Anda di halaman 1dari 5

PELAYANAN KEROHANIAN

RS ANNA

No. Dokumen
0201001

Revisi
A

Halaman
1 /1

PERLINDUNGAN PASIEN DARI KEKERASAN FISIK


Ditetapkan oleh :

Tanggal Terbit
PROSEDUR
TETAP
RS ANNA
Pengertian

PROSEDUR
TETAP
Tujuan

Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Kebijakan

Prosedur

Prosedur

Dr. Yulika Harniza, MARS


1 JULI 2015
Direktur
No. Dokumen
Revisi
Pelayanan
rohani yang dimaksud
identik dengan pelayananHalaman
spiritual kepada pasien.
A
1 /1
Hal ini menjadi penting karena pasien akan dibantu dengan adanya perhatian
:
( attention ), dukungan ( sustaining ), Ditetapkan
perdamaian oleh
( reconciling
), bimbingan
Tanggal
Terbit
( guiding ), penyembuhan luka batin ( inner healing ), serta doa ( prayer ). Apabila
pasien terlayani aspek rohaninya maka akan terjadi keseimbangan dalam hidup dan
berdampak positif untuk perjalanan pengobatan penyakitnya.
Dr. Yulika Harniza, MARS
1. Tujuan umum
a. Sebagai acuan dalam melaksanakan Direktur
pelayanan kesehatan
Pelayanan kepada
pasien
terkait
pencegahan
dan
penanganan
kekerasan fisik yang
b. Sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan
terjadi pada pasien
2. Tujuan rasa
khusus
1 Menciptakan
aman dan nyaman bagi pasien
a. Sebagai
acuan
dalam fisik
melaksanakan
2 Mencegah
terjadinya
kekerasan
pada pasienpelayanan kerohanian bagi pasien
yang
dirawat
Ada ketentuan jadwal besuk bagi pasien
b. terkait
Memenuhi
kebutuhan
pasien
2 Kebijakan
kunjungan
diluar spiritual
jam besuk
3 Skrining pasien-pasien yang berisiko mengalami kekerasan fisik
Direkturpengunjung
..RS
Pekayon tentang Pelayanan Kerohanian pada
4 SK
Indentifiasi
RS yangANNA
mencurigakan
5 Pasien
Terdapat
nomor darurat
terkaitPekayon
kejadianBekasi
kekerasan fisik
di Rumaha
Sakit Anna
6 Adanya alat pemantau CCTV pada area-area yang rawan
1 Permintaan keluarga/ pasien

21. Keluarga/
pasien
mengisi formulir
permintaan
Pencegahan
pengunjung
rawat inap
diluar jam besuk
2.
Hubungi
keluarga/penunggu
pasien
bagi pengunjung
3 Perawat menghubungi petugas Humas kerohanian
RS Annayang datang diluar jam
besukHumas
untuk melakukan
konfirmasi
4 Petugas
kerohanian
RS Anna menghubungi kerohaniawan untuk menyediakan
3. Catat nama, tanggal, jam, keperluan bagi pengunjung rawat ianap diluar jam
kerohaniawaan sesuai kepercayaan

besuk
54.Petugas
Humas
kerohanian
Anna
mengantarkan
kerohaniawan
keruangan
Lakukan
pemantau
CCTVRSpada
area-area
yang rawan
terjadi. Jika
ada hal yang
6 Pelayanan
kerohanian
dilaksanakan
mencurigakan,
segera
lakukan pengecekan pada lokasi tersebut
Unit Terkait
Unit Terkait

5.
Jika ada telpon
yang masuk,
segera tindak lanjuti
7 Kerohaniawan
mengisi
buku kunjungan
1. Unit rawat inap
8 Pelayanan
2. Securityselesai
1. Rawat inap
2. Bagian umum dan Kepegawaian
3. Humas kerohanian RS Anna

HAK PASIEN UNTUK MENDAPATKAN SECOND OPINION

RS ANNA

No. Dokumen

Revisi
A

Halaman
1 /1
Ditetapkan oleh :

Tanggal Terbit

PROSEDUR
TETAP
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

Dr. Yulika Harniza, MARS


Direktur

Hak pasien untuk mendapatkan penjelasan mengenai masalah yang terkait dengan
kesehatan yang dideritanya melalui konsultasi dokter lain
Membantu pasien untuk memahami informasi yang berkaitan dengan proses penyakit
tertentu
1. Semua pasien berhak untuk mendapatkan penjelasan mengenai masalah
kesehatan atau proses penyakit yang dideritanya kepada dokter DPJP maupun
dokter lain
2. Petugas kesehatan Rumah Sakit wajib mendukung pasien dalam mendapatkan

Prosedur

second opinion
1. Kaji tingkat pengetahuan pasien tentang proses penyakitnya
2. Pastikan pasien sudah mendapatkan pendidikan pasien yang benar mengenai
proses penyakit yang dideritanya dari DPJP
3. Hindari hal yang menyebabkan hati pasien/keluargan tidak tenang
4. Berikan penguatan terhadap informasi yang diberikan oleh tim kesehatan lain
dengan tepat
5. Jika pasien atau keluarga masih bingung dukung pasien untuk mencari/
mendapatkan second opinion sesuai kebutuhan atau indikasi
6. Fasilitasi pasien untuk mendapatkan penjelasan second opinion dari dokter
dengan kompetensi yang sama. Berikan nomor telepon atau alamat yang dapat

Unit Terkait

dihubungi
1. Rawat inap
2. IGD
3. Komite medik

RS ANNA

No. Dokumen

Revisi
A

Halaman
1 /1
Ditetapkan oleh :

Tanggal Terbit

PROSEDUR
TETAP

Dr. Yulika Harniza, MARS


Direktur

Pengertian
Tujuan
Kebijakan

Prosedur
Unit Terkait

RS ANNA

No. Dokumen

Revisi
A

Halaman
1 /1
Ditetapkan oleh :

Tanggal Terbit

PROSEDUR
TETAP

Dr. Yulika Harniza, MARS


Direktur

Pengertian
Tujuan
Kebijakan

3.

Prosedur
Unit Terkait

7.
4.

RS ANNA

No. Dokumen

Revisi
A

Halaman
1 /1

Ditetapkan oleh :
Tanggal Terbit

PROSEDUR
TETAP

Dr. Yulika Harniza, MARS


Direktur

Pengertian
Tujuan
Kebijakan

4.

Prosedur
Unit Terkait

8.
5.

RS ANNA

No. Dokumen

Revisi
A

Halaman
1 /1
Ditetapkan oleh :

Tanggal Terbit

PROSEDUR
TETAP

Dr. Yulika Harniza, MARS


Direktur

Pengertian
Tujuan
Kebijakan

5.

Prosedur
Unit Terkait

9.
6.

RS ANNA

No. Dokumen

Revisi
A

Halaman
1 /1
Ditetapkan oleh :

PROSEDUR
TETAP

Tanggal Terbit

Dr. Yulika Harniza, MARS


Direktur

Pengertian
Tujuan
Kebijakan

6.

Prosedur
Unit Terkait

10.
7.

RS ANNA

No. Dokumen

Revisi
A

Halaman
1 /1
Ditetapkan oleh :

Tanggal Terbit

PROSEDUR
TETAP

Dr. Yulika Harniza, MARS


Direktur

Pengertian
Tujuan
Kebijakan

7.

Prosedur
Unit Terkait

11.
8.