Anda di halaman 1dari 9

Esensi Bab IV, V, dan

VI

Bab IV. UKM yang berorientasi


sasaran
4.1. Perencanaan kegiatan tiap UKM Puskesmas:
a. Kegiatan dalam setiap Upaya Puskesmas disusun
berdasar analisis kebutuhan dan harapan
masyarakat dituangkan dalam perencanaan
Upaya. 4.1.1.
b. Pembahasan konsultatif dengan masyarakat dan
sasaran, upaya untuk memperoleh umpan balik
dari masyarakat/sasaran. 4.1.2.
c. Peluang inovatif upaya puskesmas. 4.1.3.

Bab IV. UKM yang berorientasi


sasaran
4.2. Akses masyarakat dan sasaran terhadap UKM
Puskesmas:
a. Akses masyarakat/sasaran terhadap kegiatan UKM
sesuai kebutuhan. 4.2.1.
b. Akses masyarakat/sasaran , lintas program, lintas
sector terhadap informasi: jadual kegiatan. 4.2.2.,
4.2.3.
c. Kesepakatan penjadualan, dan ketepatan waktu
pelaksanaan kegiatan masing-masing UKM. 4.2.4.,
4.2.5.

Evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan


kegiatan Upaya Puskesmas:

4.3.

a.Penetapan indicator dan target pencapaian


tiap-tiap UKM. 4.3.1.
b.Kewajiban mengumpulkan data kinerja. 4.3.1.
c. Analisis terhadap data kinerja. 4.3.1.
d.Tindak lanjut terhadap hasil analisis data
kinerja. 4.3.1.
e.Pendokumentasian hasil analisis dan tindak
lanjut penilaian kinerja. 4.3.1.

Bab V. Kepemimpinan dan Manajemen


Upaya

5.1. Tanggung jawab pengelolaan Upaya:


a.Penetapan kompetensi.5.1.1.
b.Mengikuti kegiatan orientasi bagi yang baru,.5.1.2.
c. Penetapan tujuan, sasaran dan tata nilai dan informasi
kepada pihak terkait. 5.1.3.
d.Komunikasi dan koordinasi dalam pencapaian tujuan,
pencapain kinerja, dan pelaksanaan. 5.1.4.
e.Penggunaan sumber daya secara efisien dan efektif. 5.1.4.
f. Minimalisasi risiko terhadap lingkungan. 5.1.5.
g.Tanggung jawab dalam memfasilitasi pemberdayaan
masyarakat mulai dari perencanaan sd evaluasi. 5.1.6.

Bab V. Kepemimpinan dan


Manajemen Upaya
5.2.Perencanaan Kegiatan Upaya Puskesmas
mengacu pada pedoman dan kebutuhan
masyarakat:
a. Perencanaan upaya yang terintegrasi dengan RUK,
yang dilakukan melalui kajian kebutuhan
masyarakat. 5.2.1., 5.2.2. 1.1.4.
b. Revisi perencanaan jika diperlukan sesuai dengan
perubahan kebijakan pemerintah dan/atau
perubahan kebutuhan masyarakat. 5.2.3.

5.3. Pengorganisasi upaya:


Kejelasan tugas wewenang dan tanggung jawab yang
dituangkan dalam uraian tugas dari penanggung jawab dan
pelaksana. 5.3.1.,5.3.2., 5.3.3.,

5.4. Komunikasi dan koordinasi. 5.4.1., 5.4.2.,


5.5. Kebijakan dan prosedur dalam pelaksanaan Upaya
Puskesmas
a. Penetapan peraturan, kebijakan, dan prosedur yang
menjadi acuan dalam penyelenggaraan kegiatan UKM,
pengendalian dokumen eksternal dan internal. 5.5.1.
b. Evaluasi kepatuhan pelaksanaan terhadap peraturan,
kerangka acuan, prosedur. 5.5.2.
c. Kebijakan dan Prosedur evaluasi kinerja. 5.5.3.

5.6. Akuntabilitas pengelolaan dan pelaksanaan UKM


a. Akuntabilitas ditunjukkan melalui : monitoring kinerja
dan kegiatan UKM. 5.6.1.
b. Akuntabilitas ditunjukkan melalui : Pengarahan Kepala
Puskesmas, Penanggung jawab terhadap pelaksan. 5.6.2.
c. Akuntabilitas ditunjukkan melalui: penilaian kinerja yang
dilaksanakan secara periodic.5.6.3.,

5.7. Hak dan kewajiban sasaran UKM:


d. Hak dan kewajiban sasaran. 5.7.1.
e. Aturan yang jelas sebagai bagian peraturan internal
sebagai upaya untuk memenuhi hak sasaran sesuai
dengan visi, misi, tujuan dari masing-masing UKM. 5.7.2.

Esensi Bab VI. Sasaran kinerja UKM


6.1. Perbaikan kinerja UKM
a. Budaya perbaikan kinerja UKM. 6.1.1., 6.1.2., 6.1.3.,
b. Peran Kepala Penanggung jawab, Pelaksana dalam
perbaikan mutu dan kinerja UKM.6.1.1.
c. Perbaikan kinerja UKM yang berkesinambungan yang
terdokumentasi. 6.1.5.
d. Pemberdayaan sasaran dalam perbaikan kinerja.
6.1.4.
e. Kajibanding kinerja UKM yang terintegrasi.6.1.6.