Anda di halaman 1dari 284

RS JANTUNG

HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN
PROSEDUR

UNIT TERKAIT

Alur pasien masuk adalah alur pasien yang akan pulang dari ruang rawat inap
RS Hasna Medika
Terkoordinasinya alur pasien yang akan pulang dari ruang rawat inap
Pasien yang akan pulang dari ruang rawat inap berdasarkan instruksi dokter
yang merawat harus melunasi semua administrasi
1.
Pasien pulang berdasarkan instruksi dokter yang merawat
2.
Petugas membuat perincian rawat inap sesuai uraian perincian yang
ada di rawat inap
3.
Untuk hitungan kamar dihitung pertanggal
4.
Jumlah visit dokter dilihat dari catatan visit dokter dan tariff
disesuaikan kelas.
5.
Untuk pasien konsul dokter spesialis bila hanya via telepon dihitung
harga per kelas. Bila visit penuh.
6.
Hati-hati bila ada catatan bon ( obat dan pemeriksaan penunjang )
7.
Obat atau alat kesehatan bila ada bisa diretur ke kasir.
8.
Setelah perincian selesai petugas menyerahkan perincian pulang ke
kasir.
9.
Petugas memberitahukan penanggung biaya pasien untuk penyelesaian
administrasi di kasir, setelah pembayaran lunas, keluarga disarankan ke
perawatan untuk mengambil obat obatan sisa dan roentgen (dari dokter),
sementara pasien dibereskan oleh petugas dan pasien boleh pulang.
- Rekam medis
- Petugas Kasir
- Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
Tanggal terbit

No. Revisi

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,

SPO
MENYIAPKAN PASIEN
YANG AKAN PULANG
Pengertian
Tujuan

Mempersiapkan pasien yang akan pulang karena sembuh atau


tidak memerlukan perawatan lagi di rumah sakit
a. Memyerahkan pasien kembali pada keluarganya
b. Pasien dapat merawat dirinya sendiri di lingkungan
keluarganya sehingga dapat mempertahankan
kesehatannya
c. Agar pasien dapat melanjutkan pekerjaannya semula
sesuai dengan kemampuannya
d. Pasien dapat menerima keadaan dirinya bila cacat dan

Kebijakan

lain-lain.
Pasien yang akan pulang dari ruang rawat inap berdasarkan
instruksi dokter

Prosedur

yang merawat harus melunasi semua administrasi


Definisi pasien pulang adalah :
a. Pasien yang boleh istirahat di rumah tapi belum sembuh
benar
b. Pasein yang keadaannya sudah parah dimana tidak ada
harapan lagi dan keluarga ingin merawatnya di rumah

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
c. Pasien yang tidak senang dirumah sakit dan memaksa
pulang
d. Pasien yang telah meninggal dunia
Syarat-syarat pasien yang boleh pulang
a. Adanya pernyataan dari dokter bahwa pasien boleh
pulang atau tidak memerlukan lagi perawatan dirumah
sakit apabila pasien / keluarganya menghendaki pulang,
sedangkan keadaan belum memungkinkan, maka pasien
/ keluarganya harus menandatangani surat pernyataan
pulang paksa.
b. Sudah menyelesaikan pembayaran pengobatan dan
perawatan dirumah sakit sesuai dengan peraturan yang
ada.
Prosedur :
1. Memberitahukan pasien dan keluarganya bahwa pasien
boleh pulang.
2. Membuat perincian pasien pulang.
3. Petugas

menyerahkan

administrasi

dan

perincian

tersebut

memberitahu-kan

kebagian

keluarga

pasien

untuk menyelesaikan administrasi dikasir.


4. Menyiapkan

obat-obat,

surat-surat

yang

diperlukan

misalnya : kartu control, resume, atau surat pengantar


untuk

puskesmas

terdekat

dan

lain-lain.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi

Halaman
2 dari 2

Tanggal terbit

SPO
MENYIAPKAN PASIEN
YANG AKAN PULANG
Prosedur

5. Memberi nasehat kepada pasien / keluarga tentang halhal apa yang harus dilakukan dirumah, misalnya :
- Tentang perawatan badan.
- Obat-obat yang harus diminum.
- Bagaimana diitnya.
- Kegiatan / aktivitas yang sesuai dengan keadaan pasien.
- Kontrol kesehatan secara teratur.
- dan lain-lain.
6. Memberi dorongan moril supaya pasien
menerima keadaan dirinya. Misalnya :

keluarga

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
- Pasien yang sudah sembuh tetapi cacat tubuhnya.
- Pasien yang sudah boleh pulang tetapi tidak dapat
disembuhkan.
7. Memberi
dorongan
moril
kepada
ditinggalkan (pasien meninggal dunia).

keluarga

yang

Perhatian :
- Jangan sampai pasien pulang melarikan diri.
- Barang-barang rumah sakit jangan sampai terbawa pulang
oleh pasien.
- Bila ada barang-barang pribadi pasien segera diserahkan
kembali.
- Sebaiknya perawat mengantar pasien sampai kepintu
gerbang
Unit terkait

Rekam medis
Petugas kasir
Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
Tanggal terbit

No. Revisi

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,

SPO
SISTEM RUJUKAN
Pengertian

Tujuan
Kebijakan

Penderita yang mempunyai indikasi untuk dirujuk ke rumah


sakit yang lebih tinggi sehubungan dengan fasilitas dan
kemapuan rumah sakit tidak ada, dokter spesialis tertentu tidak
ada, atau karena kemauan pasien
Merujuk penderita melalui system rujukan untuk memperoleh
penanganan yang lebih memadai
Merujuk pasien ke rumah sakit lain dengan didampingi oleh
perawat
terlatih dengan berdasarkan instruksi dokter selama dalam

Prosedur

perjalanan.
a. Semua penderita yang dirawat di Instalasi Rawat Inap
melalui IGD atau Instalasi Rawat Jalan dengan membawa
status penderita yang bersangkutan.
b. Rumah sakit tujuan, biasanya rumah sakit
yang
mempunyai fasilitas dan kemampuan lebih tinggi untuk
menangani penderita yang dirujuk.
c. Penderita yang diberi surat rujukan untuk dirawat di
rumah sakit lain yaitu :

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
1. Penderita yang memerlukan pemeriksaan medis
tertentu dimana fasilitas dan kemampuan RS RS
Hasna Medika tidak ada.
2. Insidentil yaitu tidak ada dokter spesialis tertentu,
atau kehabisan obat yang vital seperti obat anestesi
umum.
3. Penderita yang alih rawat atas keamauan penderita /
keluarga oleh karena sesuatu hal.
d.

Untuk merujuk penderita memerlukan sarana


transportasi untuk memindahkan penderita rawat inap
dengan aman tanpa memperberat keadaan penderita
kesarana kesehatan yang memadai :
1.
2.
3.
4.

e.

Ambulance RS Hasna Medika Cirebon.


Peralatan medis dan non medis.
Petugas yaitu perawat / bidan, berikut sopir.
Obat-obatan life saving dan life support.

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk transportasi


penderita rawat inap :
1. Sebelum diangkat : gangguan pernafasan dan
kardiovaskuler telah

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi
01

Tanggal terbit

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,

SPO
SISTEM RUJUKAN
Prosedur

ditutup, patah tulang telah dipiksasi, immobilisasi


kepala, leher, vetebra torakal lumbal bila ada
indikasi, melampirkan hasil pemeriksaan Rontgen,
Laboratorium, EKG, USG bila ada, juga therapy
dokter yang telah diberikan.
2. Selama perjalanan :
-

Harus selalu diperhatikan dan dimonitor


kesadaran
penderita pernafasan, tekanan
darah, denyut nadi, suhu badan dan keadaan
luka.

Bantuan
terhadap
dilanjutkan.

Pergantian cairan
dilanjutkan.

system
infuse

kardiovaskuler
transfuse

darah

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

Unit terkait

Tindakan hiperventilasi diteruskan.

Obat-obatan diteruskan selama ada indikasi.

Catat kondisi pasien selama pengiriman.

Komunikasi dengan dokter selanjutnya


diteruskan ditanggulangi. Perdarahan telah
dihentikan, luka-luka telah

Rekam medis
Petugas Ambulance

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur RS Hasna Medika

Tanggal terbit

SPO
PENATALAKSANAAN
JENAZAH DI RUANG
PERAWATAN
Pengertian
Tujuan

Merawat jenazah yang meninggal di ruang perawatan


Memberikan perawatan khusus kepada pasien yang baru
meninggal di rumah sakit sampai keluarga pasien membawa

Kebijakan

pulang
Memberikan perawatan khusus oleh tenaga khusus yang diberi

Prosedur

Wewenang untuk merawat orang meninggal


1. Pelaksanaan Administrasi
Perawat memberitahu tentang kematian kepada
keluarganya.
Catat tanggal dan jam kematian pada status.
Membuka surat kematian.
-

Barang-barang

berharga

dicopot

dan

diserahkan

kepada keluarganya.
2. Pelaksanaan Teknis Perawatan Jenazah
-

Angkat alat-alat perawatan / media dari jenazah

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
(infuse, cateter, NGT, dan lain-lain).
Rapihkan dan bersihkan jenazah.
Kalau ada luka ditutup dengan kassa.
-

Kenakan pakaian pada jenazah kecuali bila tidak


dikehendaki sesuai kepercayaan masing-masing.

Atur situasi lingkungan jenazah.


Antarkan jenazah kekamar jenazah.
3. Pelaksanaan Informasi
Membatalkan semua acara kalau ada :
-

Konsultasi.

Rencana transfusi.

Acara operasi.

Permintaan makanan

Pemeriksaan laboratorium.

Melaporkan kematian kepada pengawas sore / malam


/ supervisor dan dokter jaga.

4. Pelaksanaan Pengenbalian Alat-alat/obat


-

Mengembalikan alat-alat / obat yang belum terpakai.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
No. Dokumen

No. Revisi
01

Tanggal terbit

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,

SPO
PENATALAKSANAAN
JENAZAH DI RUANG
PERAWATAN
-

Mengembalikan alat-alat ketempatnya atau alat-alat


yang dipinjamkan dari ruangan lain.

Memberikan informasi tentang cara mendapatkan


ambulance.

Unit terkait

Kalau ada barang-barang yang disimpan oleh


ruangan dikembalikan pada keluarganya.

Rekam medis
Petugas Khusus jenazah
Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

Ditetapkan ,

SPO
MENYIAPKAN TEMPAT
TIDUR PASIEN
Pengertian

Meyiapkan tempat tidur pasien menggunakan laken, stik laken,

Tujuan

perlak dan selimut


Menyiapkan tempat tidur dalam keadaan siap pakai. Dilakukan
pada waktu :

Kebijakan

Akan menerima pasien baru.

Setelah pasien pulang atau meninggal dunia.

Setelah pembersihan besar sesuai dengan jadwal yang

telah ditentukan.
Adanya persiapan alat yang sesuai dan petugas yang
melaksanakan

Prosedur

tugas tersebut
A. Persiapan Alat
-

Tempat tidur, kasur dan bantal.

Sarung

bantal.

B.

Sprei besar (laken).

Perlak.

Sprei kecil (stik laken).

Selimut.

Persiapan Pasien
Jika tempat tidur sedang dipergunakan oleh pasien,
maka pasien diberitahu tindakan yang akan dilakukan..

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
C.

Cara Kerja
1. Kasur diratakan.
2. Sprei besar dipasang dengan ketentuan :
a. Garis tengah dilipatnya harus tepat ditengahtengah.
b. Bagian atas sprei dimasukkan rata dibawah kasur
sekurang-kurangnya 30 cm. Demikian juga sprei
pada bagian kaki, setengah ditarik setegang
mungkin.
c. Pada ujung tiap sisi kasur dibuat sudut setinggi
90o lalu seluruh tepi sprei besar dimasukkan
kebawah kasur dengan rapih dan tegang.
3. Perlak dipasang sekurang-kurangnya 30 cm dan sisi
tempat tidur bagian kepala.
4. Sprei kecil dipasang rata diatas perlak dengan tiap
sisinya dimasukkan bersama perlak kebawah kasur
setegang mungkin.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,

SPO
MENYIAPKAN TEMPAT
TIDUR PASIEN
5. Selimut dilipat empat secara terbalik dan dipasang pada
kasur bagian kaki, sedangkan bagian atas yang terbalik
dimasukkan kebawah kasur sekurang-kurangnya 10 cm,
ujung sisi-sisi selimut dimasukkan kebawah kasur.
6. Bantal dipasang sarungnya dengan sudut bantal
dimasukkan benar-benar kedalam sudut-sudut
sarungnya. Bagian sarung bantal yang terbuka tidak
menghadap kearah pintu.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Unit terkait

Laundry
Petugas Rawat inap

Halaman :

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
Tanggal terbit

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

SPO
MEMASANG
PENGAMAN PADA
TEMPAT TIDUR PASIEN
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

Upaya untuk menciptakan rasa aman dan terlindung kepada


pasien diatas tempat tidur
Menjaga keselamatan dan melindungi pasien dari bahaya
jatuh / kecelakaan yang mungkin terjadi di rumah sakit
Memasang pengaman pada tempat tidur pasien pada :
-

Prosedur

Pasien tidak sadar


Pasien gelisah
Pasien masa pemulihan ( post operasi )
A. Persiapan Alat
-

Tempat tidur dengan bed plang.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
-

Bantal guling.

Tali tangan / kaki yang aman.

B. Cara Kerja
1. Mengkaji tempat kemampuan untuk melindungi diri
sendiri.
2. Pasien ditidurkan dengan posisi yang nyaman.
3. Tempat tidur dipasang bed plang.
4. Keluarga diberi penjelasan.
5. Bila perlu tangan dan kaki pasien diikat.
6. Keluarga diijinkan menunggu.
7. Pasien diawasi secara teratur.
Unit terkait

Petugas Rawat inap


Petugas security

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
No. Dokumen

No. Revisi
01

Tanggal terbit

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,

SPO
MENGGANTI ALAT
TENUN KOTOR PADA
TEMPAT TIDUR TANPA
MEMINDAHKAN
PASIEN
Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Mengganti

alat

tenun

kotor

pada

tempat

tidur

tanpa

memindahkan pasien karena harus istirahat total


a. Memberikan rasa nyaman
b. Mencegah decubitus
c. Mempertahankan kebersihan dan kerapihan
Adanya tenaga terlatih untuk melaksanakan tindakan tersebut
A. Persiapan Alat dan Bahan
-

Alat tenun bersih yang diperlukan dan disusun


menurut urutan peng-gunaannya

Kursi atau bangku.


Tempat tertutup untuk kain kotor.
Ember berisi larutan desinfektan.
Lap kerja, sehelai basah dan sehelai kering.
a. Persiapan Pasien
Menjelaskan pada pasien hal-hal yang akan dilakukan.
b.

Cara Kerja

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
1. Selimut dan bantal tidak perlu dilatakkan dikursi.
2. Pasien dimiringkan kesisi tempat tidur.
3. Lepaskan alat tenun yang kotor lalu digulung satu
persatu sampai dibawah punggung pasien.
4. Sprei kecil dan perlak digulung ketengah sejauh
mungkin.
5. Perlak dibersihkan dengan larutan desinfektan lalu
dikeringkan dan digulung ketengah sejauh mungkin.
6. Alat tempat tidur dan kasur dibersihkan dengan lap
larutan desinfektan

lalu dikeringkan denga lap

kering.
7. Sprei besar yang bersih digulung setengah bagian,
kemudian

gulungannya

diletakkan

dibawah

punggung pasien dan yang setengah lagi diratakan


serta dipasang pada kasur.
8. Perlak yang digulung tadi diratakan kembali.
9. Speri

kecil

dan

perlak

digulung

sebagain

dan

diletakkan dibawah punggung pasien, sprei yang


sebagian

lagi

diletakkan

diatas

perlak

dimasukkan bersama-sama dibawah kasur.


10.Pasien dimiringkan sebagaian yang bersih.

lalu

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

Ditetapkan ,

SPO
MENGGANTI ALAT
TENUN KOTOR PADA
TEMPAT TIDUR TANPA
MEMINDAHKAN
PASIEN

Prosedur

11.Lepaskan alat tenun kotor.


12.Alat tenun kotor dimasukkan kedalam tempat
tertutup.
13.Sarung bantal yang kotor dilepaskan, bantal
diratakan isinya, kemudian sarung bantal bersih
dipasang.
14.Bantal disusun, pasien dibaringkan pada posisi
yang nyaman.
15.Selimut kotor diganti dengan yang bersih.
16.Peralatan dibersihkan, dibereskan dan disimpan
ditempat
Semula

Unit terkait

Petugas Rawat inap


Petugas Laundry

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Dr. Nurdin
No. Dokumen

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 1

SPO
MEMBONGKAR
TEMPAT TIDUR
Pengertian
Tujuan

Kebijakan

Membongkar dan membersihkan tempat tidur pasien.

Menghilangkan kotoran.

Mencegah penularan penyakit.

Menjaga kerapihan dan kenyamanan.

Membongkar tempat tidur dijadwalkan 2 minggu sampai 1 bulan


sekali dan atau sesuai kebutuhan

Prosedur

1. Mempersiapkan peralatan yang diperlukan :

Ember berisi lysol 1%

Lap kering / basah

Sikat kasur

2. Alat tenun dibongkar satu persatu dan disimpan dalam keranjang lalu
dibawa ke bagian laundry.
3. Tempat tidur didorong keluar.
4. Kasur dibersihkan / disikat dengan sikat kasur lalu dijemur.
5. Tempat tidur dilap dengan lap lysol, kemudian dikeringkan dengan lap kering
lalu dijemur.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
6. Alat-alat dibereskan.
7. Setelah 2 jam, tempat tidur / kasur diangkat dan dibereskan kembali.

Unit terkait

Rawat inap

Rawat jalan

IGD

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi

Halaman
1 dari 1

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MENOLONG PASIEN
BERJALAN MENUJU
KURSI
Pengertian
Tujuan

Kebijakan
Prosedur

Ditetapkan ,
Direktur RS

Membantu pasien turun dari tempat tidur untuk duduk di kursi bagi
yang tidak dapat berjalan sendiri, tetapi sudah boleh duduk.
a. Membantu mobilitas pasien untuk melatih dan melemaskan
otot
b. Memberikan rasa aman dan nyaman kepada pasien
c. Mempermudah merapihkan tempat tidur
Adanya tenaga terlatih untuk memindahkan pasien
A. Persiapan Alat
Kursi.
Selimut.
Bantal.
Bel, bila perlu.
B. Persiapan Pasien
Pasien dirapihkan dan diberi penjelasan tentang hal-hal
yang
Akan dilakukan
Prosedur :
1. Kursi diletakkan dekat tempat tidur, sepatu atau sandal
pasien disiapkan.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
2. Pasien didudukkan dan dibantu bergeser kepinggir
tempat tidur, kemudian kedua kakinya diletakkan diatas
kursi.
3. Kaki pasien diturunkan satu persatu, kemudian perawat
membantu pasien berdiri dan melangkah perlahanlahan menuju kursi yang telah disediakan.
4. Pasien didudukkan dikursi, jika perlu diberi bantal atau
selimut untuk bersandar
Perhatian :

Unit terkait

Perhatikan keadaan umum pasien.

Hindari pasien duduk terlalu lama dikursi agar tidak


lelah.

hindari menempatkan pasien ditempat yang banyak


anginnya.
-

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MEMINDAHKAN
PASIEN
Pengertian

Ditetapkan ,
Direktur

Memindahkan pasaien yang tidak dapat atau tidak boleh


berjalan, dilakukan dari tempat tidur yang satu ke tempat tidur

Tujuan

Kebijakan
Prosedur

yang lain
a. Mengurangi atau menghindarkan pergerakan pasien
sesuai dengan keadaan fisiknya
b. Memberikan rasa aman dan nyaman kepada pasien
c. Memenuhi kebutuhan konsultasi atau pindah ruangan
Adanya tenaga terlatih untuk memindahkan pasien
Persiapan Alat
-

tempat tidur, brankar atau kursi roda (roolstul)


dalam keadaan siap pakai.

Selimut.

Bantal bila perlu.

Persiapan Pasien
Pasien dirapihkan dan diberi penjelasan tentang halhal yang akan dilakukan
Cara Kerja
1. Memindahkan pasien dari brankar ketempat tidur
atau sebaliknya.
a. Pasien diangkat oleh sekurang-kurangnya tiga

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
orang perawat (sesuai kebutuhan)
b. Ketiga perawat berdiri pada sisi kanan pasien
- Perawat I berdiri (paling tinggi) dibagian kepala.
- Perawat II berdiri dibagian pinggang.
- Perawat III berdiri dibagian kaki.
c. Lengan kiri perawat I dibawah kepala dan pangkal
lengan kiri pasien dan lengan kanan dibawah
punggung pasien (bila pasien gemuk, lengan
perawat I melalui badan pasien kebawah
pinggang
sehingga
berpegangan
dengan
pergelangan tangan kiri perawat II).
d. Lengan kiri perawat II dibawah pinggang pasien,
lengan kanan dibawah bokong pasien.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi

Halaman
2 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MEMINDAHKAN
PASIEN
Prosedur

Ditetapkan ,
Direktur RS

e. Kedua lengan perawat II mengangkat seluruh


tungkai pasien.
f.

Setelah siap, salah seorang perawat memberi


aba-aba untuk bersama-sama mengangkat
pasien.

g. Dengan langkah bersamaan para perawat


mulai berjalan menuju ketempat tidur atau
brankar yang telah disediakan.
h. Setelah pasien telah berada diatas tempat
tidur, posisinya diatur dan selimut dipasang
atau durapihkan.
2. Memindahkan pasien dari kursi roda ketempat
tidur :
a. Kursi roda didorong kesisi tempat tidur, roda
belakang harus ditahan atau direm agar kursi
roda tidak terbalik.
b. Kedua tangan perawat menopang ketiak
pasien pada sisi yang lemah / sakit dan pasien
dianjurkan bertumpu pada sisi yang kuat.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
c. Perawat memimpin pasien untuk turun dari
kursi roda dan berjalan bersama menuju
tempat tidur.
d. Pasien bersandar pada sisi tempat tidur,
kemudian dibantu oleh perawat untuk naik
(kalau perlu digunakan kursi).
e. Setelah
pasien
berada
ditempat
tidur,
posisinya diatur sesuai kebutuhan, kemudian
dirapihkan.
Perhatian :
Perhatikan keadaan umum pasien.
Hindari kebutuhan, kemudian dirapihkan.

Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi

Halaman
1 dari 1

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO

Ditetapkan ,
Direktur RS

MEMBERI PELAYANAN
MENTAL SPIRITUAL
KEPADA PASIEN YANG
MENGHADAPI
SAKARATUL MAUT
Pengertian
Tujuan

Kebijakan
Prosedur

Upaya untuk memenuhi kebutuhan spiritual kepada pasien yang


meghadapi sakaratul maut
a. Pasien dapat menjalankan ibadah sesuai agamanya
b. Pasien mendapat dorongan moril, kekuatan batin dan
ketenangan dalam menghadapi penyakit yang
dideritanya
c. Pasien dapat menghadapi kematian dengan tenang
Adanya tenaga khusus yang diberi wewenang untuk memenuhi
ketenangan kepada pasien dan keluarganya
Persiapan
Kitab suci sesuai dengan agamanya.
Perangkat ibadah.
Perangkat perawatan jenazah.
Pemuka agama.
Pelaksanaan
- Mengkaji hal-hal yang berhubungan dengan kondisi
mental spiritual pasien.
-

Mengkaji cara / kebiasaan pasien dalam menjalankan


ibadah.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

Unit terkait

Membantu pasien untuk berdoa.

Memberi kesempatan keluarga untuk mendampingi


pasien.

Mempersilahkan
berdoa.

Perawat menunjukkan sikap empati dan simpati dan


berada dekat pasien.

Mengambil tanda-tanda vital dan respon pasien


setiap 15 menit.

Mencatat setiap perubahan kondisi pasien.


-

keluarga

Petugas Rawat inap

rohaniawan

untuk

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
No. Dokumen

No. Revisi

Tanggal terbit

SPO
MENGHITUNG NADI

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur

Pengertian

Menghitung denyut nadi dengan meraba :

Tujuan
Kebijakan

a. Arteri radialis pada pergelangan tangan


b. Arteri barchialis pada siku bagian dalam
c. Arteri carotis pada leher
d. Arteri temporalis pada pelipis
e. Arteri femoralis pada lipatan paha
f. Arteri dorsalis pedis pada kaki
g. Arteri frontalis pada ubun-ubun bayi
Mengetahui jumlah denyut nadi dalam 1 menit
Adanya tenaga perawat yang diberi wewenang untuk

Prosedur

menghitung nadi
Persiapan Alat
Jam tangan dengan petunjuk detik / polsteler.
Buku catatan suhu nadi.
Persiapan Pasien
a.
b.

Pasien diberi penjelasan supaya tenang.


Pada waktu pengukuran nadi, pasien dalam posisi
berbaring atau duduk.

Cara Kerja
a. Perawat cuci tangan.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
b. Menghitung denyut nadi selama 1 menit.
c. Observasi frekwensi, irama dan volume.
d. Menghitung pernapasan selama 1 menit.
e. Mencatat hasil tindakan dan respon pasien.
f.

Perawat cuci tangan.

Persiapan Alat dan Bahan


-

Alat tenun bersih yang diperlukan dan disusun


menurut urutan peng-gunaannya

Kursi atau bangku.

Tempat tertutup untuk kain kotor.

Ember berisi larutan desinfektan.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
Tanggal terbit

SPO
MENGHITUNG NADI

No. Revisi

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Unit terkait

Lap kerja, sehelai basah dan sehelai kering.

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN

Tanggal terbit

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,

SPO
MENGUKUR TEKANAN
DARAH

Pengertian
Tujuan
Kebijakan

Mengukur tekanan darah melalui permukaan dinding arteri


Mengetahui tekanan darah pasien
Dilakukan pada :

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
1.
2.
3.
4.
1.

Prosedur

Pasien baru
Pasien yang dirawat
Pasien dengan penyakit hipertensi
Pasien yang perlu diobservasi
Persiapan Alat

Tensimeter
Stetoskop
Buku catatan
2. Persiapan Pasien
a.

Pasien diberi penjelasan tentang hal hal yang akan

dilakukan.
b.

Posisi pasien diatur sesuai kebutuhan


3. Cara Kerja
a. Perawat cuci tangan.
b. Lengan baju di buka atau digulung.
c. Manset tensimeter dipasang pada lengan atas
dengan pipa karetnya berada di sisi luar tangan.
d. Manset dipasang tidak terlalu longgar atau terlalu
ketat.
e. Pompa tensimeter dipasang.
f.

Denyut arteri bronchialis diraba


ditempatkan pada daerah tersebut.

lalu

stetoskop

g. Skrup balon karet ditutup, pengunci air raksa

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
dibuka.
h. Balon dipompa sampai denyut arteri tidak terdengar
lagi dan air raksa didalam pipa kaca naik.
i.

Skrup gallon dibuka perlahan lahan sehingga air


raksa turun perlahan lahan sambil memperhatikan
turunnya air raksa didengarkan bunyi denyutan
pertama dan terakhir.

j.

Hasilnya dicatat.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi

Tanggal terbit

SPO
MENGUKUR TEKANAN
DARAH
k. Alat alat dibereskan.
j. Perawat cuci tangan.
Unit terkait

Petugas Rawat inap

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
Tanggal terbit

SPO
MENGHITUNG
PERNAFASAN

No. Revisi

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur RS

Pengertia

Menghitung jumlah pernafasan ( inspirasi yang diikuti ekstirpasi )

n
Tujuan
Kebijakan

dalam satu menit


Mengetahui jumlah pernafasan dalam dalam 1 menit
Dilakukan pada :

Prosedur

1. Semua pasien yang dirawat


2. Pasien baru
Persiapan Alat :
Arloji ( jam tangan ) dengan petunjuk detik
Buku catatan
Persiapan pasien
Pasien diberi penjelasan supaya tenang
Cara kerja :
a.
Perawat cuci tangan
b.
Menghitung pernafasan dilakukan
c.
d.
e.
f.

bersamaan

dengan

pengukuran suhu dan denyut nadi


Menghitung pernafasan dilakukan dalam satu menit
Mencatat hasil tindakan dan respon pasien
Merawat cuci tangan
Bila ada kelainan segera laporkan kepada penanggung jawab
ruangan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
Unit

Petugas Rawat inap

terkait

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MENGHITUNG SUHU
BADAN

Ditetapkan ,
Direktur

Pengertia

Mengukur suhu badan pasien dengan thermometer dilakukan pada

n
Tujuan
Kebijakan

ketiak untuk pasien dewasa dan anak.


Mengetahui suhu badan pasien untuk menentukan tindakan perawatan.
Adanya protab pengukuran suhu yang harus dilaksanakan oleh tenaga

Prosedur

perawat
Persiapan alat :
- Thermometer
- Tiga buah botol masing-masing berisi larutan sabun, larutan
desinfektan dan air bersih.
- Bengkok
- Potongan kertas tissue.
Cara Kerja :
Memberi penjelasan pada pasien.
Thermometer diperiksa apakah air raksa tetap pada angka nol, lalu
dijepitkan tepat pada tengah ketiak, dan lengan pasien diletakan
didada.
Setelah 5 menit thermometer diangkat dan dilihat sampai angka

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
berapa air raksanya.
Setelah selesai lalu dicatat dan thermometer dicelupkan kedalam
larutan sabun, dilap dengan potongan kertas atau tissue kemudian
dimasukan kedalam larutan desinfektan dan dibersihkan dengan air
bersih lalu dikeringkan.
Air raksa diturunkan kembali pada angka nol diletakkan pada
tempatnya.
Perawat cuci tangan
Unit
terkait

Alat-alat dibereskan dan dikembalikan pada tempatnya.


- Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
Tanggal terbit

SPO
MENGUKUR TINGGI
BADAN
Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Prosedur

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur

Mengukur tinggi badan pasien dengan alat ukur


Menentukan dengan pasti tinggi badan pasien
Adanya tenaga terlatih untuk melakukan tindakan tersebut
Persiapan pasien :
Memberitahu pasien tentang tindakan yang akan dilakukan.
Menyediakan alat ukur tinggi badan atau centimeter dan
penggaris segi tiga siku-siku, kertas serta alat tulis.
Langkah-langkah :
Perawat mencuci tangan
Pada pasien yang tidak dapat berdiri : dengan centimeter dan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
segi tiga siku-siku
Mencatat tinggi badan
Membereskan alat-alat
Perawat mencuci tangan
Sikap

Teliti

Sopan

Unit terkait

Sabar
Petugas Rawat inap

Halaman :

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi
01

SPO
MENGUKUR BERAT
BADAN
Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur

Menimbang berat badan pasien dengan alat timbangan


Menentukan dengan pasti berat badan pasien
Adanya tenaga terlatih untuk mengerjakan tindakan tersebut
Persiapan alat :
Menyediakan timbangan, kertas dan alat tulis
Memberitahu pasien tentang tindakan yang akan dilakukan
Langkah-langkah :
Mengatur timbangan sehingga jarum menunjukan angka nol
dan seimbang
Menganjurkan

pasien

berdiri

diatas

timbangan

sepatu / sandal, pakainan jangan terlalu tebal


Membaca hasilnya

tanpa

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Membereskan alat yang dipakai
Perawat mencuci tangan
Sikap
Teliti
Sopan
Unit terkait

Sabar
- Petugas Rawat inap

Halaman :

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
Tanggal terbit

SPO
MEMBERI OKSIGEN
Pengertian
Tujuan

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur

Memasukkan oksigen ke dalam paru-paru pasien melalui saluran


pernafasan dengan menggunakan alat khusus
a. Mengetahui terjadinya hypoxia
b. Memenuhi kekurangan zat asam / oksigen
c. Membantu kelancaran metabolism

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Kebijakan

d. Sebagai tindakan pengobatan


Dilakukan :
1. Pasien dengan anoxia / hypoxia
2. Pasien yang tiba-tiba memperlihatkan tanda-tanda shock

Prosedur

3.
4.
5.
6.
1.

( dyspnoe, sianosis dan apnoe )


Pasien yang mendapat trauma paru-paru
Pasien dalam keadaan gawat / coma
Pasien dengan kelumpuhan alat-alat pernafasan
Selama tindakan narcose umum
Persiapan Alat

Tabung O2 dan flowmatter


-

Botol pelembab (humiclifier) yang sudah diisi air


matang / aquadest

Selang oksigen
2. Persiapan Pasien
Bila sadar pasien diberitahu tentang tindakan yang akan
dilakukan
3. Cara Kerja :
a. Posisi pasien diatur senyaman mungkin.
b. Memeriksa dan mencoba isi tabung oksigen.
c. Flowmatter dibuka dengan ukuran sesuai kebutuhan.
d. Pasangkan selang oksigen pada hidung pasien dan
perhatikan reaksi pasien, apakah masih sesak atau
berkurang.
e. Pemberian oksigen dapat diberikan secara terus

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
menerus atau selang seling atau dihentikan.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
Tanggal terbit

SPO
MEMBERI OKSIGEN

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur RS

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
f.

Setelah oksigen tidak diperlukan lagi selang oksigen


ditutup dengan menurunkan flowmatter.

g. Mencatat dalam lembaran catatan perawatan.


h. Alat alat dirapihkan dan dibereskan ketempat
semula.
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
Tanggal terbit
SPO

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur RS

MEMASANG KATETER

Pengertian

Memasukkan catheter kedalam kandung kemih melalui uretra

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

Tujuan

Kebijakan
Prosedur

Untuk mengeluarkan urine dan mengosongkan kandung kemih

Untuk mengambil bahan pemeriksaan

Menampung urine

Sebagian besar dilaksanakan pada pasien operasi


Adanya tenaga perawat terlatih untuk memasang catheter
Persiapan alat
1. Folley catheter dalam keadaan steril
2. Jelly / minyak kelapa
3. Handschoen
4. Disposible 20 cc
5. Cairan aquadest / NaCL 20 cc
6. Urine bag
7. Nierbeken / vincet
8. Gaas / kapas
Pelaksanaan
1. Pasien diberitahu, pasang sampiran
2. Membawa alat-alat kedekat pasien
3. Mengatur posisi tidur posisi lithotomy / sesaui dengan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
kebutuhan
4. Bersihkan daerah yang akan dipasang catheter
5. Perawat cuci tangan
6. Folley catheter diberi jelly / pelumas
7. Dengan memakai sarung tangan masukkan folley catheter
kedalam uretra perlahan-lahan dan anjurkan dengan pasien
menarik napas panjang
8. Periksa apakah folley catheter sudah masuk dengan melihat
urine yang keluar
9. Urine yang keluar ditampung dalam urine bag

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi
01

Tanggal terbit

SOP
MEMASANG KATETER
Prosedur

10.Bila

pemasangan

catheter

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur RS

telah

selesai,

dirapikan kembali dan alat-alat dibereskan


11.Catat : tanggal pemasangan di urine bag
Unit terkait

Petugas Rawat inap

maka

pasien

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

Ditetapkan ,
Direktur

SPO
MELEPAS KATETER

Pengertian

Membuka selang catheter setelah masa pakainya selesai / harus


diganti

Tujuan

Mengganti catheter

Kebijakan

Cara BAK kembali ke cara yang normal


Adanya tenaga terlatih untuk melakukan tindakan pelepasan

Prosedur

kateter dan biasanya dilakukan 1 minggu setelah pemasangan


Persiapan alat :
1. Perlak
2. Spuit
3. Kertas kloset / tissue
Persiapan pasien :
1. Menjelaskan tentang prosedur yang akan dilakukan
2. Menjelaskan perasaan yang akan terjadi
3. Menjaga privacy
4. Mengatur posisi pasien

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Langkah-langkah :
1. Perawat mencuci tangan
2. Menutup aliran catheter
3. Mencabut catheter :

Meletakan bengkok dibawah catheter

Menghisap cairan dari balon

Menjepit catheter dan menarik keluar

Mengelap ujung catheter dengan kertas kloset

Mengalirkan urine sisa kekantong

Menggulung catheter dan memasukan ke bengkok

4. Memberi rasa nyaman pasien :

Memperbaiki posisi

Menjawab pertanyaan pasien

Menajurkan banyak minum

5. Mengukur urine dari kantong

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
Tanggal terbit

SPO
MELEPAS KATETER

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur RS

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Prosedur

6. Membereskan alat-alat
7. Perawat cuci tangan
8. Mencatat :
a. Waktu pelaksanaan
b. Prosedur yang dilaksanakan
c. Jumlah output
d. Respon pasien
Sikap :

Sabar

Menjaga privacy pasien

Tidak tergesa-gesa

Bertanggungjawab
Unit terkait

Halaman :

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

Tanggal terbit

SPO
PEMASANGAN
SUSTEEN

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur RS

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Pengertian

Prosedur pemasangan suteen adalah memasukkan darumbuis ke


dalam anus

Tujuan

Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah dalam


pemasangan susteen

Kebijakan

Dilakukan pada pasien yang kembung / meteorisme


Segala tindakan keperawatan ditulis dalam catatan keperawatan
Adanya ketidakseimbangan dalam persiapan alat, pelaksanaan
dan pemasangan susteen

Prosedur

Persiapan alat :

Sarung tangan

Plester

Bengkok

Susteen

Labrikan / jelly

Pelaksanaan :
1. Perawat cuci tangan
2. Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan
dilakukan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
3. Alat-alat didekatkan dengan pasien
4. Posisi pasien dimiringkan ke kiri, kaki kiri lurus, kaki
kanan ditekuk
5. Perawat memakai sarung tangan, ujung susteen dioles
lubrikan / jelly dimasukkkan ke dalam anus
6. Apabila susteen telah masuk dengan benar, difiksasi
dengan plester
7. Pasien dirapihkan
8. Sarung tangan yang telah dipakai dilempar ke dalam
bengkok

PEMASANGAN SUSTEEN
No. Dokumen

Tanggal terbit

SPO
PEMASANGAN
SUSTEEN

No. Revisi
0

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Prosedur

9. Perawat memberitahu bahwa tindakan pemasangan susteen


telah dilakukan
10.Perawat cuci tangan
11.Alat-alat dibereskan
12.Perawat mencatat dalam catatan asuhan keperawatan

Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

MEMASANG KATETER CONDOM


No. Dokumen

No. Revisi
0

Tanggal terbit

SPO
MEMASANG KATETER
CONDOM

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur RS

Pengertian

Memasangkan catheter yang tidak menetap

Tujuan
Kebijakan

Agar pasien merasa nyaman


Adanya tenaga perawat yang professional yang diber wewenang
untuk

melaksanakan

prosedur yang berlaku

pemasangan

catheter

sesuai

dengan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Prosedur

Persiapan alat :

Menyediakan kondom, karet gelang, gunting, penampung


urine dan plester

Persiapan pasien :

Perawat mencuci tangan

Memberitahu pasien mengenai prosedur yang akan dilakukan

Memasang tabir disekeliling tempat tidur

Pelaksanaan :
1. Menanggalkan pakaian bawah pasien
2. Mencuci daerah genetalia dan keringkan
3. Memasukkan selang penampung urine keujung kondom
4. Mengikat ujung selang penampung urine dari bagian dalam
kondom dengan karet gelang
5. Menggunting ujung kondom agar kondom berlubang
6. Memasang dan mengikat kondom dengan plester diatas glans
penis
7. Membantu mengenakan pakaian bawah
8. Meletakkan penampung urine lebih rendah dari kandung

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
kemih
9. Perawat mencuci tangan
10.Membuka tabir
Unit terkait

11.Membereskan alat-alat
- Petugas Rawat inap

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

SPO
PEMBERIAN URINAL

Pengertian

Tanggal terbit

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

Prosedur pemberian urinal adalah memasang urinal pada


pasien pria yang tidak dapat melakukan sendiri

Tujuan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk :

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

Kebijakan

1.
2.
3.
4.

Menampung air kemih


Menjaga kebersihan
Mengetahui kelainan pada urine
Mengurangi gerakan pasien
Segala tindakan keperawatan ditulis pada catatan

keperawatan
Adanya ketidakseragaman dalam persiapan alat,
pasien dan pelaksanaan pemberian urinal

Prosedur

Persiapan alat :

Urinal dan alas urinal

Persiapan pasien : Pasien diberitahukan dan dibaringkan


dalam sikap yang menyenangkan
Pelaksanaan :
1. Perawat cuci tangan
2. Alas dipasang dibawah genitalia/kemaluan
3. Pada pasien yang tidak dapat melakukan sendiri,
perawat membantu membuka pakaian bawah pasien
4. Dengan alas kain penutup/kain pasien, tangan kiri
perawat memasukkan penis ke dalam mulut urinal,
pasien dianjurkan berkemih

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
5. Pasien dirapihkan dan alat-alat dibersihkan

Unit terkait

Instalasi rawat inap dan rawat jalan


IGD
Instalasi bedah sentral

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi
01

Tanggal terbit

SPO
MEMASANG INFUS
Pengertian

Tujuan
Kebijakan

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur RS

Memasukkan cairan obat langsung kedalam pembuluh darah


vena dalam jumlah banyak, dalam waktu yang lama dengan
menggunakan infuse set.
a. Sebagai tindakan pengobatan
b. Mencukupi kebutuhan tubuh akan cairan dan elektrolit
Adanya tenaga perawat yang diberi wewenang untuk
melaksanakan tindakan pemasangan infuse sesuai dengan

Prosedur

prosedur
Persiapan Alat
Standar infuse-Plester
Cairan yang akan diberikan
Infuse set -Gunting
Abbocath / wingniddle sesuai ukuran
Kapas alkohol -Pengalas
Kassa steril

-Betadin
-Bengkok

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

No :
Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan hal yang akan dilakukan jika
keadaan memungkinkan, jika tidak memungkinkan
(pasien tidak sadar) keluarganya diberi penjelasan.
Cara Kerja
a. Siapkan area yang akan dipasang infuse
b. Memeriksa ulang cairan yang akan diberikan,
keluarkan udara dari selang infuse.
c. Menentukan vena yang akan ditusuk.
d. Pasang pengalas.
e. Desinfeksi area yang akan ditusuk dengan diameter 5
10 cm.
f. Menusuk jarum infuse / abbocath pada vena yang
telah ditentukan.
g. Melakukan viksasi.
h. Menutup bagian yang ditusuk dengan kasa betadin.
i. Menghitung jumlah tetesan sesuai kebutuhan.
j. Perhatikan reaksi pasien.
k. Catat waktu pemasangan, jenis cairan (distatus
pasien).
l. Pasien dirapihkan.
m. Alat dibereskan.
n. Perawat mencuci tangan.
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

No. Revisi
01

Tanggal terbit

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

SPO
MENGHITUNG
TETESAN INFUS
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

Menetapkan dengan pasti jumlah tetesan sesuai instruksi


Agar tidak terjadi kelebihan cairan atau kekurangan cairan pada
kasus dehidrasi
Adanya perawat untuk melakukan perhitungan tetesan
cairan infuse sesuai dengan prosedur, untuk mencegah

Prosedur

terjadinya kelebihan / kekurangan cairan


Persiapan alat

Jam yang ada jarum detik

Pelaksanaan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
1. Menjelaskan tujuan menghitung tetesan infuse
2. Mengatur dan melihat posisi jarum infuse, apakah tetesan
lancar atau tidak
3. Menghitung jumlah tetesan dalam satu menit, sesuai dengan
program dokter dengan rumus :
Volume Total Infus X Faktor Tetesan
Waktu dalam jam X 60 menit
4. Aturan tetesan infuse sesuai dengan jumlah tetesan / menit
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.031
Tanggal terbit

SPO

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur

1 januari 2010

MENGGANTI BOTOL
INFUSE
Pengertian

Tujuan

Prosedur mengganti botol infuse adalah tindakan keperawatan


mengganti botol infuse yang telah kosong dengan botol infuse yang
berisi cairan sesuai dengan indikasi / program pengobatan
Sebagai acuan langkah-langkah dalam mengganti botol infuse

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Kebijakan

Prosedur

Harus ada lembaran observasi cairan

Ditulis dalam catatan keperawatan

Adanya keseragaman dalam mengganti botol infuse

Dilakukan dengan teknik aseptic


Persiapan alat :

Cairan

infuse

baru

sesuai

dengan

indikasi

dan

program

pengobatan

Kapas alcohol

Bengkok

Pelaksanaan
1. Perawat cuci tangan, pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang
akan dilakukan
2. Tutup botol infuse baru dibuka lalu didesinfeksikan pada mulut
luar botol, dengan kapas alcohol
3. Botol infuse baru digantungkan pada standar infuse
4. Klem pengatur tetesan pada slang infuse ditutup
5. Cabut slang infuse dan slang udara dari botol yang lama,
pindahkan ke botol yang baru

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin
6. Klem pengatur tetesan dibuka, tetesan diatur sesuai dengan
program pengobatan dan instruksi dokter
Unit terkait

Petugas Rawat inap

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.032
Tanggal terbit

SPO
MENCABUT INFUSE

Pengertian

Tujuan

1 januari 2010

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur
K
NIK 0126084504

Prosedur mencabut infuse adalah suatu tindakan keperawatan


untuk mencabut infuse pasien berdasarkan indikasi / program
pengobatan
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam mencabut
infuse

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Kebijakan

Harus ada advis / instruksi dari dokter

Segala tindakan keperawatan ditulis dalam catatan


keperawatan

Prosedur

Dilakukan dengan teknik aseptic

Adanya keseragaman dalam prosedur mencabut infuse


Persiapan alat :

Kassa steril

Plster dan gunting

Kapas lidi

Pelaksanaan :

Perawat cuci tangan, pasien diberi penjelasan tentang yang


akan dilakukan. Klem pengatur tetesan pada slang infuse
ditutup

Plester di area pemasangan infuse dilepas dengan kapas


lidi yang dibasahi

Letakkan kapas desinfektan di atas tempat tusukan jarum


infuse. Canule dicabut dengan cepat dan bekas tusukan
ditekan

Kemudian bekas tusukan ditutup dengan kasa steril dan


diplester

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

Unit terkait

Posisi pasien diatur

Alat-alat dibersihkan, kotoran dibuang pada tempatnya

Alat-alat dikembalikan pada tempatnya

Perawat cuci tangan

Perawat mencatat dalam catatan askep


-

Petugas Rawat inap

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.033

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 3

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
PENANGANAN
KOMPLIKASI YANG
DISEBABKAN OLEH
PEMASANGAN INFUSE
Pengertian

Ditetapkan ,
Direktur

1 januari 2010

Prosedur penanganan komplikasi yang dapat disebabkan


oleh pemasangan infuse adalah suatu tindakan dalam
penanganan pasien setelah dilakukan pemasangan infuse

Tujuan
Kebijakan

Sebagai

acuan

penerapan

langkah-langkah

penanganan komplikasi yang dapat disebabkan oleh infuse


Segala tindakan keperawatan ditulis dalam catatan

perawatan
Adanya
ketidakseragaman

dalam

komplikasi yang disebabkan oleh infuse


Prosedur

dalam

1. Cairan terkontaminasi oleh pyrogen


Gejala : menggigil, suhu badan tinggi
Akibat : infeksi
Tindakan : infuse set, jarum dan cairan diganti

penaganan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
2. Udara/benda asing masuk ke dalam aliran darah
Gejala : merasa pusing, gelisah, berkeringat dingin, sesak
dan sianosis
Akibat : emboli
Tindakan :

3.

Beri O2 kalo perlu


Diganti dengan nafas buatan
Control TTV
Lapor dokter
Tidak sterilnya alat pada waktu pemasangan

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.033

No. Revisi
0

Halaman
2 dari 3

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
PENANGANAN
KOMPLIKASI YANG
DISEBABKAN OLEH
PEMASANGAN INFUSE
Prosedur

Ditetapkan ,

1 januari 2010

Gejala : kulit disekitar vena merah, sakit, bengkak dan


panas
Akibat : phlebitis
Tindakan :
Cabut infuse dang anti yang baru di tempat lain
Kompres alcohol 70%
4. Dinding vena tembus
Gejala : bengkak dan sakit
Akibat : Oedema
Tindakan : cabut infuse, ganti yang baru di tempat yang
baru
5. Tusukan yang gagal pada waktu pemasangan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
Gejala : warna kulit kebiru-biruan, bengkak
Akibat : hematom
Tindakan :
Cabut infuse dang anti yang baru ditempat yang baru
Kompres alcohol 70 %
6. Kelebihan cairan yang masuk lewat infuse
Gejala : sesak, gelisah, oedem
Akibat : oedem paru
Tindakan :

Beri O2 bila perlu

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.033

No. Revisi
0

Halaman
3 dari 3

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
PENANGANAN
KOMPLIKASI YANG
DISEBABKAN OLEH
PEMASANGAN INFUSE

Ditetapkan ,
Direktur

1 januari 2010

Prosedur

Tetesan infuse diperlambat dan control TTV


Lapor dokter

Unit terkait

Instalasi rawat inap


Instalasi rawat jalan
IGD
Instalasi bedah sentral

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.034

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
TINDAKAN SKIN TEST
Adalah

Pengertian

Ditetapkan ,
Direktur

1 januari 2010
tindakan

kolaborasi perawat

dalam mempersiapkan

pasien sebelum dilakukan pemberian suntikan (injeksi) tertentu


Tujuan
Kebijakan

Sebagai acuan langkah-langkah dalam melakukan skin test


Adanya prosedur skin test sebelum dilakukan penyuntikan

Prosedur

Antibiotic
Persiapan Alat
1. Dispossible 1 cc
2. Obat-obatan yang diperlukan
3. Kapas alcohol dalam tempatnya
4. Gergaji ampul bila diperlukan
5. Aquabidest
II.

Pelaksanaan
1. Memberikan

penjelasan

tentang

tindakan

yang

akan

dilakukan
2. Menggulung lengan panjang pasien bila perlu
3. Mengisi dispossible 1 cc dengan obat yang akan ditest
sejumlah 0,1 cc dilarutkan dengan 0,9 % Aquabidest
4. Mendesinfeksi kulit yang akan ditusuk dengan kapas

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Dr. Nurdin
alcohol

kemudian

direnggangkan

dengan

tangan

kiri

perawat
5. antara

15-30

menyuntikkan

derajat
obat

dengan

sampai

permukaan

permukaan

kulit

kulit
menjadi

gembung dengan cara lubang jarum menghadap keatas dan


membuat sudut
6. Menilai reaksi

obat

setelah

10-15 menit

dari waktu

penyuntikan
7. Hasil positif bila terdapat tanda kemerahan pada daerah
penusukkan dengan diameter minimal 1 cm dan bila hasil
negative tidak terdapat tanda kemerahan.
- Petugas Rawat inap

Unit terkait

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.035
Tanggal terbit

SPO
PASANG NGT
Pengertian

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

1 januari 2010

Memasang NGT yang diinstruksikan untuk menggunakan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

Tujuan

Kebijakan
Prosedur

a.
Untuk nutrisi
b.
Untuk bilas lambung
c.
Untuk kompresi ( pada pasien dicurigai ileus )
NGT diharuskan terutama pada kejadian intoksikasi obat
Persiapan alat :
1. Pipa lambung dalam mangkuk berisi air hangat
2. Kom berisi air hangat
3. Bengkok
4. Perlak kecil
Pelaksanaan :
1. Memberitahu pasien
2. Membawa alat-alat kedekat pasien
3. Menetapkan posisi pasien dengan semi fowler atau sesuai
kebutuhan
4. Bila perlu lubang hidung dibersihkan dulu
5. Perawat cuci tangan
6. Slang NGT tadi diukur dari dahi sampai dengan epigastrium
7. Kemudian ujung selang diberi vaselin/pelicin
8. Masukkan perlahan-lahan melalui hidung dan anjurkan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
pasien untuk menelan bila pasien sadar
9. Periksa untuk menentukan selang betul-betul masuk dengan
cara :
Masukan ujung pipa sampai terendam ke dalam mangkok
berisi air, bila tidak menggelembung berarti berhasil
Mengisap isi lambung sedikit dengan spuit, bila ada cairan
lambung berarti masuk
Memasukan udara spuit 3cc kedalam lambung sambil
mendengarkan dengan stethoscope, bila bunyi berarti
Unit terkait

masuk, kemudian udara dikeluarkan kembali


- Petugas Rawat inap

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.036

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MEMBERIKAN
MAKANAN LEWAT NGT

Ditetapkan ,
Direktur

1 januari 2010

Pengertian

Memberikan makanan melalui NGT dengan prosedur yang benar

Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Memenuhi kebutuhan nutrisi pasien


Adanya tenaga terlatih untuk melakukan tindakan tersebut
Persiapan alat :

Perawat mencuci tangan

Menyiapkan diatas baki


Makan cair yang hangat
Spuilt 50 cc
Bila ada obat, dihaluskan dan dilarutkan dalam air putih
secukupnya
Stestoscope
Serbet makan

Persiapan pasien :

Memberitahu dan menjelaskan kepada pasien mengenai


tindakan yang akan dilakukan

Memeriksa perut pasien kembung atau tidak

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

Mengatur posisi pasien semi fowler, kepala dimiringkan

Mengontrol kembali posisi NGT dengan cara auskultasi


aspirasi

Meletakan servet dibawah nya untuk melindungi pasien dari


makan yang tercecer

Tutup NGT / klem dilepas sambil dijepit dengan jari sehingga


udara tidak masuk

Memasukkan nutrisi atau obat dengan spuit 50 cc

Memasukan air putih untuk membilas, sesudahnya NGT


ditutup / diklem kembali

Perawat cuci tangan

Menulis pada catatan perawat mengenai tindakan yang telah


dilakukan, jenis dan jumlah cairan yang diberikan, dosis dan
macam obat yang diberikan, reaksi pasien

Merapikan pasien dan lingkungannya

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.036
Tanggal terbit

SPO
MEMBERIKAN
MAKANAN LEWAT NGT
Prosedur

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur

1 januari 2010

Membersihkan alat mengembalikan pada tempatnya

Perawat cuci tangan

Sikap :

Unit terkait

Hati-hati

Cermat

Peka terhadap respon pasien


-

Petugas Rawat inap


Petugas IGD

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.037
Tanggal terbit

SPO
MELAKUKAN BILAS
LAMBUNG

1 Januari 2010

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur RS

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Pengertian

Membersihkan lambung pada pasien keracunan dan atau


perdarahan

Tujuan
Kebijakan

Sebagai acuan langkah-langkah dalam melakukan bilasan


lambung
Adanya perawat terlatih yang untuk melakukan tindakan

Prosedur

bilasan lambung
Persiapan alat dan obat :
1. Selang NGT sesuai dengan ukuran pasien
2. Bengkok besar
3. Perlak alasnya
4. Ember penampung
5. Air hangat 1 2 liter / Aquabidest 0,9% sesuai kebutuhan
6. Kasa / tissue
7. Gelas ukuran
8. Celemek dan kain
9. Gelas diisi air matang
10.Jelly
11.Set terapi lengkap dan siap pakai
12.Pinset anatomis
13.Obat-obatan sulpasatropin, norit

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
14.Susu yang diperlukan dalam tempatnya
Pelaksanaan
1. Keluarga diberi penjelasan tentang tindakan yang akan
dikerjakan
2. Posisi pasien diatur sesuai dengan kebutuhan
3. Memasang perlak dan alasannya didada pasien
4. Meletakan bengkok dibawah dagu pasien
5. Meletakan ember penampung yang diberi alas kain pel ke
dekat pasien
6. Menentukan panjang selang NGT yang masuk ke dalam
lambung
7. Memberi jeli pada ujung selang NGT

PELAYANAN KEPERAWATAN

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
No. Dokumen
03.05.037
Tanggal terbit

SPO
MELAKUKAN BILAS
LAMBUNG
Prosedur

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur

1 Januari 2010

8. Menutup pangkal selang NGT pelan-pelan kedalam lambung


melalui lobang hidung
9. Menyakinkan selang
memasukan

ujung

masuk kedalam lambung dengan cara


selang

sampai

terendam

kedalam

mangkok berisi air, dikeluarkan kembali.


10.Setelah yakin selang masuk ke lambung pasien, posisi diatur
miring tanpa bantal dan letak kepala lebih rendah
11.Memasang cororng pada ujung selang kemudian masukan air
/ cairan selanjutnya ditunggu sampai air/cairan tersebut
keluar dari lambung ember
12.Membilas lambung dilakukan berulang kali sampai air/cairan
yang keluar dari lambung berwarna jernih dan tidak berbau
13.Mengobservasi tekanan darah, nadi, pernapasan dan respon
pasien
14.Mencatat semua tindakan yang telah dilakukan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Unit terkait

Petugas Rawat inap

PELAYANAN KEPERAWATAN

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
No. Dokumen
03.05.038
Tanggal terbit

SPO
MENGIKUTI VISITE
DOKTER
Pengertian
Tujuan

Kebijakan

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur RS

1 januari 2010

Mengikuti dokter selama pemeriksaan ke pasien


Menjadi acuan dalam pelaksanaan visite dokter sehingga
memperlancar pemeriksaan fisik dan pemberian terapi sesuai
instruksi dokter.
Visite dokter ke pasien di ruangan adalah kunjungan
dokter dalam rangka pemeriksaan fisik, perencanaan
pemberian terapi dan tindakan medis yang
harus diberikan kepada pasien yang dirawatnya yang
semuanya itu harus diketahui dan dibantu

Prosedur

pelaksanaannya oleh perawat


1. Siapkan status pasien, baca dan teliti :
Status dilihat apakah sesuai dengan dokter nya
Hasil penunjang diagnostic lengkap atau belum, kalau
belum catat alasannya dalam buku catatan visite.
Apakah instruksi dokter sudah / belum dilaksanakan.
Catat keluhan pasien dan obat-obatan yang sudah habis

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
atau masalah-masalah pengobatan (alergi, mual dan
sebagainya).
2. Siapkan semua data-data diatas untuk mempermudah waktu
dokter memerlukan (simpan dalam status masing-masing /
kereta dorong)
3. Menyiapkan pasien, alat-alat dan lingkungannya.
4. Mendampingi pasien selama pemeriksaan dokter.
5. Menulis instruksi dokter di catatan keperawatan dan di
papan acara.
6. Melaksanakan instruksi dokter
Mencatat hasil pelaksanan program sesuai instruksi dokter
dalam buku laporan dan catatan keperawatan.
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
No. Dokumen
03.05.039
Tanggal terbit

SPO
MENYIAPKAN
PENGAMBILAN DARAH
UNTUK PEMERIKSAAN
LABORATORIUM
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur RS

1 Januari 2010

Mengambil darah dari pasien untuk dikirim ke laboratorium


Menjadi acuan langkah-langkah dalam menyiapkan pengambilan
darah untuk pemeriksaan laboratorium
Adanya tenaga perawat professional yang diberi wewenang untuk
menyiapkan

darah

untuk

pemeriksaan

laboratorium.

Ini

dilakukan bila petugas laboratorium tidak bisa mengambil karena


suatu hal.
Prosedur

Persiapan alat :
1. Botol kecil/tabung
2. Disposable sesuai dengan kebutuhan.
3. Kapas, alcohol dalam tempatnya.
4. Torniguet
5. Label pemeriksaan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

Persiapan pasien :
1. Memberikan

penjelasan

tentang

tindakan

yang

akan

dilakukan.
2. Posisi pasien diatur sesuai dengan kebutuhan.
3. Membimbing pasien sehingga merasa nyaman

Pelaksanaan :
1. Menentukan pembuluh darah yang akan ditusuk untuk
pengambilan darah.
2. Desinfkesi permukaan kulit pembuluh darah yang akan
ditusuk dengan kapas alcohol.
3. Memasang torniquet
4. Mengambil darah dengan cara menusukkan jarum disposable
pada pembuluh darah dan mengambilnya sesuai dengan
kebutuhan.
5. Memasukan darah pada tempatnya (botol/tabung) dengan :
Mencantumkan nama

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.039
Tanggal terbit

SPO
MENYIAPKAN
PENGAMBILAN DARAH
UNTUK PEMERIKSAAN
LABORATORIUM
Prosedur

No. Revisi
0

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur

1 januari 2010

No. Rekam Medik


Dirawat di ruangan yang mana

Unit terkait

Tanggal pengambilannya.
- Petugas Rawat inap
- Petugas laboratorium

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
No. Dokumen
03.05.040
Tanggal terbit

SPO
MENYIAPKAN PASIEN
UNTUK PEMERIKSAAN
DIAGNOSTIK
Pengertian

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur

1 januari 2010

Mempersiapkan segala kebutuhan pasien untuk pemeriksaan


diagnostic.

Tujuan
Kebijakan

Menjadi acuan langkah-langkah dalam menyiapkan pasien untuk


pemeriksaan diagnostic.
Adanya pasien yang memrlukan tindakan pemeriksaan
diagnostic.

Adanya

pasien

yang

memerlukan

tindakan

diagnotik sesuai dengan program pengobatan.


Prosedur

Adanya sarana yang tersedia.


Persiapan alat :
1. Alas brankar dan selimut
2. Obat-obat sesuai program
3. Bengkok, tisue

pemeriksaan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
Pelaksanaan :
1. Memberikan penjelasan tentang tindakan yang akan dilakukan
2. Sebelum pemeriksaan :
USG,

pasien

dipuasakan

sesuai

dengan

program

pemeriksaan.
Mengantar pasien ke ruang pemeriksaan.
3. Pada saat pemeriksaan :
Mendampingi pasien
Memperhatikan pasien
4. Setelah pemeriksaan :

Unit terkait

Mengantar pasien ke tempat semula

Mengobsevasi nadi tensi pernapasan

Mencatat tindakan dari hasil obsevasi.


Petugas Rawat inap
Petugas radiology

PELAYANAN KEPERAWATAN

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Dr. Nurdin
No. Dokumen
03.05.041
Tanggal terbit

SPO
POSISI BERBARING
PASIEN
Pengertian

Tujuan
Kebijakan

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur

1 Januari 2010

Cara berbaring pasien dengan berbagai posisi tertentu di


tempat tidur, meja pemeriksaan atau meja operasi untuk
maksud tertentu
a. Memberikan rasa nyaman
b. Membantu pasien memudahkan tindakan keperawatan,
tindakan pemeriksaan dan pengobatan
Pasien dengan indikasi tertentu, sehingga memerlukan salah
satu posisi

Prosedur

berbaring pasien di rumah sakit


Macam-macam posisi berbaring :
a. Setengah duduk (fowler).
b. SIM.
c. Trendelenburg.
d. Dorsal Recumbent.
e. Lithotomy.
f. Genu Pectoral atau Knee chest

Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.042
Tanggal terbit

SPO
POSISI SIM
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

No. Revisi
01

1 Januari 2010
Membaringkan pasien dengan posisi miring dan setengah
telungkup untuk maksud tertentu
Membantu pasien untuk mempermudah tindakan pemeriksaan
rectum atau pemberian huknah atau obat-obatan melalui anus
Pasien dengan indikasi untuk dilakukan tindakan pemeriksaan
rectum,

Prosedur

Halaman
1 dari 1

pemberian huknah / obat-obat per-anus


Persiapan Alat

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Sesuai dengan tindakan
pemberian huknah.

yang

dilakukan,

misalnya

Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan
dilakukan.
Cara Kerja
Pasien berbaring, kemudian dimiringkan kekiri dengan
posisi badan setengah telungkup, sedangkan kaki kiri
lurus, lutut dan paha kanan ditekuk serta ditarik kearah
dada, sementara tangan kiri diatas kepala atau
dibelakang punggung dan tangan kanan diatas tempat
tidur.
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.43

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1

SPO
POSISI FOWLER
Pengertian
Tujuan

Cara berbaring pasien dengan posisi setengah duduk.


Mengurangi sesak nafas.
Memberikan rasa nyaman.
Membantu memperlancar keluarnya cairan, misalnya pada
WSD.
- Membantu mempermudah tindakan pemeriksaan.

Kebijakan

Pasien dengan indikasi sesak nafas dan pasien pasca bedah


bila keadaan umum baik atau bila pasien sudah benar-benar
sadar.

Prosedur

1. Persiapan Alat

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Nomor Dokumen

No :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

Sandaran punggung atau kursi.

Bantal atau balok penahan kaki tempat tidur bila


perlu.

Tempat tidur khusus (functional bed) jika ada.

2. Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan
diberikan
2. Prosedur
a. Pasien didudukkan, sandaran punggung atau kursi
diletakkan dibawah atau diatas kasur dibagian
kepala diatur sampai setengah duduk dan rapihkan.
Bantal
disusun
menurut
kebutuhan,
pasien
dibaringkan kembali dan pada ujung kakinya diberi
penahan.
b. Pada tempat tidur khusus (functional bed) pasien
dan tempat tidurnya diatur setengah duduk,
dibawah lutut ditinggikan sesuai kebutuhan. Kedua
lengan ditopang dengan bantal.
c. Pasien dirapihkan.
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen

SPO
POSISI
TRENDELENBURG

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur

Pengertian

Membaringkan pasien dengan posisi kepala lebih rendah dari


pada kaki

Tujuan
Kebijakan

Melancarkan peredaran darah ke otak


Pasien yang dipasang skin traksi pada kakinya dan pasien
dalam

Prosedur

keadaan shock
Persiapan Alat

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Balok penopang kaki tempat tidur.
Bantal.
Tempat tidur khusus bila ada.
Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan
dilakukan.
Cara Kerja
1. Tempat tidur dibagian kaki ditinggikan dengan
balok.
2. Pasien berbaring terlentang tanpa bantal, dibawah
lipatan lutut diberi bantal.
3. Diantara kepala pasien dan ujung tempat tidur
diberi bantal sebagai penahan.
4. Pada tempat tidur khusus (funtorial bed) bagian
kakinya
dapat
langsung
ditinggikan
sesuai
kebutuhan.
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
Tanggal terbit

SPO
POSISI DORSAL
RECUMBENT
Pengertian

Tujuan

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur

1 januari 2010

Membaringkan pasien dengan posisi terlentang dengan lutut


ditekuk dan telapak kaki menapak di atas tempat tidur,
sedangkan kedua belah kaki direnggangkan
a. Memudahkan tindakan pemeriksaan dan perawatan
daerah genitalia
b. Mempermudah proses persalinan pada pasien yang akan
bersalin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Kebijakan
Prosedur

Unit terkait

Pasien yang akan melahirkan dan pasien yang memerlukan


tindakan tertentu
Persiapan alat :
- Tempat tidur atau meja operasi atau meja
pmeriksaan
- selimut
Persiapan pasien
Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan
dilakukan
Cara kerja
a. Pasien berbaring terlentang, pakaian bagian
bawah dibuka
b. Lutut ditekuk, paha diregangkan dan telapak kaki
merapat pada tempat tidur
-

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.046
Tanggal terbit

SPO
MEMBERIKAN OBAT
MELALUI MATA
( MEMBERIKAN SALF
MATA )
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur RS

1 Januari 2010

Memberikan obat salf mata dengan cara mengoleskannya pada


mata
Melaksanakan tindakan pengobatan mata sesuai dengan
program pengobatan
Sebagai acuan langkah-langkah dalam prosedur memberikan
obat melalui mata ( memberikan salf mata )

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Prosedur

1. Persiapan Alat dan Bahan


Salf mata sesuai kebutuhan.
Kapas bulat khusus untuk mata.
Bengkok.
2. Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan dilakukan.
Pasien diatur dalam posisi duduk atau terlentang.
3. Cara Kerja
1. Baca etiket pada tube salf mata untuk mencegah
kekeliruan.
2. Bersihkan mata pasien dengan kapas bulat.
3. Kapas bulat yang sudah dipakai buang kedalam
bengkok.
4. Tarik kelopak mata bagian bawah kebawah dan
oleskan salf dari canthus dalam kecanthus luar.
5. Anjurkan pasien untuk menutup dan mengejapkan
kelopak mata.
6. Bersihkan sisa obat yang ada dimata dengan kepas
bulat.
7. Bila perlu mata ditutup dengan kain kassa steril dan
diplester.

Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN)
No. Dokumen
03.05.047
Tanggal terbit

SPO

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur

MEMBERIKAN OBAT
MELALUI MATA
( MEMBILAS / IRIGASI
MATA )
Pengertian
Tujuan

Membersihkan mata dengan cara mengalirkan cairan ke dalam


mata
a. Membersihkan mata yang kotor atau mengeluarkan
benda asing dan melaksanakan tindakan pengobatan
pada mata
b. Dilakukan pada :

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

Kebijakan

- Mata sakit yang kotor


- Mata kemasukan benda asing
- Mata yang megalami kecelakaan
Acuan dalam menentukan langkah-langkah memberikan obat
melalui mata

Prosedur

( irigasi mata )
Persiapan Alat
Boorwater 3 % atau obat lain yang steril didalam tempatnya.
Spuit 20 cc atau spuit khusus mata steril.
Kapas basah steril dalam tempatnya.
Kain kassa steril.
Perlak dan alasnya.
Bengkok.
Handuk.
Persiapan Pasien
a. Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan
dilakukan.
b. Pasien diatur dalam posisi duduk dengan kepala
miring kearah mata yang akan dicuci.
Cara Kerja
1. Perlak dan alasnya dipasang didada pasien sampai
bahu.
2. Pasien dianjurkan agar memegang bengkok.
3. Mata yang dicuci dilap dengan kapas basah dari arah
luar kedalam.
4. Spuit diisi dengan cairan.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
5. Kelopak mata dibuka dengan kapas basah.
6. Cairan disemprotkan perlahan-lahan dari arah dalam
keluar.
7. Setelah bersih kelopak mata dikeringkan dengan
kapas lembab, muka dikeringkan dengan handuk.
8. Obat mata diberikan bila perlu.
9. Setelah selesai pasien dirapihkan kembali.
10.Peralatan diberikan, dibereskan dan dikembalikan
ketempat semua

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.047

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MEMBERIKAN OBAT
MELALUI MATA
( MEMBILAS / IRIGASI
MATA )
Prosedur

Ditetapkan ,
Direktur

1 Januari 2010

Perhatian :
- Perhatikan teknik septic dan aseptic.
- Cairan tidak boleh disemprotkan terlalu keras.
- Obat yang
pengobatan.

Unit terkait

diberikan

harus

Petugas Rawat inap

sesuai

dengan

program

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.0048
Tanggal terbit

SPO
IRIGASI TELINGA

1 Januari 2010

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
Pengertian

Mencuci rongga telinga bagian luar dengan cairan yang


disemprotkan ke dalamnya

Tujuan

Membersihkan rongga tersebut dari nanah, kotoran telinga atau


benda asing
Dilakukan pada :

Kebijakan

Prosedur

a. Pasien OMP ( otitis Media Perforata )


b. Telinga yang tersumbat oleh kotoran telinga
c. Telinga yang kemasukan benda asing
A. Persiapan Alat
- Semprit balon.
- Cairan / obat dalam tempatnya.
- Bengkok.
- Perlak dan alasnya.
- Handuk.
- Pincet bengkok (pincet telinga).
- Kapas.
B. Persiapan Pasien
Pasien disiapkan dalam posisi duduk.
C. Cara Kerja
1. Perlak dan alasnya dipasang diatas bahu.
2. Pasien

dianjurkan

untuk

memegang

Bangkok

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin
dibawah telinga yang akan dibersihkan.
3. Dengan tangan kiri, daun telinga ditarik keatas dan
sedikit kebelakang.
4. Ujung semprit diletakkan dimuka liang telinga,
jangan sampai menutupi liang (rongga) telinga.
5. Penyemprotan dilakukan dengan hati-hati tapi agak
kuat pada sisi atas liang telinga.
6. Cairan yang keluar ditampung dengan bengkok.

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.048

SPO
IRIGASI TELINGA
Prosedur

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,

6. Penyemprotan diulang beberapa kali sampai bersih.


7. Setelah bersih lobang telinga dikeringkan dengan kapas
sekitarnya dikeringkan dengan handuk.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
8. Bila perlu ditetsi obat.
9. Alat-alat dan pasien dibereskan kembali.
Unit terkait

Halaman :

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.049

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

SPO

Tanggal terbit

MENETESKAN OBAT
TETES HIDUNG

1 januari 2010

Ditetapkan ,

Pengertian

Memberikan obat tertentu dengahn cara meneteskannya ke


dalam hidung

Tujuan

Melaksanakan tindakan pengobatan sesuai dengan program


pengobatan, misalnya untuk mengurangi rasa sakit sumbatan di
lubang hidung dan lain-lain
Sebagai acuan langkah-langkah tindakan keperawatan
Persiapan Alat dan Bahan
Obat tetes hidung sesuai dengan program pengobatan.
Pipet obat.
Kertas tissue bila mungkin disediakan.

Kebijakan
Prosedur

Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan dilakukan.
Pasien diatur dalam posisi tidur dengan kepala ekstensi..
cara Kerja
1. Baca etiket obat untuk mencegah kekeliruan.
2. Teteskan obat sebanyak yang telah ditentukan dalam
program pengobatan.
3. Anjurkan pasien agar tetap dalam posisi
dengan kepala ekstensi selama 2 menit.

tidur

4. Bersihkan daerah sekitar hidung dengan kertas

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
tissue.
Unit terkait

Petugas Rawat inap

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.050

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MEMBERIKAN OBAT
MELALUI VAGINA

Ditetapkan ,

1 Januari 2010

Pengertian

Membersihkan vagina dengan cairan obat yang dialirkan atau


disemprotkan ke dalamnya

Tujuan
Kebijakan

Membersihkan dan mengobati vagina


Dilakukan pada :

Prosedur

a. Pasien dengan vagina yang kotor


b. Persiapan tindakan dengan pembedahan
c. Pasien dengan radang vagina
d. Post partum dengan lochea yang berbau
Persiapan Alat dan Bahan
Irigator dengan selangnya.
Pispot.
Kanula vagina steril dalam tempatnya.
Alas bokong.
Sarung tangan.
Selimut.
Standar infuse bila perlu.
Kapas sublimate.
Obat cairan yang diperlukan dalam tempatnya.
Klem.
Bengkok.
Sampiran.
Persiapan Pasien
Pasien diberitahu tindakan yang akan dilakukan.
Pasien diatur dalam posisi dorsal recumbent.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Cara Kerja
1. Sampiran dipasang bila perlu.
2. Obat atau cairan dihangatkan dan dimasukkan
kedalam irrigator dengan selang diklem terlebih
dahulu.
3. Irigator digantungkan setinggi 30 cm dari permukaan
tempat tidur. Kanula dipasang pada ujung selang dan
cairan dialirkan lalu selang diklem dan kanula
diletakkan pada tempat yang steril.
4. Pakaian pasien bagain bawah dibuka lalu daerah
tersebut ditutup dengan selimut.
5. Alas bokong dan pispot dipasang.

PELAYAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.050

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MEMBERIKAN OBAT
MELALUI VAGINA
Prosedur

Unit terkait

Ditetapkan ,

1 Januari 2010

5. Vulva dibersihkan dengan kapas sublimate selanjutnya vulva


dibuka dan dengan tangan kanan petugas memasukkan
kanula kedalam vagina pasien.
-

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.051

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MEMBERIKAN OBAT
MELALUI ANUS
( RECTUM )

Ditetapkan ,
Direktur

1 Januari 2010

Pengertian

Membersihkan anus dengan cairan obat yang dialirkan atau


disemprotkan ke dalam nya

Tujuan
Kebijakan

Membersihkan dan mengobati anus


Dilakukan pada :

Prosedur

a. Persiapan tindakan dengan pembedahan


b. Pasien yang sulit BAB ( sembelit )
c. Pasien dengan penyakit / sakit di daerah anus
( Haemorrhoid )
d. Pasien dengan indikasi tertentu
Persiapan Alat dan Bahan
- Irigator dengan selangnya.
- Pispot.
- Kanula steril dalam tempatnya.
- Alas bokong.
- Sarung tangan.
- Selimut.
- Standar infuse bila perlu.
- Kapas sublimate.
- Obat cairan yang diperlukan dalam tempatnya.
- Klem.
- Bengkok.
- Sampiran.
Persiapan Pasien
Pasien diberitahu tindakan yang akan dilakukan.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
Pasien diatur dalam posisi dorsal recumbent.
Cara Kerja :
1. Sampiran dipasang bila perlu
Sampiran dipasang bila perlu.
2. Obat atau cairan dihangatkan dan dimasukkan kedalam
irrigator dengan selang diklem terlebih dahulu.
3. Irigator digantungkan setinggi 30 cm dari permukaan
tempat tidur. Kanula dipasang pada ujung selang dan
cairan dialirkan lalu selang diklem dan kanula diletakkan
pada tempat yang steril.
4. Pakaian pasien bagain bawah
tersebut ditutup dengan selimut.

dibuka

lalu

5. Alas bokong dan pispot dipasang.

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.051

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2

daerah

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MEMBERIKAN OBAT
MELALUI ANUS
( RECTUM )
Prosedur

Unit terkait

Ditetapkan ,
Direktur

1 Januari 2010

6. Vulva dan anus dibersihkan dengan kapas sublimate, ibu jari


dan telunjuk kiri petugas dibalut dengan kapas sublimate
selanjutnya anus dibuka dan dengan tangan kanan petugas
memasukkan kanula kedalam anus pasien.
-

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.052

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MEMBERIKAN OBAT
MELALUI MULUT
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

Prosedur

Ditetapkan ,

1 Januari 2010

Meyiapkan dan memberikan obat untuk pasien melalui mulut


Memberikan obat kepada pasien melalui mulut secara tepat dan
benar sesuai dengan program pengobatan
Dilakukan pada :
a. Pasien yang tidak bisa minum obat sendiri
b. Pasien bed rest
Persiapan Alat dan Bahan
Peralatan yang diperlukan dalam tempatnya.
Air minum dan gelas.
Sendok obat untuk obat syrup.
Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan tentang cara minum obat.
Cara Kerja
1. Perawat cuci tangan.
2. Obat diberikan langsung kepada pasien dan ditunggu
sampai obat ditelan habis, bila perlu pasien dibantu.
3. Setiap pemberian obat, dicatat pada catatan perawat.
4. Perawat cuci tangan.

Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.053

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MEMBERIKAN OBAT
MELALUI KULIT

Ditetapkan ,
Direktur

1 Januari 2010

Pengertian

Memberikan obat untuk pasien melalui kulit

Tujuan
Kebijakan

Memberikan obat kepada pasien melalui kulit sesuai kebutuhan


Dilakukan pada pada pasien yang memerlukan

Prosedur

pengobatan kulit
a. Dioleskan, misalnya salf, cream, glycerin, gentian violet.
b. Dikompres, misalnya air hangat, dingin dengan alkohol,
rivanol.
c. Diberi penyinaran misalnya ultra violet.
d. Dibakar, misalnya dengan nitrasargenti pada kulit atau
jaringan tubuh.

Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.054
Tanggal terbit

SPO
PEMBERIAN OBAT
ANTISEPTIK
Pengertian

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur RS

1 Januari 2010

Memberikan obat penurun panas baik berupa oral maupun

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
injeksi
Tujuan
Kebijakan

Menurunkan suhu tubuh kembali ke normal


Dilakukan pada pasien dengan suhu badan > 38 derajat

Prosedur

Celcius
Persiapan Alat
-

Obat oral / injeksi penurun panas disiapkan sesuai


dosisi.
Contoh : Paracetamol tablet, Antrain injeksi, Novalgin
injeksi

Persiapan Pasien
-

Pasien terlebih dahulu diukur suhu tubuhnya dan


tekanan darahnya.

Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan


dilakukan dan rasionalisasinya.

Cara Kerja
1. Obat yang sudah disiapkan diberikan pada pasien
bila oral diminumkan.
2. Untuk obat injeksi disuntikkan sesuai dosis dan cara
pemberian baik IV atau IM.
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.055
Tanggal terbit

SPO
PEMBERIAN OBAT
ANALGETIK
Pengertian

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur

1 Januari 2010

Memberikan obat pengurang / penghilang nyeri berupa obat oral

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
maupun injeksi
Tujuan
Kebijakan

Mengurangi / menghilangkan rasa nyeri pada organ tertentu


Dilakukan pada :
a. Pasien yang mengalami nyeri hebat
b. Pasien dengan colic abdomen atau colic renal

Prosedur

c. Pasien patah tulang


Persiapan Alat
-

Obat oral / injeksi analgetik disiapkan sesuai dosisi.


Contoh : Toradol 30 mg /IV, Kaltrofen 1 amp/IM

Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan
dilakukan dan rasionalisasinya.
Cara Kerja
1. Obat yang sudah disiapkan diberikan pada pasien
bila oral diminumkan.
2. Untuk obat injeksi disuntikkan sesuai dosis dan cara
pemberian baik IV atau IM sesuai instruksi dokter.

Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.056
Tanggal terbit

SPO
PEMBERIAN OBAT
MELALUI PERNAFASAN
DENGAN INHALASI UAP
ATAU OBAT
Pengertian

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

Memberikan obat melalui hidung (selaput lender hidung dan


saluran pernafasan) dengan cara meneteskan obat tertentu ke
dalam rongga hidung dan dengan cara inhalasi

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tujuan

1. Melakukan

tindakan

pengobatan

untuk

penyembuhan

penyakit pasien
2. Membantu pasien dalam proses penyembuhan penyakitnya
Kebijakan

melalui selaput lender atau saluran pernafasan


Pasien mendapat penjelasan yang cukup tentang rencana
tindakan

Prosedur

1. Persiapkan alat untuk inhalasi dengan uap


a. Baskom besar berisi air mendidih
b. Obat yang mengandung menthol
c. Bengkok
d. Handuk 2 buah
e. Tissue
f. Gelas Ukur
g. Vaselin atau cream
2. Persiapkan pasien (pemberian penjelasan dan pengaturan
posisi)
3. Meja diletakkan di depan pasien
4. Letakan baskom dengan alasnya di atas meja
5. Dada dan leher pasien ditutup rapat dengan handuk yang
diberi peniti di sebelah belakang

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
6. Sekitar mulut dan hidung diolesi vaselin
7. Obat yang telah ditentukan dimasukkan secukupnya ke
dalam baskom yang berisi air mendidih
8. Kepala pasien disarankan untuk menunduk di atas baskom
sehingga uap dapat dihirup
9. Seluruh permukaan baskom ditutup dengan handuk, sisi
yang lain dipegang oleh pasien untuk menutup rapat sekitar
hidung dan mulut

PELAYANAN KEPERWATAN
No. Dokumen
03.05.056
Tanggal terbit

SPO
PEMBERIAN OBAT
MELALUI PERNAFASAN
DENGAN INHALASI UAP
ATAU OBAT
Prosedur

No. Revisi
0

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur RS

1 JANUARI
2010

10.Pasien disuruh menghirup atau bernafas dengan hidung


berulang-ulang selama 10 s/d 15 menit
11.Setelah selesai pasien dirapihkan
12.Peralatan

dibersihkan,

dibereskan

dan

dikembalikan

ke

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
tempat semula

Ada cara yang sering dilakukan adalah dengan alat :


nebulizer

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.057

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

SPO
MEMBERIKAN OBAT
MELALUI SUNTIKAN
Pengertian
Tujuan

Kebijakan

1 JANUARI
2010

Memasukkan obat tertentu ke dalam jaringan tubuh dengan


penyuntikan ( injeksi )
a.

Mempercepat
reaksi
obat
dalam
tubuh
untuk
mempercepat proses penyembuhan / pengobatan
b. Mencegah penyakit dengan jalan memberikan kekebalan
atau imunisasi (DPT, ATS, BCG).
c. Melaksanakan uji coba abat (mantoux, skintest).
d. Melaksanakan tindakan diagnostic
(zat kontras / IVP).
Dilakukan pada :
a.
b.
c.
d.

Prosedur

Ditetapkan ,

Pasien tidak sadar


Pasien puasa
Pasien tidak bisa minum
Pasien dengan penyakit baru tertentu yang harus
mendapat pengobatan dengan cara suntukan
e. Pasien yang memerlukan obat dengan reaksi cepat
f.
Hasil kolaborasi dengan dokter yang merawat
Persiapan Alat
Spuit disposible sesuai kebutuhan
Obat obatan yang diperlukan
Kapas alkohol pada tempatnya
Gergaji ampul
Cairan pelarut / aquadest
Tempat untuk menampung jarum suntik bekas dan spuit
Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan tentang tindakan yang akan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
dilakukan.
Cara Kerja
a. Perawat cuci tangan.
b. Memperhatikan prinsip aseptic.
c. Membaca etiket obat.
d. Membaca dosis obat sesuai instruksi dokter.
e. Mencampur obat (kalau puyer) dengan aquadest.
f. Obat dalam ampul dipotong dulu dengan gergaji.
g. Masukkan obat kedalam spuit, kemudian udara
dalam spuit dikeluarkan.
h. Mengatur posisi pasien sesuai kebutuhan.
i. Menentukan daerah yang akan disuntik (IU, IM, IC,
SC).
j. Mendesinfeksi kulit dengan alkohol pada area yang
sesaui dengan jenis suntikan.
k. Memasukkan jarum dengan posisi 900 (IM).
l. Aspirasi
untuk
menentukan
tidak
mengenai
pembuluh darah (IM).
m. Memasukkan obat dengan perlahan lahan.
n. Memperhatikan reaksi pasien.

PELAYANAN KEPERAWATAN

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
No. Dokumen
03.05.057
Tanggal terbit

No. Revisi
01

SPO
MEMBERIKAN OBAT
MELALUI SUNTIKAN
Prosedur

Unit terkait

o.
p.
q.

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur RS

Mancabut jarum perlahan lahan.


Menghapus kulit dengan kapas alkohol.
Jarum bekas dibuang pada tempatnya terpisah
dengan sampah lainnya.
r.
Mencatat dalam buku suntikan.
s.
Perawat mencuci tangan.
-

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.058
Tanggal terbit

SPO
SUNTIKAN INTRA
CUTAN

1 JANUARI
2010

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur RS

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Pengertian

Memberikan obat melalui suntikan ke dalam jaringan kulit yang


dilakukan pada lengan bawah dalam atau di tempat lain yang
dianggap perlu

Tujuan

a.
b.
c.

Kebijakan
Prosedur

Melakukan uji coba tertentu (misalnya skintest penicillin).


Memberikan obat tertentu yang pemberiannya hanya
dapat dilakukan dengan cara suntikan intracutan.
Menentukan / membantu menentukan diagnosa terhadap
penyakit tertentu (misalnya tuberculin test).

Dilakukan pada pasien yang memerlukan terapy injeksi


Persiapan
Persiapan alat dan persiapan pasien juga persiapan
pemberian obat disesuaikan dengan kebutuhan.
Cara Kerja
a. Permukaan kulit didesinfeksi,
dengan tangan kiri.

lalu

ditegangkan

b. Lubang jarum menghadap keatas dan membuat


sudut antara 15 200 dengan permukaan kulit.
c. Obat dimasukkan sampai permukaan kulit yang
disuntik mengembung
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.059
Tanggal terbit

SPO
SUNTIKAN SUB CUTAN

1 JANUARI
2010

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Pengertian

Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Memberikan obat melalui suntikan dibawah kulit yang


dilakukan pada lengan atas sebelah luar daerah dada dan
ditempat lain yang dianggap perlu (misalnya pemberian
insulin pada pasien diabetes)
Memberikan obat tertentu yang pemberiannya
hanya
dapat dilakukan dengan cara suntikan sub cutan
Dilakukan pada pasien yang memerlukan terapi injeksi
a. Permukaan kulit didesinfeksi, lalu diangkat sedikit dengan
tangan kiri.
b. Jarum ditusukkan dengan lubangnya menghadap keatas,
dan membentuk sudut 45o dengan permukaan kulit.
c. Penghisap spuit ditarik sedikit, bila ada darah obat jangan
dimasukkan. Tapi bila tidak ada darah obat dimasukkan
perlahan-lahan.
d. Setelah obat masuk semua, jarum dicabut dengan cepat,
bekas tusukan ditekan dengan kapas alkohol.

Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.060
Tanggal terbit

SPO

SUNTIKAN
INTRAVENA

1 JANUARI
2010

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Unit terkait

Memberikan obat melalui suntikan ke dalam pembuluh darah


vena yang dilakukan pada vena anggota gerak.
Memberikan obat tertentu yang pemberiannya
hanya dapat
dilakukan dengan cara suntikan intra vena
Dilakukan pada pasien yang memerlukan terapi injeksi
a. Tentukan daerah yang akan ditusuk, kemudian lakukan
pembendungan diatasnya, lalu permukaan daerah yang
bersangkutan didesinfeksi dengan kapas alcohol dan
ditegangkan.
b. Pasang pengalas dibagian yang akan disuntik dan dekat
bengkok kebagian tubuh yang akan disuntik.
c. Jarum disuntikkan kedalam pembuluh darah yang
dimamksud dengan lubang jarum menghadap keatas.
d. Penghisap spuit ditarik sedikit, bila jarum berhasil measuk
kedalam vena, darah akan masuk kedalam spuit atau
mengalir sendiri. Tapi bila tidak ada darah yang keluar
berarti jarum tidak berhasil dan dipindahkan kebagian
lain. Setelah berhasil bukalah karet pembendung.
e. Setelah obat masuk semua, jarum dicabut dengan cepat,
bekas tusukan ditekan dengan kapas alkohol.
f. Bila pemberian cairan obat melalui vena diberikan dalam
jumlah besar dan waktu lama, maka pemberiannya
dilakukan dengan cara infuse sesuai dengan program
pengobatan.
-

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.061
Tanggal terbit

SPO
MENGAMBIL DARAH
VENA

1 JANUARI
2010

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Pengertian

Tujuan

Mengambil darah vena dengan spuit untuk pemeriksaan


tertentu pada salah satu vena tangan dan biasanya pada
decubiti
a. Untuk bahan pemeriksaan laboratorium.
b. Untuk menunjang diagnosa dan pemberian therapy.
c. Untuk sample pengantar permintaan trnasfusii
PMI

Kebijakan

Dilakukan pada :
a.

Prosedur

darah ke

Pasien yang akan dilakukan pemeriksaan laboratorium

b. Pasien yang butuh tranfusi


Persiapan Alat
- Jarum yang steril pada tempatnya.
- Kapas alkohol.
- Tourniquet.
- Pengalas.
- Bengkok.
- Formulir sample darah.
- Botol-botol tertutup yang bersih dan kering untuk
tempat bahan beserta etiketnya.
Persiapan Pasien
Pasien diberitahukan apa yang akan kita lakukan dan
tujuan / gunanya.
Cara Kerja
1. Alat dibawa ketempat pasien.
2. Pasang pengalas dibawah daerah yang akan
ditusuk.
3. Raba vena yang dimaksud, lalu tourniquet
dipasang
dan
pasien
dianjurkan
untuk

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
mengepalkan tangannya.
4. Kulit didesinfeksi dengan kapas alkohol.
5. Tegangkan kulit diatas vena dengan jari-jari tangan
kiri supaya vena tidak dapat bergerak.
6. Tusukkan jarum sampai kedalam vena, lalu tarik
pengisap sehingga darah masuk kedalam tabung
sebanyak yang diinginkan.
7. Lepaskan tourniquet.
8. Letakkan kapas alkohol diatas jarum, lalu jarum
dicabut bersama sempritnya, bekas tusukan
ditekan dengan kapas alkohol.
9. Lepaskan jarum dari sempritnya dan letakkan
kedalam bengkok.
10.darah dipindahkan kedalam botol yang tersedia,
waktu memasukkan darah botol agak dimiringkan,
jangan terlalu keras menyemprotkan darah
kedalamnya.

PELAYAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.061
Tanggal terbit

SPO
MENGAMBIL DARAH
VENA
Prosedur

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

11.Setelah selesai pengisap dikeluarkan dari tabung


semprit dan letakkan keduanya kedalam bengkok.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Perhatian :

Unit terkait

Dalam bekerja harus cepat dan cermat sehingga


tidak terjadi bekuan darah didalam semprit.

Semprit dan jarum harus steril dan kering.

Bila darah dimasukkan kedalam botol yang berisi


EDTA harus segera dikocok supaya jangan terjadi
bekuan dengan jalan menggoyang-goyangkan
botol 30 detik secara perlahan.
Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.062
Tanggal terbit

SPO
MENCUCI TANGAN
DENGAN CARA
DESINFEKSI

1 JANUARI
2010

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,
Direktur

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Pengertian

Tujuan

Mencuci tangan dengan larutan desinfektan, khususnya petugas


yang berhubungan dengan pasien ber penyakit menular
a. Mencegah terjadinya infeksi silang
b. Menjaga kebersihan perseorangan

Kebijakan
Prosedur

Unit terkait

Dilakukan bagi tenaga perawat yang akan melakukan


tindakan perawatan
Alat dan Bahan
Air bersih yang mengalir atau air didalam baskom.
Larutan desinfektan, yaitu Lysol, savlon.
Handuk atau lap kering.
Cara Kerja
Tangan mulai dari ujung jari sampai siku dibasahi
dengan air mengalir atau disiramkan, setelah itu
direndam sekurang kurangnya dua menit didalam
larutan desinfektan, kemudian dibilas dengan air bersih
dan dikeringkan dengan handuk atau lap kering.
-

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Nomor Dokumen

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.063
Tanggal terbit

SPO
MENCUCI TANGAN
DENGAN CARA STERIL
Pengertian
Tujuan

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

Mencuci tangan secara steril , khususnya bila akan membantu


tindakan pembedahan
a. Mencegah terjadinya infeksi silang

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
b. Menjaga
kebersihan
perseorangan
pemeriksaan laboratorium.
Kebijakan
Prosedur

Untuk

bahan

Dilakukan bagi tenaga perawat yang akan melakukan


tindakan perawatan
Persiapan Alat dan Bahan
Kran air mengalir yang mempunyai tangkai panjang atau
khusus.
Sikat steril dan tempatnya.
Alkohol 70 % dalam tempatnya.
Sabun.
Cara Kerja
1. Bila memakai cincin atau arloji harus dilepas, lengan
baju digulung sampai diatas siku.
2. Kran dibuka, tangan dibasahi sampai siku, disabuni
dan digosok dengan jari sekurang-kurangnya dua
menit, kemudian dibilas (sabun tetap dipegang).
3. Ambil sikat, kemudian tangan disabuni lagi dan
disikat mulai dari jari-jari terutama kuku, sela-sela
jari, punggung dan telapak tangan, sekurang
kurangnya 6 kali.
4. Tangan dibilas mulai dari ujung-ujung jari sampai
kesiku (sabun dan sikat tetap dipegang).
5. Tangan disabuni, disikat dan dibilas lagi seperti tadi,
ini diulangi beberapa kali dalam waktu sekurangkurangnya 15 menit.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin
6. Setelah

selesai

sabun

dan

sikat

dikembalikan

ketempatnya, tangan dibilas dan tetap diarahkan


keatas sehingga air dari tangan mengalir kesiku.
7. Kran ditutup dengan siku.
8. Tangan dikeringkan dengan lap kering steril, satu
bagian dari lap seyogyanya hanya dipakai untuk
satu tangan dan bagian yang lain untuk tangan yang
satunya lagi.
9. Selanjutnya sarung tangan dipasang.

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.063
Tanggal terbit

SPO
MENCUCI TANGAN
DENGAN CARA STERIL
Unit terkait

No. Revisi
0

1 JANUARI
2010
Petugas Rawat inap

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.064
Tanggal terbit

SPO
MEMASANG SARUNG
TANGAN
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

Memasangkan suatu alat yang terbuat dari karet sintetis


dengan tujuan mencegah infeksi
Mencegah terjadinya infeksi
Setiap tenaga perawat diwajibkan menggunakan sarung

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
Prosedur

tangan dalam melakukan tindakan


Alat dan Bahan
Sarung tangan steril sesuai ukuran
Cara Kerja
a. Cuci tangan biasa.
b. Pasang sarung tangan sesuai bagian tangan
kanan dan tangan kiri

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.064
Tanggal terbit

SPO
MEMASANG SARUNG
TANGAN
Pengertian

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

Memasangkan suatu alat yang terbuat dari karet sintetis


dengan tujuan mencegah infeksi

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tujuan

Mencegah terjadinya infeksi

Kebijakan

Setiap tenaga perawat diwajibkan menggunakan sarung

Prosedur

tangan dalam melakukan tindakan


Alat dan Bahan
Sarung tangan steril sesuai ukuran
Cara Kerja
a. Cuci tangan biasa.
b. Pasang sarung tangan sesuai bagian tangan
kanan dan tangan kiri

Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.064
Tanggal terbit

SPO
MEMASANG SARUNG
TANGAN
Pengertian
Tujuan

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

Memasangkan suatu alat yang terbuat dari karet sintetis


dengan tujuan mencegah infeksi
Mencegah terjadinya infeksi

Kebijakan

Setiap tenaga perawat diwajibkan menggunakan sarung

Prosedur

tangan dalam melakukan tindakan


Alat dan Bahan
Sarung tangan steril sesuai ukuran
Cara Kerja
a. Cuci tangan biasa.
b. Pasang sarung tangan sesuai bagian tangan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
kanan dan tangan kiri

Unit terkait

Halaman :

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERWATAN
No. Dokumen
03.05.067

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

SPO

Tanggal terbit

MENYIAPKAN DAN
MEMBERIKAN
KOMPRES HANGAT

1 JANUARI
2010

Pengertian

Tujuan

Ditetapkan ,
Direktur

Memberikan rasa hangat pada pasien dengan mempergunakan


cairan atau alat yang menimbulkan hangat pada bagian-bagian
yang memerlukan
a. Memperlancar sirkulasi darah
b. Mengurangi rasa sakit
c. Memperlancar pengeluaran cairan ( exudat )
d. Merangsang peristaltic usus
e.

Kebijakan

Prosedur

Memberi rasa nyaman dan tenang pada pasien

Dilakukan pada pasien dengan radang persendian, pada


kekejangan otot (spasme), perut kembung, ada bengkak
akibat suntikan, pasien kedinginan, bagian tubuh yang
obsess atau bila ada haematom.
Untuk Kompres Basah Hangat
Alat dan Bahan :
1. Seperangkat peralatan steril yang terdiri dari :
-

Pinset 2 buah.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
-

Kassa secukupnya.

Mangkok berisi cairan hangat.

2. Peralatan on steril yang terdiri dari :


-

Pembalut atau kain segitiga.

Gunting pembalut.

Perlak kecil dan alasnya.

Bengkok (nierbekken).

Kapas bensin.

Plester.

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.067

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Ditetapkan ,
\

SPO
MENYIAPKAN DAN
MEMBERIKAN
KOMPRES HANGAT
Prosedur

Cara Kerja
Kain kassa diambil dengan pinset, kemudian
dicelupkan kedalam cairan, diperas sedikit,
selanjutnya
diletakkan
pada
bagian
yang
dikompres. Kain kassa harus dibalut atau ditutup
dengan kain kassa kering, lalu diplester.
Mempergunakan Air Panas
a. Buli-buli diisi air panas 1/3 sampai 2/3 bagian.
b. Udara dikeluarkan dengan cara : buli-buli
ditempatkan ditempat rata, lalu bagian atasnya
ditekuk sampai air kelihatan, selanjutnya ditutup.
c. Dibungkus dengan kantong buli-buli.
d. Diletakkan pada bagian yang akan dikompres.
Mempergunakan Electrical Pad
a. Periksa tegangan listrik (voltage) sesuaikan voltage
alat.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
b. Stopkontak dipasang.
c. Panas diatur sesuai kebutuhan.
d. Electrical pad diletakkan pada bagian yang akan
dikompres.
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Dr. Nurdin

PELAYAN KEPERAWATAN
TRANSFUSI DARAH\
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

No. Dokumen
No. Revisi
Halaman
03.05.069
01
1 dari 2
Memindahkan atau memasukkan darah yang berasal dari donor
ke dalam tubuh pasien melalui vena

Melaksanakan tindakan pengobatan dan memenuhi kebutuhan


darah pada pasien sesuai dengan program pengobatan
Dilakukan pada :
a.

Pasien yang banyak kehilangan darah ( operasi besar


akibat kecelakaan )

b.

Pasien dengan kelainan darah


( anemia, leukemia )

Prosedur

Persiapan Alat
Kelengkapan transfuse set
Cairan Na Cl 0,9 %
Darah yang akan diberikan
sesuai dengan kebutuhannya
Kapas - Bengkok
Alkohol 70 %
Cara Kerja
a. Perawat cuci tangan.

Kassa steril
Gunting
Plester
Pengalas

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
b. Memberikan penjelasan kepada pasien.
c. Menyiapkan area yang akan ditusuk.
d. Meneliti keadaan darah dan suhunya sesuai dengan
suhu tubuh normal.
e. Cek
silang
kembali
darah
dengan
formulir
permintaan, nama pasien, golongan darah, dan
nomor tempat tidur.
f.

Memasang infuse dengan cairan Na Cl 0,9 % sesuai


dengan prosedur pemasangan infuse.

g. Cek silang dengan teman sejawat sebelum darah


dipasang.
h. Memindahkan selang infuse transfusi pada kantong
darah.
i.

Menghitung
kebutuhan.

jumlah

tetesan

j.

Memperhatikan reaksi pasien.

sesuai

dengan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.069
Tanggal terbit

SPO
TRANFUSI DARAH

Prosedur

k.

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,
\

1 JANUARI
2010

j.
Unit terkait

No. Revisi
01

Mencatat waktu pemberian, golongan darah dan


jumlah tetesan serta nomor kode kantong darah.
Alat alat dibereskan.
Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
\

No. Dokumen
03.05.070
Tanggal terbit

SPO
MENGUKUR CAIRAN
YANG MASUK DAN
KELUAR
Pengertian
Tujuan

Kebijakan

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
\

1 JANUARI
2010

Perhitungan / pengukuran jumlah cairan yang masuk ke dalam


tubuh dan cairan yang keluar
a. Mengetahui jumlah perbandingan antara cairan yang
masuk dengan yang keluar.
b. Mengetahui fungsi ginjal.
c. Mengetahui fungsi dari organ tubuh yang lain.
d. Mengetahui / menentukan jumlah cairan dalam mengatasi
pasien yang mengalami dehidrasi.
Dilakukan pada :
Pasien post operasi BPH, laparotomie dan operasii saluran
perkemihan.
Pasien dengan penyakit kelainan ginjal.
Pasien dengan pengobatan khusus.
Pasien yang mendapatkan infuse.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Prosedur

Persiapan Alat
Tempat penampung.
Kertas etiket.
Catatan observasi.
Cara Kerja
1. Mengkaji
cairan.

kebutuhan

pasien

dalam

pemenuhan

2. Mengidentifikasi jenis cairan yang akan diberikan.


3. Selama dalam pemberian cairan, observasi keadaan
umum pasien.
4. Menghitung cairan yang keluar.
5. Mencatat jumlah cairan yang masuk dan yang keluar.
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Nomor Dokumen

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
\

No. Dokumen
03.05.071

No. Revisi
01

Tanggal terbit

SPO
PENGUKURAN CAIRAN
YANG MASUK DAN
KELUAR ( INTAKE /
OUTPUT CAIRAN )
Pengertian

Tujuan

Kebijakan
Prosedur

Halaman
1 dari 1
\

1 JANUARI
2010

Pengamatan terhadap pemasukkan cairan ke dalam tubuh


misalnya cairan infuse, tranfusi, cairan melalui NGT dan
pengeluarannya mislanya : urine dan IWL
a.

Mengetahui jumlah cairan yang masuk dengan yang


keluar.
b. Menjaga keseimbangan cairan sesuai dengan advis dari
dokter
Dilakukan pada seluruh pasien yang dirawat pada Instalasi
Unit Perawatan Insentif
Persiapan Alat
-

Formulir

observasi

pemasukan

dan

pengeluaran

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
cairan.
-

Bahan yang akan diukur.

Gelas ukuran.

Persiapan Pasien
Memberikan penjelasan kepada pasien.
Cara kerja
a. Menghitung cairan yang masuk baik oral / parental.
b. Mengukur cairan yang keluar.
c. Mencatat tindakan.
d. Hasil.
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.073
Tanggal terbit

SPO
LAVEMENT DENGAN
SPUIT GLYSERIN
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

Memasukkan cairan glyserin ke dalam poros usus dengan


menggunakan spuit glyserin
a. Sebagai pengobatan
b. Merangsang untuk buang air besar
Dilakukan pada :

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

Prosedur

a.

Pasien dengan obstipasi ( sembelit )

b.

Persiapan operasi kecil / persiapan partus bila diperlukan

Persiapan Alat
Selimut.
Pispot.
Spuit glycerin.
Bengkok.
Glycerin dalam botol direndam dalam air panas.
Kom kecil.
Botol cebok / kertas kloset.
Sampiran.
Alas bokong.
Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan sebelum dilakukan tindakan.
Cara Kerja
1. Pasang sampiran.
2. Pasien dimiringkan kekiri.
3. Alas bokong dan perlak dipasang.
4. Pakaian bawah dikeataskan atau dibuka lalu dipasang
selimut/kain penutup.
5. Bengkok diletakkan disisi bokong.
6. Glycerin diteteskan diatas punggung tangan untuk
mencoba hangatnya, lalu dituangkan dalam mangkok
kecil.
7. Spuit diisi glycerin 10 cc-20 cc (untuk anak-anak 10

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
cc) udara dikeluarkan.
8. Tangan kiri mendorong bokong bagian atas, tangan
kanan memasukkan spuit glycerin kedalam anus
sampai pangkal kanula (unungnya mengarah
kedepan).

PELAYAN KEPERAWATAN

SPO

No. Dokumen
03.05.073
Tanggal terbit

LAVEMENT DENGAN
SPUIT GLYSERIN

1 JANUARI
2010

Prosedur

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,

a. Masukkan glycerin perlahan-lahan sambil pasien


disuruh menarik nafas panjang.
10.Spuit dicabut diletakkan dalam bengkok direndam
dalam cairan desinfektan.
11.Pasien tetap miring dan disuruh menahan sebentar,
kemudian pispot dipasang.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
12.setelah selesai pasien dan alat-alat dibereskan.
Perhatian :
-

Dalam bekerja jangan menimbulkan rasa sakit dan


jaga kesopanan.

Kontra indikasi

Unit terkait

Catat reaksi setelah diberi glycerin.


Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.073
Tanggal terbit

SPO
LAVEMENT DENGAN
SPUIT GLYSERIN
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

Prosedur

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

Memasukkan cairan glyserin ke dalam poros usus dengan


menggunakan spuit glyserin
c. Sebagai pengobatan
d. Merangsang untuk buang air besar
Dilakukan pada :
c.

Pasien dengan obstipasi ( sembelit )

d.

Persiapan operasi kecil / persiapan partus bila diperlukan

Persiapan Alat
Selimut.
Pispot.
Spuit glycerin.
Bengkok.
Glycerin dalam botol direndam dalam air panas.
Kom kecil.
Botol cebok / kertas kloset.
Sampiran.
Alas bokong.
Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan sebelum dilakukan tindakan.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
Cara Kerja
1. Pasang sampiran.
2. Pasien dimiringkan kekiri.
3. Alas bokong dan perlak dipasang.
4. Pakaian bawah dikeataskan atau dibuka lalu dipasang
selimut/kain penutup.
5. Bengkok diletakkan disisi bokong.
6. Glycerin diteteskan diatas punggung tangan untuk
mencoba hangatnya, lalu dituangkan dalam mangkok
kecil.
7. Spuit diisi glycerin 10 cc-20 cc (untuk anak-anak 10
cc) udara dikeluarkan.
8. Tangan kiri mendorong bokong bagian atas, tangan
kanan memasukkan spuit glycerin kedalam anus
sampai pangkal kanula (unungnya mengarah
kedepan).

PELAYAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.073

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

SPO

Tanggal terbit

LAVEMENT DENGAN
SPUIT GLYSERIN

1 JANUARI
2010

Prosedur

Ditetapkan ,

b. Masukkan glycerin perlahan-lahan sambil pasien


disuruh menarik nafas panjang.
10.Spuit dicabut diletakkan dalam bengkok direndam
dalam cairan desinfektan.
11.Pasien tetap miring dan disuruh menahan sebentar,
kemudian pispot dipasang.
12.setelah selesai pasien dan alat-alat dibereskan.
Perhatian :
-

Dalam bekerja jangan menimbulkan rasa sakit dan


jaga kesopanan.

Kontra indikasi

Unit terkait

Catat reaksi setelah diberi glycerin.


Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

ANGKAT JAHITAN / HECTING AFF

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
No. Dokumen
03.05.078
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Pengertian

Tujuan

a.
b.
c.
d.

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010
Mengangkat jahitan pada luka yang dijahit setelah hari
kelima / tujuh (luka bersih).
Mengangkat jahitan untuk melancarkan jalan keluarnya
pus (luka basah dengan tanda-tanda infeksi).
Observasi luka.
Mencegah terjadinya infeksi local dari benang.
Mencegah tertinggalnya benang.
Memberi jalan keluarnya pus / cairan dalam jaringan luka
yang sudah ada.

Kebijakan

Pasien mendapat penjelasan yang cukup tentang rencana


tindakan

Prosedur

Persiapan Alat
Alat alat steril dalam bak instrument
- Pincet anatomis 1 buah.
- Pincet chirurgia 1 buah.
- Gunting lurus 1 buah.
- Kassa steril sesuai kebutuhan.
- Kapas lidi.
Alat tidak steril
- Gunting verban.
- Plester.
- Bengkok.
- Mangkok berisi cairan betadin, savlon

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
- Alat-alat tersedia dalam kereta dorong
- Plastic.
Persiapan Pasien
Memberitahukan kepada pasien, tindakan yang akan dilakukan.
Menjelaskan tujuan merawat luka.
Meminta persetujuan pasien.
Menyiapkan dan mengatur posisi pasien.
Cara Kerja
1. Menempatkan alat alat kedekat pasien.
2. Mencuci tangan.
3. Membuka pembalut dengan memakai kapas lidi yang
dibasahi , pembalut dijepit dengan pincet dan
dibuang pada bengkok.
4. Membersihkan bekas plester dengan bensin.
5. Membersihkan luka dengan larutan NaCl dari atas
kebawah atau dari tengah keluar.
6. Mengeringkan luka dengan kassa kering yang steril
dan diolesi dengan betadin memakai kapas lidi dari
atas kebawah

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

ANGKAT JAHITAN / HECTING AFF


No. Dokumen
03.05.078
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Prosedur

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010
7. Simpul jahitan ditarik sedikit keatas secara hati-hati
dengan memakai pincet shirurgis, sehingga benang
yang berada didalam kulit kelihatan, benang
digunting dan ditarik hati-hati, kemudian dibuang
kekassa yang disediakan.
8. Luka dioles kembali dengan kapas lidi atau kassa
yang dibasahi dengan betadin.
9. Luka ditutup secukupnya dengan kassa steril, lalu
diplester.
10.Setelah selesai, pasien dirapihkan.
11.Membersihkan alat-alat yang sudah dipakai dan
direndam dengan larutan desinfektan.
12.Perawat cuci tangan.
13. Mencabut keadaan / perkembangan luka.

Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Dr. Nurdin

MENYISIR RAMBUT
No. Dokumen
03.05.080
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Pengertian

Mengatur

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010
rambut

agar

rapih

dengan

menggunakan

sisir,

dilakukan pada pasien yang tidak dapat menyisir sendiri.


Tujuan

Memberikan rasa nyaman

Kebijakan

Rambut terpelihara dengan baik dan rapih


Adanya perawat para medias yang akan melakukan tindakan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
menyisir rambut

Prosedur

Adanya pasien yang meminta

Adanya sarana yang tersedia


Persiapan alat
1. Sisir
2. Kain panahan / handuk
3. Karet gelang untuk pasien yang berambut panjang
4. Air atau minyak
5. Kertas atau pembuang kotoran rambut
6. Bengkok yang berisi larutan desinfektan, khusus untuk
pasien yang berkutu atau kelainan rambut
Pelaksanaan
1. Pasien diberi penjelasan
2. Menyisir rambut dapat dilakukan pada pasien dalam posisi
duduk atau berbaring
3. Kain penahan atau handuk, diletakan pada bahu atau
dibawah belikat
4. Rambut panjang dan kusut diberi minyak dan dibelah dua
kemudian disisir secara bertahap dimulai dari bagian bawah
5. Rambut yang pendek disisir dari pangkal ujung

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
6. Rambut yang rontok dikumpulkan dan dibungkus dengan
ketas dan dibuang ketempat yang tersedia
7. Rambut yang berkutu dengan kelainan kulit dimasukan
kedalam larutan desinfektan pada bengkok
8. Obsevasi respon pasien
9. Mencatat kelainan pada kulit kepala
Unit terkait

10.Alat-alat dibereskan
- Petugas Rawat inap

MENCUCI RAMBUT
No. Dokumen
03.05.081
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Pengertian

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,

1 januari 2010

Prosedur mencuci rambut adalah menghilangkan kotoran pada


rambut dan kulit kepala dengan menggunakan sabun / sampo,
kemudian dibilas dengan air bersih

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tujuan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk :


a. Memberikan kulit kepala dan rambut dari kotoran
b. Menghilangkan baud an member rasa segar
c. Merangsang peredaran darah dibawah kulit kepala

Kebijakan

Prosedur

d. Membasmi kutu / ketombe


Segala tindakan keperawatan ditulis pada catatan keperawatan

Adanya keseragaman dalam persiapan alat dan pelaksanaan


mencuci rambut
1. Persiapan alat :
-

2 ( dua ) buah handuk, perlak panjang untuk alas

Waskom berisi air hangat dan gayung

Shampo / sabun, sisir, kain kasa dan kapas

Mangkok kosong untuk shampoo / sabun

BIla ada alat penggunting rambut

Ember kososng, bengkok / kertas tempat sampah

Celemek

Sampiran

Alat-alat didekatkan pasien

2. Pelaksanaan :

Pasien diberitahukan bila tidak dapat duduk, posisi

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
pasien diatur dengan tempat yaitu kepala dipinggir
tempat tidur

Ember diletakkan dibawah tempat tidur bagian


kepala

MENCUCI RAMBUT
No. Dokumen
03.05.081
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Prosedur

No. Revisi
0

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,

1 januari 2010

Pengalas / perlak dipasang di bawah kepala sisi


kanan dan kiri digulung sedikit ke dalam dan
ujungnya berada di dalam ember

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

Telinga

disumbat

dengan

kapas,

mata

ditutup

dengan kasa / sapu tangan pasien

Dada ditutup dengan handuk sampai ke leher

Rambut disisir kemudian disiram dengan air hangat

Dicuci dengan shampoo ( digosok merata dengan jari


tangan )

Dibilas beberapa kali dengan air hangat sampai


bersih sambil memijit-mijit kepala

Kepala diangkat dan diletakkan di atas handuk

Sumbat telinga dan tutup mata diangkat diletakkan


dalam bengkok / dibungkus dengan kertas dan
dibuang

Perlak diangkat dan diletakkan dalam ember

Rambut dikeringkan dengan handuk

Disisir rapih dan kepala diletakkan di atas bantal


yang telah dialasi dengan handuk yang kering.

Rambut diangin-anginkan dan dikeringkan dengan


alat pengering rambut

Alat-alat dibereskan dan dikembalikan ke tempatnya

Perawat cuci tangan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
Unit terkait

Petugas Rawat inap

MEMBANTU PASIEN MUNTAH


No. Dokumen
03.05.082
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Pengertian
Tujuan

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

Membantu memberikan rasa nyaman


Agar tidak terjadi muntah yang berulang dan menjaga kebersihan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Kebijakan

Semua tenaga perawat akan menangani pertolongan pada pasien

Prosedur

yang muntah
Persiapan alat

Piala ginjal / ember

Kertas pembersih (tissue)

Langkah-langkah
1. Meletakkan piala ginjal / ember dibawah dagu / mulut
2. Pada pasien yang dapat duduk, perawat menolong dengan
menyokong dahi untuk memberikan rasa nyaman
3. Punggung dan tengkuk pasien dipijat pada pasien yang
istirahat baring, perawat mengajurkan atau membantu pasien
memiringkan kepala dan untuk memberikan rasa nyaman
punggung dan tengkuk di pijat
4. Membantu pasien berkumur dengan air bersih
5. Membersihkan bibir dengan kertas pembersih
6. Memberikan posisi yang menyenangkan
7. Membuang muntahan
8. Mencuci tangan
9. Mencatat volume dan isi muntahan didalam catatan perawat

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Sikap

Sabar

Hati-hati

Tidak jijik

Sopan

Unit terkait

Petugas Rawat inap

MEMELIHARA KEBERSIHAN MULUT


( ORAL HIGYENE )
No. Dokumen
03.05.083
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Pengertian

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

Memberisihkan rongga mulut, gigi dan lidah untuk menjaga agar

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
mulut tetap bersih dan sehat
Tujuan

a. Memperhatikan kebersihan mulut dan gigi


b. Menghilangkan / mencegah bau mulut
c. Mencagah infeksi pada mulut

Kebijakan

d. Memberikan rasa nyaman


Semua tenaga perawat akan menjaga kebersihan mulut ( oral

Prosedur

higyene ) pasien
Persiapan alat
1. Handuk / kain pengalas
2. Gelas berisi air masak
3. Tong spatel yang telah dibungkus kasa
4. Kapas lidi
5. Bengkok
6. Kain kasa
7. Pinset
8. Borak Glyserin / cairan iodine
Pelaksanaan
1. Handuk / kain pengalas diletakkan dibawah dagu

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
2. Ujung pinset dibungkus dengan kain kasa dan basahi dengan
air matang
3. Mulut dibuka dibersihkan mulai dinding, gusi, gigi, lidah dan
terakhir bibir
4. Kain kasa yang kotor dibuang pada bengkok
5. Diulang sampai bersih
6. Selanjutnya diolesi dengan borak glyserin
7. Tidak ada stomatitis diolesi dengan glyserin
8. Pasien dibaringkan dengan seksama
Unit terkait

9. Alat-alat dibereskan dan dibersihkan kembali


- Petugas Rawat inap

MEMBANTU MENYUAPI PASIEN


No. Dokumen
03.05.084

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 1

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Pengertian

1 JANUARI
2010

Memberi makanan dan minuman kepada pasien dengan posisi


yang memudahkan pasien

Tujuan

Memudahkan pasien makan

Kebijakan

Memenuhi kebutuhan nutrisi pasien


Semua tenaga perawat harus membantu menyuapi pasien.

Prosedur

Terutama pada pasien yang memang membutuhkan


Persiapan alat
1. Makanan dan minuman pasien dibawa ketempat pasien
2. Serbet makanan
3. Lingkungan disekitarnya dirapihkan
Pelaksanaan
1. Pasien diberitahu dan disiapkan dalam keadaan posisi kepala
lebih tinggi dari badan
2. Serbet dibentangkan dibawah dagu pasien
3. Perawat

duduk

pekerjaannya

dengan

posisi

yang

memudahkan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
4. Pasien diingatkan untuk berdoa menurut agamanya
5. Pasien ditawari untuk minum
6. Suapi pasien sedikit demi sedikit sambil berkomunikasi
7. Pasien diberi minum
8. Setelah selesai mulut pasien dan sekitarnya dibersihkan
9. Pasien dirapihkan kembali dan alat-alat dibereskan ketempat
semula
10.Perawat mencatat jumlah porsi yang dimakan
Unit terkait

11.Perawat cuci tangan


Petugas Rawat inap
Petugas Gizi

MENGHIDANGKAN DAN MEMBANTU MEMBERIKAN


PELAYANAN SERTA MINUM KEPADA PASIEN
No. Dokumen
03.05.085

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 3

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Pengertian

Ditetapkan ,
Direktur

1 JANUARI
2010

Menghidangkan makanan dan minuman pasien sesuai dengan


daftar makanan atau diit pasien yang telah diinstruksikan oleh
dokter yang disajikan tepat waktu dan tepat pasien.

Tujuan

1. Menghidangkan makanan dan minuman pasien sesuai dengan


kebutuhan atau diitnya

Kebijakan

2. Membantu membangkitkan selera makan


Dilakukan terhadap pasien baik yang dapat makan maupun tidak
dapat makan

Prosedur

1. Untuk pasien yang dapat makan sendiri dan dapat duduk:


a. Persiapkan bahan dan alat (makanan dan minuman,
alat makan, dan kerapihan lingkungan sekitar)
b. Persiapkan pasien (beri penjelasan, beri serbet atau alas,
diingatkan untuk berdoa sesuai agama masing-masing
dan persilahkan makan).
2. Untuk pasien yang dapat makan sendiri namun berbaring
a. Persiapkan bahan dan alat (makanan dan minuman,

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
alat makan, dan kerapihan lingkungan sekitar)
b. Persiapkan pasien (beri penjelasan, beri serbet atau alas,
diingatkan untuk berdoa sesuai agama masing-masing
dan bantu bila perlu untuk memiringkan tubuh).
c. Bantu

pasien

untuk

memotong

lauk

pauk

dan

menuangkan sayur mayor ke piring.


3. Untuk pasien yang tidak dapat makan dan minum sendiri
a. Persiapkan bahan dan alat (makanan dan minuman,
alat makan, dan kerapihan lingkungan sekitar)
b. Pasien diberi penjelasan terlebih dahulu tentang hal-hal
yang akan dilakukan dan pasien dibantu disiapkan
dalam keadaan nyaman dengan posisi kepala lebih tinggi
dari badan.

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

MENGHIDANGKAN DAN MEMBANTU MEMBERIKAN


PELAYANAN SERTA MINUM KEPADA PASIEN
No. Dokumen
03.05.085

No. Revisi
0

Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Prosedur

Halaman
2 dari 3
Ditetapkan ,
Direktur

1 JANUARI
2010
c. Petugas duduk dengan posisi yang memudahkan
pekerjaan.
d. Pasien ditawari minum, jika perlu dengan sedotan.
e. Suapkan makanan sedikit demi sedikit sambilPasien
diberi penjelasan terlebih dahulu tentang hal-hal yang
akan dilakukan dan pasien dibantu disiapkan dalam
keadaan nyaman dengan posisi kepala lebih tinggi dari
badan.
f. Petugas duduk dengan posisi yang memudahkan
pekerjaan.
g. Pasien ditawari minum, jika perlu dengan sedotan.
h. Suapkan

makanan

sedikit

demi

sedikit

sambil

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
berkomunikasi dengan pasien, perhatikan apakah
makanan sudah ditelan habis oleh pasien sebelum
menyuapkan yang berikutnya.
i.

Setelah

selesai

makan,

pasien

diberi

minum

dilanjutkan pemberian obat.


j.

Mulut pasien dan sekitarnya dibersihkan kemudian


pasien dirapikan kembali..

k. Peralatan dibereskan dan dikembalikan ke tempat


semula

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

MENGHIDANGKAN DAN MEMBANTU MEMBERIKAN


PELAYANAN SERTA MINUM KEPADA PASIEN
No. Dokumen
03.05.085

No. Revisi
0

Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP

Halaman
3 dari 3
Ditetapkan ,
Direktur

1 JANUARI
2010

Prosedur
4. Memberikan minum pada pasien khusus
a. Pengertian memberikan minum pada pasien tertentu
khususnya pasien yang tidak dapat minum sendiri atau
harus minum banyak sesuai dengan kebutuhan.
b. Persiapkan bahan dan alat (minuman, peralatan, dan
kerapihan lingkungan sekitar)
c. Pasien diberi penjelasan terlebih dahulu tentang hal-hal
yang akan dilakukan dan bila mungkin diatur posisi
duduk.
d. Serbet dipasang di dada dibawah dagu
e. Petugas membantu meminumkan minuman

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
f. Pasien yang berbaring dibantu dengan menggunakan
sedotan atau sendok
g. Mulut pasien dan sekitarnya dikeringkan
h. Setelah selesai peralatan dibersihkan dan dikembalikan ke
tempat semula
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
MEMBANTU PASIEN BUANG AIR BESAR DAN ATAU
BUANG AIR KECIL
No. Dokumen
03.05.086
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Pengertian

No. Revisi
01

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

Membantu pasien buang air besar atau buang air kecil pada
pasien yang tidak dapat melakukan sendiri

Tujuan

Kebijakan
Prosedur

Memenuhi kebutuhan pasien

Pembatasan aktifitas pada pasien kelemahan fisik

Menjaga kebersihan pasien


Adanya tenaga terlatih untuk melakukan tindakan tersebut
Persiapan pasien :
1. Mencuci tangan
2. Memberitahu pasien tentang tindakan yang akan dilakukan
3. Menutup pintu jendela dan memasang tabir
Persiapan alat :
1. Pispot
2. Urinal untuk pasien pria

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
3. Kertas pembersih
4. Handuk bawah
5. Botol berisi air bersih
Langkah-langkah :
1. Menanggalkan pakaian bawah
2. Menganjurkan

pasien

untuk

mengangkat

bokong

atau

memiringkan badannya dan memasang pispot dengan cepat


3. Tinggikan badan kepala 30 derajat dari tempat tidur (bila tidak
ada kontraindikasi ) dan kedua lutut ditekuk
4. Menutup bagian bawah dengan handuk bawah dan memasang
selimut
5. Menganjurkan pasien memberitahu perawat apabila sudah
selesai
6. Pada pasien wanita membersihkan vulva dan membilasnya
dengan air
7. Pada pasien pria mengangkat urinal dan membersihkan penis

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
MEMBANTU PASIEN BUANG AIR BESAR DAN ATAU
BUANG AIR KECIL
No. Dokumen
03.05.086
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Prosedur

No. Revisi
01

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,
Direktur

1 JANUARI
2010

8. Menganjurkan pasien untuk mengangkat bokong kemudian


membelakangi dan menutupnya
9. Membersihkan anus pasien
10.Membersihkan pispot dan urinal dan mengembalikan pada
tempatnya
11.Mencuci tangan
12.Membuka tabir jendela dan pintu
13.Catat dalam catatan perawatan : volume, konsistensi urine
dan tinja
Sikap :

Tidak menunjukkan rasa jijik

Sopan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

Unit terkait

Tidak tergesa-gesa

Teliti dalam mengamati tinja, urine

Halaman :

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

MENCUKUR PASIEN
No. Dokumen
03.05.089

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 1

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP

1 JANUARI
2010

Pengertian

Membersihkan bulu / rambut pasien pada daerah yang ditentukan

Tujuan

Tindakan yang dilakukan pada saat pasien mau melakukan

Kebijakan

tindakan operasi tertentu


Semua tenaga perawat bisa melakukan tindakan tersebut

Prosedur

Persiapan alat :
1. Pisau cukur / alat cukur
2. Cream cukur, sabun, bedak
3. Handuk
4. Waslap / tissue
5. Kom berisi air
6. Bengkok
Persiapan pasien :
1. Memberitahu pasien tentang tindakan yang akan dilakukan
2. Memasang tabir tempat tidur
Langkah-langkah :
1. Mencuci tangan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
2. Mengatur posisi pasien dan membuka daerah yang akan
dicukur
3. Letakkan handuk dibawahnya
4. Gunakan bedak atau basahi kulit dengan sabun atau cream
cukur
5. Meregangkan kulit yang terlipat dengan halus dan cukur
dengan arah berlawanan dengan tumbuhnya rambut
6. Menghilangkan sabun / busa dengan air dan keringkan dengan
handuk, sambil memperhatikan sudah bersih atau belum
7. Membereskan alat-alat
8. Mencuci tangan
Sikap : teliti, sopan, hati-hati, dan cermat
Unit terkait

Petugas Rawat inap

MEMANDIKAN PASIEN DALAM POSISI BERBARING

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
No. Dokumen
03.05.090

No. Revisi
01

Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

Membersihkan badan pasien ditempat tidur

Memberikan rasa nyaman

Menghilangkan kotoran dari badan pasien


Semua tenaga parawat bisa melakukan tindakan tersebut pada
waktu tertentu

Prosedur

Halaman
1 dari 3

Persiapan alat :

2 kom berisi air 2/3 bagian

3 waslap

2 handuk

Alas meja

Sabun dalam tempatnya

Bedak / talk
Peralatan untuk menggosok gigi

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

Pakaian bersih

Sisir

Botol berisi air untuk membilas sesudah buang air besar /


buang air kecil

Kertas kloset

Persiapan pasien :

Memberitahu pasien tentang tindakan yang akan dilakukan

Menutup pintu dan jendela

Memasang tabir dan tirai

Langkah-langkah :

Mencuci tangan

Menutup selimut pada bagian kaki tempat tidur

Membantu pasien menyikat gigi

Menawarkan pasien untuk buang air besar / buang air kecil

MEMANDIKAN PASIEN DALAM POSISI BERBARING

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin
No. Dokumen
03.05.090

No. Revisi
01

Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Prosedur

Halaman
2 dari 3
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

Mencuci muka pasien :


Handuk bagian atas dibentangkan dibawah kepala
Membersihkan mata pasien tanpa menggunakan sabun
Mencuci

mata

dan

telinga

dengan

waslap

atas,

mengeringkan dengan handuk atas (menanyakan apakah


muka perlu disabun)

Mencuci lengan :
Pakaian bagian atas ditanggalkan
Handuk bagian atas dibentangkan memanjang disisi
kanan dan handuk bawah disisi kiri, sehingga menutup
bagian depan dan kedua lengan diatas handuk
Mencuci lengan dan ketiak membilas minimal 3x
Mengeringkan dengan handuk atas

Mencuci dada dan perut :

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin
Kedua lengan di keataskan dan diletakkan disamping
kepala
Merubah letak kedua handuk sehingga leher, dada dan
perut dapat dicuci
Mencuci

dada,

leher

dan

perut

kemudian

mengeringkannya dengan handuk atas


Memberikan bedak tipis-tipis pada leher, dada, perut dan
ketiak

Mencuci punggung :
Menutup bagian depan dengan handuk bawah
Menanggalkan celana dalam
Menganjurkan pasien miring ke kiri
Membentangkan

handuk

atas

memanjang

dibawah

punggung
Mencuci punggung dengan waslap cuci atas
Mencuci paha dan bokong dengan waslap pencuci bawah
Mengeringkan punggung dengan handuk atas, paha dan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

MEMANDIKAN PASIEN DALAM POSISI BERBARING


No. Dokumen
03.05.090

No. Revisi
01

Halaman
3 dari 3

Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP

1 JANUARI
2010

bokong dengan handuk bawah

Prosedur

Menganjurkan pasien miring kekanan


Mencuci punggung, paha dan bokong sebelah kiri (terakhir
anus) seperti sebelah kanan
Menggosok kamper spirtus dan memberi bedak tipis-tipis
Mengenakan pakaian atas

Mencuci paha dan kaki :


Membentangkan handuk atas menutupi bagian bawah
Handuk bawah memanjang dibawah kaki
Mencuci dengan waslap atas

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin
Mengeringkan dengan handuk bawah

Mencuci bagian bawah depan :


Menanggalkan pakaian bagian bawah
Handuk

bawah

melintang

dibawah

bokong

separuh

menutup bagian atas


Mencuci bagian bawah depan dengan waslap pencuci
bawah
Mengeringkan dengan handuk bawah
Memberi bedak tipis-tipis
Mengenakan pakaian bawah

Menyisir rambut

Membereskan alat-alat

Mencuci tangan

Sikap :

Peka pada privacy pasien

Bersikap ramah sopan dan sabar

Hati-hati

Cermat dalam menentukan langkah-langkah sesuai kondisi


pasien

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Unit terkait

Petugas Rawat inap

MELAKUKAN PEMERIKSAAN EKG 12 LEAD


No. Dokumen
03.05.091

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 2

Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP

1 JANUARI
2010

Pengertian

Memeriksa irama jantung pasien dengan alat EKG

Tujuan

Untuk mengetahui adanya kelainan irama jantung

Kebijakan

Semua tenaga perawat bisa untuk melakukan pemeriksaan EKG

Prosedur

Persiapan alat
a. Alat EKG lengkap dan siap pakai
b. Kapas alcohol dalam tempatnya
c. kertas tissue

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
d. Jelly
Persiapan
1. Pasien diberitahu tindakan yang akan dilakukan
2. Posisi pasien tidur terlentang datar
3. Membuka dan melonggarkan pakaian pasien bagian atas, bila
pasien memakai jam tangan, gelang, logam dilepas
4. Membersihkan kotoran dan lemak menggunakan kapas pada
daerah dada kedua pergelangan tangan dan kedua tungkai
dilokasi pemasangan manset elektroda
5. Mengoleskan jelly EKG pada permukaan elektroda
6. Memasang manset elektroda pada kedua pergelangan dan
tungkai lengan
7. Memasang graound ( kabel untuk ke bumi )
8. Menghidupkan monitor EKG
9. Menyambungkan kabel EKG pada kedua pergelangan tangan
dan kedua tungkai pasien untuk rekaman ekstensitas LED (I,
II, III, AVR, AVL, AVF) dengan cara sebagai berikut :
Warna merah pada tangan kanan
Warna hijau pada tangan kiri

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Warna hitam pada tangan kanan

MELAKUKAN PEMERIKSAAN EKG 12 LEAD


No. Dokumen
03.05.091

No. Revisi
0

Halaman
2 dari 2

Tanggal terbit
1 JANUARI
2010

PROSEDUR TETAP
Prosedur

Warna kuning pada tangan kiri


10.

Memasang elektroda dada untuk rekam precaldical lead


:

V1.

Pada ICS IV garis sternum sebelah kanan

V2.

Pada ICS IV garis sternum sebelah kiri

V3.

Pada pertengahan antara V2 dan V4

V4.

Pada ICS V pada garis mid clavicula kiri

V5.

Sejajar V4 pada garis axilla anterior kiri

V6.

Sejajar V5 V pada garis mid axilla kiri

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
V7.

Sejajar V6 pada garis posterior axilla kiri

V8.

Sejajar V7 pada garis mid skapula kiri

V9.

Sejajar V8, 3 jari ke kiri dari garis columna vertebra

V3R

Pertengahan antara V2 dan V4 kanan

V4R

Pada ICS V garis mid clavicula kanan

V5R

Sejajar V4R garis axilla depan kanan

V6R

Sejajar V5R garis mid axilla kanan

1. Melakukan kalibrasi ( sensitiviti ) 1 mV dengan


kecepatan 25 mm/detik
Bila gambar EKG terlalu besar dipakai mV
Bila gambar EKG terlalu kecil dipakai 2 mV
2. Membuat rekaman secara berurutan sesuai dengan
pemilihan lead yang terdapat pada EKG
3. Melakukan kalibrasi kembali setelah perekaman selesai
4. Memberi identitas pasien pada hasil rekaman, nama,
umur, tanggal dan jam rekaman
5. Memberi identitas pasien pada map EKG : nama, umur,
tanggal, nomor rekam medik dan dokter yang merujuk
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

IDENTIFIKASI PASIEN
No. Dokumen
03.05.093
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP
Pengertian

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 1
\

1 JANUARI
2010

Melakukan identifikasi terhadap jati diri pasien atau identitas


pasien sesuai dengan status pasien sesuai dengan kebutuhan dan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
ketentuan yang berlaku
Tujuan

1. Agar pasien yang masuk identifikasinya jelas.


2. Menghindari tertukarnya pasien yang satu dengan yang lain.
3. Menghindari
pemenuhaan

kesalahan

dalam

kebutuhan

pasien

pemberiaan
yang

terapi

lainnya.

dan

Selama

menjalani masa perawatan dirumah sakit.


Kebijakan

4. Memenuhi kebutuhan administrasi pasien.


Penulisan harus benar dan jelas

Prosedur

1. Mengecek identitas pasien yang disesuaikan dengan statusnya.


2. Menulis identitas pasien dengan lengkap di White board pasien
yang telah ada diruang kerja.
o

Nama pasien

Diagnosa

Tindakan

Diet pasien

Dokter yang merawat

Keterangan

3. Mencatat identitas pasien kedalam :

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
-

sensus harian

buku register masuk

buku observasi

4. Memasukan data pasien ke dalam computer ( jika memiliki


computer)
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

IDENTIFIKASI PASIEN
No. Dokumen
03.05.093
Tanggal terbit

PROSEDUR TETAP

1 JANUARI
2010

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 1
\

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Pengertian

Melakukan identifikasi terhadap jati diri pasien atau identitas


pasien sesuai dengan status pasien sesuai dengan kebutuhan dan
ketentuan yang berlaku

Tujuan

5. Agar pasien yang masuk identifikasinya jelas.


6. Menghindari tertukarnya pasien yang satu dengan yang lain.
7. Menghindari
pemenuhaan

kesalahan

dalam

kebutuhan

pasien

pemberiaan
yang

terapi

lainnya.

dan

Selama

menjalani masa perawatan dirumah sakit.


Kebijakan

8. Memenuhi kebutuhan administrasi pasien.


Penulisan harus benar dan jelas

Prosedur

3. Mengecek identitas pasien yang disesuaikan dengan statusnya.


4. Menulis identitas pasien dengan lengkap di White board pasien
yang telah ada diruang kerja.
o

Nama pasien

Diagnosa

Tindakan

Diet pasien

Dokter yang merawat

Keterangan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
3. Mencatat identitas pasien kedalam :
-

sensus harian

buku register masuk

buku observasi

4. Memasukan data pasien ke dalam computer ( jika memiliki


computer)
Unit terkait

Petugas Rawat inap

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.129

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 2

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman :

Dr. Nurdin
Tanggal terbit

Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

SPO

PENGELOLAAN LINEN
DI RUANGAN
Pengertian

Adalah proses pengelolaan linen di instansi rawat inap, IGD, dan


rawat jalan yang meliputi pengelolan linen bersih dan kotor serta
pengiriman dan pengambilan ke gedung cuci/ laundry

Tujuan

Sebagai acuan bagi pos atau tenaga bantu dalam melakukan


pengelolaan linen di ruangan

Kebijakan

Pengelolaan kebutuhan linen untuk pelayanan pasien terlaksana


dengan baik, cepat dan tepat

Prosedur

A.

Pengelolaan linen bersih :


1. Setiap pengambilan linen bersih dari laundry petugas
mencatat dalam dokumen pengambilan
2. Linen dimasukan dalam wadah tetutup yang bersih (ember)
dibawa dengan troly
3. Setelah

diruangan

linen

dipilih

berdasarkan

jenisnya

( laten, sprei, sarung bantal) dan disimpan dalam lemari

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
penyimpan yang tertutup
4. Pemakaian linen dilakukan apabila ada pasien baru atau
penggantian bila kondisi linen yang terpasang kotor.
5. Setiap pemakaian linen dicatat
6. Penanggung jawab menginventaris jumlah dan kelengkapan
setiap hari
B. Pengelolaan linen kotor :
1. Siapkan

ember

plastik

tertutup

dengan

larutan

desienfektan chorin 0,5 % dan detergen


2. Cuci tangan sebelum dan sesudah bekerja, gunakan alat
pelindung dan (barak skort, masker, handscoren)
3. Alat linen yang kotor dari tempat tidur (verbeda)
4. Pilih linen tidak terinfeksi, terinfeksi dan bernoda ( feses,
darah dll)
5. Linen kotor tidak terinfeksi dimasukan dalam ember plastic
warna hitam

PELAYANAN KEPERAWATAN

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Nomor Dokumen

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
No. Dokumen
03.05.129

No. Revisi
0

Tanggal terbit

Halaman
2 dari 2
Ditetapkan ,

1 JANUARI
2010

SPO

PENGELOLAAN LINEN
DI RUANGAN
Prosedur

6. Linen kotor direndam dalam larutan detergen


7. Linen kotor terinfeksi direndam dalam larutan desinfektan
chlorine 0,5 % selama 10 menit selanjutnya dimasukkan
kedalam ember plastik dan diberi label infeksius
8. Semua ember yang sudah terisi linen kotor ( maksimal 3,4)
ditaruh troly dan ditutup untuk selanjutnya

dibawa

kegudang cuci/ laundry


9. Pada dokumen pengiriman dicatat jumlah dan jenis linen
yang kotor
Unit terkait

Petugas Rawat inap


Petugas laundry

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.161
Tanggal terbit

SPO
PEMBUANGAN SAMPAH
Pengertian

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan ,

1 januari 2010

Prosedur pembuangan sampah adalah suatu tindakan dalam


membuang sampah baik itu sampah medis maupun non medis
secara baik dan benar

Tujuan

Kebijakan

Mencegah infeksi dan penularan penyakit


Mencegah infeksi silang
Menjaga kebersihan
Lingkungan menjadi nyaman dan indah
Sebagai acuan penerapan pada langkah-langkah dalam

pembuangan sampah yang baik dan benar


Adanya ketidakseragaman dalam teknik dan cara pembuangan
sampah yang baik dan benar

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
Prosedur

Persiapan alat :

Tempat sampah
Plastic

Pelaksanaan :

Sampah yang terkontaminasi yang dapat dibakar harus

langsung dibakar
Wadah yang berisi sampah terkontaminasi berupa benda

tajam yang sudah penuh langsung masuk incinerator


Sampah yang tidak terkontaminasi dapat dimasukkan ke
dalam

wadah

tempat

pembuangan

sampah

biasa.

Penanganan yang benar terhadap sampah akan mengurangi


infeksi kepada petugas klinik dan masyarakat setempat
Unit terkait

Instalasi rawat inap


Instalasi rawat jalan
IGD
Instalasi bedah sentral

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :
Tanggal Terbit :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin

PELAYANAN KEPERAWATAN

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
No. Dokumen
03.05.162

No. Revisi
0

Halaman
1 dari 3

Tanggal terbit

SPO
CUCI TANGAN BEDAH
Pengertian

Ditetapkan ,

1 januari 2010
Cuci tangan bedah adalah proses pengangkatan sebanyak
mungkin mikroorganisme yang berada di tangan dan lengan
secara

pencucian

mekanik

antiseptic

klinik

sebelum

melakukan operasi
Tujuan cuci tangan bedah :
Untuk mengangkat kotoran, minyak kulit alami, kotoran
tangan dan mikroorganisme dari tangan dan lengan anggota
tim yang steril.
Fasilitas cuci tangan bedah :

Kamar cuci tangan bedah


Bak cuci tangan
Sikat bedah
Air

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin

Antiseptic

Kriteria cuci tangan bedah :

Tujuan
Kebijakan

Cuci tangan bedah sempurna


Cuci tangan bedah singkat

Sebagai

acuan

penerapan

langkah-langkah

pelaksanaan cuci tangan bedah


Dilakukan oleh petugas

/melaksanakan tindakan
Adanya ketidakseragaman

yang

akan

dalam

dalam

melakukan

prosedur

cuci

tangan bedah
Prosedur

1. Membuka kran air

PELAYANAN KEPERAWATAN
No. Dokumen
03.05.162
Tanggal terbit

SPO
CUCI TANGAN BEDAH
Prosedur

No. Revisi
0

Halaman
2 dari 3

1 januari 2010
2. Membasuh tangan dan lengan dengan posisi tangan

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

Halaman :

No :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit :

Dr. Nurdin
lebih tinggi dari sikat
3. Mengambil
sikat
cuci

tangan

pada

tempat

penyimpanan sikat steril


4. Mengambil dan meneteskan cairan antiseptic pada
5.
6.
7.
8.
9.

sikat, telapak tangan


Menyikat kuku
Menyikat tangan
Menyikat tangan sebelah kiri selama setengah menit
Menyikat lengan sebelah kiri selama setengah menit
Menyikat tangan sebelah kanan selama setengah

menit
10.Menyikat lengan sebelah kanan selama setengah
menit
11.Membersihkan daerah kuku di bawah air yang
mengalir
12.Bilas tangan, lengan dengan air
13.Membuang sikat pada tempat kotor yang telah
disediakan
14.Gosokkan tangan yang satu oleh tangan yang lain
yang

telah

memakai

antiseptic

lagi

sebaliknya
15.Bilas tangan dan lengan

PELAYANAN KEPERAWATAN

kemudian

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :

Halaman :

1/1

Tanggal Terbit :

Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin
No. Dokumen
03.05.162
Tanggal terbit

SPO
CUCI TANGAN BEDAH
Prosedur

No. Revisi
0

1 januari 2010
16.Berjalan menuju kamar operasi dengan tangan lebih
tinggi dari siku

Unit terkait

Halaman
3 dari 3
Ditetapkan ,

Instalasi rawat inap


Instalasi rawat jalan
IGD
Instalasi bedah sentral

RS JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

Jl. Rd. Gilap No.


8 Palimanan
Telp. (0231)
343405, 343645
CIREBON
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Dokumen

ALUR PASIEN MASUK


Nomor Revisi

No :
Tanggal Terbit :

Halaman :

1/1
Diteteapkan Oleh :
Direktur RS Jantung Hasna Medika

Dr. Nurdin