Anda di halaman 1dari 2

ProduksiKonsentrat Ayam dan Itik Petelur Kwalitas Super.

Bagi anda yang beternak ayam atau bebek/itik petelur membuat kontranset sendiri ini bisa menjadi pilihan
alternatif untuk penghematan biaya yang tentunya akan menambah penghasilan anda, apalagi anda yang beternak
dalam jumlah banyak.
Dari pengalaman kami dalam memproduksi konsentrat ini, biaya bahan dan biaya operasionalnya bisa dihemat
hingga 40%. Angka yang cukup besar tentunya, yang mana penghematan biaya ini bisa menjadi penghasilan
lebih bagi kami.
Okeh ceramahnya selesai, langsung ke Cara ProduksiKonsentrat Ayam dan Itik Petelur Kwalitas Super
PERALATAN :
MESIN PENGGILINGAN PADI

MESIN PENGGILINGAN JAGUNG

BAHAN-BAHAN BERIKUT KALKULASINYA :

40 kg KATUL Harga pasaran Rp.1500,00/kg = Rp.60.000,00

20 kg JAGUNG Harga pasaran Rp.4.000,00/kg = Rp.80.000,00

20 kg KEDELAI AFKIR Harga pasaran Rp.3.500,00/kg = Rp.70.000,00

10 kg TEPUNG SAGU Harga pasaran Rp.4.500,00/kg = Rp.45.000,00

8 kg IKAN ASIN Harga pasaran Rp.5.000,00/kg = Rp.40.000,00

2 kg MINERAL A (untuk ayam & itik petelur) Harga pasaran Rp.5.000,00/kg = Rp.10.000,00. Untuk
konsentrat ayam potong/broiler tidak perlu pakai mineral ini

Jadi total biaya keseluruhan yang dibutuhkan adalah Rp.305.000,00. Ditambah biaya operasional
Rp.50.000,00/Kwintal menjadi Rp.355.000,00/Kwintal
Bisa anda bayangkan dibandingkan harga konsentrat ditoko saat ini yang mencapai Rp.615.000,00/Kwintal.
Dengan kwalitas yang mungkin bisa dikatakan belum cukup baik
kita bisa berhemat Rp.260.000,00/Kwintal. Dengan kwalitaskonsentrat super. Angka penghematan yang sangat
besar bukan?
Harga bisa berubah sesuai harga pasaran dan mungkin tidak sama sesuai daerah anda masing-masing
CARA PEMBUATAN :

Campurkan semua bahan diatas menjadi satu

Giling 2 kali pada penggilingan padi

Finishing Giling pada penggilingan jagung

Selesai

Selamat anda telah berhasil membuat konsentrat sendiri


Hasil Olahan konsentrat ini sudah diuji cobakan pada 60 ekor ayam petelur dan 10 ekor bebek yang bertelur tidak
merata, setelah menggunakan konsentrat hasil olahan ini 2 hari kemudian bertelur merata

ALTERNATIF PAKAN BEBEK POTONG, BEBEK PETELOR


Oleh S Setyaningsih Andro di FORUM PETERNAK BEBEK (Breaks) Sunting Dokumen
Masalah utama dalam budidaya unggas adalah masalah pakan. Harga pakan konsentrat pabrik yang tinggi
seringkali memperkecil margin keuntungan para peternak unggas bahkan menyiutkan nyali peternak pemula
.
Khusus ternak bebek masalah pakan relatif lebih moderat karena pakan bebek tidak mutlak bergantung dari
konsentrat pabrik. Hanya pada minggu-minggu awal pemeliharaan diperlukannya, maksimal sampai umur 1 bulan
( untuk bebek pedaging ). Selanjutnya sumber protein tinggi bisa diperoleh dari bahan yang ada di sekita.
Dari pengalaman Pak Hadi peternak bebek di Bogor yang berdomisili di Jakarta Barat, bisa diambil contoh dalam
mengembangkan cara penyediaan pakan bebek, yaitu dengan penambahan Tape Jerami. Sedianya produk ini
didesain untuk memfermentasi bahan pakan untuk ternak besar seperti sapi. Namun kandungan bakteri aktifnya
sangat memungkinkan untuk dipakai memfermentasi pakan bebek yang memang biasanya diberikan dalam
keadaan basah (lembab).
Dengan 5 gr Ragi Tape Jerami per 10 kg pakan ( Pak Hadi meracik pakan berupa bekatul, nasi aking, jagung sisa
pipilan yang terbuang, gabah hampa, ampas kelapa). Pakan dicampur dengan ragi dan dibasahi agar lembab,
selanjutnya diperam selama 2 hari.
Alhasil, pakan jadi wangi karamel yang membuat para bebek demikian lahap menyantapnya. "Kalaunya tidak saya
batasi, bebek-bebek maunya makan terus"' ujar Pak Hadi senang. Sekarang tak ada lagi pakan basi karena tidak
habis ini masih bisa dimakan besok.
Hebatnya, bebek yang telah lepas konsentrat pabrik di akhir minggu 2 ini menunjukkan perkembangan yang amat
signifikan. Di umur 1 bulan bobotnya mencapai 500 gr-700 gr. Suatu hal yg belum pernah dialami Pak Hadi selama
berternak bebek. Biasanya di umur segitu paling standar bobot 400 gr-450 gr.
Tingkat serangan snot (dengan gejala kepala bengkak dan pilek) hanya menyerang 10% dari populasi yang
biasanya mencapai 50%. Beberapa ekor bebek yang terkena serangan ND (leher melintir) yang biasanya tak
tersembuhkan, bisa sembuh dengan sendirinya.
Pakan bebek yang difermentasi dengan Ragi Tape Jerami akan terangkat nilai gizinya. Protein akan terpecah
menjadi bentuk yang siap serap tanpa banyak yang terbuang. Nafsu makan bebek menjadi berlipat-lipat. Sistem
imunitas bebek akan terbangun lebih baik.
Ini semua bisa terjadi karena Ragi Tape Jerami mengandung:
Bakteri Acetobacter yang mampu menghasilkan senyawa selulosa dengan derajat kemurnian yang tinggi.
Jamur Rhizopus yang memproduksi enzim phytase yang mencerna phytates, sehingga meningkatkan penyerapan
mineral seperti zinc, besi, dan kalsium. Proses fermentasi juga mengurangi oligosakarida yang membuat pakan
susah dicerna.Tekstur yang dimiliki pakan lebih lunak karena enzim yang dihasilkan jamur rhizopus selama proses
fermentasi meninbulkan perubahan pada protein, lemak, dan karbohidrat. Enzim yang dihasilkan jamur ini antara
lain lipase, protease dan amilase yang dalam organ pencernaan unggas berfungsi mencernakan lemak, protein dan
pati.Jamur Rhizopus memproduksi zat antibiotika alami untuk melawan sejumlah organisme merugikan.
Aspergillus niger yang sejenis jamur yang bersifat fakultatif, dapat berkembang dalam kondisi aerob maupun
anaerob. Oleh karena itu, penggunaan mikroba ini untuk fermentasi akan lebih praktis, karena proses fermentasi
tidak mesti tertutup rapat. Jamur ini menghasilkan asam sitrat. Asam sitrat merupakan asam organik lemah yang
merupakan senyawa untuk bahan pengawet yang baik dan alami.(Teknik fermentasi ini mendapat dukungan dari
hasil penelitian yang dilakukan Litbang Deptan Jawa Barat)
1 botol Ragi Tape Jerami isi 500 gr cukup untuk memfermentasi 1000 kg bahan pakan ( 1 ton ). Harganya yang
murah meriah namun manfaatnya terbukti nyata bisa memberi pencerahan bagi para peternak bebek