Anda di halaman 1dari 3

Asam adipat (tatanama IUPAC: asam heksanadioat) adalah sejenis asam dikarboksilat.

Ia
berupa bubuk kristal putih. Oleh karena rantai alifatik yang panjang,ia tidaklah
mudah larut dalam air.
Pembuatan
Secara historis, asam adipat dibuat dari berbagai macam lemak melalui oksidasi. Asam adipat
komersial sekarang ini dihasilkan dari sikloheksanadengan menggunakan dua langkah oksidasi:
1. Sikloheksana + O2 sikloheksanol dan sikloheksanon+produk sampingan
2. sikloheksanol/sikloheksanon + asam nitrat + udara asam adipat + dinitrogen oksida
(Campuran sikloheksanol dan sikloheksenol yang dihasilkan secara komersial dinamakan "KA
oil", singkatan dari "Ketone-Alcohol oil".) Proses lainnya meliputi penggunaan fenol sebagai stok
umpan. Fenol dapat dioksidasi menjadi KA oil, yang kemudian dapat diproses lebih lanjut
menghasilkan asam adipat.[1]
Dengan menggunakan prinsip kimia hijau, metode sintesis yang baru telah dikembangkan,
yakni melibatkan oksidasi sikloheksena dengan hidrogen peroksida via katalis tungsten dan
sebuah katalis transfer fase menghasilkan asam adipat.[2] Produk sampingan reaksi ini adalah
air.
Penggunaan
Kegunaan utama asam adipat adalah sebgai monomer untuk produksi nilon melalui
reaksi polikondensasi dengan heksametilena diamina, membentuk 6,6-nilon. Kegunaan lainnya
meliputi::

Monomer untuk produksi poliuretana

reaktan untuk membentuk komponen pemlastis dan pelumas

bumbu masakan sebagai penyedap rasa.E-number E355.

4. As am Ad i p at
Rumus molekul : C6H10O4
Massa molar : 146,141446 g/mol
Penampilan: Kristal putih
Densitas: 1,36 g/cm
Titik leleh: 152 C (425 K)
Titik didih: 337 C (610 K)
Kelarutan dalam air: sedikit larut
Keasaman (pKa): 4,43, 5,41
Bahaya utama: flammable
Titik nyala: 232 C
Asam adipat (tatanama IUPAC: asam heksanadioat) adalah sejenis asam
dikarboksilat. Ia berupa bubuk kristal putih. Oleh karena rantai alifatik yang
panjang, ia tidaklah sangat larut dalam air.Secara historis, asam adipat dibuat dari
berbagai macam lemak melalui oksidasi. Asam adipat komersial sekarang ini
dihasilkan dari sikloheksana dengan menggunakan dua langkah oksidasi:
Sikloheksana + O2 sikloheksanol dan sikloheksanon+produk sampingan
sikloheksanol/sikloheksanon + asam nitrat + udara asam adipat + dinitrogen
oksida (Campuran sikloheksanol dan sikloheksenol yang dihasilkan secara komersial
dinamakan "KA oil", singkatan dari "Ketone-Alcohol oil".) Proses lainnya meliputi
penggunaan fenol sebagai stok umpan.

Fenol dapat dioksidasi menjadi KA oil, yang kemudian dapat diproses lebih lanjut
menghasilkan asam adipat. Dengan menggunakan prinsip kimia hijau, metode sintesis
yang baru telah dikembangkan, yakni melibatkan oksidasi sikloheksena dengan
hidrogen peroksida via katalis tungsten dan sebuah katalis Asam adipat (HOOC
(CH2) 4COOH) Adipat asam dapat dihasilkan oleh fase-cair karbonilasi katalitik

dari butadiene.21 Sebuah katalisator RhCl2 dan CH3I digunakan pada sekitar
220 C dan 75 atmosfer. menghasilkan asam adipat adalah sekitar 49%.
-gultaricKedua
asam (25%) dan asam valeric (26%) adalah coproduced:
CH2 = CH-CH = CH2 + 2CO + 2H2O r HOOC (CH2) 4COOH
BASF beroperasi tanaman semicommercial untuk produksi adipat
asam melalui rute ini route.22 A baru untuk asam adipat terjadi melalui
berurutan
karbonilasi, isomerisasi, hidroformilasi reactions.23 Berikut
menggambarkan langkah-langkah ini:
O
||
CH2=CHCH= CH2 + CO + CH3OH r CH3CH=CHCH2COCH3
OOO
|| || ||
CH3CH=CHCH2COCH3 + 2CO + 3H2 r CH3C(CH2)4COCH3
+ H2O
Petrokimia proses
CH3C(CH2)4COCH3 + O2 r HOC(CH2)4COCH3 r Hydr.
Adipat asam
Proses utama untuk mendapatkan asam adipat adalah oksidasi dengan katalis
sikloheksana .