Anda di halaman 1dari 51

MANAJEMEN PERJALANAN

Merencanakan perjalanan membutuhkan tidak cukup hanya dengan memutuskan akan


pergi kemana dan kapan waktunya. Apakah itu sebuah perjalanan akhir pekan dengan
beberapa teman, program luar ruang yang formal, atau sebuah ekspedisi yang penting,
Anda perlu mengevaluasi rencana perjalanan kita dari beberapa kategori dan membuat
rencana perjalanan yang matang dan solid.
Satu atau dua orang bisa berperan sebagai perencana, atau proses perencanaan bisa
dibicarakan oleh semua anggota kelompok. beberapa bagian atau hal utama yang harus
anda pikirkan ketika merencanakan sebuah perjalanan.

BESAR KELOMPOK DAN KEMAMPUAN


Ketika anda merencanakan sebuah perjalanan, anda harus memutuskan apakah rutenya
yang harus menyesuaikan dengan kelompok anda, atau kelompok anda yang harus
menyesuaikan dengan rutenya. Anggota kelompok bisa terdiri dari berbagai tingkatan
pengalaman, kondisi fisik, dan tujuan. Dimana tujuan anda adalah merencanakan sebuah
perjalanan yang sesuai dengan semua anggota kelompok. Di lain waktu, anda mempunyai
sebuah rencana perjalanan yang sangat menantang dan membutuhkan keahlian khusus.
Untuk rencana perjalanan jenis ini, anda harus memilih anggota kelompok yang memiliki
kualifikasi tepat untuk berpartisipasi di perjalanan ini.
Beberapa pertanyaan yang bisa ditanyakan ketika akan membuat rencana perjalanan untuk
suatu kelompok :
Seperti apakah kelompok ini? Apakah sebuah kelompok informal yang terdiri dari
beberapa teman, atau kelompok formal seperti program pendidikan luar ruang?
Apakah pesertanya teman-teman, siswa, relawan, atau konsumen yang
membayar? Kelompok formal bisa mempunyai kebijakan dan peraturan yang harus
ditaati.
Apakah tujuan dari setiap anggota kelompok? Apakah orang-orangnya dibutuhkan
untuk hadir ketika perencanaan perjalanan? (Faktor ini bisa mempunyai dampak
yang signifikan apakah kelompok ini berkomitmen atau tidak terhadap pengalaman
di alam liar.) Apakah kelompok ini mempunyai tujuan yang sama?
Apa tingkatan pengalaman dari setiap anggota kelompok? Apa
pengalaman rata-ratanya?

tingkatan

Apakah ada dari anggota kelompok yang mempunyai keahlian untuk memimpin dan
mengatur kelompok? Atau apakah anda harus mencari orang lain untuk memimpin
kelompok tersebut?
Seberapa besar kelompok tersebut?

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

Berapa tingkatan umur dari anggota kelompok tersebut?


Bagaimana kondisi fisik dari setiap anggota kelompok? Dimana tingkatan kondisi
fisik rata-rata di kelompok tersebut?
Apakah ada yang mempunyai masalah kesehatan yang bisa mempengaruhi
partisipasi mereka dalam rencana perjalanan kelompok tersebut?

Cari tau dimana tingkatan pengalaman, kemampuan fisik, dan informasi lainnya sebanyak
mungkin sebelum anda memutuskan. Ini bisa membuat anda mudah untuk merencanakan
perjalanan yang lancar dan sukses. Dan yang lebih penting, ini akan meminimalkan potensi
terjadinya situasi berbahaya. Menyimpan parameter kelompok dalam pikiran ketika anda
mengevaluasi kategori-kategori lain, berpikir dalam hal keduanya baik tantangan dan
keselamatan terbaik. Menyadari bahwa anda akan sering mendapati perbedaan yang besar
dalam tingkatan pengalaman dan kemampuan fisik, jadi merencanakan perjalanan di
tingkatan tersebut akan menjadi menyenangkan, mendidik, menantang, dan aman bagi
setiap anggota kelompok. Pikirkan tentang tingkat tertinggi dan terendah dari tingkatan
pengalaman dan kondisi fisik, dan kesalahan yang bisa terjadi di tingkat terendah.
Mengumpulkan informasi tentang kemampuan fisik dan kesehatan dasar bisa membantu
anda dalam mengetahui beberapa kemampuan yang berbeda dan tingkatan-tingkatan
pengalaman.

Dinamika Kelompok

Bagaimana penentuan biaya perjalanan? Perlengkapan, logistik, transportasi,


perijinan, dan biaya lainnya? Jika harus membeli peralatan, siapa yang akan
menyimpannya setelah perjalanan selesai? Ini sangat penting untuk dibicarakan
sebelum perjalanan, kalau tidak, bisa mendatangkan permasalahan setelahnya.

Bagaimana kepemimpinan akan dilaksanakan selama perjalanan?

KEGIATAN
Ketika akan merencanakan kegiatan-kegiatan untuk perjalanan tertentu, anda perlu
mempertimbangkan beberapa hal di bawah ini :

Kegiatan apa yang ingin anda lakukan dalam perjalanan (contohnya, jalan-jalan
biasa, pendakian ke puncak gunung, atau melintasi glacier/lapisan es)?

Apa tujuan dari perjalanan ini?

Keahlian apa saja yang dibutuhkan? Apakah anggota kelompok sudah mempunyai
keahlian ini, atau mereka harus mempelajarinya terlebih dahulu?

Bagaimana anda mengatur waktu untuk mengajarkan keahlian-keahlian tersebut


dengan waktu perjalanan?

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

Ketika anda sudah mengevaluasi kemampuan dari anggota kelompok, anda bisa
mengadaptasikan tujuan anda dengan tingkatan yang sesuai. Rencanakan kegiatankegiatan yang sesuai dengan tantangan dan keamanan. Perhatikan panjang perjalanan,
perubahan ketinggian, waktu mengajar dan mempelajari keahlian-keahlian yang akan
mempengaruhi rute perjalanan anda. Dimulai dengan yang mudah dahulu, kemudian
ditingkatkan secara bertahap tingkat kesulitannya, sehingga semua anggota kelompok bisa
tertantang secara progresif dengan tingkatan yang sesuai. Daripada menempatkan
seseorang di situasi yang diluar kemampuannya.

LOKASI DAN CUACA


Meneliti Tujuan Anda

Mengetahui ketersediaan buku-buku petunjuk dan peta.

Menghubungi petugas jaga di lokasi tujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih
lengkap. Surat izin apa saja yang dibutuhkan, masalah keamanan seperti kapan
musim berburu, bahaya musiman seperti kebakaran hutan.

Berbicara atau mencari informasi kepada orang yang sudah pernah ke lokasi tujuan.
Jika memungkinkan, baca catatan perjalanan mereka. Bisa jadi terdapat informasi
penting yang tidak terdapat di buku petunjuk.

Pertanyaan-pertanyaan dalam Perencanaan Perjalanan

Berapa lama perjalanan akan dilakukan? Apakah perjalanannya dapat tercukupi


dalam hal peralatan dan logistik, atau membutuhkan bantuan tambahan? Bagaimana
anda akan mengatur bantuan tambahan tersebut, dalam hal waktu, perjalanan turun,
atau ada seseorang yang mengantarkannya?

Seberapa jauh perjalanan anda dari perkampungan penduduk, dan bantuan apabila
ada kejadian darurat?

Bagaimana kondisi jalur pendakian?

Apakah ada tempat tertentu yang ingin anda lihat?

Apakah ada tempat tertentu yang ingin anda hindari?

Apakah ada tempat untuk istirahat, atau apakah kita perlu membawa sendiri?

Dimana akses parkir dan jalan?

Bagaimana dengan ketersediaan air dan kualitas airnya?

Apakah ada masalah keamanan, musim berburu, perlu kendaraan offroad atau
tidak?

Apakah ada bahaya alami, seperti banjir di lembah, kebakaran hutan?

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

Kegiatan program Leave No Trace apakah yang harus anda implementasikan untuk
menjaga kelestarian lingkungan?

Peraturan dan Perizinan


Di setiap tempat mempunyai beberapa peraturan dan permintaan khusus. Sangat penting
hal ini diketahui terlebih dahulu sebelum anda pergi ke lokasi tujuan. Di bawah ini ada
beberapa hal yang perlu diketahui :
Apakah diperlukan perizinan, bagaimana untuk mendapatkannya?
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan perizinan tersebut?
Apakah ada biaya untuk perizinan tersebut?
Apakah ada peraturan khusus mengenai tindakan penyelamatan? (di beberapa
taman nasional, seperti Denali di Alaska, biaya tindakan penyelamatan harus anda
tanggung sendiri)
Apakah ada pembatasan dalam jumlah anggota kelompok?
Dimana saja mendirikan tenda yang boleh dan tidak boleh dilakukan?
Apakah ada area-area terlarang, daerah berbahaya, daerah perlindungan untuk
hewan yang terancam punah, dan lainnya?
Apakah menyalakan api diperbolehkan? Jika boleh, adakah persediaan kayu? Atau
anda perlu membawa kompor sendiri?
Apakah ada peraturan khusus mengenai program Leave No Trace, seperti
membuang kotoran manusia?

Kondisi Cuaca

Berapa lama waktu siang di tempat yang akan anda tuju? Cek kondisi cuaca di
website seperti www.weather.com untuk mengetahui waktu matahari terbit dan
terbenam, juga rata-rata suhu di tempat tersebut.

Bagaimana musim akan mempengaruhi kondisi cuaca? Apakah terdapat badai atau
pola cuaca tertentu?

Bagaimana cuaca akan mempengaruhi kegiatan perjalanan anda? Bagaimana


pengaruhnya terhadap keamanan anggota kelompok?

Apakah perbedaan ketinggian selama perjalanan akan mempengaruhi keadaan


cuaca dan suhu udara?

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

PERKIRAKAN APA YANG TIDAK TERKIRAKAN


Ketika merencanakan perjalanan, harap diingat bahwa tujuan utama adalah setiap anggota
kelompok dapat bersenang-senang. ada beberapa petunjuk bagaimana merencanakan
perjalanan yang menyenangkan :

Buat rencana yang bisa dimodifikasi selama dalam perjalanan. Beberapa faktor
seperti cuaca buruk, kondisi trek yang berubah, peralatan rusak, peserta yang sakit,
cedera dapat merubah rencana anda.

Jangan merencanakan pendakian yang panjang dan sulit setiap hari. Variasikan
panjang perjalanannya, sehingga anda mendapat beberapa hari dimana anda bisa
memulai perjalanan agak siang atau dapat membuat tempat istirahat lebih cepat.

Dalam perjalanan yang panjang, rencanakan ada satu hari istirahat setiap lima atau
tujuh hari perjalanan.

Pastikan bahwa setiap orang mempunyai waktu untuk bersantai setiap hari untuk
membaca buku, melihat matahari terbenam, menulis, dan lainnya.

Ketika mendaki di tingkat ketinggian yang tinggi, tingkat aklimatisasi setiap orang
berbeda-beda. Anda mungkin harus menyesuaikan perjalanan anda untuk
memberikan waktu untuk beraklimatisasi yang sesuai, sebelum naik ke ketinggian
yang lebih tinggi. Khususnya apabila peserta datang langsung dari ketinggian rendah
ke tinggi.

PERALATAN
Ketika anda sudah memutuskan kegiatan-kegiatan apa saja dan lokasi perjalanan anda,
anda harus mencatat peralatan apa saja yang dibutuhkan. Setiap perjalanan dan setiap
orang mungkin membutuhkan peralatan yang khusus.

MAKANAN
Sangat penting untuk memilih makanan yang bergizi dan mudah dicerna. Dalam perjalananperjalanan yang panjang, dengan kegiatan-kegiatan spesifik, atau dalam iklim yang berbeda
(misalnya, perjalanan di musim dingin), sangat diperlukan merancang menu yang dapat
menyuplai berapa kalori setiap hari secara spesifik dan mengutamakan jenis makanan
seperti ini. Dalam sebuah perjalanan, sangat penting untuk memperhatikan kebutuhan
khusus setiap peserta (alergi makanan, vegetarian, kehalalannya) dan menyusun menu
sesuai dengan kebutuhan tersebut.

BIAYA-BIAYA
Sebelum pergi dalam perjalanan kelompok, bicarakan dahulu bagaimana pengaturan
biayanya. Ini termasuk makanan, bahan bakar, pengeluaran dalam perjalanan, dan
pengadaan obat-obatan. Anda akan terkejut bagaimana sebuah pertemanan akan
merenggang karena masalah biaya ini tidak dibicarakan terlebih dahulu.

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

PENGEMBANGAN KEAHLIAN
Tergantung dengan jenis kelompok dimana anda melakukan perjalanan, setiap orang
mempunyai tingkatan pengalaman yang berbeda-beda. Ada keahlian khusus yang
dibutuhkan sebelum perjalanan, seperti bagaimana cara packing yang benar, ada keahlian
yang dibutuhkan selama perjalanan, seperti bagaimana mendirikan tenda, bagaimana
menggunakan kompor lapangan. Ada banyak keahlian yang saya gunakan dalam
perjalanan yang sulit saya ingat, beberapa saya lakukan secara otomatis. Bersabara dalam
membuat daftar keahlian ini, supaya tidak ada yang terlupakan. Jika anda pemimpin
perjalanan, atau anda hanya pergi dengan teman yang kurang pengalaman, rencanakan
waktu untuk mengatasi hal-hal penting tersebut sebelumnya dan dalam masa perjalanan.
Untuk perjalanan dengan tingkat yang lebih sulit, anda perlu melakukan lebih banyak
penilaian keahlian. Sebagai contoh, apabila anda akan melakukan perjalanan melalui
lapisan es, apakah setiap orang mempunyai pengalaman berjalan diatas salju,
menggunakan kapak es, dan mengunakan tali temali? Apakah setiap orang harus
mengetahui teknik-teknik khusus seperti menyelamatkan diri sendiri atau penyelamatan
jurang es? Kadang penilaian ini bisa dilakukan dengan mengamati pengalaman seseorang
dalam perjalanan sebelumnya, atau anda bisa membawa kelompok anda dalam perjalanan
latihan untuk mengamati dan menguji keahlian-keahlian khusus tersebut.

DAFTAR PERSIAPAN PERJALANAN


Gunakan daftar ini untuk mengatur semua tugas yang harus dikerjakan sebelum, selama
dan sesudah perjalanan. Jika anda berencana pergi dalam ekspedisi yang panjang,
perpanjang daftarnya dan siapkan jangka waktu yang spesifik untuk setiap tugas tersebut.
Sebagai contoh, perjalanan ke tempat terpencil bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan
bahkan tahunan untuk mendapatkan perizinannya.

SEBELUM PERJALANAN
Di bawah ini ada beberapa tugas yang perlu dilakukan sebelum melakukan perjalanan :

Menghubungi para peserta dan mengatur pertemuan untuk membicarakan tentang


perjalanan yang akan dilakukan (kegiatannya, tingkat pengalaman, tujuan individu
dan tujuan kelompok, dan lain sebagainya)

Membuat daftar peralatan individu dan peralatan kelompok yang dibutuhkan,


berdasarkan kegiatan, lokasi, dan cuaca dalam perjalanan.

Mengidentifikasi bahaya potensial dari lingkungan, peralatan, dan faktor manusia.

Apakah semua peserta telah mengisi formulir kesehatan.

Jika sesuai, sarankan orang-orang untuk melihat ringkasan perjalanan untuk


mengukur tingkat pengalaman mereka.

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

Mengevaluasi kemampuan fisik setiap peserta dan membuat rute yang cocok untuk
semua anggota kelompok.

Dalam merencanakan rute, pertimbangkan waktu transportasi, waktu siangnya, lama


waktu untuk mendirikan perkemahan, waktu mengajar, hari-hari istirahat yang
diperlukan, perubahan ketinggian, dan faktor lainnya.

Sediakan waktu untuk mengurus perizinan yang diperlukan.

Membuat menu berdasarkan pilihan pribadi peserta dan kebutuhan makanan


khusus.

Menyusun perlengkapan kelompok dan P3K.

Membeli dan membungkus ulang makanan.

Berkumpul untuk mendistribusikan perlengkapan kelompok dan makanan untuk


pengepakan terakhir atau final.

Lengkapi rencana perjalanan dengan uang kas, kartu kredit, kunci kendaraan, peta,
nomor darurat, arah perjalanan, dan lain sebagainya.

Tunjuk seseorang sebagai kontak darurat (seseorang yang tidak ikut dalam
perjalanan) dan berikan orang tersebut rencana logistik dan rencana darurat
perjalanan anda. Perlihatkan rencana titik start dan finish perjalanan, rute harian,
perkemahan, waktu kembali, dilengkapi dengan nomor-nomor darurat dan instruksi
siapa yang harus dihubungi apabila anda melebihi waktu perjalanan yang
direncanakan.

Menghubungi petugas setempat untuk informasi kondisi terakhir trek yang akan
dilewati.

Mengecek cuaca.

SELAMA PERJALANAN

Selalu perhatikan semua pengeluaran dalam formulir pengeluaran perjalanan.

Mengisi catatan perjalanan anda selama mendaki, jadi anda mempunyai informasi
yang detail mengenai waktu pendakian, lokasi perkemahan dan ketersediaan air
untuk rencana perjalanan yang akan datang.

Mencatat setiap kejadian, baik itu kecelakaan atau tindakan pertolongan pertama. Ini
akan dievaluasi setelah perjalanan.

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

DALAM PERJALANAN PULANG

Beritahukan kontak darurat anda secepatnya ketika anda telah kembali, dan
beritahukan bahwa anda kembali dengan selamat.

Kembalikan setiap perlengkapan kelompok atau pribadi yang dipinjam.

Bersihkan semua peralatan. Botol dan tempat air harus dibersihkan dengan iodine
atau chlorine apabila mengandung air yang tercemar.

Membuang sampah dan membuang kotoran manusia dengan benar apabila anda
membungkusnya.

Membuang sampah obat-obatan dengan benar.

Menghitung ulang keuangan.

Adalah bagus untuk membicarakan perjalanan sesudahnya, dan melihat apakah


yang sudah direncanakan sesuai dengan tujuan masing-masing dan tujuan
kelompok yang sudah ditetapkan. Apakah ada perbedaan yang akan dilakukan
dalam perjalanan berikutnya? Mengidentifikasi dan mendiskusikan masalah-masalah
yang terjadi selama perjalanan, termasuk kecelakaan.

TINGKAT KESULITAN RUTE


Siapapun yang bertugas memutuskan rute perjalanan, tugas yang pertama yang harus
dilakukan adalah melihat/mengetahui kondisi fisik pesertanya, yang mana ini adalah tugas
yang sulit. Adalah lebih baik untuk mengandalkan formulir obyektif yang terukur daripada
berpatokan pada jawaban ya, saya dalam kondisi yang baik dari para peserta. Setelah
mereview ribuan formulir kesehatan dan kebugaran dari para pelajar sekolah, saya masih
terkejut bagaimana seringnya mereka menganggap lebih dan menganggap kurang kondisi
fisik mereka. Menilai rentang kebugaran fisik dari menanyakan beberapa pertanyaan dasar
tentang kegiatan kesehatan dan latihan untuk mengelola pemeriksaan fisik yang dibutuhkan.
Tentukan penilaian Anda berdasarkan tingkat kesulitan perjalanannya : Jika tingkat kesulitan
perjalanannya mudah sampai sedang, dekat dengan perkampungan penduduk, maka Anda
mempunyai sumber daya yang lebih besar untuk kembali apabila ada masalah. Jika tingkat
kesulitan perjalannya lebih sulit atau pergi ke tempat terpencil dengan akses untuk evakuasi
atau perawatan medis yang terbatas, Anda perlu melakukan lebih banyak penyaringan.
Di beberapa kasus, Anda bahkan perlu pengkondisian cara hidup yang khusus. Bagian dari
memastikan seseorang pergi dalam perjalanan yang tepat adalah memberikan orang
tersebut informasi yang sedetil mungkin mengenai perjalanan yang akan dilakukan.
Melakukan perjalanan yang akan sangat menguras kondisi fisik akan menimbulkan
pergesekan antara sesama anggota kelompok selain faktor keamanan yang akan timbul.

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

TINGKAT KESULITAN PERJALANAN


Bukankah akan sangat menyenangkan jika Anda bisa melihat di dalam buku petunjuk dan
mengetahui seberapa mudah atau sulit sebuah pendakian? Sayangnya tidak ada sistem
standar tentang tingkat kesulitan sebuah trek. Banyak dari olahraga luar ruang (outdoor),
seperti panjat tebing dan arung jeram, mempunyai sistem untuk tingkat kesulitan dari jalur
pemanjatan atau jeram sungai. Sistem ini sangat berguna untuk menyesuaikan kemampuan
Anda dengan tingkat kesulitan perjalanannya.
Ada banyak faktor yang dapat memperlambat atau mempercepat seorang pendaki yang
membuat penilaian tingkat kesulitan sebuah trek sangat subyektif. Contoh saja Appalachian
Trail di Pennsylvania : Di bagian selatan negara bagian tersebut, terletak di daratan yang
rata dengan trek yang bagus, kemudian lanjut ke daerah utara dan Anda akan memasuki
daerah berbatu-batu, dimana treknya membutuhkan untuk melompati bebatuan yang
konstan selama beberapa kilometer yang akan memperlambat para pendaki secara
signifikan. Saya melihat ke beberapa faktor dibawah ini dan berdasarkan pengalaman
pendakian saya sendiri sebagai acuan.

Jarak tempuh harian

Perubahan ketinggian harian berapa meter Anda naik atau turun pada hari itu

Tingkat kecuraman naik dan turun

Kondisi trek (rata, berbatu, dll)

Jumlah berat yang dibawa seorang pendaki, berapa persen dari berat tubuhnya
sendiri

Jika Anda di ketinggian 8000 kaki (2.438 meter), pertimbangkan efek dari
berkurangnya oksigen dan aklimatisasi dalam pendakian

MERENCANAKAN SEBUAH RUTE


BUKU PETUNJUK
Saya suka memulai dengan buku petunjuk apabila merencanakan sebuah perjalanan.
Dimana peta yang biasanya kita bawa dalam perjalanan sangat spesifik (dan membeli
banyak peta bisa jadi mahal), adalah lebih baik untuk fokus terlebih dahulu secara umum
mengenai tempat yang menarik untuk kita, dan buku petunjuk sangat diperlukan.
Kebanyakan buku petunjuk berisi gambaran dari tempat tersebut dan peta-peta dasar dari
daerah tersebut, jadi Anda bisa mempunyai ide akan kemana di daerah tersebut.
Buku petunjuk yang bagus akan mempunyai rute perjalanan dan trek secara spesifik, yang
digambarkan secara detil mengenai jarak tempuh, perubahan ketinggian, tempat berkemah,
Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC
Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

tempat yang patut dikunjungi, dan lain sebagainya. Sejak buku petunjuk berisi daerah
tertentu secara spesifik, dengan banyak penerbit yang berbeda, dan menemukan buku
petunjuk diluar daerah Anda akan menyulitkan. Ketika saya pergi, saya mempunyai hobi
berkunjung ke toko buku atau toko outdoor setempat untuk melihat buku-buku petunjuk dan
peta daerah tersebut yang mereka punya. Dibawah ini ada beberapa penerbit besar yang
bisa Anda lihat :

Appalachian Mountain Club (www.outdoors.org)

The Globe Pequot Press (www.globepequot.com)

Menasha Ridge Press (www.menasharidge.com)

The Mountaineers Books (www.mountaineersbooks.org)

Stackpole Books (www.stackpolebooks.com)

Ketika Anda telah memilih suatu lokasi, segera dapatkan peta daerah tersebut dan kerjakan
detail apa saja tentang perjalanan ke daerah tersebut.

Lihat Memperkirakan Waktu Perjalanan untuk menetapkan berapa lama pendakian


dalam satu hari. Setiap hari, gunakan Rencana Kontrol Waktu yang berisi waktu
pendakian dan faktor lainnya untuk menghitung total waktu perjalanan dalam sehari.
Sehari-hari, awasi Rencana Kontrol Waktu anda, anda mungkin perlu memodifikasi
perjalanan anda apabila anda tidak bisa mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan.

Gunakan Rencana Logistik Perjalanan untuk membantu anda mencatat rute


perjalanan anda dan untuk diberikan kepada kontak darurat anda.

Dalam merencanakan rute perjalanan anda, buat rencana evakuasi harian dan catat
dalam Rencana Logistik Perjalanan: anda. Di setiap harinya, secara umum anda
harus mengetahui kemana anda bisa mencari bantuan apabila ada keadaan darurat.
Seyogyanya, informasi ini akan berubah setiap waktu, tetapi anda harus cukup
menguasai atau mengetahui daerah tersebut untuk menemukan jalan terdekat atau
kota atau sumber daya lainnya apabila ada hal-hal darurat yang tidak diinginkan.

LOGISTIK PERJALANAN
Dimana awal perjalanan anda? Dimana akhir perjalanan anda? Apa jenis jalan atau
akses lainnya yang ada ke rute perjalanan anda?
Apakah setiap orang jalan bersama sampai akhir perjalanan atau pergi sendirisendiri?
Apakah ini rute yang berputar? Atau rute keluar masuk kembali ke tempat awal (A ke
A), atau rute satu arah (A ke B)? Jika A ke B, apakah anda perlu kembali ke A untuk
ke kendaraan anda? Apakah anda bisa mengusahakan kendaraan sendiri kembali
ke A? Atau perlu dijemput di B? Apakah ada taksi atau kendaraan umum yang
tersedia.

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

10

Ketika anda sedang dalam perjalanan, catat secara akurat catatan harian perjalanan anda,
mengenai kemana anda pergi, apa yang anda lihat, berapa lama perjalanannya, dan lain
sebagainya. Ini akan sangat membantu dalam merencanakan perjalanan anda selanjutnya.

KIAT-KIAT MENGHADAPI JALUR PENDAKIAN


Waktu adalah segalanya. Ada banyak faktor alam yang dapat mempengaruhi rute
perjalanan anda. Sebagai contoh, di bagian pegunungan seperti pegunungan Rockies,
badai petir biasa terjadi di sore hari di musim panas. Jika anda berjalan di tempat terbuka
atau mendaki ke puncak, anda harus merencanakan untuk berangkat sepagi mungkin dan
pulang dari tempat terbuka tersebut sebelum sore hari. Persoalan lain di pegunungan
adalah salju yang mencair. Sungai yang melintas di Taman Nasional Denali di Alaska
sangat terkenal. Di musim panas, ketika suhu meningkat di siang hari, ada banyak salju dan
es yang mencair. Sungai yang mudah untuk disebrangi di pagi hari, akan menjadi
berbahaya atau tidak bisa disebrangi di sore hari.

MEMILIH TEMPAT BERKEMAH


Perencanaan perjalanan biasanya sangat mementingkan tempat berkemah. Anda harus
memastikan ketika di sore hari selesai pendakian, anda memiliki tempat untuk mendirikan
tenda atau tempat berteduh yang baik, tidak berada di tengah-tengah tanah berlumpur atau
dibawah longsoran batu. Pemilihan tempat berkemah bisa dilakukan menggunakan buku
petunjuk dan peta. Pilih tempat dimana kelompok anda bisa mendirikan perkemahan
dengan semboyan Leave No Trace. Sayangnya, kadang kita tidak memiliki informasi yang
dibutuhkan untuk memilih tempat berkemah sebelum perjalanan, dan anda harus memilih di
saat pendakian. Lebih dari sekali, saya melihat kontur peta dan berpikir, Itu sepertinya rata,
pasti ada tempat berkemah yang bagus disana, tapi yang terjadi saya mendapatkan semaksemak yang rapat dan tidak ada tempat untuk mendirikan tenda. Dibawah ini ada beberapa
petunjuk dalam pemilihan tempat berkemah :

Ketersediaan Air, lebih baik anda mencari tempat berkemah yang dekat dengan
sumber air, kalo tidak, anda harus membawa air yang cukup untuk memasak makan
malam dan sarapan keesokan harinya, dan mungkin untuk pendakian hari berikutnya
juga. Apakah sumber air tersedia sepanjang tahun? Apakah bisa langsung diminum
atau harus dimasak terlebih dahulu?

Ruang Mendirikan Kemah, anda menginginkan tempat yang memiliki ruang terbuka
yang cukup untuk mendirikan tenda, memasak, dan mencuci. (Tempat ini tidak harus
saling berdekatan). Di lokasi yang banyak terdapat beruang, akan lebih baik apabila
anda mempunyai tempat yang cukup untuk memisahkan ruang-ruang tersebut.

Lokasi Tempat Berkemah, jika anda tidak mengetahui secara pasti tempat
berkemahnya, mulai mencari tempat berkemah tersebut lebih awal. Lebih baik
berhenti di tempat berkemah yang bagus dan menambah jarak tempuh untuk
keesokan harinya, daripada terus mendaki tapi tidak menemukan tempat berkemah
yang bagus. Yang berarti, anda harus berbalik turun kembali ke tempat yang bagus
tadi, atau meneruskan pendakian yang mana akan menyulitkan dan berbahaya
apabila hari semakin gelap.

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

11

Tanah Pribadi, coba untuk lebih sensitif apabila mendaki di tanah pribadi. Dalam
beberapa kasus mendaki melewati tanah pribadi diperbolehkan, tetapi untuk
berkemah dilarang. Jika kondisi (cuaca buruk, anggota kelompok ada yang cedera)
mengharuskan, anda bisa memutuskan untuk berkemah. Jika itu terjadi, sadari
bahwa anda bisa melanggar hukum dan harus menanggung konsekuensinya.
Kebanyakan orang mengerti mengenai kondisi-kondisi darurat seperti ini.

Daerah Terlarang, jangan berkemah di daerah terlarang (kecuali ada anggota


kelompok yang keselamatannya dalam bahaya). Daerah ini dilarang pasti ada
alasannya. Jika anda memutuskan untuk berkemah di daerah terlarang ini, sadari
bahwa anda bisa diberi surat peringatan, didenda, bahkan ditangkap. Jelaskan
situasi anda kepada petugas penjaga hutan dan minta bantuan mereka. Biarkan
mereka terlibat sebagai sekutu anda dalam membantu kesulitan anda daripada
mereka berposisi sebagai petugas berwajib yang akan menangkap anda. Di
kebanyakan kasus keselamatan (seperti cedera), petugas penjaga hutan biasanya
sangat pengertian. Mereka mungkin masih bisa menyuruh anda untuk pindah tetapi
mereka juga membantu anda untuk mencari tempat berkemah yang baru.

MEMPERKIRAKAN WAKTU PERJALANAN


Sebagai bagian dari perencanaan rute, anda ingin mengetahui berapa lama waktu yang
dibutuhkan dalam setiap seharinya. Mendapatkan perkiraan waktu perjalanan yang akurat
untuk perjalanan anda adalah sangat sulit, karena disebabkan banyaknya faktor seperti
kondisi fisik anda, kondisi jalur yang akan dilalui, penambahan/pengurangan ketinggian,
jumlah beban yang dibawa, lama berhenti untuk istirahat, berapa banyak anda ingin berhenti
dan menikmati pemandangan alam, dan lain sebagainya. Buku petunjuk akan sangat
membantu disini, ada beberapa yang memberikan perkiraan waktu pendakian yang
dibutuhkan.
Ini ada formula umum untuk memperkirakan waktu untuk perjalanan anda. Pergunakan ini
hanya sebagai perkiraan : Dalam pendakian satu hari dengan sedikit peralatan atau anda
mendaki dengan alat-alat yang ringan, anda akan bergerak dengan cepat dibandingkan
dengan membawa beban berat; berjalan di jalur tanah akan lebih cepat dibandingkan
berjalan di gurun pasir atau salju lembut. Dalam sebuah kelompok, peserta dengan
perbedaan kemampuan fisik atau perbedaan usia bisa berjalan lebih cepat atau lebih
lambat, mempengaruhi kecepatan keseluruhan kelompok. Ini membuat kita kembali ke
diskusi awal tentang tingkat kondisi fisik. Jika anda mempunyai tingkat kondisi fisik yang
jauh perbedaannya, ini akan menyulitkan untuk menemukan tingkat kecepatan yang pas
atau nyaman untuk setiap anggota kelompok. Bicarakan hal ini sebelum memulai perjalanan
dan carilah keputusan yang bisa diterima oleh semua anggota kelompok. Berdasarkan
pengalaman, semakin besar kelompok, akan semakin lambat bergerak (akan ada banyak
berhenti untuk penyesuaian tas, istirahat untuk buang hajat, dan lain sebagainya).

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

12

PETUNJUK-PETUNJUK UMUM WAKTU PERJALANAN

Rata-rata tingkat kecepatan seseorang di jalur yang umumnya rata adalah 30 menit
untuk 1,6 kilometer. Jadi 1 jam sama dengan 3,2 kilometer. Jika anda tahu tingkat
kecepatan anda lebih cepat atau lebih lambat dari ini, formulanya bisa disesuaikan.

Tambahkan 1 jam untuk 305 meter kenaikan ketinggian.

Rencanakan 5 menit waktu istirahat dalam setiap jam pendakian. Semakin banyak
orang, akan semakin banyak waktu istirahat berhenti, berhenti untuk buang hajat,
dan penyesuaian peralatan, jadi sesuaikan dengan itu semua.

MENGHITUNG MIL PER JAM


Bagi 2 (dua) jumlah mil jarak tempuh yang akan dilakukan. Hitung total berapa kaki kenaikan
ketinggian, dibagi 1.000, kemudian kalikan jumlah tersebut dengan 1 jam. Jumlahkan semua
waktunya untuk mendapatkan total waktu pendakian per harinya.
(jumlah mil perjalanan 2) + (ketinggian yang diraih 1000) + (jumlah mil perjalanan x 5
menit) = waktu perjalanan
Contoh : Sebuah kelompok mendaki 8 mil (12,8 kilometer) di Taman Nasional Pegunungan
Rocky. Total kenaikan ketinggian 2000 kaki (610 meter). Waktu perkiraan untuk rute ini
adalah :
8 mil 2 mil per jam = 4 jam + (2000 1000) x 1 jam (kenaikan ketinggian)
4 jam + 2 jam = 6 jam + (6 x 5 menit istirahat) = 6 jam 30 menit

MENGHITUNG KILOMETER PER JAM


Menggunakan contoh yang sama, bagi jumlah kilometer yang akan didaki dengan 1,6.
Hitung total berapa meter kenaikan ketinggian, dibagi dengan 305, dan kalikan dengan
jumlah tersebut dengan 1 jam. Jumlahkan semua waktunya untuk mendapatkan total waktu
pendakian per harinya. Menggunakan contoh yang sama dengan diatas, perkiraan waktu
untuk rute ini adalah :
12,8 kilometer 1,6 kilometer per jam = 4 jam + (610 305) x 1 jam (kenaikan ketinggian)
4 jam + 2 jam = 6 jam + (6 x 5 menit istirahat) = 6 jam 30 menit
Perhitungan ini memberikan anda dasar waktu perjalanan. Ini tidak termasuk lama waktu
untuk makan, lama waktu untuk melihat pemandangan dan berfoto, dan lain sebagainya.
Anda harus menambahkan waktu untuk hal-hal tersebut berdasarkan informasi dari peta
atau pengalaman pribadi dari daerah tersebut. Ketika anda mendaki, periksa waktu aktual
dengan waktu yang sudah diperhitungkan untuk rute tersebut. Dengan mencatat di Catatan
Perjalanan Harian mengenai informasi waktu pendakian, kondisi jalur, istirahat, dsb, anda
bisa menyempurnakan perkiraan waktu anda. Gunakan waktu aktual perjalanan anda untuk
Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC
Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

13

merevisi perkiraan waktu anda untuk hari berikutnya dalam perjalanan anda. Apabila ada
perbedaan yang signifikan, anda mungkin perlu untuk merevisi rute perjalanan anda.

RENCANA PENGATURAN WAKTU


Rencana Pengaturan Waktu adalah : Rencana untuk mengontrol waktu di perjalanan setiap
harinya. Membuat Rencana Pengaturan Waktu harian akan menolong anda tiba di tujuan
yang direncanakan dengan tepat waktu dan meminimalkan potensi kecelakaan.
Sebagai contoh : Anda berencana mendaki di musim panas ke puncak Gunung Princeton
dengan ketinggian 14.197 kaki (4.327 meter) di Colorado, di akhir bulan Juli. Tidak akan ada
salju di jalur pendakian pada saat itu. Pendakian dimulai di ketinggian 8.900 kaki (2.712
meter). Jarak tempuh ke puncak adalah 6,25 mil (10 kilometer). Anda mengetahui di sore
hari biasa terjadi badai petir, dan anda perlu pergi dari gigiran puncak yang terbuka sebelum
sore hari. Anda menghitung bahwa akan memerlukan waktu 5 jam untuk mencapai puncak
termasuk waktu istirahat. Dan memerlukan waktu 2 jam untuk kembali ke batas pepohonan
di ketinggian 11.000 kaki (3.352 meter). Anda memutuskan untuk memulai pendakian pada
jam 5 pagi. Rencana anda mencapai puncak pada jam 10.30 pagi. Anda merencanakan
makan siang di puncak selama 30 menit, dan kembali turun pada jam 11.30 (30 menit waktu
jeda tambahan). Rencana ini membuat anda kembali di batas pepohonan pada jam 13.30
siang, masih dalam waktu yang aman dari badai petir. Ini hanya pendakian satu hari, anda
bisa lihat, ada banyak parameter pengaturan waktu.
Tabel berikut ini bisa membantu anda perencanaan setiap harinya. Dimulai dengan jam
berapa anda akan bangun, lalu isi waktu dengan aktifitas setiap harinya. Ingat semua faktor
yang telah didiskusikan sebelumnya untuk membantu anda memutuskan rute perjalanan
anda, seperti usia para peserta, pengalaman, dan kondisi fisik, juga kondisi jalur, berat
beban, dan cuaca. Tambahkan semua waktunya, kemudian bagi dengan jumlah waktu siang
hari.
Jika hasilnya negatif, bisa jadi pendakian anda akan berakhir di malam hari. Perhatikan
jalurnya dan lihat apakah pendakian di malam hari akan membuat anda berada dalam
kondisi berbahaya. Jika berbahaya, kembali ke perencanaan dan buat beberapa perubahan,
seperti mengurangi jarak tempuh, putuskan apakah anda bisa mendaki lebih cepat atau
bangun lebih awal.

WAKTU YANG DIBUTUHKAN


+ ... menit

Berapa lama anda membereskan tempat berkemah dan siap pergi?

+ ... menit

Apakah ada tempat khusus yang anda ingin eksplorasi?

+ ... menit

Berdasarkan estimasi waktu perjalanan anda, berapa lama kelompok


anda mendaki jarak tempuh yang akan didaki?

+ ... menit

Apakah ada rintangan di perjalanan anda, seperti menyebrangi sungai


atau menembus semak-semak, yang akan menambah waktu anda?

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

14

+ ... menit

Berapa lama waktu untuk istirahat dan makan?

+ ... menit

Berapa anda mendirikan tempat berkemah?

= ... jam ... menit

Tambahkan semua waktu diatas untuk mendapatkan total waktu.

... jam ... menit

Dibagi dengan jumlah waktu siang hari.

... jam ... menit

Total Waktu Perjalanan yang Direncanakan - jika ini hasilnya negatif,


anda tidak punya cukup waktu di siang hari, pikirkan kembali untuk
perencanaan ulang.

PERJALANAN JARAK JAUH


Merencanakan perjalanan jarak jauh akan sangat berbeda dengan perjalanan beberapa hari
atau seminggu. Ketika anda akan melakukan perjalanan berminggu-minggu atau berbulanbulan, anda tidak bisa membawa semua makanan anda sekaligus, jadi anda harus mulai
berpikir tentang mensuplai kembali. Ada banyak sekali hal tentang perjalanan jarak jauh
yang tidak bisa dibahas di ruang terbatas yang tersedia disini, tetapi ini ada beberapa
petunjuk umum yang bisa anda mulai, dan dalam daftar pustaka termasuk referensireferensi untuk perjalanan jarak jauh.

HAL-HAL MENGENAI MENSUPLAI KEMBALI

Apakah ada lokasi untuk mensuplai kembali dengan pendakian yang wajar dari jalur
pendakian dalam jangka waktu yang diperlukan? Perjalanan turun, membeli
makanan, dan mendaki kembali.

Bisakah seseorang menemui anda di jalur pendakian untuk mensuplai makanan


kembali?

Bisakah anda mengirimkan barang-barang tersebut melalui jasa pengiriman? Ini


berguna untuk barang-barang yang tidak mudah rusak. Paketkan makanan antar
kantor pos dan ditujukan kepada anda. Anda harus mengetahui dimana kantor pos
nya berada, dan merencanakan bagaimana caranya anda bisa ke kantor pos
tersebut dari jalur pendakian anda. Untuk jalur pendakian seperti Appalachian Trail,
informasi ini terdokumentasikan dengan baik di antara para pendaki.

Apakah anda merotasi makanan anda? Jadi anda tidak perlu memakan makanan
yang sama setiap harinya. Jangan merencanakan terlalu banyak, banyak pendaki
seleranya berubah selama pendakian mereka.

Apa barang-barang lainnya selain makanan yang perlu untuk diisi kembali (bahan
bakar, batere, dll)? Banyak pendaki mengatur kebutuhan-kebutuhan ini melalui kotak
pos. Mereka mengirimkan terlebih dahulu ke tempat penyuplaian berikutnya, dan
bisa mengambil barang-barang yang hanya dibutuhkan sementara, seperti gunting

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

15

kuku dan alat cukur, kemudian mengirimkannya kembali dan tidak perlu membawa
barang-barang tersebut dalam perjalanan.
Bagaimana anda menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan memberikan dampak yang
besar terhadap rute perjalanan dan perencanaan makanan anda. Bisa jadi 5 hari antara
waktu mensuplai kembali untuk seminggu dan 8 hari untuk yang berikutnya.

ULTRALIGHT
Banyak dari kita pergi ke alam bebas untuk merasakan kebebasan. Kita meninggalkan
peradaban dan merasakan hubungan yang kuat dengan alam. Sangat lucu bagaimana kita
cenderung membawa semuanya kecuali tempat cuci piring untuk memberikan kita rasa
nyaman di alam bebas. Semua beban itu membawa dampak terhadap kecepatan kita
mendaki, persendian anda, berapa jauh jarak yang bisa anda tempuh, apa yang bisa anda
lihat, dan kenikmatan pendakian anda.
Memikirkan kembali pendakian sehari dimana anda memakai sepatu yang ringan dan hanya
tas kecil di punggung anda; anda sangat cepat mendaki. Kemudian anda kembali ke tempat
yang sama untuk pendakian yang memerlukan waktu berhari-hari, anda membawa 50 pon
(22 kilogram) lebih beban di punggung anda. Dimana sebelumnya anda seperti terbang,
sekarang anda berjalan dengan susah payah.
Tetapi ada alternatif. Berjalan dengan ultralight bisa seperti terbang di jalur, melalui buku ini
saya akan memberikan cara-cara untuk memasukkan praktek-praktek ultralight ke dalam
perjalanan-perjalanan anda. Perhatikan logo bulu dan judul PERGI DENGAN ULTRALIGHT
untuk membantu anda merencanakan liburan ringan anda.
Berjalan dengan ultralight dikembangkan dari para pendaki jarak jauh di jalur seperti
Appalachian Trail (AT) dan Pacific Crest Trail (PCT). Ketika anda mendaki setiap hari
selama 6 bulan, anda akan sangat mengerti apa artinya membawa beban, dan para pendaki
ini dengan cepat mengetahui apa yang mereka butuhkan dan apa yang tidak mereka
butuhkan di jalur pendakian itu. Bicara dengan pendaki yang telah menyelesaikan salah
satu dari pendakian tersebut diatas, dan mereka akan memberitahukan anda apa saja
barang yang mereka kirimkan kembali selama perjalanan karena mereka tidak
menggunakan barang tersebut.
Saya selalu mengepak barang secara berlebihan, membawa barang yang saya pikir saya
akan membutuhkannya atau hanya ingin membawanya. Saya selalu berakhir dengan
terengah-engah membawa beban yang berat, dan aturan beban 20 % dari berat badan yang
bisa dibawa tidak pernah terjadi. Selama perjalanan pertama saya ke Selandia Baru, saya
harus memangkas atau mengurangi apa saja yang saya bawa, dan itu mengubah persfektif
saya secara dramatis. Jika anda tahu daerah dan kondisi yang akan anda masuki, dan jika
anda mengenal tubuh anda (apa saja yang anda butuhkan untuk membuat anda tetap
hangat, kering, dan nyaman), anda tidak harus membawa beban yang berat. Sekarang ada
revolusi dengan adanya barang-barang ultralight, seperti pakaian, kantung tidur, tas/keril,
kompor, dan tenda, jadi sekarang anda bisa pergi dengan nyaman tanpa harus membuat
Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC
Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

16

punggung anda sakit. Orang yang bisa dibilang penggagas revolusi ini adalah Ray Jardine,
dimana bukunya yang berjudul Beyond Backpacking seperti pedoman bagi siapa saja yang
serius ingin menggunakan ultralight. Ray adalah seorang visioner yang mencapai tujuannya
yang secara dramatis mengurangi beban peralatannya melalui kecerdikannya sendiri. Dia
membawa beban 75 pon (34 kilogram) di pendakian pertamanya melalui Pacific Crest Trail
menjadi hanya dibawah 12 pon (5,4 kilogram) di pendakian selanjutnya.
Terlatih sebagai seorang insinyur, Ray selalu bertindak sebagai penemu. Jadi, menjahit
pakaiannya, tas/keril, dan tendanya sendiri bukanlah sebuah hal yang baru. Kebanyakan
dari kita bukanlah visioner dan tidak punya banyak waktu untuk menjahit sendiri peralatan
kita. Syukurlah, pabrik peralatan besar seperti GOLITE, Gregory, Mountain Hardwear, Sierra
Design, dan lainnya menyadari kebutuhan peralatan ultralight ini dan sekarang
memproduksi beraneka peralatan ultralight, termasuk pakaian, tas/keril, tenda, dan kantung
tidur. Peralatan ultralight yang sangat ringan bisa menjadi sangat rapuh untuk diproduksi
secara massal, jadi biasanya desain-desain terbaru dari produk ini dikerjakan oleh peminatpeminat ultralight yang fanatik. Ada beberapa sumber yang bisa dilihat di daftar pustaka.
Ketika anda merencanaka sebuah rute perjalanan, anda membuat asumsi berdasarkan
formula 2 mil (3,2 kilometer) per jam. Itu adalah kecepatan pendakian rata-rata dari pendaki
rata-rata dengan membawa beban rata-rata. Ketika anda mengurangi beban anda,
kecepatan pendakian anda akan naik atau semakin cepat. Pendaki ultralight yang
berpengalaman secara rutin dapat mencapai jarak tempuh sekitar 25 30 mil (40 48
kilometer) setiap harinya. Jadi simpan pemikiran ini di otak anda apabila anda
merencanakan pendakian dengan membawa peralatan ultralight. Sebuah catatan, dengan
membawa peralatan yang lebih ringan bukan berarti anda bisa mendaki jarak jauh. Pendaki
jarak jauh memang berlatih atau dibentuk untuk jarak jauh seperti itu. Dan tentu saja, hanya
karena anda bisa mendaki lebih jauh, bukan berarti anda harus. Anda bisa ke tempat yang
sama yang anda inginkan dengan tas/keril yang lebih berat dan punya lebih banyak waktu
untuk mengeksplor selama di perjalanan, berhenti yang lama untuk memotret alam bebas,
dan membuat catatan di saat makan siang, dan lainnya. Jika anda merencanakan sebuah
perjalanan dengan beberapa teman, dimana sebagian mempunyai peralatan ultralight dan
sebagian lagi tidak, anda harus membicarakan tujuan perjalanannya dan bagaimana anda
mengatur kecepatan pendakian dan waktu tempuh yang berbeda.
Satu hal penting yang harus dimengerti tentang pendekatan ultralight adalah filosofi dan
kontinum. Filosofinya adalah bawa hanya yang anda butuhkan dan butuh hanya yang anda
bawa. Kontinumnya adalah pilihan-pilihan dan strategi-strategi anda sendiri. Anda bisa
mengurangi beban dengan pilihan pakaian, kantung tidur dan tas/keril yang ringan, dan
tetapi masih memutuskan untuk membawa tenda karena sedang musim lalat hitam, dan
untuk kenikmatan anda di alam bebas (atau anda tidak mau menjadi gila karena lalat hitam
tersebut) anda memilih untuk berada di dalam tenda. Orang lain mungkin nyaman dengan
tarp yang lebih ringan dan jaring nyamuk untuk kepala.
Ini ada beberapa prinsip dari teman saya Bill Tigerpaw Plonk menyarankan berdasarkan
pendakian ultralight jarak jauh melalui Appalachian Trail.

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

17

Bawa hanya yang anda butuhkan.

Bawa peralatan seringan mungkin yang akan berguna.

Gunakan peralatan yang bisa multi fungsi.

Evaluasi secara regular dan buang apa saja yang tidak anda gunakan.

Tidak ada satu pendekatan ultralight yang benar (dan jangan biarkan kaum purists
meyakinkan anda sebaliknya), tapi saya bisa menggaransi anda, ketika anda mulai
mengurangi beban, anda tidak akan mau kembali ke kebiasaan lama anda.

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

18

TENDA

Rumah bagi pendaki gunung, tempat melepas lelah setelah seharian berjalan dan tempat
berlindung dari seranggan angin dan cuaca dingin serta basah
Beberapa Point yg perlu diperhatiakn dalam memilih TENDA
-

Mudah didirikan
Poles ( alu or karbon )
Flysheet waterproof , UV resistant
Iner bisa melepaskan kondensasi
Mempunyai ruang yg cukup dan sebanding dg rasio beratnya
Mempunyai jarring anti serangga pada pintunya
Mempunyai vestibule (beranda)
Ventilasi yg baik
Stuktur tenda tidak terlalu tinggi agar lebih tahan terhadap angin
Periksa setiap jahitan dan seam sealed nya

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

19

JENIS JENIS TENDA


Berdasar Penggunaan
1. Tree season tent ( tenda tiga musim ) kontruksinya siple kadang hanya punya 1 s/d 2 rangka,
tenda2 jenis ini biasanya lebih ringan dan ringkas dalam packing

2. Four season & Expedition tent (tenda 4 musim dan ekpedisi ) tenda jenis ini biasanya
kontruksinya lebih tahan terhadap angin dan bahannya lebih tebal dari yg lainnya , dan
mempunyai 3 4 Rangka bahkan ada yg lebih

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

20

Berdasar Bentuk & desain

1. Tenda Ridge

2. Tenda Tunnel

3. Tenda Single Hoop

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

21

4. Tenda Cross Over Pole Dome

5. Tenda Geodesic Dome

6 Bivy

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

22

Layerring dalam berpakaian

Pakaian adalah salah satu poin penting dalam berkegiatan alam ( outdoor ), dengan berpakaian yg
baik sesuai peruntukannya akan membantu kita dalam menghadapi kondisi alam yg sering berubahubah.
Saat ini sudah banyak pakaian yg dibuat khusus untuk kegiatan outdoor terutama hiking tapi yg paling
penting dalam memilih pakaian adalah yg mampu memberikan isolasi dari cuaca dingin, memberi
perlindungan dari cuaca panas,hujan dan lemban seta harus memberi keleluasaan dalam bergerak serta
mampu menghilangkan rasa panas & mengindari keringat yg berlebih.
untuk mengatasi semua itu tidak mungkin kita hanya mengandalkan satu bahan saja maka kita kenal
dengan yg namanya layering dalam berpakaian.
prinsip layering
layering atau pelapisan sangat membantu kita dalam mengatur suhu tubuh kita sehingga kita dalam
berkegiatan tetap merasa nyaman dg mengatur penambahan atau pengurangan lapisan yg kita pakai
atau dg membuka & menutup resleting dari lapisan yg kita pakai,

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

23

Prinsip pelapisan terdiri dari al:


1. base layer ( lapisan dasar )
Lapisan ini adalah yg melekat langsung dg kulit kita (diluar uderwear) bahan untuk base layer harus
bisa melepaskan uap lengas dari badan tampa kehilangan daya isolasi kehangatannya. bentuknya
biasanya berbentuk T-shirt lengan pendek or panjang dan celana panjang or pendek yg terbuat dari
gabungan bahan polyester dan nilon yg mempunyai sifat quick dry. contoh : tnf fligh series dll

2. Lapisan kedua
biasanya lapisan kedua ini berfungsi sebagai penghangat dan biasanya dipakai takala kita berhenti or
di basecamp. bahan yg cocok untuk untuk lapisan kedua ini ilah berbahan file or fleece. dg berat yg
ringan bahan ini masih mampu memberikan kehangatan walau dalam keadaan lembab sekalipun cuma
bahan tersebut tidak bisa menahan angin dingin maka diperlukan lapisan ketiga

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

24

3.Lapisan ketiga
Lapisan ketiga ini harus mampu menahan terpaan angin dingin dan lembab. bahan untuk lapisan
ketiga ini biasanya disebut shell garment yg dibagi dua winproof dan waterproof tapi lebih baik pilih
yg waterproof sebab yg waterproof sudah pasti windproof. ada satu lagi bahan yg waterproof
breathable garment yaitu bahan waterproof yg bisa bernafas karena bisa menahan angin dan air
disamping masih bisa melepaskan uap panas tubuh. salah satu contoh bahan seperti ini ialah Hyvent,
texapore, event, dan Gore-tex

dengan mengadop sistim pelapisan seperti ini kita dengan mudah dapat mengatur suhu tubuh kita
dengan mengurangi atau menambah lapisan sesuai dg kondisi di lapangan. hindari pengunaan bahan
jeans untuk naik gunung karena jika basah susah kering disamping gampang lembab

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

25

Beberapa Kombinasi Layering untuk berbagai kondisi

Keterangan Gambar A (kiri):


1. Desert hat ( topi , bandana, balaklava dll )
2. Jacket.
3. T-shirt: baik yg lengan panjang or pendek
4. Celana pendek
5. Celana panjang melindungi kulit dari serangga dan sinar matahari
Untuk pakean pada saat Jalan keadaan kering/panas
kombinasi 1 = 1+3+4 tidak lupa sepatu+kaos kaki
kombinasi 2 = 1+3+5 tidak lupa sepatu+kaos kaki
pada saat istirahat bisa ditambah No.2
Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC
Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

26

Keterangan Gambar B (kanan):


1. Ski mask or balaklava, bandana buff dll: membantu wajah tetap hangat dan melindungi dari dingin.
2. Jacket: waterproof agar uap2 air tidak menembus lapisan berikutnya.
3. Fleece: windproof agar menjaga kehangatan badan dari udara dingin.
4 Gloves: menjaga agar jari2 tangan tetap hangat pada cuaca dingin.
5. Leggings: membuat bagian kaki tetap hangat.
Untuk Pakean pada saat di base camp
kombinasi 1= no.3 dari gambar A +1+3+4+5+ Kaos kaki + sepatu
kombinasi 2= no.3 dari gambar A +1+3+2+4+5 + kaos kaki +sepatu
kalau masih kurang kombinasi tsb bisa ditambah dg No.5 dari gambar A

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

27

keterangan Gambar C:
1. Rain hat bisa juga diganti payung mencegah air hujan menerpa wajah
2. Poncho
3. Waterproof jacket
4. Waterproof pants menjaga kaki anda tetap kering pada kondisi hujan.
Gaiters
sangat berguna untuk menjaga agar sepatu bagian dalam tetap kering.
Untuk pemakaian disaat hujan
kombinasi 1= 1+3+2+4+5+ gaiter
kombinasi 2= 1+3+4+5+gaiter
kombinasi 3=4+gaiter+1
disesuaikan dg kondisi hujannya apakah cuma rintik2 sedang or deras
Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC
Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

28

SEPATU
Sepatu yg baik adalah sepatu yg sesuai dengan kebutuhannya , sebelum melakukan perjalanan
pastikan bahwa sepatu yg dipakai cocok dg jenis perjalanan yg akan ditempuh dan jangan lupa untuk
dicoba terlebih dahulu agar nyaman di perjalanan, Sepatu jenis boot lah yg paling banyak dipilih
untuk hiking karena dapat melindungi mata kaki .
Bagian dalam sepatu adalah bagian paling tidak nyaman yg dirasakan jari2 kami maka disarankan
mengambil 1 -2 nomor diatas nomor yg biasa kita gunakan agar ada ruang yg cukup bagi jari kaki dan
tidak terbentur yg menyebabkan jari kaki sakir atau blister
Dengan mengatur ikatan dan pengunaan sepatu secara benar maka langkahpun jadi nyaman dan
aman , pemakaian sepatu yg tidak benar atau kualitas yg buruk akan menyebabkan luka (blister )
pada kaki atau bisa saja terkilir
Ada baiknya bila membeli sepatu sebelum dipakai dilapangan cobalah untuk dipakai dulu selama
mungkin agar sepatu tsb menjadi lentur dan mengikuti lekuk dari kaki kita , sehingga akan
mengurangi resiko pada saat kita gunakan di medan yg sesungguhnya

PEMILIHAN SEPATU DAN PERUNTUKANNYA


Pemilihan sepatu lebih dititik beratkan pada medan apa yg akan dilalui dan berat beban yg dibawa
serta cuaca yg akan dihadapi meskipun factor selera turut mempengaruhi juga

Type2 Sepatu Hiking


-

Ligh hiker or Trail ( low cut )


Terbuat dari bahan campuran fabric dan kulit , solnya flexsible , cocok untuk Day Trips atau
perjalanan UH dg rangsel yg ringan

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

29

Off trail boots ( mid cut )


Terbuat dari bahan campuran fabric dan kulit ,solnya mempunyai hak dan mempunyai
angkel support dibagian atasnya , cocok untuk perjalanan s/d 5 hari dg beban menengah

Roug Trail ( high cut )


Terbuat dari bahan kulit hingga atasnya , solnya lebih agresif dg kembang 2 yg besar /tajam,
cocok untuk perjalanan panjang or expedisi

Double Boots
Lapisan luar terbuat dari plastic dan ada boots didalamnya , sol nya agresif , sangat cocok
untuk medan extrim di daerah bersalju , dilengkapi juga dg cantolan crampon

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

30

MATRAS ( SLEEPING PAD )

Matras sangat berguna untuk mengisolasi antara hawa dingindan lembab tanah dg tubuh kita yang
tidak dapat diatasi oleh sb dan dasar tenda , tidur tampa matras akan menghadirkan penyakit yg
akan timbul / terasa dalam jangka waktu yg cukup lama seperti paru2 basah

Jenis Matras
1. Cell foam matras
Matras jenis ini sedikit makan tempat saat membawanya karenan gulungan dari jenis ini
lumayan besar , hanya saja matras jenis ini merupakan isolator yg sangat baik

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

31

2. Self Inflating Matras


Matras jenis ini mempunyai harga yg lebih mahal tapi memiliki daya isolasi jauh lebih baik ,
dan juga lebih nyaman mengunakannya karena ada lapisan berisi udaya yg membuat empuk
sehingga tidurpun lebih enak

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

32

SLEEPING BAG
Setengah dari waktu kita akan kita habiskan didalam SB, maka pikirkan itu tkala kita akan membeli
sebuah SB. SB merupakan salah satu perlengkapan yg pital bagi seorang pendaki gunung , sleeping
bang mempunyai berbagai ukuran berat dan bahan yg sangat beragam selain dari bahan down atau
bulu angsa ada juga yg daribahan sitetis seperti primaloft,polargurd 3D, holofil dll
Tip memilih SB
-

Jangan terlalu sempit sehingga membuat tidak nyaman bergerak dan jangan terlalu longgar
sehingga banyak menyisakan ruang kosong yg dingin
Penutup kepala yg adjustable
Reseleting dua arah
Ada isolasi pelapis dibalik seleting untuk mencegah hilangnya kehangatan
Bahan pengisi sesuaikan dg kebutuhan

Type sleeping bag


1. Tikar

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

33

2. Mummy

3. Semi rectangular

Tambahkan liner agar lebih hangat

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

34

KOMPOR LAPANGAN

Kompor yg cocok untuk pendakian gunung adalah yg ringan dan mudah dipacking serta mempunyai
nyala api yg baik meskipun dioprasikan di ketinggian
JENIS JENIS KOMPOR
1. Multifuel stove

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

35

2. Kerosene stove

3. Butane stove

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

36

4. Esbit stove

5. Alcohol stove

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

37

Gas canister

1. Tipe bayonet
2. Tipe ulir
3. Tipe tusuk

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

38

PERALATAN MASAK/MAKAN
Kebiasaan kita memasak di lapangan akan mempengaruhi jumlah alat masak yg akan kita bawa ,
selain factor bahan dan beratnya , sekarang ada juga yg dilapisi dg lapisan non stick pada bagian
dalam pancinya sehingga memudahkan dalam pengunaanya dilapangan
Beberapa contoh pelaratan masak & makan di lapangan

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

39

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

40

TEMPAT AIR
Banyak ragam tempat menyimpan air mulaidari bahan plastic hingga alumunium ringan, tempat air
ini sangat berguna bagi kita yg beraktifitas diluar ruangan sehigga memudahkan dalam
mengkonsumsi air tersebut
Beberapa model tempat air yg ada dipasaran

Cocok untuk di camp site

Cocok untuk di perjalanan

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

41

RANSEL
Ransel adalah salah satu peralatan paling penting bagi seorang pendaki gunung, ransel harus bisa
membawa semua peralatan yg dibutuhkan selama pendakian.
Pemilihan ransel yg tepat sangat penting agar tidak sengsara selama kita melakukan perjalanan, tapi
tidak ada satupun ransel yg betul2 nyaman dipakai saat membawa beban yg berat, meskipun itu
keluaran pabrik ternama sekalipun

Ceklah Point point pada ransel agar nyaman


1.
2.
3.
4.

Bagian dalam ransel haruslah mengikuti bentuk tubuh atau bentuk punggung kita.
Bagain bawah dari sabuk bahu berada 1-2 inci dibawah strap pengencang bagian atas
Strap penyeimbang bahu harus membentuk sudut antara 10 s/d 45 derajat dari bidang datar
Bagian tengah dari sabuk pinggang berada tepat pada tulang pinggul

Hal yg perlu diperhatikan dalam memilih ransel


1. Pilihlah ransel yg sesuai dg tubuh kita. Ukuran ransel dibuat berdasarkan torso tubuh. Torso
dari orang yg tinggi akan beda dg torso orang yg pendek . ukuran torso inilah yg menjadi
acuan produsen dalam mebuat produk mereka . pada umumnya ada 3 ukuran torso
dipasaran yaitu S,M dan L
2. Perhatikan bahan ransel
3. Perhatikan juga jahitan ransel tsb serta strap2 nya + assesories
4. Perhatikan pembagian kompartement
5. Untuk wilayah Indonesia hindarilah ransel dg frame luar
Pakailah ransel secara bijaksana jangan memaksakan ransel over load karena akan mempengaruhi
usia pakai ransel tsb

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

42

Torso

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

43

Alat ukur Torso

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

44

LEAVE NO TRACE

PERSIAPAN DAN PERENCAAAN


BERKEMAH DAN BERJALAN PADA PERMUKAAN YG KERAS
BERKEMAS DILUAR DAN DALAM
BUANGLAH KOTORAN DG BENAR
BIARKAN YG ANDA TEMUKAN
MINIMALKAN PENGGUNAAN DAN AKIBAT API UNGGUN
LATIHLAH DIRI UNTUK BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP LINGKUNGAN

PERSIAPAN DAN PERENCANAAN


-

Tentukan tujuan
Kenali daerah yg dituju
Dapatkan izin dan ikuti aturan yg berlaku
Berkunjung dalam group kecil
Pilih peralatan dan pakean yg sesuai
Bungkus ulang makanan anda
Jaga keselamatan

BERKEMAH DAN BERJALAN PADA PERMUKAAN YG KERAS


-

Gunakan pasilitas yg ada


Tetap pada jalur
Pilih tempat yg cukup luas untuk menampung angota group
Dirikan tenda dari aliran sungai
Minimalkan perubahan pada tempat mendirikan tenda

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

45

BERKEMAS DILUAR DAN DALAM


-

Kurangi sampah di awal


Buang sampah dengan benar
Rencanakan dab siapkan makanan secermat mungkin
Hindari membakar atau menimbun makanan
Bunglah kotoran dengan benar
Minimalkan pengunaan sabun dan sisa makanan pada air buangan

BIARKAN YG ANDA TEMUKAN


-

Tinggalkan lokasi dalam keadaan semula


Hindari merusak tumbuhan dan pepohonan
Biarkan objek natural dan artefak kebudayaan
Hindari menganggu binatang liar
Lindungi air bersih
Hormati hak milik

MINIMALKAN PENGGUNAAN DAN AKIBAT API UNGGUN


-

Ketahui regulasi dan kondisi cuaca


Pilih lokasi yg tahan lama terhadap api
Gunakan pohon mati dan roboh
Bakar api unggun sampai menjadi abu

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

46

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

47

PACKING
Packing bagi seorang pendaki adalah sebuah seni, seni menata seluruh peralatan dan logistic
kedalam rangsel, rangsel yg di packing dengan baik akan memudahkan dan lebih nyaman untuk
dibawa disbanding dengan yg berantakan.
Oleh karena packing adalah seni Maka akan menjadi tantangan yg sangat menarik untuk bisa
mempacking dengan rapi tampa bantuan matras didalamnya

Beberapa hal yg perlu diperhatikan dalam mempacking peralatan


-

Packing yg berat, item yg besar seperti makanan dekat dg tubuh dan dekat dengan daerah
tengah dari punggung
Benda2 seperti sandal /sepatu yg dipakai di basecamp bisa Digunakan untuk mengisi ruang
ruang kecil
Wadah penyimpanana air letakan di tempat yg mudah dijangkau agar pada saat dibutuhkan
gampang diambil
Item2 seperti peta,p3k snck siang ,jacket penghangat dan head lamp haruslah disimpan
dibagian atas atau di kantong luar
Isilah bagian kosong seperti bagian dalam misting ,gelas dan lainya dengan item2 kecil untuk
menghemat tempat
Botol bahan bakar hendaknya disimpan dibawah makanan
Pisahkan tenda degan framenya untuk menghemat tempat

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

48

SB diletakan dibagian paling bawah dan dibungkus dg bahan waterproof


Packing logistic dikelompokan sesuai dg pengunaanya misal makan pagi ,siang dan malam ,
hal ini agar memudahkan ketika akan mengambil salah satunya dan tidak perlu membongkar
seluruh logistic
Bungkuslah semua item peralatan dan logistic dg lapisan waterproof agar tetap kering hal
ini juga berlaku pada musim kering karena kelembaban udara bisa membuat item2 tersebut
lembab

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

49

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

50

DAFTAR PERALATAN
Untuk Packing
o
o
o
o
o
o

Rangsel
Tas kamera
Tas pinggang
Tas kecil peralatan mandi ( waist bag )
Stuff bag berbagai ukuran
Kantong plastic untuk packing

Untuk Pakaian
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o

Jaket parka gunung


Wind breaker
Rain coat/ponco
Jaket fleece
Pakaian untuk tidur
Pakaian untuk jalan
Pakaian ganti
Pakaian dalam
Balaclava
Topi
Sarung tangan

Untuk Kaki
o
o
o
o

Sepatu boot
Sandal
Kaos kaki dan cadangannya
Gaiters

Aksesoris
o
o
o
o

Sunglass dan tempatnya


Rain cover rangsel
Dompet
Bandana

Emergency dan Survival


o
o
o

P3K kit
Survival kit
Sewing kit

Untuk Navigasi /orientasi


o
o
o
o
o
o
o

Kompas bidik/orientasi
Altimeter
Protactor/busur derajat
Kurvimeter
Peta dan tempatnya
Thermometer
Jam tangan

Untuk base camp


o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o

Sleeping bag
Matrass
Piring
Mug/gelas palastik
Sendok & garpu
Pisau lipat serbaguna
Botol minum
Peralatan mandi
Trasbag
Senter / headlamp
Toilet paper
Lighter/korek api

Peralatan kelompok
o
o
o

Tenda
Kompor dan bahan bakarnya
Lentera/lilin/alat penerangan lainnya

Lain-lain
o
o
o
o
o

Sharing Universal Kegiatan Alam Bebas OANC


Sesi 1 : Dasar Manajemen Perjalanan & Peralatan - 15 September 2012

Camera
Baterai cadangan
Catatan kecil dan pena
Sunscreen
trekingpole

51

Anda mungkin juga menyukai