Anda di halaman 1dari 6

Contoh Lembar Observasi Aktivitas Belajar Siswa

Sedang mencari contoh lembar observasi aktivitas belajar siswa untuk penelitian anda?
Mudah-mudahan artikel blog ptk dan model pembelajaran kali ini dapat bermanfaat buat
anda.
Di bawah ini selain memberikan contoh lembar observasi aktivitas belajar siswa, kami
juga akan menjelaskan bagaimana proses pembuatannya sehingga diharapkan apabila anda
ingin memodifikasi lembar observasi penelitian ini untuk menyesuaikan dengan kebutuhan
anda di lapangan, anda dapat melakukannya dengan mudah.

Langkah-Langkah Menyusun Lembar Observasi


Penelitian
Lembar observasi penelitian tentang aktivitas belajar siswa ini dibuat dengan langkahlangkah sebagai berikut:
1. Menentukan tujuan pembuatan lembar observasi, yaitu untuk merekam data berapa
banyak siswa di suatu kelas aktif belajar, dan bagaimana kualitas aktivitas belajar
siswa-siswa tersebut.
2. Mengumpulkan referensi tentang karakteristik atau ciri-ciri siswa yang sedang aktif
belajar (Jika anda telah menulis proposal penelitian, maka tentunya dengan mudah
dapat dicuplik dari kajian teori atau kajian pustaka proposal penelitian anda).
3. Menyusun poin-poin kunci tentang karakteristik atau ciri-ciri siswa yang sedang aktif
belajar. Misalnya, setelah diekstraksi, kajian pustaka atau kajian teori tentang aktivitas
belajar siswa didapatkanlah karakteristik atau ciri-ciri siswa yang aktif belajar.
sebagaimana ditunjukkan sebagai berikut:

ciri siswa yang aktif belajar


4. Menentukan desain atau layout lembar observasi penelitian yang diinginkan, seperti
daftar ceklis, skala rating (skala penilaian), daftar pertanyaan terbuka, laporan
observasi (observation report).
5. Merumuskan elemen-elemen lembar observasi penelitian, dalam hal ini judul,
identitas, tujuan, petunjuk penggunaan (petunjuk pengisian), butir-butir pernyataan
atau pertanyaan terkait karakteristik atau ciri-ciri siswa yang aktif belajar (ini
merupakan bagian utama dari lembar observasi dan harus mengacu pada tujuan
pembuatan lembar observasi yang identik dengan tujuan penelitian yang sedang
dilakukan).
6. Menulis draft lembar observasi penelitian.
7. Meminta bantuan rekan seprofesi atau ahli misalnya widyaiswara atau dosen untuk
mengecek validitas instrumen (lembar observasi).
8. Merevisi lembar observasi bila diperlukan.

Contoh Lembar Observasi Aktivitas Belajar Siswa


Maka setelah melewati langkah-langkah tersebut di atas, maka kita telah menyusun sebuah
lembar observasi penelitian, yang bentuk akhirnya berupa skala rating seperti berikut ini:
LEMBAR OBSERVASI
KEAKTIFAN SISWA DALAM BELAJAR
Sekolah / Kelas : _________________
Hari / Tanggal : _________________
Nama Guru : _________________
Nama Observer : _________________

Tujuan :
1. Merekam data berapa banyak siswa di suatu kelas aktif belajar
2. Merekam data kualitas aktivitas belajar siswa
Petunjuk :
1. Observer harus berada pada posisi yang tidak mengganggu pembelajaran tetapi tetap
dapat memantau setiap kegiatan yang dilakukan siswa.
2. Observer memberikan skor sesuai dengan petunjuk berikut:

No.

Banyak siswa : 0 sampai > 20% ; 2 bila 20% sampai > 40% ; 3 bila 40% sampai >
60% skor 4 bila 60% sampai 80% ; skor 5 bila 80% sampai 100% aktif.

Kualitas : 1 = sangat kurang; 2 = kurang; 3 = cukup; 4 = baik; 5 = baik sekali

Aktivitas Belajar Siswa

Banyak
Kualitas
Siswa yang
Keaktifan
Aktif

A.

Pengetahuan dialami, dipelajari, dan ditemukan oleh


siswa

---

---

1.

Melakukan pengamatan atau penyelidikan

---

---

2.

Membaca dengan aktif (misal denganpen di tangan untuk


menggarisbawahi atau membuat catatan kecil atau tandatanda tertentu pada teks)

---

---

3.

Mendengarkan dengan aktif (menunjukkan respon, misal


tersenyum atau tertawa saat mendengar hal-hal lucu yang
disampaikan, terkagum-kagum bila mendengar sesuatu yang
menakjubkan, dsb)

---

---

B.

Siswa melakukan sesuatu untuk memahami materi


pelajaran (membangun pemahaman)

---

---

1.

Berlatih (misalnya mencobakan sendiri konsep-konsep misal


berlatih dengan soal-soal)

---

---

---

---

2.

Berpikir kreatif (misalnya mencoba memecahkan masalahmasalah pada latihan soal yang mempunyai variasi berbeda

dengan contoh yang diberikan)


3.

Berpikir kritis (misalnya mampu menemukan kejanggalan,


kelemahan atau kesalahan yang dilakukan orang lain dalam
menyelesaikan soal atau tugas)

---

---

C. Siswa mengkomunikasikan sendiri hasil pemikirannya

---

---

1.

Mengemukakan pendapat

---

---

2.

Menjelaskan

---

---

3.

Berdiskusi

---

---

4.

Mempresentasi laporan

---

---

5.

Memajang hasil karya

---

---

D. Siswa berpikir reflektif

---

---

1.

Mengomentari dan menyimpulkan proses pembelajaran

---

---

2.

Memperbaiki kesalahan atau kekurangan dalam proses


pembelajaran

---

---

3.

Menyimpulkan materi pembelajaran dengan kata-katanya


sendiri

---

---

Pengertian Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning)


Menurut Para Ahli
Pembelajaran kooperatif merupakan suatu pembelajaran kelompok dengan jumlah peserta
didik 2-5 orang dengan gagasan untuk saling memotivasi antara anggotanya untuk saling
membantu agar tercapainya suatu tujuan pembelajaran yang maksimal. Berikut ini
merupakan beberapa pengertian pembelajaran kooperatif (cooperative learning) menurut para
ahli.
1. Depdiknas (2003:5) Pembelajaran Kooperatif (cooperative learning) merupakan
strategi pembelajaran melalui kelompok kecil siswa yang saling bekerja sama dalam
memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan belajar.
2. Bern dan Erickson (2001:5) Cooperative learning (pembelajaran kooperatif)
merupakan strategi pembelajaran yang mengorganisir pembelajaran dengan
menggunakan kelompok belajar kecil di mana siswa bekerja sama untuk mencapai
tujuan belajar.
3. Johnson, et al. (1994); Hamid Hasan (1996) Belajar kooperatif adalah pemanfaatan
kelompok kecil (2-5 orang) dalam pembelajaran yang memungkinkan siswa bekerja

bersama untuk memaksimalkan belajar mereka dan belajar anggota lainnya dalam
kelompok.
4. Suprijono, Agus (2010:54) Model pembelajaran kooperatif adalah konsep yang lebih
luas meliputi semua jenis kerja kelompok termasuk bentuk-bentuk yang dipimpin oleh
guru atau diarahkan oleh guru.
5. Slavin (Isjoni, 2011:15) In cooperative learning methods, students work together in
four member teams to master material initially presented by the teacher. Ini berarti
bahwa cooperative learning atau pembelajaran kooperatif adalah suatu model
pembelajaran dimana sistem belajar dan bekerja kelompok-kelompok kecil berjumlah
4-6 orang secara kolaboratif sehingga dapat merangsang peserta didik lebih bergairah
dalam belajar. Dari beberapa pengertian menurut para ahli dapat disimpulkan bahwa
pembelajaran kooperatif adalah cara belajar dalam bentuk kelompok-kelompok kecil
yang saling bekerjasama dan diarahkan oleh guru untuk mencapai tujuan
pembelajaran yang diharapkan.
6. Eggen and Kauchak (1996:279) Pembelajaran kooperatif merupakan sebuah
kelompok strategi pengajaran yang melibatkan siswa bekerja secara berkolaborasi
untuk mencapai tujuan bersama.
7. Sunal dan Hans (2000) Cooperative learning merupakan suatu cara pendekatan atau
serangkaian strategi yang khusus dirancang untuk memberi dorongan kepada peserta
didik agar bekerja sama selama proses pembelajaran.
8. Stahl (1994) Cooperative learning dapat meningkatkan belajar siswa lebih baik dan
meningkatkan sikap tolong menolong dalam perilaku sosial.
9. Kauchak dan Eggen dalam Azizah (1998) Cooperative learning merupakan strategi
pembelajaran yang melibatkan siswa untuk bekerja secara kolaboratif dalam
mencapai tujuan.
10. Djajadisastra (1982) Metode belajar kelompok merupakan suatu metode mengajar
dimana murid-murid disusun dalam kelompok-kelompok waktu menerima pelajaran
atau mengerjakan soal-soal dan tugas-tugas.
Sumber:
Isjoni. (2011). Cooperative Learning Efektivitas Pembelajaran Kelompok. Bandung:
ALFABETA
Komalasari, Kokom. (2011). Pembelajaran Kontekstual Konsep dan Aplikasi. Bandung: PT
Refika Aditama
Suprijono, Agus. (2010). Cooperative Learning Teori & Aplikasi Paikem. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar
Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana
Best regards,

Dedi Siswoyo