Anda di halaman 1dari 18

ASI EKSLUSIF DAN MAKANAN PENDAMPING

ASI
APA ITU ASI EKSLUSIF?
ASI Eksklusif adalah air susu ibu yang diberikan pada enam
bulan pertama
bayi baru
lahir
tanpa
adanya
makanan pendamping lain.

MANFAAT ASI EKSKLUSIF


1. Bagi bayi
a. Kandungan gizi lengkap dan mudah dicerna dan diserap
b. Penyerapan kalsium tinggi
c. Mengandung zat kekebalan tubuh (imunitas)
d. Mendekatkan hubungan ibu dan bayi
e. Menimbulkan rasa aman bagi bayi
f. Mengembangkan dasar kepercayaan (Basic sence of
trust)
2. Bagi Ibu / Keluarga
a. Menunda kembalinya kesuburan dan menjarangkan
kehamilan
b. Mengurangi insiden kanker leher rahim dan kanker
payudara serta HPV (Human Papilo Virus)
c.

Mempercepat kembalinya rahim setelah kelahiran

d. Mudah dan hemat karena tidak membeli susu formula


dan bayi jarang sakit sehingga biaya pengobatan dapat
dihemat

CARA PEMBERIAN
1. Posisi ibu menyusui
a. Duduklah dengan posisi enak dan santai kalau perlu
pakailah kursi yang ada sandaran punggung dan lengan
b. Gunakan bantal untuk mengganjal bayi, agar jarak bayi
tidak terlalu jauh dari payudara

2. Memasukkan putting susu


a.

Bila

menyusukan

mulai

dengan

payudara

kanan,

letakkanlah kepala bayi pada siku bagian dalam lengan


kanan, badan bayi mengahadap ke badan ibu
b.

Lengan kiri bayi di letakkan di seputar pinggang ibu,


tangan kanan ibu memegang pantat / paha kanan bayi

c.

Sanggahlah payudara kanan ibu dengan keempat jari


tangan kiri dibawahnya, dan ibu jari diatasnya, tetapi tidak
diatas bagian yang berwarna hitam ( aerola mamae )

d.

Sentuhlah mulut bayi dengan putting susu

e.

Tunggu sampai bayi membuka mulut lebar-lebar

f.

Masukkan putting susu secepatnya kedalam mulut


sampai daerah berwarna hitam

3. Melepaskan hisapan bayi


Setelah

selesai

menyusukan

bayi

selama

10

menit,

lepaskanlah isapan bayi dengan cara :


a.

Masukkan jari kelingking ibu yang bersih ke sudut mulut


bayi atau

b.

Dengan menekan dagu bayi kebawah

c.

Dengan menutup lubang hidung bayi

d.

Jangan menarik putting susu untuk melepaskannya

4. Menyendawakan bayi
4

Setelah hisapan bayi dilepaskan . sendawakan bayi sebelum


menyusukan dengan payudara yang lain, dengan cara :
a.

Sandarkan bayi dipundak ibu tepuklah punggungnya


dengan pelan sampai keluar sendawa

b.

Bayi ditelungkupkan dipangkuan ibu, sambil digosok


punggungnya.

Tanda-tanda menyusui yang benar


1. Bayi cukup tenang
2. Mulut bayi terbuka lebar
3. Bayi menempel betul pada ibu
4. Mulut dan dagu bayi menempel betul pada payudara
ibu
5. Seluruh areola tertutup mulut bayi
6. Bayi nampak pelan-pelan menghisap dengan kuat
7. Putting susu ibu tidak terasa nyeri
8. Kuping dengan lengan bayi berada pada satu garis
9. Posisi ibu menyusui duduk, berbaring, berdiri dan
digendong

Hal-hal yang perlu diingat


1. Susukanlah bayi dengan

kedua

payudara

secara

bergantian
2. Sebelum menyusui minumlah 1 gelas air putih / teh
3. Selama menyusui berikanlah perhatian yang penuh
pada bayi

MASALAH DALAM MENYUSUI


1. Asi Kurang
Seringkali ibu merasa produksi ASInya kurang padahal
sebenarnya tidak, apalagi bila bayinya seing menangis,
ibu

tergesa-gesa

ingin

memberikan

tambahan

susu

formula.
Penanggulangannya :
a.

Ibu harus mengkonsumsi makanan yang bergizi

b.

Menyusuilah dengan sabar

c.

Menyusui

secara

bergantian

antara

kedua

payudara
d.

Minimalkan
karena

akan

penggunaan

alat

(misal

membingungkan

bayi

dan

dot)

akhirnya

mengurangi rangsangan untuk memproduksi ASI


2. Putting susu datar, tidak lentur

atau terbenam :

pijat dengan ibu jari dan telunjuk pada puting susu


menuju ke arah yang berlawanan

3. Bayi Bingung Putting


Bayi yang mendapatkan susu formula bergantian dengan
ASI akan mengalami nipple confusion sehingga waktu
menyusu ibunya sering terputus-putus bahkan kadangkadang menolak menyusu ibunya.
Penanggulangan :
a.

Ibu harus mengusahakan pemberian ASI eksklusif

b.

Menyusui dengan cara yang benar

c.

Menyusui lebih lama dan sering

4. Payudara Bengkak
Pada hari-hari pertama, seringkali menyusui kurang efektif
sehingga ASI mengumpul di dalam payudara, menekan
pembuluh darah dan saluran limfe. Hal ini mengakibatkan
payudara menjadi bengkak dan nyeri.
Untuk menghindari hal tersebut lakukanlah :
a. Susui bayi segera setelah bayi lahir
b. Susui menurut kehendak bayi, jangan dijadwalkan
c. Susui bayi dengan menggunakan tehnik menyususi
yang benar
d. Keluarkan sisa ASI dengan tangan atau pompa
7

a. Penanggulangan :
e. Bayi disusukan untuk menghindari pembengkakan
f. Berikan kompres dingin untuk menguragi nyeri
g. Lakukan pengurutan atau massage payudara

5. Putting Susu Nyeri Atau Lecet


Rasa nyeri timbul karena waktu menyusui hanya putting
susu yang masuk ke dalam mulut bayi sedangkan areola
tidak masuk mulut. Disamping itu juga disebabkan karena
perawatan yang tidak benar pada payudara.
Penanggulangan :
a.

Lakukan tehnik menyususi yang benar

b.

Menyususi pada payudara yang tidak lecet

c.

Jangan membersihkan putting dengan sabun atau


alcohol

6. Mastitis
Mastitis adalah peradangan payudara akibat infeksi.
Biasanya terjadi pada minggu-minggu pertama setelah
melahirkan yang tersumbat atau luka pada putting yang
terinfeksi.
Penanggulangan :
a.

Kompres air hangat

b.

Ibu tetap menyusui bayinya pada payudara yang


tidak terinfeksi
8

c.

Cukup istirahat

d.

Minum air putih minimal 2 liter/hari

e.

Minum anti biotik

f.

Lakukan perawatan payudara

Langkah-langkah Teknik Memerah ASI dengan tangan


1.

Letakkan ibu jari dan dua jari lainnya (telunjuk & jari
tengah) sekitar 1 cm hingga 1,5 cm dari areola

a. Usahakan utk mengikuti aturan tersebut sebagai panduan.


Apalagi ukuran dari areola tiap wanita bervariasi.
b. Tempatkan ibu jari diatas areola pada posisi jam 12 dan
jari lainnya di posisi jam 6.
c. Perhatikan bahwa jari-jari tsb terletak diatas gudang ASI.
Sehingga proses pengeluaran ASI optimal.
d. Hindari melingkari jari pada areola spt gambar ini. Posisi
jari seharusnya TIDAK berada di jam 12 dan jam 4
.
2.

Dorong ke arah dada


Hindari meregangkan jari. Bagi yang berpayudara besar,
angkat dan dorong ke arah dada.

3.

Gulung menggunakan ibu jari dan jari lainnya


secara bersamaan

Gerakkan ibu jari dan jari lainnya hingga menekan gudang


ASI hingga kosong. Jika dilakukan dg tepat, maka ibu tidak
akan kesakitan saat memerah.

Catatan : Perhatikan posisi dari ibu jari dan jari-jari lainnya


pada gamabr dg baik. Arah panah menunjukkan arah
tekanan jari saat melakukan gerakan. Perhatikan posisi jari
berubah pada tiap gerakan mulai dari posisi Push (jari
terletak jauh di belakang areola) hingga posisi Roll (jari
terletak di sekitar areola).
4.

Ulangi secara teratur (Rythmically) hingga gudang ASI


kosong.
Posisikan jari secara tepat, push (dorong), roll (gulung);
posisikan jari secara tepat, push (dorong), roll (gulung).
10

5.

Putar ibu jari dan jari-jari lainnya ke titik gudang ASI


lainnya. Demikian juga saat memerah payudara lainnya,
gunakan kedua tangan. Misalkan, saat memerah payudara
kiri, gunakan tangan kiri. Juga saat memerah payudara
kanan, gunakan tangan kanan. Saat memerah ASI, jari-jari
berputar seiring jarum jam ataupun berlawanan agar semua
gudang ASI kosong. Pindahkan ibu jari dan jari lainnya pada
posisi jam 6 & jam 12, kemudian posisi jam 11 & jam 5,
kemudian jam 2 & jam 8, kemudian jam 3 & jam 9.
Gambar berikut menunjukkan posisi tangan pada payudara
kanan.

HINDARI GERAKAN BERIKUT


Hindari menekan / memencet payudara. Hal ini dapat
melukai payudara.

Hindari menarik-narik puting payudara. Hal ini dapat


merusak lapisan lemak pada areola.

Hindari menekan dan mendorong (sliding on) payudara. Hal ini


dapat

menyebabkan

kulit

pada

payudara

memar

atau

memerah.

11

AGAR ASI MUDAH DIKELUARKAN


Hal-hal di bawah ini dapat membantu merangsang (stimulasi)
refleks keluarnya ASI.

PEMIJATAN (MASSAGE)

STROKE

MENGGUNCANG (SHAKE)
Jika teknik ini dilakukan dengan efektif dan tepat, maka
seharusnya tidak akan terjadi masalah dalam produksi ASI
ataupun cara mengeluarkan ASI. Teknik ini dapat dengan
mudah dipelajari. Tentu saja semakin sering ibu melatih
memerah dengan tangan secara baik dan benar, maka ibu
makin terbiasa dan tidak akan menemui kendala.
PENYIMPANAN ASI
1. Masukan ASI dalam kantung plastik polietilen (misal plastik
gula); atau wadah plastik untuk makanan atau yang bisa

12

dimasukkan dalam
cangkir keramik.

microwave,

wadah

melamin,

gelas,

2. Jangan masukkan dalam gelas plastik minuman kemasan


maupun plastik styrofoam.
3. Beri tanggal dan jam pada masing-masing wadah.
4. Dinginkan dalam refrigerator (kulkas). Simpan sampai batas
waktu yang diijinkan ( + 2 minggu).
5. Jika hendak dibekukan, masukkan dulu dalam refrigerator
selama semalam, baru masukkan ke freezer (bagian kulkas
untuk membekukan makanan),
6. Gunakan sebelum batas maksimal yang diijinkan. (+ 3-6
bulan)

MAKANAN PENDAMPING ASI


Makanan pendamping ASI adalah makanan tambahan yang
diberikan pada bayi setelah usia 6 bulan. Jika makanan
pendamping ASI diberikan terlalu dini (sebelum usia 6 bulan)
akan menurunkan konsumsi ASI dan bayi bisa mengalami
gangguan pencernaan.
Tanda-tanda Bayi Sudah Siap Diberikan MP-ASI
1.
2.
3.
4.

Mempunyai kontrol yang baik terhadap kepala dan leher.


Sudah bisa duduk sendiri
Menunjukkan ketertarikan terhadap makanan.
Lidah tetap di dalam saat sendok dimasukkan ke dalam

mulutnya.
5. Terbiasa pada tekstur dan makanan baru
6. Menggapai makanan atau benda lain,

meraih

dan

memasukkannya ke dalam mulut.


7. Memindahkan sendok dari satu tangan ke tangan yang
lainnya
8. Bila sudah kenyang, bisa menunjukkannya dengan cara
memalingkan kepala atau dengan menutup mulut rapat13

rapat.

14

BEBERAPA RESEP YANG BISA BUNDA COBA

15

16

17

DAFTAR PUSTAKA
Hasan,R.2005. Buku Kuliah 2 Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta :
Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Universitas Indonesia.
Hidayat, Aziz Alimul A. 2008. Pengantar Ilmu Keperawatan
Anak. Jakarta : Salemba Medika.
Ranuh, I.G.N,Dkk. 2001. Buku Imunisasi Di Indonesia. Jakarta:
Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Why
Delay
Solid

Foods?

http://www.kellymom.com/nutrition/solids/delay-solids.html
http://www.kellymom.com/nutrition/solids/solids-when.html
http://www.scribd.com/doc/4906473/PEDOMAN-UMUMPEMBERIAN-makanan-pendamping-ASI
http://id.answers.yahoo.com/question/index?
qid=20071205191334AAT5W6T

18