Anda di halaman 1dari 10

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

Fakultas
Program Studi

:
:

Farmasi
Farmasi

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)


A.

B.

Identitas Mata Kuliah


Kode/Mata Kuliah
Sks/JP/Sifat Mata Kuliah
Prasyarat
Semester
Tahun Akademik
Dosen

:
:
:
:
:
:

FSM 330 / Biofarmasetika


2 sks / 2 jp / Wajib
Farmakokinetika / SMF 415
VI
2015/2016
Dewi Setyaningsih, M.Sc., Apt dan Beti Pudyastuti, M.Sc., Apt

Deskripsi Mata Kuliah


Matakuliah Biofarmasetika berisi pokok-pokok bahasan konsep hubungan antara formulasi obat dan aspek farmakokinetika obat dalam
tubuh. Hubungan tersebut diuraikan dalam topik teori pelepasan, disolusi, difusi, absorbsi; berbagai faktor yang mempengaruhi absorpsi
obat dan bioavailabilitas, parameter bioavailabilitas; bioekivalensi; rute pemberian (meliputi jalur oral, topikal dan transmukosal); evaluasi
ketersediaan hayati sediaan farmasi.

C. Capaian Akhir Pembelajaran


Setelah mempelajari matakuliah ini mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan konsep biofarmasetika batasan dan kegunaan biofarmasetika

dalam bidang pekerjaan kefarmasian yang meliputi :


- Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap proses pelepasan, disolusi dan absorbsi serta korelasi in vitro-in vivo ketersediaan hayati suatu
obat
- Bioavailabilitas sediaan obat yang diberikan secara oral, topikal dan transmukosal
- Penilaian parameter bioekivalensi
D.

Uraian Rencana Pembelajaran

Pertemuan
Ke(1)

Kemampuan Akhir yang


Diharapkan

Materi Pembelajaran

(2)
Mampu menjelaskan secara 1.
logis dan sistematis tentang
konsep obat berkualitas dan 2.
biofarmasetika

1
3.
4.

2
3-5

(3)
Peran obat dalam
penanggulangan penyakit.
Kualitas produk dan
evaluasinya ( Mengapa obat
harus berkualitas, tanggung
jawab pharmasis dan peran
dalam seleksi obat, kriteria
obat dan kualitas obat jadi).
Sistem penghantaran obat
dan konsep obat yang sudah
teroptimasi
Konsep biofarmasetika
(biofarmasi)

Bentuk
Pembelajaran
(4)
Discovery
learning

Kriteria
(Indikator) Penilaian
(5)
Ketepatan
menjelaskan

Mampu menjelaskan secara


logis kritis, dan sistematis
tentang prinsip absorpsi obat

1. Konsep membran biologis


2. Permeabilitas membran dan
teori pH partisi

Discovery
learning

Ketepatan
menjelaskan

Mampu menjelaskan secara


logis, kritis, dan sistematis
tentang biofarmasi obat

1.

Discovery
learning

Ketepatan
menjelaskan

Gambaran anatomi
& fisiologi Gastro-intestinal
Tract (GIT)
2.
Pengaruh
faktor

Bobot
Nilai
(%)
(6)

Referensi
(7)

1, 2, 5, 6,
7

1, 2, 5, 6,
7

1, 2, 5, 6,
7

Pertemuan
Ke-

Kemampuan Akhir yang


Diharapkan

(1)

Bentuk
Pembelajaran

Kriteria
(Indikator) Penilaian

(3)
fisiologi GIT pada absorpsi
(komponen dan sifat GIT
fluid,
pengosongan
lambung, intestinal transit,
aliran darah.
Barier
dalam
absorpsi GIT
Mekanisme absorpsi
1.
paraselular
2.
transelular
Pengaruh
faktor
fisikakimia
obat
pada
absorpsi (koef partisi, pH &
pKa)
Difusi pasif-Hukum
Ficks I
Pengaruh faktor lain
dalam absorpsi obat

(4)

(5)

Pengaruh
formulasi/bentuk
sediaan
terhadap BA obat
2.
Faktor
yang
berpengaruh pada kecepatan
dissolusi
obat:
efective
surface area obat , S
1.
ukuran partikel
2.
disintegrasi dan
deagregasi
3.
efek
proses

Discovery
learning

Materi Pembelajaran

(2)
peroral

3.
4.
5.

6.
7.

Mampu menjelaskan secara


logis, kritis, dan sistematis
tentang pengaruh
formulasi/bentuk sediaan
pada absorpsi obat peroral

1.

Ketepatan dan
sistematika analisis

Bobot
Nilai
(%)
(6)

Referensi
(7)

1, 2, 5, 6,
7

Pertemuan
Ke-

Kemampuan Akhir yang


Diharapkan

(1)

(2)

8-9

10-13

Materi Pembelajaran
(3)
manufaktur

Bentuk
Pembelajaran

Kriteria
(Indikator) Penilaian

(4)

(5)

Mampu menganalisis secara


Journal clubs :
Small group
1. biofarmasi obat peroral
logis, kritis, dan sistematis
discussion
2.
pengaruh
formulasi
pada
jurnal tentang biofarmasi obat
absorpsi obat peroral
peroral dan pengaruh
formulasi pada absorpsi obat
peroral
MASA UJIAN TENGAH SEMESTER
Mampu menjelaskan secara 1.
Buccal, sublingual
Discovery
2.
Intramuscular
dan
logis kritis, dan sistematis
learning
subcutan
tentang pengaruh rute
3.
Topical
pemberian pada absorpsi
1.
Route of
obat
penetration
2.
pengaruh obat
3.
pengaruh
vehicle
4.
Transdermal

Ketepatan dan
sistematika analisis

Mampu menjelaskan secara


logis kritis, dan sistematis
tentang penilaian sifat-sifat
biofarmasetis

Ketepatan
menjelaskan

1. Pelepasan obat dari dosage


form
2. Stabilitas dalam cairan
fisiologis
3. Permeabilitas
1.
Koefisien
partisi minyak/air
2.
Teknik cell
culture (in vitro)

Discovery
learning

Bobot
Nilai
(%)
(6)

Referensi
(7)

1, 2, 5, 6,
7

1, 2, 5, 6,
7

1-8

Ketepatan
menjelaskan

Pertemuan
Ke-

Kemampuan Akhir yang


Diharapkan

(1)

(2)

Materi Pembelajaran
(3)
Teknik jaringan
(in vitro)
4.
studi perfusi
organ (in situ)
5.
hubungan in
vivo in vitro
4. Bioavailabilitas dan
bioekivalensi
a.
Konsep bioavailabilitas
dan bioekivalensi
b.
Availabilitas absolut
dan relative
c.
Metode penilaian
bioavailabilitas
d.
Studi bioekivalensi
(termasuk BCS)
e.
Desain dan evaluasi
studi bioekivalensi (BPOM)

Bentuk
Pembelajaran

Kriteria
(Indikator) Penilaian

(4)

(5)

Bobot
Nilai
(%)
(6)

Referensi
(7)

3.

14

Mampu menganalisis secara


logis, kritis, dan sistematis
jurnal tentang pengaruh rute
pemberian pada absorpsi obat
dan penilaian sifat-sifat
biofarmasetis

Journal clubs :
1. pengaruh rute pemberian
pada absorpsi obat
2. penilaian sifat-sifat
biofarmasetis

Small group
discussion

MASA UJIAN AKHIR SEMESTER

Ketepatan dan
sistematika analisis
-

1-8

E. Penilaian/evaluasi
Pada bagian ini diuraikan alat penilaian/evaluasi untuk mengukur ketercapaian standar pembelajar
No
1
2
3
4

Jenis Evaluasi (UTS, UAS, kuis, tugas, praktikum, dll)


Tugas review jurnal 1
Tugas review jurnal 2
UTS
UAS

Bentuk (tertulis, lisan,


perbuatan, dll)
Tertulis
Tertulis
Tertulis
Tertulis

Total

F.

Referensi
1. Aulton, M.E., 2002. Pharmaceutics The Science of Dosage Forms Design, 2nd edition, Churchill Livingstone, London, UK
th
2. Banker, G.S., Rhodes C.T., 2002. Modern Pharmaceutics 4 edition, Marcell Dekker, New York
3. Badan POM RI, 2004. Pedoman Uji Bioekivalensi, BPOM, Jakarta
4. Badan POM RI, 2011. Obat Wajib Uji Ekivalensi, BPOM, Jakarta
th
5. Florence A,T, Attwood D, 2006, Physicochemical principles of Pharmacy, 4 ed, Pharmaceutical Press, London
6. Khrisna, R., Yu, L, 2008. Biopharmaceutics Application in Drug Development, Springer Science and Business Media, New York
rd
7. Swarbrick, J. 2007. Encyclopedia of Pharmaceutical Technology, 3 edition, volume 1, Informa Healthcare Inc, New York
8. Sarfaraz K Niazi, 2007. Handbook of Bioequivalence Testing, Informa Healthcare USA

UNIVERSITAS SANATA DHARMA


Fakultas
:
Farmasi
Program Studi
:
Farmasi
RANCANGAN TUGAS PERKULIAHAN

Bobot (%)
20
20
30
30
100

A. Identitas Mata Kuliah


Kode/Mata Kuliah
Sks/JP/Sifat Mata Kuliah
Prasyarat
Semester
Tahun Akademik
Dosen

: FSM 330 / Biofarmasetika


: 2 sks / 2 jp / Wajib
: Farmakokinetika / SMF 415
: VI
: 2015/2016
: Dewi Setyaningsih, M.Sc., Apt dan Beti Pudyastuti, M.Sc., Apt

B. Rancangan Tugas
Tugas Kelompok : Makalah dan presentasi jurnal
Tujuan Tugas
Mampu menganalisis secara teliti, sistematis, dan komprehensif terhadap jurnal mengenai pokok-pokok bahasan biofarmasetika
Uraian Tugas
a Objek Garapan
Berbagai macam jurnal mengenai pokok-pokok bahasan biofarmasetika
b Hal yang harus dikerjakan dan
1. Mahasiswa memahami dan menganalisis jurnal.
batasan-batasannya
2. Mahasiswa menyusun materi makalah dan presentasi mengenai review jurnal, bisa didukung dengan literatur di luar jurnal.
3. Makalah diketik dalam kertas ukuran A4, dengan layout 4 cm sisi kiri dan sisi atas, 3 cm sisi kanan dan sisi bawah, jenis huruf
Times New Roman, ukuran huruf 12 pt, spasi 1,5, panjang makalah maksimal 5 halaman.
4. Makalah disusun sesuai dengan format yang ditetapkan dengan komponen: pendahuluan, pembahasan terkait dengan masalah
meliputi identifikasi masalah dan alternatif solusi, kesimpulan, dan daftar pustaka.
5. Makalah dijilid rapi dengan cover biru.
6. Mahasiswa mempresentasikan hasil review jurnal.
c Metode dan cara pengerjaan
1. Kelas dibagi dalam 6 kelompok
tugas:
2. Mahasiswa mencari jurnal sesuai tugas materi yang diberikan dan dikonsultasikan ke dosen, atau jurnal sudah disediakan oleh
dosen.
3. Mahasiswa memahami dan menganalisis jurnal.
4. Mahasiswa mencari literatur pendukung.
5. Mahasiswa mengerjakan tugas di luar jam kelas, dibuat dalam bentuk makalah.
6. Mahasiswa mempresentasikan hasil review yang telah dikerjakan.
7. Dosen memberikan feedback dan refleksi terhadap hasil review.
d Deskripsi luaran tugas yang
Makalah dan materi presentasi

dihasilkan
Kriteria Penilaian

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Keterbaruan jurnal
Ketepatan dan sistematika analisis
Kedalaman analisis
Ketepatan waktu pengumpulan tugas
Kemampuan kerja sama dan komunikasi/presentasi
Keaktifan dalam kelas

UNIVERSITAS SANATA DHARMA


Fakultas
Program Studi

:
:

Farmasi
Farmasi

RUBRIK PENILAIAN
A. Identitas Mata Kuliah
Kode/Mata Kuliah

: FSM 330 / Biofarmasetika

Sks/JP/Sifat Mata Kuliah


Prasyarat
Semester
Tahun Akademik
Dosen

: 2 sks / 2 jp / Wajib
: Farmakokinetika / SMF 415
: VI
: 2015/2016
: Dewi Setyaningsih, M.Sc., Apt dan Beti Pudyastuti, M.Sc., Apt

B. Rubrik Penilaian
Komponen Penilaian

Sangat Baik
( 75,00)

Tugas Kelompok (review jurnal)


Isi makalah tepat,
Isi makalah
sistematis, mendalam,
jurnal 5 tahun ke
belakang
Makalah mengikuti
format yang sudah
Administrasi makalah
ditetapkan, rapi, namun
terdapat kesalahan 5
ketik.
Pengumpulan lebih awal
Ketepatan waktu
dari waktu yang
pengumpulan
ditetapkan.
Kemampuan
Nilai Kelompok :
komunikasi/presentasi
Presentasi interaktif
, dan keaktifan
(melibatkan audience),
tidak melihat power point
secara terus menerus,
power point berisi point
bahasan, disajikan dengan
sistematis, dan

Baik
(65,00 - 74,99)

Batas
(56,00 - 64,99)

Di bawah Standar
(56,00 - 64,99)

Isi makalah tepat,


sistematis, mendalam,
jurnal 10 tahun ke belakang

Isi makalah tepat, tidak


sistematis, tidak
mendalam, jurnal 10
tahun ke belakang
2 komponen makalah ada
yang terlewatkan, rapi,
dan terdapat kesalahan 610 ketik.
Pengumpulan tidak tepat
waktu (H+1).

Isi makalah tidak tepat,


tidak sistematis, tidak
mendalam, dan jurnal >
10 tahun ke belakang
Makalah tidak mengikuti
format yang sudah
ditetapkan, dan terdapat
lebih dari 10 kesalahan
ketik.
Pengumpulan tidak tepat
waktu (H+>1).

Nilai Kelompok :
Presentasi tidak interaktif
(melibatkan audience),
melihat power point
secara terus menerus,
power point sangat padat,
disajikan dengan tidak
sistematis, dan

Nilai Kelompok :
Presentasi tidak interaktif
(melibatkan audience),
melihat power point
secara terus menerus,
power point sangat padat,
disajikan dengan tidak
sistematis, dan

1 komponen makalah ada


yang terlewatkan, rapi, dan
terdapat kesalahan 5
ketik.
Pengumpulan tepat waktu

Nilai Kelompok :
Presentasi interaktif
(melibatkan audience),
tidak melihat power point
secara terus menerus,
power point berisi point
bahasan, disajikan dengan
tidak sistematis, dan

Skor

40

10

10
40

Komponen Penilaian

Nilai Total (%)


Nilai Huruf

Sangat Baik
( 75,00)

Baik
(65,00 - 74,99)

Batas
(56,00 - 64,99)

Di bawah Standar
(56,00 - 64,99)

disampaikan dengan jelas.

disampaikan dengan jelas.

disampaikan dengan tidak


jelas.

disampaikan dengan tidak


jelas.

Nilai Individu:
Mampu berargumentasi
dengan benar berdasarkan
data yang dimiliki dan
menyampaikan dengan
benar dan jelas.

Nilai Individu:
Mampu berargumentasi
dengan benar berdasarkan
data yang dimiliki dan
menyampaikan dengan
benar tetapi kurang jelas.

Nilai Individu:
Mampu berargumentasi
dengan benar dan
berdasarkan data yang
dimiliki namun tidak
dapat menyampaikan
dengan benar dan jelas.

Nilai Individu:
Tidak mampu
berargumentasi dengan
benar dan tidak
berdasarkan data yang
dimiliki dan tidak
menyampaikan dengan
benar dan jelas.

75,00
A

Konversi Nilai Total


65,00 - 74,99
56,00 - 64,99
B
C

40,00 - 55,99
D

< 40,00
E

Skor