P. 1
JUVENTUS.

JUVENTUS.

|Views: 393|Likes:
Dipublikasikan oleh agung

More info:

Published by: agung on May 09, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/24/2012

pdf

text

original

Juventus F.C.

1

Juventus F.C.

Nama lengkap Julukan

Juventus Football Club S.p.A. La Vecchia Signora (Nyonya Tua) La Fidanzata d'Italia I bianconeri (Putih - Hitam) Le Zebre 1 November 1897
[2] [3] [1]

Didirikan Stadion

Stadion Olimpiade, (Kapasitas: 27.500)

Torino

Pemilik Ketua Pelatih Liga 2008-09

FIAT Group (Keluarga Agnelli) Andrea Agnelli Alberto Zaccheroni Serie-A Serie-A, (P2)

Kostum kandang

Kostum tandang

Kostum ketiga

Juventus Football Club (dari bahasa Latin:[4] iuventus: youth, pengucapan [juˈvɛntus]), biasa disebut sebagai Juventus dan popular dengan nama Juve, merupakan sebuah klub sepakbola professional asal Italia yang berbasis di kota Turin, Piedmont, Italia. Klub ini didirikan pada 1897 dan telah mengarungi beragam sejarah manis, dengan pengecualian kejadian musim 2006-2007, di Liga Italia Serie-A. Klub ini sendiri merupakan salah satu anak perusahaan dari FIAT Group, yang saat ini dimiliki oleh keluarga Agnelli, dan membawahi perusahaan-perusahaan lain seperti Fiat Automobile, Ducati Corse (termasuk tim balap MotoGP dan WSBK Ducati), tim F1 Scuderia Ferrari, Ferrari Corse, dan Maserati Automobile.

Juventus F.C. Juventus merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepakbola Italia,[5] dan juga tercatat sebagai salah satu klub tersukses di dunia.[5] Merujuk pada International Federation of Football History and Statistics, sebuah organisasi internasional yang berafiliasi pada FIFA, Juventus menjadi klub terbaik Italia di abad 20, dan menjadi klub terbaik Italia kedua di Eropa dalam waktu yang sama.[6] Secara keseluruhan, klub ini telah memenangi 51 kejuaraan resmi.[7] Dengan rincian 40 di Italia, dan 11 di zona UEFA dan dunia.[8] [9] Sekaligus menjadikannya sebagai klub tersukses ketiga di Eropa, dan keenam di dunia, dengan gelar-gelar dunia yang diakui oleh enam organisasi konfederasi sepakbola, dan tentunya FIFA.[10] Klub ini menjadi klub pertama Italia dan Eropa Selatan yang berhasil memenangi gelar Piala UEFA (sekarang namanya menjadi Liga Europa).[11] Pada 1985, Juventus menjadi satu-satunya klub di dunia yang berhasil memenangi seluruh kejuaraan piala internasional dan kejuaraan liga nasional,[12] dan menjadi klub Eropa pertama yang mampu menguasai semua kejuaraan UEFA dalam satu musim.[13] [14] [15] Juventus juga menjadi salah satu klub sepakbola Italia dengan jumlah fans terbesar[16] , dan diperkirakan ada 170 juta orang didunia yang juga menjadi fans Juve.[17] Klub ini menjadi salah satu pencipta ide European Club Association, yang dulu dikenal dengan nama G-14, yang berisikan klub-klub kaya Eropa. Klub ini juga menjadi penyumbang terbanyak pemain untuk tim nasional Italia. Sejak 2006 klub ini bermarkas di Stadio Olimpico di Torino. Markas lama mereka yaitu stadion Stadio delle Alpi, sedang dalam perombakan besar-besaran yang diperkirakan akan selesai pada awal musim 2011-2012, dimana nanti namanya akan berubah menjadi Juventus Arena.[18]

2

Sejarah
Juventus didirikan dengan nama Sport Club Juventus pada pertengahan tahun 1897 oleh siswa-siswa dari sekolah Massimo D'Azeglio Lyceum di Turin[19] , tetapi kemudian berubah nama menjadi Foot-Ball Club Juventus dua tahun kemudian.[2] Klub ini bergabung dengan Kejuaraan Sepakbola Italia pada tahun 1900. Dalam periode itu, tim ini menggunakan pakaian warna pink dan celana hitam. Juve memenangi gelar Serie-A perdananya pada 1905, ketika mereka bermain di Stadio Motovelodromo Umberto I. Di sana klub ini berubah warna pakaian menjadi hitam putih, terinspirasi dari klub Inggris Notts County.[20]

Foto bersejarah, Juventus FC di tahun 1898.

Pada 1906, beberapa pemain Juve secara mendadak menginginkan agar Juve keluar dari Turin.[2] Presiden Juve saat itu, Alfredo Dick kesal dan ia memutuskan hengkang untuk kemudian membentuk tim tandingan bernama FBC Torino yang kemudian menjadikan Juve vs. Torino sebagai Derby della Mole.[21] Juventus sendiri ternyata tetap eksis walaupun ada perpecahan, bahkan bisa bertahan seusai Perang Dunia I.[20]

Juventus F.C.

3

Raja Italia
Pemilik FIAT, Edoardo Agnelli mengambil alih kendali Juventus pada 1923, dimana kemudian ia membangun stadion baru.[2] Hal ini memberikan semangat baru untuk Juventus, dimana pada musim 1925-26, mereka berhasil menjadi scudetto dengan mengalahkan Alba Roma dengan agregat 12-1. Pada era 1930-an, klub ini menjadi klub super di Italia dengan memenangi gelar lima kali berturut-turut dari 1930 sampai 1935, dibawah asuhan pelatih Carlo Carcano[20] , dan beberapa pemain bintang seperti Raimundo Orsi, Luigi Bertolini, Giovanni Ferrari dan Luis Monti. Juventus kemudian pindah kandang ke Stadio Comunale, tetapi di akhir 1930-an dan di awal 1940-an mereka gagal merajai Italia. Bahkan mereka harus mengakui tim sekota mereka, A.C. Torino.
Juventus FC di tahun 1903.

Setelah Perang Dunia II, Gianni Agnelli diangkat menjadi presiden kehormatan. Klub ini lantas menambah dua gelar Serie-A pada 1949–50 dan 1951–52, dibawah kepelatihan orang Inggris, Jesse Carver. Dua striker baru dikontrak pada musim 1957–58; seorang Wales bernama John Charles dan blasteran Italia-Argentina Omar Sívori, yang bermain bersama punggawa lama seperti Giampiero Boniperti. Musim ini, Juve kembali berjaya di Serie-A, dan menjadi klub Italia pertama yang mendapatkan bintang kehormatan karena telah memenangi 10 gelar Liga Serie-A. Di musim yang sama, Omar Sivori terpilih menjadi pemain Juventus pertama yang memenangi gelar Pemain Terbaik Eropa. Juve juga berhasil memenangi Coppa Italia setelah mengalahkan ACF Fiorentina di final. Boniperti pensiun di 1961 sebagai top skorer terbaik Juventus sepanjang masa dengan 182 gol di semua kompetisi yang ia ikuti bersama Juventus. Di era 1960-an, Juve hanya sekali memenangi Serie-A yaitu di musim 1966–67. Tetapi pada era 1970-an, Juve kembali menemukan jatidirinya sebagai klub terbaik Italia. Di bawah kepelatihan mantan pemain Juve Čestmír Vycpálek, Juve berhasil menambah dua gelar Serie-A pada musim 1971–72 dan 1972–73, dengan pemain bintang seperti Roberto Bettega, Franco Causio dan José Altafini. Selanjutnya mereka berhasil menambah dua gelar lagi bersama defender Gaetano Scirea. Dan dengan masuknya pelatih hebat bernama Giovanni Trapattoni, Juve berhasil memperpanjang dominasi mereka di era 1980-an.

Merajai Eropa
Era tangan dingin Trapattoni benar-benar membuat Serie-A porak poranda di 1980-an.[20] Juve sangat perkasa di era tersebut, dengan gelar Serie-A empat kali di era tersebut. Puncaknya adalah pada 1982 dimana Juve menjadi klub Serie-A pertama yang berhasil memenangi Serie-A sebanyak 20 kali[22] , dan itu berarti mereka boleh menambah tanda bintang di kausnya satu kali lagi. Paolo Rossi, salah satu pemain Juve bahkan terpilih menjadi Pemain Terbaik Eropa pada 1982, sesaat setelah berlangsungnya Piala Dunia 1982.[23] Setelah Rossi, pria Perancis bernama Michel Platini secara mengejutkan berhasil menjadi pemain Eropa tiga kali berturut-turut; 1983, 1984 dan 1985, dimana sampai saat ini belum ada pemain yang bisa menyamai dirinya. Juventus menjadi satu-satunya klub yang mampu mengantarkan pemainnya menjadi pemain terbaik Eropa sebanyak empat tahun berurutan.[24] Platini juga menjadi bintang saat Juve berhasil menjadi juara Liga Champions Eropa pada 1985 dengan sumbangan satu gol semata wayangnya. Tragisnya, final melawan Liverpool FC dari Inggris tersebut yang berlangsung di Stadion Heysel Belgia, harus dibayar mahal dengan kematian 39 tifoso Juventus akibat terlibat kerusuhan dengan para hooligans dari Liverpool. Sebagai hukuman, tim-tim Inggris dilarang mengikuti semua kejuaraan Eropa selama lima tahun.[25] Diakhir 1980-an, Juve gagal menunjukkan performa terbaiknya, mereka harus mengakui keunggulan Napoli dengan bintang Diego Maradona, dan kebangkitan dua tim kota Milan, AC Milan dan Inter Milan.[20] Pada 1990, Juve pindah kandang ke Stadio delle Alpi, yang dibangun untuk persiapan

Juventus F.C. Piala Dunia 1990.[26]

4

Era Marcello Lippi
Marcello Lippi mengambil alih posisi manajer Juventus pada awal musim 1994-95.[2] Ia lantas mengantarkan Juventus memenangi Serie-A untuk pertama kalinya sejak pertengahan 1980-an di musim 1994-95. Pemain bintang yang ia asuh saat itu adalah Ciro Ferrara, Roberto Baggio, Gianluca Vialli dan pemain muda berbakat bernama Alessandro Del Piero. Lippi memimpin Juventus untuk memenangi Liga Champions Eropa pada musim itu juga, dengan mengalahkan Ajax Amsterdam melalui adu penalti, setelah skor imbang 1-1 pada babak normal, dimana Fabrizio Ravanelli menyumbangkan satu gol untuk Juve.[27]

Marcello Lippi, salah satu pelatih sukses Juventus.

Sesaat setelah bangkit kembali, para pemain Juventus yang biasa-biasa saja saat itu secara mengagumkan bisa mengembangkan diri mereka menjadi pemain-pemain bintang. Mereka adalah Zinedine Zidane, Filippo Inzaghi dan Edgar Davids. Juve kembali memenangi Serie-A musim 1996–97 dan 1997–98, termasuk juga Piala Super Eropa 1996[28] dan Piala Interkontinental 1996.[29] Juventus juga mencapai final Liga Champions di musim 1997 dan 1998, tetapi mereka kalah oleh Borussia Dortmund (Jerman) dan Real Madrid (Spanyol).[30] [31] Setelah dua musim absen karena dikontrak oleh Inter Milan (dan gagal), Marcello Lippi kembali ke Juventus di awal 2001. Pria penyuka cerutu ini lantas membawa beberapa pemain biasa, yang kembali ia berhasil sulap menjadi pemain hebat, diantaranya Gianluigi Buffon, David Trézéguet, Pavel Nedvěd dan Lilian Thuram, dimana para pemain tersebut membantu Juve kembali memenangi dua gelar Serie-A di musim 2001-02 dan 2002-03. Juve juga berhasil maju kembali ke final Liga Champions, sayangnya mereka kalah oleh sesame tim Italia lain, AC Milan. Tahun berikutnya, Lippi diangkat menjadi manajer timnas Italia setelah bersaing ketat dengan Fabio Capello, dan mengakhiri eranya sebagai pelatih terbaik Juventus di era 1990-an dan awal 2000-an.[22]

Saat ini
Mantan pemain Juventus era 1970-an, Fabio Capello diangkat menjadi pelatih Juve pada 2004. Ia membawa timnya menjuarai dua musim Serie-A di musim 2004-05 dan 2005-06. Sayangnya, di Mei 2006 Juve ketahuan menjadi salah satu klub Serie-A yang terlibat skandal pengaturan skor bersama AC Milan, AS Roma, SS Lazio, dan ACF Fiorentina. Juve terkena sanksi berat, dimana mereka terpaksa di degradasi ke Serie-B untuk pertama kali dalam sejarah. Dua gelar yang dibawa Capello juga harus direlakan untuk dicabut.[32]

Fabio Capello, pemain yang kemudian menjadi pelatih Juventus di 2004-2006.

Dibawah manajer muda Perancis, Didier Deschamps dan para pemain setia seperti Gianluigi Buffon dan Pavel Nedved, Juve menjadi tim super di Serie-B dan dengan hasil sebagai juara Serie-B untuk pertama kalinya, Juve kembali ke Serie-A pada musim 2007-08. Claudio Ranieri[33] diangkat menjadi pelatih Juve setelah Deschamps berseteru soal bayaran gaji. Sayangnya usia Ranieri juga tidak berlangsung lama setelah ia gagal membawa Juve juara di musim 2008-09.[34] Mantan pemain Juve lain, Ciro Ferrara mulai bertugas menangani Juve di dua pertandingan akhir musim 2008-09 dan melanjutkan posisinya untuk musim 2009-10.[35] Namun Ferrara pun tidak bisa bertahan lama, karena di bulan Januari 2010 ia gagal membawa Juve berprestasi lebih baik setelah kandas di babak penyisihan grup Liga Champions. Ia pun akhirnya digantikan oleh Alberto Zaccheroni.

Juventus F.C.

5

Warna, logo, dan julukan
Juventus telah bermain memakai kostum berwarna hitam dan putih ala zebra sejak tahun 1903. Aslinya, Juve bermain memakai kostum berwarna pink, tetapi karena satu dan lain hal, salah satu pemain Juve malah tampil dengan pakaian belang. Akhirnya Juve memutuska untuk beralih kostum menjadi belang hitam-putih.[36] Juventus lantas menanyakan pada pemain yang memakai baju belang tersebut, yaitu orang Inggris bernama John Savage, apakah ia bisa mengontak teman-temannya di Inggris yang bisa menyuplai kostum Juve dengan warna tersebut. Ia lantas menghubungi temannya yang tinggal di Nottingham, yang menjadi supporter Notts County, untuk mengirim kostum belang hitam-putih ke Turin, dan temannya tersebut menyanggupinya.[36]

Vincenzo Iaquinta, dengan kostum Juventus tahun 2008-09.

Logo resmi Juventus Football Club telah mengalami berbagai perubahan dan modifikasi sejak tahun 1920. Modifikasi terakhir adalah pada musim 2004-05. Dimana saat itu mereka mengubah logo menjadi oval, dengan lima garis vertical, dan banteng yang dibentuk dalam sebuah siluet. Dahulu sebelum musim 2004-05, Juve memiliki sebuah symbol berwarna biru (yang merupakan symbol lain dari kota Turin). Selain itu ditambahkan juga dua bintang yang menggambarkan mereka sebagai satu-satunya klub yang mampu memenagi gelar Serie-A 20 kali. Sementara di era 1980-an, logo Juve lebih banyak dihiasi dengan siluet seekor zebra, menggambarkan mereka sebagai tim zebra kuat di Serie-A. Dalam perjalanan sejarahnya, Juve telah memiliki beberapa nama julukan, la Vecchia Signora[1] (the Old Lady dalam bahasa Inggris atau "si Nyonya Tua" dalam bahasa Indonesia) merupakan salah satu contoh. Kata "old" (tua) merupakan bagian dari nama Juventus, yang berarti "youth" (muda) dalam Latin.[4] Nama ini diambil dari usia para pemain Juventus yang muda-muda di era 1930-an. Nama "lady" (nyonya) merupakan bagian dari sebutan para tifoso ketika memanggil Juve sebelum era 1930-an. Klub ini juga mendapat julukan la Fidanzata d'Italia (the Girlfriend of Italy dalam bahasa Inggris atau "Pacar Italia" dalam bahasa Indonesia), karena selama beberapa tahun, Juve selalu memasok pemain baru dari daerah selatan Itala seperti dari Naples atau Palermo, dimana selain bermain sebagai pesepakbola, mereka juga bekerja untuk FIAT sejak awal 1930-an. Nama lain Juve adalah: I Bianconeri (the black-and-whites, atau Si Belang) dan Le Zebre (the zebras[37] , atau Si Zebra) yang merujuk pada warna kostum Juventus.

Stadion
Setelah dua musim perdana mereka (1897 dan 1898), dimana Juve bermain di Parco del Valentino dan Parco Cittadella, pertandingan-pertandingan selanjutnya di gelar di Piazza d'Armi Stadium sampai 1908, kecuali di 1905 saat nama Scudetto diperkenalkan untuk pertama kali, dan di 1906, dimana Juve bermain di Corso Re Umberto. Dari 1909 sampai 1922, Juve bermain di Corso Sebastopoli Camp, dan selanjutnya mereka pindah ke Corso Marsiglia Camp dimana mereka bertahan sampai 1933, dan memenangi empat gelar liga. Di akhir 1933 mereka bermain di Stadio Mussolini yang disiapkan untuk Piala Dunia 1934. Setelah PDII, stadion tersebut berganti nama menjadi Stadio Comunale Vittorio Pozzo. Juventus memainkan pertandingan

Stadio Olimpico di Torino, kandang Juventus dari 1933 sampai 1990.

Juventus F.C. kandangnya di sana selama 57 tahun dengan total pertandingan sebanyak 890 kali.[38] Sampai akhir Juli 2003 tempat tersebut masih dipakai sebagai sempat latihan Juve yang resmi.[39] Dari tahun 1990 sampai akhir musim 2005-06, Juve menggunakan Stadio Delle Alpi, sebagai kandang mereka yang aslinya dibangun untuk Piala Dunia 1990, sesekali Juve juga menggunakan stadion lain seperti Renzo Barbera di Palermo, Dino Manuzzi di Cesena dan San Siro at Milan.[39] Agustus 2006 Juve kembali bermain di Stadio Comunale, yang sekarang dikenal dengan nama Stadio Olimpico, setelah Stadio Delle Alpi dipakai dan kemudian direnovasi untuk Olimpiade Musim Dingin Turin 2006. Pada November 2008 Juventus mengumumkan bahwa mereka akan menginvestasikan dana sebesar €100 juta untuk membangun stadion baru di bekas lahan Stadion Delle Alpi. Berbeda dengan Delle Alpi, stadion baru Juve ini tidak menyertakan lintasan lari, dan jarak antara penonton dengan lapangan hanya 8,5 meter saja, mirip dengan mayoritas stadion di Inggris, dimana kapasitasnya diperkirakan akan berisi 41.000 kursi. Pekerjaan ini dimulai pada musim semi 2009, dan diperkirakan akan selesai pada awal musim 2011-12. [40]

6

Pendukung
Juventus merupakan salah satu klub sepakbola dengan jumlah pendukung terbesar di Italia, dengan jumlah tifoso hampir 12 juta orang[17] (32.5% dari total tifosi bola di Italia), merujuk pada penelitian yang dilakukan pada Agustus 2008 oleh harian La Repubblica,[16] dan merupakan salah satu klub dengan jumlah supporter terbesar di dunia, dengan jumlah fans hampir 170 juta orang[17] (43 juta orang di Eropa),[17] selebihnya ada di Mediterrania, yang kebanyakkan diisi oleh imigran Italia.[41] Tim Turin ini juga mempunyai fans club yang cukup besar di seluruh dunia, salah satunya di Indonesia melalui Juventini Indonesia.[42]

Tifosi Juventus dalam sebuah pertandingan.

Tiket-tiket pertandingan kandang Juve memang tidak selalu habis setiap kali Juve bertanding di Serie-A atau Eropa, kebanyakkan fans Juve di Turin mendukung tim kesayangan mereka lewat bar-bar atau restoran. Di luar Italia, kekuatan supporter Juventus sangatlah kuat. Juve juga sangat popular di Italia Utara dan Pulau Sisilia, dan menjadi kekuatan besar saat Juve bertanding tandang,[43] lebih dibandingkan para pendukung di Turin sendiri. Untuk kawasan Indonesia sendiri sejak awal musim 2006-07 sudah berdiri sebuah komunitas khusus bagi para penggemar Juventus, dengan nama Juventus Club Indonesia (JCI). Komunitas ini kemudian diakui sebagai satu-satunya fans club resmi Juventus untuk Indonesia pada awal musim 2008-09 setelah hampir tiga tahun berjuang untuk mendapatkan lisensi dari pihak Juventus Italia.[44] [45]

Rivalitas
Juventus mempunyai beberapa utama di Italia. Pertama adalah klub sekota, FC Torino, dimana setiap pertandingan derby versus Juve selalu dijuluki Derby della Mole (Derby dari Torino) yang berawal sejak tahun 1906 dimana lucunya Torino sendiri didirikan oleh mantan-mantan pemain Juventus. Rival Juve yang lain di Italia adalah Internazionale; pertandingan Juve vs. Inter dijuluki sebagai Derby d'Italia (Derby dari Italia).[46] Sampai akhir musim 2006 ketika Juve terlempar ke Serie-B, Inter dan Juve merupakan dua tim yang tidak pernah terdegradasi ke Serie-B. Dua klub ini juga menjadi klub dengan fans terbesar di Italia, sejak pertengahan 1990-an.[46] Juve juga memiliki rival dengan AC Milan,[47] AS Roma[48] dan AC Fiorentina.[49] Sementara untuk kawasan Eropa sendiri, rival utama Juventus adalah Manchester United FC dari Inggris dan FC Bayern Munich dari Jerman, dimana keduanya sangat sering sekali bertemu di ajang Liga Champions Eropa. Satu lagi rival utama Juventus di Eropa adalah Liverpool FC. Khusus Liverpool, tifosi Juve tidak akan pernah melupakan

Juventus F.C. tragedi kerusuhan Heysel 1985 (final Liga Champions 1985), dimana sekitar 30 orang lebih pendukung Juventus tewas di stadion yang berada di Belgia tersebut.

7

Skuad

Buffon

Cáceres

Cannavaro

Chiellini

Grosso

Marchisio

Sissoko

Melo

Diego

Del Piero

Amauri

Formasi pemain kunci Juventus saat bertanding dengan skema 4-3-1-2

Tim utama
Tim utama, terhitung tanggal 22 Januari 2010.[50]

Juventus F.C.

8

No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Posisi Nama pemain GK DF DF MF DF DF MF MF FW FW FW GK GK Gianluigi Buffon ( wakil-kapten)

Martín Cáceres (pinjaman dari FC Barcelona) Giorgio Chiellini Felipe Melo Fabio Cannavaro Fabio Grosso Hasan Salihamidžić Claudio Marchisio Vincenzo Iaquinta Alessandro Del Piero ( Amauri Antonio Chimenti Alex Manninger kapten)

No. 15 16 17 18 20 21 22 26

Posisi Nama pemain DF MF FW MF MF DF MF MF Jonathan Zebina Mauro Camoranesi David Trezeguet Christian Poulsen Sebastian Giovinco Zdeněk Grygera Mohamed Sissoko Antonio Candreva (pinjaman dari Udinese) Michele Paolucci Diego Paolo De Ceglie Iago Falqué Nicola Legrottaglie

27 28 29 32 33

FW MF DF MF DF

Dipinjamkan

Juventus F.C.

9

No.

Posisi Nama pemain GK DF DF MF DF DF DF MF MF MF Mario Kirev (di FC Thun) Cristian Molinaro (di VfB Stuttgart) Lorenzo Ariaudo (di Cagliari Calcio) Tiago Mendes (di Atlético Madrid) Andrea Pisani (di A.S. Cittadella) Salvatore D'Elia (di A.S. Figline) Marco Duravia (di A.S. Figline) Dario Venitucci (di A.C. Arezzo) Sergio Bernardo Almirón (di A.S. Bari) Luca Castiglia (di A.C. Cesena)

No.

Posisi Nama pemain MF MF MF MF FW FW FW FW FW FW Albin Ekdal (di A.C. Siena) Raffaele Bianco (di Modena F.C.) Nicola Cosentini (di A.S. Figline) Luca Lagnese (di A.C. Isola Liri) Ayub Daud (di A.C. Lumezzane) Christian Pasquato (di U.S. Triestina Calcio) Carlo Vecchione (di Clermont Foot) Oussama Essabr (di A.C. Arezzo) Riccardo Maniero (di A.C. Arezzo) Alessandro D'Antoni (di A.S. Figline)

Tim manajerial
Nama Alberto Zaccheroni Massimiliano Maddaloni Alessandro Nista Adolfo Sormani Massimo Neri Claudio Gaudino Andrea Scanavino Kebangsaan Posisi dalam klub Manajer/pelatih kepala Assisten manajer/pelatih

Pelatih penjaga gawang Direktur teknik Koordinator kepelatihan Pelatih fisik Pelatih fisik

Juventus F.C.

10

Presiden klub
Juventus mempunyai sejarah panjang dalam kepemimpinan klub ditangan seorang presiden, beberapa diantara mereka ada yang menjadi presiden sekaligus pemilik (dari keluarga Agnelli), sebagian lagi ada yang merupakan presiden kehormatan, berikut adalah daftar lengkapnya:[51] Nama Eugenio Canfari Enrico Canfari Carlo Favale Giacomo Parvopassu Alfred Dick Tahun 1897–1898 1898–1901 1901–1902 1903–1904 1905–1906

Carlo Vittorio Varetti 1907–1910 Attilio Ubertalli Giuseppe Hess Gioacchino Armano Fernando Nizza Sandro Zambelli Corrado Corradini Gino Olivetti Edoardo Agnelli Nama Giovanni Mazzonis Emilio de la Forest de Divonne Pietro Dusio Giovanni Agnelli (Presiden kehormatan) Enrico Craveri Nino Cravetto Marcello Giustiniani Umberto Agnelli Vittore Catella Giampiero Boniperti (Presiden kehormatan) Vittorio Caissotti di Chiusano Franzo Grande Stevens (Presiden kehormatan) Giovanni Cobolli Gigli
Keterangan:
(cpg.) (int.)

1911–1912 1913–1915 1915–1918(cpg.)

1919–1920 1920–1923 1923–1935 Tahun 1935–1936 1936–1941 1941–1947 1947–1954 1954–1955(int.)

1955–1962 1962–1971 1971–1990 1990–2003 2003–2006 2006–

Presidensial Komite ketika Perang Dunia I.

Presiden ad-interim.

Juventus F.C.

11

Statistik kepelatihan
Dibawah ini merupakan daftar pelatih Juventus sejak tahun 1923 ketika keluarga Agnelli dari FIAT mengambil alih Juventus,[2] sampai saat ini.[52] Nama Jenő Károly József Viola George Aitken Carlo Carcano Carlo Bigatto Iº Benedetto Gola Virginio Rosetta Umberto Caligaris Federico Munerati Giovanni Ferrari Luis Monti Felice Placido Borel IIº Renato Cesarini William Chalmers Jesse Carver Luigi Bertolini György Sárosi Aldo Olivieri Sandro Puppo Ljubiša Broćić Teobaldo Depetrini Renato Cesarini Carlo Parola Gunnar Gren Július Korostelev / Kebangsaan Tahun 1923–1926 1926–1928 1928–1930 1930–1935 1935(int.) 1935–1939 1939–1941 1941(int.) 1941-1942 1942(int.) 1942–1946 1946–1948 1948–1949 1949–1951 1951(int.) 1951–1953 1953–1955 1955–1957 1957–1959 1959(int.) 1959–1961 1961(int.) 1961(int.)

Juventus F.C.

12

Nama Carlo Parola Paulo Lima Amaral Eraldo Monzeglio Heriberto Herrera Lùis Carniglia Ercole Rabitti Armando Picchi Čestmír Vycpálek Carlo Parola Giovanni Trapattoni Rino Marchesi Dino Zoff Luigi Maifredi Giovanni Trapattoni Marcello Lippi Carlo Ancelotti Marcello Lippi Fabio Capello Didier Deschamps Giancarlo Corradini Claudio Ranieri Ciro Ferrara Alberto Zaccheroni
Keterangan:
(int.)

Kebangsaan

Tahun 1961–1962 1962–1964 1964(int.) 1964–1969 1969–1970 1970(int.) 1970–1971 1971–1974 1974–1976 1976–1986 1986–1988 1988–1990 1990–1991 1991–1994 1994–1999 1999–2001 2001–2004 2004–2006 2006–2007 2007(int.) 2007–2009 2009–2010 2010

Manajer ad-interim.

Prestasi dan penghargaan
Secara umum, Juventus adalah klub tersukses di Italia dengan raihan gelar 40 gelar nasional di Italia,[7] dan salah satu klub tersukses di dunia,[5] [6] dengan raihan 11 gelar internasional,[8] dengan raihan rekor 9 gelar UEFA dan dua FIFA.[53] menjadikan mereka sebagai klub ketiga yang sukses di Eropa[9] dan juga dunia,[10] dimana semuanya telah diakui secara pasti oleh UEFA dan FIFA, beserta enam konfederasi sepakbola dunia.[8] Juventus telah memenangi 27 gelar Serie-A, dan menjadi rekor terbanyak sampai saat ini,[22] dan juga menjadi catatan tersendiri saat Juve mendominasi lima musim berturut-turut Serie-A dari musim 1930-31 sampai 1934-35.[22] Mereka juga telah memenangi Piala Italia Sembilan kali, dan menjadi rekor sampai saat ini.[54] Juventus menjadi satu-satunya klub sepakbola Italia yang telah mendapatkan dua bintang sebagai tanda mereka telah menjuarai Serie-A lebih dari 20 kali. Bintang pertama mereka dapatkan pada musim 1957-58 ketika Juve berhasil menjuarai Serie-A untuk kesepuluh kalinya, dan yang kedua pada 1981-82 ketika Juve menjuarai Serie-A untuk keduapuluh kalinya. Juventus juga merupakan klub Italia pertama yang memenangi gelar dobel (Serie-A dan Coppa

Juventus F.C. Italia) sebanyak dua kali, yaitu pada 1959-60 dan 1994-95. Juventus tercatatkan juga sebagai klub pertama dan satu-satunya di dunia yang berhasil memenangi seluruh gelar kejuaraan resmi,[12] yang diakui oleh FIFA,[14] [15] [13] [55] Juve memenangi Piala UEFA tiga kali, berbagi rekor bersama Liverpool dan Inter Milan.[56] Klub Turin ini menempati posisi 7 —tetapi teratas untuk klub Italia—dalam daftar Klub Terbaik FIFA Abad 20 yang diumumkan pada 23 Desember 2000.[57] Juventus juga mendapatkan status sebagai World's Club Team of the Year sebanyak dua kali tepatnya pada 1993 dan 1996[58] , dan menempati rangking 3 dalam Rangking Klub Sepanjang masa (1991-2008) oleh International Federation of Football History & Statistics.[59]

13

Gelar juara nasional Italia
• Lega Calcio Serie-A: 27 kali • Juara: 1905; 1925-26[60] ; 1930–31; 1931–32; 1932–33; 1933–34; 1934–35; 1949–50; 1951–52; 1957–58; 1959–60; 1960–61; 1966–67; 1971–72; 1972–73; 1974–75; 1976–77; 1977–78; 1980–81; 1981–82; 1983–84; 1985–86; 1994–95; 1996–97; 1997–98; 2001–02; 2002–03. • Posisi kedua: (21 kali) 1903; 1904; 1906; 1937–38; 1945–46; 1946–47; 1952–53; 1953–54; 1962–63; 1973–74; 1975–76; 1979–80; 1982–83; 1986–87; 1991–92; 1993–94; 1995–96; 1999–00; 2000–01; 2008–09. • Lega Calcio Serie-B: 1 kali[61] • Juara: 2006-07. • Piala Italia: 9 kali • Juara: 1937–38; 1941–42; 1958–59; 1959–60; 1964–65; 1978–79; 1982–83; 1989–90; 1994–95. • Juara kedua: (4 kali) 1972–73; 1991–92; 2001–02; 2003–04. Piala Super Italia: 4 kali[62] • Juara: 1995, 1997, 2002, 2003. • Juara kedua: (3 kali) 1990; 1998; 2005.

• Piala Kremlin : 2 kali • Juara : 1954, 1958.

Gelar Eropa dan dunia
• Piala/Liga Champions: 2 kali[63] [64] • Juara: 1984-85, 1995-96. • Juara kedua: (5 kali) 1972–73; 1982–83; 1996–97; 1997–98; 2002–03 Piala Winners UEFA: 1 kali[65] • Juara: 1983-84. Piala UEFA/Liga Europa: 3 kali[66] [67] • Juara: 1976-77, 1989-90, 1992-93. • Juara kedua: (satu kali) 1994–95. Piala Intertoto: 1 kali[8] [68] [69] • Juara: 1999-2000.

Juventus F.C.

14

Piala Super Eropa: 2 kali[70] [71] • Juara: 1984, 1996. Piala Toyota Intercontinental: 2 kali[53] [72] • Juara: 1985, 1996. • Juara kedua: (satu kali) 1973.

Rekor dan statistik klub
Alessandro Del Piero memegang rekor sebagai pemain Juve yang paling banyak tampil dalam pertandingan (600 kali sampai 10 Mei 2009). Ia mengambil alih posisi tersebut dari legenda Juve, Gaetano Scirea pada 6 Maret 2008 saat melawan Palermo. Giampiero Boniperti memegang rekor sebagai pemain yang banyak tampil di Serie-A dengan 444 kali penampilan. Bila dihitung dengan seluruh kompetisi resmi yang diikuti Juventus, Alessandro Del Piero memegang rekor sebagai topskor Juve dengan 241 gol sampai 19 Mei 2008, sejak pertama ia bergabung pada 1993. Giampiero Boniperti, yang sempat menduduki posisi tersebut dengan 182 gol menyusul di posisi kedua, tetapi secara statistic ia masih menjadi topskor terbanyak di ajang Serie-A sampai Juni 2007.[73] [74]
Replika kaus Alex del Piero saat ia telah

Pada musim 1933-34, Felice Placido Borel II° mencetak 31 gol dalam mengikuti 500 pertandingan di bawah bendera Juventus. 34 kali penampilan, menjadikan rekor pribadi bagi dirinya dan Juventus dalam satu musim. Ferenc Hirzer menjadi topskor terbanyak dalam satu musim dengan 35 gol dalam 26 penampilan di musim 1925-26 (rekor juga untuk sepakbola Italia). Gol paling banyak tercipta oleh satu pemain adalah 6 gol yang dicapai oleh Omar Enrique Sivori ketika Juventus melawan Inter Milan pada musim 1960-61.[20] Pertandingan resmi perdana yang diikuti oleh Juventus adalah Third Federal Football Championship, yang merupakan pendahulu dari Serie-A, melawan Torinese dimana Juve kalah 0-1. Kemenangan terbesar yang dicetak Juve adalah saat melawan Cento dengan skor 15-0 di ronde kedua Coppa Italia pada musim 1926-27. Di Serie-A sendiri, Fiorentina dan Fiumana adalah dua klub yang sempat dikalahkan Juve dengan skor besar, masing-masing klub kalah dari Juve dengan skor 11-0 di musim 1928-29. Kekalahan Juventus terbesar diderita saat mereka menjalani musim 1911-12 (melawan AC Milan kalah dengan skor 1-8) dan musim 1912-13 (melawan rival sekota AC Torino kalah dengan skor 0-8).[20] Si Nyonya Tua memegang rekor sebagai tim dengan produktivitas gol paling besar sepanjang musim, di semua kompetisi, tepatnya pada musim 1992-93 dengan total 106 gol sepanjang musim. Penjualan Zinedine Zidane ke Real Madrid pada 2001 menjadi rekor dunia dengan nilai £46 juta sebelum dipecahkan oleh Cristiano Ronaldo yang juga pindah ke klub yang sama dengan nilai £82 juta.[75]

Juventus F.C.

15

Kontribusi untuk tim nasional Italia
Secara keseluruhan, Juventus merupakan klub yang paling banyak menyumbang pemain untuk timnas Italia dalam sejarah,[76] Si Nyonya Tua menjadi satu-satunya klub yang menyumbangkan pemain sejak Piala Dunia 1934.[77] Juve juga menjadi contributor utama untuk timnas Italia yang dikenal dengan sebutan Dua Era Emas, yang pertama adalah saat era Quinquennio d'Oro (The Golden Quinquennium), dari 1931 sampai 1935, dan Ciclo Leggendario (The Legendary Cycle), dari 1972 sampai 1986. Berikut adalah daftar pemain Juventus yang dipanggil masuk ke dalam skuad tim Azzuri Italia saat mereka memenangi gelar juara dunia:[78] • Piala Dunia 1934 (9); Gianpiero Combi, Virginio Rosetta, Luigi Bertolini, Felice Borel IIº, Umberto Caligaris, Giovanni Ferrari, Luis Monti, Raimundo Orsi and Mario Varglien Iº • Piala Dunia 1938 (2); Alfredo Foni dan Pietro Rava • Piala Dunia 1982 (6); Dino Zoff, Antonio Cabrini, Claudio Gentile, Paolo Rossi, Gaetano Scirea dan Marco Tardelli • Piala Dunia 2006 (5); Fabio Cannavaro, Gianluigi Buffon, Mauro Camoranesi, Alessandro Del Piero dan Gianluca Zambrotta Dua pemain Juve memenangi gelar Sepatu Emas di Piala Dunia, yang pertama adalah Paolo Rossi di 1982 dan Salvatore Schillaci di Piala Dunia 1990. Sebagai kontributor untuk timnas juara dunia Italia, dua pemain Juve yaitu Alfredo Foni dan Pietro Rava, juga berhasil mengantarkan Italia merebut medali emas dalam Olimpiade Musim Panas 1936. Pemain Juve lainnya, Sandro Salvadore, Ernesto Càstano dan Giancarlo Bercellino juga menjadi bagian dari timnas juara Eropa Italia tahun 1968.[79] Juventus juga berperan dalam menyumbang pemain-pemain hebat untuk timnas non-Italia. Zinedine Zidane dan Didier Deschamps adalah dua pemain Juve saat mereka memenangi Piala Dunia 1998 membuat Juventus menjadi penyumbang terbanyak skuad juara dunia suatu timnas dengan jumlah 24 pemain. Pemain timnas Perancis lain seperti Patrick Vieira, David Trézéguet dan Lilian Thuram juga sempat singgah bermain di Juventus. Tiga pemain Juve juga memenangi kejuaraan Piala Eropa dengan timnas non-Italia, Luis del Sol menjadi salah satunya saat ia memenangi Piala Eropa 1964 bersama Spanyol, disusul Michel Platini dan Zidane yang memenangi Euro 1984 dan Euro 2000.[80]
Gianluigi Buffon, salah satu pemain Juventus yang menjadi langganan timnas Italia.

Juventus sebagai perusahaan
Sejak 27 Juni 1967, Juve tercatat sebagai perushaan publik, dan sejak 3 Desember 2001 nama mereka tercatat di Borsa Italiana. Saat ini saham Juventus dimiliki sebanyak 60% oleh Exor S.p.A, dan FIAT Group (keluarga Agnelli). 7.5% untuk Libyan Arab Foreign Investment Co. dan 32.5% kepada pemegang saham lainnya. Bersama SS Lazio dan AS Roma, Juve menjadi satu dari tiga klub yang tercatat di Bursa Efek Italia. Juventus juga menjadi satu-satunya klub sepakbola yang menjadi anggota STAR (Segment of Stocks conforming to High Requirements, it. Segmento Titoli con Alti Requisiti), salah satu market segmen di dunia. Tempat latihan Juve saat ini dimiliki oleh Vinovo S.p.A., dan diawasi oleh Juventus Football Club S.p.A dengan kepemilikan modal mencapai 71.3%. Sejak 1 Juli 2008 Juve bergabung menjadi anggoya Safety Management System untuk karyawan dan atlet sesuai regulasi internasional OHSAS 18001:2007 dan anggota Safety Management System untuk sektor medis sesuai regulasi internasional ISO 9001:2000 resolution.

Juventus F.C. Merujuk pada jurnal ekonomi The Football Money League yang diterbitkan oleh konsultan keuangan Deloitte, di musim 2005-06 Juventus menjadi klub dengan pemasukan terbesar ketiga di dunia dengan prakiraan pemasukan €251.2 juta. Saat ini, Juve tercatat sebagai klub sepakbola terkaya di dunia berdasar rangking majalah Forbes, dimana di Italia mereka adalah yang terkaya kedua dibelakang AC Milan yang dimiliki raja media Italia Silvio Berlusconi.

16

Pemasok kostum dan sponsor
Periode Produsen kostum Kappa Sponsor

1979–1989 1989–1992 1992–1995 1995–1998 1998–1999 1999–2000 2000–2001 2001–2002 2002–2003 2003–2004 2004–2005 2005–2007 2007–sekarang

Ariston UPIM Danone Sony / Sony Minidisc D+Libertà digitale / Tele+ CanalSatellite / D+Libertà digitale / Sony

Ciao Web / Lotto Lotto

Sportal.com / Tele+ FASTWEB / Tu Mobile FASTWEB / Tamoil

Nike SKY Italia / Tamoil Tamoil New Holland FIAT Group

Pranala luar
• (en)(it)(id)(zh)(ja) Situs resmi [81] • (id) Juventini Indonesia [82]

Referensi
[1] Also Madama in Piedmontese dialect. [2] Juventus Football Club: The History (http:/ / www. juventus. com/ site/ eng/ CLUB_storia. asp). Juventus F.C. official website. Diakses pada 9 August 2008 [3] Stadion delle Alpi sedang mengalami perubahan struktural berdasarkan Projek Stadion (http:/ / www. juventus. com/ uk/ news/ detail. aspx?lml_language_id=0& trs_id=1370000& ID=10092). juventus.com. Diakses pada 6 Februari . [4] The name "Juventus" is a literal license in Bahasa Piedmontese of the Latin substantive iuventus (youth dalam Bahasa Inggris). [5] " Juventus building bridges in Serie B (http:/ / www. fifa. com/ worldfootball/ clubfootball/ news/ newsid=107733. html#juventus+ building+ bridges+ serie+ b)", FIFA official website. Diakses pada 20 November 2006.. [6] Europe's club of the Century (http:/ / www. iffhs. de/ ?a413f0e03790c443e0f40390b41be8b01905fdcdc3bfcdc0aec70aeedb883ccb05ff1d). IFFHS official website. Diakses pada 10 September 2009 [7] Record for Italian football. The other Italian main clubs, Milan and Inter, have won a total of 45 titles (27 in Italian club competitions) and 33 (26) official titles, respectively. [8] Football Europe: Juventus F.C. (http:/ / www. uefa. com/ footballEurope/ Club=50139/ domestic. html). UEFA official website. Diakses pada 26 December 2006 [9] Third most successful European club for most official international club competitions (continental and world -Intercontinental and/or World Club Cup- tournaments) won with 11 titles. Fourth most successful club in Eropa for UEFA club competitions titles won with 9 titles. [10] Only Milan, Boca Juniors (both with 18 titles), Independiente, Real Madrid (both with 15) and Al-Ahly (14) have won more [[International club competition in the world.

Juventus F.C.
[11] History of the UEFA Cup (http:/ / www. uefa. com/ competitions/ uefacup/ history/ index. html). UEFA official website. Diakses pada 5 April 2008 . [12] Juventus FC is the only club in the world to have won all official continental championships —UEFA club competitions— and the world club title —Intercontinental Cup and/or FIFA Club World Cup—. Also is the only club in the world, join to Tunisia's Étoile Sportive du Sahel, to have won all international club competitions organized by their respective continental confederation. See also: Legend: List of UEFA club competitions (http:/ / www. uefa. com/ competitions/ supercup/ news/ kind=32/ newsid=447085. html). UEFA official website. Diakses pada 21 August 2006 ES du Sahel: Étoile Sahel, an African institution (http:/ / www. fifa. com/ classicfootball/ clubs/ club=44277/ index. html). FIFA official website. Diakses pada 19 August 2009 [13] Juventus FC: La Vecchia Signora en lo más alto del mundo (http:/ / es. fifa. com/ classicfootball/ clubs/ club=31085/ index. html). FIFA official website. Diakses pada 19 August 2009 [14] The major UEFA club competitions are the European Champion Clubs' Cup (or simply European Cup), the UEFA Cup Winners' Cup and the UEFA Cup. In the aggregate, the fact to win these three trophies is also known as the "Grand Slam", a feat achieved by only other two clubs since the triumph of the Old Lady in 1985: Ajax Amsterdam in 1992 and Bayern Munich in 1996. [15] " Un dilema histórico (http:/ / hemeroteca. elmundodeportivo. es/ preview/ 2003/ 09/ 23/ pagina-7/ 552332/ pdf. html)", El Mundo Deportivo. Diakses pada 23 September 2003. [16] " Research: Supporters of football clubs in Italy (http:/ / www. repubblica. it/ 2008/ 08/ sezioni/ sport/ calcio/ sondaggio-calcio/ tifo-juve-inter/ tifo-juve-inter. html)", La Repubblica. Diakses pada 30 August 2008. [17] Juventus Football Club S.p.A: Objectives and Strategies (http:/ / www. juventus. com/ site/ eng/ CLUB_obiettiviestrategie. asp). Juventus F.C. official website. Diakses pada 26 August 2009 [18] " The new Juventus stadium is born (http:/ / www. juventus. com/ site/ eng/ NEWS_newseventi_BF81DA4EEB924A30ACC7B5FF63CDD5C0. asp)", Juventus F.C. official website. Diakses pada 20 November 2009.. [19] Storia della Juventus Football Club (http:/ / www. magicajuventus. com/ storia_juventus. php). magicajuventus.com. Diakses pada 8 July 2007 [20] Modena, Panini Edizioni (2005). Almanacco Illustrato del Calcio - La Storia 1898-2004. [21] FIFA Classic Rivalries: Torino VS Juventus (http:/ / www. fifa. com/ classicfootball/ stories/ classicderby/ news/ newsid=924118. html#injuries+ clouding+ turin+ derby). FIFA official website. Diakses pada 29 June 2007 [22] Serie A TIM: Albo d'oro (http:/ / www. lega-calcio. it/ it/ Serie-A-TIM/ Albo-doro. page). Lega-Calcio official website. Diakses pada 25 August 2009 [23] Glanville, Brian (9 May 2010). The Story of the World Cup. London: Faber and Faber. hal. 263. ISBN 0-571-22944-1. [24] European Footballer of the Year ("Ballon d'Or") (http:/ / www. rsssf. com/ miscellaneous/ europa-poy. html). The Record Sport Soccer Statistics Foundation. Diakses pada 8 June 2007 [25] " Olsson urges anti-racism action (http:/ / www. uefa. com/ uefa/ Keytopics/ kind=2/ newsId=300034. html)", UEFA official website. Diakses pada 13 May 2005. [26] Goldblatt, David (9 May 2010). The Ball is Round: A Global History of Football. London: Penguin. hal. 602. ISBN 978-0-14-101582-8. [27] " 1995/96: Juve hold their nerve (http:/ / www. uefa. com/ competitions/ ucl/ history/ season=1995/ intro. html)", UEFA official website, 1996-05-22. [28] " 1996: Dazzling Juve shine in Paris (http:/ / www. uefa. com/ competitions/ supercup/ history/ season=1996/ intro. html)", UEFA official website, 1997-03-01. [29] Toyota Cup 1996 (http:/ / www. fifa. com/ classicfootball/ clubs/ matchreport/ newsid=512164. html#toyota+ cup+ 1996). FIFA official website. [30] UEFA Champions League 1996–97: Final (http:/ / www. uefa. com/ competitions/ ucl/ history/ season=1996/ round=75/ index. html). UEFA official website. [31] UEFA Champions League 1997–98: Final (http:/ / www. uefa. com/ competitions/ ucl/ history/ season=1997/ round=1169/ index. html). UEFA official website. [32] " Italian trio relegated to Serie B (http:/ / news. bbc. co. uk/ sport1/ hi/ football/ europe/ 5164194. stm)", BBC. Diakses pada 14 July 2006. [33] " Ranieri appointed Juventus coach (http:/ / news. bbc. co. uk/ sport2/ hi/ football/ europe/ 6719901. stm)", BBC News. Diakses pada 4 June 2007. [34] " Via Ranieri, ecco Ferrara (http:/ / it. uefa. com/ footballeurope/ news/ kind=2/ newsid=831044. html)", UEFA official website. Diakses pada 19 May 2009. [35] " Ferrara handed Juventus reins (http:/ / www. uefa. com/ competitions/ ucl/ news/ kind=1/ newsid=836319. html)", UEFA official website. Diakses pada 5 June 2009. [36] " Black & White (http:/ / www. nottscountyfc. co. uk/ page/ HistoryDetail/ 0,,10426~1028229,00. html#continue)", Notts County F.C. official website. Diakses pada 7 November 2008. Extracts taken from the Official History of Notts County and article kindly reproduced by the Daily Mail. [37] The zebra is Juventus' official mascot because the black and white vertical stripes in its present home jersey and emblem remembered the zebra's stripes. [38] Juventus places: Olympic Stadium (http:/ / www. juventus. com/ site/ eng/ JPL_stadioolimpico. asp). Juventus F.C. official website. Diakses pada 12 March 2008

17

Juventus F.C.
[39] Juventus places: Delle Alpi Stadium (http:/ / web. archive. org/ web/ 20080121040215/ http:/ / www. juventus. com/ site/ eng/ JPL_stadiodellealpi. asp). Juventus F.C. official website. Diakses pada 12 March 2008 [40] " "Stadio, presentato il progetto al Comune di Torino" (http:/ / www. juventus. com/ site/ ita/ NEWS_newseventi_3FE5C4DE5F7145199F0C927AF547785B. asp)", Juventus F.C. official website. Diakses pada 29 March 2008. [41] " Napoli: Back where they belong (http:/ / www. fifa. com/ worldfootball/ clubfootball/ news/ newsid=538662. html)", FIFA official website. Diakses pada 22 June 2007. [42] I club esteri (http:/ / www. juventusclubdoc. it/ index. php/ Table/ I-Club-Esteri/ ). Centro Coordinamento Juventus Club DOC official website. Diakses pada 1 November 2008 [43] " Supporters by region (http:/ / web. archive. org/ web/ 20070205055908/ http:/ / calcioinborsa. com/ TifosiPerRegione. htm)", calcioinborsa.com. Diakses pada 5 February 2007. [44] http:/ / www. juventusclubindonesia. com/ doc. html [45] Juventus Club Indonesia diakui oleh pihak Juventus Italia (http:/ / www. duniasoccer. com/ Duniasoccer/ Komunitas/ Fans-Club/ Lisensi-Resmi-Juventus-Indonesia) [46] " Juve-Inter, storia di una rivalità (http:/ / www. tuttosport. com/ calcio/ serie_a/ juventus/ 2008/ 09/ 22-4377/ Juve-Inter,+ storia+ di+ una+ rivalità)", Tuttosport, 2008-09-22. [47] " Juve e Milan, la sfida infinita storia di rivalità e di campioni (http:/ / ricerca. repubblica. it/ repubblica/ archivio/ repubblica/ 2003/ 05/ 15/ juve-milan-la-sfida-infinita-storia-di. html)", La Repubblica, 2003-05-15. [48] " Juve-Roma, rivalità antica (http:/ / www. tuttosport. com/ calcio/ serie_a/ juventus/ 2008/ 10/ 31-8095/ Juve-Roma,+ rivalità+ antica)", Tuttosport, 2008-10-31. [49] " Quell'antica ruggine tra Juve e Fiorentina (http:/ / www. gazzetta. it/ Calcio/ SerieA/ Squadre/ Juventus/ Primo_Piano/ 2009/ 01/ 22/ juvefiorentina. shtml)", La Gazzetta dello Sport, 2009-01-22. [50] Juventus Football Club 2009–10: Prima squadra (http:/ / www. juventus. com/ site/ ita/ TAS_primasquadra. asp). Juventus F.C. official website. Diakses pada 27 January 2009 [51] List of Juventus F.C. Presidents (http:/ / www. juworld. net/ storia-presidenti-della-juventus. asp). Juworld.net. Diakses pada 8 June 2007 [52] List of Juventus F.C. managers (http:/ / www. myjuve. it/ managers-juventus/ managers_list. aspx). MyJuve.it. Diakses pada 25 July 2007 [53] Up until 2004, the main world-wide football club competition was the Intercontinental Champions Clubs' Cup (so called European / South American Cup or Toyota Cup); since then, it has been replaced by the FIFA Club World Cup. [54] TIM Cup: Albo d'oro (http:/ / www. lega-calcio. it/ it/ Tim-Cup/ Albo-doro. page). Lega-Calcio official website. Diakses pada 20 August 2009 [55] " Tutto inizio' con un po' di poesia (http:/ / archiviostorico. gazzetta. it/ 1997/ maggio/ 24/ Tutto_inizio_con_poesia_ga_0_9705246555. shtml)", La Gazzetta dello Sport. Diakses pada 24 May 1997. [56] " UEFA Europa League: Facts & Figures (http:/ / www. uefa. com/ competitions/ uefacup/ finals/ newsid=513239. html)", UEFA official website. Diakses pada 14 May 2007. [57] FIFA Awards: FIFA Clubs of the 20th Century (http:/ / www. rsssf. com/ miscellaneous/ fifa-awards. html#centclub). The Record Sport Soccer Statistics Foundation. Diakses pada 23 December 2000 [58] The 'Top 25' of each year (since 1991) (http:/ / www. iffhs. de/ ?b002ec70a814f4cd003f09). IFFHS official website. Diakses pada 3 January 2008 [59] Since the 1990–91 season, Juventus have won fifteen official trophies: five Serie A titles, one Italian Cup, four Italian Super Cups, one Intercontinental Cup-FIFA World Club Cup, one European Cup-UEFA Champions League, one UEFA Cup, one UEFA Intertoto Cup, and one UEFA Super Cup. See also All-Time Club World Ranking (since 1.1.1991) (http:/ / www. iffhs. de/ ?3d4d443d0b803e8b40384c00205fdcdc3bfcdc0aec70aeedbe1a). IFFHS official website. Diakses pada 31 December 2008 [60] Up until 1921, the top division of Italian football was the Federal Football Championship; since then, it has been the First Division, the National Division, and the Serie A. [61] Italy - List of Second Division (Serie B) Champions (http:/ / www. rsssf. com/ tablesi/ ital2champ. html). The Record Sport Soccer Statistics Foundation. Diakses pada 19 August 2009 [62] Supercoppa TIM: Albo d'oro (http:/ / www. lega-calcio. it/ it/ Altre-competizioni/ Supercoppa-TIM/ Albo-doro. page). Lega-Calcio official website. Diakses pada 20 August 2009 [63] European Champions' Cup (http:/ / www. rsssf. com/ tablese/ ec1. html). The Record Sport Soccer Statistics Foundation. Diakses pada 19 August 2009 [64] Up until 1992, the UEFA's premier club competition was the European Champion Clubs' Cup; since then, it has been the UEFA Champions League. [65] UEFA Cup Winners' Cup: All-time finals (http:/ / www. uefa. com/ uefa/ news/ kind=1/ newsid=2577. html). UEFA official website. Diakses pada 19 July 2009 [66] UEFA Cup: All-time finals (http:/ / www. uefa. com/ uefa/ news/ kind=1/ newsid=2571. html). UEFA official website. Diakses pada 13 July 2009 [67] The European Inter-Cities Fairs Cup (1958-1971) was a football tournament organized by foreign trade fairs in European seven cities (London, Barcelona, Copenhagen, and others) played by professional and —in its first editions— amateur clubs. Along these lines, that's not recognized by the Union of European Football Associations as an UEFA club competition. See: UEFA Europa League: History (http:/ / www. uefa. com/ Competitions/ uefacup/ History/ index. html). UEFA official website. Diakses pada 25 August 2009 .

18

Juventus F.C.
[68] UEFA Intertoto Cup winners since 1995 (page 2) (http:/ / www. intertoto-cup. com/ documents/ UIC_winners_in_UEFA_Cup_Juli_08_001. pdf). (PDF) European Football Pool. Diakses pada 19 August 2009 [69] " 1999: Juve add illustrious name to trophy (http:/ / www. uefa. com/ footballEurope/ Club=50139/ domestic. html)", UEFA official website. Diakses pada 1 August 1999.. [70] UEFA Super Cup: All-time finals (http:/ / www. uefa. com/ uefa/ news/ kind=1/ newsid=2579. html). UEFA official website. Diakses pada 19 July 2009 [71] The UEFA Super Cup 1985 final between the Old Lady and Everton, 1984–85 Cup Winners' Cup winners not played due to the Heysel Stadium disaster. See: UEFA Super Cup: History (http:/ / www. uefa. com/ competitions/ SuperCup/ history/ index. html). UEFA official website. Diakses pada 25 August 2009 . [72] UEFA/CONMEBOL Intercontinental Cup: All-time finals (http:/ / www. uefa. com/ uefa/ news/ kind=1/ newsid=3617. html). UEFA official website. Diakses pada 19 July 2009 [73] Giampiero Boniperti playing records (http:/ / www. myjuve. it/ players-juventus/ giampiero-boniperti-5. aspx). MyJuve.it. Diakses pada 8 June 2007 [74] Alessandro Del Piero playing records (http:/ / www. myjuve. it/ players-juventus/ alessandro-del_piero-33. aspx). MyJuve.it. Diakses pada 8 June 2007 [75] " Zidane - symbol of Real's dream (http:/ / news. bbc. co. uk/ sport1/ hi/ football/ europe/ 1430456. stm)", BBC. Diakses pada 9 July 2001. [76] Italian national team: J-L Italian club profiles (http:/ / www. homestead. com/ forza_azzurri/ clubs_prof_J. html). Italian national team records & statistics. Diakses pada 1 November 2006 . [77] " Juve players at the World Cup (http:/ / web. archive. org/ web/ 20070930184905/ http:/ / www. juventus. com/ uk/ news/ detail. aspx?/ lml_language_id=0& trs_id=1370000& ID=8058)", Juventus F.C. official website. Diakses pada 23 August 2009. [78] Italian National Team Honours - Club Contributions (http:/ / www. homestead. com/ forza_azzurri/ Hist_Team_Hon. html). Forza Azzurri. Diakses pada 8 June 2007 [79] European Championship 1968 - Details Final Tournament (http:/ / www. rsssf. com/ tables/ 68e-det. html). The Record Sport Soccer Statistics Foundation. Diakses pada 8 June 2007 [80] European Championship (http:/ / www. rsssf. com/ tablese/ eurochamp. html). The Record Sport Soccer Statistics Foundation. Diakses pada 8 June 2007 [81] http:/ / www. juventus. com/ site/ eng/ homepage. asp [82] http:/ / www. juventini-indonesia. com/

19

Sumber dan Kontributor Artikel

20

Sumber dan Kontributor Artikel
Juventus F. C.  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=3171039  Kontributor: *drew, Alagos, Albertus Aditya, Andrecht, Attoz, Bennylin, BlackKnight, Bloodseeker, Borgx, Destahughwarner, Dragunova, F1fans, Hayabusa future, Kenrick95, Maqi, Mimihitam, Naval Scene, Not4bhe, Priyambadha, WTer, Yogdri, Zzzzzz, 58 suntingan anonim

Sumber Gambar, Lisensi dan Kontributor
Berkas:Icone2.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Icone2.svg  Lisensi: GNU Free Documentation License  Kontributor: User:MG Berkas:Logo_Juventus_svg.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Logo_Juventus_svg.png  Lisensi: tidak diketahui  Kontributor: F1fans, Jagawana Berkas:Flag of Italy.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Italy.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: see below Image:kit left arm_juve0910h.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Kit_left_arm_juve0910h.png  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 3.0  Kontributor: Bruno-ban Image:kit body_juve0910h.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Kit_body_juve0910h.png  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 3.0  Kontributor: Bruno-ban Image:kit right arm_juve0910h.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Kit_right_arm_juve0910h.png  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 3.0  Kontributor: Bruno-ban Image:kit shorts.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Kit_shorts.png  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 2.5  Kontributor: User:ed_g2s Image:kit socks.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Kit_socks.png  Lisensi: GNU Free Documentation License  Kontributor: User:ed_g2s Image:kit left arm_juve0910a.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Kit_left_arm_juve0910a.png  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 3.0  Kontributor: Bruno-ban Image:kit body_juve0910a.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Kit_body_juve0910a.png  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 3.0  Kontributor: Bruno-ban Image:kit right arm_juve0910a.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Kit_right_arm_juve0910a.png  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 3.0  Kontributor: Bruno-ban Image:kit left arm_whiteborder.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Kit_left_arm_whiteborder.png  Lisensi: GNU Free Documentation License  Kontributor: Ch1902, ElRaki, It Is Me Here Image:kit body_vneckwhite.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Kit_body_vneckwhite.png  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Gasolino Image:kit right arm_whiteborder.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Kit_right_arm_whiteborder.png  Lisensi: GNU Free Documentation License  Kontributor: Ch1902, ElRaki, It Is Me Here Berkas:Pionieri Juve 1898.gif  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Pionieri_Juve_1898.gif  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Boscorelli, Dantemateo, Jaranda Berkas:Juventus_FC_in_1903.gif  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Juventus_FC_in_1903.gif  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Unknown Berkas:Marcello Lippi.jpg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Marcello_Lippi.jpg  Lisensi: tidak diketahui  Kontributor: Paul Blank Berkas:Bundesarchiv_Bild_183-N0615-0032,_Fußball-WM,_Italien_-_Haiti_3-1.jpg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Bundesarchiv_Bild_183-N0615-0032,_Fußball-WM,_Italien_-_Haiti_3-1.jpg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Syrcro Berkas:Vincenzo_Iaquinta.jpg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Vincenzo_Iaquinta.jpg  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 3.0  Kontributor: Roberto Vicario Berkas:Olympic-Stadium-Turin.jpg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Olympic-Stadium-Turin.jpg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: User:Snowdog Berkas:Juventus tifosi 2006.jpg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Juventus_tifosi_2006.jpg  Lisensi: Creative Commons Attribution 2.0  Kontributor: maurytss Berkas:Soccer.Field Transparant.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Soccer.Field_Transparant.png  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Nuno Tavares Berkas:Flag of Uruguay.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Uruguay.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Fry1989, Homo lupus, Huhsunqu, Kineto007, Klemen Kocjancic, Kookaburra, Lorakesz, Mattes, Neq00, Nightstallion, Pumbaa80, Reisio, ThomasPusch, Zscout370, 5 suntingan anonim Berkas:Flag of Mali.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Mali.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: User:SKopp Berkas:Flag of Brazil.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Brazil.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Brazilian Government Berkas:Captain sports.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Captain_sports.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: ChristianBier, FvS, Quadell, Qwghlm, ViperSnake151, 3 suntingan anonim Berkas:Flag of Bosnia and Herzegovina.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Bosnia_and_Herzegovina.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Anime Addict AA, Dead-pain, Denelson83, DzWiki, Editor at Large, Fry1989, George McFinnigan, Himasaram, Klemen Kocjancic, Kseferovic, MKay, Madden, Mattes, Myself488, Neq00, Nightstallion, Quahadi, SKopp, Sojah, Torstein, Zscout370, 21 suntingan anonim Berkas:Flag of Austria.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Austria.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: User:SKopp Berkas:Flag of France.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_France.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: (en) Berkas:Flag of Denmark.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Denmark.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: User:Madden Berkas:Flag of the Czech Republic.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_the_Czech_Republic.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: special commission (of code): SVG version by cs:-xfi-. Colors according to Appendix No. 3 of czech legal Act 3/1993. cs:Zirland. Berkas:Flag of Spain.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Spain.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Pedro A. Gracia Fajardo, escudo de Manual de Imagen Institucional de la Administración General del Estado Berkas:Flag of Bulgaria.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Bulgaria.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Avala, Denelson83, Fry1989, Homo lupus, Ikonact, Kallerna, Klemen Kocjancic, Martyr, Mattes, Neq00, Pumbaa80, SKopp, Spacebirdy, Srtxg, Ultratomio, Vonvon, Zscout370, 9 suntingan anonim Berkas:Flag of Portugal.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Portugal.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: AFBorchert, ALE!, Afonso Silva, Anime Addict AA, Bluedenim, Boicote, Conscious, Denniss, DieBuche, Er Komandante, Flad, FoeNyx, Fry1989, Herbythyme, Jelte, Kam Solusar, Klemen Kocjancic, Kookaburra, Mattes, Nick, Nightstallion, Reisio, Rkt2312, Skatefreak, Stunteltje, Thomas Gun, Thomas81, Tuvalkin, Zscout370, 27 suntingan anonim Berkas:Flag of Argentina.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Argentina.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: User:Dbenbenn Berkas:Flag of Sweden.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Sweden.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Hejsa, Herbythyme, J budissin, Jon Harald Søby, Klemen Kocjancic, Lefna, Mattes, Meno25, Odder, Peeperman, Quilbert, Reisio, Sir Iain, Str4nd, Tabasco, Tene, Thomas Blomberg, Thuresson, Wiklas, 31 suntingan anonim Berkas:Flag of Somalia.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Somalia.svg  Lisensi: tidak diketahui  Kontributor: Anakin101, Anime Addict AA, Anonymous101, Flad, Fry1989, Gdgourou, Homo lupus, JLogan, Klemen Kocjancic, Mattes, Permjak, SKopp, ThomasPusch, Tvdm, Ultratomio, Vzb83, ‫ 9 ,1ةيطع.دمحا‬suntingan anonim Berkas:Flag of Morocco.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Morocco.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: User:Denelson83, User:Zscout370 Berkas:Flag of Hungary.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Hungary.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: User:SKopp Berkas:Flag of Scotland.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Scotland.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: User:Kbolino Berkas:Flag of England.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_England.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: User:Nickshanks Berkas:Flag of SFR Yugoslavia.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_SFR_Yugoslavia.svg  Lisensi: tidak diketahui  Kontributor: Zscout370 at en.wikipedia Berkas:Flag of Paraguay.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Flag_of_Paraguay.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Republica del Paraguay Berkas:scudetto.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Scudetto.svg  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 3.0  Kontributor: User:Froztbyte Berkas:Coccarda Coppa Italia.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Coccarda_Coppa_Italia.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Riccardo de Conciliis

Sumber Gambar, Lisensi dan Kontributor
Berkas:Supercoppaitaliana.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Supercoppaitaliana.png  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 2.5  Kontributor: User:Napoletano Berkas:UEFA - Champions League.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:UEFA_-_Champions_League.svg  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 2.5  Kontributor: Original work by Riccardo de conciliis at it.wikipedia. SVG version by LonEMedia. Berkas:Coppacoppe.png  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Coppacoppe.png  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 2.5  Kontributor: Original uploader was Riccardo de conciliis at it.wikipedia Berkas:UEFA_-_UEFA_Cup.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:UEFA_-_UEFA_Cup.svg  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 2.5  Kontributor: Original work by Riccardo de conciliis at it.wikipedia. SVG version by LonEMedia. Berkas:UEFA_-_Intertoto.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:UEFA_-_Intertoto.svg  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 2.5  Kontributor: Original work by Riccardo de conciliis at it.wikipedia. SVG version by LonEMedia. Berkas:UEFA - Super Cup.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:UEFA_-_Super_Cup.svg  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 2.5  Kontributor: Original work by Riccardo de conciliis at it.wikipedia. Berkas:FIFA Club World Cup.svg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:FIFA_Club_World_Cup.svg  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 3.0  Kontributor: User:Simo82 Berkas:DelPiero500.PNG  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:DelPiero500.PNG  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 2.0  Kontributor: Original uploader was Daddy Kindsoul at en.wikipedia (Original text : http://flickr.com/photos/marcopapale/365765607/ marcoPapale.com) Berkas:G Buffon.jpg  Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:G_Buffon.jpg  Lisensi: Creative Commons Attribution 2.0  Kontributor: James Adams

21

Lisensi
Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported http:/ / creativecommons. org/ licenses/ by-sa/ 3. 0/

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->