Anda di halaman 1dari 2

WATER TREATMENT PLANT (WTP)

WTP
Fungsi Water Treatmen Plant yaitu Untuk memenuhi kualitas air
pengisi Boiler sesuai standar yang telah ditentukan, maka diperlukan
instalasi pengolahan air dengan berbagai proses. Untuk Power plant
yang sumber air bakunya diambil dari air laut (seawater) maka proses
yang pertama kali dilakukan adalah penyulingan air laut menjadi air
tawar/menggilangkan garam/Desalt. Dan proses itu tidaklah cukup
untuk membuat kualitas air pengisi, maka perlu dibutuhkan proses
lanjutan pada Instalasi Water Treatment Plant yang berfungsi sebagai
proses kimiawi dengan cara mengikat unsur anion dan kation pada air
baku dengan menggunakan Resin yang berada pada sebuah Vesel
(mixbed polisher) guna mendapatkan conductivity yang diharapkan
air pengisi
Prinsip kerja WTP dibagi menjadi dua yang pertama adalah Inservice
dan yang kedua
adalah regenerasi resin.
1. Proses Inservice. adalah proses pemurnian/demineralisasi air
suling desalt (Raw Water) prinsip kerjanya dimulai dari Raw
Water yang berada pada Raw water tank dipompa masuk
kedalam Vesel (Mixbed Polisher) yang berisi Resin-Resin.
Didalam Mixbed air unsur anion diikat oleh resin anion, begitu
juga air dengan unsur kation diikat oleh resin kation, air setelah
keluar dari vesel berubah menjadi Demin Water dengan
Conduct <1ms/cm dan mengalir masuk ke Demin Tank. Proses
inservice ini berlangsung terus menerus dan akan berhenti jika
Conductivity Air yang keluar dari vesel menyentuh limit yang
ditentukan yaitu 1ms/cm, dengan kata lain hal ini
mengindikasikan bahwa resin resin yang berada pada vesel
sudah jenuh dan memerlukan proses regenerasi

2. Proses Regenerasi. Adalah proses

mengembalikan/mengaktipkan Kondisi resin anion dan resin


kation yang telah jenuh akibat digunakan untuk proses
pemurnian air. Adapun untuk regenerasi resin Anion
menggunakan bahan kimia NaoH, sedangkan untuk regenerasi
resin Kathion digunakan bahan kimia HCL.