Anda di halaman 1dari 10

1

MODUL PERKULIAHAN

KEWIRAUSAHAAN II

MEMERINCI PERMASALAHAN YANG


MUNCUL DALAM BERBISNIS

Fakultas

Program Studi

Ekonomi Bisnis

Manajemen

Tatap Muka

Kode MK

Disusun Oleh

03

Kode MK

Saepudin

Abstract

Kompetensi

Memerinci permasalahan yang muncul


dalam berbisnis

Memerinci permasalahan yang muncul


dalam berbisnis

201
2

KEWIRAUSAHAAN
Saepudin

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

Pembahasan
Pada umumnya, ada beberapa tantangan ataupun masalah yang dihadapi dalam menjalankan
suatu usaha, diantaranya :
1. Ketidakmampuan Manajemen
Dalam kebanyakan UKMK, kurangnya pengalaman manajemen atau lemahnya kemampuan
pengambilan keputusan merupakan masalah utama dari kegagalan usaha. Pemiliknya kurang
mempunyai jiwa kepemimpinan dan pengetahuan yang diperlukan untuk membuat bisnisnya
berjalan.
2. Kurang Pengalaman
Idealnya, calon wirausahawan harus memiliki keterampilan teknis yang memadai (pengalaman
kerja mengenai pengoperasian fisik bisnis dan kemampuan konsep yang mencukupi); kemampuan
memvisualisasi, mengkoordinasi, dan mengintegrasikan berbagai kegiatan bisnis menjadi
keseluruhan yang sinergis.
3. Lemahnya Kendali Keuangan
Dalam hal ini ada dua kelemahan mendasar yang perlu digarisbawahi, yaitu: kekurangan modal
dan kelemahan dalam kebijakkan kredit terhadap pelanggan. Banyak wirausahawan membuat
kesalahan pada awal bisnis dengan hanya modal dengkul, yang merupakan kesalahan fatal.
Wirausahawan cenderung sangat optimis dan sering salah menilai uang yang dibutuhkan untuk
masuk ke dalam bisnis. Sebagai akibatnya, mereka memulai usaha dengan modal yang terlalu
sedikit dan tampaknya permodalan yang memadai tidak akan pernah tercapai mengingat
perusahaan mereka memerlukan semakin banyak uang untuk mendanai pertumbuhannya. Selain
itu, tekanan terhadap UKMK untuk menjual secara kredit sangat kuat. Dimana, beberapa manajer
melihat peluang untuk mendapatkan keunggulan persaingan terhadap pesaingnya dengan cara
menawarkan penjualan kredit. Apapun kasusnya, pemilik bisnis kecil harus mengendalikan
penjualan kredit secara hati-hati karena kegagalan mengendalikannya dapat menghancurkan
kesehatan keuangan bisnis kecil.
4. Gagal Mengembangkan Perencanaan Strategis.
Terlalu banyak wirausahawan yang mengabaikan proses perencanaan strategis, karena mereka
mengira hal tersebut hanya bermanfaat untuk perusahaan besar saja. Namun, kegagalan
perencanaan biasanya mengakibatkan kegagalan dalam bertahan hidup dan ini berlaku untuk
keduanya usaha besar maupun usaha kecil. Sebab, tanpa suatu strategi yang didefinisikan dengan
jelas, sebuah bisnis tidak memiliki dasar yang berkesinambungan untuk menciptakan dan
memelihara keunggulan bersaing di pasar.
5. Pertumbuhan Tak Terkendali

201
2

KEWIRAUSAHAAN
Saepudin

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

Pertumbuhan merupakan sesuatu yang alamiah, sehat, dan didambakan oleh semua perusahaan,
tetapi pertumbuhan haruslah terencana dan terkendali. Pakar manajemen Peter Drucker
menyatakan bahwa perusahaan yang baru berdiri dapat diperkirakan mengalami pertumbuhan
terlalu pesat dibandingkan dengan basis modal mereka apabila penjualan meningkat 40 sampai 50
persen. Idealnya, perkembangan harus didanai dari laba ditahan atau dari tambahan modal
pemiliknya, tetapi sebagian besar bisnis mengambil pinjaman paling tidak untuk sebagian investasi
modalnya.
6. Lokasi yang buruk
Untuk bisnis apapun, pemilihan lokasi yang tepat untuk sebagian merupakan suatu seni dan
untuk sebagian lagi ilmu. Sangat sering, lokasi bisnis dipilih tanpa penelitian, pengamatan, dan
perencanaan yang layak. Beberapa wirausahawan memilih lokasi hanya karena ada tempat kosong.
Akibat ketidaktepanan lokasi ini, penjualan tidak berkembang dan bisnis tersebut terancam gagal.
7. Pengendalian Persediaan yang Tidak Baik
Umumnya, investasi terbesar yang harus dilakukan manajer bisnis kecil adalah dalam persediaan,
namun pengendalian persediaan adalah salah satu tanggung jawab manajerial yang paling sering
diabaikan. Tingkat persediaan yang tidak mencukupi akan mengakibatkan kekurangan dan
kehabisan stok, yang akhirnya mengakibatkan pelanggan kecewa dan pergi.
8. Ketidakmampuan Membuat Transisi Kewirausahaan.
Berhasil melewati tahap awal kewirausahan bukanlah jaminan keberhasilan bisnis. Setelah
berdiri, pertumbuhan biasanya memerlukan perubahan gaya manajemen yang secar drastis
berbeda. Kemampuan-kemampuan yang tadinya membuat seorang wirausahawan berhasil
seringkali mengakibatkan ketidakefektifan manajerial. Pertumbuhan mengharuskan wirausahawan
untuk mendelegasikan wewenang dan melepaskan kegiatan pengendalian sehari-hari sesuatu
yang tidak mampu dilakukan oleh banyak wirausahwan.
Adapun prosedur dalam pemecahan masalah, langkah-langkahnya dapat menggunakan
metode ilmiah sebagai berikut:

201
2

Kenalilah persoalannya secara umum.


Identifikasikan problem-problem utama yang terkait.
Tentukan fakta-fakta dan data-data penting yang berkaitan dengan masalah
Carilah sebab-sebab problem tersebut,
Pertimbangkanlah pelbagai kemungkinan j alan keluar dari problem tersebut,
Pilihlah jalan keluar yang dapat dilaksanakan dengan baik,
Periksalah, apakah cara penyelesaian masalah tersebut sudah tepat.

KEWIRAUSAHAAN
Saepudin

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

Proses berpikir secara ilmiah dapat berlangsung dengan langkah-langkah yang sistematis,
Berorientasi kepada tujuan, serta menggunakan metode tertentu untuk memecahkan masalah. Pada
garis besarnya, pemikiran secara ilmiah dapat berlangsung di dalam memecahkan masalah dengan
langkah-langkah sebagai berikut:

Merumuskan tujuan, keinginan, dan kebutuhan, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang

lain.
Merumuskan permasalahan yang berhubungan dengan usaha untuk mencapai tujuan.
Menghimpun fakta-fakta obyektif yang berhubungan dengan masalah yang dipikirkan.
Mengolah fakta-fakta dengan pola berpikir tertentu, baik secara induktif maupun deduktif.

Memilih alternatif yang dirasa paling tepat.


Menguji alternatif itu dengan mempertimbangkan hukum sebab akibat.
Menemukan dan meyakini gagasan.
Mencetuskan gagasan itu, baik secara lisan maupun tulisan.

Berikut contoh dan paparan tentang perusahaan Honda


dalam menyelesaiakan hambatan dan bagaimana bisa
bersaing secara kompetitif dengan pesaing
FAKTA STRATEGI
Honda Menargetkan Pembeli Dari
Generasi Muda Melalui Startegi Keunggulan Biaya Rendah Dan Diferensiasi
Honda sangat terkenal di AS, perusahaan asal Tokyo tersebut hampir tidak dapat memenuhi
permintaan pelanggan untuk model-model SUV (Sport Utility Vehicle)Acura MDX dan minivan
odyssey.Penjualan di Amerika Utara telah tumbuh sebesar 60 persen selama dekade terakhir dan
keunggulan biaya perusahaan tersebut sangat melegenda Honda mernperoleh $1.581 dari setiapmobil
yang dijual diamerika Utara tahun lalu, dibandingkan dengan $701 untuk General Motors.
Tetapi, perjalanan tidak sepenuhnya mulus bagi produsen mobil Jepang tersebut.Honda Motor
Co. telah mengalami kegagalan yang serius di Eropa.Operasi Honda di Eropa melaporkan kerugian
sebesar hampir satu miliar dollar di Inggris dan benua Eropa.kata CEO Takeo Fukui.
Jadi para manajer Honda bekerja keras untuk memperbaiki bisnis di Eropa. Rencana mereka
mencakup insitatif keunggulan biaya meningkatkan kapasitas di kedua pabrik di Inggris,
memperhatikan permintaan Eropa akan mobil bensi diesel dan menerapkan program pengurangan
biaya secara ketat yang menargetkan para pemasok komponen. dan peluang diferensiasi :
meluncurkan mobil jenis baru untuk pasar subcompact.
Honda memiliki reputasi menghadapi semua tantangan yang ditemui.Tetapi masalah yang
terjadi di Eropa meskipun berlawanan dengan hasil yang luar biasa di AS, menyoroti kerapuhan
201
2

KEWIRAUSAHAAN
Saepudin

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

perusahaan ini.Meskipun kurang dari 10 persen volume global Honda dan nilai pendapatan yang
jauh lebih rendah berasal dari Eropa, wilayah tersebut sangat penting bagi Fukui dan
asistennya.Mengapa? Karena Honda tidak memiliki pasar lain sebagai pengaman jika penjualannya di
AS mulai turun, sebagaimana diperkirakan oleh beberapa abalis. Perusahaan tersebut memperoleh
sekitar 90 persen dari labanya di Amerika.Presentase ini jauh lebih tinggu dibandingkan dengan
produsen-produsen mobil Jepang lainnya.Honda merupakan produsen mobil Jepang yang paling
tidak terdiversifikasi secara global, kata Chris Redl.Direktur Riset modal di Kantor UBS Warburg di
Tokyo.Hal ini merupakan masalah kecil untuk saat ini, tetapi dengan pasar AS yang sedang menurun,
hal ini bisa menjadi masalah besar. Jadi, peneliti yang lebih dekat atas pendekatan keunggulan biaya
dan diferensiasi di Honda Eropa menunjukkan hal-hal berikut :

KEUNGGULAN BIAYA.
Perjuangan Honda di Eropa saat ini sebagian diakibatkan oleh kesalahan strategis penting yang
dibuatnya ketika perusahaan itu mulai memproduksi mobil di Inggris 10 tahun yang lalu. Para pejabat
perusahaan itu tidak meramalkan akan terjadi apresiasi yang besar atas nilai pound sterling Inggris
terhadap mata uang tunggal Eropa, euro. Hal ini menyebabkan mobil Honda lebih mahal
dibandingkan dengan model-model saingannya yang dibuat di benua Eropa. Tahun lalu, penjualan di
bawah rata-rata memotong jumlah unit yang diproduksi di Inggris menjadi sekitar 50 persen dari
kapasitas: Tidak mungkin untuk menghasilkan uang pada tingkat produksi tersebut. "Eropa ternyata
merupakan keiemahan bagi Honda," kataToru Shimano, seorang analis di Okasan Securities Co, di
Tokyo.
Jadi, Honda meningkatkan pembelian atas komponen-komponen yang lebih murah dari para
pemasok di luar Inggris dan bergerak secara cepat untuk memperbarui jajaran model-modelnya.Pada
awal tahun ini.mobil Civic lima pintu model hatchback yang telah dibentuk ulang dan lebih luas
dengan tingkat efisiensi bahan bakar yang lebih baik diluncurkan di Inggris. Untuk meningkatkan
output dari operasinya di Inggris, tahun ini Honda akan mulai mengekspor sedan mewah Civic tiga
pintu yang dibua! di pabrik terbarunya ke AS dan Jepang. Honda juga berencana untuk mengekspor
CR-V yang dibuat di Inggris ke Amerika untuk melengkapi CR-V buatan Jepang yang sekarang dijual
di negara tersebut.
DIFERENSIASI
Semua hal tersebut akan membantu, tetapi masalah besarHonda adalah "kekosongan" dalam
jajaran modelnya: subcompact. Sementara mobil bermesin 1.000 cc tidak laku di AS, narnun model
ini sangat laris di Eropa dan Jepang."Honda saat ini belum mempunyai produk untuk Eropa," kata
Redl dari UBS Warburg. Honda kehilangan kesempatan dengan model Logo yang berkapasitas 1.000
cc."Model tersebut tidak terlalu menonjol di antara model-model yang ada," aku Yoshino.

201
2

KEWIRAUSAHAAN
Saepudin

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

Maka Logo menjadi sejarah, dan penyelamat Honda di Eropa adalah model hatchback lima
pintu yang dinamakan Fit. Dengan mesin 1.300 cc, tenaga Fit mengaiahkan model-model kelas Vitz
dari Toyota yang merupakan saingannya. Honda juga mengatakan bahwa Fit yang sporty juga
memiliki fitur-fitur yang bermanfaat.Tetapi, satu-satunya fitur yang dikonfirmasi oleh Honda adalah
bahwa pemilik mobil dapat keempat tempat duduknya, termasuk tempat duduk pengemudi, hanya
dengan menekan sebuah tombol - nilai jual fasilitas bagi kaurn muda yang suka memuat sepeda atau
tidur di dalamnya saat bepergian jauh.
A.

Keahlian dan Sumber Daya yang Mendorong Keunggulan Biaya


Investasi modal dan akses ke modal yang berkesinambungan
Keahlian teknik proses
Supervise yang intens atas buruh atau operasi teknis utama
Produk atau Jasa yang dirancang agar mudah di produksi atau dikirimkan
Sistem distribusi berbiaya rendah.

B.

Persayaratan Organisasional untuk Mendukung dan Mempertahankan Aktivitas Keunggulan


Biaya
Pengendalian Biaya yang ketat
Laporan Pengendalian yang sering dan terinci
Orientasi perbaikan dan perbandingan yang berkesinambungan
Organisasi dan tanggung jawab yang terstruktur
Insentif berdasarkan pencapaian target yang ketat dan biasanya kuantitatif

C.

Contoh dari Metode-metode yang membuat Bisnis Mencapai Keunggulan Kompetitif Melalui
Keunggulan Biaya.

MENGEVALUASI PELUANG KEUNGGULAN BIAYA


Keberhasilan bisnis yang dibangun atas dasar keunggulan biaya mengaharuskan bisnis, tersebut
untuk mampu menyediakan produk atau-jasanya dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan
dengan

yang

dapat

dicapai

oleh

pesaingnya.Keunggulan

biaya

tersebut

pun

harus

berkesinambungan.Melalui keahlian dan sumber daya yang diidentifikasikan pada tampilan. 8.2, suatu
bisnis harus mampu menyelesaikan satu atau lebih aktivitas dalam rantai nilainya membeli bahan
baku, memprosesnya menjadi produk, memasarkan, dan mendistribusikan produk tersebut atau
aktivitas-aktivitas pendukung lainnya dengan suatu cara yang lebih efektif

dari segi biaya

dibandingkan dengan pesaingnya atau bisnis tersebut harus mengonfigurasi ulang rantai nilainya agar
dapat mencapai keunggulan biaya. Tampilan 8.2 memberikan contoh-contoh dari strategi biaya
rendah (low-cost strategies)semacam itu.
Para penyusun strategi pertama-tama menganalisis rantai nilai bisnisnya guna menemukan
keunggulan kepemimpinan berbiaya rendah. Kemudian, mereka mengevaluasi keberlanjutan dari
201
2

KEWIRAUSAHAAN
Saepudin

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

keunggulan-keunggulan tersebut dengan melakukan penentuan tolak ukur benchmarking (lihat Bab
6 untukpembahasan mengenai teknikperbandingan ini) atas bisnis mereka terhadap para pesaing
utama dan dengan mempertimbangkan dampak dari keunggulan biaya terhadap lima kekuatan dalam
lingkungan kompetitif bisnis tersebut. Aktivitas berbiata rendah yang berkesinambungan dan yang
menyediakan satu atau lebih keunggulan ini relative terhadap kekuatan-kekuatan utama industri harus
menjadi dasar utama dari strategi kompetitif bisnis.
Keunggulan biaya rendah yang mengurangi

kemungkinan terjadinya

tekanan terhadap

penetapan harga oleh pembeli Ketika pesaing-pesaing utama tjdak dapat. dari pemimpin berbiaya
rendah, maka para pelanggan yang menekan pernii_-menganibil risiko menetapkan tingkat harga yang
membuat suniber-sumber berbisnis.
Keunggulan biaya rendah yang benar-benar berkesinambungan dapat mendorong pesaing ke
bidang lain, sehingga mengurangi persaingan harga Persaingan yang intens dan terus-menerus
dapat menghancurkan seluruh pesaing, sebagaimana yang kadang terlihat pada penerbangan.
Pendatangbaruyang bersaingdalamhalhargaharusmenghadapi pemimpin biaya yang telahmapan
tanpa pengalaman untuk menduplikasisetiap keunggulan biaya Easyjet perusahaan penerbangan
baru di Inggris dengan strategi yang meniru Southwest Airlines,memasuki pasar penerbangan Eropa
dengan banyak promosi serta tiket murah untuk penerbangan dari kota ke kota.
Para analis memperingatkan bahwa pada saat Anda membaca ini British Airways perusahaan
penerbangan ekonomis milik KLM (Buzz), dan Virgin Express tinggal menyamakan harga tiket untuk
rute-rute utama easyjet dan membiarkan biaya pendaratan yang tinggi serta penundaan penerbangan
menggerogoti perusahaan baru dari Inggris itu.
Keunggulan biaya rendah harus mengurangi daya tarik produk substitusiKekhawatiran serius dari
bisnis mana pun adalah ancaman dari produk substitusi dimana pembeli dapat memenuhi.
MENGEVALUASI DAN MEMILIH STRATEGI BISNIS : MENCARI KEUNGGULAN
KONPETITIF YANG BERKESINAMBUNGAN
Para manajer bisnis mengevaluasi dan memilih strategi yang mereka pikir dan mereka
berhasil.Bisnis menjadi berhasil karena memiliki keunggulan relative terhadap para pesaingnya. Dua
sumber terpenting dari keunggulan kompetitif dapat ditemukan dalam struktur biaya perusahaan dan
kemampuannya untuk melakukan diferensiasi dari para pesaingnnya . Disney World di Orlando
menawarkan beberapa fitur unik yang membedakannya dari pilihan-pilihan hiburan lainnya kepada
para penggemar taman hiburan. Wal-Mart menawarkan kepada para pelanggan ritel harga yang paling
murah untuk barang-barang konsumen yang popular karena Wal-Mart telah menciptakan struktur
biaya rendah yang menghasilkan keunggulan kompetitif terhadap sebagian besar pesaingnya,
Bisnis yang menciptakan keunggulan kompetitif dari salah satu atau kedua sumber ini biasanya
mengalami profitabilitas di atas rata-rata dalam industrinya.Bisnis yang tidak memiliki keunggulan
biaya atau diferensiasi biasanya mengalami profitabilitas rata-rata atau bahkan di bawah rata-rata.Dua
studi terkenal nlenemukan bahwa bisnis yang tidak memiliki salah satu dari kedua bentuk keunggulan
201
2

KEWIRAUSAHAAN
Saepudin

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

kompetitif tersebut memiliki kinerja terburuk dibandingkan dengan bisnis-bisnis sejenis, sementara
bisnis yang memiliki keduanya menikmati tingkat profitabilitas tertinggi dalam industrinya.
Rata-rata tingkat pengembalian investasi untuk lebih dari 2.500 bisnis di tujuh industri terlihat
sebaeai berikut:
Keunggulan Diferensiasi

Keunggulan Biaya

Rata - rata Tingkat Pengembalian


Investasi secara Keseluruhan di
Tujuh Industri1

Tinggi
Rendah
Tinggi
Rendah

Tinggi
Tinggi
Rendah
Rendah

35,0%
26,0
22,0
9,5

Pada awalnya, para manajer disarankan untuk mengevaluasi dan memilih strategi yang
menekankan pada salah satu jenis keunggulan kompetitif.Hal ini sering kali disebut sebagai strategi
umum di mana perusahaan-perusahaan didorong untuk menjadi perusahaan yang berorientasi pada
diferensiasi atau yang berorientasi pada biaya rendah. Dengan meiakukan hal tersebut, adalah masuk
akal bahwa anggota-anggota organisasi akan mengembangkan pemahaman yang jelas mengenai
prioritas perusahaan. Selain itu, sebagaimana disarankan oleh studi-studi ini, perusahaan tersebut
kemungkinan akan mengalami profitabilitas yang superiordibandingkan dengan para pesaingnya yang
tidak berorientasi pada diferensiasi maupun pada biaya rendah.
Studi-studi yang disebutkan di sini, dan pengalaman dari banyak bisnis lainnya,
mengindikasikan bahwa tingkat profitabilitas tertinggi ditemukan dalam bisnis yang memiliki kedua
jenis keunggulan kompetitif p-ada saat yang bersamaaan. Dengan perkataan lain, bisnis yang
memiliki satu atau lebih sumber daya/kapabilitas yang benar-benar membuatnya berbeda dari
pesaing-pesaing utamanya sekaligus memiliki sumber daya/kapabifitas yang memungkinkannya
untuk beroperasi pada biaya yang lebih rendah akan secara konsisten mengungguli para pesaingnya
yang tidak melakukan hal yang sama. Jadi, tantangan bagj para manajer bisnis saat ini adalah untuk
mengevaluasi dan memilih strategi bisnis yang didasarkan, pada kompetensi utama dan aktivitas
rantai nilai yang mempertahankan kedua jenis keunggulan kompetitif secara simultan.

1B. Robinson dan

J. A. Pearce, "Planned Patterns of Strategic Behavior and Their Relationship to Business Unit performance,"
Strategic Management Journal 9, no, 1 (1988), H.43-60; dan G.G. Dess dan G.T. Lumpkin, ''Emerging Issues in Strategy Process
Research," dalam Handbook of Strategic Management, M. A. Hitt, R. E Freeman, dan J.S.Harison (editor), Oxford: Blackweil h. 334.2001.

201
2

KEWIRAUSAHAAN
Saepudin

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

Daftar Pustaka
Anwar,Muhamad, Pengatantar Kewirausahaan , Teori Dan Aplikasi, Prenanda Media Group,
2014, Jakarta
Allen, NJ., Meyer PJ. And Smith CA, 1993, Commitment to Organizations and Occupations:
Extension and Test of a Three-Component Conceptualization, Journal of
Applied Psychology, Vol. 78, No. 4.
Cascio, Wayne F, 1995, Managing Human Resources: Productivity, Quality of Work-life,
Profits. Fourth Edition. Singapore: McGraw Hill Inc.
Pairce & Robinson, Manajemen Strategis, Salemba, 2013, Jakarta
Ohair , Dan, Friedrich , Dee Dixon, Strategic Comunication In Bussinnes :, Salemba
Humanika, 2010, Jakarta
Yayasan Dharma Bumiputera, Kepemimpinan Melalui Pengaruh; Disusun berdasarkan
Modul: Leadership Through Influence, terbitan LOMA, Supervisory
Development Program. Khusus untuk kalangan AJB.Bumiputera 1912
Media On line
http://rafkirasyid.wordpress.com/2008/03/21/tantangan-kewirausahaan/
http://adesyams.blogspot.com/2009/09/keuntungan-dan-tantangan-berwirausaha.html
http://kornelisbenu.blogspot.com/2012/01/masalah-dan-tantangan-dalam_09.html

201
2

10

KEWIRAUSAHAAN
Saepudin

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id