Anda di halaman 1dari 1

Breksi Freatik (Phreatic Breccia)

Istilah ini (breksi Freatik/Hidromagmatik) digunakan oleh Sillitoe (1985). Dari definisi
breksi freatik diakibatkan karena adanya pemuaian oleh aliran dan gas pada fluida yang
didominasi oleh air, dengan sedikit komponen magma volatil. Mekanisme transpot energi sampai
erupsi harus berada di beberapa titik konveksi bebas pada fluida sub-kritikal. Termasuk juga
didalamnya retakan yang terjadi akibat aliran fluida hidrotermal. Istilah breksi freatik termasuk
dalam breksi yang terbentuk akibat proses yang sama dalam amagmatik sistem hidrotermal
seperti yang terjadi pada zona kolisi lempeng benua.
Breksi Freatik dibagi menjadi dua, yaitu:
a. Breksi Freatik Endogen (Endogenous Phreatic Breccia). Breksi jenis ini umumnya
terbentuk pada pipa subvertikal yang tidak teratur. Di dekat permukaan, breksi jenis ini
dapat berbentuk seperti vent yang upward-flaring dan dapat dilacak ke erupsi breksi
freatik dan berakhir sebagai pipa breksi yang buta (blind breccia pipe). Pada saat
terjadi breksiasi atau erupsi pada breksi freatik, mineral logam yang berharga biasanya
ikut terdapat didalamnya.
b. Breksi Freatik Eksogen (Exogenous Phreatic Breccia). Breksi jenis ini secara jelas
digambarkan dan diilutrasikan oleh Hedenquist dan Henley (1985). Endapan erupsi
biasanya bersifat polimik, dengan ciri matrix-supported. Erupsi pada breksi jenis ini juga
memiliki shallow focus, dan juga klas pada breksi jenis ini terkadang memiliki komposisi
dengan temperatur yang rendah dan terkadang pH yang rendah pada ketinggian 100-200
m pada sistem hidrotermal. Breksi ini terbentuk atau terbuat dari silika opaline,
kalsedoni, sulfur, kaolinit,alunit dan berbagai hydrous alumino-silica.

Anda mungkin juga menyukai