Anda di halaman 1dari 20

KEBUTUHAN

ISTIRAHAT TIDUR

Juwita A. S, S.
Kep. Ns

Istirahat
Adalah kondisi di mana
tubuh berada dalam status
aktifitas yang rendah
perasaan menjadi segar

Tidur
Perubahan tingkat
kesadaran sehingga
memerlukan stimulus
dengan tingkat yang
berbeda untuk bangun.

Ciri-ciri istirahat
Metabolisme turun/rendah
Aktifitas rendah
Suhu turun / rendah
Tanda vital lain turun >>
tekanan darah, nadi dan
respiratory rate

Tanda-tanda tidur
Aktifitas fisik minimal
Proses fisiologis turun
Penurunan respon stimulus
dari luar
Perubahan kesadaran

Fungsi tidur
Tradisional: waktu pemulihan dan
persiapan aktifitas selanjutnya.
Merangsang hormon pertumbuhan
dan mengembalikan epitel dan sel
khusus
Menyimpan energi selama tidur

Perputaran bangun tidur


merupakan bagian dari irama
tubuh yang berlangsung 24
jam.ritme biologis dari tidur
berkaitan dengan fungsi tubuh
yang lain seperti perubahan
temperatur, heart rate, tekanan
darah, sensasi dan mood

Fisiologis tidur

Pengaturan tidur
Di kontrol oleh 2 mekanisme
serebral, yaitu:
1. Reticular Aktivating System
(RAS) dengan melepaskan
katekolamin
2. Bulbar Syncronizing Region
(BSR): melepaskan serotOnin.

Tahap-tahap
1. Tahap NREM
tidur

(Non Rapid Eye Movement)


Tahap 1:

Berlangsung beberapa menit


Orang mudah di bangunkan dengan
mudah oleh sensori seperti
kegaduhan
Tahap transisi dari sadar ke tidur,
rileks, masih sadar akan lingkungan.
Penurunan tanda2 vital.

Tahap 2

Relatif belum tidur, masih bisa di


bangunkan
50-55% dari tidur total
Mendengkur mungkin ada
Mata masih bergerak.
Suhu dan metabolisme turun
Berlangsung sekitar 10-20 menit

Tahap 3

Di bangunkan agak susah


Jarang bergerak, otot relaksasi
Tanda vital mengalami kemunduran
teratur
Berlangsung sekitar 15-30 menit,
sekitar 10% dari tidur total

Tahap 4

Tidur nyenyak, susah di bangunkan


Keadaan rileks, jarang bergerak.
Tanda vital menurun
Mimpi kadang terjadi, 10% dari tidur
total
Tidur sambil berjalan mungkin
terjadi.
Terjadi perbaikan tubuh, berlangsung
sekitar 5-30 menit.

2. Tahap REM
Di mulai 50-90 menit setelah
tidur di mulai
Kehilangan tonus otot
Biasa terjadi mimpi
sulit di bangunkan
20% dari tidur total

Siklus tidur
Pre sleep

NREM NREM 2 NREM 3 NREM 4

REM NREM 2 NREM 3

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


ISTIRAHAT TIDUR

LANJUTAN

LANJUT COY

Sleep disorder

Insomnia: keadaan sulit tidur (>20 menit),


sering terbangun.
Insomnia inisial: susah tidur pada awal
Insomnia intermitten: selama tidur sering
terjaga
Insomnia terminal: pada akhir tidur
terjaga, tapi tidak bisa tidur lagi.
Hipersomnia: terlalu banyak tidur,
terutama selama sehari.
Parasomnia: pergerakan/tingkah laku
selama tidur tapi jarang bangun.

Narkolepsi: kondisi di mana tidak


bisa menahan keinginan untuk tidur
yang mungkin di sebabkan karena
ada kerusakan syaraf.
Sleep apneu: keadaan tidak bernafas
pada waktu interval mendengkur,
berlangsung selama 10-20 menit.
Deprivasi tidur: masalah yang
banyak terjadi pada pasien akibat
hospitalisasi.