Anda di halaman 1dari 3

Cara Menggunakan Obat Tetes Telinga

1. Cucilah tangan anda dengan air dan sabun.

2. Pastikan kondisi ujung botol atau pipet tetes tidak rusak.

3. Bersihkan telinga bagian luar dengan menggunakan air hangat atau kain lembab dengan hatihati, kemudian dikeringkan.

4. Hangatkan obat tetes telinga dengan memegang botolnya menggunakan tangan selama
beberapa menit. Kocok botol obat tetes.

5. Miringkan kepala sehingga telinga yang akan diberikan obat menghadap ke atas.
A. Untuk dewasa: tarik daun telinga ke atas dan ke belakang untuk meluruskan saluran telinganya.
B. Untuk anak <3 tahun: tarik daun telinga ke bawah dan ke belakang untuk meluruskan saluran
telinganya.

6. Teteskan obat sesuai dengan dosis pemakaian pada lubang telinga. Pertahankan posisi kepala 23 menit. Tekan secara lembut kulit penutup kecil telinga atau gunakan kapas steril untuk
menyumbat lubang telinga agar obat dapat mencapai dasar saluran telinga.

7. Pasang kembali tutup botol tetes telinga dengan rapat, jangan menyeka atau membilas ujung
botol tetes.

8. Cucilah tangan anda dengan air dan sabun untuk membersihkan sisa obat yang mungkin
menempel.

Saran bermanfaat lainnya terkait penggunaan obat tetes telinga


1) Dalam meneteskan obat tetes telinga, mungkin akan lebih mudah bila dibantu oleh orang
lain. Berbeda seperti obat tetes mata, jumah tetesan obat tetes telinga seringkali tidak bisa
dirasakan apabila penetesannya dilakukan sendiri.
2) Pastikan telinga Anda kering saat menggunakan obat tetes telinga. Umumnya, telinga tidak
boleh kemasukan air sampai pengobatan selesai.
3) Jangan menggunakan satu obat tetes telinga secara bersama-sama (dengan orang lain).
4) Jangan pernah menggunakan obat tetes telinga yang sudah kadaluarsa, karena bisa saja
sudah terkontaminasi kotoran atau bakteri. Obat tetes telinga tidak boleh digunakan lagi
setelah empat minggu sejak dibuka. Jadi kadaluarsa disini bukan hanya berdasarkan tanggal
kadaluarsa pada kemasan, tapi juga kadaluarsa terkait penggunaannya. Baca petunjuk pada
kemasan, tuliskan kapan tanggal membukanya sehingga tahu kapan harus membuangnya.
5) Beberapa jenis tetes telinga tidak boleh digunakan pada orang dengan kerusakan gendang
telinga.
6) Jangan melebihi dosis yang disarankan dokter atau apoteker atau petunjuk pada kemasan.
7) Jangan sembarangan membuang bekas botol obat tetes telinga, buang pada tempatnya.
8) Obat tetes telinga hanya boleh digunakan di telinga, tidak boleh diteteskan ke mata atau
bagian tubuh lain, apalagi diminum.
9) Selalu jauhkan obat tetes telinga dari jangkauan anak-anak.