara. Dari seluruh modul yang
telah saudara pelajari, simpulkanlah kaitan antara instrumen pasar modal, return dan resiko
serta penilaian instrumen keuangan yang ada.
Sebelumnya, kita harus mengerti dulu apa pengertian masing-masing :
- Pasar modal (Menurut Husnan (2003) adalah pasar untuk berbagai

instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjual-belikan, baik


dalam bentuk hutang maupun modal sendiri, baik yang diterbitkan oleh
pemerintah, public authorities, maupun perusahaan swasta. Instrumen
pasar modal adalah surat berharga/komoditi yang bisa diperjualbelikan di
pasar modal yang berupa instrumen keuangan jangka panjang diantaranya
adalah surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif
-

maupun instrumen lainnya.


Return merupakan imbalan atas keberanian investor menanggung risiko

atas investasi yang dilakukan Menurut Jones (2002:124)


Pengertian Resiko menurut Keown (1999:216), resiko

adalah

kemungkinan-kemungkinan bahwa suatu pengembalian akan berbeda


dari tingkat pengembalian yang diharapkan. Menurut Jones (2002:134) ,
resiko terbagi dua yaitu :
1.
Resiko sistematik

(systematic Risk)

Adalah resiko yang berkaitan dengan kondisi yang terjadi di pasar secara
umum, yaitu resiko tingkat bunga, resiko politik, resiko inflasi, resiko nilai
2.

tukar, dan resiko pasar. Disebut pula resiko tidak diversifikasi.


Resiko non-sistematik (non-systematic risk)
Adalah resiko yang berkaitan dengan kondisi perusahaan yang terjadi
secara individual, yakni resiko bisnis, resiko laverage, dan resiko likuiditas.
Disebut pula resiko diversifikasi, resiko residual, resiko unik, atau resiko
khusus perusahaan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa resiko adalah
kemungkinan terjadinya suatu penyimpangan tingkat pengembalian yang
nyata terhadap tingkat pengembalian yang diharapkan. Besarnya nilai
resiko dapat dicari dengan menghitung standar deviasi, atau dengan
menghitung besarnya varian. Standar Deviasi adalah ,a statistical measure
of the variability of a distribution around its mean. It is the square root of
the variance, Horne and Wachowizc (1998). Resiko investasi pada saham,
meliputi: Resiko saham Individu, dan Resiko investasi portofolio.

Penilaian instrumen keuangan adalah penentuan nilai

instrument

keuangan

dengan teknik/metode tertentu untuk menentukan beberapa macam nilai


isntrumen keuangan. Setelah mendapatkan gambaran sederhana dari istilahistilah tersebut, dapat disimpulkan kaitannya yaitu: penilaian istrumen keuangan
dilakukan pada instrument pasar modal yang ada untuk diperkiraan return dan
resiko

nya

membeli

sehingga
atau

pembeli

dapat

mengambil

keputusan

apakah

akan

tidakinstrument keuangan yang dimaksud, penilaian juga

dilakukan oleh penjual untuk memperkirakan dana yg bisa diambil dengan


memberikan return yang tetap memberikan keuntungan bagi penjual/perusahaan.