Anda di halaman 1dari 45

HANDOUT PENDAMPINGAN

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 SMK


MATA PELAJARAN PEMINATAN
Bidang Keahlian : Bisnis Manajemen
Program Keahlian : 1. Keuangan
2. Perkantoran
3. Tata Niaga

PEMBELAJARAN
PENGANTAR AKUNTANSI DAN KEUANGAN

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2014

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

PEMBELAJARAN PENGANTAR AKUNTANSI DAN KEUANGAN


I.

PEMAHAMAN KOMPETENSI

A. Konsep
1. Standar

Kompetensi

Lulusan

(SKL)

adalah

kriteria

mengenai

kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan,


dan keterampilan. SKL dijabarkan ke dalam bentuk Kompetensi Inti
(KI),

selanjutnya

Kompetensi

Inti

dijabarkan

ke

dalam bentuk

Kompetensi Dasar (KD).


2. Kompetensi Inti merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai SKL
yang harus dimiliki seorang peserta didik pada setiap tingkat kelas
atau program yang menjadi dasar pengembangan KD. Kompetensi
Inti mencakup: sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan
keterampilan

yang

berfungsi

sebagai

pengintegrasi

muatan

pembelajaran, mata pelajaran atau program dalam mencapai SKL.


3. Kompetensi Dasar adalah kemampuan yang menjadi syarat untuk
menguasai Kompetensi Inti yang harus diperoleh peserta didik
melalui proses pembelajaran. Kompetensi Dasar merupakan tingkat
kemampuan

dalam

konteks

muatan

pembelajaran

serta

perkembangan belajar yang mengacu pada Kompetensi Inti.


4. Taksonomi dimaknai sebagai seperangkat prinsip klasifikasi atau
struktur dan kategori domain kemampuan tentang perilaku peserta
didik yang terbagi ke dalam domain sikap, pengetahuan dan
keterampilan. Pembagian domain perilaku belajar dilakukan untuk
mengukur

perubahan

perilaku

seseorang

baik

selama

proses

pembelajaran maupun hasil belajar yang dirumuskan dalam perilaku


(behavior) yang terdapat pada indikator pencapaian kompetensi.
B. Deskripsi
1. Hasil belajar dirumuskan dalam tiga taksonomi meliputi ranah sikap,
pengetahuan, dan keterampilan. Pembagian taksonomi hasil belajar
ini dilakukan untuk mengukur perubahan perilaku peserta didik baik
selama proses belajar maupun hasil belajar yang dirumuskan dalam
aspek perilaku (behavior) tujuan pembelajaran. Kita mengenal
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

klasifikasi perilaku hasil belajar berdasarkan taksonomi Bloom, dan


pada

Kurikulum

2013

digunakan

taksonomi

Bloom

yang

disempurnakan oleh Anderson dan Krathwohl.

Sikap (affective domain) merupakan perilaku, emosi dan


perasaan dalam bersikap dan merasa.

Pengetahuan

(cognitive

domain)

merupakan

kapabilitas

intelektual dalam bentuk pengetahuan atau berpikir.

Keterampilan (psychomotor domain) merupakan keterampilan


manual atau motorik dalam bentuk melakukan.

a. Ranah sikap dalam Kurikulum 2013 merupakan urutan pertama


dalam perumusan kompetensi lulusan, selanjutnya diikuti dengan
rumusan ranah pengetahuan dan keterampilan. Ranah sikap
dalam

Kurikulum

2013

menggunakan

taksonomi

Krathwohl

dimana pembentukan sikap peserta didik diawali dari menerima


(accepting), menjalankan (responding), menghargai (valuing),
menghayati

(organizing/internalizing),

mengamalkan

(characterizing/actualizing).
b. Ranah

pengetahuan

taksonomi

Bloom

pada
yang

Kurikulum

2013

disempurnakan

menggunakan

oleh

Anderson.

Perkembangan kemampuan mental (intelektual) peserta didik


dimulai dari C1 yakni mengingat (remember) dimana peserta didik
mengingat

kembali

pengetahuan

dari

memorinya.

Tahapan

perkembangan selanjutnya C2 yakni memahami (understand)


yang merupakan kemampuan mengonstruksi makna dari pesan
pembelajaran baik secara lisan, tulisan maupun grafik. Lebih lanjut
tahap C3 yakni menerapkan (apply) yang merupakan penggunaan
prosedur dalam situasi yang diberikan atau situasi baru. Tahap
lebih lanjut C4 yakni menganalisis (analysis) yang merupakan
penguraian materi ke dalam bagian-bagian dan bagaimana
bagian-bagian tersebut saling berhubungan antara satu sama
lainnya

dalam

keseluruhan

struktur.

Tingkatan

taksonomi

pengetahuan selanjutnya C5 yakni mengevaluasi

(evaluate),

merupakan kemampuan membuat keputusan berdasarkan kriteria


dan standar. Kemampuan tertinggi adalah C6 yakni berkreasi
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

(create), merupakan kemampuan menempatkan elemen-elemen


secara

bersamaan

ke

dalam

bentuk

modifikasi

atau

mengorganisasi elemen-elemen ke dalam pola baru (struktur


baru).
c. Ranah keterampilan pada Kurikulum 2013 menggunakan gradasi
Dyers yang ditata sebagai berikut: mengamati
menanya

(questioning),

mencoba

(observing),

(experimenting),

menalar

(associating), menyaji (communicating), dan mencipta (creating).


2. SKL merupakan profil lulusan yang akan dicapai oleh semua mata
pelajaran

pada jenjang tertentu yang mencakup ranah sikap,

pengetahuan, dan keterampilan.


3. Kompetensi Inti merupakan tangga pertama pencapaian yang dituju
semua mata pelajaran pada tingkat kompetensi tertentu. Penjabaran
kompetensi inti untuk tiap mata pelajaran dirinci dalam rumusan
Kompetensi

Dasar.

Kompetensi

lulusan,

kompetensi

inti,

dan

kompetensi dasar dicapai melalui proses pembelajaran dan penilaian


yang dapat diilustrasikan dengan skema berikut.

Materi Pembelajaran

SKL

KI
+ KD
RL

Penilaian

PEMBE-LAJARAN

Penilaian
HASIL BELA-JAR
Penilaian

RL = Ruang lingkup materi

Gambar 1: Skema Hubungan SKL, K-I, KD, Penilaian dan Hasil Belajar

Rumusan standar kompetensi lulusan SMK/MAK yang tercantum pada


Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2013
untuk tingkat SMK/MAK adalah sebagai berikut.
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Tabel 1. Standar Kompetensi Lulusan SMK/MAK


DIMENSI
Sikap

Pengetahu
an

Keterampil
an

KUALIFIKASI KEMAMPUAN
Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang
beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri,
dan bertanggung-jawab dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia.
Memiliki pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif dalam ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab serta dampak
fenomena dan kejadian.
Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif
dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret
sebagai pengembangan dari yang dipelajari di
sekolah secara mandiri.

4. Kompetensi Inti SMK/MAK sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan


Kebudayaan Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMK/MAK
sebagai berikut.
Tabel 2. Kompetensi Inti SMK/MAK
KOMPETENSI INTI
KELAS X

KOMPETENSI INTI
KELAS XI

1. Menghayati dan
1. Menghayati dan
mengamalkan ajaran
mengamalkan
agama yang
ajaran agama yang
dianutnya.
dianutnya.

KOMPETENSI INTI
KELAS XII
1. Menghayati dan
mengamalkan
ajaran agama yang
dianutnya.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

KOMPETENSI INTI
KELAS X

KOMPETENSI INTI
KELAS XI

KOMPETENSI INTI
KELAS XII

2. Menghayati dan
2. Menghayati dan
2. Menghayati dan
mengamalkan
mengamalkan
mengamalkan
perilaku jujur,
perilaku jujur,
perilaku jujur,
disiplin,
disiplin,
disiplin,
tanggungjawab,
tanggungjawab,
tanggungjawab,
peduli (gotong
peduli (gotong
peduli (gotong
royong, kerjasama,
royong, kerjasama,
royong, kerjasama,
toleran, damai),
toleran, damai),
toleran, damai),
santun, responsif
santun, responsif
santun, responsif
dan proaktif dan
dan proaktif dan
dan proaktif dan
menunjukan sikap
menunjukan sikap
menunjukan sikap
sebagai bagian dari
sebagai bagian dari
sebagai bagian dari
solusi atas berbagai
solusi atas berbagai
solusi atas berbagai
permasalahan dalam
permasalahan
permasalahan
berinteraksi secara
dalam berinteraksi
dalam berinteraksi
efektif dengan
secara efektif
secara efektif
lingkungan sosial
dengan lingkungan
dengan lingkungan
dan alam serta
sosial dan alam
sosial dan alam
dalam menempatkan
serta dalam
serta dalam
diri sebagai
menempatkan diri
menempatkan diri
cerminan bangsa
sebagai cerminan
sebagai cerminan
dalam pergaulan
bangsa dalam
bangsa dalam
dunia.
pergaulan dunia.
pergaulan dunia.
3. Memahami,
3. Memahami,
3. Memahami,
menerapkan dan
menerapkan, dan
menerapkan,
menganalisis
menganalisis
menganalisis, dan
pengetahuan
pengetahuan
mengevaluasi
faktual, konseptual,
faktual, konseptual,
pengetahuan
dan prosedural
prosedural, dan
faktual, konseptual,
berdasarkan rasa
metakognitif
prosedural, dan
ingin tahunya
berdasarkan rasa
metakognitif dalam
tentang ilmu
ingin tahunya
ilmu pengetahuan,
pengetahuan,
tentang ilmu
teknologi, seni,
teknologi, seni,
pengetahuan,
budaya, dan
budaya, dan
teknologi, seni,
humaniora dengan
humaniora dalam
budaya, dan
wawasan
wawasan
humaniora dalam
kemanusiaan,
kemanusiaan,
wawasan
kebangsaan,
kebangsaan,
kemanusiaan,
kenegaraan, dan
kenegaraan, dan
kebangsaan,
peradaban terkait
peradaban terkait
kenegaraan, dan
penyebab fenomena
penyebab fenomena
peradaban terkait
dan kejadian dalam
dan kejadian dalam
penyebab fenomena
bidang kerja yang
bidang kerja yang
dan kejadian dalam
spesifik untuk
spesifik untuk
bidang kerja yang
memecahkan
memecahkan
spesifik untuk
masalah.
masalah.
memecahkan
masalah.
4. Mengolah, menalar, 4. Mengolah, menalar, 4. Mengolah, menalar,
dan menyaji dalam
dan menyaji dalam
menyaji, dan
ranah konkret dan
ranah konkret dan
mencipta dalam
ranah abstrak
ranah abstrak
ranah konkret dan
terkait dengan
terkait dengan
ranah abstrak
pengembangan dari
pengembangan dari
terkait dengan
yang dipelajarinya di
yang dipelajarinya di
pengembangan dari
sekolah secara
sekolah secara
yang dipelajarinya di
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

KOMPETENSI INTI
KELAS X

KOMPETENSI INTI
KELAS XI

mandiri, dan mampu


melaksanakan tugas
spesifik di bawah
pengawasan
langsung.

mandiri, bertindak
secara efektif dan
kreatif, dan mampu
melaksanakan tugas
spesifik di bawah
pengawasan
langsung.

KOMPETENSI INTI
KELAS XII
sekolah secara
mandiri, dan mampu
melaksanakan tugas
spesifik di bawah
pengawasan
langsung.

5. Kompetensi Inti pada ranah sikap (KI-1 dan KI-2) merupakan


kombinasi reaksi afektif, kognitif, dan konatif (perilaku). Gradasi
kompetensi sikap meliputi menerima, menjalankan, menghargai,
menghayati, dan mengamalkan.
6. Kompetensi Inti pada ranah pengetahuan (KI-3) memiliki dua dimensi
dengan

batasan-batasan

yang

telah

ditentukan

pada

setiap

tingkatnya. Dimensi pertama adalah dimensi perkembangan kognitif


peserta didik untuk kelas X dan kelas XI dimulai dari memahami (C2),
menerapkan (C3) dan kemampuan menganalisis (C4), untuk kelas XII
ditambah hingga kemampuan evaluasi (C5). Dimensi kedua adalah
dimensi

pengetahuan

(knowledge);

untuk

kelas

berupa

pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural, sedangkan untuk


kelas XI dan XII dilanjutkan sampai metakognitif.
a. Pengetahuan

faktual

yakni pengetahuan terminologi atau

pengetahuan detail yang spesifik dan elemen. Contoh fakta bisa


berupa kejadian atau peristiwa yang dapat dilihat, didengar,
dibaca, disentuh, atau diamati.
b. Pengetahuan konseptual merupakan pengetahuan yang lebih
kompleks berbentuk klasifikasi, kategori, prinsip dan generalisasi.
Contohnya periode waktu geologi, teori Pythagoras, hukum
permintaan dan kebutuhan, teori evolusi, dan struktur anggota
MPR.
c. Pengetahuan prosedural merupakan pengetahuan bagaimana
melakukan
algoritma

sesuatu
(urutan

termasuk

pengetahuan

langkah-langkah

logis

pada

keterampilan,
penyelesaian

masalah yang disusun secara sistematis), teknik, dan metoda.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

d. Pengetahuan metakognitif yaitu pengetahuan tentang kognisi


(mengetahui dan memahami) yang merupakan tindakan atas
dasar suatu pemahaman meliputi kesadaran dan pengendalian
berpikir, serta penetapan keputusan tentang sesuatu. Sebagai
contoh pengetahuan mengritik tulisan tentang kekuatan dan
kelemahannya,

pengetahuan

menguraikan

sebagai

sarana

menangkap struktur unit materi pelajaran dalam buku teks,


pengetahuan tentang penggunaan heuristik (proses menemukan).
7. Kompetensi Inti pada ranah keterampilan mengandung keterampilan
abstrak dan keterampilan konkret. Keterampilan abstrak lebih bersifat
mental skill, yang cenderung merujuk pada keterampilan menyaji,
mengolah,

menalar,

dan

mencipta

dengan

dominan

pada

kemampuan mental/keterampilan berpikir. Sedangkan keterampilan


konkret lebih bersifat fisik motorik yang cenderung merujuk pada
kemampuan menggunakan alat, mencoba, membuat, memodifikasi
dan mencipta.
8. Kompetensi Inti sikap religius dan sosial (KI-1 dan KI-2) memberi arah
tentang tingkat kompetensi sikap yang harus dimiliki oleh peserta
didik, dibentuk melalui pembelajaran KI-3 dan KI-4.
9. Kompetensi Inti pengetahuan dan keterampilan (KI-3 dan KI-4)
memberi

arah

tentang

tingkat

kompetensi

pengetahuan

dan

keterampilan minimal yang harus dicapai peserta didik.


10.Kompetensi Dasar dari KI-3 merupakan dasar pengembangan materi
pembelajaran pengetahuan, sedangkan Kompetensi Dasar dari KI-4
berisi keterampilan dan pengalaman belajar yang perlu dilakukan
peserta didik. Berdasarkan KD dari KI-3 dan KI-4 tersebut, pendidik
dapat mengembangkan proses pembelajaran dan cara penilaian yang
diperlukan untuk mencapai tujuan pembelajaran langsung, sekaligus
memberikan

dampak

pengiring

(nurturant

effect)

terhadap

pencapaian tujuan pembelajaran tidak langsung yaitu KI-1 dan KI-2.


Melalui proses dan pengalaman belajar yang dirancang dengan baik,
peserta

didik

akan

memperoleh

pembelajaran

tidak

langsung

(indirect teaching) berupa pengembangan sikap spiritual dan sosial


yang relevan dengan Kompetensi Dasar dari KI-1 dan KI-2.
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

11.Agar menjamin terjadinya keterkaitan antara SKL, KI, KD, materi


pembelajaran, proses pembelajaran, serta penilaian perlu dilakukan
langkah-langkah sebagai berikut.
a. Melakukan linierisasi KD dari KI-3 dan KD dari KI-4;
b. Mengembangkan materi pembelajaran yang tertuang pada buku
teks sesuai KD dari KI-3;
c. Mengidentifikasi keterampilan yang perlu dikembangkan sesuai
rumusan KD dari KI-4;
d. Mengembangkan kegiatan pembelajaran sesuai dengan materi
pembelajaran dan keterampilan yang harus dicapai;
e. Mengidentifikasi sikap-sikap yang dapat dikembangkan dalam
kegiatan yang dilakukan mengacu pada rumusan KD dari KI-1 dan
f.

KI- 2, dan
Menentukan cara penilaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap
yang relevan.

C. Contoh
Fokus pertama bagi guru dalam menyiapkan pembelajaran adalah
melakukan analisis pada ketiga standar kompetensi yaitu SKL, KI, KD.
Dari analisis itu akan diperoleh jabaran tentang taksonomi dan gradasi
hasil belajar yang berhubungan dengan materi pembelajaran, kegiatan
pembelajaran dan penilaian yang diperlukan. Contoh sebagai berikut.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Tabel 3. Analisis Keterkaitan SKL, KI, dan KD


Standar Kompetensi
Lulusan
Kompetensi Inti
Kelas X
Kualifikasi
Dimensi
Kemampuan
Sikap
Memiliki
1. Menghayati
perilaku yang
dan
mencerminka
mengamalka
n sikap orang
n ajaran
beriman,
agama yang
berakhlak
dianutnya
mulia,
berilmu,
percaya diri,
dan
bertanggung
jawab dalam
berinteraksi
secara efektif
dengan
lingkungan
sosial dan
alam serta
dalam
menempatka
n diri sebagai
cerminan
bangsa
dalam
pergaulan
dunia

Kompetensi
Dasar

Keterangan*)

I.1 Mensyuku
ri karunia
Tuhan
Yang
Mahaesa,
atas
pemberian
amanah
untuk
mengelola
administra
si
keuangan
entitas.

KD1.1 dan KD
2.1 sudah
terkait
dengan KI
nya,
keduanya ada
pada tarap
mengamalkan
.

I.2 Mengamal
kan ajaran
agama
dalam
memanfaa
tkan ilmu
pengetahu
an dan
teknologi
untuk
menghasil
kan
informasi
keuangan
yang
mudah
dipahami,
relevan,
andal, dan
dapat
diperbandi
ngkan

2. Menghayati
2.1 Memiliki
dan
motivasi
mengamalka
internal
n perilaku
dan
jujur, disiplin,
menunjuk
tanggung
kan rasa
jawab, peduli
ingin tahu
(gotong
dalam
royong, kerja
menemuk
sama,
an dan
toleran,
memaham
damai),
i
santun,
pengetahu
responsif dan
an dasar
pro-aktif dan
tentang
menunjukkan
keuangan
sikap sebagai
dan
bagian dari
akuntansi.
solusi atas
berbagai
2.2 Menunjuk
permasalaha
kan
n dalam
perilaku
berinteraksi
jujur,
secara efektif
disiplin,
dengan
tanggung
lingkungan
jawab,
sosial dan
santun,
alam serta
responsif

KD 2.1 dan
KD 2.2 sudah
terkait
dengan KI
nya, yaitu
sudah pada
level
mengamalka
n.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

10

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Standar Kompetensi
Lulusan
Kualifikasi
Dimensi
Kemampuan

Kompetensi Inti
Kelas X
dalam
menempatka
n diri sebagai
cerminan
bangsa
dalam
pergaulan
dunia.

Kompetensi
Dasar

Keterangan*)

dan proaktif
dalam
berinterak
si secara
efektif
dalam
lingkunga
n sosial
sesuai
dengan
prinsip
etika
profesi
bidang
keuangan
dan
akuntansi.
2.3 Mengharg
ai kerja
individu
dan
kelompok
serta
mempuny
ai
kepedulia
n yang
tinggi
dalam
menjaga
keselarasa
n
lingkunga
n sosial,
lingkunga
n kerja
dan alam.

Pengetahu Memiliki
3. Memahami,
3.6
KD 3.6 ada
an
pengetahuan
menerapkan,
pada level
faktual,
menganalisis
Menjelaska kognitif 2
konseptual,
pengetahuan
yaitu
n prinsipprosedural,
faktual,
prinsip dan memahami,
dan
konseptual,
sedangkan
konsep
metakognitif
prosedural
pengetahuandasar
dalam ilmu
berdasarkan
akuntansi. nya ada pada
pengetahuan
rasa ingin
level
, teknologi,
tahunya
konseptual
seni, dan
tentang ilmu
yaitu prinsip
budaya
pengetahuan
dan konsep
dengan
, teknologi,
dasar
wawasan
seni, budaya,
Akuntansi.
kemanusiaan
dan
,
humaniora
kebangsaan,
dengan
kenegaraan,
wawasan
dan
kemanusiaan
peradaban
,
terkait
kebangsaan,
penyebab,
kenegaraan,
serta dampak
dan
fenomena
peradaban
dan kejadian.
terkait
penyebab
fenomena
dan kejadian,
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

11

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Standar Kompetensi
Lulusan
Kualifikasi
Dimensi
Kemampuan

Keterampil Memiliki
an
kemampuan
pikir dan
tindak yang
efektif dan
kreatif dalam
ranah
abstrak dan
konkret
sebagai
pengembang
an dari yang
dipelajari di
sekolah
secara
mandiri.

Kompetensi Inti
Kelas X

Kompetensi
Dasar

serta
menerapkan
pengetahuan
prosedural
pada bidang
kajian yang
spesifik
sesuai
dengan
bakat dan
minatnya
untuk
memecahkan
masalah
4. Mengolah,
4.6 Mengmenalar, dan
gunakan
menyaji
prinsipdalam ranah
prinsip dan
konkret dan
konsep
ranah
dasar
abstrak
akuntansi
terkait
untuk
dengan
kasuspengembang
kasus
an dari yang
keuangan.
dipelajarinya
di sekolah
secara
mandiri, dan
mampu
menggunaka
n metoda
sesuai kaidah
keilmuan

Keterangan*)

KD ada pada
level
menerapkan
(C3), belum
pada level
menalar pada
ranah abstrak
seharusnya
masuk ke
aspek
pengetahuan
bukan
keterampilan

Keterangan:
1. SKL diambil dari Permendikbud nomor 54 Tahun 2013 tentang Standar
Kompetensi Lulusan
2. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar diambil dari Permendikbud
nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum SMK/MAK dan lampirannya.
3. Analisis diisi dengan hasil analisis taksonomi dan gradasi hasil belajar.
Jika KD tidak terkait dengan KI maka dikembangkan melalui tujuan
pembelajaran dan atau indikator pencapaian kompetensi.
D. Latihan
Buatlah analisis keterkaitan SKL, KI, dan KD untuk kelas X, XI dan XII
sesuai contoh tabel 3 di atas.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

12

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

II. PEMAHAMAN MATERI

A. Konsep
Materi pembelajaran atau lingkup materi adalah bagian dari isi rumusan
Kompetensi Dasar (KD), merupakan muatan dari pengalaman belajar
yang diinteraksikan di antara peserta didik dengan lingkungannya untuk
mencapai Kemampuan Dasar berupa perubahan perilaku sebagai hasil
belajar dari mata pelajaran.
B. Deskripsi
Materi pembelajaran dikembangkan sesuai dengan tuntutan KD dari KI-3
dan KD dari KI-4. Guru Dapat mengembangkan materi pembelajaran
yang sudah tercantum di silabus atau buku teks sesuai dengan
karakteristik peserta didik. Pengembangan materi pembelajaran merujuk
pada materi pembelajaran dalam silabus dan buku teks, serta rumusan
Kompetensi Dasar yang termuat dalam KI-3 (pengetahuan) dan KI-4
(keterampilan).
Untuk merumuskan IPK dapat digunakan rambu-rambu sebagai berikut:
1. Indikator merupakan penanda perilaku pengetahuan (KD dari KI-3)
dan perilaku keterampilan (KD dari KI-4) yang dapat diukur dan atau
diobservasi.
2. Indikator perilaku sikap spiritual (KD dari KI-1) dan sikap sosial (KD
dari KI-2) dapat tidak dirumuskan sebagai indikator pencapaian
kompetensi pada RPP, tetapi perilaku sikap spiritual dan sikap sosial
harus dikaitkan pada perumusan tujuan pembelajaran.
3. Rumusan

Indikator

Pencapaian

Kompetensi

(IPK)

menggunakan

dimensi proses kognitif (the cognitive process of dimension) dan


dimensi pengetahuan (knowledge of dimension) yang sesuai dengan
KD, namun tidak menutup kemungkinan perumusan indikator dimulai
dari kedudukan KD yang setingkat lebih rendah, dan atau lebih tinggi.
4. IPK dirumuskan melalui langkah-langkah sebagai berikut:
a. Tentukan kedudukan KD dari KI-3 dan KD dari KI-4 berdasarkan
gradasinya dan tuntutan KI.
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

13

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

b. Tentukan dimensi pengetahuan (faktual, konseptual, prosedural,


metakognitif).
c. Tentukan bentuk keterampilan, apakah keterampilan abstrak atau
keterampilan konkret.
d. Untuk keterampilan konkret pada kelas X menggunakan Kata kerja
operasional

sampai

Sedangkan

untuk

tingkat manipulasi/membiasakan
kelas

XI

sampai

minimal

(K2/P2).

pada

tingkat

presisi/mahir (K3/P3). Selanjutnya untuk kelas XII sampai minimal


pada tingkat artikulasi/alami (K4/P4) pada taksonomi psikomotor
Dave atau Simpson.
e. Rumusan IPK dari KD dari KI-3 dan dari KD dari KI-4. Setiap KD
minimal memiliki 2 (dua) indikator.
Mata pelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan membahas materi
yang meliputi:
1. Pengantar Akuntansi
Keuangan dan akuntansi merupakan dua hal yang tidak bisa
dipisahkan, dimana ada persoalan keuangan maka secara otomatis
akan

timbul

permasalahan

akuntansi.

Pengantar

Akuntansi

membahas tentang dasar-dasar akuntansi yang berisi tentang


hakikat akuntansi, lingkungan pekerjaan akuntansi, prinsip-prinsip
dan

konsep

dasar

akuntansi,

sampai

pada

penerapan

siklus

akuntansi secara sederhana berdasarkan persamaan dasar akuntansi


2. Pengantar Keuangan
Keuangan merupakan masalah yang menarik dan menjadi tantangan
perusahaan, karena hal ini berkaitan dengan tiga aktivitas pokok,
yakni: pertama, bagaimana pemilik perusahaan dapat memperoleh
sumber-sumber modal yang semurah-murahnya; kedua, bagaimana
pemilik

perusahaan

dapat

menggunakan

sumber

modal

yang

diperolehnya seefektif, seefisien dan seproduktif mungkin; dan


ketiga, bagaimana pemilik dapat mengoperasikan bisnisnya untuk
menghasilkan laba semaksimal mungkin.
Pengantar

Keuangan

membahas

tentang

pekerjaan

di

bidang

keuangan, mulai dari pengenalan jenis pekerjaan dan jenjang karir di


@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

14

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

bidang keuangan (finance), sumber-sumber pendanaan dan prosedur


penggunaan dana perusahaan.
C. Contoh
Tabel 4. Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Pencapaian Kompetensi
(IPK) dan Materi Pembelajaran.
Kompetensi Inti
1.Menghayati dan
mengamalkan
ajaran agama
yang dianutnya

2.Menghayati dan
mengamalkan
perilaku jujur,
disiplin,
tanggung
jawab, peduli
(gotong royong,
kerja sama,
toleran, damai),
santun,
responsif dan
pro-aktif dan
menunjukkan

Kompetensi Dasar
1.1.

Mensyuk
uri
karunia
Tuhan
Yang
Mahaesa,
atas
pemberia
n
amanah
untuk
mengelol
a
administr
asi
keuangan
entitas.

1.2.

Mengam
alkan
ajaran
agama
dalam
memanfa
atkan
ilmu
pengetah
uan dan
teknologi
untuk
menghasi
lkan
informasi
keuangan
yang
mudah
difahami,
relevan,
andal,
dan
dapat
diperban
dingkan

Indikator
Pencapaian
Kompetensi

Materi
Pembelajara
n

2.1.
Memiliki
motivasi
internal dan
menunjukkan
rasa ingin tahu
dalam
menemukan
dan memahami
pengetahuan
dasar tentang
keuangan dan
akuntansi.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

15

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Kompetensi Inti
sikap sebagai
bagian dari
solusi atas
berbagai
permasalahan
dalam
berinteraksi
secara efektif
dengan
lingkungan
sosial dan alam
serta dalam
menempatkan
diri sebagai
cerminan
bangsa dalam
pergaulan
dunia.

Kompetensi Dasar

Indikator
Pencapaian
Kompetensi

Materi
Pembelajara
n

2.2.
Menunjukk
an perilaku
jujur, disiplin,
tanggung
jawab, santun,
responsif dan
pro-aktif
dalam
berinteraksi
secara efektif
dalam
lingkungan
sosial sesuai
dengan
prinsip etika
profesi bidang
keuangan dan
akuntansi.
2.3.
Mengharga
i kerja individu
dan kelompok
serta
mempunyai
kepedulian
yang tinggi

3.Memahami,
menerapkan,
menganalisis
pengetahuan
faktual,
konseptual,
prosedural
berdasarkan
rasa ingin
tahunya tentang
ilmu
pengetahuan,
teknologi, seni,
budaya, dan
humaniora
dengan
wawasan
kemanusiaan,
kebangsaan,
kenegaraan,
dan peradaban
terkait
penyebab
fenomena dan
kejadian, serta
menerapkan
pengetahuan
prosedural pada
bidang kajian
yang spesifik
sesuai dengan
bakat dan
minatnya untuk
memecahkan
masalah

3.1 Menjelaskan
pengertian,
tujuan dan
peran akuntansi

3.1.1

M
e
n
j
e
l
a
s
k
a
n

Pengertia
n
akuntansi
Tujuan
akuntansi
Peran
akuntansi

p
e
n
g
e
r
t
i
a
n

3.1.2

a
k
u
n
t
a
n
s
i
M
e
n
j
e
l
a
s
k
a

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

16

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar

Indikator
Pencapaian
Kompetensi

Materi
Pembelajara
n
n
t
u
j
u
a
n

3.1.3

a
k
u
n
t
a
n
s
i
M
e
n
j
e
l
a
s
k
a
n
p
e
r
a
n

4.Mengolah,
menalar, dan
menyaji dalam
ranah konkret
dan ranah
abstrak terkait
dengan
pengembangan
dari yang
dipelajarinya di
sekolah secara
mandiri, dan
mampu
menggunakan
metoda sesuai
kaidah keilmuan

4.1 Mengevaluasi
peran
akuntansi di
berbagai usaha

4.1.1

a
k
u
n
t
a
n
s
i
M
e
n
g
i
d
e
n
ti
fi
k
a
s
i
p
e
r
a
n
a
k
u
n
t

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Peran
akuntansi
terkait
dengan
jenis
usaha

17

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar

Indikator
Pencapaian
Kompetensi

4.1.2

Materi
Pembelajara
n
a
n
s
i
d
i
b
e
r
b
a
g
a
i
u
s
a
h
a
y
a
n
g
d
i
b
e
ri
k
a
n
m
e
l
a
l
u
i
d
a
t
a
M
e
n
g
e
v
a
l
u
a
s
i
p
e
r
a
n
a
k
u
n
t
a
n
s
i
d
i

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

18

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Kompetensi Inti

Kompetensi Dasar

Indikator
Pencapaian
Kompetensi

Materi
Pembelajara
n
b
e
r
b
a
g
a
i
u
s
a
h
a
d
i
k
a
it
k
a
n
d
e
n
g
a
n
j
e
n
i
s
u
s
a
h
a

Integrasi muatan lokal dalam Mata Pelajaran Pengantar Akuntansi


dimaknai dengan materi Pengantar Akuntansi yang kontekstual
sesuai

lingkungan

sekitar

atau

topik

kekinian.

Integrasi

ekstrakurikuler kepramukaan dimaknai dengan pemanfaatan kegiatan


kepramukaan sebagai aktualisasi materi Pengantar Akuntansi, yang
dipilih dari KD dari KI-3 dan KD dari KI-4 yang memungkinkan
diajarkan

dalam

program

aktualisasi

kegiatan

ekstrakurikuler

kepramukaan.

Tabel 5. Pengintegrasian Materi Pengantar Akuntansi dengan


Muatan Lokal dan Ekstrakurikuler Pramuka
Kompetensi Dasar

Integrasi Muatan
Lokal ke dalam
Pengantar Akuntansi

Integrasi Ekstrakurikuler
Kepramukaan dari materi
Pengantar Akuntansi

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

19

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

3.6 M e n j e l a s k a n
prinsip-prinsip dan
konsep dasar
akuntansi.
4.6

Peran akuntansi pada


Menggunak Bidang Usaha yang
an prinsip- ada di wilayah sekitar.
prinsip dan
konsep
dasar
akuntansi.

Melakukan kegiatan
berhemat untuk melatih
sikap kemandirian dan
menumbuhkan kreativitas
sesuai dengan
penanaman sikap
ekstrakurikuler.

D. Latihan
1. Buatlah analisis keterkaitan KI, KD, Materi dan Indikator Pencapaian
Kompetensi seperti contoh Tabel 4 di atas dari pasangan KD3 dan
KD4..
2. Buatlah analisis integrasi materi KD dengan Muatan Lokal dan
Ekstrakurikuler Kepramukaan seperti Tabel 5 di atas.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

20

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

III.

PEMAHAMAN PROSES PEMBELAJARAN

A. Konsep
Proses pembelajaran

merupakan

suatu

proses yang mengandung

serangkaian kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga


penilaian. Proses pembelajaran merupakan kegiatan interaksi antara
peserta didik dengan lingkungannya termasuk dengan guru yang
berlangsung secara edukatif, agar peserta didik dapat membangun
sikap, pengetahuan dan keterampilannya untuk mencapai tujuan yang
telah ditetapkan.
B. Deskripsi
1. Perencanaan Pembelajaran
a. Perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk Silabus yang
disusun dan ditetapkan secara nasional dan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru mata pelajaran.
b. RPP dikembangkan untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran
peserta didik dalam upaya mencapai KD, disusun secara lengkap
dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif,
inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi peserta
didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang
cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan
bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta
didik.
c. Perumusan indikator
Indikator

Pencapaian

Kompetensi

(IPK)

dirumuskan

dalam

pernyataan perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk


kompetensi dasar (KD) pada kompetensi inti (KI)-3 dan KI-4.
d. Perumusan tujuan
Tujuan pembelajaran mengandung unsur peserta didik (audience),
perilaku (behavior), kondisi (condition), dan kriteria (degree).
Rumusan tujuan pembelajaran harus mencerminkan keterikatan
antara KD dari KI-1 dan KD dari KI-2 di dalam pembelajaran KD
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

21

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

dari KI-3 dan KD dari KI-4. Perumusan tujuan juga harus


mencerminkan aspek penilaian otentik berupa proses dan produk.
Rumusan kriteria dalam tujuan pembelajaran berupa kriteria
kompetensi

sikap,

kompetensi

pengetahuan,

kompetensi

keterampilan. Kriteria dapat berupa perilaku, proses atau produk


yang dapat diamati dan atau diukur.
e. Langkah pembelajaran
Langkah-langkah

pembelajaran

berisikan

pendekatan

pembelajaran saintifik dan model pembelajaran yang sesuai


dengan karakteristik KD yang akan diajarkan.
2. Pelaksanaan Pembelajaran
Langkah-langkah pembelajaran berpendekatan saintifik harus dapat
dipadukan secara sinkron dengan langkah-langkah kerja (syntax)
model pembelajaran. Pada Kurikulum 2013 dikembangkan 3 model
pembelajaran utama yang diharapkan dapat membentuk perilaku
saintifik, perilaku sosial serta mengembangkan rasa keingintahuan.
Ketiga model tersebut adalah: model Pembelajaran Berbasis Masalah
(Problem Based Learning), model Pembelajaran Berbasis Projek
(Project

Based

Learning),

dan

model

Pembelajaran

Melalui

Penyingkapan/Penemuan (Discovery/Inquiry Learning). Tidak semua


model

pembelajaran

tepat

digunakan

untuk

semua

KD/materi

pembelajaran. Model pembelajaran tertentu hanya tepat digunakan


untuk materi pembelajaran tertentu pula. Demikian sebaliknya
mungkin materi pembelajaran tertentu akan dapat berhasil maksimal
jika menggunakan model pembelajaran tertentu. Untuk itu guru harus
menganalisis rumusan pernyataan setiap KD, apakah cenderung pada
pembelajaran penyingkapan atau pada pembelajaran hasil karya
(Problem Based Learning Dan Project Based Learning).
Rambu-rambu penentuan model penyingkapan/penemuan:
a. Pernyataan KD-3 dan KD-4 mengarah ke pencarian atau
penemuan;
b. Pernyataan KD-3 lebih menitikberatkan pada pemahaman
pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural, dan

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

22

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

c. Pernyataan KD-4 pada taksonomi mengolah dan menalar.


Rambu-rambu penemuan model hasil karya (Problem Based Learning
dan Project Based Learning) dengan kriteria:
a. Pernyataan

KD-3 dan KD-4 mengarah

pada hasil

karya

berbentuk jasa atau produk;


b. Pernyataan KD-3 pada bentuk pengetahuan meta kognitif;
c. Pernyataan KD-4 pada taksonomi menyaji dan mencipta, dan
d. Pernyataan KD-3 dan KD-4 yang memerlukan persyaratan
penguasaan pengetahuan konseptual dan prosedural.
Masing-masing model pembelajaran tersebut memiliki urutan langkah
kerja (syntax) tersendiri, yang dapat diuraikan sebagai berikut.
a. Model

Pembelajaran

Penyingkapan

(Penemuan

dan

pencarian/penelitian).
1) Sintaks model Discovery Learning meliputi:
a) Pemberian rangsangan (Stimulation);
b) Pernyataan/Identifikasi masalah (Problem Statement);
c) Pengumpulan data (Data Collection);
d) Pembuktian (Verification), dan
e) Menarik kesimpulan/generalisasi (Generalization).
2) Sintaks model Inquiry Learning Terbimbing meliputi:
a) Orientasi masalah;
b) Pengumpulan data dan verifikasi;
c) Pengumpulan data melalui eksperimen;
d) Pengorganisasian dan formulasi eksplanasi, dan
e) Analisis proses inkuiri.
b. Model Pembelajaran Hasil karya Problem Based Learning.
1) Sintaks model Problem Based Learning dari Bransford and Stein
(dalam Jamie Kirkley, 2003:3) terdiri atas:
a) Mengidentifikasi masalah;
b) Menetapkan masalah melalui berpikir tentang masalah dan
menseleksi informasi-informasi yang relevan;

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

23

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

c) Mengembangkan

solusi

melalui

pengidentifikasian

alternatif-alternatif, tukar-pikiran dan mengecek perbedaan


pandang;
d) Melakukan tindakan strategis, dan
e) Melihat ulang dan mengevaluasi pengaruh-pengaruh dari
solusi yang dilakukan.
2) Sintaks model Problem Based Learning Jenis Trouble Shooting
(David H. Jonassen, 2011:93) terdiri atas:
a) Merumuskan uraian masalah;
b) Mengembangkan kemungkinan penyebab;
c) Mengetes penyebab atau proses diagnosis, dan
d) Mengevaluasi.
c. Model pembelajaran Project Based Learning dengan sintaks:
1) Penentuan pertanyaan mendasar (Start with the Essential
Question);
2) Mendesain perencanaan projek;
3) Menyusun jadwal (Create a Schedule);
4) Memonitor peserta didik dan kemajuan projek (Monitor the
Students and the Progress of the Project);
5) Menguji hasil (Assess the Outcome), dan
6) Mengevaluasi pengalaman (Evaluate the Experience).
Tujuan pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan tidak saja untuk
menjadikan siswa memperoleh pengetahuan teknis akuntansi tetapi
lebih

dari

itu

juga

untuk

ajang

pelatihan

kemampuan

bernalar,

berargumen, dan belajar mandiri.


Secara lebih rinci tujuan pengenalan akuntansi dan keuangan adalah
sebagai berikut:
1. Memahamkan pengetahuan akuntansi dan keuangan di tingkat
pengantar tanpa menimbulkan kesan yang keliru tentang arti
keuangan dan akuntansi baik sebagai pengetahuan maupun sebagai
bidang pekerjaan.
2. Menunjukkan

kepada

pemula

bahwa

keuangan

dan

akuntansi

merupakan pengetahuan yang bernalar (logis), memberi tantangan


intelektual, dan menyenangkan.
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

24

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

3. Memotivasi agar pengetahuan keuangan dan akuntansi dimanfaatkan


dalam praktik bisnis atau organisasi lainnya yang keberhasilan
sebenarnya didukung oleh informasi keuangan .
Proses pembelajaran akuntansi sesuai dengan pendekatan pembelajaran
scientific meliputi lima langkah sebagai berikut.
1. Mengamati melalui indera penglihat (membaca, menyimak), pembau,
pendengar, pengecap dan peraba pada waktu mengamati suatu
objek

dengan

ataupun

tanpa

alat

bantu.

Alternatif

kegiatan

mengamati antara lain observasi lingkungan, mengamati gambar,


video, tabel dan grafik data, menganalisis peta, membaca berbagai
informasi yang tersedia di media masa dan internet maupun sumber
lain.
2. Menanya yaitu kegiatan Siswa untuk mengungkapkan apa yang ingin
diketahuinya baik yang berkenaan dengan suatu objek, peristiwa,
suatu proses tertentu. Dalam kegiatan menanya, Siswa mengajukan
pertanyaan kepada guru, nara sumber, Siswa lainnya dan atau
kepada diri sendiri dengan bimbingan guru sampai dengan Siswa
mandiri

sehingga

menjadi

suatu

kebiasaan.

Pertanyaan

dapat

diajukan secara lisan dan tulisan serta dapat membangkitkan


motivasi Siswa untuk tetap aktif dan menyenangkan. Bentuknya
dapat berupa kalimat pertanyaan dan kalimat hipotesis.
3. Mengumpulkan data yaitu kegiatan Siswa untuk mencari informasi
sebagai bahan yang dapat dianalisis dan disimpulkan. Kegiatan
mengumpulkan

dapat

dilakukan

mengumpulkan

data

sekunder,

dengan

cara

observasi

membaca

lapangan,

buku,

uji

coba

(eksperimen), wawancara, menyebarkan kuesioner, dan lain-lain.


4. Mengasosiasi

yaitu

kegiatan

Siswa

dalam

bentuk

serangkaian

aktivitas fisik dan pikiran dengan bantuan peralatan tertentu. Bentuk


kegiatan mengolah data antara lain melakukan klasifikasi, pengurutan
(sorting), menghitung, membagi, dan menyusun data dalam bentuk
yang lebih informatif, serta menentukan sumber data sehingga lebih
bermakna. Kegiatan Siswa dalam mengolah data misalnya membuat
tabel, grafik, bagan, peta konsep, menghitung, dan pemodelan.
Selanjutnya Siswa menganalisis data untuk membandingkan ataupun
menentukan hubungan antara data yang telah diolahnya dengan
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK
25

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

teori

yang

ada

sehingga

dapat

ditarik

kesimpulan

dan

atau

ditemukannya prinsip dan konsep penting sehingga bermakna dalam


menambah skema kognitif, meluaskan pengalaman, dan wawasan
pengetahuannya.
5. Mengomunikasikan yaitu kegiatan Siswa dalam mendeskripsikan dan
menyampaikan hasil temuannya dari kegiatan mengamati, menanya,
mengumpulkan

dan

mengolah

data,

serta

mengasosiasi

yang

ditujukan kepada orang lain baik secara lisan maupun tulisan dalam
bentuk diagram, bagan, gambar, dan sejenisnya dengan bantuan
perangkat teknologi sederhana dan atau teknologi informasi dan
komunikasi.
C. Contoh
Agar memudahkan langkah pensinkronan pendekatan dengan model
pembelajaran yang dipilih atas dasar hasil analisis, dapat menggunakan
matrik perancah

sebagai

pertolongan

sebelum dituliskan

menjadi

kegiatan inti pada RPP. Pemaduan atau pensinkronan antara langkahlangkah

pendekatan

saintifik

dan

sintaks

(langkah

kerja)

model

pembelajaran tersebut, dilakukan sebagai berikut.


1. Pilih pasangan KD-KD dari mata pelajaran yang diampu sesuai
dengan silabus dan buku teks siswa terkait.
2. Rumuskan IPK dari KD3 dan dari KD4 sesuai dengan dimensi proses
atau level pengetahuan dan dimensi kategori pengetahuan yang
terkandung di masing-masing KD. Setiap KD minimal memiliki 2 (dua)
indikator.
3. Pilih model pembelajaran sesuai KD dengan mempertimbangkan
rambu-rambu pemilihan model pembelajaran.
4. Tentukan kegiatan peserta didik dan kegiatan guru sesuai dengan
langkah-langkah (sintaks) model pembelajaran yang dipilih, kemudian
sinkronkan

dengan

langkah

pendekatan

saintifik

(5M)

sampai

mencapai IPK.
5. Pindahkan isi rancangan hasil pengisian matrik pertolongan (kegiatan
guru-peserta didik) tersebut ke dalam Kegiatan Inti pada format RPP.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

26

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Tabel 6. Rancangan Pemaduan Sintaks Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (Inquiry


Training) dengan Pendekatan Saintifik pada Mata Pelajaran Pengantar Akuntansi
Kompetensi Dasar:
3.6 Menjelaskan prinsip-prinsip dan konsep dasar akuntansi.
4.6 Menggunakan prinsip-prinsip dan konsep dasar akuntansi untuk kasus-kasus keuangan
Indikator
3.6.1
Menjelaskan prinsip
kesatuan usaha
3.6.2
Menjelaskan prinsip
unit moneter
3.6.3
Menjelaskan prinsip
harga perolehan
4.6.1
Menerapkan prinsip
kesatuan usaha
dalam pencatatan
transaksi keuangan
4.6.2
Menerapkan prinsip
unit moneter dalam
pencatatan
transaksi keuangan
4.6.3
Menerapkan prinsip
harga perolehan
dalam pencatatan
transaksi keuangan

Sintaks
Inquiry
Terbimbing

Meng
onfro
ntasi
deng
an
masal
ah
melal
ui
perta
nyaa
n
guru

Mengamati

Guru
menunjuk
kan pada
siswa
macammacam
kesulitan
orang
menghitu
ng jumlah
harta/
kekayaan
nya
Siswa
menyima
k
penjelasa
n yang
diberikan
guru
tentang
kesulitan
macammacam
orang
menghitu
ng jumlah
harta/
kekayaan
nya
Guru
menugas
kan siswa

Pendekatan Saintifik
Mengumpulkan
Menanya
Informasi
Guru
menugas
kan siswa
membuat
pertanya
an
tentang
apa yang
belum
diketahui
dan apa
yang
ingin
diketahui
lebih
lanjut
tentang
prinsip
akuntansi
untuk
menghasi
lkan
informasi
tentang
kekayaan
/harta
dengan
akurat
Siswa
membuat
pertanya
an
tentang

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

27

Menalar

Mengomunika
si-kan

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Indikator

Sintaks
Inquiry
Terbimbing

Mengamati

menganal
isis
kesulitan
yang
terjadi
dan
mendisku
sikan
penyebab
nya
Siswa
secara
individu
maupun
kelompok
berdiskusi
membaha
s
permasal
ahan.
Guru
Menugask
an siswa
membuat
pertanya
an
tentang
apa yang
belum
diketahui
dan apa
yang
ingin
diketahui
lebih
lanjut
tentang
prinsip
akuntansi
untuk
menghasi
lkan

Pendekatan Saintifik
Mengumpulkan
Menanya
Informasi
apa yang
belum
diketahui
dan apa
yang
ingin
diketahui
lebih
lanjut
tentang
prinsip
akuntansi
untuk
dapat
menghitu
ng jumlah
harta/kek
ayaannya

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

28

Menalar

Mengomunika
si-kan

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Indikator

Sintaks
Inquiry
Terbimbing

Mengamati

Pendekatan Saintifik
Mengumpulkan
Menanya
Informasi

informasi
tentang
kekayaan
/harta
dengan
akurat

Meng
umpul
kan
data
dan
memv
erifika
-sinya

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

29

Guru
menug
askan
siswa
secara
individ
u atau
kelomp
ok
menca
ri
inform
asi dari
buku
siswa
dan
sumbe
r lain
Siswa
menca
ri
inform
asi
yang
berkait
an
denga
n
prinsip
prinsip
akunta
nsi

Menalar

Mengomunika
si-kan

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Indikator

Sintaks
Inquiry
Terbimbing

Meng
umpu
lkan
data
dan
menc
oba/
mela
kukan
ekspe
rimen

Mengamati

Pendekatan Saintifik
Mengumpulkan
Menanya
Informasi
Guru
menug
askan
siswa
menco
ba
mengh
itung
kekaya
annya
sendiri
atau
berdas
arkan
kasus
yang
diberik
an
guru
Siswa
secara
individ
u
maupu
n
kelomp
ok
mengh
itung
harta/k
ekayaa
n
sendiri
atau
berdas
arkan
kasus
yang
diberik
an
guru
Selam

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

30

Menalar

Mengomunika
si-kan

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Indikator

Sintaks
Inquiry
Terbimbing

Mengamati

Pendekatan Saintifik
Mengumpulkan
Menanya
Informasi
a
kegiata
n
Siswa,
Guru
mema
ntau
tingka
h laku
Siswa
Guru
menilai
sikap,
penget
ahuan
dan
ketera
mpilan
selama
kegiata
n
berlan
gsung

Meng
organ
isasik
an
dan
menf
ormul
asikan
penje
lasan

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

Menalar

31

guru
menuga
skan
Siswa
merumu
skan
kesimpu
lan
tentang
penting
nya
prinsip
akuntan
si untuk
mengha
silkan
informas
i

Mengomunika
si-kan

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Indikator

Sintaks
Inquiry
Terbimbing

Mengamati

Pendekatan Saintifik
Mengumpulkan
Menanya
Informasi

Menalar

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

32

kekayaa
n/harta
perusah
aan
dengan
akurat
guru
menuga
skan
Siswa
merumu
skan
kesimpu
lan
tentang
penting
nya
prinsip
akuntan
si untuk
mengha
silkan
informas
i
kekayaa
n/harta
perusah
aan
dengan
akurat
Siswa
merumu
skan
kesimpu
lan
tentang
penting
nya
prinsip
akuntan
si untuk
mengha

Mengomunika
si-kan

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Indikator

Sintaks
Inquiry
Terbimbing

Mengamati

Pendekatan Saintifik
Mengumpulkan
Menanya
Informasi

Menalar

Mengomunika
si-kan

silkan
informas
i
kekayaa
n/harta
secara
akurat

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

33

Guru
menu
gaska
n
siswa
secar
a
indivi
du
atau
kelom
pok
mem
buat
lapor
an
lisan
atau
tertuli
s dan
mem
perse
ntasik
an
hasil
peker
jaann
ya
pada
kelom
pok
lain,
Siswa
dari
kelom

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Indikator

Sintaks
Inquiry
Terbimbing

Mengamati

Pendekatan Saintifik
Mengumpulkan
Menanya
Informasi

Meng
analis
is
prose
s
inkuir
i

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

34

Menalar

Mengomunika
si-kan
pok
lain
serta
mem
berik
an
tangg
apan
terha
dap
perta
nyaa
n
yang
disam
paika
n
kepa
dany
a
serta
mene
rima
masu
kan.
Siswa
meng
analis
is
prose
s
inquir
y
yang
dilaku
kan
dan
mem
perba
iki
hasil
kerja
nya

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

Indikator

Sintaks
Inquiry
Terbimbing

Mengamati

Pendekatan Saintifik
Mengumpulkan
Menanya
Informasi

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

35

Menalar

Mengomunika
si-kan
berda
sarka
n
masu
kan
pada
saat
prese
ntasi
serta
halhal
yang
diang
gap
belu
m
tepat

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

D. Latihan
a) Buatlah pemaduan pendekatan saintifik dengan model belajar yang
Saudara pilih berdasarkan analisis menggunakan format matrik seperti
pada tabel 7.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

36

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

IV.

PEMAHAMAN PENILAIAN HASIL BELAJAR

b)
A. Konsep
c) Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik adalah proses pengumpulan
informasi/bukti tentang capaian pembelajaran peserta didik dalam
kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial, kompetensi pengetahuan,
dan kompetensi keterampilan yang dilakukan secara terencana dan
sistematis, selama dan setelah proses pembelajaran suatu kompetensi
muatan pembelajaran untuk kurun tertentu.
d) Pada penilaian hasil belajar Kurikulum 2013 peserta didik dinyatakan
kompeten

bila

hasil

pengukuran

kompetensi

pengetahuan

dan

keterampilan mencapai ketuntasan belajar dengan nilai 2,67 (B-) dan


untuk sikap dengan nilai B (Baik). Penilaian pada Kurikulum 2013 juga
digunakan

penilaian

otentik

baik

terhadap

ranah

sikap,

ranah

pengetahuan maupun terhadap ranah keterampilan. Penilaian otentik


menekankan pada penilaian proses dan hasil belajar secara berimbang.
B. Deskripsi
e) Penilaian otentik adalah

pendekatan, prosedur,

dan instrumen

penilaian proses dan capaian belajar peserta didik dalam menerapkan


sikap

spiritual

dan

sikap

sosial,

penguasaan

pengetahuan

dan

penguasaan keterampilan yang diperolehnya, dalam bentuk pelaksanaan


tugas perilaku nyata atau perilaku dengan tingkat kemiripan dengan
dunia

nyata,

atau

kemandirian

belajar.

Penilaian

otentik

dalam

pembelajaran dilakukan sebagai berikut.


1. Penilaian Ranah Sikap
f)

Penilaian

ranah

sikap

dilakukan

melalui

pengamatan,

menggunakan lembar pengamatan atau ceklis pengamatan yang


memuat aspek sikap yang diamati. Rincian aspek sikap yang diamati
merujuk pada indikator sikap yang dijabarkan dari KI-1 dan KI-2 pada
saat dilakukan analisis kompetensi. Penilaian sikap dilakukan sebagai
upaya mengembangkan sikap sosial dan sikap religius dalam rangka
pengembangan nilai karakter bangsa.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

37

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

g)

Oleh karena itu, fokus utama pengembangan sikap pada mata

pelajaran

Pengantar

Akuntansi

dan

Keuangan

terletak

pada

pengembangan sikap ilmiah yang merupakan bagian dari upaya


pencapaian kedua sikap tersebut (spiritual dan sosial). Guru Mata
pelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan perlu memetakan sikap
yang akan dikembangkan pada setiap materi pembelajaran sesuai
dengan relevansi dan karakteristik baik yang tersurat maupun yang
tersirat pada rumusan KI-3 dan KI-4.
h) Tabel 7. Teknik dan Instrumen Penilaian Sikap
i)
T

j)

Bentu
k
Instru
men

k) Keterangan

l)
O

m) Daftar
cek
n) Skala
penila
ian
sikap

o) Dilakukan
selama proses
pembelajaran.

p)
P

q) Daftar
cek
r) Skala
penila
ian
sikap

s) Dilakukan
pada akhir
semester

t)
P

u) Daftar
cek
v) Skala
penila
ian
sikap

w) Dilakukan
pada akhir
semester,
setiap peserta
didik dinilai
oleh 5 peserta
didik lainnya.

x)
J

y) Catat
an
pendi
dik
berisi
infor
masi
tenta
ng
kekua
tan
dan
kelem
ahan
peser
ta
didik

z) Berupa
catatan guru
tentang
kelemahan
dan kekuatan
peserta didik
yang tidak
berkaitan
dengan mata
pelajaran.

aa)
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

38

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

2. Penilaian Ranah Pengetahuan


ab)

Kompetensi siswa pada ranah pengetahuan dapat diukur

melalui tes dan nontes. Bentuk tes yang digunakan antara lain adalah
tes tulis (uraian, pilihan ganda, isian, benar salah, dan lain-lain)
dan/atau tes lisan. Sedangkan, bentuk nontes dapat dilakukan melalui
tugas-tugas yang diberikan, baik tugas menjawab soal maupun tugas
membuat laporan dalam bentuk tulisan. Pengukuran kompetensi
pengetahuan melalui tes dan nontes dirancang melalui kisi-kisi soal
mulai dari menyusun indikator pencapaian kompetensi, indikator soal
dan/atau

aspek

penilaian

nontes,

hingga

pedoman

penilaian/penskoran.
ac)

Penilaian ranah pengetahuan melalui tugas ditekankan pada

aspek yang relevan dengan rumusan kompetensi dasar. Aspek yang


dinilai melalui tugas antara lain: kelengkapan isi, kedalaman/keluasan
isi, dan kebenaran isi. Dalam menilai tugas sebaiknya digunakan
format penilaian berbentuk ceklis atau menggunakan skala penilaian.
3. Penilaian Ranah Keterampilan
ad)

Penilaian ranah keterampilan meliputi keterampilan abstrak

dan keterampilan konkret. Keterampilan abstrak cenderung pada


keterampilan seperti menyaji, mengolah, menalar, dan mencipta
dengan dominan pada kemampuan mental (berpikir) tanpa bantuan
alat. Sedangkan untuk ranah konkret cenderung pada kemampuan
fisik seperti menggunakan alat, mencoba, membuat, memodifikasi,
dan mencipta dengan bantuan alat. Penilaian ranah keterampilan
diukur melalui pengamatan pada saat peserta didik bekerja dalam
kelompok, berdiskusi, memresentasikan, melakukan eksperimen atau
tugas kerja projek, dan hasil kerja/produk serta portofolio.
4. Remedial dan Pengayaan
ae)

Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar (2,67)

wajib mengikuti kegiatan remedial pada semester berjalan hingga


mencapai ketuntasan belajar.
af)

Pengayaan adalah pendalaman materi bagi peserta didik yang

memiliki kecepatan belajar di atas rata-rata waktu yang telah


ditetapkan.
@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

39

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

5. Pelaporan Pencapaian Kompetensi


a. Laporan pencapaian kompetensi sikap
ag)Laporan pencapaian kompetensi sikap pada akhir semester
didasarkan atas modus perilaku sikap spiritual dan sosial yang
sering terjadi dari hasil observasi guru selama satu semester.
b. Laporan pencapaian kompetensi pengetahuan
ah)Laporan pencapaian kompetensi pengetahuan pada akhir
semester merupakan rerata dari pencapaian kompetensi minimal
(2,67).
c. Laporan pencapaian kompetensi keterampilan
ai) Laporan pencapaian kompetensi keterampilan pada akhir
semester merupakan pencapaian paling optimum kompetensi dari
batas minimal (2,67).
C. Contoh
1. Penilaian Sikap
ak)

aj)
Tabel 8. Instrumen dan Rubrik Penilaian Sikap
am)
N

an)
Dis

ao)
Juj

ap)
Ta

aq)
Sa

bk) bl) bm)bn)bo)bp)bq)br) bs) bt) bu)bv) bw)bx) by) bz) ca)
cc) cd) ce) cf) cg) ch) ci) cj) ck) cl) cm)cn) co) cp) cq) cr) cs)
cu) cv) cw)cx) cy) cz) da)db)dc) dd)de)df) dg)dh)di) dj) dk)
dm)dn)do)dp)dq)dr) ds) dt) du)dv) dw)dx) dy) dz) ea)eb)ec)

ed)
ee)
ef)
eg)
eh)

Keterangan:
4
3
2
1

=
=
=
=

jika
jika
jika
jika

empat indikator terlihat


tiga indikator terlihat
dua indikator terlihat
satu indikator terlihat

ei) Indikator Penilaian Sikap:


ej)

Disiplin

a. Tertib mengikuti intruksi


@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

40

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

b. Mengerjakan tugas tepat waktu


c. Tidak melakukan kegiatan yang tidak diminta
d. Tidak membuat kondisi kelas menjadi tidak kondusif
ek)
a.
b.
c.
d.

Menyampaikan sesuatu berdasarkan keadaan yang sebenarnya


Tidak menutupi kesalahan yang terjadi
Tidak mencontek atau melihat data/pekerjaan orang lain
Mencantumkan sumber belajar dari yang dikutip/dipelajari

el)
a
b
c
d

Tanggung Jawab

Pelaksanaan tugas piket secara teratur.


Peran serta aktif dalam kegiatan diskusi kelompok
Mengajukan usul pemecahan masalah.
Mengerjakan tugas sesuai yang ditugaskan

em)
a.
b.
c.
d.

Jujur

Santun

Berinteraksi dengan teman secara ramah


Berkomunikasi dengan bahasa yang tidak menyinggung perasaan
Menggunakan bahasa tubuh yang bersahabat
Berperilaku sopan

en)

Nilai akhir sikap diperoleh dari modul (skor yang paling sering

muncul) dari keempat aspek sikap di atas.


eo)
a.
b.
c.
d.

Kategori nilai sikap:


Sangat baik jika memperoleh nilai akhir 4
Baik jika memperoleh nilai akhir 3
Cukup jika memperoleh nilai akhir 2
Kurang jika memperoleh nilai akhir 1

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

41

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

2. Penilaian Pengetahuan
ep)

Tabel 9. Kisi-Kisi dan Soal Pengetahuan dan Keterampilan.


eq)
K

ev) 3.6

er) I
n
d
i
k
a
t
o
r

ew) 3.6.1

Menjelaskan
prinsipprinsip dan
konsep
ex)
dasar
akuntansi.

Menjelaskan
pengertian
akuntansi
3.6.2

Menjelaskan
prinsip
akuntansi
ey) 3.6.3

ez)

Menjelaskan
klasifikasi
akuntansi
3.6.4
Menjelaskan
hukum
akuntansi

4.6 Menggu fc)


nakan
prinsipprinsip
dan
konsep
fd)
dasar
akuntan
si untuk
kasuskasus
keuanga
n
fb)

4.6.1
Menjelaskan
kasus
keuangan
4.6.2
Menyelesaika
n kasus
keuangan
dengan
menggunaka
n prinsip dan
konsep
akuntansi

es)
I

1. Siswa
dapat
menje
laskan
salah
satu
penge
rtian
akunt
ansi

et)

fa)

3.

3. Siswa
dapat
menje
laskan
huku
m
akunt
ansi

2. Siswa
dapat
menerap
kan
prinsip
akuntansi
(kesatuan
usaha,
unit
moneter,
harga
perolehan
) dalam
pencatat
an
transaksi
keuangan
jika
diberikan

1. Jelaska
n
penger
tian
akunta
nsi
menur
ut AAA
2. Jelaska
n3
prinsip
akunta
nsi

2. Siswa
dapat
menje
laskan
3
prinsi
p
akunt
ansi

1. Siswa
dapat
menjelas
kan 3
kasus
akuntansi

eu)
S

Jelaska
n
klasifik
asi
akunta
nsi

4. Jelaska
n
hukum
akunta
nsi
ff) 1. Jelaskan 3
kasus
akuntansi
2. Perhatikan
kasus
berikut!
Gunakan
prinsip
akuntansi
dalam
memecah
kan kasus
berikut!
fg)

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

42

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

kasusnya
fe)
fh)

fi) Pedoman penilaian pengetahuan


fj) Skor maksimal untuk:
fk) Soal no 1: 1
fl) Soal no 2: 3
fm)

Soal no 3: 2

fn) Soal no 4: 2
fo)

fp)

Rumus Konversi Nilai,

fq)
fr)
fs)

Jumlah skor yang diperoleh


X 4 =..............
Jumlah skor maksimal

Nilai =

ft)

Pada contoh di atas skor maksimal adalah 8

3. Penilaian Keterampilan
fu)

Penilaian keterampilan (tes tulis)

fv)

Soal no 1 skor maksimal 3

fw)

Soal no 2 skor maksimal 5

fx)
fy)

Rumus Konversi Nilai,

fz)
ga)
gb)

Nilai =

gc)

Pada contoh di atas skor maksimal adalah 8

Jumlah skor yang diperoleh


X 4 =..............
Jumlah skor maksimal

4. Contoh Laporan Pencapaian Kompetensi


a. Ranah Pengetahuan
gd)

Nama

Peserta

Didik : ...............................
gf) Capa
ian
Kom
pete
nsi

ge)
Nilai
gh)

gi)

gg)
N

gj)

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

gk)
43

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

KD 3.1

3,

gl) KD 3.2

gm)
4,

gp)
Rerata KD

gr)
gq)

gt) Ulangan
tengah
semeste
r

gv)
gu)

gx)Ulangan
akhir
semeste
r
hb)
ilai
*)
he)

gn)

gz)
gy)

N
Pengetahuan

hc)

Keterangan :

hf) *) Nilai pengetahuan diperoleh dari rerata nilai KD, UTS, UAS
yang bobotnya diserahkan kepada satuan pendidikan
berdasarkan kompleksitasnya.
hg)
**) Penulisan nilai akhir merujuk pada
Pedoman Penilaian 2014 yang dikeluarkan oleh Puskurbuk.
hh)
b. Ranah Keterampilan
hi)

Nama

Peserta

Didik : ...............................
hk)
hl)
Nil

hj) Nilai

hm)
4.1

KD

hn)
3,3

hp)
4.2

KD

hq)
4,0

hs)
Nil
ai Keterampilan *)

ht)
4,0

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

ho)
A

44

Pembelajaran Pengantar Akuntansi dan Keuangan

hv)
hw)

Keterangan:

hx)
*) Nilai keterampilan diperoleh dari nilai
optimum (capaian tertinggi) dari nilai KD yang dipelajari dalam
satu semester.
hy)
**) Penulisan nilai akhir merujuk pada
Pedoman Penilaian 2014 yang dikeluarkan oleh Puskurbuk.
D. Latihan
hz) Buat instrumen untuk melakukan pengukuran pada ranah sikap,
pengetahuan dan keterampilan dengan menggunakan rubrik penilaian
skala 4.

@2014, Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 SMK, Direktorat PSMK

45