Anda di halaman 1dari 32

STUDI LALU LINTAS

FLUKTUASI ARUS LALU LINTAS

REKA
YASA
LALU
LINTAS

PENGUKURAN VOLUME
Penghitungan secara manual
Biasanya sebagian penghitungan harus dibuat
secara manual.
Dalam bentuk yang paling
sederhana, pengamat mencatat pada lembar
formulir survey, setiap kendaraan yang lewat
menurut
klasifikasi/jenis
kendaraan
dan
memakai formulir terpisah untuk setiap periode
penghitungan.

Tugas pengamat dapat dipermudah dengan memakai


alat penghitung mekanik, sehingga jumlah total dari
setiap waktu dan kategori atau macam kendaraan,
dapat dicatat dengan mudah sebelum angka pencatat
pada alat penghitung dikembalikan ke angka nol lagi.

Penghitungan arus dengan Metode pneumatis

Bentuk bentuk lain mempunyai kontak listrik


antara permukaan konduksi atau perubahanperubahan kapasitansi antar elektrode-elektrode,
tetap yang paling banyak dipakai, terutama
untuk kontrol lalu lintas, adalah kumparan (loop)
detektor induktif.
Sebuah kumparan kawat dengan sebuah
konfigurasi yang tergantung pada karakteristikkarakteristik yang harus dioperasikan, Biasanya
dipasang pada sebuah lubang sempit memotong
pada permukaan jalan. Massa logam kendaran
yang lewat akan mengubah induktansi kumparan
induksi dan perubahan ini dapat dideteksi
dengan berbagai cara.

Kelompok detektor lain bekerja berdasar


distorsi medan magnet bumi atau medan
buatan yang ditimbulkan oleh lewatnya suatu
kendaraan. Semua jenis instalasi tersebut
dipasang di atas atau dibawah permukaan
jalan.
Detektor kendaraan yang dipasang dekat atau
pada jalur jalan jarang dipakai untuk
penghitungan periodik, karena biayanya yang
relatif tinggi, tapi sering dipasang pada
tempat penghitungan yang permanen dan
pada alat pengendalian lalu lintas.
Jenis-jenis utama adalah fotoeleltrik dan
inframerah, yang bekerjanya tergantung
adanya gangguan yang menutupi berkas sinar
atau berkas pantulan sinar dan jenis

Jenis yang pertama, disebut jenis


pulse,
memancarkan energi dari
permukaan jalan sampai sebuah
mobil menabrak berkas energi ini
dan
menimbulkan
pengurangan
pada lama waktu pancar bolak-balik
dari pulse yang dipantulkan. Ini
dideteksi oleh alat penerima.

Kebanyakan alat penghitung lalu lintas


bekerja dengan detektor kapasitansi jenis
pneumatik atau koaksial, yang dipasang
dipermukaan jalan untuk memberikan
mobilitas yang baik tapi reliabilitasnya
kurang baik bila tidak sering dirawat.

KARAKTERISTIK VOLUME
Variasi harian, Bulanan dan Musiman
Suatu pola arus harian yang umum terjadi
ditunjukkan pada Gambar berikut. Arus pada
setiap jam dinyatakan sebagai suatu
persentase dari arus harian karena ini adalah
cara yang paling mudah untuk mempelajari
pola-pola seperti ini dan

Hari-hari kerja (Senin sampai Jumat), Sabtu dan


Minggu, biasanya mempunyai pola sendiri-sendiri,
Hal yang penting dalam perancangan jalan dan
pengendalian lalu lintas adalah volume pada jam
puncak, yang biasanya 8-10% dari arus harian
total atau 2 sampai 2,5 kali volume harian ratarata.
Hal ini sangat menonjol pada area-area kota, dan
kurang terdapat pada area desa, ialah adanya dua
jam puncak yang dominan pada pola-pola hari
kerja. Dua jam puncak tersebut adalah jam puncak
pagi dan jam puncak sore dengan jam puncak sore
biasanya lebih menonjol. Pola-pola ini meliputi
berbagai perjalanan ke tempat kerja yang
waktunya relatif stabil dan agak kurang peka

Anda mungkin juga menyukai