Anda di halaman 1dari 3

TUGAS ETIKA BIS

NIS DAN PROFESI

Disusun oleh
Yayi Wulanninggar

Disampaikan kepada :
Dosen : Dr. Supriyadi, MSc., CMA, CA, Ak

MAGISTER AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2015

ETIKA DI PASAR
Persaingan Sempurna
Pasar bebas dengan persaingan sempurna memiliki tujuh karakteriktik berikut ini :
a. Jumlah pembeli dan penjual relatif banyak
b. Semua pembeli dan penjual bebas masuk atau meninggalkan pasar.
c. Setiap pembeli dan penjual mengetahui sepenuhnya apa yang dilakukan oleh pembeli dan
penjual lainya.
d. Barang yang dijual di pasar sangat mirip satu sama lain.
e. Biaya dan keuntungan memproduksi sepenuhnya ditanggung pihak-pihak yang membeli
dan menjual barang-barang tersebut.
f. Semua pembeli dan penjual adalah pemaksimal utilitas.
g. Tidak ada pihak luar yang mengatur harga, kuantitas atau kualitas dari barang-barang yang
diperjualbelikan dalam pasar.
Etika dan Pasar Kompetitif Sempurna
Dalam proses pasar kompetitif sempurna, pasar dikatakan mampu mencapai tiga nilai moral
utama: (a) mendorong pembeli dan penjual mempertukarkan barang dalam cara yang adil
(adil tertentu); (b) memaksimalkan utilitas pembeli dan penjual dengan mendorong mereka
mengalokasikan, menggunakan, dan mendistribusikan barang dengan efisiensi sempurna (c)
mencapai tujuan tersebut dengan suatu cara yang menghargai hak pembeli dan penjual untuk
melakukan pertukaran secara bebas.
Persaingan Monopoli: Keadilan, Utilitas, dan Hak
Pasar monopoli adalah pasar dimana hanya ada satu penjual dan penjual lain tidak dapat
masuk. Penjual di pasar monopoli mampu mengendalikan harga atas barang-barang yang
tersedia. Kegagalan di pasar monopoli terletak pada harga yang tinggi dan memperoleh
keuntungan yang tinggi, hal ini menunjukkan pelanggaran keadilan kapitalis. Keadilan
kapitalis mengatakan bahwa apa yang diterima setiap individu haruslah sama dengan nilai
kontribusi yang mereka berikan.
Persaingan Oligopolistik
Dalam pasar oligopoli tidak banyak penjual, yang ada hanya beberapa penjual besar dan
penjual baru sulit memasuki indutri tersebut. Pasar oligopoli didominasi beberapa perusahaan
besar sehingga dikatakan pasar yang sangat terkonsentrasi. Hal ini mengakibatkan sangat
mudah bagi para manajer dari perusahaan-perusahaan tersebut untuk memadukan kekuatan
dan bertindak sebagai satu kesatuan
Studi Kasus Intel Rebates and Other Ways It Helped Customer

1. Apakah Intel melakukan monopoli ?


Dalam penilaian saya Intel telah melakukan monopoli. Dimana pasar monopoli terjadi jika
hanya ada satu penjual dan penjual lain tidak bisa masuk, produk unik yang tidak ada
barang penggantinya. Penjual dipasar monopoli dapat mampu mengendalian harga atas
barang-barang yang tersedia. Dalam kasus ini ada beberapa bukti bahwa intel berusaha
untuk menjadi perusahaan monopoli. Pertama, ketika AMD menciptakan microprocessors
yang lebih baik, Intel menawarkan rabat dalam bentuk jutaan dollar kepada perusahaan
komputer besar yang berada di Jepang. Karena tawaran tersebut perusahaan komputer
yang berada di Jepang berhenti membeli dari AMD. Kedua, karena Intel menggunakan
kode software, membuat kemampuan microprocessors AMD sangat lambat tidak berjalan
efisen dan bukan pada prosesor Intel membuat pelanggan percaya prosesor AMD yang
rusak.
2. Dalam penilaian Anda, yang rabat Intel etis atau tidak etis? Jelaskan jawaban Anda.
Menurut penilaian saya, rabat Intel tidak etis. Karena Tanpa ragu Intel menawarkan rabat
untuk pelanggan mereka. Hal ini tidak jujur dan seharusnya tidak diperbolehkan, sebab
AMD berusaha memproduksi dengan jujur dan membangun bisnis mereka dengan cara
yang seharusnya. Intel beroperasi dengan menawarkan 'rebate' yang dalam kenyataannya
tidak menguntungkan konsumen dengan cara apapun, sementara melumpuhkan nilai
produk dan reputasi AMD.
3. Apakah penggunakan compilers dan libraries oleh Intel dikategorikan tidak etis?
Menurut saya tidak etis, karena dengan adanya penggunaan software compilers dan
libraries Intel menjadi tidak "morally ethical" untuk konsumen. Yang seharusnya
konsumen mengetahui bahwa produk yang mereka gunakan dengan prosesor AMD bisa
berjalan dengan cepat dan efisen, tetapi telah diubah oleh intel dengan sengaja memakai
kode software agar menjadi sangat lambat.
4. Apakah rebates yang dilakukan oleh Intel dikatakan tidak etis?
Menurut saya rabates yang dilakukan Intel tidak etis karena selain melakukan kompetisi
tidak bersih Intel juga berusaha menyingkirkan bisnis AMD.
5. Intel dalam hal ini telah melanggar Sherman Antitrust Act?
Sherman Antitrust law adalah undang-undang yang dibuat untuk memerangi trust
business untuk melindungi konsumen dengan mempromosikan kompetisi pasar yang
berisi tidak sah setiap kontrak, kombinasi, dalam bentuk kepercayaan atau sebaliknya, atau
konspirasi, yang mengekang perdagangan, atau perdagangan diantara beberapa negara,
atau dengan negara-negara asing. Kedua, melarang upaya me-MONOPOLI, mencoba
untuk memonopoli atau memonopoli setiap bagian dari perdagangan, perdagangan
diantara beberapa negara, atau perdagangan dengan negara-negara asing.