Anda di halaman 1dari 2

BAB 4

RENCANA DAN STRATEGI KOMUNITAS


TEMPAT USAHA PRODUKSI KUE LEMPER DI RW II1 KELURAHAN MULYOREJO
Dari hasil analisis data, maka telah didapatkan diagnosa keperawatan komunitas sesuai prioritas. Dari diagnosa tersebut, disusun perencanaan bersama dengan
pemilik usaha, pihak puskesmas dan dosen pembimbing. Adapun perencanaan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut:

Diagnosa
Keperawatan
Defisiensi
kesehatan
komunitas
pekerja
di
tempat usaha
lemper, RT 02
RW
03
kelurahan
Mulyorejo

Tujuan

Intervensi Keperawatan

Rencana Kegiatan

Setelah
dilakukan
tindakan
keperawatan
komunitas 1 x dalam 1
minggu, komunitas dapat
memahami
tentang
pentingnya pencegahan
penyakit akibat kerja dan
kecelakaan kerja

1. Adakan
program
pendidikan (penyuluhan)
bagi kelompok sasaran.
2. Pilih cara yang tepat
untuk menarik atensi
peserta
3. Identifikasi
faktor
internal
dan
faktor
eksternal
yang
berpengaruh
terhadap
perilaku kesehatan
4. Identifikasi karakteristik
target populasi terhadap
pendidikan
kesehatan
yang akan diberikan
5. Gunakan
teknik
demonstrasi
untuk
meningkatkan keahlian

1. Penyuluhan
kesehatan kerja bagi
pekerja dalam usaha
peningkatan derajat
kesehatan
2. Penyusunan
SOP
pembuatan lemper
sebagai
standar
kesehatan kerja bagi
para pekerja
3. Penyediaan APD di
lingkungan
kerja
bagi para pekerja

NOC
Health
Promoting
Behaviour
1. Memonitor
lingkungan beresiko
(4)
2. Memonitor perilaku
individu berisiko (4)
3. Keseimbangan

Waktu
Selasa,
5 April 2016

Tempat

PJ

Tempat
usaha Choirul
lemper, RT 02 S.Kep
RW 03 kelurahan
Mulyorejo

Anwar,

Rabu,
6 April 2016

Izza Hadi
S.Kep

P.,

Kamis,
7 April 2016

Zakiah
Nur
Suraya, S.Kep

24

4.
5.
6.
7.

aktivitas dan istirahat


(4)
Mendukung
kebijakan
publik
yang sehat (4)
Mengikuti diet sehat
(4)
Menghindari
paparan asap rokok
(4)
Menghindari
penggunaan
tembakau (5)

Keterangan:
1=
tidak
pernah
dilakukan
2= jarang dilakukan
3=
kadang-kadang
dilakukan
4= sering dilakukan
5= konsisten dilakukan

6. Libatkan
individu,
keluarga dan kelompok
masyarakat
dalam
perencanaan
dan
implementasi
untuk
modifikasi pola hidup
sehat
7. Pantau status
resiko
kesehatan pada kelompok
sasaran.
8. Berikan
kesempatan
untuk
berpartisipasi
dalam
kegiatan
masyarakat.
9. Bantu kelompok sasaran
dalam
meningkatkan
kewaspadaan
masalah
kesehatan.

25